cover
Contact Name
Tatang Sutisna
Contact Email
tatangsutisna@untirta.ac.id
Phone
+6281514586936
Journal Mail Official
jat@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Palka KM. 03 Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten 42163
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Agribisnis Terpadu
ISSN : 19794991     EISSN : 25490060     DOI : http://dx.doi.org/10.33512/jat
Jurnal Agribisnis Terpadu (JAT) publishes articles directly sourced from research projects, research results/literature studies or case reports in the field of science related to agribusiness, agricultural economics, business and entrepreneurship, agricultural extension & communication and rural development. Jurnal Agribisnis Terpadu is scientific periodical publication on agribusiness and rural development issue as a media for information dissemination of research result for lecturer, researcher and practitioner. The journal publishes several topics: 1. Agricultural economics 2. Business and entrepreneurship 3. Agricultural extension & communication 4. Rural development
Articles 273 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN KEBERLANJUTAN PANGAN (Kasus Komoditas Cabai Merah di Kabupaten Garut) rahmah, aulia; Rosmiati, Mia; Dwiartama, Angga
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.117 KB)

Abstract

Meskipun memiliki definisi yang luas dan cenderung samar, pembangunan berkelanjutan telah menjadi paradigma pembangunan yang ideal bagi berbagai negara di dunia. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara yang turut berkomitmen untuk merealisasikan pembangunan berkelanjutan. Sayangnya, kebijakan pembangunan pangan di Indonesia masih terpusat pada ketahanan pangan. Padahal pembangunan pangan berkelanjutan di dunia, menambahkan konsep industri pangan yang kuat melalui pertumbuhan dan penyediaan lapangan pekerjaan sekaligus turut memerhatikan isu kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi alternatif dalam upaya mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di bidang pangan, melalui contoh kasus komoditas cabai di Kabupaten Garut. Data primer diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, kuisioner, dan observasi terhadap 27 informan kunci yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel snowball. Adapun data sekunder, diperoleh dari berbagai publikasi ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan sSWOT-QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat kelompok strategi (S-O, S-T, W-O, dan W-T) memperoleh skor daya tarik yang tidak jauh berbeda. Adapun strategi-strategi alternatif yang menjadi prioritas dan dapat diterapkan oleh stakeholder yang terlibat dalam mengembangkan komoditas cabai adalah koordinasi jadwal budidaya cabai merah di lokasi sentra, meningkatkan posisi tawar petani, meningkatkan kualitas produk, pembuatan sistem informasi harga dan cuaca/musim, meningkatkan intensitas kegiatan edukatif petani.
STUDI PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT KERIPIK TALAS BENENG Sri Mulyati; Nuraeni Nuraeni
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.209 KB) | DOI: 10.33512/jat.v9i1.1115

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis preferensi konsumen untuk atribut keripik talasbeneng. Atribut yang digunakan adalah warna, rasa, kerenyahan dari jenis keempat keripik talasbeneng yaitu original, barbeque, jagung bakar dan balado. Metode yang digunakan adalah surveydengan organoleptik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan datasekunder. Analisis yang digunakan adalah Multidemensional Scalling (MDS). Berdasarkan hasilanalisis dengan menggunakan Multidimensional Scalling menunjukkan bahwa keripik talas benengdalam jenis asli dan jagung bakar memiliki preferensi yang tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya.Keripik dari talas beneng tipe asli memiliki preferensi tinggi untuk rasa dan warna atribut, sedangkankeripik talas beneng taro jenis jagung bakar memiliki preferensi tinggi untuk atribut warna.
PEMAHAMAN PESERTA PADA PROGRAM MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (MKRPL) (Kasus pada peserta program MKRPL di Desa Singamerta) Irfan Setiawan; Asih Mulyaningsih; Ari Tresna Sumantri
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 8, No 2 (2015): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.126 KB) | DOI: 10.33512/jat.v8i2.1308

