cover
Contact Name
Bramastia
Contact Email
bramastia@staff.uns.ac.id
Phone
+6281567720009
Journal Mail Official
bramastia@staff.uns.ac.id
Editorial Address
S2 Pendidikan Sains FKIP UNS Surakarta Jalan Ir Sutami No 36A Surakarta Jawa Tengah https://jurnal.uns.ac.id/inkuiri/index
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
INKUIRI : Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 22527893     EISSN : 2615748     DOI : 10.20961
INKUIRI Jurnal Pendidikan IPAis a peer-reviewed open-access journal. The journal disseminates papers written based on the results of study and review of literature in the sphere of natural sciences education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. INKUIRI Jurnal Pendidikan IPA published three times a year, in February, June, and October until 2018. Since 2019, INKUIRI has been published twice a year, in April and October. Submitted papers must be written in English or Bahasa Indonesia for initial review stage by editors and further review process by minimum two international reviewers. Finally, accepted and published papers will be freely accessed in this website and the following abstracting & indexing databases: 1. Google Scholar 2. Indonesian Scientific Journal Database 3. Indonesia Publication Index (IPI) 4. Bielefeld Academic Search Engine (BASE) 5. Academia 6. ResearchGate 7. Road Directory 8. Indonesia OneSearch (IOS)
Articles 417 Documents
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING DENGAN TEMA SISTEM GERAK MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP KELAS VIII Tri Wiyoko; Nonoh Siti Aminah; Baskoro Adi Prayitno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v7i3.31724

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan  modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan tema sistem gerak manusia; (2) menguji kelayakan modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan tema sistem gerak manusia; (3) menguji keefektifan modul IPA berbasis inkuiri terbimbing dengan tema sistem gerak manusia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian pengembangan modul IPA berbasis inkuiri terbimbing menggunakan model 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan yaitu Define, Design, Development, dan Dessemination. Modul dinilai berdasarkan kelayakan materi, kelayakan bahasa, kelayakan penyajian dan kegrafikan. Pengumpulan data menggunakan angket analisis kebutuhan, lembar validasi, dan angket penyebaran (disseminate). Modul diujicobakan terbatas  untuk 9 siswa dan uji coba lapangan 20 siswa di SMP Muhammadiyah 7 Surakarta. analisis uji keefektifan modul menggunakan Uji-t Independent Samples Test dan  tahap penyebaran menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian: (1) modul IPA berbasis inkuiri terbimbing yang dikembangkan memiliki karakteristik yaitu langkah pembelajaran pada modul disesuaikan dengan langkah pembelajaran inkuiri terbimbing dengan mengaitkan kemampuan berpikir kritis siswa. (2) Kelayakan modul IPA berbasis inkuiri terbimbing berdasarkan hasil penilaian ahli (materi, bahasa, kegrafikan dan penyajian) praktisi pendidikan, dan teman sejawat menunjukkan bahwa penilaian rata-rata modul guru lebih besar dari nilai cut off Score (94,03 > 93,40 ) dengan kategori sangat baik. Kemudian penilaian modul siswa dihasilkan rata-rata nilai cut off Score (89,21> 88,21) dengan kategori sangat baik, serta hasil disseminate modul guru diperoleh persentase rata-rata 80,25% dengan kategori baik. (3) Modul IPA berbasis inkuiri terbimbing efektif meningkatkan kemampauan berpikir kritis siswa yang berdasarkan perbedaan kemampuan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai taraf siginikansinya ( p < 0,005; 0,002< 0,005).
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN TESTLET UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI ELEKTROKIMIA Damayanti, Indah; Masykuri, Mohammad; Yamtinah, Sri
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v8i1.31816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian testlet yang memiliki validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan indeks pengecoh yang memenuhi kriteria sebagai suatu soal yang baik juga untuk mengembangkan instrumen testlet pada materi elektrokimia, menjadi instrumen penilaian yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi. Pengembangan instrumen penilaian dalam bentuk testlet ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang terdiri dari 10 tahap. Penelitian ini dilakukan di SMK SMTI Yogyakarta, SMK SMAK Bogor, SMK SMAK Padang, dan SMK SMAK Makassar dengan jumlah responden siswa sebanyak 96 orang. Validasi instrumen penilaian testlet ini menggunakan metode Aiken dengan 7 orang validator ahli. Metode penilaian pada instrumen testlet ini menggunakan metode Graded Response Model (GRM). Hasil penelitian ini adalah instrumen penilaian testlet yang dikembangkan dinyatakan layak dan memenuhi kriteria sebagai suatu soal yang baik dengan validitas soal lebih dari 0,76 (valid) dan memiliki reliabilitas tes pada uji coba lapangan utama 0,889 yang tergolong tinggi, memiliki daya pembeda dengan presentase 30,56% cukup dan 38,88% baik dan 30,56 baik sekali . Instrumen penilaian testlet ini memiliki tingkat kesukaran dengan presentase 133,88% sukar; 63,89% sedang; 16,67% mudah; dan 5,56% sangat mudah. Instrumen penilaian testlet yang dikembangkan mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan persentase kemampuan siswa dalam menganalisis sebesar 61,15%; mengevaluasi 52,50%; mengkreasi 34,25%; berpikir kritis 42,50%; dan bernalar logis 37,25%.
PEMBELAJARAN FISIKA KONTEKSTUAL MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DISKUSI MENGGUNAKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH DAN KEMAMPUAN VERBAL SISWA Antomi Saregar; Widha Sunarno; Cari Cari
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i02.9754

