cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
Gambaran Kerusakan Lingkungan dan Perilaku Green Behavior dalam Kumpulan Cerpen Kompas: Kajian Ekokritik Sastra Riswanda Himawan; Fransisca Despa Listiani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam kumpulan cerpen Kompas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam cerpen pilihan yang diambil dari buku kumpulan cerpen Kompas. Sumber data penelitian adalah sepuluh cerpen yang dibukukan dalam kumpulan cerpen Kompas. Melalui metode deskriptif kualitatif ditemukan hal-hal sebagai berikut. Pertama, gambaran kerusakan lingkungan yang muncul dalam cerpen-cerpen pilihan digambarkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Gambaran kerusakan alam itu meliputi: eksploitasi tambang, penebangan pohon, pencemaran air, pencemaran udara, perusakan terumbu karang, pemburuan satwa langka, dan limbah sampah penyebab banjir. Kedua, perilaku green behavior yang ada dalam cerpen-cerpen ditunjukkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Perilaku green behavior yang tergambar dalam cerpen-cerpen pilihan meliputi: (1) penanaman berbagai jenis tumbuhan, (2) kesadaran melindungi satwa liar dari perburuan, (3) menjaga kemurnian mata air, (4) mengurangi penggunaan obat kimia untuk tanah dan tumbuhan, dan (5) upaya pencegahan kebakaran lahan.Kata kunci: gambaran, ekologi, kumpulan, cerpen, kompas This study examines the description of environmental damage and green behavior in the 2014 collection of short stories. This study aims to describe the description of environmental damage and green behavior in selected short stories taken from the 2014 Kompas short story collection book. The source of research data is ten short stories which are recorded in a collection of short stories. Kompas 2014. Through the qualitative descriptive method the following were found. First, the description of environmental damage that appears in selected short stories is depicted with narrative quotes and character dialogues. The description of natural damage includes: exploitation of mines, felling of trees, water pollution, air pollution, destruction of coral reefs, hunting of endangered species, and flood-causing waste. Second, green behavior in short stories is shown by narrative quotes and character dialogues. Green behavior illustrated in selected short stories includes: (1) planting various types of plants, (2) awareness of protecting wildlife from hunting, (3) maintaining the purity of springs, (4) reducing the use of chemical drugs for soil and plants, and (5) efforts to prevent land fires.Keywords: overview, ecology, collection, short stories, compass
Pengintegrasian Kecerdasan Lokal (Local Genius) Wilayah 3 Cirebon dalam Materi Ajar Sosiolinguistik Pipik Asteka; Risma Khairun Nisya; Deden Sutrisna
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.421 KB)

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini adalah perlunya materi ajar Sosiolinguistik terintegrasi kecerdasan lokal wilayah 3 Cirebon untuk meningkatkan kompetensi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) mata kuliah Sosiolinguistik, baik itu kompetensi sikap dan tata nilai, kompetensi pengetahuan, keterampilan umum dan keterampilan khusus pada mahasiswa yang diintegrasikan ke dalam materi ajar Sosiolinguistik di Perguruan Tinggi. Tujuan penelitian ini adalah pengintegrasian kecerdasan lokal (local genius) wilayah 3 Cirebon  dalam materi ajar Sosiolinguistik, menemukan keefektifan materi ajar Sosiolinguistik terintegrasi kecerdasan lokal  wilayah 3 Cirebon , dan mendiseminasikan hasil penelitian di Perguruan Tinggi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analisis. Artinya data terurai dalam bentuk kata-kata, bukan dalam bentuk angka. Seperti yang telah disebutkan Semi (2012) bahwa dalam penelitian yang bersifat deskriptif, penulis berupaya menemukan pandangan, membuat kesimpulan dan memberikan rumusan-rumusan yang diarahkan kepada pemerkayaan hasil kajian lewat kata-  kata. Jadi, penelitian jenis ini lebih mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antarkonsep yang sedang dikaji secara empiris.Kata kunci: pengintegrasian, materi ajar, kecerdasan lokal, sosiolinguistik, wilayah 3 Cirebon. The urgency in this research is the need for Sociolinguistic teaching materials that are integrated with local intelligence in Cirebon 3 area to improve the competency of Graduate Learning Outcomes (CPL) for Sociolinguistics courses, be it attitudes and values competence, knowledge competence, general skills and special skills in students who are integrated into Sociolinguistics teaching materials in Higher Education. The purpose of this research is to integrate local genius (local genius) in Cirebon region 3 in Sociolinguistics teaching materials, find the effectiveness of Sociolinguistics teaching materials integrated with local intelligence in Cirebon 3 area, and disseminate research results in universities. This research uses descriptive-analytical method. This means that the data is decomposed in the form of words, not in the form of numbers. As mentioned by Semi (2012) that in descriptive research, the author seeks to find views, draw conclusions and provide formulations that are directed at enriching the results of the study through words. So, this type of research prioritizes the depth of appreciation of the interactions between concepts that are being studied empirically.Keywords: integration, teaching materials, local genius, sociolinguistics, region 3 Cirebon.
