cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 417 Documents
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA SMA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI HUKUM NEWTON TENTANG GERAK DAN PENERAPANNYA Rodi Rodi; Mohammad Masykuri; Sukarmin Sukarmin
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i2.17300

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mengetahui karakteristik pengembangan modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter; (2) mengetahui kelayakan modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter; (3) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X SMAN 1 Sukamulia setelah menggunakan modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Model pengembangan modul yang digunakan adalah model Borg & Gall yang telah dimodifikasi. Pengembangan ini dinilai berdasarkan kelayakan isi, penyajian, kegrafikan, dan bahasa oleh para validator ahli, kemudian diujicobakan terbatas pada 9 siswa. Setelah revisi dari uji coba terbatas, modul diujicoba besar pada kelas XIPA-2. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, angket, wawancara dan soal tes. Hasil penelitian ini adalah: (1) menghasilkan sebuah modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter pada materi hukum Newton tentang gerak dan penerapannya dan model pengembangan yang dipakai adalah model pengembangan Borg & Gall. (2) modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter yang telah diuji oleh dosen ahli, guru fisika dan teman sejawat menunjukan bahwa nilai rata-rata hasil penilain modul fisika adalah 291 dari skor maksimum 308 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji menunjukkan bahwa modul fisika yang dikembangkan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran. (3) modul fisika berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter dapat  meningkatkan hasil belajar siswa, rata-rata nilai pretes dan posttes siswa sebelum dan setelah menggunakan modul fisika adalah 41,26 dan 65,55 dengan demikian dapat diketahui ada peningkatan nilai dari data pretest ke posttest dan nilai gain sebesar 0,63 yang tergolong kategori sedang.
PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI FLASH DAN VIDEO DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR ABSTRAK DAN KEMAMPUAN VERBAL SISWA Edy Purwanto; Widha Sunarno; Nonoh Siti Aminah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i4.9626

