cover
Contact Name
Aji Septiaji
Contact Email
ajiseptiaji@gmail.com
Phone
+6285294606969
Journal Mail Official
jurnaldiglosiaunma@gmail.com
Editorial Address
Jalan. K.H. Abdul Halim, No. 103, Kabupaten Majalengka
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Diglosia
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 25495119     EISSN : 25495119     DOI : -
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia tergabung dalam Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). Jurnal ini memuat artikel ilmiah penelitian dan gagasan konseptual atau kajian teoretis dalam bidang pendidikan, kebahasaan, dan kesusastraan Indonesia. Setiap artikel melalui peer review process. Adapun scope penelitian pada jurnal ini yaitu (1) sastra (teori, kritik, dan sejarah sastra); (2) Keterampilan dan pembelajaran sastra; (3) Keterampilan dan pembelajaran bahasa; (4) Analisis wacana; (5) Penelitian linguistik, sosiolinguistik, dan psikolinguistik; (6) Evaluasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (7) Kurikulum pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (8) Model atau media pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia; (9) Kajian kebudayaan Indonesia; dan (10) penelitian lainnya yang relevan. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan FEBRUARI dan AGUSTUS.
Articles 297 Documents
FUNGSI GAYA BAHAS RETORIS DAN KIASAN DALAM IKLAN PINJAMAN ONLINE DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Batari Fatimah, Andi Anugrah; Masri, Sulfiani
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i2.4991

Abstract

Media sosial Instagram termasuk salah satu layanan yang memungkinkan untuk memfasilitasi proses penayangan iklan pinjaman online (pinjol). Salah satu foktor utama seorang tergiur untuk menggunakan pinjol adalah peggunaan bahasa yang menarik. Hal ini disebabkan oleh difungsikannya gaya bahas atau style. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri fungsi gaya bahasa berdasarkan ketidaklangsungan makna yakni gaya bahasa retoris dan kiasan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori stilistika Gorys Keraf (2010). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam teks iklan pinjaman online akun instagram Easycah Official yang mencankup fungsi gaya bahasa retoris dan kiasan. Sumber data dalam penelitian ini adalah iklan yang terdapat pada akun Instagram pinjaman online Easycash Official. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sebagai instrumen kunci. Selain itu juga digunakan kartu data sebagai penunjang untuk menjaring data ditandai dengan pemberian kode sesuai dengan fungsi gaya bahasa retoris dan kiasan dalam iklan pinjaman online akun Instagram Easycash Official. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, baca, dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, pengklasifikasian data, interpretasi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu Pertama penggunaan gaya retoris berjenis kiamus dan koreksio yang berfungsi menjelaskan. Asonansi dan aliterasi yang berfungsi sebagai penekanan dan hiasan. Litotes yang berfungsi menjaga kesopanan. Kedua gaya bahasa kiasan dengan jenis ironi dan sinisme yang berfungsi sebagai peringatan dan sindiran. Personifikasi dan metafora berfungsi memberikan perbandingan. Pertanyaan retoris, berfungsi membuat penasaran pada pembaca iklan untuk semakin tertarik menggunakan layanan pinjaman online Easycash.
TEKS CERITA SEJARAH DALAM WEB NOVEL "PESTA BUNUH DIRI": PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA Permana, Diva Mawarni; Mulyani, Sri
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5552

Abstract

Novel merupakan suatu karya sastra berjenis fiksi yang berisikan tentang imajinasi penulis yang dituangkan ke dalam sebuah bentuk tulisan serta mengandung beragam makna atau nilai-nilai moral kehidupan yang akan disampaikan penulis kepada para pembaca dan memiliki alur cerita yang kompleks dengan adanya banyak tokoh yang saling memiliki keterkaitan satu sama lain.Teks cerita sejarah yakni serentetan peristiwa yang bersifat fakta yang telah terjadi di masa lampau dan terangkai dalam bentuk cerita.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan teks cerita sejarah yang terdapat dalam novel kemudian akan disusun sebagai pembaharuan dari bahan ajar yang sudah ada sesuai dengan kompetensi dasar yang tertera dalam Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif melalui jenis pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil yang telah ditemukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak unsur teks cerita sejarah dalam novel tersebut.
SIKAP BAHASA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI I CIPAKU KABUPATEN CIAMIS TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA Setiari, Idan
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5611

