cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman
ISSN : -     EISSN : 24776300     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu bimbingan dan konseling, pendidikan, dan psikologi pendidikan..
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
Problematika Tuntutan Eksternal bagi Kesejahteraan Psikologis Peserta Didik: Literature Review Setiawan, Muhammad Andi; Eriyanti, Ribut Wahyu; Huda, Atok Miftahul; Rofieq, Ainur
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.13719

Abstract

This article investigates and describes the problems that arise from external demands on students' psychological well-being. The primary focus involves academic pressure, family expectations, and the impact of interactions with peers and social media. The literature review approach was carried out by taking Scopus-based data from 2018-2023. Relevant data was obtained for 26 articles from the data selection. The supporting tools used for data collection and analysis are Publish or Perrish and Biblioshiny. The results of the analysis show that excessive academic pressure can cause stress and anxiety, while high family expectations can create psychological conflict. Interaction with peers and exposure to social media also contribute significantly to self-dissatisfaction and mental health disorders. This article emphasizes the need for a holistic approach in education to minimize the negative impact of external demands. Recommendations include strengthening mental health support programs in schools, increasing awareness of social media literacy, and close collaboration between educators, families, and communities in creating learning environments that support students' overall psychological development. Hopefully, this article can contribute to designing effective and sustainable interventions to improve students' psychological well-being. _____________________________________________________________Artikel ini menyelidiki dan menguraikan proble­matika yang muncul dari tuntutan eksternal terhadap kesejahteraan psikologis peserta didik. Fokus utama melibatkan tekanan akademis, ekspektasi keluarga, dan dampak dari interaksi dengan teman sebaya serta media sosial. Kajian literatur dilakukan dengan mengambil data berbasis scopus dari tahun 2018-2023. Dari pemilihan data di dapat data yang relevan sebanyak 26 artikel. Alat pendukung yang digunakan untuk pengumpulan data dan analisis data yaitu menggunakan publish or perrish serta biblioshiny. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan akademis yang berlebihan dapat menyebabkan stres dan kecemasan, sedangkan ekspektasi keluarga yang tinggi dapat menciptakan konflik psikologis. Interaksi dengan teman sebaya dan paparan media sosial juga memberikan kontribusi signifikan terhadap ketidakpuasan diri dan gangguan kesehatan mental. Artikel ini menekankan perlunya pendekatan holistik dalam pendidikan untuk meminimalkan dampak negatif dari tuntutan eksternal. Rekomendasi termasuk penguatan program dukungan kesehatan mental di sekolah, peningkatan kesadaran literasi media sosial, serta kolaborasi erat antara pendidik, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan psikologis peserta didik secara menyeluruh. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam merancang intervensi yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis peserta didik.
Bimbingan dan Konseling Sekolah di Era Society 5.0: Sebuah Kajian Sistematis Prayoga, Ammi; Purwoko, Budi; Habsy, Bakhrudin All
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14982

