Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Articles
223 Documents
Pendampingan Bimbingan Kelompok Siswa SMP Negeri 1 Kapuas Barat untuk Mengatasi Learning Loss
Eklys Cheseda Makaria;
Ririanti Rachmayanie;
Rabiatul Janah
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4323
Fenomena learning loss dapat menyebabkan terjadinya penurunan hasil belajar atau dapat juga diartikan sebagai penurunan minat maupun kemampuan belajar. Pandemi Covid-19 mempunyai risiko terjadinya learning loss, dikarenakan penutupan sekolah untuk menghindari virus. Siswa yang memiliki keterbatasan dalam jaringan internet sebagai fasilitas pembelajaran online, akan lebih rentan untuk mengalami learning loss, seperti keterbatasan kuota internet atau kurangnya fasilitas perangkat elektronik untuk mengakses internet. Pembelajaran daring di SMP Negeri 1 Kapuas Barat dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp dan penyetoran tugas secara langsung di sekolah pada hari-hari tertentu sesuai peraturan yang disusun oleh sekolah. Berdasarkan Fenomena learning loss ini terutama permasalahan mengenai minat belajar, maka diperlukan program layanan bimbingan dan konseling berupa layanan informasi dengan menggunakan media video pembelajaran tentang informasi mengenai cara meningkatkan minat belajar siswa sehingga dapat menumbuhkan rasa antusias terhadap kegiatan belajar di masa pademi Covid-19. Layanan informasi dilakukan menggunakan strategi bimbingan kelompok dengan protokol kesehatan yang ketat dan diijinkan oleh orangtua siswa.
Pendampingan Penguatan Peran Jogo Tonggo dalam Pencegahan Covid-19 di Kota Semarang
Nissa Kusariana;
Martini Martini;
Lintang Dian Saraswati;
M. Sakundarno Adi;
Ari Udiyono
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4651
Keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan pandemi COVID-19 saat ini sangat penting. Sampai saat ini peran Masyarakat belum dilaksanakan secara optimal. Dalam melibatkan peran masyarakat, Gubernur Provinsi Jawa Tengah menerapkan program Jogo Tonggo yang berbasis kekayaan lokal. Melalui penerapan program Jogo Tonggo pelaksanaan Surveilans Covid-19 juga dapat dilakukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah melakukan pendampingan pada tim Jogo Tonggo di Kota Semarang dengan mengambil lokasi di Kelurahan Rowosari. Kecamatan Tembalang. Peserta yang terlibat yaitu ketua masing-masing RW sebanyak 9 orang dan 20 orang anggota tim jogo tonggo. Berdasarkan kegiatan ini, pengetahuan Tim Jogo Tonggo tentang fungsi dan peran Jogo Tonggo serta pemahaman tentang COVID-19 meningkat setelah dilakukan adanya pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan tim Jago Tonggo terkait COVID-19 meningkat dari 88,17 menjadi 90,72 setelah dilakukan adanya sosialisasi sehingga dapat dikatakan bahwa Kelurahan Rowosari telah melaksanakan dengan baik program Jogo Tonggo dalam pengendalian Covid-19. Selama pendampingan Pengetahuan Tim Jogo Tonggo dilakukan edukasi tentang peran Jogo Tonggo serta pengetahuan tentang COVID-19. Program Jogo Tonggo diharapkan tetap terus berjalan yang tidak saja dalam pengendalian Covid-19 tetapi juga masalah kesehatan lainnya terutama di Kelurahan Rowosari Kota Semarang.