Masalah Sosial dalam Buku "Catatan Najwa" Karya Najwa Shihab Sri Mulyani; Nita Nurmila Sari
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.931 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan masalah sosial pada buku Catatan Najwa karya Najwa Shihab. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Data yang digunakan berupa bait-bait puisi yang terdapat pada buku Catatan Najwa karya Najwa Shihab. Teknik penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka, analisis wacana, dan teknik mencatat. Berdasarkan hasil penelitian, masalah sosial pada buku Catatan Najwa karya Najwa Shihab ditunjukkan dengan gaya bahasa sindiran dan renungan. Masalah sosial yang ditulis oleh Najwa Shihab ini untuk menyindir para koruptor, pelaku penyelewengan birokrasi, dan renungan untuk generasi muda.Kata kunci: masalah sosial, puisi, buku catatan najwa The purpose of this study is to describe social problems in Najwa Shihab's Notebook by Najwa Shihab. The method used is descriptive method. The data used are in the form of poetic verses contained in Najwa Shihab's Notes book by Najwa Shihab. The research techniques used in this research are literature study techniques, discourse analysis, and note-taking techniques. Based on the results of the research, social problems in Najwa Shihab's Notes book are shown in the style of satire and reflection. This social problem, written by Najwa Shihab, is to insinuate corruptors, perpetrators of bureaucratic abuse, and reflection for the younger generation.Keywords: social problems, poetry, najwa notebook
Distansiasi, Pemisahan, dan Refleksivitas sebagai Penggerak Perubahan Masyarakat: Suatu Refleksi terhadap Modernitas dalam Pemikiran Anthony Giddens Rheinatus A. Beresaby
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.423 KB)

Abstract

Hidup dalam jaringan global, bersikap kritis terhadap tradisi (detradisionalisasi), dan ketidakpastian yang diciptakan uncertainty manufactured) , merupakan ciri dari masyarakat saat ini. Menurut Anthony Giddens,  tiga gejala tadi muncul sebagai akibat kombinasi tiga faktor penggerak yakni: Distansiasi ruang dan waktu (separation of time and space); Pemisahan sistem abstrak dengan kehidupan nyata dan local (disembedding); dan semakin kuat kesadaran reflektif pada masyarakat (Reflexivity). Penelitian ini bertujuan untuk mengurai gagasan Giddens tentang penggerak perubahan-perubahan radikal dalam masyaraka sebagai konsekuensi dari modernitas. Harapannya, dengan memahami faktor-faktor penggerak perubahan, sehingga kedepannya masyarakat menjadi lebih siap dalam menanggapi dan me-manage perubahan tersebut secara lebih baik untuk mencapai kesejahteraan bersama.Kata Kunci: globalisasi, tradisionalisasi, ketidakpastian, distansiasi, pemisahan Living in a global network, being critical of tradition (detraditionalization), and the uncertainty created by Uncertainty Manufactured, are characteristics of today's society. According to Anthony Giddens, these three symptoms arise as a result of a combination of three driving factors, namely: separation of time and space; Separation of abstract systems with real and local life (disembedding); and the stronger the reflective awareness in society (Reflexivity). This study aims to unravel Giddens' ideas about the drivers of radical changes in society as a consequence of modernity. The hope is, by understanding the factors driving change, so that in the future the community will be more prepared to respond and better manage these changes to achieve mutual prosperity.Keywords: gobalization, traditionalization, uncertainty, distantiation, separation.
