cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan)
ISSN : 25492683     EISSN : 25277057     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraaan (JPK) The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of Pancasila and Civics Education, will publish the journal twice a year: in January and July
Arjuna Subject : -
Articles 299 Documents
Perilaku Politik Mahasiswa dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020 Sulton, Sulton; Sunarto, Sunarto; Mahardhani, Ardhana Januar
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i1.5212

Abstract

Fokus dalam penelitian ini adalah melihat perilaku politik mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Juli 2021 di Universitas Muhammadiyah Ponorogo.  Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 100 orang mahasiswa yang dapat merepresentasikan keadaan dari obyek penelitian. Informan diperoleh menggunakan metode snowball yang berasal dari 24 program studi yang ada di Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat faktor yang mempengaruhi perilaku politik mahasiswa yaitu struktur kepribadian, lingkungan sosial politik tak langsung, lingkungan politik langsung yang mempengaruhi dan membentuk kepribadian aktor, dan lingkungan politik langsung berupa situasi, kesemuanya menjukkan indikator positif dalam mempengaruhi perilaku. Terdapat satu indikator yang tidak mempengaruhi perilaku adalah lingkungan politik langsung berupa situasi yang menyebutkan bahwa Pemilukada ini bukan merupakan bentuk dari eksternalisasi dan pertahanan diri terhadap situasi.Student Political Behavior In The Election Of Local Heads Synchronously In 2020. The focus of this research is to look at the political behavior of students at the Muhammadiyah University of Ponorogo. This study uses a qualitative descriptive approach, carried out from April to July 2021 at the Muhammadiyah University of Ponorogo. The number of informants in this study were 100 students who could represent the state of the research object. Informants were obtained using the snowball method from 24 study programs at the Muhammadiyah University of Ponorogo. The results showed that four factors that influence student political behavior are personality structure, indirect socio-political environment, direct political environment that influences and shapes the personality of actors, and direct political environment in the form of situations, all of which show positive indicators in influencing behavior. There is one indicator that does not affect behavior, namely the direct political environment in the form of a situation which states that this General Election is not a form of externalization and self-defense against the situation.
Aliansi Meratus Sebagai Gerakan Sosial “Perlawanan” Warga Negara Pro-Lingkungan Di Kalimantan Selatan; Perspektif Kewarganegaraan Ekologis Sarbaini, Sarbaini; Fahlevi, Reja
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.5413

Abstract

Tujuan penelitan ini adalah untuk menuliskan bagaimana sepak terjang dan peran gerakan sosial Aliansi Meratus yang merupakan gerakan perlawanan pro lingkungan di Kalimantan Selatan sebagai wujud gerakan kewarganegaraan ekologis. Pendekatan penelitian adalah penelitian kualitatif. Populasi adalah Gerakan Aliansi Meratus, informan kunci ditentukan secara purposive sampling, yaitu aktivis Gerakan Aliansi Meratus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Aliansi Meratus muncul karena kepedulian berbagai elemen tokoh masyarakat yang berjuang agar tidak terjadi tukar guling wilayah Meratus dengan wilayah PT Kodeco. Gerakan Aliansi Meratus adalah wadah perlawanan yang memperjuangkan hak-hak masyarakat, menyuarakan agar tidak terjadi tukar guling lahan, apabila terjadi dapat merusak ekosistem lingkungan, serta menghilangkan tradisi dan adat istiadat masyarakat dan lingkungan pegunungan Meratus.  Peran Gerakan Aliansi Meratus adalah wadah yang memberikan kesadaran dan penguatan;  kampanye dan sosialisasi untuk mendapatkan dukungan masyarakat;   penelusuran ke lembaga-lembaga, instansi maupun akademisi untuk mencari dukungan; melakukan kajian terhadap peraturan-peraturan untuk melakukan penolakan secara ilmiah terhadap kebijakan; melakukan  Aksi dan Pernyataan Sikap sebagai wujud perlawanan dan ketidaksetujuan masyarakat untuk menolak tegas segala macam bentuk eksploitasi terhadap hutan Meratus, yang dilakukan di balai-balai Adat maupun aksi yang dilakukan di depan Gedung DPRD Kabupaten dan Provinsi; dan membuat event festival-festival kesenian baik teater maupun festival baca puisi  yang bertemakan tentang Meratus.
Implementasi Sikap Tenggang Rasa Dalam Menggunakan Media Sosial WhatsApp Rahmadhanyaty, Dea; Nugraha, Nurhadji; Harmawati, Yuni
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.5745

