cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 144 Documents
Pengaruh Media Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Materi Sistem Indera Penglihatan Manusia di Sekolah Dasar Pratiwi, Rissa Intan; Widiyono, Aan
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.101813

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah dan penggunaan metode serta media yang kurang tepat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap hasil belajar IPAS pada materi sistem indera penglihatan manusia kelas V di SD Negeri 9 Jambu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimental dirancang menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Data diperoleh rata-rata 53,7 dan 77,9 pada pretest dan posttest melalui uji validitas dan reliabilitas (0,876) dengan melibatkan 19 peserta didik kelas V. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk bahwa nilai (W=0,922;P=0,122) pada pretest, sedangkan nilai (W=0,931;P=0,180) posttest. Uji-t menggunakan paired samples t-test bahwa statistik  -16,6 dengan (df) 18 dan nilai signifikansi p < 0,001. Rata-rata pretest dan posttest -24,2. Interval kepercayaan 95% dengan rentang -27,2 hingga -21,1. Cohen’s (effect size) sebesar -3,80 yang menunjukkan hasil penelitian terdapat adanya perubahan signifikan pada hasil belajar peserta didik setelah diberikan perlakuan (treatment) menggunakan penerapan media wordwall. Temuan ini mengindikasikan bahwa media wordwall dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran IPAS materi sistem indera penglihatan manusia. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media wordwall merupakan media pembelajaran interaktif dan efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi sistem indera penglihatan manusia di kelas V SD Negeri 9 Jambu.This research is motivated by the low learning outcomes of students and the use of inappropriate methods and media in the learning process. This study aims to determine the effecct of wordwall learning media on scrience learning outcomes in the material of the human visual sensory system of grade V at SD Negeri 9 Jambu. This study uses a quantitative approach with a Pre-Experimental design designed using One-Group Pretest-Posttest Design. The data obtained averaged 53,7 and 77,9 in the pretest and posttest through validity and reliability tests (0,876) involving 19 grade V students. Data analysis was carried out using the Shapiro-Wilk normality test that the value (W=0,922; P=0,122) in the pretest, while the value (W=0,931; P=0,180) posttest. The t-test using paired samples t-test obtained a t_count statistic of -16,6 with (df) 18 and a significance value of p <0,001. The average pretest and posttest were -24,2. The 95% confidence interval ranged from -27,2 to -21,1. Cohen (effect size) was -3,80, indicating that there was a significant change in student learning outcomes after being given treatment using the application of wordwall media. This finding indicates that wordwall media can improve student’s understanding of science learning on the material of the human visual sensory system. Thus, it can be concluded that wordwall media is an interactive and effevtive learning media used to improve student learning outcomes in science subjects on the material of the human visual sensory system in class V of SD Negeri 9 Jambu.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berpendekatan Socioscientific Issues terhadap Penguasaan Konsep Sains dan Keterampilan Kolaborasi Siswa pada Pelajaran IPA SMP Revinda, Ichikawa Cleva; Sukarmin, Sukarmin; Nugraheni, Febriani Sarwendah Asri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 3 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i3.108001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis perbedaan pengaruh model problem based learning dengan pendekatan socioscientific issues terhadap penguasaan konsep sains; 2) menganalisis perbedaan pengaruh model problem based learning dengan pendekatan socioscientific issues terhadap keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan metode quasi experiment. Populasi yang diteliti adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2024/2025. Teknik pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling sehingga didapatkan kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII E sebagai kelas kontrol. Desain penelitian ini yaitu pretest-posttest non-equivalent control group. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Pemberian tes dilakukan dua kali melalui pemberian pretest dan posttest untuk mengukur penguasaan konsep sains sebelum dan sesudah perlakuan. Sedangkan pemberian angket juga demikian melalui pemberian angket awal dan angket akhir yang digunakan untuk mengukur keterampilan kolaborasi siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Hipotesis penelitian diuji menggunakan uji independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05 menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian ini adalah: 1) terdapat pengaruh model problem based learning dengan pendekatan socioscientific issues terhadap penguasaan konsep sains siswa dengan nilai signifikansi (0,001 < 0,05); dan 2) terdapat pengaruh model problem based learning dengan pendekatan socioscientific issues terhadap keterampilan kolaborasi siswa (0,027 < 0,05).This study aims to: 1) analyze the differences in the influence of the problem-based learning model with the socioscientific issues approach on mastery of science concepts; 2) analyze the differences in the influence of the problem-based learning model with the socioscientific issues approach on students' collaboration skills. This study is a quantitative type with a quasi-experimental method. The population studied were seventh-grade students of SMP Negeri 2 Sukoharjo in the 2024/2025 academic year. The sample selection technique used cluster random sampling so that class VII C was obtained as the experimental class and class VII E as the control class. The design of this study was a pretest-posttest non-equivalent control group. Data collection techniques used test and questionnaire methods. The test was administered twice through the administration of a pretest and posttest to measure mastery of science concepts before and after treatment. While the administration of the questionnaire was also through the administration of an initial questionnaire and a final questionnaire used to measure students' collaboration skills before and after treatment. The research hypothesis was tested using an independent sample t-test with a significance level of 0.05 using SPSS version 26. The results of this study are: 1) there is an influence of the problem-based learning model with a socioscientific issues approach on students' mastery of science concepts with a significance value (0,001 < 0,05); and 2) there is an influence of the problem-based learning model with a socioscientific issues approach on students' collaboration skills (0,027 < 0,05).
Pengaruh Media Augmented Reality Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IV SDN Tegalkalong pada Materi Fotosintesis Pradita, Adnia Rianti; Aeni, Ani Nur; Sujana, Atep
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 1 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i1.83995

