cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 144 Documents
Komparasi Model Inkuiri Bebas Termodifikasi dan Inkuiri Terbimbing Berbasis STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif pada Materi Cahaya Khoirum Ummah, Annas; Susilowati, Endang; Fakhrudin, Isma Aziz
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan model pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi dan inkuiri terbimbing berbasis STEM pada materi cahaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian komparatif dengan desain Randomized Pretest-Posttest Comparison Group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 2 Kebakkramat tahun ajaran 2022/2023. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII E dan VIII F yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Teknik uji validitas yang digunakan adalah validitas isi dan konstruk. Analisis data yang digunakan adalah uji-t pihak kanan yang kemudian dilanjutkan dengan uji effect size. Hasil uji hipotesis yang dihitung menggunakan SPSS 25 memperoleh nilai signifikansi 0.036 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Besarnya perbedaan berdasarkan uji effect size mendapatkan nilai 2,1 yang termasuk dalam kategori sangat besar. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dengan penerapan model inkuiri bebas termodifikasi berbasis STEM dapat memberikan peningkatan yang lebih baik dari pada model inkuiri terbimbing berbasis STEM.This research aims to determine the difference in increasing students' creative thinking abilities with modified free inquiry learning models and STEM-based guided inquiry on light materials. This research uses a comparative research method with a Randomized Pretest-Posttest Comparison Group design. The population of this research is class VIII students of SMPN 2 Kebakkramat for the 2022/2023 academic year. The samples for this research were classes VIII E and VIII F obtained using the cluster random sampling technique. Data collection was carried out using observation and test techniques. The validity testing techniques used are content and construct validity. The data analysis used was the right-hand t-test which was then followed by the effect size test. The results of the hypothesis test calculated using SPSS 25 obtained a significance value of 0.036 < 0.05 so that H0 was rejected and H1 was accepted. The size of the difference based on the effect size test gets a value of 2.1 which is included in the very large category. Based on data analysis, it can be concluded that students' creative thinking abilities by applying the STEM-based modified free inquiry model can provide better improvement than the STEM-based guided inquiry model.
Studi Literatur Review : Dampak Penyebaran Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi Patricia, Putri; Meilinda, Meilinda
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73724

Abstract

Penyebaran Covid-19 sangat berdampak di bidang Pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran. Hal ini karena  proses pembelajaran yang biasanya offline berubah mejadi online untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Penulisan artikel adalah untuk melihat dan mengkaji dampak yang terjadi akibat penyebaran Covid-19 terhadap bidang pendidikan di perguruan tinggi khususnya yaitu mengenai proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian pustakaan. Peneliti ingin menggambarkan fenomena-fenomena yang sedang berlangsung atau sudah terjadi terhadap proses pembelajaran. Data yang dikumpulkan berasal dari pengumpulan jurnal yang berkaitan dengan dampak yang terjadi karena penyebaran Covid-19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran memiliki beberapa perubahan yang terjadi dari sebelum dan saat adanya Covid-19. Sehingga dalam proses pembelajaran online memiliki dampak positif dan negatif yang mana terjadi tanpa disadari akibat dari perubahan proses pembelajaran dan juga perkembangan proses pembelajaran yang secara Hybrid Learning. Oleh karena itu, dalam pembelajaran secara online harus lebih ditingkatkan lagi agar proses pembelajaran lebih efektivitas dan tidak ada kendala lagi.The spread of Covid-19 has had a huge impact on the education sector, especially in the learning process. This is because the learning process that is usually offline has changed to online to reduce the rate of spread of Covid-19. Writing articles is to see and examine the impact that has occurred due to the spread of Covid-19 on the field of education in tertiary institutions, especially regarding the learning process. This research was conducted qualitatively with descriptive analysis techniques with literature review. Researchers want to describe the phenomena that are ongoing or have occurred in the learning process. The data collected comes from collecting journals related to the impact that has occurred due to the spread of Covid-19. The results of this study indicate that in the learning process there have been some changes that occurred before and during the presence of Covid-19. So that the online learning process has positive and negative impacts which occur unnoticed as a result of changes in the learning process and also the development of the learning process in Hybrid Learning. Therefore, online learning must be further improved so that the learning process is more effective and there are no more obstacles.
Analisis Keberadaan Komponen HOTS dalam Media Pembelajaran pada Materi Fisika SMA Kelas X Semester I Yusmawati, Maulita; Rahim, Fanny Rahmatina; Sari, Silvi Yulia; Darvina, Yenni
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.70282

