cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
ANALISIS WACANA KRITIS BERITA "PERANG ISRAEL-HAMAS BERLANJUT, KORBAN TEWAS DI GAZA TEMBUS 22.000 ORANG" PADA DETIKNEWS Arindita, Aprillia; Markhamah, Markhamah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5542

Abstract

Penelitian analisis wacana kritis memiliki urgensi yang penting dalam konteks sosial dan akademis. Analisis wacana kritis adalah pendekatan kajian yang mendalam terhadap teks untuk mengungkapkan ideologi, kekuasaan, dan konflik sosial yang terkandung di dalamnya. Metode ini memeriksa bagaimana bahasa digunakan untuk menciptakan ketidaksetaraan dan memahami peran kekuasaan dalam produksi teks. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui analisis wacana kritis makro, superstruktur, dan struktur mikro dalam berita perang Israel-Hamas berlanjut, korban tewas di Gaza tembus 22.000 orang pada Detiknews. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif tujuan penelitian  deskriptif  adalah  membuat   penjelasan   secara   sistematis,   faktual,   dan   akurat   mengenai   fakta-fakta   dan   sifat-sifat   populasi   atau   daerah   tertentu.  , metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu, Klasifikasi penggolongan dan pengelompokan dan pembahasan setiap data. Teori yang digunakan dalam penelitian analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk, yang terdiri dari Analisis Makro, Analisis Supertruktur dan Analisis Mikro.Kata kunci: Analisis wacana kritis, berita, perang israel dan hamas
CITRAAN DALAM PANTUN BUKA PALANG PINTU PADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT MELAYU KECAMATAN MEMPURA Atika, Nadia; Hermandra, Hermandra; Sari, Silvia Permata
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5555

Abstract

Karya sastra yang berkembang di Nusantara salah satunya ialah pantun, tak terkecuali pada suatu tradisi perkawinan masyarakat Melayu yakni buka palang pintu. Hal menarik untuk diteliti tentang warisan nusantara yakni pantun, ialah sebab pantun memiliki bentuk yang unik serta indah, selanjutnya salah satu aspek yang menunjang keindahan suatu karya sastra tersebut ialah citraan. Dapat dikatakan bahwa pemanfaatan citraan untuk menimbulkan suasana yang khusus dalam pikiran dan penginderaan. Dengan demikian ide yang semula abstrak yang dipaparkan oleh penyair dapat ditangkap selah-olah dilihat, didengar, diraba, dirasa, dicium, atau dipikirkan oleh pembaca. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui citraan apa saja yang muncul pada pantun tradisi buka palang pintu. Pendekatan yang digunakan dalam kajian yaitu Struktural dengan metode penelitian etnografi kualitatif. Hasil yang diperoleh, didapati terdapat enam citraan yang muncul dari total tujuh citraan yang dipaparkan.
PERBANDINGAN DIALOG TOKOH PADA FILM DENGAN NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK Nurjanah, Melva; Sinaga, Mangatur; Septyanti, Elvrin
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5551

