Jurnal Kesehatan Vokasional
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Articles
229 Documents
Gambaran Kejadian dan Tingkat Kecemasan pada Lanjut Usia
Rindayati Rindayati;
Abdul Nasir;
Yuni Astriani
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (619.158 KB)
|
DOI: 10.22146/jkesvo.53948
Latar Belakang: Lanjut usia merupakan tahap terakhir dari proses pertumbuhan seorang manusia. Pada lanjut usia terjadi perubahan baik secara biologis, emosional maupun psikososial yang berpotensi memunculkan masalah kesehatan, dimana salah satunya adalah terjadinya kecemasan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kejadian dan tingkat kecemasan pada lanjut usia.Metode: Desain pada penelitian ini adalah deskriptif, dengan populasi lanjut usia sesuai dengan kriteria inklusi dan kegiatan Posyandu dilakukan di Desa Wedani Cerme Gresik, pada 23 Juni 2018 dimana lanjut usia turut mengunjungi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 41 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale. Etical Approvel oleh Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga nomor 771-KEPK, 23 April 2018.Hasil: Hasil penelitian ini 56% tidak terjadi kecemasan dan 44% terjadi kecemasan, dimana seluruhnya dengan tingkat kecemasan ringan.Kesimpulan: Kemunduran yang terjadi pada lanjut usia dapat mengakibatkan kecemasan pada sebagian orang, dan tidak pada sebagian yang lain. Perhatian, rasa aman dan penyediaan fasilitas kesehatan sangat penting diberikan kepada lanjut usia untuk mencegah terjadinya kecemasan dan solusi bagi yang mengalami kecemasan.
Pengaruh Kebisingan terhadap Tekanan Darah, dengan Stres Kerja sebagai Variabel Mediator
Sumardiyono Sumardiyono;
Reni Wijayanti;
Hartono Hartono;
Maria Theresia Sri Budiastuti
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (684.324 KB)
|
DOI: 10.22146/jkesvo.54088
Latar Belakang: Kebisingan lingkungan kerja merupakan stresor penyebab stres kerja pada tenaga kerja. Stres kerja menyebabkan kenaikan tekanan darah yang menjadi penyebab hipertensi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tidak langsung antara kebisingan terhadap tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja.Metode: Penelitian dilakukan secara observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional, pada populasi pekerja perempuan yang terpapar kebisingan lingkungan kerja di industri tekstil. Jumlah subjek penelitian sebanyak 139 orang yang diambil secara random. Uji statistik menggunakan model analisis jalur yang dihitung menggunakan software AMOS versi 22.Hasil: Rerata skor variabel stres kerja = 22,1 point, tekanan darah sistolik = 131,7 mmHg dan diastolik = 88,1 mmHg. Pada model analisis jalur dihasilkan ada hubungan langsung antara kebisingan dengan stres kerja (kenaikan 1 point kebisingan meningkatkan 0,5 point skor stres kerja), dan ada hubungan tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah melalui variabel mediator stres kerja (kenaikan kebisingan 1 point secara tidak langsung meningkatkan tekanan darah, masing-masing adalah sistolik sebesar 1,8 point dan diastolik sebesar 0,8 point).Kesimpulan: Ada hubungan positif secara tidak langsung antara kebisingan dengan tekanan darah sistolik dan diastolik melalui stres kerja sebagai variabel mediator.
Penatalaksanaan Efektif dalam Rangka Peningkatan Pertumbuhan Anak pada Kasus Stunting
Riskiana Putri;
Rosmita Nuzuliana
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1194.761 KB)
|
DOI: 10.22146/jkesvo.54930
Latar belakang: Stunting merupakan kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode emas pertumbuhan dan perkembangan pada awal kehidupan anak. Stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang pada fisik, imunologi, neurokognitif, dan sosial-ekonomi. Penatalaksanaan untuk meningkatkan pertumbuhan anak perlu dilakukan guna membantu agar memiliki pertumbuhan normal.Tujuan: Sistematik review ini bertujuan untuk mengetahui penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting di Indonesia.Metode: Artikel didapatkan dari pencarian pada dua database, yaitu pubmed dan science direct, disertai dengan artikel dari reference list. Kata kunci utama yang digunakan adalah “management” dan “stunting”. Pemilihan artikel berdasarkan pada panduan PRISMA.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 897 artikel, 13 artikel terpilih untuk direview. Terdapat 2 poin penatalaksanaan yaitu 1) pemberian pendidikan kesehatan, nutrisi, dan parenting kepada ibu, 2) pemberian multiple mikronutrien menggunakan berbagai media dan bentuk. Pemberian pendidikan kepada ibu efektif merubah pola asuh ibu dan asupan makan anak, pemberian mikronutrien untuk peningkatan TB dan BB kepada anak lebih efektif jika ditambahkan dengan susu.Kesimpulan: Penatalaksanaan yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan anak stunting adalah dengan memberikan pendidikan mengenai kesehatan, nutrisi dan parenting kepada ibu/pengasuh anak secara bertahap. Setelah ibu/pengasuh memiliki kemampuan dan pengetahuan mengenai kesehatan dan nutrisi adalah memberikan intervensi asupan mikronutrien.
