cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 224 Documents
Studi Literatur Review : Dampak Penyebaran Covid-19 Terhadap Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi Putri Patricia; Meilinda Meilinda
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73724

Abstract

Penyebaran Covid-19 sangat berdampak di bidang Pendidikan, terutama dalam proses pembelajaran. Hal ini karena  proses pembelajaran yang biasanya offline berubah mejadi online untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Penulisan artikel adalah untuk melihat dan mengkaji dampak yang terjadi akibat penyebaran Covid-19 terhadap bidang pendidikan di perguruan tinggi khususnya yaitu mengenai proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian pustakaan. Peneliti ingin menggambarkan fenomena-fenomena yang sedang berlangsung atau sudah terjadi terhadap proses pembelajaran. Data yang dikumpulkan berasal dari pengumpulan jurnal yang berkaitan dengan dampak yang terjadi karena penyebaran Covid-19. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran memiliki beberapa perubahan yang terjadi dari sebelum dan saat adanya Covid-19. Sehingga dalam proses pembelajaran online memiliki dampak positif dan negatif yang mana terjadi tanpa disadari akibat dari perubahan proses pembelajaran dan juga perkembangan proses pembelajaran yang secara Hybrid Learning. Oleh karena itu, dalam pembelajaran secara online harus lebih ditingkatkan lagi agar proses pembelajaran lebih efektivitas dan tidak ada kendala lagi.The spread of Covid-19 has had a huge impact on the education sector, especially in the learning process. This is because the learning process that is usually offline has changed to online to reduce the rate of spread of Covid-19. Writing articles is to see and examine the impact that has occurred due to the spread of Covid-19 on the field of education in tertiary institutions, especially regarding the learning process. This research was conducted qualitatively with descriptive analysis techniques with literature review. Researchers want to describe the phenomena that are ongoing or have occurred in the learning process. The data collected comes from collecting journals related to the impact that has occurred due to the spread of Covid-19. The results of this study indicate that in the learning process there have been some changes that occurred before and during the presence of Covid-19. So that the online learning process has positive and negative impacts which occur unnoticed as a result of changes in the learning process and also the development of the learning process in Hybrid Learning. Therefore, online learning must be further improved so that the learning process is more effective and there are no more obstacles.
Analisis Keberadaan Komponen HOTS dalam Media Pembelajaran pada Materi Fisika SMA Kelas X Semester I Maulita Yusmawati; Fanny Rahmatina Rahim; Silvi Yulia Sari; Yenni Darvina
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.70282

Abstract

HOTS merupakan keterampilan yang ada dalam kurikulum 2013. Pembelajaran berbasis HOTS menuntut peserta didik untuk mampu memecahkan masalah dengan kritis dan kreatif serta mampu mengambil keputusan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menarik dan aktif. Salah satunya berupa media pembelajaran yang digunakan oleh guru Fisika di SMA/MA di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan populasi data seluruh SMA Negeri se-Kota Padang. Dengan teknis pengambilan data stratified random sampling, diperoleh sebanyak 3 sekolah yang menjadi sampel penelitian. Dari 3 sampel sekolah, sebanyak 6 media pembelajaran dianalisis keberadaan indikator HOTSnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa keberadaan komponen HOTS dalam media pembelajaran kurang menfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berpikir HOTS dengan angka 33.64%. Materi gerak melingkar dan indikator keterampilan pemecahan masalah merupakan komponen yang keberadaan HOTSnya paling tinggi dalam media pembelajaran, tetapi masih dikategorikan kurang memfasilitasi dalam mengembangkan keterampilan berpikir HOTS peserta didik. HOTS is a skill that is in the 2013 curriculum. HOTS-based learning requires students to be able to solve problems critically and creatively and be able to make decisions to solve existing problems. Teachers must be able to create interesting and active learning. One of them is in the form of learning media used by Physics teachers at SMA/MA in Padang City. This research is a descriptive research with a quantitative approach with a data population of all public high schools in the city of Padang. Using stratified random sampling technique, 3 schools were obtained as the research samples. Of the 3 sample schools, 6 learning media were analyzed for their HOTS indicators. Data collection techniques were carried out using interviews and documentation studies. From this study, it can be concluded that the existence of the HOTS component in learning media does not facilitate students to develop HOTS thinking skills with a rate of 33.64%. Circular motion material and indicators of problem solving skills are the components with the highest presence of HOTS in learning media, but are still categorized as less facilitating in developing students' HOTS thinking skills.
Penerapan Metode Pacing dan Dual Processing untuk Mencegah Beban Kognitif Berlebih Siswa dalam Pembelajaran Fisika Edi Agus Santoso
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79319

