Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Articles
246 Documents
Bagaimana Mahasiswa Tahun Pertama Produk Pandemi Memaknai Aspirasi Karier?
Ririanti Rachmayanie;
Muhammad Andri Setiawan;
Ghina Aulia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 1 (2023): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i1.11509
First-year students who were declared accepted in 2021 during the pandemic are high school alumni who did not choose their majors in higher education optimally because of the sudden and inadequate student admission procedures that also affected career aspirations. The purpose of this study is to describe the career aspirations of first-year students who enter as new students during the pandemic. The research method used is cross-sectional survei research method with data collection method using a problem checklist instrument developed by Ross L. Mooney. This study took respondents by random sampling and obtained 103 students who were declared accepted at Lambung Mangkurat University in 2021, filling was carried out in January-February 2022. The results showed that the learning and career aspects were in the below-average category, especially the sufficient category and the less category which shows the low career aspirations of students who are accepted into universities during the pandemic. Future researchers can then formulate, either in-depth exploration of career aspirations or planning interventions related to service management related to career aspirations. _____________________________________________________________ Mahasiswa tahun pertama yang dinyatakan diterima ditahun 2021 pada masa pandemi, adalah alumni sekolah menengah atas yang memilih jurusan di perguruan tinggi tidak secara maksimal karena prosedur penerimaan mahasiswa yang dikembangkan secara mendadak dan tidak memadai yang juga berpengaruh dengan aspirasi karier. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aspirasi karir mahasiswa tahun pertama yang masuk sebagai mahasiswa baru pada masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan metode pengumpulan data menggunakan instrumen problem checklist yang dikembangkan oleh Ross L. Mooney. Penelitian ini mengambil responden secara random sampling dan diperoleh 103 mahasiswa yang dinyatakan diterima di Universitas Lambung Mangkurat pada tahun 2021, pengisian dilakukan pada bulan Januari-Februari 2022. Hasil penelitian menunjukkan aspek belajar dan aspek karier yang berada pada kategori di bawah rata-rata, terutama kategori cukup dan kategori kurang yang menunjukkan rendahnya aspirasi karier mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi pada masa pandemi. Peneliti selanjutnya dapat kemudian merumuskan, baik eksplorasi mendalam tentang aspirasi karier ataupun merencanakan intervensi terkait pengelolaan layanan terkait aspirasi karier.
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Motivasi Belajar Siswa
Anisa Rosa;
Nelyahardi Nelyahardi;
Dinny Rahmayanty
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13506
This research aims to describe and reveal the influence of peers on the learning motivation of class IX students at SMP Negeri 19 Jambi City. The research approach applied in this research is quantitative research. The type of research used in this research is Expost Facto research. The research population to be studied is 246 students. The sampling technique in this research was using Simple Random Sampling. With a sample of 148 students. The data collection techniques and tools used were observing and distributing questionnaires to respondents. Data analysis uses the C formula percentage calculation, normality test, linearity test, and simple regression analysis. The results of the research show that the significant linearity value obtained is 0.000 < 0.05, the t value = 2.879 and the t table = 1.663 at the 5% significance level. Based on the known value that is 2.317>1.663, the accepted hypothesis is accepted. These results indicate that the peer variable (X) has a significant effect on the learning motivation of class IX (Y) students. The recommendations for future researchers so that they can be used as material for consideration and development of guidance and counseling service programs in schools._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan dan mengungkapkan pengaruh teman sebaya terhadap motivasi belajar siswa kelas IX di SMP Negeri 19 Kota jambi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian yang dipakai pada penelitian ini ialah jenis penelitian Expost Facto. Populasi penelitian yang akan diteliti berjumlah 246 siswa. Teknik penarikan sampel pada penelitian ini ialah menggunakan Simple Random Sampling. Dengan sampel sebanyak 148 siswa. Teknik dan alat pengumpulan data yang dilaksanakan yaitu melakukan observasi dan penyebaran kuesioner atau angket kepada responden. Data dianalisis menggunakan perhitungan persentase formula C, uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa diperoleh nilai signifikan dari linearity 0,000 < 0,05,nilai t hitung = 2.879 dan t tabel = 1,663 pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan nilai yang diketahui bahwa 2,317>1,663 maka hipotesis yang diajukan diterima. Hasil ini menunjukan bahwa teman sebaya variabel (X) berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas IX (Y). Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya agar menjadi bahan pertimbangan dan pengembangan program layanan BK di sekolah.