Abstract

Pada hakikatnya kegiatan belajar mengajar adalah suatu proses interaksi atau hubungan timbal balik antar guru dan siswa baik secara formal maupun non formal. Guru merupakan fasilitator terhadap segenap pembelajaran yang tersaji pada aktivitas pembelajaran yang dibawakannya. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman konsep yang dapat dimengerti siswa dan disampaikan dengan baik oleh guru.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas IV SDN Tegalakalong pada materi fotosintesis. Media pembelajaran yang digunakan dibuat menggunakan aplikasi yang dapat diakses oleh semua orang yaitu Assemblr studio dalam https://www.assemblrworld.com/studio. Populasi penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV A dan IV B SDN Tegalkalong Sumedang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan desain non equivalent group design, dengan teknik pengumpulan data berupa tes (pretest dan postest). Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan software IBM SPSS Statistics dengan beberapa tahap analisis yang dimulai dari analisis deskriptif, analisis normalitas, analisis paired sample t test, analisis homogenitas, dan analisis independent sample t test. Hasil yang didapat dari prosses analisis, diperoleh kesimpulan: terdapat pengaruh media pembelajaran berbasis Augmented Reality terhadap penguasaan konsep siswa yang tegak lurus dengan hasil belajar siswa kelas IV A terhadap materi pembelajaran fotosintesis. Selisih rata-rata dari hasil nilai postest yang telah dilakukan sebesar 11,03.In essence, teaching and learning activities are a process of interaction or reciprocal relationships between teachers and students both formally and informally. The teacher is a facilitator of all the learning presented in the learning activities he presents. Therefore, it is necessary to understand concepts that students can understand and convey well by the teacher.  This study aims to determine the influence of Augmented Reality (AR)-based learning media to improve the understanding of the concept of grade IV students of SDN Tegalakalong on photosynthesis material. The learning media used is made using an application that can be accessed by everyone, namely Assemblr studio in https://www.assemblrworld.com/studio. The population of this study was conducted on students of grade IV A and IV B SDN Tegalkalong Sumedang. The research method used in this study used quasi-experiment with a non-equivalent group design, with data collection techniques in the form of tests (pretest and postest). The data was analyzed quantitatively using IBM SPSS Statistics software with several stages of analysis starting from descriptive analysis, normality analysis, paired sample t test analysis, homogeneity analysis, and independent sample t test analysis. Results obtained from the analysis process, Conclusion: there is an influence of Augmented Reality-based learning media on mastery of student concepts that are perpendicular to the learning outcomes of grade IV A students on photosynthesis learning material. The average difference from the results of the postest score that has been carried out is 11.03.
Implementasi Alat Ukur Kemagnetan Berbasis Microcontroller Arduino Uno Sebagai Media Pembelajaran Saintifik Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Boisandi, Boisandi; Matsun, Matsun
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 1 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i1.95667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon mahasiswa dan efektivitas implementasi alat ukur kemagnetan berbasis mikrokontroler Arduino Uno dalam meningkatkan kemampuan literasi sains pada mahasiswa program studi Pendidikan Fisika. Media pembelajaran ini dirancang sebagai alat interaktif yang mendukung pendekatan saintifik, membantu mahasiswa memahami konsep kemagnetan secara aplikatif, serta mengasah kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 4 yang mengambil mata kuliah Listrik Magnet. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains, angket respon mahasiswa, dan observasi selama proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi sains mahasiswa setelah penggunaan alat ukur kemagnetan. Respon mahasiswa juga menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah digunakan, dan efektif dalam menjelaskan konsep kemagnetan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alat ukur kemagnetan berbasis Arduino Uno berpotensi menjadi inovasi media pembelajaran saintifik yang efektif untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa Pendidikan Fisika.This study aims to determine the response of students and the effectiveness of the implementation of the Arduino Uno microcontroller-based magnetism measuring instrument in improving science literacy skills in students of the Physics Education study program. This learning media is designed as an interactive tool that supports a scientific approach, helps students understand the concept of magnetism applicatively, and hones their analytical and problem-solving skills. The research uses an experimental method with a pretest-posttest design. The subject of the study is a 4th semester student who takes the Magnet Electricity course. Data was collected through science literacy tests, student response questionnaires, and observations during the learning process. The results of the analysis showed a significant improvement in students' science literacy skills after the use of magnetic measuring instruments. The students' responses also showed that this media was interesting, easy to use, and effective in explaining the concept of magnetism. The results of this study show that the Arduino Uno-based magnetism measuring device has the potential to be an effective scientific learning media innovation to improve the science literacy of Physics Education students.
Pengembangan LKPD Berbasis Ajaran Tamansiswa Tri-N (Niteni, Nirokke, Nambahi) pada Materi IPA untuk Kelas V di SD Mendungan 2 Yogyakarta Munir, Muhammad
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 1 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i1.83021

Abstract

Penggunaan LKPD dalam pembelajaran masih sederhana karena terbatas pada penggunaan soal-soal latihan dari buku tematik, terutama dalam pembelajaran IPA, sehingga siswa tidak memahami materi yang diajarkan. Penelitian ini menerapkan metodologi R&D. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk membuat LKPD berbasis Tri N yang valid dan praktis untuk pembelajaran gaya dan gerak di kelas V SD Negeri Mendungan 2 Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada 8 siswa kelas V SD Negeri Mendungan 2 Yogyakarta dengan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli materi menunjukkan persentase 55% (cukup valid), hasil validasi ahli media menunjukkan persentase 91% (sangat valid), dan hasil validasi ahli bahasa menunjukkan persentase 80% (valid). Ini menunjukkan bahwa media telah valid dari aspek materi, media, dan bahasa. Kepraktisan LKPD berbasis Tri-N (Niteni, Nirokke, Nambahi) dalam isi materi IPA kelas V, melalui respon siswa, menunjukkan skor 90,5%, yang menegaskan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat praktis dalam penggunaannya. Hal ini diperkuat oleh respon guru yang menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 96%. Terbukti dalam uji coba terbatas, terdapat peningkatan hasil tes siswa yang menggunakan LKPD berbasis Tri-N dalam isi materi IPA kelas V, dari nilai rata-rata awal 64,2 menjadi 96,7.The use of LKPD in learning is still simple because it is limited to the use of exercise questions from thematic books, especially in science learning, so that students do not understand the material being taught. This research applies the R&D methodology. The purpose of this development research is to create a valid and practical Tri N-based LKPD for learning force and motion in grade V of Mendungan 2 Yogyakarta State Elementary School. This research was conducted on 8 fifth grade students of Mendungan 2 Yogyakarta Elementary School with a limited trial. The results of material expert validation showed a percentage of 55% (quite valid), the results of media expert validation showed a percentage of 91% (very valid), and the results of language expert validation showed a percentage of 80% (valid). This indicates that the media has been valid from the material, media, and language aspects. The practicality of the Tri-N-based LKPD (Niteni, Nirokke, Nambahi) in the content of grade V science material, through student responses, showed a score of 90.5%, confirming that the LKPD developed was very practical in its use. This is reinforced by the teacher's response which shows a practicality level of 96%. Evident in the limited trial, there was an increase in the test results of students who used Tri-N-based LKPD in the content of grade V science material, from the initial average value of 64.2 to 96.7.
Gamifikasi: Chemical Explorer (CHEM-X) Efektif dalam Pembelajaran Termokimia untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Kristyandari, Heti; Lutfi, Achmad
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 15, No 1 (2026): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v1i1.112739