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kontekstual melalui metode eksperimen dan demonstrasi diskusi menggunakan  multimedia interaktif, antara siswa yang memiliki sikap ilmiah dan kemampuan verbal kategori tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar fisika siswa, serta interaksinya. Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental (quation experimental). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI program IPA SMA Negeri 3 Surakarta tahun pelajaran 2011/2012, sebanyak 7 kelas. Sampel penelitian ditentukan secara acak dengan teknik cluster random sampling sebanyak dua kelas. Kelas eksperimen 1 dengan metode eksperimen yang diberikan pada siswa kelas XI IPA 5 dan kelas eksperimen 2 dengan metode demonstrasi diskusi diberikan pada siswa kelas XI IPA 1. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes untuk mendapatkan data prestasi belajar kognitif dan kemampuan verbal siswa, sedangkan metode angket untuk mendapatkan informasi sikap ilmiah dan prestasi belajar afektif. Uji hipotesis penelitian menggunakan anava tiga jalan dengan desain faktorial 2x2x2. Dari hasil uji hipotesis data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) ada pengaruh penggunaan metode pembelajaran eksperimen dan demonstrasi diskusi terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 2) ada pengaruh sikap ilmiah terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 3) ada pengaruh kemampuan verbal terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif; 4) ada interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah terhadap prestasi kognitif, sedangkan terhadap prestasi belajar afektif tidak ada interaksi; 5) tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif, sedangkan terhadap prestasi belajar afektif ada interaksi; 6) tidak ada interaksi antara sikap ilmiah dengan kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif dan afektif; 7) tidak ada interaksi antara metode pembelajaran dengan sikap ilmiah dan  kemampuan verbal terhadap prestasi kognitif  dan afektif. Kata kunci: momentum dan impuls, aspek kognitif, dan aspek apektif
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN IPA FISIKA SMP KELAS IX BERBASIS PENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) PADA MATERI GERAKAN BUMI DAN BULAN YANG TERINTEGRASI BUDAYA JAWA Hendrik Pratama; Sarwanto Sarwanto; Cari Cari
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i1.9528