Abstract

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) is an empowerment program for people inIndonesia. There need good comprehension from the participants to realize the goals of theempowerment program. The main purpose of this research is to analyze the comprehension of MKRPLparticipants in Singamerta. Respondents of this research were taken by census method withaggregate as much as 39 respondents. To measure the comprehension of M-KRPL participants is bygiving interview test including purpose, goal and limitation of program M-KRPL. This research useddescriptive analysis with making cross-tabulation. The census results showed that most of M-KRPLparticipants in Singamerta are productive women. Characteristic according to education, most of MKRPLparticipants just graduated elementary school by percentage as much as 61.54 percent.Characteristic according to main job, most of M-KRPL participants are homemakers even the rest asmuch as 25.64 percent are trading. M-KRPL participants in Singamerta have differentcomprehensions including purpose, goal and limitation. Most of M-KRPL participants in Singamertahave good comprehensions. It was showed by the percentage as much as 58.97 percent for purposeand goal, even 61.54 percent for limitation.
MEKANISME POLA SALURAN PEMASARAN PUPUK UREA PT. PUPUK KUJANG (Studi Kasus di Gudang Lini III Kota Serang) Setiawan, Johan; Novianti, Putri
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.117 KB)

Abstract

Sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi sebagai salah satu negara agraris. Salah satu industri yang berperan dalam peningkatan pengembangan budidaya adalah industri pupuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pola pemasaran saluran yang terjadi di PT. Pupuk Kujang Cikampek (Kasus di gudang Lini III Kota Serang) dan menganalisa pola saluran yang paling efisien dalam pemasaran di kawasan gudang Lini III Kota Serang. Metode penelitian adalah deskriptif. Lokasi penelitian yang ditentukan secara purposive berada di gudang Lini III Kota Serang dengan pertimbangan bahwa di Banten merupakan salah satu daerah penyerapan produk terbesar di PT. Pupuk Kujang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode snowball sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis saluran pemasaran, analisis fungsi pemasaran, analisis struktur, pola saluran pemasaran, dan kebiasaan pemasaran serta analisis marjin pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 pola saluran pemasaran yang terjadi pada penjualan pupuk non-subsidi pupuk Urea (Nitrea) wilayah provinsi Banten. Pola saluran pertama via gudang Lini III Kota Serang - konsumen distributor - akhir. Sedangkan untuk pola pemasaran saluran via gudang Lini III Serang City - distributor - retailer atau stall - end consumer. Pola saluran pemasaran yang paling efisien adalah yang pertama karena memiliki rantai pemasaran terpendek dan margin pemasaran terkecil.
PENGEMBANGAN PASAR LELANG FORWARD KOMODITAS BAHAN OLAH KARET (BOKAR) DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Heri Rahman
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 8, No 2 (2015): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.312 KB) | DOI: 10.33512/jat.v8i2.1303

Abstract

World rubber demand increased continuously in line with the increase in global rubber industry needsfor the countries like US, Japan, Europe, and China. The potential and opportunity should boostIndonesia's natural rubber exports, provide to increase the income of farmers that producing MaterialRubber (Bokar), indirectly. However, the lack of reference prices of rubber smallholder at thenational level, made of the farmers always disadvantaged, because the prices tend to be determined bythe traders and manufacturers, and made weak the bargaining position of farmers, so the developmentof forward auction market into the potential and opportunities for Bokar’s sales that can benefit thefarmers. The results showed that the forward auction market of Bokar has the potential andopportunities as a good place for transaction that more profitable for farmers. Through the forwardauction market, the farmers were required to be willing and able to associated, produced good qualityof Bokar, so that the Bokar’s value of sale was higher, because it sold by the association in a auctionway.
ANALISIS FAKTOR KETERSEDIAAN BERAS DI KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2002-201 Elpawati, Elpawati; Purnomowati, Rahmi; Nugraha, Agung
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.117 KB)