Abstract

Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk mengurangi beban kognitif siswa dalam pembelajaran fisika di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Mantup. Tujuan dari penelitian adalah 1) mendeskripsikan keterlaksanaan penerapan metode pacing dan dual processing, 2) Mendeskripsikan perilaku yang ditunjukkan oleh siswa berkaitan dengan beban kognitif yang dialami, dan 3) mendeskripsikan beban kognitif yang dialami oleh siswa. Penelitian tindakan ini dilakukan sebanyak dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan (plan), pelaksanaan dan observasi (action and observe) dan refleksi (reflection). Data diperoleh dari hasil obervasi keterlaksanaan penerapan metode, observasi perilaku siswa yang berhubungan dengan beban kognitif, dan angket beban kognitif siswa selama pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh keterlakasanaan pembelajaran rata-rata hanya sampai tahap menyimpulkan dan hanya satu kali pertemuan yang sampai kegiatan penutup. Perilaku siswa menunjukkan beban kognitif yang rendah dialami oleh siswa dari siklus I dan siklus II, dengan perilaku pada siklus II lebih rendah dibandingkan pada siklus I. Beban kognitif total siswa termasuk kategori rendah baik siklus I maupun siklus II yaitu siklus I sebesar 10,44 dari 30 dan siklus II sebesar 10,84 dari 30.Class action research has been carried out to reduce students' cognitive load in learning physics in class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Mantup. The aims of the research are 1) to describe the implementation of the pacing and dual processing methods, 2) to describe the behavior shown by students in relation to the cognitive load experienced, and 3) to describe the cognitive load experienced by students. This action research was carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation and observation and reflection stages. Data was obtained from observations of the implementation of the method, observations of student behavior related to cognitive load, and questionnaires on students' cognitive load during learning. Based on the results of data analysis, it was found that learning progress was on average only up to the concluding stage and only one meeting ended with the closing activity. Student behavior shows a low cognitive load experienced by students from cycle I and cycle II, with behavior in cycle II being lower than in cycle I. The total cognitive load of students is in the low category for both cycle I and cycle II, namely cycle I is 10.44 of 30 and cycle II was 10.84 out of 30.
Meta-Analisis Pengaruh STEM pada Pembelajaran Fisika Terhadap Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Nurhamdin Putra; Asrizal Asrizal; Usmeldi Usmeldi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79314