Bimbingan Dan Konseling, Tes Psikologis, dan Keterampilan Kepemimpinan Sangat Diperlukan Dalam Mempersiapkan Generasi Emas
Sutirna Sutirna;
Ramdhan Witarsa
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.12412
The purpose of this study is to provide input on the importance of psychological testing, the provision of guidance and counseling services, and the ability of mandatory skills for future leaders. This study uses a survei approach to students to be asked for opinions about the need for psychological tests, providing guidance and counseling services and leadership skills that must be possessed by a leader. The research subjects are fifth semester students at Singaperbangsa Karawang University who have received guidance and counseling courses. The data collection technique uses a survei through google form and data processing is directly taken from google form by using percentage figures. The results of this survei research concluded that psychological tests, providing guidance and counseling assistance are very necessary for future leaders and the main skills that must be possessed by prospective leaders are qualified leadership skills. This is also reinforced by the results of descriptive hypothesis testing using the SPSS software program which produces sig. (2 tailed) is 0.023, because 0.023 < 0.05 then based on the hypothesis testing criteria it is accepted or in other words that guidance and counseling, psychological tests, and leadership skills are really needed for future leaders.___________________________________________________________Tujuan penelitian ini ingin memberikan masukan tentang pentingnya tes psikologis, pemberian layanan bimbingan dan konseling, dan kemampuan keterampilan wajib bagi calon seorang pemimpin di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan survei kepada mahasiswa untuk diminta pendapat tentang perlukah tes psikologi, pemberian layanan bimbingan dan konseling serta keterampilan kepemimpinan yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester lima di Universitas Singaperbangsa Karawang yang telah memperoleh mata kuliah bimbingan dan konseling. Teknik pengumpulan data menggunakan survei melalui google form dan pengolahan data secara langsung diambil dari google form dengan menggunakan angka persentase. Hasil penelitian survei ini disimpukan bahwa tes psikologi, pemberian bantuan bimbingan dan konseling sangat diperlukan bagi calon pemimpin masa depan serta keterampilan utama yang harus dimiliki oleh calon pemimpin adalah keterampilan kepemimpinan yang mumpuni. Hal ini juga diperkuat oleh hasil pengujian hipotesis deskriptif dengan menggunakan program lunak SPSS menghasilkan sig. (2 tailed) sebesar 0,023, karena 0,023 < 0,05 maka berdasarkan kriteria pengujian hipotesis diterima atau dengan kata lain bahwa bimbingan dan konseling, tes psikologi, dan keterampilan kepemimpinan sangat dibutuhkan untuk pemimpin dimasa depan.
Konseling Kelompok Teknik Systematic Desensitization dan Cognitive Restructuring untuk Mereduksi Nomophobia Mahasiswa
Shinta Purwaningrum;
Makin Makin;
Ika Irnawati;
Muhamad Sahril Sidiq
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13380
Nomophobia (no mobile phone phobia) describes the discomfort or anxiety caused by not being near a mobile phone, or other commonly used virtual communication device. The aim of this research is to determine the effectiveness of systematic desensitization and Cognitive Restructuring counseling techniques to reduce student nomophobia at PGRI University Yogyakarta. This research uses a Repeated Measure Design experimental design. Subjects consisted of 16 students taken by purposive sampling. The data in this study was obtained through the nomophobia scale research instrument. The repeated measure one way ANOVA test was used to compare repeated measurements on the same subject, namely from pretest, posttest and follow up between experimental groups. Meanwhile, the mixed ANOVA test was used to determine the comparison of effectiveness between experimental groups. The results of data analysis show that the experimental group with the systematic desensitization technique had a higher increase in reducing nomophobia compared to the cognitive restructuring technique. Based on the researchers' findings, it can be recommended for counselors to apply Cognitive Restructuring and systematic desensitization techniques in guidance and counseling services to reduce Nomophobia. Future researchers can add qualitative research methods to improve the quality of research.