Abstract

Penelitian ini menggunakan kajian sastra bandingan yang membandingkan antara satu karya sastra dengan karya sastra lain. Penelitian bertujuan untuk membandingkan dialog tokoh novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang diangkat menjadi sebuah film dengan judul yang sama. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian ini adalah dialog tokoh yang ada pada novel dan film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Sumber data penelitian ini adalah novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dengan jumlah halaman 223 dan film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck yang berdurasi 2 jam 35 menit. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah simak dan catat. Hasil penelitian ini adalah ditemukan perbandingan dialog tokoh pada novel dengan film berupa persamaan dan perbedaan. Perbedaan ini meliputi penambahan, penciutan, dan perubahan bervariasi.
PENGEMBANGAN MODUL PENULISAN ESAI UNTUK MENUNJANG KECAKAPAN LITERASI SISWA SMP DI KABUPATEN KUNINGAN Hanifah, Ifah; Anjasmara, Aan; Kautsar, Tifani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul esai bagi siswa SMP untuk menunjang kecakapan literasi. Modul yang dimaksud diperuntukkan bagi pelatihan siswa ketika menghadapi lomba menulis esai dalam Festival Literasi, Sastra, dan Seni Nasional (FLS2N). Rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut; 1) bagaimana kebutuhan modul esai bagi siswa SMP?; 2) bagaimana pengembangan modul esai bagi siswa SMP?; dan 3) bagaimana kelayakan modul esai yang dikembangkan. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode research and development, maka diperoleh hasilpenelitian sebagai berikut. Pertama, melalui analisis kebutuhan diperlukan modul esai yang dapat digunakan khusus untuk pelatihan bagi siswa guna mengikuti lomba menulis esai. Kedua, dikembangkan sebuah modul esai dengan komponen tujuan, amteri dan evaluasi yang kesemuanya disesuikan dengan kebutuhan di lapangan. Ketiga, setelah diuji kelayakan modul ini dinyatakan layak dengan nilai rata-rata nilai dari ketiga pakar adalah sebesar 2,89.Kata kunci: modul, esai, literasi, siswa SMP  This study aims to develop an essay module for junior high school students to support literacy skills. The module in question is intended for student training when facing an essay writing competition in the National Literacy, Literature and Arts Festival (FLS2N). The formulation of the research problem is as follows; 1) what is the need for essay modules for junior high school students?; 2) how is the essay module development for junior high school students?; and 3) how is the feasibility of the developed essay module. After conducting research using the research and development method, the following research results were obtained. First, through a needs analysis, an essay module is needed that can be used specifically for training for students to take part in essay writing competitions. Second, an essay module was developed with objectives, material and evaluation components, all of which were adapted to the needs in the field. Third, after being tested for the feasibility of this module it was declared feasible with the average score of the three experts being 2.89.Keywords: module, essay, literacy, junior high school students
KONFLIK SOSIAL PADA MASYARAKAT SUBALTERN DALAM NOVEL “KARNAK” KARYA NAJIB MAHFUDZ : KAJIAN POSKOLONIAL Saputri, Wiwil; Mas'adi, M. Anwar
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5248

Abstract

Kajian postkolonialisme mencoba membandingkan dua kelompok penjajah dengan terjajah. Spivak memiliki dua istilah untuk mengontrol masyarakat pascakolonial, diantaranya yaitu esensialisme dan esensialisme stategis. Tindakan subaltern banyak kita temui di lingkungan sehari-hari. Bahkan kebanyakan korban dari tindakan tersebut berasal dari kaum perempuan. Dengan latarbelakang tersebut, Spivak dengan tegas menolak adanya tindakan subaltern kepada orang lain terutama perempuan. Di dalam novel ini, ditemukan adanya tindakan subaltern kepada masyarakat Arab yang terjadi kepada kaum Ikhwanul Muslimin dan kaum revolusi di Mesir. Hasil penelitian menyebutkan bahwa gerakan Ikhwanul Muslimin merupakan suatu gerakan yang dilarang oleh pemerintah Mesir saat itu. Ikhwanul Muslimin memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan revolusi. Selain itu, adanya kekalahan perang antara Mesir dan Israel pada tahun 1960, adanya pengkhianatan, saling tuduh dan curiga serta tindakan balas dendam antara kaum Ikhwanul Muslimin dan kaum revolusi. Masyarakat menerima banyak penderitaan seperti; disiksa, ditangkap, tidak dapat untuk menyuarakan pendapatnya karena mereka memiliki perbedaan keyakinan dengan pemerintah.
BENTUK DAN FUNGSI CAMPUR KODE BAHASA JAWA PADA INTERAKSI JUAL BELI DI KABUPATEN TEBO Sefryna, Eka; Purba, Andiopenta; Ningsih, Arum Gati; Akhyaruddin, Akhyaruddin
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi campur kode bahasa Jawa pada interaksi jual beli di Kabupaten Tebo. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini, antara lain data primer berupa penggalan tuturan yang mengandung campur kode dalam penggunaan bahasa Jawa dari peristiwa tutur antara penjual dan pembeli. Data sekunder berupa informasi tentang latar belakang informan. Sedangkan, sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan yang digunakan oleh penjual dan pembeli pada saat berinteraksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya campur kode yang terjadi di Pasar Sido Dadi, Kabupaten Tebo berbentuk tataran kata sebanyak 33 bentuk, frasa sebanyak 21 bentuk, dan klausa sebanyak 4 bentuk. Fungsi penggunaan campur kode dalam transaksi jual beli pada penelitian ini, yaitu fungsi menanyakan berjumlah 9 data, fungsi menjelaskan berjumlah 17 data, fungsi membujuk berjumlah 9 data, fungsi mengakrabkan berjumlah 4 data, fungsi menyampaikan informasi berjumlah 2 data, fungsi menegaskan maksud berjumlah 3 data, fungsi sopan santun berjumlah 6 data, dan fungsi argumentatif berjumlah 4 data. Beberapa fungsi tersebut dapat membantu penjual dan pembeli dalam menggunakan bahasa ketika berinteraksi.
STRUKTUR MATERI DAN EVALUASI PEMBELAJARAN DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X KURIKULUM MERDEKA Wibowo, Ramdhan Adi; Rahmawati, Silvia Dewi; Syamsiyah, Nur Syamsiyah
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan struktur materi, metode, dan evaluasi pembelajaran yang digunakan dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas X Kurikulum Merdeka dari dua penerbit yang berbeda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka. Sumber data berupa buku teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Kelas X terbitan Kemendikbud Ristek dan Bumi Aksara. Data yang digunakan berupa isi dan materi pada buku teks Bahasa Indonesia dari dua penerbit tersebut. Temuan dalam penelitian menunjukkan adanya perbedaan dan beberapa persamaan yang signifikan dari kedua buku tersebut, meliputi struktur materi, pemuatan materi, urutan penyajian materi, model pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran dari masing-masing buku teks.
KATA BATU DALAM PERIBAHASA MELAYU: ANALISIS SEMANTIK INKUISITIF Yahfis, El Firdausia; Hermandra, Hermandra; Sinaga, Mangatur
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5546