Pemakaian Variasi Resmi Berdasarkan Model Speaking dalam Tayangan "Mata Najwa" Episode "Gaduh Tiga Periode" Inka Krisma Melati; Gigit Mujianto
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.488 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: [1] menjelaskan ciri-ciri variasi resmi dalam tayangan Mata Najwa Episode Gaduh Tiga Periode dan [2] menjelaskan pemakaian model Speaking (setting and scene, partisipants, ends, act sequence, keys, instrumentalities, norms, and genre) dalam tayangan Mata Najwa Episode Gaduh Tiga Periode. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif. Adapun jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah acara Mata Najwa. Data dalam penelitian ini adalah kutipan berupa kata, frasa, klausa, atau kalimat dalam tayangan Mata Najwa. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan transkripsi data atau memindah percakapan yang terdapat dalam tayanagan video. Proses analisis data ini dilakukan bersamaan dengan interpretasi data atau memindah percakapan yang terdapat dalam tayangan video. Proses analisis data ini dilakukan bersamaan dengan interpretasi data sesuai teori yang menunjang penelitian yaitu variasi bahasa resmi dan model fungsional diakronim Speaking. Teknik validasi data yang digunakan adalah berdiskusi bersama ahli. Hasil penelitian yaitu: [1] menggunakan unsur gramatikal secara eksplisit dan konsisten, [2] menggunakan imbuhan secara lengkap, [3] menggunakan kata ganti resmi, [4] menggunakan kata baku, [5] menggunakaan ejaan EYD yang sempurna, dan [6] menghindari unsur kedaerahan. Selain itu juga ditemukan penggunaan model fungsional Speaking yaitu: [1] setting & scene, [2] partisipants, [3] ends, [4] act sequence, [5] keys, [6] instrumentalities, [7] norms, dan [8] genre.Kata kunci: bahasa, resmi, speaking The purpose of this research for his: [1] explain the official variations in Impressions najwa eyes episode rowdy three periods and [2] describes discharging Speaking model Impressions najwa eyes episode rowdy three periods. This study in a descriptive. Meanwhile some of the types used research qualitative study. Materials the research is the Impressions najwa eyes. Materials the research is in, said the phrases, clauses or sentences in a Impressions najwa eyes. Materials collection technique used in this research was a transcription data or a put is in a video. This data analysis carried out simultaneously with conforms to the theory of interpretation of data that support the research variation the official language functional diakronim Speaking models.Technique validation the data used was discuss with professor. The research: [1] using a grammatical explicitly and consistent, [2] a complete affix, [3] using a pronoun, [4] used the raw, [5] use the term spelling EYD perfect, and [6] avoid regional element. It is also found the use of functional speaking the model: [1] setting & scene, [2] partisipants, [3] ends, [4] act sequence, [5] keys, [6] instrumentalities, [7] norms, dan [8] genre. Keywords: language, official, speaking
Konflik pada Cerpen "Gincu Ini Merah, Sayang" Karya Eka Kurniawan: Kajian Sosiologi Sastra Siti Maemunah; Siti Badriyah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.561 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam kumpulan cerpen Kompas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran kerusakan lingkungan dan perilaku green behavior dalam cerpen pilihan yang diambil dari buku kumpulan cerpen Kompas. Sumber data penelitian adalah sepuluh cerpen yang dibukukan dalam kumpulan cerpen Kompas. Melalui metode deskriptif kualitatif ditemukan hal-hal sebagai berikut. Pertama, gambaran kerusakan lingkungan yang muncul dalam cerpen-cerpen pilihan digambarkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Gambaran kerusakan alam itu meliputi: eksploitasi tambang, penebangan pohon, pencemaran air, pencemaran udara, perusakan terumbu karang, pemburuan satwa langka, dan limbah sampah penyebab banjir. Kedua, perilaku green behavior yang ada dalam cerpen-cerpen ditunjukkan dengan kutipan narasi dan dialog tokoh. Perilaku green behavior yang tergambar dalam cerpen-cerpen pilihan meliputi: (1) penanaman berbagai jenis tumbuhan, (2) kesadaran melindungi satwa liar dari perburuan, (3) menjaga kemurnian mata air, (4) mengurangi penggunaan obat kimia untuk tanah dan tumbuhan, dan (5) upaya pencegahan kebakaran lahan.Kata kunci: gambaran, ekologi, kumpulan, cerpen, kompas This study examines the description of environmental damage and green behavior in the 2014 collection of short stories. This study aims to describe the description of environmental damage and green behavior in selected short stories taken from the 2014 Kompas short story collection book. The source of research data is ten short stories which are recorded in a collection of short stories. Kompas 2014. Through the qualitative descriptive method the following were found. First, the description of environmental damage that appears in selected short stories is depicted with narrative quotes and character dialogues. The description of natural damage includes: exploitation of mines, felling of trees, water pollution, air pollution, destruction of coral reefs, hunting of endangered species, and flood-causing waste. Second, green behavior in short stories is shown by narrative quotes and character dialogues. Green behavior illustrated in selected short stories includes: (1) planting various types of plants, (2) awareness of protecting wildlife from hunting, (3) maintaining the purity of springs, (4) reducing the use of chemical drugs for soil and plants, and (5) efforts to prevent land fires.Keywords: overview, ecology, collection, short stories, compass