Abstract

HOTS merupakan keterampilan yang ada dalam kurikulum 2013. Pembelajaran berbasis HOTS menuntut peserta didik untuk mampu memecahkan masalah dengan kritis dan kreatif serta mampu mengambil keputusan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menarik dan aktif. Salah satunya berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru Fisika di SMA/MA di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi data seluruh SMA Negeri se-Kota Padang. Dengan teknis pengambilan data stratified random sampling, diperoleh sebanyak 3 sekolah yang menjadi sampel penelitian. Dari 3 sampel sekolah, sebanyak 6 media pembelajaran dianalisis keberadaan indikator HOTSnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa keberadaan komponen HOTS dalam media pembelajaran kurang menfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir HOTS dengan angka 33.64%. Materi gerak melingkar dan indikator keterampilan pemecahan masalah merupakan komponen yang keberadaan HOTSnya paling tinggi dalam media pembelajaran, tetapi masih dikategorikan kurang memfasilitasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir HOTS peserta didik. HOTS is a skill that is in the 2013 curriculum. HOTS-based learning requires students to be able to solve problems critically and creatively and be able to make decisions to solve existing problems. Teachers must be able to create interesting and active learning. One of them is in the form of learning media used by Physics teachers at SMA/MA in Padang City. This research is a descriptive research with a quantitative approach with a data population of all public high schools in the city of Padang. Using stratified random sampling technique, 3 schools were obtained as the research samples. Of the 3 sample schools, 6 learning media were analyzed for their HOTS indicators. Data collection techniques were carried out using interviews and documentation studies. From this study, it can be concluded that the existence of the HOTS component in learning media does not facilitate students to develop HOTS thinking skills with a rate of 33.64%. Circular motion material and indicators of problem solving skills are the components with the highest presence of HOTS in learning media, but are still categorized as less facilitating in developing students' HOTS thinking skills.
Pengembangan Media Mini Zoo Pada Materi Perkembangbiakan Hewan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sd 7 Kandangmas Hilyana, Farah Shoufika; Kamila, Nabila Nihlatil; Zahratunnisa, Mutiara Devy; Ilma, Nor; Haliza, Shofiya Nur
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.74146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain media pembelajaran mini zoo pada materi perkembangbiakan hewan, mengetahui hasil belajar sisw terhadap media pembelajaran mini zoo yang telah dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan R&D oleh Borg and Gall, dimana tahapan yang ada pada model pengembangan R&D adalah potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisian desain, ujicoba produk, revisi produk dan produk akhir. Instrumen yang digunakan yaitu berupa soal pretest dan soal posttest yang diberikan pada siswa kelas V SD & Kandangmas. Hasil validasi ahli media masuk dalam kategori baik dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil validasi ahli materi masuk dalam kategori baik dan dapat digunakan tanpa revisi. Rata-rata hasil uji coba dengan instrumen soal pretest dan posttest masing-masing sebesar 5,7 dan 9,2. Berdasarkan hasil rata-rata soal pretest dan posttest yang diperoleh dalam penelotian ini dapaat disimpulkan bahwa pengembangan media mini zoo dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk emningkatkan hasil belajar siswa.This study aims to desaign a mini zoo learning media on animal breeding material, knowing student learning outcomes on the mini zoo learning media that has been developed. The development model  used in this research is the R&D development model by Borg and Gall, where the stages in the R&D development model are potential problems, data collection, product design, design validation, design revision, design The instrument used were pretest questions and posttest questions given to 5th grade students of SD 7 Kandangmas. The result of media expert validation are in the good category and can be used with minor revisions. The result of material expert validation are in the good category and can be used without revision. The average test result with pretest dan posttest question instruments were 5.7 and 9.2 respectively. Based on the average result of pretest and posttest question obtained in this study, it can be concluded that the development of mini zoo memdia can be used as learning media to improve student learning outcomes.
Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Fluida Statis Annisa, Dela; Haryadi, Rudi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.72952