Abstract

Fisika mempelajari tentang alam sekitar dan gejala-gejala alam. Pada Kurikulum 2013, budaya merupakan salah satu komponen yang dikembangkan dalam proses pembelajaran.   Pengembangan bahan ajar yang relevan berdasarkan konsep ilmiah yang diintegrasikan dengan unsur budaya diperlukan agar pembelajaran menjadi lebih bermakna sehingga dapat memaksimalkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) prosedur pengembangan modul, (2) implementasi modul, dan (3) pandangan guru dan siswa terhadap pengembangan modul. Penelitian ini mengacu pada model 4D (four-D model) yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian diawali dengan pembuatan draf modul, validasi ahli, guru, dan teman sejawat. Hasil revisi berupa draf modul I diujicobakan secara  terbatas pada 9 siswa kemudian direvisi menjadi draf modul II. Tahap selanjutnya dilakukan uji coba lapangan pada 32 siswa dengan diberikan modul kemudian direvisi menjadi produk akhir. Tahap akhir modul disebarkan ke guru IPA untuk mendapat umpan balik. Instrumen yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara, dan tes. Uji coba lapangan menggunakan one group pretest-posttes design. Data hasil belajar kognitif dihitung dengan gain ternormalisasi dan diuji dengan uji t dua sampel berpasangan, sedangkan hasil belajar psikomotorik dan afektif dihitung persentase ketercapaiannya. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan: (1) pengembangan modul berbasis Pendekatan JAS yang terintegrasi budaya Jawa pada materi Gerakan Bumi dan Bulan menggunakan model 4D (four-D model) yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran, (2) pencapaian hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan dalam kategori “Sedang”, (3) terdapat perbedaan hasil belajar siswa, sebelum, dan setelah diterapkan modul, (4) hasil respon guru dan siswa terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan memiliki kategori “Baik”.
PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM PANDANGAN MAHASISWA Ma’rifah, Destri Ratna; Purbosari, Purwanti Pratiwi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v9i1.41375