Abstract

Kedudukan bahasa Indonesia kini semakin mantap sebagai wahana komunikasi, baik dalam hubungan sosial maupun dalam hubungan formal. Pemakaian bahasa Indonesia sejak tingkat Sekolah Dasar sampai dengan tingkat Perguruan Tinggi menunjukan kemantapan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Namun, masih cukup banyak pemakai atau pengguna bahasa nasional kita yang belum mempergunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai dengan konteks pemakaiannya. Demikian pula penelitian bahasa Indonesia perlu digalakan sehingga pengembangan bahasa nasional akan terus berlandaskan pada temuan penelitian yang terarah dan terpadu. Menyikapi uraian tersebut di atas, seperti yang dialami penulis pada studi pendahuluan bahwa sikap berbahasa  siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan  Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis belum memenuhi harapan (tidak menggembirakan). Hal ini tercermin dalam berkomunikasi formal maupun nonformal bersama mitra bicaranya. Artinya bahwa para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis belum memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak sikap bahasa siswa-siswi terhadap kemampuan berbahasa Indonesia di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis khususnya bidang studi keahlian agribisnis dan agroteknologi dengan kompetensi keahlian agribisnis tanaman pangan dan hortikultura Tahun Ajaran 2023/2024. Dengan demikian fokus kajian penelitian ini pada hakikatnya guna mengetahui keterkaitan penggunaan bahasa siwa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis terhadap bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah survai ekplanatori dengan desain kuantitatif yang dilakukan secara cross sectional dengan sumber data siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis sejumlah 51 orang dan teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan bersifat positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap bahasa siswa memiliki dampak sebesar 62.62 % terhadap kemampuan berbahasa Indonesia, dengan demikian sikap bahasa siswa dapat mempengaruhi setiap perubahan yang terjadi pada kemampuan berbahasa Indonesia, artinya jika semakin baik sikap bahasa siswa, maka   semakin meningkat pula kemampuan berbahasa Indonesia siswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Cipaku Kabupaten Ciamis.Kata kunci: Sikap bahasa, Kemampuan berbahasa The position of Indonesian is now increasingly established as a vehicle for communication, both in social and formal relationships. The use of Indonesia from elementary school level to university level shows the stability of Indonesian as a riational language. However, there are still quite a lot of speakers or users of our national language who do not use Indonesian properly and correctly according to the context in which they are used. Likewise, Indonesian language research needs to be encouraged so that the development of the national language will continue to be based on focused and integrated research findings. Responding to the description above, as experienced by the author in the preliminary study, the language attitudes of studens at Cipaku State Vocational High School I Ciamis Regency have not met expectations (not encouranging). This is reflected in formal and informal communication with conversation partners.  This means that the students of Cipaku State Vocational High School I Ciamis Regency do not yet have the ability to communicate well and correctly. The aim of our research is to determine the impact of students’ language attitudes on their Indonesia language skills at Cipaku State Vocational High School I, Ciamis Regency, especiallly in the field of study of agribusiness and agrotechnology skills with food crop and horticulture agbusiness skills competencies for the 2023/2024 Academic Year.  Thus, the focus of this research study is essentially to find out the relationship between the language use of Cipaku State I vocational School Students, Ciamis Regency and the Indonesian language. The research method used was an  explanatory survey with a quatitative design carried out in a cross sectional manner with the data source being 51 students of Cipaku State Vocational School I Ciamis Regency and the data collection technique was carried out through a questionnaire which contained positive and negative questions. The results of the research show that students’ language attitudes have an impact of 62,62% on Indonesian language skills, thus students’ language attitudes can influence any changes.that occur in Indonesian language skills, meaning that the better the students’ language attitudes, the better the students’ Indonesian language skills will be Cipaku I State Vocational High School, Ciamis Regency.Keywords: Language attitude, language ability
PENYAJIAN RUANG NARATIF DAN IMPLIKASI MAKNANYA PADA NOVEL JR UENO EKI KOUEN GUCHI KARYA YU MIRI Ananda, Dika Dean; Adji, Muhamad; Saleha, Amaliatun
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5490