Efektivitas Music Therapy terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan: Systematic Review
Nova Avianti Rahayu;
Herlin Fitriana Kurniawati
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 2 (2020): Mei
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1150.157 KB)
|
DOI: 10.22146/jkesvo.55252
Latar belakang: Nyeri pada persalinan merupakan suatu hal yang normal, tetapi nyeri persalinan juga dapat meningkatan katekolamin. Hal ini dapat mengganggu kontraksi uterus sehingga dapat menyebabkan inersia uteri, partus lama, oksigenasi pada janin tidak adekuat hingga distress janin, serta kematian ibu dan atau janin apabila nyeri persalinan tidak ditangani. Oleh karena itu, penanganan nyeri penting bagi ibu selama persalinan.Tujuan: Untuk mencari evidence based tentang efektifitas terapi musik terhadap pengurangan nyeri persalinan.Metode: Ada delapan tahap yang digunakan dalam ulasan ini yaitu mengidentifikasi permasalahan kebidanan, prioritas masalah dan pertanyaan penelitian, framework data primer dan sekunder, identifikasi studi yang relevan, prisma flow diagram, critical appraisal, analisa data dan ekstrasi data. Review ini menggunakan 2 databased dengan jangka waktu dari 2010-2020.Hasil: Total artikel yang didapatkan adalah 698 artikel, 11 artikel terpilih untuk di-review. Beberapa artikel membandingkan nyeri persalinan pada kelompok terapi musik dan tanpa terapi musik didapatkan hasil terapi musik menjadi salah satu manajemen nyeri non farmakologis yang efektif untuk mengurangi nyeri persalinan.Kesimpulan: Terapi musik efektif untuk mengurangi nyeri selama persalinan pada fase laten, perlu diteliti lebih lanjut terkait efektifitas dan jenis musik untuk dapat mengurangi nyeri persalinan fase aktif.
Hubungan Pengetahuan dan Motivasi Bidan dengan Pelaksanaan 1000 Hari Pertama Kehidupan di Wilayah Kerja Puskesmas Jatinangor dan Puskesmas Cisempur
Nafillah, Nafillah;
Astuti, Sri;
Didah, Didah;
Rinawan, Fedri Ruluwedrata;
Sari, Puspa
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 4 (2020): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.45918
Background : Indonesia one of the developing countries that still has nutritional problems in pregnant women, nursing mothers and infants aged zero to two years. The First Thousand Days of Life (1000 HPK) is a movement to improve nutrition with the aim of pregnant women, nursing mothers and infants aged zero to two years. Midwives are health workers involving 1000 HPK. The impact of not doing 1000 HPK by midwives in pregnant women and toddlers, one of which occurs anemia in the assessment, lack of chronic energy (KEK) in pregnant women and giving birth to stunting babies.Objective : To determine the relationship between knowledge and motivation of midwives with the implementation of 1000 HPK in the Jatinangor Health Center and Cisempur Health Center Work Areas.Methods : Quantitative with cross-sectional design. The sampling technique used total sampling with a large sample of 41 midwives. Data analysis using chi-square test. This research was conducted in the work area of Jatinangor Health Center and Cisempur Health Center in August 2018.Results : This study showed no significant relationship between knowledge and implementation of 1000 HPK (p> 0.05) and there was a significant relationship between motivation and implementation of 1000 HPK (p <0.05).Conclusion : There is no relationship between the knowledge of midwives and the implementation of 1000 HPK and there is a relationship between the motivation of midwives and the implementation of 1000 HPKKeywords : First 1000 Days of Life, Motivation of Midwives, Implementation of 1000 HPK, Knowledge.