Media Pembelajaran Literasi Keuangan Melalui Kesenian Dongkrek Madiun
Nur Wahyuning Sulistyowati;
Liana Vivin Wihartanti;
Farida Styaningrum;
Kelik Sussolaikah;
Dewi Santika Risti;
Intan Amalia Fadilah
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4719
Kurangnya tingkat literasi keuangan (25%), literasi kesenian daerah (10%) pada usia dini, dan hambatan saat pemberian materi literasi keuangan dengan metode pembelajaran yang sesuai usia anak merupakan dasar dalam pelaksanaan pengabdian di PAUD Cendekia Kids School (CKS) Kota Madiun. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pemahaman literasi keuangan berbasis local wisdom, dan melestarikan kesenian dongkrek Madiun menjadi media pembelajaran literasi finansial PAUD. Metode pelaksanaan melalui tahapan persiapan, aplikasi program dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini sebesar 80%. Peserta mampu menyimak pesan, praktik bermain peran serta dapat mengaplikasikan di kehidupan sehari-sehari dalam mengklasifikasikan dan mengelola keuangan sederhana dengan membedakan nilai nominal mata uang rupiah dan berbelanja sesuai kebutuhan. Peserta juga melestarikan kesenian daerah dengan cara mengenalkan dan menceritakan kembali pesan moral dalam alur cerita kesenian dongkrek Madiun dengan bahasa yang mudah diterima anak usia dini. Kegiatan pembelajaran literasi keuangan melalui kesenian dongkrek Madiun sebagai media lebih efektif dan belajar lebih menyenangkan diiringi musik gamelan tradisional. Implikasi aktivitas kegiatan belajar mengajar mengenai literasi keuangan dengan menggunakan kesenian dongkrek Madiun sebagai media pembelajaran yang dilakukan guru dan pesdik untuk bermain peran sehingga materi literasi keuangan mudah ditangkap oleh pesdik.
Efektifitas Workshop Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru-Guru PAI di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Banten
Wasehudin Wasehudin;
Nanang Fatchurroman;
Irfan Anshori;
Eri Murniasih
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4795
Tujuan diselenggarakannya workshop pendampingan karya tulis ilmiah ini untuk menumbuhkan hasrat dan minat para guru Pendidikan Agama Islam dalam menulis dan menciptakan sebuah karya tulis ilmiah sebagai prasyarat dalam kenaikan jabatan fungsional. Produktivitas dan keprofesionalitasan seorang guru juga tercermin dari karya tulis ilmiah yang dimuatnya. Peserta workshop karya tulis ilmiah ini adalah guru-guru Pendidikan Agama Islam yang tersebar di wilayah Provinsi Banten yang berjumlah 42 orang. Kegiatan pengabdian ini dilangsungkan di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Banten. Kegiatan pengabdian menjelaskan secara rinci fakta yang terjadi pada kegiatan workshop karya tulis ilmiah, mulai dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman) yang terjadi pada berlangsungnya workshop. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil kegiatan menemukan bahwa sebagian besar guru-guru Pendidikan Agama Islam yang mengikuti workshop ini dapat menyusun manuskrip jurnal sesuai dengan kaidah jurnal yang ditentukan yang merupakan syarat bagi kenaikan jabatan fungsional, juga menjadi tolak ukur guru yang produktif dan profesional.
Pendampingan UMKM “Nur Lia” dalam Meningkatkan Produktivitas Produksi Keripik Pisang
Ahmad Nalhadi;
Bintang Arga Fahriadava;
Brilian Bintang Ramadhan;
Dadi Cahyadi;
Sahrupi Sahrupi;
Mohamad Jihan Shofa;
Supriyadi Supriyadi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.5112
Penggunaan alat pengiris pisang manual berdampak pada tingkat produksi yang rendah, hasil irisan yang beragam dan berpotensi terjadinya kecelakaan kerja terkait tangan tersayat irisan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendesain alat pengiris pisang untuk meningkatkan kualitas dan safety pekerja. Kegiatan dilakukan dengan cara wawancara dengan mitra terkait permasalahan proses produksi. Perancangan alat menggunakan House of Quality berdasarkan masukan dari responden dan expert sebagai dasar pegembangan alat. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengukur kinerja rancangan alat. Pengembangan alat bantu pengiris pisang difokuskan pada dua hal sesuai hasil respon teknis dalam HoQ yaitu kualitas pisau dan bahan alat dari stainless steel. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas dalam pembuatan keripik pisang yaitu proses tiga kali lebih cepat, tenaga kerja lebih sedikit dan hasil irisan yang lebih seragam. Penggunaan alat bantu pengiris juga dapat meminimalkan kemungkinan tangan tersayat pada saat proses pengirisan.