Abstract

Not only as a background to the plot, space can also be used as the center of the story or act as a helper for the story.  Space can also have symbolic meaning that plays a role in enriching the world of the story.  This research discusses the narrative space in the Japanese novel JR Ueno Eki Kouen Guchi (2014) by Yu Miri.  In this novel, space is the main driver of the story.  This research aims to explain narrative space strategies using the spatial narratology perspective described by Ryan, Foote, and Azaryahu (2016).  The research results show that the construction of space in this novel shows the existence of certain patterns that build the world in the story.  This pattern shows the implication of meaning through the relationships between spaces.  This relationship provides context for the actions taken by the characters and the events that appear in the novel.  Through space construction, the circumstances surrounding the entire text can be identified.  This shows that narrative space constructs the world in the novel by providing context for the things that happen in the story plot.Keywords: narratology, narrative space construction, JR Ueno Eki Kouen Guchi
ANALISIS WACANA KRITIS PIDATO PELANTIKAN JOE BIDEN VIS-À-VIS TERHADAP KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT Fridolini, Fridolini; Prasetio, Ade; Pratama, Yoga
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5535

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemaknaan atas makna pidato yang disampaikan oleh setiap presiden yang berpotensi dipengaruhi oleh hal-hal subjektif yang dapat menimbulkan kegaduhan di suatu negara. Salah satu metode ilmiah yang digunakan untuk menemukan makna tersembunyi dari komentar tentang masalah sosial politik, kebijakan, dan gaya kepemimpinan adalah analisis wacana kritis. Dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis Van Dijk pada Pidato Pelantikan Presiden Joe Biden, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kebijakan Amerika Serikat. Analisis tersebut menunjukkan secara ilmiah bahwa Presiden Joe Biden memprioritaskan pemulihan masalah domestik daripada masalah internasional, dengan rasio persentase 70 persen : 30 persen. Persatuan, keamanan dalam negeri, dan keseimbangan terhadap masalah demokrasi adalah masalah pertama yang harus diperbaiki, diikuti dengan masalah internasional. Dalam pidatonya, Joe Biden menggunakan sosiokognitif superstruktur untuk menunjukkan pendekatan humanistik. Selain itu, Presiden Joe Biden lebih sering menggunakan pengulangan dan aliterasi sebagai kiasan untuk menekankan pesannya daripada Barack Obama, dan gaya bahasanya lebih sistematis dan lugas. Kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Van Dijk, Joe Biden; Barack Obama; PidatoThe aims of the research is undermined by an absorption of the meaning of speeches delivered by any president who is potentially influenced by subjective things that can trigger a nation's agitation. One of the scientific methods used to find the hidden meaning of comments on social-political issues, policies, and styles of leadership is critical discourse analysis. Using Van Dijk's Critical Wacana Analysis on President Joe Biden's Appointment Speech, this study aims to uncover US policy. The analysis demonstrates scientifically that President Joe Biden prioritizes the recovery of domestic problems over international problems, with a 70 percent to 30 percent ratio. Unity, domestic security, and the balance of issues of democracy are the first issues to be fixed, followed by international issues. In his speech, Joe Biden used superstructured sociocognitive to demonstrate a humanistic approach. Besides, President Joe Biden is more likely to use repetition and aliteration as a pretext to emphasize his message than Barack Obama, and his style of speech is more systematic and coherent. Keywords: Critical Discourse Analysis, Van Dijk, Joe Biden; Barack Obama; Speech;
CAMPUR KODE BAHASA BATAK DALAM BERBAHASA MELAYU JAMBI PADA TRANSAKSI JUAL BELI DI PASAR BARU TALANG BANJAR KOTA JAMBI Simanjuntak, Yerlina; Akhyaruddin, Akhyaruddin; Harap, Eddy Pahar; Purba, Andiopenta
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dan fungsi campur kode yang terjadi di Pasar Baru Talang Banjar Kec.Jambi Timur. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode teknik rekam dan teknik catat. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif berbentuk kualitatif, dengan mengklasifikasi, menganalisis serta mendeskripsikan bentuk campur kode serta fungsi campur kode dalam interaksi pedagang dan pembeli. Hasil penelitian yang ditemukan adanya campur kode bahasa Batak, bahasa Melayu dalam berkomunikasi. Penyisipan tersebut berbentuk kata, kata berimbuhan awalan dan kata berimbuhan akhiran. Selanjutnya fungsi campur kode dalam interaksi sosial jual beli pedagang dan pembeli di Pasar Baru Talang Banjar ialah dengan adanya tuturan pedagang yang menggunakan bahasa utama mereka bertujuan untuk menunjukkan identitasnya, menarik perhatian pembeli, untuk kelangsungan komunikasi dengan pembeli agar terdengar lebih akrab, serta bagi pembeli bertujuan mendapatkan harga paling murah dari pedagang. Kata Kunci: Campur Kode, Bentuk, Fungsi, Pasar This research aims to describe the forms of code mixing and the function of code mixing that occurs in Pasar Baru Talang Banjar, East Jambi District. The data collection process was carried out using recording techniques and note-taking techniques. This research uses a qualitative descriptive method, by classifying, analyzing and describing the forms of code mixing and the function of code mixing in the interaction of traders and buyers. The results of the research found that there was a mixture of Batak and Malay language codes in communication. The insertion is in the form of words, words with prefixes and words with suffixes. Furthermore, the function of code mixing in the social interaction of buying and selling of traders and buyers at Pasar Baru Talang Banjar is that the speech of traders using their main language aims to show their identity, attract the attention of buyers, for continuity of communication with buyers so that they sound more familiar, and for buyers the aim is to Get the cheapest prices from traders. Keywords: Code Mixing, Form, Function, Market  
REPRESENTASI KOGNITIF MAKNA VERBA NON-FINITE GERUND DAN TO-INFINITIVE DITINJAU DARI TEORI SEMANTIK LEONARD TALMY Idawati, Kurnia; Fitriani, Nurul
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kognitif dari makna verba non-finite yang menggunakan imbuhan "-ing" (gerund) dan "to-infinitive" dalam bahasa Inggris. Fokus penelitian adalah untuk menjelaskan perbedaan dalam representasi kognitif antara dua konstruksi ini, dengan merujuk pada teori semantik Leonard Talmy. Metode penelitian melibatkan analisis kualitatif terhadap data yang diambil dari berbagai sumber, berupa kalimat yang menggunakan verba non-finite dengan “gerund” dan "to-infinitive". Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan makna antara verba non-finite to-infinitive dan gerund. Perbedaan itu secara jelas muncul bila konteks kalimatnya diperluas dengan frasa atau klausa adverba. Pemahaman yang lebih baik tentang representasi kognitif konstruksi bahasa dapat membantu pengajar dan pembelajar bahasa dalam memahami perbedaan makna dan penggunaan yang tepat antara verba non-finite “gerund” dan "to-infinitive". Kata Kunci: representasi kognitif, verba non-finite, gerund, to-infinitive, teori semantic kognitif, Leonard Talmy.
PENERAPAN TEKNIK AKROSTIK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA NU KAPLONGAN 2023 Kasani, Nur
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5545