Abstract

Fisika merupakan mata pelajaran yang memerlukan pemahaman daripada penghafalan, tetapi diletakkan pada pengertian dan pemahaman konsep yang dititikberatkan pada proses terbentuknya pengetahuan melalui penemuan, penyajian data secara matematis dan berdasarkan aturan-aturan tertentu. Kemampuan memahami konsep tersebut dapat dibangun serta ditingkatkan melalui penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning terhadap pemecahan masalah siswa pada materi fluida statis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah meta analisis. Meta analisis dilakukan dengan cara merangkum data penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengkaji dan menelusuri empat artikel online yang mengkaji pengaruh Model Problem Based Learning terhadap pemecahan masalah fisika pada materi fluida statis. Hasil meta analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran dengan model Problem Based Learning terhadap peningkatan pemecahan masalah fluida statis pada siswa.Physics is a subject that requires understanding rather than memorization, but it is placed on understanding and understanding concepts that are focused on the process of forming knowledge through discovery, presenting data mathematically and based on certain rules. The ability to understand these concepts can be built and enhanced through the use of Problem Based Learning (PBL) learning models. This research was conducted to analyze the effect of using the Problem Based Learning model on solving student problems in static fluid material. The method used in this research is meta-analysis. Meta-analysis is done by summarizing research data that has been done before. Data collection was carried out by reviewing and tracing four online articles that examined the effect of the Problem Based Learning Model on solving physics problems in static fluid material. The results of the meta-analysis carried out showed that there was an effect of learning with the Problem Based Learning model on increasing static fluid problem solving in students.
Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Karakter Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Peserta Didik Hannum, Farida; Arifin, M. Fairuz; Dwikoranto, Dwikoranto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73541

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang adanya pelaksanaan proses pembelajaran yang kurang berpihak pada peserta didik sehingga kurang berkembangnya dimensi kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan profil pelajar pancasila dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan berkolaborasi antara peneliti, guru pamong, dan dosen pendamping lapangan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project based Learning dapat meningkatkan dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik. Dengan hasil dimensi kreatif pada siklus I sebesar  65,01 meningkat menjadi 80,20 pada siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 74,19 meningkat menjadi 83,67 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,88%. Penelitian ini diakhir pada siklus II karena sudah mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran dan memenuhi ketuntasan klasikal. Selain itu penerapan model Project based Learning juga mendapat respon positif dari peserta didik.This research was conducted against the background of the implementation of the learning process that was less supportive of students so that the creative dimension was less developed. The purpose of this study was to improve the profile of Pancasila students in the creative dimension and student learning outcomes through the application of the Project Based Learning learning model. This type of research is classroom action research consisting of two cycles, where each cycle consists of the planning, implementation, observation, and reflection stages. This research was conducted in collaboration between researchers, supervising teachers, and field assistant lecturers. Data sources were obtained through observation, interviews, tests, and questionnaires. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of the Project Based Learning learning model can improve the creative dimension and learning outcomes of students. With the results of the creative dimension in cycle I of 65.01 increasing to 80.20 in cycle II. The average value of student learning outcomes in cycle I of 74.19 increased to 83.67 in cycle II, with classical completeness reaching 87.88%. This research was ended in cycle II because it had reached the criteria for completing learning objectives and met classical completeness. In addition, the implementation of the Project Based Learning model also received a positive response from students.
Hubungan Konsentrasi Belajar dan Berpikir Kreatif Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP pada Materi Pesawat Sederhana Agustin, Yesi; Mulyani, Bakti; Sarwanto, Sarwanto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i3.80186