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan semantik inkuistif yang masih jarang digunakan di Indonesia. Semantik inkuistif merupakan  kajian yang  berusaha menggali peribahasa sebagai objeknya lebih mendalam untuk mengetahui mengapa dan bagaimana suatu objek dapat dijadikan metafora dalam peribahasa tersebut. Data dalam penelitian ini merupakan peribahasa Melayu berobjek batu yang diperoleh dari Pusat Rujukan Persuratan Melayu (PRPM). Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik catat. Proses analisis data melewati tiga tahap yakni reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Hasil yang diperoleh yakni batu digunakan sebagai perumpamaan dalam peribahasa Melayu karena karena karakteristiknya yang sederhana, tidak berharga, dan berat.
E-MODUL SINTAKSIS SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KESADARAN SINTAKSIS MAHASISWA Sutrisna, Deden; Ansori, Yoyo Zakaria
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5445

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan diperguruan tinggi wilayah 3 Cirebon. Tujuan penelitian iniadalah mengembangkan e-modul sintaksis bahasa Indonesiauntuk menumbuhkan kesadaran sintaksis pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI)di wilayah 3 Cirebon. Penelitian ini baru sampai pemaparan urgensi dikembangkannya e-modul sintaksis dari berbagai kajian literatur serta konsepkesadaranyang mendasari dikembangkannya e-modulsintaksis ini serta hasilpenelitian berupa tahapeksplorasi.Berdasarkan hasil eksplorasi studi pustaka,pengembangan kemampuan sintaksis dalam bahasa Indonesia merupakan hal yang penting bagi mahasiswa. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan selama satu minggu, yaitu pada bulan November 2023 di perguruan tinggi di wilayah 3 Cirebon, diperoleh fakta bahwa belum ada modul elektronik pada mada kuliah sintaksis bahasa Indonesia yang digunakan sebagai acuan dalam proses belajar mengajardi perguruan tinggisehingga perlu dikembangkan e-modul sebagai upaya menumbuhkan kesadaran sintaksis mahasiswa.Kata kunci: e-modul, sintaksis, bahasa Indonesia, kesadaran sintaksisThis research was carried out in Cirebon Region 3 universities. The aim of this research is to develop an Indonesian syntax e-module to foster syntactic awareness in students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI) in region 3 Cirebon. This research has only just explained the urgency of developing a syntax e-module from various literature studies as well as the concept of awareness that underlies the development of this syntax e-module as well as the results of the research in the form of an exploration stage. Based on the results of the exploration of the study literature, developing syntactic abilities in Indonesian is an important thing for students. Based on the results of a survey that was carried out for one week, namely in November 2023 at universities in region 3 Cirebon, it was found that there were no electronic modules in Indonesian syntax courses that were used as a reference in the teaching and learning process at universities, so it was necessary to develop e- module as an effort to raise students' syntactic awareness.Key words: e-module, syntax, Indonesian, syntactic awareness
PERAN PENERJEMAH TERSUMPAH DALAM KONTRAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL Priyanto, Imam Jahrudin; Sidik, Jafar; Rozali, Asep; Putri, Rahmatilla Aryani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i2.5964