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa kendala para siswa saat menulis puisi, khususnya di kelas X SMA Nahdlatul Ulama Kaplongan, diantaranya (1) pemilihan diksi yang belum tepat, (2) sulitnya mengembangkan tulisannya, (3) kurang variatifnya pembelajaran, (4) minim penggunaan bahasa kias, dan (5) kurangnya pemahaman gaya bahasa. Sehingga penulis melakukan penelitian ini dengan berfokus pada rumusan masalah kedua, yakni sulitnya mengembangkan tulisan. Dengan rumusan masalah tersebut, maka peneliti akan menerapkan teknik akrostik. Tujuan penelitian ini, yakni untuk mengetahui penerapannya teknik ini akan hasil belajar menulis puisi pada siswa kelas X SMA Nahdlatul Ulama Kaplongan tahun 2023. Hipotesis penelitian yakni adanya keefektifan penerapan teknik akrostiknya terhadap pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMA Nahdlatul Ulama Kaplongan tahun 2023. Penelitian berjenis Quasi Eksperiment, sedangkan desain penelitiannya terbagi dalam dua siklus. Populasi penelitian ini yakni semua kelas X SMA Nahdlatul Ulama Kaplongan, sedangkan sampelnya yaitu ada dua, yakni kelas X MIA 1 dan kelas X MIA 2. X MIA 1 yang jumlahnya 36 siswa dijadikan kelas kontrol. Sedangkan X MIA 2 yang jumlahnya 35 siswa dijadikan kelas eksperimen. Data penelitian yang dikumpulkan berupa tes, observasi, dan dokumentasi. Sesuai dengan data penghitungan statistik uji t dua independen (Independent sample tes), didapatkan t-hitung sebanyak 3,714 dan t-tabel adalah 1,667. Sehingga, t-hitung (3,714) > t-tabel (1,667), artinya bahwa H1 diterima sedangkan H0 ditolak. Jadi kesimpulannya bahwa teknik akrostik efektif diterapkan terhadap terhadap pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMA Nahdlatul Ulama Kaplongan tahun 2023.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA NOVEL KKN DI DESA PENARI KARYA SIMPLEMAN Maulana, Afani; Rani, Abdul; Siswiyanti, Frida
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5418