Abstract

Entering the era of society 5.0 where the integration between technology and humans is very close. This will also have an impact on the process of providing guidance and counseling services in the school environment.  Guidance and counseling in the era of society 5.0 must be able to adapt to very rapid social developments and changes. Student problems are currently increasingly complex and require guidance and counseling services to be provided, however, the condition of guidance and counseling teachers whose time is limited and the number of teachers is less than proportional is a challenge in itself. Information technology is one alternative that can be used to answer these challenges. Many innovations in the field of guidance and counseling by utilizing information technology have been carried out by BK academics. This journal uses a systematic literature review method in an effort to summarize the innovation of guidance and counseling services in utilizing information technology which is included in the professional competence of guidance and counseling teachers. Guidance and guidance teachers at schools often use social media and the internet. In this regard, it can be used to optimize guidance and counseling services at schools in the era of society 5.0. _____________________________________________________________Memasuki era society 5.0 dimana integrasi antara teknologi dan manusia sangat erat. Hal ini juga akan berdampak pada proses pemberian layanan bimbingan dan konseling di lingkungan persekolahan.  Bimbingan dan konseling pada era sociey 5.0 harus dapat beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan sosial yang sangat cepat. Permasalahan siswa pada saat ini semakin komplek dan medesak untuk diberikan layanan BK, namun kondisi Guru BK  yang waktunya terbatas dan jumlah guru yang kurang porposional menjadi tantangan tersendiri. Teknologi informasi menjadi salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut. Inovasi dalam bidang bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan teknologi informasi sudah banyak dilakukan oleh para akademisi BK. Jurnal ini menggunakan metode systematic literature review dalam upaya merangkuman inovasi layanan BK dalam memanfaatkan teknologi informasi yang tercakup pada kompetensi profesional Guru BK. Guru BK disekolah sudah sering menggunakan sosial media dan internet. Berkaitan dengan hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan layanan BK disekolah pada era society 5.0.
Pengaruh Coping Mechanism Terhadap Psychological Well-Being Pada Mahasiswa Sesarelia, Audy Najwa; Arsyad, Muhammad; Putro, Hendro Yulius Suryo
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14769

Abstract

The situation in university raises several problems for students and tends to make it difficult for them to adapt, thus hindering their development as individuals. The more problems there are, the lower the level of students' psychological well-being. This encourages students to carry out strategies to overcome problems, which are called coping mechanisms. This research aims to find out how much influence coping mechanisms have on the psychological well-being of the 2021 class of FKIP ULM students. The research approach uses a quantitative approach with a type of expost-facto research. Data collection tools were the Coping Mechanism Scales questionnaire and Ryff's Scales of Psychological Well-Being. Sampling used simple random sampling with the research sample, namely 310 students from the 2021 class of FKIP ULM. Data analysis techniques use descriptive statistics and simple linear regression. The research results show that students' coping mechanisms are classified as high and students' psychological well-being is classified as moderate. From simple linear regression calculations, the R Square result was 43.8%, which is classified as moderate (sig = 0.001). The influence of coping mechanisms on psychological well-being is very significant, so that the level of psychological well-being of students can be seen from how coping strategies are carried out, because coping mechanisms are said to be quite influential predictors.___________________________________________________________________Situasi di perguruan tinggi memunculkan beberapa masalah pada mahasiswa dan cenderung membuat mereka kesulitan dalam menyesuaikan diri, sehingga menghambat pengembangan diri sebagai pribadi. Semakin banyak masalah, maka semakin menurun pula tingkat kesejahteraan psikologis mahasiswa. Hal tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan strategi dalam mengatasi permasalahan, yang disebut dengan coping mechanism. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu seberapa besar pengaruh coping mechanism terhadap psychological well-being pada mahasiswa angkatan 2021 FKIP ULM. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian expost-facto. Alat pengumpulan data adalah angket Coping Mechanism Scales dan Ryff’s Scales of Psychological Well-Being. Penarikan sampel menggunakan simple random sampling dengan sampel penelitian yaitu mahasiswa angkatan 2021 FKIP ULM sebanyak 310 orang. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coping mechanism mahasiswa tergolong tinggi dan psychological well-being mahasiswa tergolong sedang. Dari perhitungan regresi linear sederhana didapatkan hasil R Square sebesar 43,8% yang tergolong sedang (sig = 0,001). Pengaruh coping mechanism terhadap psychological well-being sangat signifikan, sehingga tingkat psychological well-being mahasiswa dapat dilihat dari bagaimana strategi coping yang dilakukan, karena coping mechanism disebut sebagai prediktor yang cukup berpengaruh.
Analisis Validitas Konstruk Instrumen Kematangan Karier Menggunakan Winstep Az-zahra, Nabila; Suryana, Dodi; Nadhirah, Nadia Aulia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.13745