Analisis Pengelolaan Sumber Daya Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Misi Lebak Guna Meningkatkan Efisensi dan Efektivitas Pelayanan
Antonius Garbito Pamboaji
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.48870
Latar Belakang: Dalam rangka mewujudkan ketersediaan rekam medis yang bermutu dan efektif diperlukan adanya beberapa faktor yang cukup memadai, yaitu kondisi unit rekam medis dengan tata letaknya dan ruang penyimpanan dokumen rekam medis yang dikelola dengan benar. Tata letak (Lay out) ruang yang tidak memenuhi standar dapat sangat mengganggu kenyamanan pekerja rekam medis. Rumah Sakit Misi Lebak dilengkapi dengan Unit Rekam Medis yang merupakan tempat penyimpanan berkas rekam medis rawat jalan, rawat inap dan ruang kerja perekam medis urusan pelaporan, pendokumentasian serta kepala rekam medis. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pengaturan tata letak ruang unit rekam medis yang ada belum sesuai dengan standar.Tujuan: Penelitian ini menitik beratkan pada program rancang ulang tata letak (Lay out) ruang rekam medis guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi pekerja rekam medis di Rumah Sakit Misi Lebak.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Ruang Unit Rekam Medis Rumah Sakit Misi Lebak menjadi subjek. Variabel penelitian adalah bagian pengarsipan, bagian pelaporan, bagian kepala rekam medis, perekam medis, tata letak ruang unit rekam medis, tata letak ruang urusan pengarsipan, tata letak ruang urusan pelaporan, tata letak ruang urusan kepala rekam medis dan produktivitas kerja.Hasil: Hasil penelitian menunjukan kendala pada tingkat kompetensi sumber daya manusia, SOP dan alur rekam medis yang belum terlaksana dengan baik, sarana dan prasarana yang masih minim, serta tidak ergonomis dan kurang memadai.Kesimpulan: Diperlukan penataan ulang tata letak (Lay out) ruang dan penambahan rak berkas di ruang rekam medis. Pihak subjek menyetujui dilakukannya rancangan ulang ruang unit rekam medis untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja perekam medis di Rumah Sakit Misi Lebak.
Hubungan Implementasi Sistem Resep Elektronik Terhadap Kepuasan Pengguna
I Gusti Otty Septya Amanda;
Farid Agushybana;
Sudiro Sudiro
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.52009
Latar Belakang : Salah satu strategi menurunkan medication error untuk meningkatkan kualitas mutu rumah sakit yaitu mengimplementasikan resep elektronik. Namun dalam penerapannya masih ditemukan kendala terkait interaksi antara teknologi dengan sumber daya manusia, serta pengelolaan dan evaluasi resep elektronik yang belum optimal.Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan implementasi resep elektronik terhadap kepuasan pengguna.Metode : Penelitian observasional ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dalam pengolahan datanya. Besar sampel sebanyak 70 responden yang diambil secara total sampling. Variabel yang digunakan antara lain implementasi resep elektronik, kepuasan pengguna, dukungan manajemen, dan lingkungan kerja.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan variabel dukungan manajemen dan lingkungan kerja berhubungan terhadap implementasi resep elektronik dengan tingkat α=5%. Serta, variabel implementasi resep elektronik berhubungan terhadap kepuasan pengguna dengan tingkat α=5%.Kesimpulan : Implementasi resep elektronik mempunyai pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Dengan demikian, evaluasi implementasi resep elektronik telah sesuai dengan harapan dan manfaat yang dirasakan pengguna, namun perlu komitmen dan dukungan lebih dari manajemen sehingga pengguna merasa dengan adanya sistem ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.
Gambaran Bentuk Relasi Profesional Antara Dokter Gigi dengan Laboratorium Gigi di Surabaya (Pada Pembuatan Gigi Tiruan Lepasan)
Okti Setyowati;
Dwiyanti Feriana Ratwita;
Endang Kusdarjanti;
Sujati Sujati;
Nurin Nurliina
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.53946
Latar belakang: Pemeriksaan klinis pada pasien dilakukan oleh dokter gigi, selanjutnya apabila diperlukan pembuatan suatu restorasi maka dokter gigi akan mengirimkan restorasi tersebut ke laboratorium gigi. Untuk dapat menghasilkan suatu gigi tiruan lepasan yang baik diperlukan relasi profesional yang baik antara dokter gigi dan laboratorium gigi.Tujuan: Untuk mengetahui gambaran bentuk relasi profesional antara dokter gigi dan laboratorium gigi dalam pembuatan gigi tiruan di Surabaya.Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian deskriptif. Populasinya adalah seluruh laboratorium gigi yang ada disekitar kampus FKG UNAIR Surabaya. Sampelnya adalah seluruh populasi yang bersedia untuk menjadi responden. Pengambilan sampel secara total sampling. Metode pengambilan data dengan memberikan kuesioner kepada 13 laboratorium gigi di Surabaya dan mengisi check list.Hasil: Dari data yang didapatkan menunjukkan komunikasi yang baik antara dokter gigi dan laboratorium gigi mengenai hal-hal berikut: desain gigi tiruan, perincian order, pekerjaan teknisi gigi, posisi laboratorium gigi, komunikasi dengan dokter gigi lama maupun yang baru lulus, sikap dan teknik prosedur laboratorium gigi.Kesimpulan: Relasi profesional antara dokter gigi dan laboratorium gigi di Surabaya dalam keberhasilan pembuatan gigi tiruan lepasan sudah cukup memadai.