Abstract

Pengembangan media pembelajaran dalam pelajaran kimia, terutama pada materi termokimia, diperlukan terutama dalam melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Media pembelajaran yang lebih menarik dapat meningkatkan minat peserta didik dan memudahkan mereka memahami konten yang kompleks dan sulit dibayangkan. Penelitian ini mengevaluasi seberapa efektif permainan CHEM-X (Chemical Explorer) yang dikembangkan menggunakan software Construct 2 untuk melatihkan kemapuan berpikir kritis peserta didik. Metode penelitian didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 18 peserta didik kelas XI sebagai subjek penelitian. Data diperoleh dengan menggunakan beberapa instrument seperti angket respon peserta didik, lembar observas aktivitas peserta didik, dan tes kemampuan berpikir kritis. Teknik analisis terdiri dari perhitungan N-gain, uji hipotesis, dan ketuntasan klasikal.Hasil menunjukkan bahwa CHEM-X secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, dibuktikan oleh nilai t-test (p <0,001) dan skor posttest yang lebih tinggi dari skor pretest. Ketuntasan klasikal mencapai 88,88%, dengan peningkatan N-gain berada dalam rentang sedang hingga tinggi. Partisipasi aktif peserta didik dalam kelas sangat tinggi sebesar 96,26%, sementara respon positif dari peserta didik mencapai 94,02%, menunjukkan bahwa CHEM-X dinilai menarik dan bermanfaat untuk memahami materi. Permainan CHEM-X dapat dijadikan sebagai alternatif untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Media ini juga berpotensi menciptakan suasana pembelajaran yang lebih fleksibel dan memberikan pengalaman belajar yang lebih berkesan.The development of learning media in chemistry lessons, especially in thermochemistry, is necessary to train students' critical thinking skills. More interesting learning media can increase students' interest and make it easier for them to understand complex and difficult-to-imagine content. This study evaluates the effectiveness of the CHEM-X (Chemical Explorer) game, developed using Construct 2 software, in training students' critical thinking skills. The research method was based on a quantitative approach involving 18 eleventh-grade students as research subjects. Data were obtained using several instruments, such as student response questionnaires, student activity observation sheets, and critical thinking ability tests. The analysis techniques consisted of N-gain calculations, hypothesis testing, and classical mastery. The results showed that CHEM-X significantly improved students' critical thinking skills, as evidenced by the t-test value (p <0.001) and higher posttest scores than pretest scores. Classical mastery reached 88.88%, with an increase in N-gain in the moderate to high range. Student participation in class was very high at 96.26%, while positive responses from students reached 94.02%, indicating that CHEM-X was considered interesting and useful for understanding the material. The CHEM-X game can be used as an alternative to train students' critical thinking skills. This medium also has the potential to create a more flexible learning atmosphere and provide a more memorable learning experience.
Pengembangan Instrumen Minat Belajar Guna Mengukur Minat Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP Pahmaharani, Shelsya; Istiyono, Edi; Widihastuti, Widihastuti
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 15, No 1 (2026): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v15i1.111669