Abstract

Career maturity is a pivotal aspect in supporting an individual’s career development for the future. The success of a person’s career is influenced by their ability to make appropriate career choices. However, adolescents often lack a mature understanding and knowledge in establishing career choices, as they are not yet independent in decision-making. This indicates that the career maturity of adolescents still needs to be enhanced. To measure an individual’s career maturity, an instrument is required as a measurement tool. One method to investigate this instrument is by using the Rasch Model. Data collection is conducted using a Likert scale with simple random sampling technique. This study aims to analyze the construct validity of the career maturity scale from 136 junior high school students in Bandung. The research employs a quantitative approach with a survey design as the research method. Data is analyzed using the Rasch model with Winstep version 3.73. The findings of the analysis indicate that the validity and reliability value is 0.86, meaning the instrument is considered good, although some items exhibit gender bias.____________________________________________________________Kematangan karier merupakan faktor kunci dalam menunjang perkembangan karier individu di masa depan. Keberhasilan dalam karier tidak hanya bergantung pada kemampuan individu untuk membuat pilihan yang tepat, tetapi juga pada kedewasaan dalam memahami dan mengevaluasi opsi yang tersedia. Remaja sering kali menghadapi tantangan dalam hal ini, karena mereka masih dalam proses mencapai kemandirian dalam pengambilan keputusan. Kondisi ini menandakan perlunya peningkatan dalam aspek kematangan karier di kalangan remaja. Untuk mengukur dan mengevaluasi kematangan karier, diperlukan instrumen yang valid dan reliabel. Pemodelan Rasch menawarkan kerangka kerja yang robust untuk menyelidiki instrumen semacam itu, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui skala Likert dan teknik simple random sampling. Studi ini berfokus pada analisis validitas konstruk skala kematangan karier dari sampel 136 siswa sekolah menengah pertama di Bandung, menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain survei. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Winstep versi 3.73, menghasilkan nilai validitas dan reliabilitas sebesar 0.86. Ini menunjukkan bahwa instrumen tersebut memiliki kualitas yang baik, meskipun beberapa item menunjukkan bias berdasarkan kategori gender, yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kesetaraan pengukuran. 
Pengaruh Mind Mapping Terhadap Berfikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa Pratama, Andy Riski; Aprison, Wedra; Wati, Salmi; M, Iswantir; Irsyad, Wilda
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14287

Abstract

This research aims to overcome the problem of teacher-centred learning that causes students to be less active and unmotivated in learning, especially in Islamic Religious Education subjects at SMA Negeri 4 Bukittinggi. The method used was Quasi Experiment with The Static Group Comparison Randomised Control Group Only Design, which involved 31 students in the experimental class and 35 students in the control class. The learning method applied to the experimental class was Mind Mapping. Data regarding students‘ independence and interest in learning were collected through questionnaires and analysed using the MANOVA test with the help of SPSS version 22. The results showed that the Mind Mapping method had a significant effect on students’ critical thinking skills and learning outcomes, with a significance value <0.05. The F_count value (35.489) is also greater than F_table (3.285), which confirms the positive influence of the method on improving learning quality. Further research is recommended to explore the effectiveness of Mind Mapping in other subjects and at different levels of education, to get a more comprehensive picture of the benefits of this method in the world of education ____________________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pembelajaran berpusat pada guru yang menyebabkan siswa kurang aktif dan tidak termotivasi dalam belajar, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 4 Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen dengan desain The Static Group Comparison Randomized Control Group Only Design, yang melibatkan 31 siswa di kelas eksperimen dan 35 siswa di kelas kontrol. Metode pembelajaran yang diterapkan pada kelas eksperimen adalah Mind Mapping. Data mengenai kemandirian dan minat belajar siswa dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan uji MANOVA dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Mind Mapping memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa, dengan nilai signifikansi < 0,05. Nilai F_hitung (35,489) juga lebih besar dari F_tabel (3,285), yang mengonfirmasi pengaruh positif metode tersebut terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi efektivitas Mind Mapping pada mata pelajaran lainnya dan pada jenjang pendidikan yang berbeda, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat metode ini dalam dunia pendidikan.
Efektivitas Reinforcement Verbal Terhadap Peningkatan Keterampilan Komunikasi Peserta Didik Suciati, Rizkya; Wicaksono, Luhur; Putri, Amallia
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14357

