cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 144 Documents
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Terintegrasi STEM Dengan Teknik Ecoprint Untuk Memberdayakan Minat Belajar Siswa Kelas VII Permatasari, Amalia Arum; Sarwanto, Sarwanto; Antrakusuma, Bayu
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i3.92807

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menghasilkan multimedia pembelajaran terintegrasi STEM dengan teknik ecoprint pada materi zat dan perubahannya yang layak dan praktis serta mengetahui keefektifannya untuk meningkatkan minat belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data penelitian diperoleh dari angket penilaian ahli materi, ahli media, ahli bahasa, reviewer, angket uji coba peserta didik, dan angket minat belajar peserta didik. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 22 Surakarta. Teknik validasi multimedia pembelajaran menggunakan teknik uji Gregory. Teknik analisis data kelayakan dan kepraktisan multimedia pembelajaran dilakukan dengan menghitung skor total dari aspek yang dinilai sedangkan data efektivitas multimedia pembelajaran dianalisis menggunakan uji paired sample t test dan uji normalized gain. Penelitian ini menghasilkan produk multimedia pembelajaran dengan skor penilaian kelayakan ahli materi 0,8, ahli media 1,0, ahli bahasa 1,0, serta penilaian reviewer 1,0. Hasil uji coba kepraktisan multimedia menunjukkan skor rata – rata 67,59 dengan kriteria baik. Hasil uji coba efektivitas multimedia menunjukkan adanya perbedaan rata – rata minat belajar peserta didik sebesar 0,62 dengan kriteria sedang. Pengembangan multimedia terintegrasi STEM dengan teknik ecoprint pada materi zat dan perubahannya menghasilkan multimedia pembelajaran yang layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran serta berpengaruh untuk meningkatan minat belajar peserta didik.This research aims to produce STEM integrated learning multimedia using ecoprint techniques on substances and their changes that are feasible and practical and to determine its effectiveness in increasing students' interest in learning. This type of research is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model. Research data was obtained from assessment questionnaires from material experts, media experts, language experts, reviewers, student trial questionnaires, and student learning interest questionnaires. The research population was all students in class VII of SMP Negeri 22 Surakarta. The learning multimedia validation technique uses the Gregory test technique. The data analysis technique for the feasibility and practicality of learning multimedia is carried out by calculating the total score of the aspects assessed, while data on the effectiveness of learning multimedia is analyzed using the paired sample t test and the normalized gain test. This research produced a learning multimedia product with a total feasibility assessment score of 0.8 for material experts, 1.0 for media experts, 1.0 for language experts, and 1.0 for reviewers. The results of the multimedia practicality trial showed an average score of 67.59 with good criteria. The results of the multimedia effectiveness trial showed that there was an average difference in students' learning interest of 0.62 with medium criteria. The development of STEM-integrated multimedia with ecoprint techniques on substance materials and their changes produces learning multimedia that is feasible and practical to use for learning and has the effect of increasing students' interest in learning.
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Muna, Naili Faizatul; Widiyono, Aan; Efendi, Abdullah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i2.88656