Abstract

Sikap tenggang rasa ialah salah satu butir-butir dari pengamalan sila kedua. Sikap tenggang rasa harus menjadi suatu kebiasaan bagi kesadaran pribadi diri seseorang agar dalam berinteraksi sosial dengan orang lain tidak timbul perselisihan. Penggunaan media sosial WhatsApp mampu digunakan secara positif jika penggunanya juga menggunakan sarana komunikasi tersebut secara positif. Namun, jika penggunaan media sosial WhatsApp digunakan secara negatif maka penggunannya juga akan menimbulkan kepribadian yang buruk. Pentingnya penelitian ini dilakukan karena masih dijumpai siswa tidak menghargai teman dan menghormati gurunya, serta bersikap masa bodoh. Hal tersebut terlihat dari bagaimana siswa menerapkan rasa toleransi, peduli, dan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sikap tenggang rasa dalam menggunakan media sosial WhatsApp. Adapun metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Informan yang menjadi sumber penelitian ini terdiri dari guru dan siswa-siswi kelas 8 SMP Negeri 2 Geger tahun ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah komponen analisis data model Miles dan Huberman, dengan dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa siswa dikatakan memiliki sikap tenggang rasa dapat dinilai dari toleransi, peduli, dan pengendalian diri. Adapun proses mengimplementasikan sikap tenggang rasa. Kemudian, adanya kendala siswa dan guru dalam mengimplementasikan sikap tenggang rasa. Selain itu, penggunaan media sosial WhatsApp siswa yang aktif menimbulkan dampak negatif dan dampak positif terkait perilaku siswa.
Membangun Kecakapan Literasi Digital Citizenship Melalui Model Information Comunication Technology (ICT) Learning Hariyadi, Slamet; saleh, Muhamad Saleh
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.5774

Abstract

Di era abad-21 saat ini membawa perubahan yang sangat pesat  dan dampak signifikan terhadap seluruh aspek, di antaranya dalam dunia pendidikan khususnya pembelajaran. Komponen dan keterampilan yang ada di abad-21 adalah berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, komunikasi dan kolaborasi, serta  kecakapan  ICT (Information Media and Technology skills). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara konseptual gambaran umum pembelajaran PKn berbasis kecakapan abad-21 dengan model ICT untuk membangun kecakapan literasi digital siswa  dalam membentuk aspek dan kompetensi warga negara warga negara yang dibutuhkan di abad-21. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan melakukan kajian dan penafsiran melalui studi literatur. Dengan pertimbangan bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan mata pelajaran dan mata kuliah wajib yang di ajarkan di semua sekolah, jurusan pada Pendidikan Tinggi oleh sebab itu perlunya memasukkan kecakapan ICT dalam rancangan dan desain model pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan
Pengembangan Media Mobile Learning Pelajar Nusantara untuk Pembelajaran PPKn SMA/SMK/MA Kelas X Anggraini, Elika Yulita; Santoso, Minto; Rarasati, Ida Putri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8i1.6040