Abstract

Communication skills play an important role in the learning process of student at school. Unfortunately, based on previous research, it is known that students’ communication skills in the low category. Improving communication skills can be done in many ways, one of which is giving verbal reinforcement. This study aims to determine the effectiveness of verbal reinforcement to improve the communication skills of student in class VII SMP Negeri 7 Sungai Ambawang. This research uses experimental method with pre-experimental design and research design in the form of one-group pretest-posttest design. the data collection technique used was the Communication Skills questionnaire. Data analysis using parametric test Paired Sample T Test. The result showed that the pretest score of students had an average percentage of 60.52% with the sufficient category and the post-test score had an average percentage of 71.77% with a good category, an increase percentage of 11.25%. the result of hypothesis testing show that the tvalue, which is -11.7041 > ttable, which is 2.0687 and the significance value, which is 0.0000 < form 0.05 which means H0 is rejected and Ha is accepted, thus it can be interpreted that there is a significant increase after being given verbal reinforcement oh the communication skills of student in class VII SMP Negeri 7 Sungai Ambawang._____________________________________________________________Keterampilan komunikasi memegang peran penting dalam proses pembelajaran peserta didik di sekolah. Namun sayangnya, berdasarkan penelitian terdahulu diketahui bahwa kemampuan komunikasi peserta didik masih berada pada kategori rendah. Peningkatan kemampuan komunikasi dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah pemberian reinforcement verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian reinforcement verbal untuk meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Sungai Ambawang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk pre-experimental design dan rancangan penelitian berupa one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket Keterampilan Komunikasi. Analisis data menggunakan uji parametrik Paired Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor pretest peserta didik memiliki persentase rata-rata sebesar 60,52% dengan kategori cukup dan skor post-test memiliki persentase rata-rata sebesar 71,77% dengan kategori baik, mengalami peningkatan sebesar 11,25%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai thitung, yaitu -11,7041 > ttabel, yaitu 2,0687 dan nilai signifikansi, yaitu 0,0000 < dari 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian dapat diartikan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan setelah diberikan reinforcement verbal pada keterampilan komunikasi peserta didik kelas VII SMP Negeri 7 Sungai Ambawang.
Pengembangan Media Angel Path pada Bimbingan dan Konseling Angelina, Putri Ria; Dewi, Reni Sinta; Hamidah, Rizka Nur; Haerani, Naila
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.13997