Abstract

Program kebijakan pemerintah terkait dengan profesionalitas guru saat ini tengah digalakkan melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Dalam kurun waktu pelaksanaan PPG tersebut, belum diketahui secara jelas terkait pandangan mahasiswa yang saat ini berkuliah di program studi kependidikan, terutama pendidikan biologi FKIP UAD, terkait program PPG. Pengetahuan akan persepsi mahasiswa diharapkan dapat menjadi salah satu informasi yang berguna bagi keselarasan antara program studi kependidikan dengan program PPG. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan mahasiswa angkatan 2015 yang merupakan mahasiswa semester VIII) Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UAD terkait dengan program PPG. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Data dikumpulkan melalui angket terbuka dan wawancara kepada responden. Responden dalam penelitian ini sebanyak 42 mahasiswa angkatan 2015 Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UAD yang dipilih secara acak. Dari penelitian ini diketahui bahwa 100% mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi angkatan 2015 mengetahui adanya program PPG. 93% mahasiswa mengetahui informasi tentang PPG saat mereka duduk di bangku kuliah, sedangkan 7% mengetahui saat masih di bangku SMA. Mahasiswa mengetahui adanya program PPG ini dari beberapa sumber. Pengetahuan mahasiswa angkatan 2015 terkait sasaran, manfaat, dan pelaksanaan program PPG bervariasi. 71,43% mahasiswa mengaku tertarik untuk mengikuti program PPG, sedangkan 28,57% tidak tertarik. Mahasiswa yang tidak berminat untuk mengikuti PPG menyampaikan alasan bahwa mereka lebih memilih untuk langsung melanjutkan ke jenjang S2 atau langsung bekerja. Alasan lain adalah lantaraan merasa belum diwajibkan untuk mengikuti program PPG, serta adapula yang dikarenakan belum ingin menjadi guru. Terkait saran mahasiswa terhadap pelaksanaan program PPG cukup bervariasi.Government policy programs related to teacher professionalism are currently being promoted through the Teacher Professional Education (PPG) program. During the PPG implementation period, it was not clear what the views of students currently studying in educational study programs, especially biology education at FKIP UAD, related to the PPG program were. Knowledge of student perceptions is expected to be one of the useful information for alignment between educational study programs and PPG programs. This study aims to determine the views of 2015 students who are semester VIII students of the Biology Education Study Program, FKIP UAD related to the PPG program. This research is a qualitative descriptive study. The data obtained in this study is qualitative data. The data obtained were analyzed descriptively using data reduction techniques, data presentation and drawing conclusions. Data were collected through open questionnaires and interviews with respondents. Respondents in this study were 42 students of the 2015 Biology Education Study Program, FKIP UAD who were randomly selected. From this research, it is known that 100% of students of the 2015 Biology Education Study Program are aware of the PPG program. 93% of students know information about PPG when they are in college, while 7% know when they are still in high school. Students know about this PPG program from several sources. The knowledge of the 2015 students regarding the objectives, benefits, and implementation of the PPG program varies. 71.43% of students claimed to be interested in joining the PPG program, while 28.57% were not. Students who are not interested in participating in PPG convey the reason that they prefer to directly continue to the Masters level or go straight to work. Another reason is because they feel they are not obliged to join the PPG program, and some are because they don't want to become a teacher. Regarding student suggestions for the implementation of the PPG program, it is quite varied.
PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI METODE EKSPERIMEN DENGAN LABORATORIUM RIIL DAN LABORATORIUM VIRTUIL DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN GAYABELAJAR SISWA Ena Marsutji Setia Bakti; Suparmi Suparmi; Widha Sunarno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v2i03.9786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode eksperimen melalui laboratorium riil danvirtuil, kemampuan berfikir kritis, gaya belajar, dan interaksinya terhadap prestasi belajar ranah kognitif danafektif siswa. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kecamatan Jetis semester 1 tahun pelajaran 2012-2013.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruhsiswa kelas VIII. Sampel pada penelitian sebanyak 4 kelas diambil secara cluster random sampling.Pengumpulan data dengan menggunakan metode tes untuk prestasi kognitif dan kemampuan berfikir kritis.Metode angket untuk mengukur gaya belajar. Metode observasi untuk mengukur kognitif proses, sedangkanprestasi afektif menggunakan observasi dan angket. Analisis data menggunakan program PASW dan hipotesisdengan menggunakan anova 2x2x2. Hasil penelitian ini adalah: (1) ada pengaruh pengunaan metode eksperimendengan lab riil dan lab virtuil terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa; (2) ada pengaruh kemampuan berfikirkritis terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa; (3) ada pengaruh gaya belajar terhadap prestasi kognitif danafektif siswa; (4) ada interaksi penggunaan metode eksperimen dengan lab riil dan lab virtuil dengan kemampuanberfikir kritis terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa; (5) tidak ada interaksi penggunaan metode eksperimenmelalui lab riil dan virtuil dengan gaya belajar terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa; (6) tidak ada interaksipenggunaan metode eksperimen melalui lab riil dan virtuil dengan kemampuan berfikir kritis dan gaya belajarterhadap prestasi kognitif dan afektif siswa; (7) tidak ada interaksi antara metode eksperimen melalui lab riil danvirtuil, kemampuan berfikir kritis, dan gaya belajar terhadap prestasi kognitif dan afektif siswa.Kata Kunci: Metode Eksperimen, Laboratorium Riil, Laboratorium Virtuil, Kemampuan Berfikir Kritis, GayaBelajar.
PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MODUL BERBASIS GROUP DISCOVERY LEARNING (GDL) PADA MATERI PROTISTA Chrisnia Octovi; Sajidan Sajidan; Baskoro Adi Prayitno
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i3.9560

