cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 417 Documents
PENGEMBANGAN MODUL EXPERIENTIAL LEARNING YANG DIARAHKAN UNTUK STRATEGI THINK TALK WRITE PADA MATERI SISTEM SARAF Tri Handayani; Sajidan Sajidan; Baskoro Adi Prayitno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i1.9494

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat produk, mengetahui kelayakan, dan mengetahui efektivitas modul experiential learning yang diarahkan untuk strategi think talk write pada materi sistem saraf. Penelitian ini menggunakan model pengembangan R&D Borg and Gall yang meliputi tahap: research and information collection, planning, develop preliminary form of product, expert judgement, revisi produk, preliminary field testing, dan uji pelaksanaan lapangan. Uji pelaksanaan lapangan menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan dua kelompok uji lapangan yang dipilih secara acak. Kelas modul (XI-IA7) pembelajaran menggunakan modul yang dikembangkan dan kelas Agregasi (XI-IA8) pembelajaran dengan menggunakan model, modul, dan media yang telah dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk data prestasi belajar kognitif, lembar observasi untuk prestasi belajar afektif dan prestasi belajar psikomotorik. Hasil penilaian modul oleh ahli modul dan materi serta praktisi adalah 87.85 dan 86.97. Hasil rerata nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik pada kelas modul adalah 81.93, 96.80, dan 97.66. Penggunaan modul yang dikembangkan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA Taruna Nusantara Magelang.
PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS BERPIKIR KRITIS DISERTAI ARGUMENT MAPPING PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 SURAKARTA Tutik Fitri Wijayanti; Baskoro Adi Prayitno; Sunarto Sunarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v5i1.9516

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kritis yang terjadi di Indonesia, khususnya di SMAN 5 Surakarta. Tujuan penelitian dan pengembangan yang dilakukan: 1) mengetahui karakteristik modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping pada materi sistem pernapasan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 5 Surakarta, 2) menguji kelayakan modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping pada materi sistem pernapasan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 5 Surakarta, dan 3) menguji efektivitas modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping pada materi sistem pernapasan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMAN 5 Surakarta. Penelitian dan pengembangan modul ajar menggunakan model prosedur Borg & Gall yang telah dimodifikasi menjadi sembilan tahapan: 1) tahap penelitian dan pengumpulan informasi, 2) tahap perencanaan, 3) tahap pengembangan desain, 4) tahap validasi desain, 5) tahap revisi produk pertama, 6) tahap uji lapangan terbatas, 7) tahap revisi produk kedua, 8) tahap uji lapangan operasional yang menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen, dan 9) tahap revisi produk akhir setelah dilakukan uji lapangan. Analisis data yang digunakan selama penelitian dan pengembangan adalah analisis deskriptif, teknik persentase, dan uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan: 1) produk modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping dikembangkan berdasarkan aspek berpikir kritis menurut Facione (2011) yang divisualisasikan pada aspek tujuan, materi, kegiatan, dan soal evaluasi. 2) Kelayakan modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping pada modul siswa dinyatakan berkualifikasi baik dan modul guru berkualifikasi sangat baik. 3) Modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis, karena berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan adanya perbedaan hasil postes antara kelas yang menggunakan modul berbasis berpikir kritis disertai argument mapping dengan kelas yang menggunakan modul sekolah diperoleh sig 0,00 < 0,05.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL GI DAN STAD DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DEDUKTIF DAN MOTIVASI BERPRESTASI Karjo Karjo; Ashadi Ashadi; Sugiyarto Sugiyarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v8i2.37755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan Saintifik dengan model GI dan STAD ditinjau dari kemampuan berpikir deduktif dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar. Penelitian ini disusun dalam rancangan faktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X MIPA SMA Negeri 8 Surakarta. