cover
Contact Name
Dr. Shohifah Annur, M.Sc
Contact Email
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Phone
+62254-8235007
Journal Mail Official
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Cilegon No.Km. 5, Taman, Drangong, Kec. Taktakan, Kota Serang, Banten 42162
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25990020     EISSN : 25990012     DOI : 10.30656/jpmwp
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
Pengembangan Prosedur Operasional Baku Sebagai Upaya Menyiapkan Kelas dalam Hybrid Learning Rahmalia Syahputri; Nurfiana Nurfiana; Ari Widiantoko; Jaka Darmawan
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5404

Abstract

Penyelenggaraan pembelajaran campuran memiliki beragam permasalah, antara lain pembagian jadwal, kendala sinyal saat daring, pemilihan media dan bahan ajar, dan pengukuran kompetensi. Pada pembelajaran ini, kesiapan Institusi pendidikan dan guru dalam menggabungkan metode belajar daring dan luring sangat penting. Prosedur yang dapat dijadikan acuan dalam menyiapkan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran idealnya disiapkan sebelum metode ini diterapkan, sehingga rencana pembelajaran dapat terlaksana dan capaian kompetensi terukur baik. Pengabdian ini bermitra dengan SMA IT ABC untuk memberikan pendam­pingan penyusunan prosedur operasional baku selama satu semester. Kegiatan yang dilakukan adalah pengumpulan data melalui pembagian kuesioner, FGD, pendampingan penyusunan, dan evaluasi. Luaran yang dihasilkan adalah diseminasi konsep pembelajaran campur, konsep prosedur operasional baku dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan instruksi kerja tata laksana model pembelajaran. Berdasarkan evaluasi, jumlah Guru yang memahami POB pembelajaran campuran meningkat sebanyak 70% dan partisipasi aktif Murid di kelas daring sebanyak 40-50%.
Pertanian Berkelanjutan: Penyuluhan Model Kopi Organik Bengkulu Eko Sumartono; Siswahyono Siswahyono; M. Nur Dita Nugroho; Eka Nurdianty
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5265

Abstract

“Petani kebun kopi anorganik tanggung”, mungkin sangat tepat disematkan pada praktik berkebun kopi yang dilakukan oleh petani komunitas Kutei Cawang Ann di wilayah Kecamatan Selupu Rejang dan Kutei Lubuk Kembang di wilayah Kecamatan Curup Utara, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Jumlah dosis pupuk yang sangat rendah, jauh kurang dari yang seharus­nya diberikan kepada setiap batang tanaman kopi setiap tahunnya, menyebabkan produksi biji kopi yang rendah. Metode dilakukan dengan need assessment dan Agriculture Training. Praktik berkebun campur (dapat disebut sebagai agroforestry tanaman utama kopi organik, pada akhirnya telah menjadi salah satu alternatif salah satu anggota komunitas Kutei Cawang Ann. Input produksi yang rendah memiliki produksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan praktik kebun kopi anorganik tanggung. kualitas biji yang dihasilkan dari praktik kebun campur organik juga dihargai lebih tinggi oleh pedagang pengumpul biji kopi setempat. Menemukenali secara partisi­patif proses-proses degradasi lahan kebun kopi yang dikelola komunitas, di samping succes story penerapan tani organik kopi oleh anggota komunitas yang dapat dijadikan rujukan belajar bagi petani lain. Pentingnya pengayaan (enrichment) kebun campur berbasis tanaman utama kopi, pentingnya pem­buatan rorak dan lubang angin/biopori sebagai strategi konservasi lahan kebun kopi, pentingnya pembuatan pupuk organik, herbisida dan pestisida organik serta pengendalian hayati agar produktivitas lahan kebun kopi meningkat secara organik.
Peningkatan Mutu Produk Serbuk Herbal Melalui Ekstraksi dan Kristalisasi Simplisia oleh KWT Rengganis Desa Arjasari Riniati Riniati; Nancy Siti Djenar; Lili Indrawati; Sudrajat Harris Abdulloh; Sinta Setyaningrum; Nurcahyo Nurcahyo
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5371