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui: 1) karakteris tik modul pembelajaran berbas is Group Discovery Learning (GDL), 2) kelayakan modul pembelajaran berbas is Group Discovery Learning (GDL), dan 3) keefektifan modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) dis ertai model dan media terhadap has il belajar pada materi protis ta. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Gall, Borg, and Gall (1983) yang dimodifikas i menjadi s embilan tahap. Res ponden pengembangan meliputi res pon uji coba lapangan awal berjumlah 3 validator dan 2 praktis i, res pon uji coba lapangan terbatas berjumlah 10 s is wa, dan res ponden uji lapangan operas ional berjumlah 40 s is wa kelas existing learning, 36 s is wa kelas modul, dan 26 s is wa kelas agregas i. Ins trumen yang digunakan adalah angket, obs ervas i, wawancara, dan tes . Data penelitian dianalis is dengan metode des kriptif kualitatif dan has il belajar dianalis is dengan N-gain ternormalis as i untuk mengetahui keefektifan modul, Paired-Sample T-Test untuk mengetahui has il belajar s ebelum dan s etelah menggunakan modul, Independent T-Test untuk mengetahui perbedaan has il belajar kelas modul dan agregas i, dan anava untuk mengetahui perbedaan has il belajar kelas existing learning, kelas modul, dan kelas agregas i . Has il penelitian diperoleh: 1) model yang dikembangkan mengacu pada model Gall, Borg, and Gall (1983) dan modul dilengkapi dengan model pembelajaran GDL; 2) hasil pengembangan modul berbasis Group Discovery Learning (GDL) yang diperoleh dari ahli, praktis i, dan s is wa mas uk kedalam kategori baik, s ehingga modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) layak digunakan s ebagai bahan ajar; 3) Has il efektivitas modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) pada materi protis ta terdapat kenaikan has il belajar, dengan demikian modul berbas is Group Discovery Learning (GDL) efektif dalam meningkatkan has il belajar. Berdas arkan has il penelitian d is impulkan bahwa modul yang telah dikembangkan dan diuji cobakan memperoleh has il yang efektif untuk meningkatkan has il belajar.
PENGELOLAAN SAMPAH DI LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN EKOLOGI SISWA Purnami, Wahyuni
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v9i2.50083

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan masalah nasional yang harus ditangani secara menyeluruh mulai hulu hingga ke hilir. Pengelolaan sampah secara tepat harus ditanamkan pada anak sejak dini. Tujuan penulisan ini untuk memaparkan tentang definisi sampah, dampak sampah serta pengelolaan yang telah dilakukan oleh pemerintah maupun pengelolaan sampah di salah satu sekolah dasar di Ruteng, Manggarai, Flores. Penulisan ini merupakan studi literature tentang pendidikan lingkungan hidup khususnya pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah yang tepat dilakukan dengan pola 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) dengan penerapan untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan hidup (awareness), meningkatkan berpikir mendalam tentang lingkungan (Thinking) dan melakukan pengelolaan sampah untuk meningkatkan nilai ekonomi dan nilai estetika sampah (doing). Penerapan Pola pengelolaan sampah dengan tepat meningkatkan kesadaran ekologis siswa.Waste management is a national problem that must be handled thoroughly from upstream to downstream. Proper waste management must be instilled in children from an early age. The purpose of this paper is to describe the definition of waste, the impact of waste and the management that has been carried out by the government as well as waste management in an elementary school in Ruteng, Manggarai, Flores. This writing is a literature study on environmental education, especially waste management. Proper waste management is carried out with the 3R pattern (Reduce, Reuse and Recycle) with applications to increase awareness about the environment (awareness), increase in-depth thinking about the environment (Thinking) and carry out waste management to increase the economic value and aesthetic value of waste (doing). . The application of proper waste management patterns increases students' ecological awareness.
PENGEMBANGAN PENILAIAN UNTUK MENGUKUR HIGHER ORDER THINKING SKILLS SISWA Kusuma Wardany; Sajidan Sajidan; Murni Ramli
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v6i2.16214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, kelayakan serta profil Higher Order Thinking Skills di SMA Surakarta. Instrumen disusun berdasarkan langkah Pengembangan Borg & Gall. Penyusunan draft tes divalidasi oleh validator berkualifikasi dan guru. Instrumen tes selanjutnya diujikan pada sejumlah kecil siswa dalam uji coba kecil. Hasil uji coba kecil dianalisis secara kuantitatif menggunakan program Quest yang digunakan untuk menentukan reliabilitas, taraf esukaran, daya beda serta efektivitas distraktor. Setelah di ujicoba kecil dan terdapat beberapa revisi, maka dilakukan uji coba lapangan. Berdasarkan hasil uji coba lapangan diketahui bahwa instrumen penilaian Higher Order Thinking Skill pada siswa SMA di Surakarta memiliki validitas dan reabilitas dengan interpretasi rata-rata sangat tinggi, minimal rendah pada materi ekosistem dan minimal cukup pada materi lingkungan. Memiliki tingkat kesukaran soal pada materi ekosistem dengan proporsi 2,20% sukar dan 97,89% sedang (pilihan ganda), 33,33% sukar dan 66,66% sedang (essay), memiliki daya beda dengan proporsi 83,15% cukup dan 16,84% baik (pilihan ganda), 43,33% cukup, 40% baik dan 10% sangat baik (essay). Soal pada materi lingkungan memiliki tingkat kesukaran dengan proporsi 0,68% sukar, 89,65% sedang dan 9,6% mudah (pilihan ganda), 60% sukar dan 40% sedang (essay), memiliki daya beda dengan proporsi 6,89% kurang, 86,20% cukup, dan 6,89% baik (pilihan ganda), 40% cukup, 51,11% baik dan 8,88% sangat baik (essay). Hasil menunjukkan bahwa kelas yang menggunakan instrumen penilaian Higher Order Thinking Skills yang dalam proses pembelajarannya menggunakan model active learning mampu mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
PENGEMBANGAN MODUL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI POPULASI HEWAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Ima Aryani; Mohammad Masykuri; Maridi Maridi
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v4i3.9592