Abstract

Jawa Barat merupakan salah satu lumbung padi nasional, dan Kabupaten Cianjur merupakan salah satu kontributor produksi padi di Jawa Barat karena di wilayah Cianjur masih banyak potensi sawah dan dapat terus dikembangkan dengan situasi geografis dan dukungan sumber daya manusia. Masyarakat di Kabupaten Cianjur tergolong petani sawah. Profesi turun-temurun diturunkan dari nenek moyangnya, meski ada yang beralih profesi menjadi pekerja pabrik, namun masih ada orangorang yang melanjutkan ke kabupaten Cianjur saat para petani melanjutkan profesi leluhur mereka. Dalam keadaan seperti itu ketersediaan beras akan terpenuhi, dan oleh karena itu perlu ada kajian yang berfokus pada masalah ketersediaan beras di Cianjur. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Cianjur selama tahun 2002 - 2013. (2). Menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Cianjur selama tahun 2002 - 2013. Penelitian dilakukan di Cianjur pada bulan Desember 2015 sampai Februari 2016. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berdasarkan deret waktu (time series) pada tahun 2002 - 2013 dengan menggunakan analisis dan analisis linier berganda menggunakan SPSS 22. Berdasarkan hasil dan pembahasan faktor - faktor yang mempengaruhi ketersediaan beras di Cianjur yang dianalisis dalam penelitian ini adalah harga beras, luas sawah, konsumsi beras, harga singkong dan teknologi. Variabel yang signifikan yaitu tanah dan teknologi di tingkat riil (α) sebesar sepuluh persen. Harga beras, harga singkong dan konsumsi, masing-masing memiliki nilai t hitung kurang dari nilai t-tabel, hasil pengujian ini menunjukkan bahwa variabel harga beras, harga singkong dan konsumsi tidak signifikan atau tidak secara signifikan mempengaruhi ketersediaan beras pada tingkat signifikansi (α) sebesar sepuluh persen. Sedangkan luas lahan basah dan teknologi memiliki nilai t hitung lebih besar dari nilai t-tabel. Hasil uji ini menunjukkan bahwa luas lahan basah dan teknologi berpengaruh signifikan atau berpengaruh signifikan terhadap ketersediaan beras pada tingkat riil (α) sebesar sepuluh persen.
ANALISIS DAYA SAING KOMPETITIF DAN KOMPARATIF PADA INDUSTRI KECIL GULA KELAPA DI DESA PURBOSARI KECAMATAN SELUMA BARAT KABUPATEN SELUMA Sriyoto, .; Martadiningrum, Utari; Sukiyono, Ketut
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.117 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat keuntungan kompetitif dan komparatif industri gula aren kecil di Desa Purbosari Kabupaten Seluma. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Responden dalam penelitian ini mengecam 80 produsen gula aren. Data yang dikumpulkan dari responden adalah data mingguan yang ditelusuri lima minggu berturut-turut. Metode analisis menggunakan pendekatan unit cost untuk mengukur tingkat keuntungan seperti yang diusulkan oleh Coocburn dan Siggel (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata rasio biaya satuan kompetitif dan keunggulan komparatif industri gula aren kecil di desa purbosari kurang dari 1, yaitu 0,65 dan 0,42. Hal ini menunjukkan bahwa gula aren di desa purbosari memiliki tingkat daya saing yang tinggi. Sementara itu. nilai NPCO-nya 0,64 menunjukkan tidak ada perlindungan pemerintah terhadap produksi gula aren.
STRATEGI PENGHIDUPAN NELAYAN BERTAHAN DARI KEMISKINAN DI WILAYAH PESISIR (Kasus di Kabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat) Tintin Febrianti
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 9, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.755 KB) | DOI: 10.33512/jat.v9i1.1122