____________________________________________________________Nomophobia (no mobile phone phobia) menggambarkan ketidaknyamanan atau kecemasan yang disebabkan oleh tidak berada didekat telepon genggam, atau perangkat komunikasi virtual lainnya yang biasa digunakan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui keefektifan konseling teknik systematic desensitization dan Cognitive Restructuring untuk mereduksi nomophobia mahasiswa di Universitas PGRI Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen Repetead Measure Design. Subjek terdiri atas 16 mahasiswa yang diambil dengan purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui instrument penelitian skala nomophobia. Uji repeated measure one way ANOVA digunakan untuk membandingkan pengukuran berulang pada subjek yang sama yakni dari pretest, postest, dan follow-up antara group eksperimen. Sedangkan uji mixed ANOVA digunakan untuk mengetahui perbandingan keefektifan antara group eksperimen. Hasil analisis data menunjukkan kelompok eksperimen teknik systematic desensitization memiliki peningkatan lebih tinggi dalam mereduksi nomophobia dibandingkan dengan teknik cognitive restructuring. Berdasarkan temuan peneliti maka dapat disarankan bagi konselor dalam mengaplikasikan teknik Cognitive Restructuring dan systematic desensitization dalam layanan bimbingan dan konseling untuk mereduksi Nomophobia. Bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan metode penelitian kualitatif untuk meningkatkan kualitas penelitian.
Gender and Living Situation-Based Sibling Rivalry: Solutions Through Family Counseling
Miswanto Miswanto;
Nur Aini;
Yuda Syahputra;
Nur Arjani;
Siti Mukminah Sinaga
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13051
Considering the high number of cases of sibling rivalry which can affect children's psychological health and family dynamics. This research aims to examine differences in sibling rivalry in terms of gender and living with parents or guardians (grandmother/siblings), as well as the implications of family counseling as an effort to prevent student sibling rivalry. This research is comparative research, the research sample was selected using random sampling technique. The research sample consisted of 241 students (25.7% men and 74.3% women). Data was collected using the sibling rivalry questionnaire (SRQ), which consists of 27 question items. Through the application of the RASCH model, the questionnaire was reviewed to determine internal consistency and measurement structure. The analysis technique uses descriptive analysis and Anova with the help of JASP Version 18.0. The results show there are significant differences between sibling rivalry based on gender and living together. In addition, female tend to behave in sibling rivalry at home compared to male. Further research is recommended to identify other factors that influence sibling rivalry, including economic conditions and parental education.____________________________________________________________Mengingat tingginya kasus sibling rivalry yang dapat mempengaruhi kesehatan psikologis anak dan dinamika keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan sibling rivalry ditinjau dari gender dan tinggal bersama orang tua atau wali (nenek/saudara), serta implikasi konseling keluarga sebagai upaya pencegahan sibling rivalry siswa. Penelitian ini adalah penelitian komparatif, sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 241 siswa (25,7% laki-laki dan 74,3% perempuan). Data dikumpulkan dengan Sibling Rivalry Questionnaire (SRQ), yang terdiri dari 27 item pertanyaan. Melalui penerapan model RASCH, kuesioner ditelaah untuk menentukan konsistensi internal dan struktur pengukuran. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan Anova dengan bantuan JASP Version 18.0. Hasil menunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara sibling rivalry berdasarkan gender dan tinggal bersama. Selain itu, perempuan cenderung berperilaku sibling rivalry ketika di rumah dibandingkan dengan laki-laki. Disarankan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi sibling rivalry, termasuk kondisi ekonomi dan pendidikan orang tua.