Abstract

Pada penelitian ini mendeskripsikan tentang implikatur percakapan yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari yang ditulis oleh Simpleman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskripsi kualitatif dengan menggunakan teknik analisis isi. Peneliti mendapatkan sumber data dari novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman yang diterbitkan oleh Bukune pada tahun 2019 dan difilmkan oleh MD Pictures bersama Pichouse Films dengan durasi 130 menit. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dari peneliti sendiri dengan beberapa referensi yang telah ditulis oleh peneliti terdahulu. Penelitian ini terfokus pada implikatur percakapan yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Sedangkan sub-fokus dari penelitian ini ialah prinsip kerja sama. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat beberapa dialog atau percakapan yang memiliki pelanggaran prinsip kerja sama. Maksim kuantitas, maksim hubungan, maksim cara dan maksim kualaitas adalah macam- macam dari prinsip kerja sama. Hasil dari penelitian ini sendiri didapat dari dialog-dialog yang terdapat dalam novel KKN Di Desa Penari karya Simpleman. Kata kunci: novel, implikatur percakapan, simpleman This research describes the conversational implicatures contained in the novel KKN Di Desa Penari written by Simpleman. The method used in this research is qualitative description using content analysis techniques. Researchers obtained the data source from the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman which was published by Bukune in 2019 and filmed by MD Pictures with Pichouse Films with a duration of 130 minutes. This research uses research instruments from the researcher himself with several references written by previous researchers. This research focuses on the conversational implicatures contained in the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman. Meanwhile, the sub-focus of this research is the principle of cooperation. The results of this research are that some several dialogues or conversations violate the principle of cooperation. The maxim of quantity, maxim of relationship, maxim of method and maxim of quality are various principles of cooperation. The results of this research were obtained from the dialogues contained in the novel KKN Di Desa Penari by Simpleman.Keywords: novel, conversational implicature, simpleman
REPRESENTASI SUROBOYOAN DALAM LOKADRAMA LARA ATI KARYA BAYU SKAK (REPRESENTASI STUART-HALL) Candra, Putri Berliana; Atikurrahman, Moh.; Mufid, Nur; Br. Siregar, Wahidah Zein
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v8i1.5502

Abstract

Artikel ini membahas representasi Suroboyoan dalam tayangan yang bertajuk Lara Ati yang diekspos secara luas oleh Bayu Skak melalui lokadarama. Budaya Arekan yang menjadi fokus dalam tontonan tidak hanya dianggap sebagai elemen pelengkap, tetapi sebagai unsur integral yang membentuk keutuhan karya dengan unsur-unsur kulturalnya. Suroboyoan dalam konteks tayangan ini diartikan sebagai pergeseran orientasi sineas Indonesia yang awalnya sangat Jakartasentris, beralih menjadi karya-karya yang mengakomodir keberagaman lokal sebagai wajah sejati Indonesia. Selain itu, Suroboyoan dalam Lara Ati  juga diinterpretasikan sebagai representasi budaya Arek, mencerminkan kekhasan budaya Jawa Timur, yang ternyata diterima dengan positif oleh penonton sinema di Indonesia. Kondisi ini dianggap sebagai sinyal positif bagi masa depan tontonan Indonesia, berkontribusi pada pengayaan khazanah tontonan yang diharapkan dapat idealnya menampilkan keberagaman karya. Dalam penelitian ini, tontonan dianggap sebagai bentuk representasi melalui citra visual, di mana konsep representasi berfokus pada penyampaian pesan melalui citra visual dalam setiap adegan. Dengan menggunakan paradigma Stuart-Hall tentang representasi, artikel ini mengaitkan representasi warna lokal (budaya Arek) dalam Lara Ati dengan tiga elemen konseptual: (a) reflektif, (b) intensional, dan (c) kontruksionis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bayu Skak secara reflektif menyoroti latar penceritaan (Surabaya) melalui budaya ludruk dan rujak cingur sebagai simbol ikonik. Pada tingkat intensional, eksplorasi sudut-sudut Surabaya yang jarang terlihat, seperti kampung Peneleh, dijadikan latar utama peristiwa. Pada tingkat konstruksionis, terlihat dalam konstruksi linguistik pelakon, seperti penggunaan vocal “u” sebagai penekanan kata yang menjadi ciri khas bahasa Arek Suroboyoan, dan penggunaan kosakata serta logat campuran linguistik yang dihasilkan oleh Bayu Skak dalam karyanya.