Abstract

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Meta-Analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa dipengaruhi oleh STEM pada Pembelajaran Fisika yang ditinjau dari keseluruhan data, tingkatan kelas, materi pelajaran, dan model pembelajaran. Data dalam penelitian ini diperoleh dari babara artikel sejenis yang ada pada jurnal dan prosiding nasional maupun internasional yang memenuhi syarat tertentu untuk dapat dihitung effect size nya. Sebanyak 20 artikel yang dijadikan sumber data penelitian. Data dianalisis dengan menggunakan rumus effect size. Hasil dari penelitian ini adalah ditinjau dari keseluruhan data, rata-rata effect size paling tinggi sebesar 1,79 pada komponen keterampilan berpikir kreatif. Pada tingkatan kelas, perguruan tinggi memiliki effect size yang paling besar yaitu 2,52 untuk komponen pemahaman konsep dan kelas X effect size nya 4,95 untuk komponen keterampilan berpikir kreatif. Selanjutnya, untuk tinjauan jenis materi pelajaran nilai effect size yang paling tinggi yaitu Hukum Newton 6,25 dan berdasarkan jenis model pembelajaran nilai effect size tertinggi ialah Ethno-STEM 3,66. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa STEM memberikan pengaruh yang tinggi terhadap pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran fisika.The type of research carried out is Meta-Analysis research. The purpose of this research is to find out how students' conceptual understanding and creative thinking skills are influenced by STEM in Physics Learning in terms of overall data, grade level, subject matter, and learning models. The data in this research were obtained from similar articles in national and international journals and proceedings that met certain requirements in order to calculate the effect size. A total of 20 articles were used as research data sources. Data were analyzed using the effect size formula. The results of this research are that in terms of the overall data, the highest average effect size is 1.79 in the creative thinking skills component. At class level, higher education has the largest effect size, namely 2.52 for the concept understanding component and class X has an effect size of 4.95 for the creative thinking skills component. Furthermore, to review the type of subject matter, the highest effect size value is Newton's Law 6.25 and based on the type of learning model the highest effect size value is Ethno-STEM 3.66. From these results, it can be concluded that STEM has a high influence on students' conceptual understanding and creative thinking skills in physics learning.
Pengembangan Media Mini Zoo Pada Materi Perkembangbiakan Hewan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sd 7 Kandangmas Farah Shoufika Hilyana; Nabila Nihlatil Kamila; Mutiara Devy Zahratunnisa; Nor Ilma; Shofiya Nur Haliza
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.74146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain media pembelajaran mini zoo pada materi perkembangbiakan hewan, mengetahui hasil belajar sisw terhadap media pembelajaran mini zoo yang telah dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan R&D oleh Borg and Gall, dimana tahapan yang ada pada model pengembangan R&D adalah potensi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisian desain, ujicoba produk, revisi produk dan produk akhir. Instrumen yang digunakan yaitu berupa soal pretest dan soal posttest yang diberikan pada siswa kelas V SD & Kandangmas. Hasil validasi ahli media masuk dalam kategori baik dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Hasil validasi ahli materi masuk dalam kategori baik dan dapat digunakan tanpa revisi. Rata-rata hasil uji coba dengan instrumen soal pretest dan posttest masing-masing sebesar 5,7 dan 9,2. Berdasarkan hasil rata-rata soal pretest dan posttest yang diperoleh dalam penelotian ini dapaat disimpulkan bahwa pengembangan media mini zoo dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk emningkatkan hasil belajar siswa.This study aims to desaign a mini zoo learning media on animal breeding material, knowing student learning outcomes on the mini zoo learning media that has been developed. The development model  used in this research is the R&D development model by Borg and Gall, where the stages in the R&D development model are potential problems, data collection, product design, design validation, design revision, design The instrument used were pretest questions and posttest questions given to 5th grade students of SD 7 Kandangmas. The result of media expert validation are in the good category and can be used with minor revisions. The result of material expert validation are in the good category and can be used without revision. The average test result with pretest dan posttest question instruments were 5.7 and 9.2 respectively. Based on the average result of pretest and posttest question obtained in this study, it can be concluded that the development of mini zoo memdia can be used as learning media to improve student learning outcomes.
Validitas Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Sustainable Development pada Materi Ekologi di SMA Riyadhotus Sholihah; Endah Rita Sulistya Dewi; Fenny Roshayanti
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.71911