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas. Kelas eksperimen I diberi perlakuan menggunakan pendekatan saintifik dengan model STAD terdiri dari 25 peserta didik dan kelas eksperimen II diberi perlakuan menggunakan pendekatan saintifik dengan model GI terdiri dari 25 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk data hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir deduktif, sedangkan angket untuk data motivasi berprestasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan sel tak sama dengan bantuan software SPSS 18. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian adalah: (1) ada pengaruh pembelajaran saintifik dengan model GI dan model STAD terhadap hasil belajar; (2) ada pengaruh kemampuan berpikir deduktif terhadap hasil belajar; (3) ada pengaruh motivasi berprestasi terhadap hasil belajar; (4) ada interaksi antara pembelajaran Saintifik dengan GI dan STAD dengan kemampuan berpikir deduktif terhadap hasil belajar ; (5) ada interaksi antara pembelajaran saintifik dengan GI dan STAD dengan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar ; (6) tidak ada interaksi antara kemampuan berpikir deduktif dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar; (7) t i d a k ada interaksi antara pembelajaran saintifik dengan GI dan STAD dengan kemampuan berpikir deduktif dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GUIDED INQUIRY MODEL MENGGUNAKAN LKS TERBIMBING DAN LKS BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA Juli Sukimarwati; Widha Sunarno; Sugiyarto Sugiyarto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i02.9776

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran biologi dengan Guided Inquiry Modelmenggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi, kreativitas, motivasi berprestasi siswa, sertainteraksinya terhadap prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desainfaktorial 2x2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 6 Madiun tahun pelajaran2012-2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling terdiri dari 2 kelas XI A1 and XI A3.Pengumpulan data menggunakan teknik tes untuk prestasi belajar kognitif, psikomotor, dan mengukurkreativitas, serta angket untuk motivasi berprestasi dan prestasi belajar afektif. Data dianalisis menggunakananava tiga jalan, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) guided inquiry model menggunakan LKSterbimbing dan LKS bebas termodifikasi memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, danpsikomotorik, 2) kreativitas memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotorik, 3)motivasi berprestasi memberikan pengaruh terhadap prestasi kognitif, afektif, dan psikomotorik, 4) terdapatinteraksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasi dengankreativitas terhadap prestasi belajar kognitif, tetapi tidak pada prestasi belajar afektif dan psikomotorik, 5) tidakterdapat interaksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing dan LKS bebas termodifikasidengan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar kognitif, afektif dan psikomotorik, 6) terdapatinteraksiantara kreativitas dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotorik, tetapi tidak padaprestasi belajar kognitif, 7) terdapatinteraksi antara guided inquiry model menggunakan LKS terbimbing danLKS bebas termodifikasi, dengan kreativitas dan motivasi berprestasi terhadap prestasi belajar afektif, tetapitidak pada prestasi belajar kognitif dan psikomotorik.Kata kunci: Inquiry, LKS, Kreativitas, Motivasi, Peredaran Darah
PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS MASALAH PADA MATERI KONSEP MOL KELAS X SMA/MA SESUAI KURIKULUM 2013 Kristianita Sunaringtyas; Sulistyo Saputro; Mohammad Masykuri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i2.9550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil dari setiap langkah pengembangan modul kimia berbasis masalah atau problem based learning (PBL) menggunakan model Borg dan Gall yang dimodifikasi, (2) kelayakan modul kimia problem based learning, (3) efektivitas modul kimia problem based learning dalam pembelajaran kimia materi Konsep Mol. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan atau research and development model Borg dan Gall yang dimodifikasi. Uji lapangan awal dilakukan di SMAN 1 Kota Madiun dan SMAN 3 Kota Madiun. Uji lapangan utama dilakukan di SMAN 1 Kota Madiun dan SMAN 2 Kota Madiun. Uji lapangan operasional dilakukan di 10 sekolah pelaksana Kurikulum 2013Tahun Pelajaran 2013/2014, yaitu: (1) SMAN 1 Kota Madiun, (2) SMAN 2 Kota Madiun, (3) SMAN 3 Kota Madiun, (4) SMAN 1 Caruban Kabupaten Madiun, (5) SMAN 2 Caruban Kabupaten Madiun, (6) SMAN 1Geger Kabupaten Madiun, (7) SMAN 1 Kabupaten Ngawi, (8) SMAN 2 Kabupaten Ngawi, (9) SMAN 1 Kabupaten Magetan, dan (10) SMAN 1 Maospati Kabupaten Magetan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket dan tes. Kelayakan modul kimia problem based learning disimpulkan dari hasil angket penilaian kelayakan modul pada uji lapangan awal, utama dan operasional. Efektivitas modul disimpulkan dari hasil uji t perbedaan rata-rata hasil belajar pengetahuan, keterampilan dan sikap di kelas kontrol dan kelas eksperimen pada uji lapangan utama. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) hasil setiap langkah pengembangan modul kimia berbasis masalah adalah modul kimia yang telah direvisi berdasarkan saran dan masukan dari konsultan ahli modul, validator modul dan telah diujicobakan kepada calon  pengguna  modul,  (2)  modul  kimia  problem  based  learning  layak  digunakan  dalam  proses pembelajaran, 3) modul kimia problem based learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan, keterampilan dan sikap.
HASIL BELAJAR KOGNITIF DALAM CONTROL VARIABLE STRATEGY (CVS) BERBANTUAN BAHAN AJAR SAINTIFIK Mutiara Nurul Lita Azizah; Wiwi Isnaeni; Kasmadi Imam Supardi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v9i1.41560

Abstract

Control Variable Strategy (CVS) merupakan metode yang digunakan untuk mengerjakan, mendesain kegiatan eksperimen sehingga diperoleh hasil yang valid dan interpretasi yang mudah dipahami. CVS digunakan dalam kegiatan eksperimen di pembelajaran IPA untuk mempermudah peserta didik melakukan investigasi. Bahan ajar saintifik merupakan perpaduan antara bahan ajar dan LKPD sebagai satu sumber belajar yang digunakan untuk mempermudah penerapan CVS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh CVS berbahan ajar saintifik terhadap hasil belajar kognitif. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP PGRI 1 Ajibarang. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experimental study with kontrol group design. Data hasil belajar kognitif dianalisis dengan uji regresi, koefisien determinasi, N-Gain Test, dan T-Test. Hasil penelitian dengan uji regresi dan koefisien determinasi menunjukkan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 sehingga CVS berbahan ajar saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif sebesar 41,7%. Hasil N-Gain Test menunjukan besarnya peningkatan hasil belajar kognitif kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan kelompok control. Hasil T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar  diperoleh nilai signifikansi 0.000 < 0.05, berarti ada perbedaan antara rata-rata hasil belajar kognitif pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan pada penelitian ini yaitu CVS berbahan ajar saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif. Implikasi penelitian ini yaitu CVS berbahan ajar saintifik dapat diterapkan oleh guru dalam membimbing peserta didik mendesain dan mengerjakan eksperimen yang dikontrol sehingga hasil belajar kognitif peserta didik mengalami peningkatan.Control Variable Strategy (CVS) is a method used to work on, design experimental activities so that valid results and interpretations are easy to understand. CVS is used in experimental activities in science learning to make it easier for students to investigate. Scientific teaching materials are a combination of teaching materials and LKPD as a learning resource that is used to facilitate the implementation of CVS. The purpose of this study was to determine the effect of CVS based on scientific teaching on cognitive learning outcomes. The research method in this research is quantitative method. This research was conducted in class VII SMP PGRI 1 Ajibarang. The research design used was a quasi experimental study with a control group design. Cognitive learning outcomes data were analyzed by regression test, coefficient of determination, N-Gain Test, and T-Test. The results of the study using regression tests and the coefficient of determination showed a significance value of 0.000 <0.05 so that CVS with scientific teaching materials had an effect on cognitive learning outcomes of 41.7%. The results of the N-Gain Test showed the magnitude of the increase in cognitive learning outcomes in the experimental group was greater than the control group. The results of the T-Test showed a significance value of 0.000 <0.05, meaning that there was a difference between the average cognitive learning outcomes in the experimental group and the control group. The conclusion in this study is that CVS with scientific teaching materials has an effect on cognitive learning outcomes. The implication of this research is that scientific teaching materials CVS can be applied by teachers in guiding students to design and work on controlled experiments so that students' cognitive learning outcomes increase.
PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL THINK PAIR SHARE(TPS) DAN NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) DILENGKAPI HANDOUT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL DAN KEMAMPUAN MATEMATIK Aisyah - -; Muhammad - Masykuri; Sulistyo - Saputro
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9808

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Think Pair Share (TPS) dan Number Head Together (NHT), kemampuan awal, kemampuan matematik, dan interaksi variabelnya terhadap prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan model eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan Desember 2012 - Juni 2013. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA N 1 Sragen Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XI IPA 6 dan XI IPA 7. Kelas XI IPA 6 diberi pembelajaran dengan model NHT dan kelas XI IPA 7 diberi pembelajaran dengan model TPS. Data dikumpulkan dengan model tes untuk prestasi belajar kognitif, kemampuan awal, dan kemampuan matematik, angket untuk prestasi afektif, dan lembar observasi untuk psikomotor siswa. Hipotesis diuji menggunakan Anava (Analisis Variansi) dan Kruskal-Wallis one way analysis of variance. Dari hasil analisis data disimpulkan: 1) terdapat pengaruh penggunaan model TPS dan NHT terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 2) terdapat pengaruh kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 3) terdapat pengaruh kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan psikomotor siswa, tetapi tidak terdapat pengaruhnya terhadap prestasi afektif; 4) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan awal terhadap prestasi belajar kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 5) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT dengan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor; 6) terdapat interaksi antara kemampuan awal dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi psikomotor; 7) terdapat interaksi antara model pembelajaran TPS dan NHT, kemampuan awal, dan kemampuan matematik terhadap prestasi kognitif siswa, tetapi tidak terdapat interaksinya terhadap prestasi afektif dan psikomotor. 
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) KIMIA SMA/MA BERBASIS LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI LAJU REAKSI Natalia Diyah Hapsari; Mohammad Masykuri; Sri Yamtinah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i4.9582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E, (2) mengetahui kualitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E, (3) mengetahui efektivitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Penelitian dan pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan dari Borg and Gall yang disederhanakan menjadi 9 tahapan yaitu: (1) penelitian pendahuluan dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk, (4) uji coba lapangan awal, (5) revisi produk awal, (6) uji coba pelaksanaan lapangan, (7) penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan, (8) uji coba pelaksanaan lapangan, (9) penyempurnaan produk akhir. Analisis Data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan: (1) telah berhasil dikembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E pada materi Laju Reaksi yang dilakukan berdasarkan tahapan penelitian dan pengembangan R&D yang terdiri dari 9 tahapan, (2) kualitas Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E pada materi Laju Reaksi memiliki kualitas sangat baik pada aspek komponen kelayakan isi, bahasa, penyajian dan kegrafisan dengan persentase sebesar 84,06% berdasarkan penilaian siswa dan 90,88% berdasarkan penilaian guru, (hasil uji efektivitas pada aspek pengetahuan terdapat perbedaan antara kelas eksperimen (pembelajaran dengan menggunakan model Learning Cycle 5E disertai Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E ) dan kelas baseline (pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E tanpa disertai Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berbasis Learning Cycle 5E ),, sedangkan pada aspek sikap dan keterampilan tidak terdapat perbedaan.