Abstract

Kompetensi abad 21 menuntut kemampuan dan keterampilan siswa, keterampilan yang saat ini diperlukan diantaranya adalah berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan yang positif dan signifikan antara konsentrasi belajar dan berpikir kreatif dengan hasil belajar secara parsial dan simultan. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu semua siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Baki Sukoharjo Tahun Ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII G dan VIII H. Pengumpulan data dengan teknik survei untuk konsentrasi belajar, berpikir kreatif dan hasil belajar afektif serta lembar tes untuk hasil belajar kognitif dan psikomotor. Analisis data menggunakan uji korelasi sederhana dan berganda dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara konsentrasi belajar dan berpikir kreatif dengan hasil belajar baik secara parsial atau simultan. Derajat hubungan antar variabel independen dengan variabel dependen baik secara parsial atau simultan berdasarkan nilai koefisien korelasi hasilnya menunjukan bahwa hubungan yang terbentuk termasuk pada kategori hubungan yang sangat kuat. Hasil pembahasan pada penelitian ini mengandung implikasi agar siswa meningkatkan konsentrasi belajar dan kemampuan berpikir kreatif agar hasil belajar IPA yang didapatkan optimal.21st century competencies require students' abilities and skills, the skills currently needed include creative thinking. This research aims to determine whether or not there is a positive and significant relationship between learning concentration and creative thinking and partial and simultaneous learning outcomes. This research is a type of quantitative research with correlational methods. The population in this study were all students in class VIII of SMP Negeri 1 Baki Sukoharjo for the 2022/2023 academic year. The sampling technique is cluster random sampling. The sample for this research was students in grades VIII G and VIII H. Data were collected using survey techniques for learning concentration, creative thinking and affective learning outcomes as well as test sheets for cognitive and psychomotor learning outcomes. Data analysis used simple and multiple correlation tests with a significance level of 5%. Based on the research, it can be concluded that there is a positive and significant relationship between learning concentration and creative thinking and learning outcomes, either partially or simultaneously. The degree of relationship between the independent variable and the dependent variable, either partially or simultaneously, based on the correlation coefficient value, the results show that the relationship formed is included in the category of a very strong relationship. The results of the discussion in this research contain implications for students to increase their learning concentration and creative thinking skills so that the science learning results obtained are optimal.
Penerapan Model Pembelajaran POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Komunikasi Siswa SMP Afifah, Nidya ul; Ismawati, Riva; Singgih, Suwito
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i2.86651

Abstract

Keterampilan berpikir kritis dibutuhkan untuk pemecahan masalah dan pemberian solusi dalam pembelajaran IPA. Tidak hanya itu, keterampilan komunikasi tertulis digunakan siswa untuk menyampaikan gagasannya. Hasil analisis soal essay keterampilan berpikir kritis di SMP N 1 Mertoyudan didapatkan nilai 58,007. Begitupun dengan keterampilan komunikasi tertulis yang masih kurang berkembang. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penerapan model pembelajaran POE-Ed (Predict, Observe, Explain, dan Extend).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa setelah penerapan model pembelajaran POE-Ed Ed (Predict, Observe, Explain, dan Extend) (2) peningkatan keterampilan komunikasi tertulis siswa setelah penerapan model pembelajaran POE-Ed Ed (Predict, Observe, Explain, dan Extend). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment dan menggunakan non equivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mertoyudan dengan sampel kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis dalam bentuk soal uraian. Hasil analisis data menggunakan uji Independent Sample T-Test yaitu 0,000 < 0,05 untuk keterampilan berpikir kritis dan 0,000 < 0,05 untuk keterampilan komunikasi tertulis. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi tertulis antara siswa yang menerapkan model pembelajaran POE-Ed (Predict, Observe, Explain, dan Extend) dengan yang tidak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran POE-Ed Ed (Predict, Observe, Explain, dan Extend) dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan komunikasi tertulisCritical thinking skills are needed for problem solving and providing solutions in science learning. Not only that, written communication skills are used by students to convey their ideas. The results of the analysis of critical thinking skills essay questions at SMP N 1 Mertoyudan obtained a value of 58.007. Likewise, written communication skills are still underdeveloped. One of the efforts made to overcome these problems is the application of the POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) learning model.This study aims to determine (1) the improvement of students' critical thinking skills after the application of the POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) learning model (2) the improvement of students' written communication skills after the application of the POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) learning model. This research is a quantitative research with quasi experiment design and using non-equivalent control group design. This research was conducted at SMP Negeri 1 Mertoyudan with samples of class VII C as the experimental class and class VII D as the control class. The instrument used was a written test in the form of description questions. The results of the data analysis using the Independent Sample T-Test test were 0.000 < 0.05 for critical thinking skills and 0.000 < 0.05 for written communication skills. The results of the Independent Sample T-Test test showed that there were differences in the improvement of critical thinking skills and written communication between students who applied the POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) learning model and those who did not. The conclusion of this study is that the application of the POE-Ed (Predict, Observe, Explain, Extend) learning model can improve critical thinking and written communication skills.
Profil Pemetaan Keterampilan Argumentasi Ilmiah dan Keterampilan Komunikasi pada Pembelajaran IPA Syafira, Annisa; Yuliastrin, Adisti; Susilawati, Susilawati; Vebrianto, Rian
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i3.88424