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi berbasis Sustainable Development  pada jenjang Sekolah Menengah Atas. Prosedur penelitian pengembangan yang dilakukan dalam pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis sustainable development mengacu pada Langkah-langkah borg and gall terdiri atas 10 langkah kemudian disederhanakan menjadi 6 langkah yaitu perencanaan, membuat produk, validasi 1, revisi, validasi 2, revisi produk. Perangkat pembelajaran biologi berbasis sustainable development yang dikembangkan terdiri atas silabus, RPP, LKPD, dan modul. Namun, pada penulisan ini difokuskan pada proses uji validasi. Uji validasi pada perangkat pembelajaran dilakukan oleh validator ahli dan validator praktisi pendidikan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah menghasilkan produk pengembangan perangkat pembelajaran biologi berbasis sustainable development memiliki kategori sangat layak digunakan.This research is a development research that aims to develop biology learning devices based on Sustainable Development at the Senior High School level. The development research procedure carried out in the development of biology learning devices based on sustainable development refers to the Borg and Gall steps consisting of 10 steps then simplified into 6 steps, namely planning, making products, validation 1, revision, validation 2, product revision. The biology learning devices based on sustainable development that are developed consist of syllabus, RPP, LKPD, and modules. However, in this writing, the focus is on the validation test process. The validation test on the learning device is carried out by expert validators and education practitioner validators. The final result of this study is to produce a product for the development of biology learning devices based on sustainable development that has a very feasible category for use.
Identification of Tpack Ability in Middle School Science Teachers Hikmah Fatimah; Emy Shofiah Setyowati; Bramastia Bramastia
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79320

Abstract

In carrying out learning, teachers are required to keep up with the times by integrating knowledge of content, pedagogy and technology into learning. The ability of TPACK is very influential on learning in the classroom. For this reason, the study was conducted to determine the TPACK ability of junior high school science teachers in Central Java and East Java Provinces. The sample was taken through the cluster sampling technique on 33 science teachers through a google form-based questionnaire with 43 TPACK indicators. The results of the analysis show that 87% of teachers have TPACK abilities with good criteria and 13% of teachers have TPACK abilities with poor criteria. The lack of TPACK ability in science teachers can be caused by several factors such as age, less than optimal training attended by teachers and gender. For this reason, it is hoped that the government can help teachers improve their TPACk skills so that the teaching and learning process can be carried out optimally according to the development of the times.
Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik pada Materi Pemanasan Global Berbasis E-Learning di SMPN 52 Surabaya Vera Nur Aini
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i3.79315

Abstract

Tujuan dilaksanakannya riset ini untuk menganalisislKeterampilan Proses Sains peserta didik pada materi Pemanasan Global dalam kegiatan pembelajaran berbasis e-learning di SMPN 52 Surabaya. Riset ini termasuk dalam riset deskriptif kualitatif yang mengaitkan subjek penelitian sebanyak 40 siswa di kelas VII E SMPN 52 Surabaya serta guru pengampu mata pelajaran IPA SMPN 52 Surabaya. Metode pengumpulan informasi yang digunakan dalam pengambilan informasi berupa angket serta wawancara. Riset ini dianalisis dengan menggunakan metode triangulasi informasi yang terdiri dari reduksi informasi, penyajian informasi, verifikasi informasi, serta kesimpulan. Dari riset yang sudah dilakukan, diperoleh hasil angket yang berbeda pada masing- masing indikator, yakni mengamati 85%, menanya 70%, mengumpulkan informasi 77, 5%, mengasosiasikan 87, 5%, serta mengkomunikasikan 62,5%, dengan perolehan nilai rata- rata sebesar 76, 5% yang bisa dikategorikan“baik”. Bersumber pada wawancara yang sudah dilakukan dengan guru pengampu mata pelajaran IPA, diperoleh hasil bahwa pada pelaksanaan Keterampilan Proses Sains di kelas VII E SMPN 52 Surabaya telah lebih dari separuh peserta didik yang sudah berpartisipasi aktif dalam mengikuti proses pembelajaran pada materi Pemanasan Global dalam pembelajarn berbasis E- Learning melalui Microsoft Teams.The aim of carrying out this research is to analyze students' Science Process Skills on Global Warming material in e-learning based learning activities at SMPN 52 Surabaya. This research is included in qualitative descriptive research which involves research subjects as many as 40 students in class VII E of SMPN 52 Surabaya and science teachers at SMPN 52 Surabaya. The information collection method used in obtaining information is in the form of questionnaires and interviews. This research was analyzed using the information triangulation method which consists of information reduction, information presentation, information verification, and conclusions. From the research that has been carried out, different questionnaire results were obtained for each indicator, namely observing 85%, asking 70%, collecting information 77.5%, associating 87.5%, and communicating 62.5%, with an average score obtained - an average of 76.5% which can be categorized as "good". Based on interviews conducted with science teachers, the results obtained were that in the implementation of Science Process Skills in class VII E of SMPN 52 Surabaya, more than half of the students had actively participated in following the learning process on Global Warming material in E-based learning. - Learning via Microsoft Teams.
Meta-Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Fluida Statis Dela Annisa; Rudi Haryadi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.72952