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Rengganis di Desa Arjasari Kabupaten Bandung merupakan kelompok yang bergerak dibidang pengolahan hasil panen dari petani setempat menjadi produk yang bernilai jual lebih ekonomis. Salah satu kegiatan yang telah dilakukannya adalah mengolah tanaman seperti jahe, kunyit, dan rempah lainnya menjadi serbuk dan diolah menjadi minuman herbal. Kegiatan tersebut sangat bermanfaat mengingat pada saat ini minuman herbal sebagai bahan aditif yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh semakin diminati oleh masyarakat luas. Tujuan PkM ini adalah mening­katkan masa simpan bahan baku herbal dengan cara mengubahnya menjadi simplisia, selanjutnya dijadikan serbuk dan diekstraksi untuk dijadikan serbuk melalui proses kristalisasi pada suhu 90°C selama kurang lebih 1 jam. Program PkM Polban ini diawali dengan memberikan beberapa materi tentang peningkatan mutu produk yang dimulai dari persiapan bahan, pencucian, pengeringan, ekstraksi dan kristalisasi. Selanjutnya mempraktikkan cara menggunakan alat perajang, grinding dan kristalisasi. Untuk mening­katkan baik jumlah dan mutu dari serbuk herbal siap minum ini juga diper­kenalkan tentang metode lain yaitu maserasi bertahap. Pasca penyuluhan, metode ini telah diterapkan oleh KWT dalam produksi jahe merah dan terbukti dapat meningkatkan rasa dan jumlah produknya. Seiring dengan itu permintaan pasar saat ini sudah mulai meningkat dengan indikasi naiknya jumlah penjualan per bulannya hingga hampir 200%. Target ke depan diharapkan KWT Rengganis dapat menampung hasil tanaman herbal dari petani setempat lebih banyak lagi dengan mengeringkan menjadi simplisia terlebih dahulu sebelum diolah menjadi produk. Dengan demikian produksi dapat menjadi lebih efisien dan ekonomis. Selain itu diharapkan kedepan KWT Rengganis memiliki rumah produksi yang memenuhi standar SNI.
Peningkatan Literasi Lingkungan Peserta Didik MIN 3 Aceh Barat Menggunakan Metode Board Game Ular Nuri Nuri; Adimas Surya; Ulfa Destari; Shinta Riski Amanda; Yusril Sahendra; Yuhdi Fahrimal
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5466

Abstract

Literasi lingkungan merupakan kecakapan yang mengharuskan individu memiliki kesadaran akan pentingnya meningkatkan pengetahuan, keteram­pilan atas nilai-nilai dan norma lingkungan, serta perilaku yang mengutama­kan kelestarian lingkungan hidup. Lembaga sekolah menjadi salah satu sarana utama dalam memperkenalkan prinsip ekologi kepada peserta didik sejak dini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada MIN 3 Aceh Barat dengan tujuan (1) merancang metode board game untuk meningkatkan literasi lingkungan peserta didik; (2) melakukan edukasi dan transfer kecakapan lingkungan kepada peserta didik MIN 3 Aceh Barat; (3) membentuk kader literasi lingkungan di lembaga mitra; dan (4) menjadikan board game ular tangga literasi lingkungan sebagai ekstrakurikuler. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi (1) mendesain ular tangga literasi lingkungan dan (2) memberikan pelatihan kepada peserta didik dan guru dengan menggunakan teknik bercerita dan mengajak mereka bermain ular tangga literasi lingkungan. Kelompok sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah 37 peserta didik dari kelas tiga hingga kelas enam MIN 3 Aceh Barat dan 3 orang guru. Kegiatan pengabdian dengan metode ular tangga ini berhasil meningkatkan literasi lingkungan peserta didik dengan perubahan kecakapan ekologis yang terdiri atas (1) pengetahuan ekologis (35 siswa); (2) perilaku ekologis (35 siswa); (3) emosional ekologis( 32 siswa); dan (4) etika dan kesadaran ekologis (30 siswa). Selain itu, kegiatan ini juga telah membentuk kader guru untuk melanjutkan kegiatan literasi lingkungan di sekolah. Pendekatan board game ular tangga literasi lingkungan terbukti berhasil mengubah kecakapan lingkungan peserta didik sehingga dapat diterapkan pada berbagai mata pelajaran lainnya.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Pembibitan dan Penanaman Mangrove di Pantai Salurang, Kepulauan Sangihe Frets Jonas Rieuwpassa; Indra Wibowo; Wendy A. Tanod; Jaka F.P. Palawe; Eko Cahyono; Stevy I. M. Wodi; Novalina M. Ansar; Obyn I. Pumpente; Aprelia M. Tomasoa; Usy N. Manurung; Eunike I. Kumaseh; Fitria F. Lungary; Herjumes Aatjin; Christian A. Manansang; Steward I. Makawekes; Anggraini Barlian; Walter Balansa
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5336