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa yang diberi model pembelajaran CTL menggunakan media animasi dan video, antara siswa yang memiliki kemampuan berpikir abstrak tinggi dan rendah, antara siswa yang memiliki kemampuan verbal tinggi dan rendah, dan interaksinya terhadap nilai siswa, meliputi pengetahuan, sikap, maupun keterampilan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilakukan dari bulan Juni 2014 - Desember 2014. Populasi adalah semua siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Madiun tahun pelajaran 2014/2015. Sampel diambil secara acak (random sampling), terdiri dari dua kelas yaitu kelas XII IPA 4 dan kelas XII IPA 5. Kelas XII IPA 5 belajar menggunakan media animasi flash dan kelas XII IPA 4 menggunakan media video. Untuk mengukur prestasi belajar siswa dilakukan tes prestasi pengetahuan siswa, tes kemampuan berpikir abstrak dan tes kemampuan verbal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan anava dengan desain faktorial 2x2x2. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) siswa yang belajar dengan menggunakan media animasi flash nilai pengetahuan, sikap dan keterampilannya lebih tinggi daripada menggunakan media video (P-value =0,001, 0,007, 0,019). 2) siswa yang memiliki kemampuan abstrak tinggi nilai pengetahuan, sikap dan keterampilannya lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemampuan abstrak rendah (P-value = 0,000, 0,001, 0,004). 3) siswa yang memiliki kemampuan verbal tinggi nilai pengetahuan dan keterampilannya lebih tinggi daripada siswa yang memiliki kemampuan verbal rendah (P-value = 0,030, 0,034), tetapi terhadap nilai sikap tidak ada perbedaan (P-value = 0,166). 4) tidak ada interaksi antara media dan kemampuan berpikir abstrak terhadap nilai belajar siswa (P-value = 0,162, 0,742, 0,726). 5) ada interaksi antara media animasi flash dan video dengan kemampuan verbal terhadap nilai pengetahuan siswa (P-value = 0,031), tetapi tidak ada interaksi terhadap nilai sikap dan keterampilan (P-value = 0,350 dan 0,200). 6) tidak ada interaksi antara kemampuan berpikir abstrak dan kemampuan verbal terhadap nilai pengetahuan (P-value = 0,114), tetapi ada interaksi terhadap nilai sikap dan keterampilan (P-value = 0,030 dan 0,022). 7) tidak ada interaksi antara media animasi flash dan video dengan kemampuan berpikir abstrak dan kemampuan verbal terhadap nilai belajar siswa (P-value =0,512, 0,595, 0,244).
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) PADA MATERI DINAMIKA PARTIKEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X SMAN 1 NGAWI Alfi Anafidah; Sarwanto Sarwanto; Mohammad Masykuri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i3.17834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) karakteristik modul fisika berbasis CTL; (2) kelayakan modul fisika berbasis CTL; dan (3) efektivitas modul fisika berbasis CTL pada materi dinamika partikel. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Pengembangan modul mengacu pada model Thiagarajan yang terdiri dari empat tahap yang dikenal dengan model 4-D (four D model) dengan tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Tahap define berupa analisis kebutuhan, tahap design berupa penyusunan draf modul, tahap develop berupa validasi draf modul oleh 2 dosen, 2 guru fisika, dan 2 peer review, setelah valid dilakukan uji coba kecil pada 12 siswa dan diimplementasikan pada skala luas. Tahap terakhir yaitu disseminate yang dilakukan pada 5 guru fisika di kabupaten Ngawi Jawa Timur. Pengumpulan data menggunakan angket, lembar observasi, lembar validasi, dan instrumen tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modul fisika berbasis CTL dikembangkan dengan model 4-D dengan tujuh karakteristik pembelajaran CTL yaitu constructivism, inquiry, questioning, learning community, modelling, reflection dan autentic assessment; (2) kelayakan modul fisika berbasis CTL berkategori sangat baik setelah dilakukan validasi; (3) keterampilan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti proses pembelajaran dengan menggunakan modul fisika berbasis CTL sebesar 0,36 dengan kategori sedang.
PEMBELAJARAN IPA TERPADU DENGAN PENDEKATAN PENEMUAN (DISCOVERY) MELALUI METODE DEMONSTRASI DAN EKSPERIMEN DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KREATIVITAS SISWA Syahrul Nur Abidin; Sarwanto Sarwanto; Widha Sunarno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i1.19780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: pengaruh pendekatan penemuan melalui metode demonstrasi dan eksperimen, kemampuan berfikir kritis, kreativitas terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan dari bulan Januari-Mei 2016. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 1 Karas tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, VII-1 dan VII-2.  Kelas VII-1 diberi pembelajaran dengan metode eksperimen dan kelas VII-2 diberi pembelajaran dengan metode demonstrasi. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk hasil belajar, angket untuk kemampuan berfikir kritis dan kreativitas. Hipotesis diuji meggunakan ANAVA dengan desain faktorial 2x2x2 sel tak sama dengan bantuan software SPSS versi 21.Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) Ada perbedaan hasil belajar fisika terhadap penggunaan metode eksperimen dan metode demonstrasi, maka  metode pembelajaran  memberikan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar, 2) Ada perbedaan hasil belajar terhadap kemampuan berpikir kritis tinggi dan kemampuan berpikir kritis rendah, yang berarti bahwa kemampuan berpikir kritis memberikan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar, 3) Ada perbedaan hasil belajar terhadap kreativitas tinggi dan kreativitas rendah, yang berarti bahwa kreativitas memberikan perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar, 4) Tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan cara berpikir kritis siswa yang berarti metode pembelajaran dan cara berpikir kritis siswa secara bersama-sama tidaklah memberikan hasil yang signifikan terhadap prestasi belajar, 5) Ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kreativitas siswa yang berarti bahwa metode pembelajaran dan kreativitas siswa secara bersama-sama memberikan hasil yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, 6) Tidak ada interaksi antara cara berpikir kritis siswa dengan kreativitas siswa yang berarti cara berpikir kritis siswa dan kreativitas siswa secara bersama-sama tidaklah memberikan hasil yang signifikan terhadap prestasi belajar, 7) Ada interaksi antara metode pembelajaran, cara berpikir kritis siswa, dan kreativitas siswa yang berarti metode pembelajaran, cara berpikir kritis siswa, dan kreativitas siswa secara bersama-sama memberikan hasil yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PREDICT, PLANNING, OBSERVE, EXPLAIN, WRITE(P2OEW) PADA MATERI PENCEMARANKELAS X SMA NEGERI 7 SURAKARTA Andini Dewi Sekarningrum; Sajidan - -; Sarwanto - -
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v3i3.9658