Abstract

Fisika merupakan mata pelajaran yang memerlukan pemahaman daripada penghafalan, tetapi diletakkan pada pengertian dan pemahaman konsep yang dititikberatkan pada proses terbentuknya pengetahuan melalui penemuan, penyajian data secara matematis dan berdasarkan aturan-aturan tertentu. Kemampuan memahami konsep tersebut dapat dibangun serta ditingkatkan melalui penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning terhadap pemecahan masalah siswa pada materi fluida statis. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah meta analisis. Meta analisis dilakukan dengan cara merangkum data penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan mengkaji dan menelusuri empat artikel online yang mengkaji pengaruh Model Problem Based Learning terhadap pemecahan masalah fisika pada materi fluida statis. Hasil meta analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran dengan model Problem Based Learning terhadap peningkatan pemecahan masalah fluida statis pada siswa.Physics is a subject that requires understanding rather than memorization, but it is placed on understanding and understanding concepts that are focused on the process of forming knowledge through discovery, presenting data mathematically and based on certain rules. The ability to understand these concepts can be built and enhanced through the use of Problem Based Learning (PBL) learning models. This research was conducted to analyze the effect of using the Problem Based Learning model on solving student problems in static fluid material. The method used in this research is meta-analysis. Meta-analysis is done by summarizing research data that has been done before. Data collection was carried out by reviewing and tracing four online articles that examined the effect of the Problem Based Learning Model on solving physics problems in static fluid material. The results of the meta-analysis carried out showed that there was an effect of learning with the Problem Based Learning model on increasing static fluid problem solving in students.
Penerapan Project Based Learning Untuk Meningkatkan Karakter Pelajar Pancasila Dimensi Kreatif Peserta Didik Farida Hannum; M. Fairuz Arifin; Dwikoranto Dwikoranto
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i2.73541

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang adanya pelaksanaan proses pembelajaran yang kurang berpihak pada peserta didik sehingga kurang berkembangnya dimensi kreatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan profil pelajar pancasila dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Project based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dengan berkolaborasi antara peneliti, guru pamong, dan dosen pendamping lapangan. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, tes, dan angket. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Project based Learning dapat meningkatkan dimensi kreatif dan hasil belajar peserta didik. Dengan hasil dimensi kreatif pada siklus I sebesar  65,01 meningkat menjadi 80,20 pada siklus II. Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 74,19 meningkat menjadi 83,67 pada siklus II, dengan ketuntasan klasikal mencapai 87,88%. Penelitian ini diakhir pada siklus II karena sudah mencapai kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran dan memenuhi ketuntasan klasikal. Selain itu penerapan model Project based Learning juga mendapat respon positif dari peserta didik.This research was conducted against the background of the implementation of the learning process that was less supportive of students so that the creative dimension was less developed. The purpose of this study was to improve the profile of Pancasila students in the creative dimension and student learning outcomes through the application of the Project Based Learning learning model. This type of research is classroom action research consisting of two cycles, where each cycle consists of the planning, implementation, observation, and reflection stages. This research was conducted in collaboration between researchers, supervising teachers, and field assistant lecturers. Data sources were obtained through observation, interviews, tests, and questionnaires. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of the Project Based Learning learning model can improve the creative dimension and learning outcomes of students. With the results of the creative dimension in cycle I of 65.01 increasing to 80.20 in cycle II. The average value of student learning outcomes in cycle I of 74.19 increased to 83.67 in cycle II, with classical completeness reaching 87.88%. This research was ended in cycle II because it had reached the criteria for completing learning objectives and met classical completeness. In addition, the implementation of the Project Based Learning model also received a positive response from students.