Abstract

The research aims to find out how to develop Angel Path media in career guidance and counseling to increase students' career maturity. This research uses the research and development method which refers to Borg and Gall (1998), from 10 stages the researcher uses 5 stages to adjust research needs with the following steps: (1) Identification of Potential and Problems, (2) Data Collection, (3) ) Product Design, (4) Product Validation, (5) Product Revision. The results of this research can be seen from the results of validation by three experts, namely one guidance and counseling teacher who is currently studying a master's degree in guidance and counseling, one expert in the field of media who is currently studying a master's degree in educational psychology, and one student who has used Angel media. The path with the results of the quality assessment of the feasibility of the product being developed is included in the "Very Feasible" category. This Angel Path media is based on the Crites career maturity inventory which has cognitive and affective aspects. This aspect has several points, namely self-assessment, information, goal selection, problem solving, involvement, independence, orientation, assertiveness, and compromise. It is hoped that the Angel Path media can be utilized by guidance and counseling teachers to achieve student career maturity. ____________________________________________________________Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan media Angel Path dalam bimbingan dan konseling bidang karier untuk meningkatkan kematangan karier peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode research and development yang mengacu kepada Borg and Gall (1998), dari 10 tahapan peneliti menggunakan 5 tahapan menyeseuaikan kebutuhan penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Identifikasi Potensi dan Masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (4) Validasi Produk, (5) Revisi Produk. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari hasil validasi oleh tiga orang ahli yang merupakan satu guru bimbingan dan konseling yang sedang menempuh studi S2 bimbingan dan konseling, satu ahli dalam bidang media yaitu sedang menempuh pendidikan S2 psikologi pendidikan, serta satu peserta didik yang pernah menggunakan media Angel Path dengan hasil penilaian kualitas kelayakan produk yang dikembangkan termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Media Angel Path  ini berdasarkan pada inventori kematangan karir Crites yang memiliki aspek kognitif dan afektif. Aspek tersebut memiliki beberapa poin, yaitu penilaian diri, informasi, seleksi tujuan, pemecahan masalah, keterlibatan, independensi, orientasi, ketegasan, dan kompromi. Diharapkan bahwa media Angel Path dapat dimanfaatkan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mencapai kematangan karier peserta didik.
Efektivitas Penggunaan Teknik Cinematherapy Dalam Konseling Kelompok Terhadap Peningkatan Empati Siswa Susanto, Ferdian Nur; Mufidah, Elia Firda
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14198

Abstract

The phenomenon that occurs at Sidoarjo Antarctic High School is that students have decreased empathy. When students experience difficulties and disasters, most of the other students just ignore them and turn to look at their gadgets and laugh when they see other people's difficulties. This occurs due to students' lack of self-awareness to think about caring for others or lack of empathy. The aim of the study was to test the effectiveness of group counseling services using cinematherapy techniques to increase empathy for class XII-IPS students in high school Sidoarjo Antarctica. This research uses a quantitative method with nonequivalent control type pretest-posttest group design. Data was collected using purposive sampling technique through a questionnaire with a sample size of 12 people in the low empathy category and currently. Two hypotheses were formulated and tested using independent analysis Example of T Test. The results of the study show that the implementation of counseling services group with effective cinematherapy techniques to increase class student empathy XII-IPS at Sidoarjo Antarctic High School. Recommendations for further research are that cinematherapy techniques have freedom in the film references used, further research can explore the types of films that can be used to help solve counselees' problems through cinematherapy techniques.____________________________________________________________________Fenomena yang terjadi di SMA Antartika Sidoarjo adalah siswa memiliki sikap empati menurun. Pada saat siswa mengalami kesusahan dan musibah, kebanyakan dari siswa lainnya hanya membiarkan dan beralih pandangan pada gadget masing-masing dan tertawa ketika melihat kondisi kesusahan orang lain. Hal tersebut, terjadi karena kurangnya kesadaran diri siswa untuk bersikap peduli kepada orang lain atau empati yang kurang. Tujuan penelitian adalah untuk menguji keefektifan layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy terhadap peningkatan empati siswa kelas XII-IPS di SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis nonequivalent control group design pretest-postest. Data dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling melalui angket dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang berkategori empati rendah dan sedang. Dua hipotesis diformulasikan dan diuji menggunakan analisis Independent Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan konseling kelompok dengan teknik cinematherapy efektif untuk meningkatkan empati siswa kelas XII-IPS di SMA Antartika Sidoarjo. Rekomendasi penelitian selanjutnya yakni teknik cinematherapy memiliki kebebasan dalam refrensi film yang digunakan, penelitian selanjutnya bisa mengeksplor jenis film yang bisa digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah konseli melalui teknik cinematherapy.
Studi Kasus Penggunaan Art therapy bagi Peserta Didik dengan Kesulitan Mengendalikan Emosi Putri, Amallia; Halida, Halida
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14781