Abstract

Keberhasilan proses pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan guru mengembangkan model danperangkat pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran yang tepatuntuk diterapkan dalam pembelajarandapat meningkatkan kualitas dalamproses pembelajaran. Inovasi dalam pengembangan model dan perangkatpembelajaran perlu dilakukan agar pembelajaran menjadi bermakna. Penelitian pengembangan ini bertujuanuntuk mengetahui: (1) kelayakan model pembelajaran P2OEW pada materi pencemaran, (2) efektivitasproduk model pembelajaran P2OEW pada materi pencemaran terhadap hasil belajar, (3) perbedaan hasilbelajar siswa sebelum dan setelah diterapkanmodel pembelajaran P2OEW pada materi pencemaran.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengadaptasikan model Borg& Gall yang dimodifikasi yaitu: (1) melakukan penelitian pendahuluan dan pengumpulan informasi, (2)melakukan perencanaan, (3) mengembangkan bentuk produk awal, (4) melakukan uji coba terbatas, (5)melakukan revisi terhadap produk utama, (6) uji coba lapangan, (7) melakukan revisi terhadap produk. Hasilpenelitian menunjukkan: (1) kelayakan model pembelajaran P2OEW berkategori “Sangat Baik” setelahdilakukan uji coba lapangan, (2) peningkatan hasil belajar siswa cukup signifikan yaitu dalam kategori“Sedang” setelah diterapkan model pembelajaran P2OEW, (3) adanya perbedaan hasil belajar siswa setelahdilakukan uji secara statistik, yaitu perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan setelah diterapkan modelpembelajaran P2OEW.
KAJIAN PRESTASI BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) DENGAN METODE OBSERVASI LABORATORIUM DAN METODE OBSERVASI LAPANGAN DI TINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN KREATIVITAS SISWA Joko Dwi Suranto; Sajidan Sajidan; Suciati Suciati
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i2.22974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model SETS  (Science, Environment, Technology, and  Society) dengan metode observasi laboratorium dan metode observasi lapangan, sikap ilmiah dan kreativitas siswa serta interaksi ketiganya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dilaksanakan Oktober 2011 sampai bulan Juni 2012. Populasi semua siswa kelas VII SMPN 2 Jatiroto, Wonogiri.  Sampel penelitian diambil dengan metode cluster random sampling terdiri dari 2 kelas. Kelas VII A menggunakan model SETS dengan metode observasi laboratorium dan kelas VII B menggunakan model SETS dengan metode observasi lapangan.  Data sikap ilmiah siswa dan kreativitas siswa sebagai variabel moderator diperoleh melalui angket, data prestasi belajar sebagai variabel terikat untuk aspek kognitif diperoleh melalui tes, dan data prestasi aspek afektif dan aspek psikomotor melalui lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Anava desain faktorial 2x2x2 menggunakan software komputer SPSS 17. Hasil penelitian menunjukkan: (1) ada pengaruh prestasi belajar antara siswa yang diberi pembelajaran biologi model SETS dengan metode observasi laboratorium dan metode observasi lapangan; (2) ada pengaruh sikap ilmiah tinggi dan sikap ilmiah rendah terhadap prestasi belajar siswa; (3) ada pengaruh antara kreativitas tinggi dan kreativitas rendah terhadap prestasi belajar siswa; (4) tidak terdapat interaksi antara model SETS dengan metode observasi laboratorium  dan metode observasi lapangan dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar siswa; (5) tidak terdapat interaksi antara model SETS dengan metode observasi laboratorium dan metode observasi lapangan dengan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa; (6) tidak terdapat interaksi antara sikap ilmiah dan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa; (7) tidak terdapat interaksi antara metode observasi laboratorium dengan metode observasi lapangan, sikap ilmiah dan kreativitas terhadap prestasi belajar siswa.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA POKOK BAHASAN KALOR UNTUK SMA/MA KELAS X Winarni - -; Suparmi - -; Sarwanto - -
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v3i01.9690