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang rendahnya hasil belajar serta kepahaman siswa pada materi ekosistem alam, disebabkan karena pembelajaran yang dilangsungkan belum memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai. Fokus penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle guna meningkatkan hasil belajar IPAS siswa SDN 8 Suwawal kelas V. Tujuan penelitian ini yaitu, mendorong pada hasil tingkat kesesuaian media pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle yang diikembangkan guna mengukur keefektifan media pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle pada hasil belajar. Jeniss penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dan menerapkan model ADDIE. Penelitian diselenggarakan di SDN 8 Suwawal dengan siswa kelas V sebanyak 15 anak yang menjadi subjek penelitian. Kevalidan media dicapai dari hasil pemeringkatan ahli media beserta ahli materi. Hasil penelitian ini menyatakan: (1) hasil uji validasi kelayakan produk oleh 2 ahli media beserta 1 ahli materi memperoleh skor akhir 93%, hingga media pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle layak diimplementasikan menjadi sebuah media pembelajaran. (2) hasil pretest-posttest memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan sebanyak 52%. Hasil akhir penelitian menyatakan media pembelajaran Pop-Up Book Crossword Puzzle berhasil meningkatkan hasil belajar materi ekosistem alam siswa kelas V di SDN 8 Suwawal.This research was carried out against the background of low learning outcomes and students' understanding of natural ecosystem material, due to the fact that the learning that took place had not utilized appropriate learning media. The focus of this research is to develop Pop-Up Book Crossword Puzzle learning media to improve the learning outcomes of SDN 8 Suwawal grade V students. The purpose of this research is to encourage the results of the level of suitability of the Pop-Up Book Crossword Puzzle learning media developed to measure the effectiveness of the Pop-Up Book Crossword Puzzle learning media on learning outcomes. This research is Research and Development (R&D) and applies the ADDIE model. The research was conducted at SDN 8 Suwawal with 15 fifth grade students as the research subjects. The validity of the media was achieved from the ratings of media experts and material experts. The results of this study state: (1) the results of the product feasibility validation test by 2 media experts and 1 material expert obtained a final score of 93%, so that the Pop-Up Book Crossword Puzzle learning media is feasible to be implemented into a learning media. (2) the pretest-posttest results showed that there was an increase of 52%. The final result of the study stated that the Pop-Up Book Crossword Puzzle learning media succeeded in improving the learning outcomes of natural ecosystem material for grade V students at SDN 8 Suwawal.
Efektivitas Model Project-Based Learning (PjBL) dalam Pembelajaran Biologi Taqiya, Rakhesa Izzah; Shaumi, Nahl Mifga; Al Zenyta, Navynda Fiza; Fitri, Meidy Annisa; Suryanda, Ade
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i2.82038

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan metode tinjauan literatur untuk menyelidiki efektivitas Model Project-Based Learning (PjBL) dalam konteks pembelajaran biologi. Penelitian ini difokuskan pada dampak PjBL terhadap prestasi akademis, keterampilan kognitif, pemikiran kritis, pemikiran kreatif, dan motivasi siswa. Hasil analisis menunjukkan dampak positif PjBL pada pencapaian belajar biologi, meningkatkan keterampilan kognitif, pemikiran kritis, dan kreatif. Ditemukan bahwa model PjBL efektif dalam mengatasi gaya belajar yang beragam, terutama yang bersifat visual, auditori, dan kinestetik. Meskipun berhasil meningkatkan pencapaian belajar, munculnya tantangan seperti batasan waktu kemungkinan dapat terjadi. Meskipun demikian, PjBL diakui sebagai pendekatan yang menjanjikan, mampu meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa. PjBL mendorong kemandirian siswa, meningkatkan kemampuan komunikasi, pemahaman materi, pemecahan masalah, dan manajemen informasi. Meski dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan waktu dan pemahaman guru yang dapat mempengaruhi efektivitasnya. PjBL juga terbukti memiliki pengaruh positif pada kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa. Dengan melibatkan siswa sebagai pusat pembelajaran, PjBL mendorong eksplorasi, penemuan, dan ekspresi pengetahuan, memberikan dorongan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran biologi. Meskipun diterapkan secara efektif, tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan dukungan sarana perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi PjBL dalam meningkatkan pembelajaran biologi. Keterlibatan dan keseriusan guru dalam memahami model pembelajaran ini menjadi kunci keberhasilannya.This study utilizes a literature review method to investigate the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in the context of biology education. The research focuses on the impact of PjBL on academic achievement, cognitive skills, critical thinking, creative thinking, and student motivation. The analysis results indicate a positive impact of PjBL on biology learning outcomes, enhancing cognitive skills, critical thinking, and creativity. It is found that PjBL is effective in addressing diverse learning styles, especially visual, auditory, and kinesthetic preferences. Despite successfully improving learning outcomes, challenges such as time constraints may arise. Nevertheless, PjBL is recognized as a promising approach, capable of enhancing student motivation and academic performance. PjBL promotes student independence, improving communication skills, understanding of materials, problem-solving, and information management. Despite facing challenges such as time constraints and teacher understanding that may affect its effectiveness, PjBL has proven to have a positive influence on student’s creative and critical thinking abilities. By involving students as the focal point of learning, PjBL encourages exploration, discovery, and expression of knowledge, providing a stimulus to develop creative thinking skills in biology education. While implemented effectively, challenges such as teacher understanding and support infrastructure need to be addressed to maximize the potential of PjBL in enhancing biology education. Teacher involvement and commitment to understanding this instructional model are key to its success.
Penerapan Literasi Sains Pada Materi Zat Aditif untuk Meningkatkan Kesadaran Halal Siswa Terhadap Makanan Kemasan Fajarwati, Lusy; Windayani, Neneng; Nuryantini, Ade Yeti
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i3.82758

