cover
Contact Name
Dr. Shohifah Annur, M.Sc
Contact Email
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Phone
+62254-8235007
Journal Mail Official
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Cilegon No.Km. 5, Taman, Drangong, Kec. Taktakan, Kota Serang, Banten 42162
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25990020     EISSN : 25990012     DOI : 10.30656/jpmwp
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
Program Penguatan Keluarga Sadar Gizi (KADARZI) sebagai Upaya Optimalisasi 1000 HPK dalam Masa Pandemi Covid-19 Nopi Khasanah; Iskim Luthfa; Meidinda Yumnaning Hasna
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i1.3854

Abstract

Fenomena stunting di Indonesia mencapai angka 30,8%. Masalah stunting ini memiliki konsekuensi jangka panjang untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak nantinya. Intervensi nyata dibutuhkan untuk menurunkan angka kejadian stunting. Salah satunya dengan pengaktifan program keluarga sadar gizi (KADARZI) kembali meskipun saat ini masih dalam masa pandemi yang merupakan situasi cukup sulit bagi sebagian besar orang. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keluarga dengan anak usia 6-12 bulan dalam menyiapkan menu Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP ASI) yang bervariasi dan kaya gizi dengan menggunakan bahan makanan yang mudah didapat di sekitarnya. Kegiatan ini terdiri dari empat tahap, yaitu analisis situasi, perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilakukan bersama kader setempat pada tahap analisis situasi dan perencanaan. Tahap pelaksanaan melalui sosialisasi program yang didukung oleh ketua Pemberdayaan Kesehatan Keluarga (PKK), edukasi pada keluarga yang memiliki anak usia 6-12 bulan, serta praktik pembuatan menu MP ASI. Hasil evaluasi terdapat peningkatan sebesar 80% pada pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan setelah pelaksanaan program. Program penguatan KADARZI dirasakan cukup efektif bagi Ibu. Kader dan petugas kesehatan dapat melibatkan tokoh yang ada di sekitar masyarakat untuk mengoptimalkan derajat kesehatan anak terutama saat berada pada masa 1000 hari pertama kehidupan meskipun di masa pandemi covid-19.
Pengembangan Usaha Kerajinan Ingke Melalui Pelatihan Pemasaran Modern (E-Marketing) dan Pembentukan Kelompok Usaha I Gede Bayu Wijaya; I Made Ngurah Oka Mahardika; Ni Putu Ari Aryawati; Indah Suprabawati Kusuma Negara; Ni Nyoman Suli Asmara Yanti
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.3974

Abstract

Ditengah pandemi covid-19, banyak pengrajin yang berhenti melakukan produksi karena kesulitan dalam melakukan pemasaran, sehingga pen­dapatan menjadi menurun. Melalui kegiatan pengabdian ini di pengrajin diberikan pelatihan dalam pemasaran yang diharapkan dapat menjadi solusi di tengah menghadapi covid-19. Metode yang digunakan dalam pengabdi­an ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Tahapan yang dilakukan sebelum kegiatan dilaksanakan berawal dari FGD, penentuan jadwal dan lokasi, penentuan peserta, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok usaha bersama pada pengrajin ingke. Hasil pengabdian ini juga memuat strategi yang dapat dilakukan oleh para pengrajin ingke dalam memasarkan produk kerajinan dengan pemanfaatan teknologi. Sebanyak 12 peserta atau sebesar 86 persen (%) pengrajin berhasil memasarkan produknya melalui media sosial yang dimiliki dan marketplace, dan berhasil membentuk sebuah kelompok usaha yang beranggotakan sebanyak 14 orang pengrajin.
Literasi Digital dalam Pelayanan Publik Haerana Haerana; Riskasari Riskasari
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4052

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang literasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik kepada masyarakat sehingga dapat diwujudkan percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan dengan sosialisasi kegiatan kepada masyarakat, tahap pelaksanaan dilakukan dengan cara penyuluhan dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi dengan menyebarkan kuesioner menunjukkan bahwa 95 % peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang sejumlah website/aplikasi layanan berbasis digital dan juga 95 % peserta mengalami peningkatan keterampilan tentang mekanisme mendapatkan layanan publik digital dan mekanisme pengajuan pengaduan di website khusus pelaporan layanan publik.
Pendampingan Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Usaha Mikro Kecil dan Menengah Teh Tarik Jelly Campernik Cianjur Salvarina Viknesuari; Kania Naffarindra; Fati Ramadhanti
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i1.3784