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk: (1) mengetahui kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor; (2) mengetahui ada tidaknya peningkatan prestasi belajar siswa setelah belajar menggunakan modul yang dikembangkan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan yang diawali dengan penelitian pendahuluan untuk mengembangkan modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor untuk SMA/MA kelas X. Sampel pengembangan meliputi sampel validasi draf awal modul sejumlah 5 orang, sampel uji coba terbatas sejumlah 10 orang, dan sampel uji coba besar sejumlah 26 orang. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan melalui tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi modul, silabus, RPP, soal hasil belajar, dan angket respon terhadap modul yang dikembangkan. Kualitas modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor ditentukan dengan cara memvalidasi draf awal modul oleh dua orang ahli dan tiga orang guru fisika. Data yang diperoleh berupa skor, kemudian diubah menjadi data kualitatif dengan skala empat. Peningkatan prestasi belajar siswa ditentukan dengan membandingkan rerata  nilai pretes dan postes pada kelas uji coba besar. Hasil pretes dan postes dianalisis dengan uji dua sampel berhubungan menggunakan program statistik SPSS 18. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) kualitas modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat baik” dilihat dari komponen materi, bahasa dan gambar, penyajian, dan kegrafisan berdasarkan validator dari ahli dan teman sejawat; (2) modul yang dikembangkan, dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai siswa sesudah menggunakan modul lebih tinggi daripada rata-rata nilai siswa sebelum menggunakan modul.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR FISIKA KELAS X PADA MATERI HUKUM NEWTON DAN PENERAPANNYA BERDASARKAN KURIKULUM 2013 Herman Ari Martono; Suparmi Suparmi; Nonoh Siti Aminah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i3.9462

Abstract

Tujuan penelitian dan pengembangan yaitu: (1) mengembangakan instrumen penilaian hasil belajar fisika SMA kelas X pada materi hukum Newton dan penerapannya berdasarkan kurikulum 2013, (2) mengetahui kualitas instrumen penilaian hasil belajar fisika SMA kelas X pada materi hukum Newton dan penerapannya berdasarkan kurikulum 2013, dan (3) mengetahui respon guru terhadap instrumen penilaian hasil belajar fisika SMA kelas X pada materi hukum Newton dan penerapannya berdasarkan kurikulum 2013. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan Research and Development (R&D). Model pengembangan perangkat pembelaajran yang disusun dalam penelitian ini mengacu pada jenis pengembangan ADDIE, yaitu yang meliputi (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation dan (5) evaluation. Hasil penelitian dan pengembanagn yaitu: (1) instrumen penilaian hasil belajar fisika SMA kelas X, (2) kualitas instrumen yang diperoleh dari hasil validasi yaitu (a) kevalidan RPP 3,90, (b) kevalidan LKS 3,752, dan (c) kevalidan instrumen pembelajaran 3,58 (3) respon guru terhadap instrumen penilaian hasil belajar fisika SMA kelas X pada materi hukum Newton berdasarkan kurikulum 2013 adalah 3,39
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DISERTAI AYAT-AYAT AL-QUR’AN DAN HADITS PADA MATERI REDUKSI-OKSIDASI UNTUK KELAS X SEMESTER 2 DI SMK BATUR JAYA I CEPER KLATEN Wulan Widya Kristanti
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i3.31714