Abstract

Teknologi yang terus berkembang dalam kehidupan bermasyarakat telah mengakibatkan perubahan sosial budaya masyarakat secara fundamental. Perubahan kehidupan sosial budaya ini telah mempengaruhi pola pikir masyarakat diberbagai aspek kehidupan salah satunya pendidikan. Keberhasilan proses pendidikan, selain bergantung pada faktor eksternal, juga bergantung pada faktor internal seperti minat belajar. Penelitian dilakukan untuk mengembangkan instrumen minat belajar yang dapat merefleksikan minat belajar peserta didik dan baik ditinjau dari aspek validitas isi, reliabilitas, dan validitas konstruknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen minat belajar yang dikembangkan valid secara content dengan rentang 0,92 hingga 1,00 dan secara keseluruhan 0,98. Selain itu, uji reliabilitas menunjukkan koefisien Alpha sebesar 0,9 yang menyatakan bahwa instrumen konsisten untuk digunakan mengidentifikasi minat belajar peserta didik. Serta analisis faktor menggunakan EFA menunjukkan nilai loading factor pada rentang 0,331 hingga 0,787 yang menyetakan bahwa instrumen yang dikembangkan sesuai dengan konstruk yang ditetapkan.The continuous development of technology in society has led to fundamental socio-cultural changes. These transformations have influenced people’s ways of thinking across various aspects of life, including education. The success of the educational process, in addition to depending on external factors, is also influenced by internal factors such as learning interest. This study was conducted to develop a learning-interest instrument that accurately reflects students’ learning interest and meets the criteria of content validity, reliability, and construct validity. The findings indicate that the developed instrument demonstrates strong content validity, with values ranging from 0.92 to 1.00 and an overall value of 0.98. Moreover, the reliability test yielded an Alpha coefficient of 0.9, indicating that the instrument is consistent for assessing students’ learning interest. In addition, factor analysis using EFA showed factor loading values ranging from 0.331 to 0.787, confirming that the instrument aligns with the intended construct.
Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Teka Teki Silang terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP Zein, Livia Radinka; Dewantari, Nuryunita; Rahayu, Rina
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 1 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i1.79066