Abstract

Mangrove memainkan peran sangat krusial bukan saja sebagai pelindung pesisir pantai tetapi juga sebagai tempat perkembangbiakan dan hunian beragam organisme dan sebagai sumber berbagai bahan bioaktif berpotensi medis. Kerusakan vegetasi mangrove di Kampung Salurang Kabupaten Sangihe yang merupakan daerah hilir akibat aktivitas tambang di daerah hulu menyebabkan penurunan drastis hasil tangkapan ikan di kampung Salurang dan musnahnya berbagai sumber bahan bioaktif potential. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memulihkan vegetasi mangrove yang telah rusak di kampung Salurang. Tahapan kegiatan pengabdian meliputi (1) survei dan konsultasi dengan pemerintah kampung untuk menentukan lokasi penanaman dan tanggal pemberian materi penyuluhan, (2) pendampingan untuk pembibitan mangrove oleh tim kepada masyarakat, (3) pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian materi kepada masyarakat termasuk pemuda dan siswa sekolah menengah pertama dan penanaman mangrove bersama masyarakat. Hingga saat ini, sekitar 76% dari 95% mangrove yang ditanam tumbuh dengan baik dan pertumbuhannya masih terus dipantau. Kegiatan ini memiliki implikasi penting bukan saja untuk lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir tetapi juga untuk melindungi organisme simbion mangrove maupun mangrove itu sendiri sebagai sumber berbagai bahan bioaktif potensial.
Pelatihan Manajemen dan Pembukuan pada Usaha Kecil Industri Kreatif Jenis Fashion Maya Irjayanti; Anton Mulyono Azis
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5644

Abstract

Terlepas dari peran vitalnya bagi perekonomian Indonesia, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan yang belum mampu terselesaikan salah satunya adalah persoalan tata kelola usaha yang memadai terutama dalam aspek manajemen usaha dan pencatatan transaksi. Berdasarkan persoalan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan melibatkan UMKM yang berlokasi di area Bandung Raya. Pelatihan dilakukan dengan memanfaatkan fitur dan teknologi dari aplikasi pencatatan transaksi tertentu agar menambah pengetahuan partisipan dan mampu meyakinkan pihak ketiga pemberi modal seperti bank, koperasi, maupun investor dari masyarakat.
Implementasi Organizational Engagement untuk Penguatan Komitmen Pengelola Bank Sampah Ramah Kelurahan Kober Kecamatan Purwokerto Barat Slamet Rosyadi; Paulus Israwan Setyoko; Denok Kurniasih; Shadu Satwika Wijaya; Dyah Retna Puspita; Zaula Rizky Atika
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5414

Abstract

Kapasitas pemerintah daerah untuk menangani kuantitas sampah yang semakin besar tentu tidak lagi memadai. Partisipasi masyarakat menjadi pilihan strategis untuk meringankan beban pemerintah dalam mengelola sampah. Untuk itulah, berdirinya Bank Sampah “RAMAH” di Perum Sapphire Regency merupakan bagian penting untuk mewujudkan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah. Namun demikian, salah kendala pengelolaan Bank Sampah RAMAH adalah aspek kelembagaan khususnya komitmen pengelola. Padahal salah satu faktor penting untuk menjaga kestabilan kesuksesan organisasi adalah komitmen anggota terhadap tujuan organisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan komit­men dan dedikasi para pengelola Bank Sampah RAMAH melalui penerapan konsep organizational engagement. Hasil kegiatan sosialisasi dan pelatihan mengenai perbandingan pengukuran tingkat pemahaman organizational engagement menunjukkan adanya perubahan tingkat pemahaman secara signifikan. Ini berarti bahwa metode sosialisasi dan pelatihan telah secara efektif meningkatkan pemahaman pengelola Bank Sampah RAMAH me­ngenai pentingnya organizational engagement. Hasil pelatihan juga menun­juk­kan bahwa para pengelola menilai pentingnya upaya memelihara komitmen bersama agar keberlangsungan bank sampah dapat dijaga.
Pendampingan Penerapan Manajemen Strategi untuk Meningkatkan Kinerja Usaha Busana Tenun Etnik Silmaa Handyanto Widjojo
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5415