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan profil keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA di SMP/MTs. Penelitian ini menggunakan metode survey untuk melakukan pemetaan keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA dengan melibatkan 40 individu diantaranya siswa dan mahasiswa. Temuan yang diperoleh pada penelitian ini menunjukan pentingnya keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi yang memberikan dampak positif bagi pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan media terutama media sosial yang saat ini sering dijadikan sumber informasi oleh khalayak terutama oleh kalangan siswa SMP/MTs. Melihat hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan perlunya guru IPA agar siswa dapat meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah dan keterampilan komunikasi pada pembelajaran IPA di SMP/MTs.This research is intended to describe the profile of scientific argumentation skills and communication skills in science learning in junior high school. This research used a survey method to map scientific argumentation skills and communication skills in science learning by involving 40 individuals including students and college students. The findings obtained in this study show the importance of scientific argumentation skills and communication skills that have a positive impact on knowledge, understanding and skills in using the media, especially social media, which is currently often used as a source of information by the audience, especially by junior high school students. Seeing the results of the study, the researcher recommends the need for science teachers so that students can improve scientific argumentation skills and communication skills in science learning at junior high schools.
Pengaruh Penerapan Metode Simulasi dan Resitasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas IV Materi Pengaruh Gaya Terhadap Benda Madani, Tri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i2.83464

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SD 24 sungai kakap yang beralamatkan di Jl pramuka parit W. Lijah, sungai rengas, Kec sungai kakap, kabupaten kubu raya, kalimantan barat, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penerapan hasil peserta didik dengan menggunakan metode simulasi dan resitasi terhadap hasil belajar mata pelajaran pengaruh gaya terhadap benda. Dalam hal ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diajarkan dengan menggunakan metode simulasi dan resitasi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode Tes. Penerapan metode simulasi sangat cocok dipandukan dengan meteri pengaruh gaya terhadap benda dikelas IV SD/MI, dengan metode simulasi peserta didik menjadi lebih aktif ketika pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung, karena metode ini melibatkan peserta didik berperan aktif. Sedangkan dengan menggunakan metode resitasi peserta didik lebih cendrung bosan dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.This research was conducted at SD 24 sungai kakap which is located at Jl pramuka parit W. Lijah, sungai rengas, Kec sungai kakap, kubu raya district, west Kalimantan, which aims to find out how the effect of applying the results of students by using the simulation and resitation method on the learning outcomes of the subject of the effect of force on objects. In this case the method used is a qualitative method. This study aims to determine how much influence is taught using simulation and resitation methods. The data collection techniques used are observation method and test method. The application of the simulation method is very suitable to be paired with the material of the effect of force on objects in class IV SD / MI, with the simulation method students become more active when the learning process is taking place, because this method involves students playing an active role. Meanwhile, by using the resitation method, students tend to be more bored in doing the tasks given by the teacher.

Page 8 of 15 | Total Record : 144