Abstract

Siswa harus memiliki salah satu keterampilan berpikir yaitu keterampilan berpikir kreatif untuk menghadapi tantangan pada abad ke-21. Adanya keterampilan berpikir kreatif mampu menunjang siswa untuk terasah keterampilannya dan terlatih dalam menyelesaikan suatu masalah terutama dalam pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis keefektifan model PBL berbantuan media teka teki silang terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan jenis Quasi Eksperiment dengan desain penelitian Non-equivalent Control Group Design. Subjek penelitian kelas VIII SMPN 6 Magelang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu kelas eksperimen memiliki hasil yang lebih baik dengan besar nilai N-Gain kelas eksperimen yakni 0,72 termasuk kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol yaitu 0,55 termasuk kategori sedang. Hasil hipotesis paired sample t-test kelas eksperimen dan kontrol nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, hasil uji independent sample t-test pada nilai pretest yaitu 0,068 > 0,05, sedangkan pada nilai posttest yaitu 0,00 < 0,05. Dengan demikian, PBL dapat dikatakan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa SMP pada tema kenali cara bernapas.Students must have one of the thinking skills, namely creative thinking skills to face challenges in the 21st century. The existence of creative thinking skills can support students to hone their skills and be trained in solving problems, especially in science learning. The aim of this research is to analyze the effectiveness of the PBL model assisted by crossword media on the creative thinking skills of junior high school students. This research uses a quantitative method using a Quasi Experimental type with a Non-equivalent Control Group Design. This subjects for class VIII SMPN 6 Magelang using purposive sampling technique. The research results obtained were that the experimental class had better results with a large N-Gain value for the experimental class, namely 0.72, which was in the high category, the control class, namely 0.55, was in the medium category. Hypothesis results of paired sample t-test for experimental class and control Asymp values. Sig. (2-tailed) is 0.000 < 0.05, the results of the independent sample t-test on the pretest value are 0.068 > 0.05, while the posttest value is 0.00 < 0.05. Thus, PBL can be said to be effective in improving junior high school students' creative thinking skills on the theme of recognizing how to breathe.
Penggunaan Model Problem Based Learning Berbantuan Google Sites Pada Pembelajaran IPA untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Literasi Digital Peserta Didik SMP Nasiroh, Naimatun; Dewi, Novi Ratna
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 3 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i3.102984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Google Sites dalam pembelajaran IPA terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan literasi digital peserta didik SMP. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Al-Uswah Semarang tahun ajaran 2024/2025, dengan pembagian 21 siswa sebagai kelas eksperimen dan 22 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi tes uraian untuk berpikir kritis serta angket literasi digital berdasarkan indikator Kemendikbud. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, uji-t, uji Mann-Whitney, Wilcoxon, serta gain score. Hasil menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan Google Sites secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis (N-Gain = 0,60) dan literasi digital siswa (rerata > 3,25; kategori baik). Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi media digital dalam model pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mendukung keterampilan abad ke-21.This study aims to analyze the effectiveness of using the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Google Sites in learning science on improving critical thinking skills and digital literacy skills of junior high school students. The research used a quasi experimental design with nonequivalent control group design. The research subjects were VIII grade students of Al-Uswah Semarang Junior High School in the 2024/2025 school year, with 21 students as the experimental class and 22 students as the control class. The instruments used included a description test for critical thinking and a digital literacy questionnaire based on Kemendikbud indicators. Data were analyzed using Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, t-test, Mann-Whitney test, Wilcoxon, and gain score. The results showed that the application of the PBL model assisted by Google Sites significantly improved students' critical thinking skills (N-Gain = 0.60) and digital literacy (mean > 3.25; good category). This study shows that the integration of digital media in a problem-based learning model is effective in supporting 21st century skills.
Pengaruh Multimedia Interaktif Berbasis Problem Based Learning (PBL) terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Herawati, Fajri Nur Aisyah; Utami, Budi; Sari, Meida Wulan
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 14, No 2 (2025): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v14i2.94244

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan apakah ada atau tidak pengaruh media interaktif terhadap minat belajar kognitif siswa di kelas VII SMP Negeri 2 Surakarta terhadap materi ekologi dan keanekaragaman hayati. Penelitian kuantitatif ini dirancang sebagai eksperimen semu. Seluruh siswa kelas VII di SMP N 22 Surakarta pada tahun akademik 2023/2024 adalah subjek penelitian. Cluster random sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Sample penelitian terdiri dari dua kelas: kelas VII A memiliki 26 siswa dan kelas VII B memiliki 25 siswa. Kelas VII A menerima pembelajaran konvensional, sedangkan kelas VII B menerima perlakuan pembelajaran multimedia interaktif. Pretest dan posttest pada kelas kontrol dan eksperimen digunakan untuk mengumpulkan data. Uji Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan taraf signifikansi 5% digunakan untuk menganalisis data. Hasil uji hipotesis dengan SPSS 25 menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0.001 < 0.05, yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Ada kemungkinan bahwa multimedia interaktif dapat memengaruhi minat siswa dalam belajar kognitif.The aim of this study is to determine whether or not interactive media influences on the cognitive learning interests of students in grade VII of the 2nd Surakarta State High School on ecology and biodiversity. This quantitative research is designed as an experiment. All of the students of the 7th grade at N 22 Surakarta High School in the academic year 2023/2024 are research subjects. Cluster random sampling is a sample-taking method used. The research sample consists of two classes: class VII A had 26 students and class VII B had 25 students. Class VII A accepted conventional learning, while grade VII B received interactive multimedia learning treatment. Pretests and posttests on control classes and experiments are used to gather data. The Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) test with a 5% degree of significance is used to analyze data. The test results of the hypothesis with SPSS 25 showed that the significance value was 0.001 < 0.05, indicating that H0 was rejected and H1 accepted. There is a possibility that interactive multimedia can affect student interest in cognitive learning.

Page 11 of 15 | Total Record : 144