Upaya Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa Sd terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdasarkan Kurikulum 2013 (Studi Penerapan Metode Skimming dan Scanning dalam Membaca Cepat) Catur Endang Lestari; Nini Ibrahim
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.954 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Skimming dan Scanning dalam meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa Kelas IV SDN Srijaya 04 Tambun Utara.”Metode ini dapat membantu pengajar atau guru sekolah dasar untuk melatih anak didik dalam memahami hal-hal penting yang terdapat dalam bacaan dengan cepat dan tepat.”Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif, selain itu penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, siklus 1 memerlukan waktu 1 hari dan siklus 2 memerlukan waktu 3 hari.“Dari penelitian ini diperoleh hasil yaitu dengan menggunakan metode skimming dan scanning siswa dapat lebih cepat memahami bacaan yang dibaca, selain itu metode skimming dan scanning juga mempercepat cara membaca siswa sekolah dasar.Kata kunci: partisipasi aktif, pembelajaran, Bahasa Indonesia, Kurikulum 2013 This study aims to determine the effect of Skimming and Scanning methods in improving the speed reading skills of fourth grade elementary students in SDN Srijaya 04 Tambun Utara Bekasi. This method can help elementary school teachers or teachers to train students in understanding important things contained in reading quickly and accurately. The method used in this research is quantitative, besides this research was carried out in two cycles, cycle 1 took 1 day and cycle 2 took 3 days. From this research, it was found that by using skimming and scanning methods students could more quickly understand the reading they read, besides that the skimming and scanning methods also accelerated the reading methods of elementary school students.Keywords: active participation, learning, Indonesian Language, 2013 Curriculum
Tinjauan Pragmatis Tuturan Bahasa Indonesia Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Cirebon Khalimi Romansyah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.347 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan tinjauan pragmatis, khususnya tentang bentuk dan ragam tindak tutur tak langsung bahasa Indonesia yang melibatkan sesama guru SD di Kabupaten Cirebon. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif, yang sumber datanya yaitu dokumen, peristiwa tutur, dan informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen, wawancara, dan observasi. Validitas data memakai teknik triangulasi sumber data dan teori. Analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh peristiwa tutur yang melibatkan sesama guru SD di Kabupaten Cirebon yang mengandung tindak tutur tak langsung, menunjukkan bahwa terdapat 12 ( dua belas ) tindak tutur tak langsung, yaitu terdiri atas 9 ( sembilan ) tindak tutur tak langsung berbentuk kalimat berita dengan ragam literal, 1 ( satu ) tindak tutur tak langsung berbentuk kalimat berita dengan ragam tidak literal, dan 2 (dua ) tindak tutur tak langsung berbentuk kalimat tanya dengan ragam literal. Adapun tindak tutur tak langsung bentuk kalimat tanya dengan ragam tidak literal, tidak terdapat pada sepuluh peristiwa tutur tersebut di atas.Kata kunci: bentuk dan ragam, tindak tutur tak langsung, guru SD, Kabupaten CirebonThis research aims to explain a pragmatic review in particular involve the form and variety of indirect speech act in Indonesian which is involving the peer teachers elementary school in cirebon regency. This research is a qualitative descriptive which the data sources are document, speech events, and informants. The data collection techniques were carried out through document analysis, interviews, and  observation. The data validity using data source triangulation techniques and theories. Data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion. The result of research show that there are ten of speech events who involve the peer teachers elementary school in cirebon regency which contain indirect speech acts. This result show that there are 12 indirect speech acts which consis of  9 indirect speech acts in the form of a news sentence with a variety of  literal, 1 indirect speech acts in the form of a news sentence with non literal variety and 2 indirect speech acts in the form of  the asking sentence with a variety of literal. Even though, indirect speech acts in the form of asking sentence with non literal variety, this is not found in the ten speech events mentioned above. Keywords: The form and variety, Indirect speech acts, Teacher of elementary school, Cirebon Regency
Makna Ikonis dan Makna Indeks pada Kuliner Khas Purworejo: Kajian Ekolinguistik Jasmine Belinda Budijanto; R. Kunjana Rahardi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.305 KB)

Abstract