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendalami peran penerjemah tersumpah (sworn translator) dalam kontrak dagang internasional. Pengalihbahasaan naskah-naskah kontrak kerja sama bisnis internasional sepatutnya dilakukan penerjemah tersumpah karena penerjemahan naskah-naskah penting tersebut memerlukan kecermatan dan akurasi tinggi.   Penerjemah tersumpah pasti sudah lulus dari berbagai ujian atau saringan yang sangat ketat. Akurasi penerjemahan tak bisa ditawar-tawar lagi karena kekeliruan penerjemahan pasti akan menjadi masalah besar dalam proses dagang atau bisnis, apalagi pada level internasional. Hal lain yang diharapkan dari penerjemah tersumpah ialah kemampuannya menjaga rahasia institusi atau perusahaan. Selain itu, penerjemah tersumpah juga memiliki kode etik yang harus ditaati dan selama ini jarang terjadi pelanggaran atas kode etik tersebut. Hasil kerja para penerjemah tersumpah pun bernomor, dicap oleh penerjemah tersumpah, dan dilaporkan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sehingga pertanggungjawabannya lebih terjamin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitis dan yuridis-normatif dengan  menggunakan data kepustakaan (library research) dan wawancara (interview) dengan ahlinya (purposive sampling). Wawancara dilakukan dengan mengundang seorang penerjemah tersumpah yang juga ketua umum Himpunan Penerjemah Indonesia (HPI) dalam diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD) secara hibrid. Penerjemah tersumpah tersebut sangat berpengalaman dan kemampuannya pun sudah sangat teruji. Intinya, peran penerjemah tersumpah makin diperlukan dalam era globalisasi ini karena makin banyak naskah perjanjian dagang internasional yang harus dialihbahasakan secara akurat dan sahih untuk menjaga keberlangsungan bisnis secara internasional.Kata Kunci: Penerjemah, Tersumpah, Kontrak, Dagang, Internasional This research aims to explore the role of sworn translators in international trade contracts. The translation of international business cooperation contract texts should be carried out by sworn translators because translating these important texts requires high precision and accuracy. Sworn translators must have passed various very strict tests. Translation accuracy is non-negotiable because translation errors will definitely become a big problem in trade or business processes, especially at the international level. Another thing that is expected from a sworn translator is the ability to maintain institutional or company secrets. Apart from that, sworn translators also have a code of ethics that must be adhered and so far violations of this code of ethics have rarely occurred. The work of sworn translators is also numbered, stamped by the sworn translator, and reported to the Ministry of Law and Human Rights so that accountability is more guaranteed. This research uses descriptive-analytical and juridical-normative methods using library research and interviews with experts (purposive sampling). The interview was conducted by inviting a sworn translator who is also the chairman of the Indonesian Translators Association (HPI) in a hybrid focused group discussion (FGD). This sworn translator is very experienced and his abilities have been highly tested. Apart from that, input and suggestions from the audience who are very interested in the work of sworn translators are also accommodated. In essence, the role of sworn translators is increasingly necessary in this era of globalization because more and more international trade agreement texts must be translated accurately and validly to maintain international business continuity.Keywords: Sworn, Translator, International, Trade, Contract