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan literasi sains pada materi zat aditif dalam upaya meningkatkan kesadaran halal siswa terhadap makanan kemasan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest kelompok tunggal, di mana data dikumpulkan melalui soal tes pilihan ganda dan kuesioner untuk mengukur tingkat literasi sains dan kesadaran halal siswa sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif antara literasi sains dan peningkatan kesadaran halal. Dalam pembelajaran zat aditif, literasi sains diterapkan untuk membantu siswa memahami konsep dan konteks zat aditif dalam makanan kemasan. Proses ini tidak hanya memberikan pengetahuan faktual, tetapi juga membantu siswa dalam berpikir kritis dan analitis, memungkinkan mereka untuk memahami, mengevaluasi, dan membuat keputusan berdasarkan informasi yang mereka peroleh. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan skor kesadaran halal siswa setelah penerapan literasi sains, membuktikan efektivitas metode ini dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya memilih makanan kemasan yang halal. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting untuk pendidikan sains, salah satunya mendorong sekolah untuk lebih meningkatkan literasi sains siswa dalam rangka meningkatkan kesadaran halal dalam mengonsumsi makanan kemasan.This article discusses the application of science literacy on additives in an effort to increase students' halal awareness of packaged food. This study shows a positive correlation between science literacy and increased halal awareness. In learning additives, science literacy is applied to help students understand the concepts and context of additives in packaged foods. This process not only provides factual knowledge, but also assists students in critical and analytical thinking, enabling them to understand, evaluate and make informed decisions. The results of this study showed an increase in students' halal awareness scores after the application of science literacy, proving the effectiveness of this method in increasing students' awareness of the importance of choosing halal packaged food. The results of this study have important implications for science education, one of which encourages schools to further improve students' science literacy in order to increase halal awareness in consuming packaged food.
Implementasi Model Guided Discovery Learning Terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas VII pada Materi Tata Surya Astari, Mardhiyah Ayu; Muzayyanah, Nidaul; Muslimah, Nisa Fathin; Muzzazinah, Muzzazinah; Budiyono, Santosa
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 3 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i3.101360

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa dengan menggunakan model Guided Discovery Learning siswa kelas VII pada materi Tata Surya. Penelitian ini terdiri dari empat siklus, pada setiap siklus mempunyai empat tahapan tindakan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII D yang terdiri dari 31 siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian pada pra siklus, siswa kelas VII D memiliki keterampilan kolaborasi rendah. Setelah dilakukan tindakan, keterampilan kolaborasi siswa terus meningkat setiap siklusnya. Persentase ketuntasan siswa pada siklus 1 19,35%, siklus 2 sebesar 35,48%, siklus 3 sebesar 61,29 persen dan pada siklus 4 mencapai 83,87%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas VII pada materi Tata Surya.This research is Classroom Action Research (CAR) which aims to improve students' collaboration skills using the Guided Discovery Learning model for class VII students on the Solar System subject. This research consists of four cycles, each cycle has four stages of action, namely planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were class VII D students consisting of 31 students. The data sources in this research are teachers and students with data collection techniques using interview and observation methods. The data analysis technique uses descriptive-qualitative analysis. The results of pre-cycle research show that class VII D students have low collaboration skills. After taking action, students' collaboration skills continue to improve each cycle. The percentage of student completion in cycle 1 was 19.35%, cycle 2 was 35.48%, cycle 3 was 61.29 percent and in cycle 4 it reached 83.87%. Based on the research results, it can be concluded that the application of the Guided Discovery Learning learning model can improve the collaboration skills of class VII students on the Solar System subject.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) Berbantuan Video Pembelajaran Terhadap Literasi Lingkungan Siswa SMP Pada Materi Pencemaran Tanah Khoirunnisa, Devi; Wulandari, Ratna Wahyu; Yusal, Yulianti
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.89581