Uji Validitas dan Efikasi Crypto/Giardia Duo-Strip dalam Mendeteksi Cryptosporidium spp. di Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku
Rizqiani Amalia Kusumasari;
Muh. Syairaji
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.55361
Latar Belakang: Cryptosporidium spp. adalah salah satu enteropatogen pada manusia dan umumnya ditemui terutama pada anak-anak di negara berkembang. Prevalensi Cryptosporidium spp. di Indonesia masih belum diketahui dan penelitian terkait juga masih sangat jarang. Saat ini, beberapa perusahaan telah mengembangkan tes diagnostik sederhana dan cepat untuk mendeteksi infeksi Cryptosporidium spp. tetapi informasi mengenai keakuratannya pada kondisi di Indonesia masih belum diketahui. Tujuan: Mengetahui validitas alat Crypto/Giardia Duo-Strip dan prevalensi Cryptosporidium spp. pada salah satu wilayah pedesaan di timur Indonesia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong-lintang dan dilakukan tahun 2015. Sampel tinja dikumpulkan dari seluruh masyarakat di desa Hurnala, Maluku Tengah. Validitas (Sensitifitas, Spesifisitas) dan Efikasi (Nilai Prediktif Positif dan Negatif) dari Crypto/Giardia Duo-Strip dinilai menggunakan Modified acid-fast staining sebagai standar referensi. Hasil: Dari 731 sampel tinja, terdapat 261 sampel positif Cryptosporidium spp. menggunakan Modified acid-fast staining dan 204 sampel positif menggunakan Crypto/Giardia Duo-Strip. Sensitivitas, Spesifisitas, PPV, dan NPV Crypto/Giardia Duo-Strip masing-masing sebesar 38.78%, 78.99%, 35.77%, 69.64% dengan Likelihood Ratio+ (LR+): 1.77 and (LR-): 0.79. Kesimpulan: Prevalensi infeksi Cryptosporidium spp. di desa Hurnala, Maluku Tengah cukup tinggi yaitu 36% (261/731). Kemampuan alat Crypto/Giardia Duo-Strip masih relatif rendah untuk mendeteksi Cryptosporidium spp. di wilayah Indonesia.
Pengembangan Rekam Medis Elektronik Berbasis Software as a Service (SaaS) bagi Dokter Praktik Mandiri
Dian Budi Santoso;
Nuryati Nuryati;
Angga Eko Pramono
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 3 (2020): Agustus
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jkesvo.55586
Latar Belakang: Klinik dokter praktik mandiri di Indonesia, khususnya yang telah menjadi mitra BPJS Kesehatan telah terbiasa menggunakan sistem berbasis elektronik. Namun software yang disediakan oleh BPJS Kesehatan tersebut belum mampu menggantikan fungsi rekam medis di klinik dokter praktik mandiri karena beberapa keterbatasan. Di Indonesia, saat ini belum ada software rekam medis elektronik yang dapat digunakan baik untuk pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan serta asuransi kesehatan lain dengan konsep Software as a Service (SaaS).Tujuan: Mengembangkan sistem rekam medis elektronik berbasis SaaS bagi dokter praktik mandiri di Indonesia.Metode: Jenis penelitian ini adalah research and development dengan mengikuti tahapan pengembangan sistem informasi menggunakan metode prototyping. Subyek penelitian adalah dokter praktik mandiri di Daerah Istimewa Yogyakarta berjumlah 25 orang. Data kualitatif dikumpulkan dengan wawancara dan FGD pada tahap analisis kebutuhan. Data kuantitatif dikumpulkan dengan kuesioner pada tahap uji coba dan evaluasi.Hasil: Rekam medis elektronik harus dapat menyimpan dan menampilkan riwayat penyakit terdahulu, riwayat alergi, dan riwayat kunjungan pasien ke klinik dokter praktik mandiri serta interoperable dengan p-Care BPJS Kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan semua responden setuju terhadap aspek system usefulness, information quality, dan interface quality.Kesimpulan: Prototype rekam medis elektronik bagi dokter praktik mandiri telah dikembangkan dengan konsep SaaS dan responden merasa puas terhadap prototype yang telah dikembangkan.