Pengaruh Regulasi Diri dan Efikasi Diri terhadap Prokrastinasi Akademik Mahasiswa yang Bekerja
Iin Sarah Nabila;
Dwi Nastiti
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.12333
This study aims to determine the effect of self-regulation and self-efficacy on academic procrastination in working Muhammadiyah Sidoarjo University students. This study uses correlational quantitative methods. The population in this study amounted to 2,708 students with a sample of 310 students of Muhammadiyah SidoarjoUniversity who worked based on the Isaac and Michael table with an error rate of 5%. The sampling technique used was simple random sampling. Data collection in this study used an academic procrastination scale, a self-regulation scale, and a self-efficacy scale. The data analysis technique in this study used multiple regression analysis techniques assisted by the JASP statistical program version 16 for windows. The results showed that self-regulation and self-efficacy can affect academic procrastination with a value of F = 71.705 and a significance of 0.001 (p < 0.05), meaning that there is a significant influence between self-regulation and self-efficacy on academic procrastination in working Muhammadiyah Sidoarjo University students. For further research, you can use subjects with a wider scope that are not within the scope of just one university in order to obtain more representative results._____________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi diri dan efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 2.708 mahasiswa dengan sampel sebanyak 310 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang bekerja didasarkan pada tabel Isaac dan Michael dengan taraf kesalahan sebesar 5%. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala prokrastinasi akademik, skala regulasi diri, dan skala efikasi diri. Teknik analisis data dalam peneltian ini menggunakan teknik analisis regresi ganda (multiple regression analysis) dibantu dengan program statistik JASP versi 16 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi diri dan efikasi diri dapat memengaruhi prokrastinasi akademik dengan nilai F = 71.705 dan signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05) artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara regulasi diri dan efikasi diri terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang bekerja. Bagi penelitian selanjutnya dapat menggunakan subjek dengan cakupan yang lebih luas yang dimana tidak dalam lingkup satu universitas saja agar memperoleh hasil yang lebih representatif.
Peran Guru BK dalam Membantu Penyesuaian Diri Santri Baru di Pondok Pesantren
Feby Novianti;
Desi Erawati;
Arini Safitri
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.12418
Independence in new students is a fundamental thing that must be possessed by students in order to support a better pesantren life. The role of counseling teachers is one of the supports for new students in achieving independence, whether or not there is a role of counseling teachers in supporting the independence of students. The purpose of this study is to determine whether or not the role of counseling teachers in helping new students to make self-adjustment to achieve independence. This study uses a descriptive qualitative research approach with the primary data source is a counseling teacher with a S.Ag graduate, who has been working at MA for three years. As the initial data is the 10th grade students both science and language totaling 10 students, then in collecting research data through observation, interviews and documentation. Through the results of the research conducted, the role of counseling teachers for new students in increasing independence can be said that there is no program developed related to the independence of new students. The guidance or services provided are still limited to general services provided to all new students related to the introduction of the school environment and the boarding school itself. In further research, a study can be conducted on how much influence the counseling teacher has in helping new students adapt to the new environment._____________________________________________________________Kemandirian pada santri baru merupakan hal mendasar yang harus dimiliki oleh para santri demi menunjang kehidupan pesantren yang lebih baik. Peranan guru BK menjadi salah satu penunjang untuk santri baru dalam mencapai kemandirian, ada tidaknya peranan guru BK dalam menunjang kemandirian santri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya peranan guru BK dalam membantu para santri baru untuk melakukan penyesuaian diri untuk mencapai kemandirian. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data primer adalah guru BK dengan lulusan S.Ag, telah tiga tahun lamanya bekerja di MA. Sebagai data awal adalah para santri kelas 10 baik Ipa dan Bahasa berjumlah 10 santri, selanjutnya dalam pengumpulan data penelitian melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui hasil penelitian yang dilakukan, peranan guru BK untuk santri baru dalam meningkatkan kemandirian dapat dikatakan belum ada program yang dikembangkan terkait kemandirian santri baru. Bimbingan atau layanan yang diberikan masih sebatas layanan umum diberikan seluruh santri baru terkait pengenalan lingkungan sekolah serta pondok pesantren itu sendiri. Dalam penelitian selanjutnya dapat dilakukan sebuah penelitian mengenai seberapa besar pengaruh guru BK dalam membantu para santri baru dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.