Abstract

Masalah lingkungan yang muncul saat ini banyak disebabkan oleh aktivitas manusia yang kurang peduli terhadap lingkungan. Hal itu disebabkan oleh kemampuan literasi lingkungan yang masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa melalui pemilihan model pembelajaran yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan literasi lingkungan siswa yang diajar menggunakan model Project Based Learning berbantuan video pembelajaran dan siswa yang diajar menggunakan model ekspositori. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Posttest Only Control Design. Sampel pada penelitian ini yaitu, kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu, soal tes literasi lingkungan, angket literasi lingkungan, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai pada kelas kontrol sebesar 78,56, sedangkan rata-rata pada kelas eksperimen sebesar 83,71. Analisis statistik inferensial dilakukan dengan cara uji-t (uji independent sample T-Test). Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 artinya sig < 0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil perhitungan tersebut peneliti menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan literasi lingkungan siswa kelas VII SMPN 2 Kandangan yang diajar menggunakan model Project Based Learning berbantuan video pembelajaran dan siswa yang diajar menggunakan model ekspositori.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam Meningkatkan Ecoliteracy Siswa Sekolah Dasar Dhitareka, Putri Alifa; Saputri, Aprilia Eki; Muyassaroh, Izzah; Dhitareka, Putra Habib
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 15, No 1 (2026): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v15i1.109342

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ecoliteracy siswa sekolah dasar yang disebabkan karena kurang efektifnya proses pembelajaran yang berlangsung di sekolah dan kurang memfasilitasi siswa dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Maka diperlukan pengembangan bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan ecoliteracy siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Design and Development (D&D) dengan model pengembangan ADDIE (analisys, design, development, implementation, and evaluation). Instrumen penelitian yang digunakan adalah wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini, yaitu bahan ajar yang berisikan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan oleh siswa, LKPD, refleksi, dan evaluasi. Bahan ajar Contextual Teaching and Learning mendapatkan skor dengan kategori sangat layak dengan persentase 93,2% dari validasi ahli materi dan skor 100% oleh ahli desain. Perolehan rata-rata N-Gain terkait tingkat efektivitas bahan ajar diperoleh 0,6 dengan kategori sedang. Simpulannya, bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning yang telah dikembangkan berada pada kategori sangat layak untuk digunakan daan dapat meningkatkan ecoliteracy. This research is motivated by the low ecoliteracy of elementary school students caused by the ineffectiveness of the learning process taking place in schools and the lack of facilitation of students in terms of knowledge, attitudes, and skills. Therefore, it is necessary to develop teaching materials based on Contextual Teaching and Learning (CTL) to improve the ecoliteracy of fourth grade elementary school students. The research method used is Design and Development (D&D) with the ADDIE development model (analysis, design, development, implementation, and evaluation). The research instruments used are interviews, questionnaires, and tests. Data analysis techniques in this study use qualitative and quantitative data analysis. The results of this study, namely teaching materials containing learning activities to be carried out by students, LKPD, reflection, and evaluation. The Contextual Teaching and Learning teaching materials received a score in the very appropriate category with a percentage of 93.2% from the validation of material experts and a score of 100% by design experts. The average N-Gain obtained related to the level of effectiveness of teaching materials was obtained 0.6 with a moderate category. In conclusion, the Contextual Teaching and Learning-based teaching materials that have been developed are in the category of being very suitable for use and can improve ecoliteracy.
Studi Literatur: Analisis Penggunaan Media Video pada Mata Pelajaran IPA di SD Firman, Sulfiana; Bancong, Hartono
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 1 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i1.80643