Abstract

Latar belakang penelitian ini bermula dari minimnya jumlah sumber belajar kimia untuk siswa SMK, adanya dikotomi ilmu pengetahuan dan agama serta model pembelajaran yang masih berpusat pada guru yang identik dengan ceramah, belum adanya modul yang disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits, dan Hasil ulangan harian yang belum memenuhi KKM pada materi reduksi-oksidasi. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Pengembangan produk modul kimia berbasis inkuiri terbimbing disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits pada materi reduksi-oksidasi, (2) Mengetahui kelayakan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits pada materi reduksi-oksidasi, (3) Mengetahui keefektifan keterterapan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits pada materi reduksi-oksidasi. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah modul kimia berbasis inkuiri terbimbing disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits pada materi reduksi-oksidasi. Spesifikasi modul kimia berbentuk media cetak sebagai implementasi kurikulum 2013 berbasis kompetensi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Batur Jaya I Ceper, Klaten. Sampel terdiri dari satu kelas pengguna modul dan satu kelas kontrol yang dipilih secara teknik random sampling. Uji reliabilitas menggunakan rumus Kuder Richardson. Sedangkan untuk validitas isi, digunakan formula Aiken. Teknik analisis data yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu; Pertama, Pengembangan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing yang disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits dilakukan dengan menggunakan langkah pengembangan yang kemukakan oleh Borg & Gall (1983) sampai pada tahap ke sembilan. Kedua,  Pengembangan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing yang disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits dapat dikatakan “sangat baik” ditinjau dari aspek materi 96,42%,  media 92,41%, bahasa 96,64% dan kegrafisan 98,08%, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan dikatakan “sangat baik”untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Ketiga, Pengembangan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing yang disertai ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits yang dikembangkan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar para siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar menggunakan modul kimia berbasis inkuiri terbimbing lebih baik dari pembelajaran konvensional.
PENERAPAN MODEL CHALLENGE BASED LEARNING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN PROYEK DITINJAU DARI KEINGINTAHUAN DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Sodikin -; Suparmi -; Sarwanto -
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v3i3.9722

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model challenge based learning (CBL) denganmetode eksperimen dan proyek, keingintahuan belajar, sikap ilmiah, dan interaksinya terhadap prestasibelajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimendengan desain faktorial 2x2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Surakartasemester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel terdiri dari dua kelas yaitu kelas X2 dan X3 yang diperolehmenggunakan teknik cluster random sampling. Kelas X2 diberi model CBL dengan metode eksperimen dankelas X3 diberi model CBL dengan metode proyek. Uji hipotesis menggunakan Anava. Berdasarkan hasilanalisis disimpulkan: 1) ada pengaruh model CBL dengan metode eksperimen dan proyek terhadap prestasibelajar kognitif sedangkan afektif dan psikomotorik tidak ada pengaruh; 2) ada pengaruh keingintahuanbelajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif sedangkan prestasi belajar psikomotorik tidak ada; 3) adapengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif siswa, sedangkan pada afektif dan psikomotoriktidak ada; 4) tidak ada interaksi antara pengaruh model CBL dengan metode eksperimen dan metode proyekdengan keingintahuan belajar terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 5) tidak adainteraksi antara pengaruh model CBL dengan metode eksperimen dan metode proyek dengan sikap ilmiahterhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa; 6) tidak ada interaksi antara pengaruhkeingintahuan belajar dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa;7) tidak ada interaksi antara pengaruh model CBL dengan metode eksperimen dan metode proyek,keingintahuan belajar, dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa.

Page 8 of 42 | Total Record : 417


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): April 2019 Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA More Issue