Abstract

Di tengah pandemi, UMKM merupakan tulang punggung dalam pemulihan ekonomi Indonesia, sehingga dukungan atas pembaharuan produktivitas dan daya saing UMKM sangat dibutuhkan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing dari produk minuman Teh Tarik Jelly yang diproduksi oleh mitra UMKM Campernik. Langkah pertama yang dilakukan dalam peningkatan produktivitas yakni dengan menganalisa alur produksi mitra untuk mencari sumber ketidakefisienan dari aktivitas produksi dimana setelahnya akan dilakukan pembaharuan dengan mengimplementasikan sistem produksi lean. Perihal daya saing, analisis terhadap daya saing mitra berasaskan teori generic strategies yang digagas oleh Michael Porter telah dilakukan bersama dengan melakukan visualisasi positioning dengan perceptual map. Hasil mengindikasikan bahwa perbaikan pada proses produksi meningkatkan efisiensi total waktu produksi sebesar 58,3%. Dengan demikian, penghilangan akan aktivitas waste pada alur produksi menghasilkan peningkatan produktivitas mitra. Sedangkan hasil analisis daya saing menunjukkan bahwa mitra Campernik sedang mengaplikasikan strategi Benefit Leadership. Posisi Campernik ini harus diperkuat dengan mengimplementasikan strategi-strategi pendukung yang dapat memperkuat positioning Campernik di pasar.
Pemetaan Swadaya pada Program Peningkatan Kualitas Permukiman Berbasis Masyarakat Astari Wulandari; Choirul Amin; Rizka Tri Arinta
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.3765

Abstract

Pemetaan swadaya merupakan satu metode penggalian data potensi dan permasalahan lingkungan permukiman secara partisipatif melalui proses diskusi kelompok terarah, penelusuran kondisi lapangan, dan pemetaan data secara digital. Tujuan kegiatan ini ada menyediakan data dasar potensi dan permasalahan lingkungan permukiman melalui partisipasi masyarakat. Pemetaan dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, kajian data dan perumusan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan masyarakat telah menghasilkan beberapa peta tematik potensi dan permasalahan pada bidang ekonomi, penggunaan lahan, jaringan jalan, persampahan, drainase dan sanitasi. Melalui pemetaan swadaya, pemetaan yang dilakukan memiliki dua peran utama yaitu sebagai proses partisipatif dan sebagai produk yang dihasilkan komunitas.
Pendampingan Guru dalam Mengembangkan Tes Hots pada Mata Pelajaran Matematika SD Sri Tresnaningsih; Tri Dyah Prastiti; Suparti Suparti; Jackson Pasini Mairing; Sulistiyono Sulistiyono
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.3770

Abstract

Hasil survey tim abdimas menunjukkan bahwa siswa-siswa SD di Sidoarjo. Jawa Timur belum memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi yang dikenal dengan HOTS (higher order thinking skills). Keterampilan tersebut dikembangkan melalui belajar menyelesaikan tes yang memuat masalah HOTS. Karena itu, guru perlu memiliki kompetensi dalam mengembangkan masalah dan mengukur HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan pendampingan bagi guru-guru SD dalam mengembangkan tes HOTS pada mata pelajaran matematika SD, mengukurnya, serta menerapkannya dalam kelas. Kegiatan ini diikuti oleh 45 guru dimana 35 diantaranya menyelesaikan pre test dan post tes secara daring. Tim mengembangkan e-Modul, dan google form untuk tagihan produk akhir. Kegiatan ini dilaksanakan melalui webinar pada Rabu, 11 Agustus 2021 karena pandemi Covid-19 di Jawa Timur yang berada di level 4 pada saat kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan guru-guru mengenai konsep dan cara mengembangkan tes HOTS, serta pengukurannya. Selain itu, guru-guru mampu mengembangkan tes HOTS dengan mengirim produk akhir pada tiga hari setelah webinar. Kegiatan dilanjutkan dengan tim ke sekolah untuk mendampingi guru-guru dalam menerapkan tes HOTS ke siswa-siswanya. Hasilnya adalah siswa-siswa belajar menyelesaikan masalah mulai dari memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. Aktivitas tersebut membantu siswa memperoleh rata-rata nilai sebesar 70,25 (skala 0-100).
Pembuatan Desain Kemasan Produk untuk Pemberdayaan Industri Rumah Tangga dengan Metode Participatory Learning and Action Fransiskus Panca Juniawan; Sujono Sujono; Dwi Yuny Sylfania; Hamidah Hamidah
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i1.3851

Abstract

Kemasan memiliki peranan yang penting dalam penjualan sebuah produk. Selain sebagai pelindung, kemasan telah berubah perannya sebagai media informasi, promosi, dan penarik minat pembeli. Desain dan bentuk kemasan yang menarik membuat pembeli tertarik untuk membeli produk. Sayangnya kebanyakan UMKM di Kabupaten Bangka Barat masih menggunakan kemasan plastik biasa/mika sehingga menyebabkan kurangnya minat pembeli dan penjualan menjadi rendah. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberdayakan industri rumah tangga di Kabupaten Bangka Barat yang bergerak di bidang penjualan makanan. Metode pendekatan kegiatan yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) yang memiliki ciri khas adanya sosialisasi, diskusi, dan praktik pelatihan secara langsung. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pra-pelatihan, tahapan edukasi, tahapan praktik, tahapan pendampingan, dan tahapan evaluasi. Dengan mengusung tema Good Packaging, seluruh peserta diberikan materi pembuatan desain kemasan menggunakan aplikasi text editor Microsoft Word. Hasil pelaksanaan kegiatan, diketahui bahwa pendekatan PLA berhasil dengan baik. Hasil analisis survey dengan metode Kirkpatrick menunjukkan keseluruhan level yakni Reaction, Learning, Behavior, dan Results mendapat hasil yang baik. Seluruh peserta mampu menyerap semua materi yang diberikan, bertambahnya pengetahuan terkait desain dan kemasan, kesadaran akan perubahan perilaku kerja, dan terciptanya prototipe desain kemasan baru dari produk-produk pelaku home industry.
Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Berlandaskan Merdeka Belajar bagi Guru SD Putri Mahanani; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Titis Angga Rini; Muchtar Muchtar; Siti Umayaroh‬
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4009