HALAMAN DEPAN JBKR Vol. 9 No. 2 TAHUN 2023
Editor JBKR
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13652
Profil Eksplorasi Karier Siswa Kelas X SMA Angkasa 1
Yuliana Dafrosa Armat;
Evi Deliviana;
Renatha Ernawati
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.13320
This research was conducted to understand the career exploration of class X students at SMA Angkasa 1 Halim Perdana Kusumah, East Jakarta. Career exploration is a phase where individuals seek a deep understanding of work, career alternatives, choices in career fields, and career preparation when entering the world of work. The aim of this research is to assess the extent to which students explore careers according to their talents and interests. Using quantitative research methods and a survey design that was analyzed descriptively, data was collected through a 40-item career exploration questionnaire distributed via Google Form to 101 out of a total of 359 students. The results of the analysis show variations in students' career exploration, influenced by factors such as gender, age, and the career exploration aspects analyzed. These results indicate the need for a multifaceted approach in helping students develop their understanding of careers and future planning. In the end, this research can provide reference material and further study for students who plan to conduct more in-depth research regarding career exploration.____________________________________________________________Penelitian ini dilakukan untuk memahami eksplorasi karier siswa kelas X SMA Angkasa 1 Halim Perdana Kusumah Jakarta Timur. Eksplorasi karier merupakan fase di mana individu mencari pemahaman mendalam tentang pekerjaan, alternatif karier, pilihan dalam bidang karier, dan persiapan karier saat memasuki dunia kerja. Tujuan penelitian ini adalah menilai sejauh mana siswa mengeksplorasi karier sesuai dengan bakat dan minat mereka. Dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan desain survei yang dianalisis secara deskriptif, data dikumpulkan melalui angket eksplorasi karier berjumlah 40-item yang disebarkan melalui Google Form kepada 101 dari total 359 siswa. Hasil analisis menunjukkan variasi dalam eksplorasi karier siswa, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti jenis kelamin, usia, dan aspek eksplorasi karier yang dianalisis. Hasil ini mengindikasikan perlunya pendekatan beragam dalam membantu siswa mengembangkan pemahaman mereka tentang karier dan perencanaan masa depan. Pada akhirnya penelitian ini dapat menyediakan bahan referensi dan studi lanjut bagi mahasiswa yang berencana melakukan penelitian lebih mendalam mengenai eksplorasi karier.
Regulasi Emosi Ditinjau Dari Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Siswa SMP
Cessna Nada Salsabila;
Yulia Fitriani
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 9, No 2 (2023): December
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31602/jbkr.v9i2.11604
Relationship between Emotion Regulation and Peer Social Support (Correlational Study of Emotion Regulation in View of Peer Social Support in Students in Junior High School X). The aim of this study to determine the relationship between emotional regulation and peer social support in students at X Junior High School. This study used a quantitative method with a correlational study. The subjects in this study were students of X Junior High School, using data collection techniquesCluster Random Sampling. The sample in this study amounted to 150 students. The measuring instrument used is a Likert scale. Based on the results of correlation analysisSpearman’s rho, it is known that there is a positive relationship between Emotion Regulation and Peer Social Support in students with a significance value of 0.000 (p<0.05) which means (Ha) is accepted and (Ho) is rejected, which means there is a positive relationship between Emotion Regulation and Social Support Friends of the same age. The relationship between Emotion Regulation and Peer Social Support has a correlation value of 0.320. these results indicate that, the higher the Peer Social Support, the higher the Emotion Regulation in Junior High School X students.________________________________________________________Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Dukungan Sosial teman Sebaya (Studi Korelasional tentang Regulasi Emosi diTinjau dari Dukungan Sosial Teman Sebaya Pada Siswa di Sekolah Menengah Pertama X). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan dukungan sosial teman sebaya pada siswa di Sekolah Menengah Pertama X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama X, dengan teknik pengambilan data Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 150 orang siswa. Alat ukur yang digunakan ialah skala likert. Berdasarkan hasil analisis korelasi Spearman’s rho, diketahui bahwa terdapat hubungan yang positif antara Regulasi Emosi dengan Dukungan Sosial teman Sebaya pada siswa dengan nilai signifikansi 0.000 ( p < 0.05) yang artinya (Ha) diterima dan (Ho) ditolak, yang berarti terdapat hubungan yang positif antara Regulasi Emosi dengan Dukungan Sosial Teman Sebaya. Hubungan antara Regulasi Emosi dengan Dukungan Sosial Teman Sebaya memiliki nilai korelasi sebesar 0.320. hasil tersebut menunjukkan bahwa, semakin tinggi Dukungan Sosial Teman Sebaya maka semakin tinggi pula Regulasi Emosi pada siswa Sekolah Menengah Pertama X.