Abstract

Secara umum kondisi kehidupan nelayan di negara berkembang berada dalam kemiskinan. Hal inidisebabkan oleh ketergantungan yang tinggi terhadap sumberdaya perikanan tangkap yang secaraalami bersifat fluktuatif dan memberikan akses terbuka bagi siapa pun. Di dalam kerangkapenghidupan berkelanjutan, sumberdaya alam ini menjadi salah satu modal penghidupan yang dapatdiakses oleh nelayan secara maksimal dengan dukungan dari modal penghidupan yang lainnyaseperti modal manusia, modal fisik, modal finansial dan modal sosial. Dengan menggunakanberbagai modal penghidupan tersebut, nelayan bertahan dalam kehidupannya menghadapi fenomenakemiskinan yang kerap melanda mereka dengan melakukan berbagai strategi berupa aktivitasaktivitaspenghidupan untuk mencapai tujuan yang mereka inginkan yang disebut outcomepenghidupan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Cipatujah dan Kecamatan CikalongKabupaten Tasikmalaya Propinsi Jawa Barat menggunakan perspektif dari teori penghidupanberkelanjutan untuk mengidentifikasi berbagai modal penghidupan yang dimiliki nelayan, strategipenghidupan yang mereka lakukan, dan outcome penghidupan yang dapat mereka capai. Untukmengidentifikasi strategi penghidupan nelayan maka metode penelitian yang digunakan adalahmetode kuantitatif deskriptif dengan tabulasi frekuensi hasil perhitungan persentase kontribusimasing- masing strategi penghidupan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategipenghidupan nelayan di lokasi penelitian dapat dikategorikan menjadi dua yaitu strategi penghidupanberbasis sumberdaya perikanan tangkap dan strategi penghidupan berbasis non sumberdaya.
KARAKTERISTIK DAN KINERJA PEREMPUAN WIRAUSAHA DI DESA CIHIDEUNG ILIR KECAMATAN CIAMPEA KABUPATEN BOGOR Laras Sirly Safitri
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 9, No 2 (2016): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.819 KB) | DOI: 10.33512/jat.v9i2.2743

Abstract

Perempuan wirausaha merupakan salah satu faktor kunci dari pertumbuhan ekonomi, khususnya di perdesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) mengidentifikasi karakteristik individu dan karakteristik usaha perempuan wirausaha dan 2) menganalisis hubungan karakteristik individu dan karakteristik usaha dengan kinerja perempuan wirausaha. Responden terdiri dari tiga puluh perempuan wirausaha penerima kredit modal usaha yang dipilih secara sengaja (purposive). Hasil uji korelasi menujukkan bahwa variabel karakteristik individu yang berhubungan secara nyata dengan omset rata-rata per hari dan marjin keuntungan rata-rata per hari adalah tingkat pendidikan. Sementara itu, variabel pada karakteristik usaha yang berhubungan secara nyata dengan omset ratarata per hari adalah jangkauan pasar dan kepemilikan tenaga kerja
HUBUNGAN PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANG DENGAN TINGKAT PARTISIPASI ANGGOTA KELOMPOK DALAM INDUSTRI PENGOLAHAN PANGAN LOKAL (Suatu Kasus di Kelompok Wanita Tani “Anggrek” di Desa Sidamukti Kecamatan Baros Kabupaten Serang Banten) Nopitasari, Eka; Suherman, Suherman; Gunawan, Gugun
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.117 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran petugas penyuluh pertanian di bidang industri pengolahan makanan, untuk mengetahui tingkat partisipasi anggota kelompok perempuan petani di industri pengolahan makanan, hubungan peran penyuluh pertanian dengan partisipasi anggota dalam pengolahan makanan lokal. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan metode survei dan pendekatan kuantitatif. Penentuan lokasi secara purposif dengan pertimbangan bahwa Desa Sidamukti, Kabupaten Baros merupakan salah satu desa yang membuat industri pengolahan makanan, dan menghasilkan sebagian besar makanan olahan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anggota "Anggrek" petani wanita yang memproduksi sediaan makanan, sebanyak 33 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner, diukur dengan menggunakan likertscale dan Rank Spearman. Peran penyuluh termasuk kategori baik. Tingkat partisipasi anggota kelompok perempuan petani di industri pengolahan makanan lokal dalam perencanaan produksi, partisipasi anggota kelompok dalam bermitra atau berkolaborasi, dan partisipasi anggota dalam kegiatan evaluasi pengolahan, tergolong baik. kategori, adapun tingkat partisipasi anggota kelompok perempuan petani dalam kegiatan produksi pangan, dan kegiatan implementasi teknologi pengolahan termasuk dalam kategori cukup baik. Hubungan antara peran penyuluh pertanian dengan partisipasi anggota kelompok perempuan petani di industri pengolahan pangan lokal memiliki hubungan yang langsung dan signifikan

Page 3 of 28 | Total Record : 273