RELEVANSI PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH PADA MATA PELAJARAN FISIKA DAN HUBUNGAN DENGAN KINERJA INDIVIDUAL PENGGUNA (STUDI KASUS SMA SE-KABUPATEN KOTABARU) Muhammad Ali; Radiatul Adawiah
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v10i1.37833

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana relevansi penerapan kurikulum 2013 pada mata pelajaran fisika dan hubungan dengan kinerja individual pengguna. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif  kualitatif  melalui analisis data deskriptif persentase dengan tahapan pengembangan angket/kuisioner respon kepala sekolah, guru fisika dan peserta didik terhadap penerapan kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru fisika dan peserta didik SMA Se-Kabupaten Kotabaru. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Kesiapan siswa dalam melaksanakan kurikulum 2013 tidakberjalan dengan baik melihat dari hasil persentase yang rendah yaitu 29,45%. 2) Kesiapan guru dalam melaksanakan kurikulum 2013 sudah berjalan dengan cukup baik melihat dari hasil persentase yaitu 59,05%. 4) Kesiapan kepala sekolah dalam melaksanakan kurikulum 2013 sudah berjalan dengan baik melihat dari hasil persentase yang tinggi yaitu 73,27%.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan kurikulum 2013 pada mata pelajaran fisika dalam hubungan kinerja individual masih cukup relevan.The general purpose of this research is to find out the relevance of implementing the 2013 curriculum in physics subjects and the relationship with individual user performance. This research method is a qualitative descriptive method through descriptive percentage data analysis with the stages of developing a questionnaire/questionnaire for the response of school principals, physics teachers and students to the implementation of the 2013 curriculum. The subjects of this study were school principals, physics teachers and high school students throughout Kotabaru Regency. The results of this study are 1) The readiness of students in implementing the 2013 curriculum is not going well, seeing from the results of a low percentage of 29.45%. 2) The readiness of teachers in implementing the 2013 curriculum has gone quite well, judging from the percentage results, which is 59.05%. 4) The readiness of the principal in implementing the 2013 curriculum has been going well, judging from the high percentage of 73.27%. The conclusion of this study is that the implementation of the 2013 curriculum in physics subjects in relation to individual performance is still quite relevant.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN JUST IN TIME TEACHING (JITT) BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI JAMUR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS SISWA KELAS X SMA Icha Kurnia Wati; Maridi Maridi; Murni Ramli
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i1.17276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan model JiTT berbasis pendekatan saintifik, 2) Mengetahui kelayakan model JITT berbasis pendekatan saintifik, 3) Mengetahui efektivitas model JITT berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis kelas X SMA pada materi jamur. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) mengacu pada model Borg & Gall dengan tahapan: 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) pengembangan produk awal, 4) uji coba permulaan, 5) revisi produk pertama, 6) uji lapangan terbatas, 7) revisi produk kedua, 8) uji lapangan operasional, 9) revisi produk ketiga, 10) disseminasi. Kelayakan model divalidasi oleh ahli model, ahli materi, guru biologi (praktisi), dan siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, lembar observasi, wawancara, dan tes. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Kemampuan belajar analitis dianalisis dengan mengunakan uji t (t test) dengan desain posttest only control group design. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) pengembangan model pembelajaran JiTT berbasis saintifik dilakukan dengan memperhatikan karakteristik dari model yaitu adanya sintaks, sistem sosial, sistem pendukung, peran siswa, peran guru, dampak intruksional, dan dampak pengiring, 2) hasil pengembangan model pembelajaran JiTT berbasis saintifik layak untuk diterapkan pada materi jamur. Kelayakan model pembelajaran JiTT berbasis saintifik berdasarkan penilaian dari ahli, praktisi, dan respon siswa yang secara keseluruhan memberikan kategori baik pada produk pengembangan, 3) model pembelajaran JiTT berbasis saintifik mampu meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa. Uji statistik pada kemampuan berpikir analitis menunjukkan ada perbedaan yang signifikan (sig 0,00 < 0,05) antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Page 9 of 42 | Total Record : 417


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): April 2019 Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA More Issue