Abstract

In general, this study aims to help counselees control negative emotions that can harm themselves and their environment. Emotional stability in adolescents is a valuable achievement in this phase. The provision of counseling guidance services can help students who experience inability to control their emotions in a better direction. The specific target to be achieved in this study is to explore more deeply how individual counseling services work using art therapy techniques. With this, it can be known what causes, impacts and efforts can be given to train and control negative emotions in a positive direction so that they can be accepted in the environment. The form of research is a case study with descriptive methods. The data collection techniques used are non-test techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results showed positive changes in students in the form of ability to overcome problems and reduced emotional outbursts that were seen analyzing each meeting. The suggestion for further research is to pay intensive attention in guiding and paying attention to the development of case subjects. ____________________________________________________________________Secara umum penelitian ini bertujuan untuk membantu konseli mengontrol emosi negatif yang dapat merugikan diri maupun lingkungannya. Kestabilan emosi pada remaja merupakan pencapaian berharga pada fase ini. Pemberian layanan bimbingan konseling dapat membantu peserta didik yang mengalami ketidakmampuan dalam mengontrol emosinya ke arah yang lebih baik. Target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah menggali lebih dalam cara kerja layanan konseling individu menggunakan teknik art therapy. Dengan ini dapat diketahui apa penyebab, dampak serta upaya yang bisa diberikan untuk melatih dan mengontrol emosi negatif ke arah positif agar dapat diterima di lingkunagn. Bentuk penelitian ialah studi kasus dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni teknik non tes berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan perubahan positif pada peserta didik berupa kemampuan mengatasi masalah dan berkurangnya luapan emosi yang terlihat analisa setiap pertemuan. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya adalah memberikan perhatian yang intensif dalam membimbing dan memperhatikan perkembangan subjek kasus.
Layanan Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa Korban Bullying: Sebuah Kajian Sistematis Irawan, Tb. Moh. Irma Ari; Hamzah, Rifqy Muhammad; Mulyati, Srie
Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Vol 10, No 1 (2024): June
Publisher : UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jbkr.v10i1.14931

Abstract

The issue of bullying among students necessitates serious attention due to its potential psychological consequences, such as trauma and even depression. Implementing strategies to enhance students' resilience through guidance and counseling services is crucial for mitigating the psychological impacts of bullying. This study aims to explore the implementation of guidance and counseling services that can effectively improve the resilience of students who have been victims of bullying. The research methodology employed is a literature review, analyzing journals available on Google Scholar and Publish or Perish from the years 2017 to 2024. The keywords used to gather information include "student resilience, bullying, guidance and counseling”. The findings of this research identify guidance and counseling services that can serve as references for enhancing the resilience of students affected by the negative consequences of bullying. These findings make a significant contribution to the development of various strategies to assist students in overcoming psychological impacts and bolstering their resilience against the pressures resulting from bullying._____________________________________________________________________Kasus bullying di kalangan siswa memerlukan perhatian serius karena dapat berdampak pada kondisi psikologis seperti trauma bahkan depresi. Strategi untuk meningkatkan kemampuan resiliensi siswa melalui layanan bimbingan dan konseling merupakan hal yang penting dalam mengatasi dampak psikologis akibat bullying. Penelitian ini bertujuan untuk menggali implementasi layanan bimbingan dan konseling yang dapat efektif meningkatkan kemampuan resiliensi siswa yang menjadi korban bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan meneliti jurnal-jurnal yang terdapat di Google Scholar dan Pusblish or Perish antara tahun 2017-2024. Kata kunci yang digunakan untuk mengeksplorasi informasi yaitu "resiliensi siswa, bullying, bimbingan dan konseling”. Hasil penelitian ini ditemukan layanan bimbingan dan konseling yang dapat digunakan sebagai referensi untuk meningkatkan resiliensi siswa yang mengalami dampak negatif akibat bullying. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam merancang berbagai strategi untuk membantu siswa mengatasi dampak psikologis dan meningkatkan resiliensi siswa terhadap tekanan yang dialami akibat bullying.