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian studi kepustakaan (library research) yang mengkaji mengenai penggunaan media video pada mata pelajaran IPA di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis media video yang menarik perhatian siswa dalam pembelajaran IPA, yang membantu siswa dalam memahami materi, yang meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa, serta menganalisis kesulitan atau hambatan dalam penggunaan media video di sekolah dasar. Metode penelitian ini yaitu  dengan mengumpulkan data dari jurnal-jurnal, terutama yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, dengan pencarian melalui google schoolar.  Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh secara tidak langsung. Instrument  yang digunakan yaitu matriks jurnal dan dokumen. Dari Hasil analisis artikel maka diperoleh hasil penelitian yaitu penggunaan media video dapat menarik perhatian siswa dalam proses pembelajaran, sehingga membantu siswa dalam memahami materi yang berdampak pada peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar siswa, adapun hambatan yang dialami menjadikan guru dan siswa lebih belajar lagi untuk menemukan solusi dengan baik.This research is library research which examines the use of video media in science subjects in elementary schools. The aim of this research is to analyze video media that attracts students' attention in science learning, which helps students understand the material, which increases student motivation and learning outcomes, as well as analyzing difficulties or obstacles in using video media in elementary schools. This research method is to collect data from journals, especially those published in the last 10 years, by searching via Google School. The type of data used is secondary data, which is obtained indirectly. The instruments used are journal and document matrices. From the results of the analysis of the article, research results were obtained, namely that the use of video media can attract students' attention in the learning process, thereby helping students understand the material which has an impact on improving learning outcomes and student learning motivation, while the obstacles experienced make teachers and students learn more to discover solution well.
Epistemic Knowledge Assessment Instrument on Energy Crisis Material for Junior High School Students Fairuz, Tariza; Putri, Mentari Darma
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.101249

Abstract

Epistemic knowledge is one of the knowledge measured in scientific literacy. Assessment instruments have not been developed specifically to measure epistemic knowledge. This study aims to produce an assessment instrument that can be used to measure the level of epistemic knowledge of junior high school students. This assessment instrument was developed in the form of an essay. The stages of developing this instrument are developing indicators of epistemic knowledge, compiling questions for each indicator, and testing the validity and reliability of the instrument. A total of 60 junior high school students in Tebing Tinggi were the research samples. This assessment instrument consists of four aspects of epistemic knowledge, models, data and evidence in scientific statements, the nature of scientific reasoning, and the general and collaborative nature of science. 1 of 15 test items is valid with high criteria, 12 test items are valid with medium criteria, and 2 others are valid with low criteria. The reliability test used KR-20 and the results showed that this assessment instrument was reliable with very high criteria. The analysis results showed that the development of a knowledge assessment instrument on the energy crisis material can be used because it is valid and reliable.
Implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) Berbasis STEM pada Pembelajaran IPAS di MIN Kudus Efendi, Faza Dzulfikar; Fakhru Ahsani, Eva Luthfi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.98973

Abstract

Kurangnya pemahaman peserta didik MIN Kudus terhadap pembelajaran IPAS sistem pencernaan manusia dikarenakan media yang digunakan belum mampu menampilkan gambaran secara konkret dan mendetail. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) berbasis STEM pada pembelajaran IPAS Di MIN Kudus disertai dengan respon guru dan peserta didik. Penelitian ini tergolong kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang akan dijalankan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Torso Interaktif Bersuara (TOBI) berbasis STEM pada pembelaran IPAS di MIN Kudus dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terkait materi sistem pencernaan manusia. Hal ini terbukti pada aktivitas guru dengan persentase 91% kategori sangat baik dan peserta didik dengan persentase  75% dengan kategori baik. Sementara hasil respon guru dan peserta didik terhadap desain, relevansi, perhatian, kepuasan, dan percaya diri  mendapatkan persentase 85% dan 81% termasuk dalam kategori sangat baik.The lack of understanding of MIN Kudus students towards learning the human digestive system IPAS is due to the media used that has not been able to display a concrete and detailed picture. The purpose of this study is to describe the implementation of STEM-based Voiced Interactive Torso (TOBI) in IPAS learning at MIN Kudus along with the responses of teachers and students. This research is classified as descriptive qualitative with the type of field research. Data were obtained through observation, questionnaires, interviews, and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of STEM-based Voiced Interactive Torso (TOBI) in IPAS learning at MIN Kudus can improve students' understanding of human digestive system material. This is evident in the activities of teachers with a percentage of 91% in the very good category and students with a percentage of 75% in the good category. While the results of teacher and learner responses to design, relevance, attention, satisfaction, and confidence get a percentage of 85% and 81% included in the very good category.

Page 10 of 15 | Total Record : 144