Abstract

Usaha kecil dapat memanfaatkan kekayaan budaya Indonesia untuk mengem­bangkan busana tenun etnik yang unik. Namun, usaha kecil sering menghadapi sumberdaya yang terbatas dalam mengembangkan usahanya. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha kecil adalah dengan program pendampingan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pendampingan untuk meningkatkan kinerja usaha kecil busana tenun etnik yang mengalami penurunan penjualan pada saat pandemi Covid-19 berlangsung. Metode pendampingan dilaku­kan dengan cara coaching secara daring menggunakan Zoom, yang meliputi tiga langkah utama: identifikasi masalah, perencanaan dan evaluasi bulanan, serta evaluasi di akhir periode pendampingan Program pendam­ping­an terhadap pemilik dan pendiri sebuah brand busana di Bandung pada bulan September-Desember 2021. Kerangka kerja dilakukan dengan penerap­an prinsip manajemen strategi dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil, yang meliputi manajemen produksi, pemasaran, sumber daya manusia, dan keuangan. Program pendampingan ini berhasil meningkatkan kinerja perusahaan dengan peningkatan penjualan hingga mencapai tingkat penjualan mendekati kondisi sebelum terjadi pandemi.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pemanfaatan Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.) sebagai Produk Suplemen Antioksidan Zulpakor Oktoba; Andi Nafisah Tendri Adjeng; Putu Ristyaning Ayu Sangging; Ari Irawan
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5480

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) menjadi produk suplemen kesehatan antioksidan berupa sediaan kapsul. Kegiatan peng­abdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengenalkan bahwa limbah KBK yang dibuang oleh petani berupa cangkang menjadi limbah perkebunan yang tidak termanfaatkan dan menjadi sumber pen­cemaran. Senyawa fenolik sebagai antioksidan dari limbah KBK berkhasiat meng­hambat aktivitas radikal bebas pada tubuh manusia. Kandungan 6 – 9% protein kasar dari KBK telah dimanfaatkan dengan baik sebagai produk suplemen herbal anti­oksidan. Kegiatan ini dilakukan pada bulan Agustus 2022 yang merupakan bagian program pengabdian masyarakat unggulan Universitas Lampung. Pemanfaatan KBK sebagai produk kapsul suplemen herbal antioksidan, menciptakan kondisi lahan perkebunan kakao menjadi bersih, terhindar dari penyakit seperti busuk buah serta mengendalikan serangan hama. Pelak­sanaan PKM bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kesejahteraan dan kapasitas masyarakat kelompok tani kakao Pekondoh. Melalui dukungan peman­faatan serta pemberdayaan potensi sumber daya pekon (desa) dengan cara penyuluhan pembuatan produk sediaan kapsul suplemen anti­oksidan dari limbah KBK. Hasil pelaksanaan PKM telah diterapkan dengan baik dengan meman­faatkan limbah KBK menjadi produk olahan sediaan kapsul WAKLATDO®. Pengetahuan serta pemahaman masarakat sebelum dan setelah terlibat dalam kegiatan pengabdian berbeda cukup signifikan. Pemanfatan KBK sebelum pendampingan (pre-test) adalah 27.33% dan setelah (post-test) adalah 80,12%. Hasil dapat dikatakan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan cukup membawa dampak baik akan penge­tahuan dalam pemanfaatn KBK.
Pemanfaatan Akun Belajar.id bagi Guru SMPN Binaan Khusus Kota Dumai Syahtriatna Djusar; Elvira Asril; Keumala Anggraini
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.5400

Abstract

Situs belajar.id merupakan suatu media yang diberikan Kementerian Pen­didikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, yang membantu peserta didik dan guru dalam mengakses keperluan belajar mengajar untuk tatap muka atau­pun untuk jarak jauh. Akun Belajar.id disediakan bagi para siswa dan guru dari PAUD, SD, SMP, SMA, SLB serta pendidikan kesetaraan. Keberadaan akun Belajar.id juga dapat berguna untuk mengakses SIMPKB, Raport Pendidikan, ARKAS, SIPLah, TanyaBOS dan Platform Merdeka Belajar. Namun sebagian guru belum mampu menggunakan akun belajar.id ini untuk masuk ke dalam aplikasi tersebut. Untuk itu, tim pengabdian telah melakukan kegiatan pelatih­an dan workshop yang diikuti oleh 22 orang guru SMPN Binsus Kota Dumai. Evaluasi dilakukan untuk mengukur hasil pelaksanaan kegiatan, mengguna­kan rubik, total ada 6 aplikasi, dengan 4 pertanyaan dan 4 kategori jawaban untuk setiap aplikasi yang digunakan oleh setiap peserta. Hasil akhir rata-rata jawaban seluruh peserta untuk seluruh aplikasi adalah 87.98. Nilai pada akhir ini masuk kategori sangat baik, yang menggambarkan keberhasilan kegiatan yang telah dilaksanakan.