Peningkatan Kompetensi Mengajar bagi Guru SMK Kabupaten Lebak melalui Pengenalan Fitur Microsoft Mathematics
Tb Ai Munandar;
Dwipa Handayani
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.5192
Kualitas pendidikan masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan baik dari sisi kurikulum, ketersediaan sumber pembelajaran dan tenaga pendidik. Kualitas tenaga pendidik merupakan salah satu faktor meningkatnya kualitas pendidikan di Indonesia. Kenyataannya, masih banyak tenaga pendidik yang belum memiliki kemampuan untuk memanfaatkan teknologi khususnya teknologi informasi untuk alat bantu mengajar. Proses belajar mengajar seringkali monoton, membosankan, sulit dipahami, tidak menarik dan kurang interaktif, khususnya mata pelajaran matematika. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini kemudian dilakukan sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru matematika untuk memanfaatkan teknologi informasi (perangkat lunak) sebagai alat bantu pembelajaran. Kegiatan ini diawali dengan identifikasi masalah melalui kunjungan kepada mitra kemudian menyepakati bentuk kegiatan yang dilakukan. Tahap berikutnya adalah pembekalan antar tim untuk menyamakan persepsi, penetapan tanggal penting kegiatan, pengumpulan materi pelatihan, dan instrumen pendukung. Tahap berikutnya adalah pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Aplikasi Microsoft Mathematics digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Hasil kegiatan memperlihatkan sebanyak 63.6% peserta mengalami peningkatan pemahaman penggunaan fitur Microsoft Mathematics (berdasarkan jumlah peserta yang mengisi skala angka 5 dari 1 - 5 yang disediakan). Tingkat skala 4 terkait peningkatan pemahaman sebanyak 27.3% dari peserta yang memberikan respon terhadap kuesioner post-test. Sisanya 9.1% memberikan skala angka 3 untuk tingkat pemahaman penggunaan fitur Microsoft Mathematics setelah pelatihan.
Pengelolaan Sampah Rumah Tangga didukung Sistem Pemantauan Pengomposan Otomatis secara Internet of Things
Reni Astuti Widyowanti;
Fahmi Wiryamarta Kifli;
Antonius Moruk;
Herawati Oktavianty;
Ayunda Gustiani Putri;
Rengga Arnalis Renjani
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.5226
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan mitra dalam mengelola sampah rumah tangga melalui proses pengomposan secara Internet of Things (IoT). Metode pelaksanaan PKM adalah edukasi-persuasif merupakan pendekatan yang dilakukan kepada masyarakat berupa sosialisasi, pelatihan, dan dilanjutkan dengan pendampingan dalam rangka transfer pengetahuan, teknologi, dan pengelolaan keuangan rumah tangga. Teknologi pengolahan kompos dilakukan dengan mekanisme anaerobik. Komposter didesain dengan mengintegrasikan IoT untuk memonitor pH, suhu, dan kelembaban secara real time, serta menambah bioaktivator EM4 secara otomatis selama proses dekomposisi berlangsung. Teknologi komposter secara IoT sangat memudahkan pekerjaan dan yang terpenting adalah meningkatkan keberhasilan pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik. Selain itu, kegiatan manajemen telah berhasil meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dalam rumah tangga agar dapat meningkatkan tabungan dan investasi. Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi atau monev, kegiatan ini secara keseluruhan telah menggambarkan perkembangan yang memuaskan. Hasil ini diperoleh dari penilaian masyarakat yang senang dan berhasil membuat kompos dari sampah rumah tangga.