Kuliner adalah salah satu ciri khas dari setiap daerah. Salah satu keunikan kuliner adalah penamaannya. Biasanya penamaan kuliner didasarkan pada makna ikonis dan makna indeks. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan makna ikonis dan makna indeks dari kuliner khas Purworejo. Selain itu, artikel ini juga mendeskripsikan hubungan antara aspek dengan makna indeks dan makna ikonis. Penelitian dalam artikel ini bersifat kualitatif. Data penelitian ini adalah nama-nama kuliner khas Purworejo, transkripsi hasil wawancara dan dokumentasi berupa gambar. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan wawancara tak terstruktur. Hasil kajian makna ikonis dan makna indeks dari kuliner khas Purworejo adalah sebagai berikut: (1) Dawet Ireng Jembut Kecabut yang memiliki kesamaan dengan warna dawet yang hitam dan nama jembut kecabut berasal dari warung dawet Pak Ahmad; (2) Sate Winong yang namanya berasal dari daerah tempat dijualnya sate tersebut; (3) Kue Lompong berasal dari nama lompong atau talas. Daun talas kering tersebut menjadi pewarna dari kue lompong; (4) Clorot memiliki kesamaan dengan cara makannya yang di-clorot atau ditekan ke atas. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada makna ikonis dan makna indeks dari nama-nama kuliner khas Purworejo dan nama-nama kuliner tersebut tidak bersifat arbitrer.Kata kunci: ekolinguistik, kuliner khas Purworejo, makna ikonis, makna indeks Culinary is one of the characteristics of each region. One of the culinary uniqueness is its naming. Usually culinary naming is based on iconic meaning and the meaning of index. This article aims to describe iconic meaning and index meaning from Purworejo culinaries. Other than that, this article also describes the relationship between aspects with iconic meaning and index meaning. Research in this article is qualitative research. The data of this research are Purworejo culinary names, interview transcript and images documentation. Data collections were done by literature study and unstructured interviews. The result of iconic meaning and index meaning from Purworejo’s culineries are: (1) Dawet Ireng Jembut Kecabut which has similarities with the black color of dawet and the name Jembut Kecabut comes from Pak Ahmad’s dawet shop; (2) Sate Winong, whose name comes from the area where the satay is sold; (3) Kue Lompong comes from name Lompong or taro. The dried taro leaves become the coloring of the kue lompong; (4) Clorot is similar to the way it is eaten which is clotted or pressed upwards. From the results of this article, it can be concluded that there are iconic meaning and index meaning of Purworejo culinary names and culinary names are not arbitrary.Keywords: ecolinguistics, Purworejo culinary, iconic meaning, index meaning
Analisis Framing Media Online dalam Pemberitaan Mengintensifkan Peran Kampung Tangguh Jaya Menekan Penyebaran Covid-19 (Studi pada situs berita online jawapos.com edisi 10 Januari 2021) Wulan Adellita Dwisandi Setiaji
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 5, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.239 KB)

Abstract

Bagi berbagai kalangan, media online menjadi suatu kepentingan dan kebutuhan dalam kegiatan memperoleh informasi dan berkomunikasi antara manusia satu dengan yang lainnya di kehidupan masyarakat. Proses mengakses yang cepat, penggunaan yang praktis, dan informasi terkini membuat eksistensi media online tidak pernah hilang dan naik melesat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peningkatan jumlah kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis framing pemberitaan dari berita online yang berjudul “Intensifkan Peran Kampung Tangguh Jaya demi Tekan Penyebaran Covid-19” dalam media online JawaPos.com. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan observasi online dan mengunduh berita di internet pada media online JawaPos.com dan mendokumentasikannya berupa hasil screenshots pemberitaan pada media online tersebut. Adapun analisis dilakukan menggunakan model pendekatan analisis framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Metode pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Pembingkaian dilakukan dengan cara membedah teks berita secara rinci berdasarkan empat struktur dari framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Setelah proses analisis, hasil penelitiannya adalah pada berita memenuhi kelengkapan empat perangkat framing, yaitu struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Namun, pada bagian struktur retoris, berita tidak menyajikan grafik maupun tabel.Kata kunci: analisis framing, media online, berita online, covid-19 For various groups, online media has become an interest and need in activities to obtain information and communicate between human with one another in public life. The fast access process, practical use, and up-to-date information make the existence of online media never disappear and go up fast. This research was motivated by an increase in the number cases of the spread of Covid-19 in Indonesia. This study aims to describe the analysis of news framing from online news entitled "Intensify the Role of Tangguh Jaya Village to Suppress the Spread of Covid-19" in the online media JawaPos.com. The data collection technique in this study was online observation and downloading news on the internet on the online media JawaPos.com and documenting it in the form of screenshots of the news on the online media. The analysis was carried out using the framing analysis approach model of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki. The method in this study is a qualitative descriptive method. Framing is done by dissecting the news text in detail based on the four structures of the framing model of Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki. After the analysis process, the results of the research are that the news meets the completeness of four framing devices, namely syntactic, script, thematic, and rhetorical structures. However, in the rhetorical structure section, the news does not present graphs or tables.Keywords: framing analysis, online media, online news, covid-19