Abstract

Kemajuan teknologi menuntut kehidupan manusia semakin berkembang. Dengan demikian, semakin banyak pula keterampilan dan kompetensi yang harus dimiliki. Di abad 21 ini, keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan wajib yang seharusnya dikuasai oleh generasi penerus supaya mereka dapat bersaing di dunia yang akan datang. Merdeka belajar sebagai salah satu kebijakan baru Menteri Pendidikan memberikan tantangan baru bagi seluruh sekolah di Indonesia, termasuk SD. Permasalahan yang ada yaitu kesulitan guru dalam menuangkan pembelajaran berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) dalam perangkat pembelajaran. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memaparkan pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis HOTS berlandaskan Merdeka Belajar bagi guru SD. Metode yang digunakan yaitu pendampingan. Instrumen yang dipakai yaitu angket. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, pengetahuan serta keterampilan guru dalam membuat perangkat pembelajaran berbasis HOTS berbasis Merdeka belajar mengalami peningkatan dan termasuk dalam kategori baik. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 94%.
Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Pembuatan Materi, Pendistribusian Materi dan Evaluasi Pembelajaran bagi Guru Sekolah Dasar Kanisius Kalasan Eko Hari Parmadi; C. Kuntoro Adi; S. Widanarto Prijowuntato
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4039

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi berbagai bidang seperti ekonomi, kesehatan, pariwisata, industri, termasuk pendidikan. Di bidang pendidikan, banyak guru maupun siswa yang tergagap karena tidak terbiasa menggunakan teknologi informasi untuk kegiatan pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi oleh guru-guru SD Kanisius Kalasan adalah rendahnya pemanfaatan teknologi informasi bagi pembuatan materi ajar, belum optimalnya distribusi materi ajar ke siswa, belum digunakannya teknologi informasi untuk evaluasi pembelajaran. Berdasarkan situasi yang ada, maka disusun program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memanfaatkan teknologi dalam pembuatan materi, pendistribusian materi, dan Evaluasi Pembelajaran. Tahapan kegiatan PKM ini terdiri dari pelatihan dan praktik langsung secara terbimbing serta tugas secara mandiri. Keberhasilan program ini dilihat dari kenaikan kemampuan peserta didik yang diukur dengan menggunakan pretest dan posttest. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata skor kemampuan guru dalam menggunakan teknologi informasi dari 207,86 menjadi 214,29 atau kenaikan rata-rata sebesar 6,43. Kebanyakan guru di SD Kanisius tergolong muda. Mereka memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid 19 Melalui Pelatihan Kewirausahaan Frozen Food di Sumbersekar Dau Kabupaten Malang Ratna Nulinnaja; Siti Faridah; Kivah Aha Putra
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v6i2.4273

Abstract

Pandemi yang dihadapi di seluruh dunia yaitu pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan pemerintah menerapkan pembatasan aktivitas diluar rumah melalui kebijakan social distancing. Penerapan tersebut dianggap pemerintah kurang efektif sehingga pemerintah memperbaharui aturan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Aturan ini yang menjadikan seluruh aktivitas harus terhenti, sehingga menurunnya per­ekonomian Indonesia salah satunya di daerah Kabupaten Malang Desa Sumbersekar. UIN Mengabdi 2020 Qaryah Thayyibah memiliki ide kreatif untuk mendongkrak perekonomian di Sumbersekar, Dau, Kabupaten Malang, serta membentuk usaha kecil frozen food yang berpusat di Sumbersekar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) sehingga kegiatan sosial yang telah dilaksanakan akan mampu mempengaruhi perubahan sosial. Masyarakat pada saat ini membutuhkan spirit yang dapat menguatkan mental salah satunya dengan dilaksanakan pelatihan yang dapat membangun semangat untuk bangkit melakoni usaha yang menghasilkan pendapatan. Salah satu caranya adalah melaksanakan pelatihan memasak untuk wirausaha dengan mengolah adonan yang sesungguhnya keterampilan dasar ini sudah dimiliki masyarakat kemudian diasah dan mampu menghasilkan makanan yang memiliki cita rasa yang lezat dan bergizi dengan teknik yang tepat. Kegiatan pelatihan meningkatkan keuletan dari masyarakat dan percaya diri sehingga mampu bersaing dipasar industri frozen food.

Page 11 of 23 | Total Record : 223