Peningkatan Manajemen Wisata Berbasis Teknologi Informasi di Desa Iboih, Kota Sabang
Muzakir Zainal;
Muhammad Yanis;
Riza Aulia Putra;
Muksin Muksin
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5452
Aktivitas Great Sumatran Fault pada Pulau Sumatera telah menyajikan deretan gunungapi dan geological landscape yang dapat di kembangkan sebagai potensi geowisata, seperti di Iboih, Weh Island tersedia dengan banyak potensi wisata alam yang dapat digunakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat secara langsung, dan dapat digunakan sebagai lesson learned terhadap bahaya hidup di lingkungan vulkanik. Manajemen informasi wisata yang masih dikelola secara conventional memberikan keterbatasan dalam wisata, seperti penguasaan bahasa asing untuk pengelolaan informasi dan promosi terhadap pengunjung mancanegara. Maka perlu adanya pengembangan sistem manajemen wisata secara digital yang terintegrasi dengan teknologi informasi. Kegiatan ini dilaksanakan dalam empat tahapan yaitu, survei permasalahan mitra, perencanaan, pengembangan sistem manajemen wisata dan pelatihan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini telah menghasilkan produk berupa sistem manajemen informasi, papan informasi destinasi wisata terintegrasi dengan QR-code dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam pengelolaan informasi dan promosi wisata. Informasi pada QR-code ini disajikan dalam berbagai bahasa asing yang mempermudah wisatawan yang berkunjung ke Desa Iboih. Hasil pengabdian ini juga menunjukkan bahwa masyarakat sangat tertarik dengan penerapan manajemen wisata berbasis teknologi informasi.
Penerapan Teknologi Fermentasi Cuka Kulit Semangka untuk Mengatasi Permasalahan Limbah dan Kesehatan di Wilayah Pasar Induk Caringin
Patricia Gita Naully;
Perdina Nursidika;
Prina Puspa Kania;
Firdha Rachmawati;
Taufik Gunawan
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5405
Penumpukan limbah kulit semangka di Pasar Caringin memberikan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kelurahan Babakan Ciparay. Limbah tersebut sebenarnya dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat seperti cuka dengan teknik fermentasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Kelurahan Babakan Ciparay tentang teknologi fermentasi dan kemampuan untuk mengolah limbah kulit semangka yang ada di Pasar Caringin menjadi cuka. Kegiatan ini dilakukan di aula Kelurahan Babakan Ciparay dan melibatkan 50 orang ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Kegiatan terbagi menjadi dua sesi, yaitu penyuluhan teknik fermentasi dan pelatihan pembuatan cuka kulit semangka. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa peserta dapat memahami materi yang disampaikan. Peserta juga berhasil membuat cuka kulit semangka yang aroma dan rasanya mirip dengan cuka apel. Berdasarkan hasil yang telah dicapai, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu-ibu PKK di Kelurahan Babakan Ciparay untuk mengolah limbah kulit semangka menjadi cuka. Dengan pengetahuan dan kemampuan tersebut, ibu-ibu PKK dapat membantu mengatasi penumpukan limbah kulit semangka di Pasar Caringin dan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kesehatan serta berpotensi memiliki nilai ekonomis.
Pelatihan Pembuatan Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Sederhana untuk Siswa SMP 161 Jakarta
Agung Nugroho;
Sylvia Ayu Pradanawati;
Yose Fachmi Buys;
Ayu Dahliyanti;
Dita Floresyona;
Yudi Rahmawan;
Tirta Rona Mayangsari;
Paramita Jaya Ratri;
Gede W.P. Adhyaksa
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5445
Perkembangan teknologi bersih menjadi isu yang saat ini sedang digencarkan pemerintah dalam upaya 100% elektrifikasi di Indonesia. Solar Panel merupakan salah alat yang paling populer dalam era teknologi baru terbarukan. Pengenalan solar panel di siswa bangku sekolah dapat mening¬kat¬kan pengetahuan dan pengalaman siswa dalam mengaplikas¬ikan energi baru terbarukan. Kurikulum Merdeka Belajar mendukung pengaplikasian teori secara hands on kepada siswa. SMP 161 dipilih karena merupakan sekolah adiwiyata yang menjadi mercusuar sekolah lain di Jakarta dalam hal lingkungan hidup. Dalam pelatihan ini, sel surya murah berbasis Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) dibuat sendiri oleh siswa dan dipandu oleh tim dosen Universitas Pertamina. Menjelang akhir kegiatan, 100% siswa berhasil membuat DSSC dengan variasi dye dari jus blackberry dan buah naga merah. Dengan melakukan praktik langsung, siswa dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru mengenai DSSC.