Abstract

Tujuan penelitian, yaitu: 1) Mengetahui karakteristik Modul Problem Based Learning (PBL) pada materi populasi hewan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret 2) Mengetahui kelayakan Modul Problem Based Learning (PBL) pada materi populasi hewan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret, 3) Mengetahui efektivitas Modul Problem Based Learning (PBL) pada materi populasi hewan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret.Jenis penelitian merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang telah dimodifikasi dari Borg dan Gall (1983). Sampel penelitian pengembangan meliputi: 1) Sampel uji coba produk awal sejumlah 3 validator ahli dan 2 dosen sebagai praktisi, 2) Sampel uji coba lapangan terbatas sejumlah 15 mahasiswa, dan 3) Sampel uji lapangan operasional sejumlah 41 mahasiswa. Instrumen yang digunakan angket, lembar observasi, kuisioner, wawancara, dan tes. Uji lapangan operasional menggunakan One Group Pretest- Posttest Design. Data kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif diuji menggunakan uji T-Test (Paired Samples T-Test) dan dihitung dengan N-gain ternormalisasi. Hasil penelitian sebagai berikut: 1) Kelayakan Modul Problem Based Learning (PBL) pada materi populasi hewan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa setelah dilakukannya uji coba produk awal, uji coba lapangan terbatas, dan uji lapangan operasional didapatkan rata-rata sebesar 3,49 dengan persentase 87,17% dikategorikan ˝baik˝, 2) Efektifitas Modul Problem Based Learning (PBL) pada materi populasi hewan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa didapatkan nilai N-gain dari kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,75 dikategorikan ˝tinggi˝ dan hasil belajar kognitif sebesar 0,69 dikategorikan ˝sedang˝ dengan hasil signifikansi sebesar p=0,000

Page 7 of 42 | Total Record : 417


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 2 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 3 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 2 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 2 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 11, No 1 (2022): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 2 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 10, No 1 (2021): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 2 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 9, No 1 (2020): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): April 2019 Vol 8, No 2 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2019): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2018): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 3 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 2 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2017): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 3 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 2 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2016): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 4 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 3 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 2 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2015): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 01 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 3 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3, No 2 (2014): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 03 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 02 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2, No 01 (2013): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA More Issue