Abstract

Based on initial observations at SMA/SMK/MA, problems were found in Civics learning, namely the use of instructional media that was not yet effective. So far, online learning has only used whatsapp groups. By finding these problems, effective and innovative learning media are needed, one of which is mobile learning media. This study aims to determine the development of mobile learning media for Indonesian students and to find out the test results for the use and readability of teachers and students towards the media. This study uses a qualitative descriptive approach. Data collection techniques used questionnaires, observation sheets, and interview sheets. This development produces a product in the form of Indonesian Student Mobile learning media with the results of validation by material experts in the percentage of 89% in the very valid category, media experts in the percentage of 85.5% in the very valid category, and linguists in the percentage of 84% in the very valid category. The results of the test on the use of media on student percentages are 89% with very high criteria, and the results of the teacher use test are 95% with very high criteria. The results of the readability test for students were 82.3% with very high criteria, and the results of the readability test for teachers were 92.5% with very high criteria. With this validation assessment it shows that the use of Mobile Learning media is valid, good, feasible and gets a positive response from students and teachers, so that the media can be used in Class X PPKn learning at SMA/SMK/MA level schools.
Praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan Pacitan Rudiawan, Rofi; Cahyono, Hadi; Puji A, Ambiro
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.6127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan. 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan. 3) Untuk mengetahui upaya dalam mengatasi hambatan praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di SMA Negeri Tulakan. Adapun dalam pengumpulan data penelitian ini menggunakan prosedur wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut:1) Praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan diwujudkan melalui kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler dan budaya sekolah. 2) Faktor pendukung: guru yang sudah sertifikasi, kerja sama wali murid, kurikulum yang sudah baik, pengawasan kepala sekolah, sarana, dan prasarana yang lengkap,  sifat asli dan kepribadian peserta didik. Sedangkan faktor penghambat : ada guru dan staf belum sertifikasi, jarak rumah peserta didik yang jauh, koleksi buku kurang, keterbatasan guru dalam mendesain modul pembelajaran yang baik, dan bawaan karakter negative peserta didik. 3) Upaya dalam mengatasi hambatan dalam praktik Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri Tulakan yaitu mengikutkan guru dalam kegiatan workshop atau pelatihan, bekerja sama dengan tiga serangkai dalam akses informasi dan jurnal, mengikutsertakan guru mapel penggerak, serta pendampingan pemanfaatan IT, melakukan pendampingan kepada peserta didik.
Moderasi Antar Umat Beragama dalam kajian Ilmu Kewarganegaraan indarwati, indarwati; sulton, sulton; J.M, Ardhana
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) untuk mengetahui praktik moderasi beragama antar umat beragama di Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo, 2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam melakanakan moderasi antar umat Islam dan Buddha. Penelitian ini merupakan penellitian kualitatif dengan metode studi kasus di Desa Bulu Lor Adapun instrument penelitian data yang dilakukan meliputi dokumentasi, observasi, dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan triagulasi data. Hasil penelitian studi kasus ini menunjukkan bahwa 1) Praktik moderasi di Desa Bulu Lor sebagai berikut; a) Memberi kebebasan dalam memilih agama dan ikut serta dalam kegiatan 17 Agustus b) saling menghormati akan kepercayaan dan juga menghormati pemeluk lain, c) Menciptakan keharmonisan dan menciptakan suasana yang kondusif di masyarakat adalah menjadi pribadi yang baik, berhenti menghakimi orang lain, mencintai orang lain, menciptakan suasana yang damai. d) Penerimaan tradisi di masyarakat Bulu Lor yaitu mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti gotong royong. 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat meliputi diantaranya faktor penghambat yatu kurangnya anggaran kegiatan, sedangkan faktor pendukung ada dua yaitu; a) Koordinasi, b) Dukungan Birokrasi dan kepemimpinan.
Penguatan Karakter Kewarganegaraan Melalui Kampung Dolanan Nusantara Borobudur Mazid, Sukron; Sundawa, Dadang; Prasetyo, Danang; Novitasari, Novitasari
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.6142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan karakter warga negara muda melalui Kampong Dolanan Nusantara Borobudur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Kampong Dolanan Nusantara Borobudur Magelang Jawa Tengah dari Mei 2021 sampai April 2022. Subjek penelitian ditentukan dengan cara purposive, yakni pengelola, budayawan, seniman, pemerhati wisata Borobdur terkait dengan pembentukan karakter warga negara muda. Hasil penelitian ini menemukan pembentukan karakter warga negara muda melalui Kampong Dolanan Nusantara sebagai berikut (1) permainan tradisional egrang, bakiak, gasing dan gobak sodor serta dakon membentuk karakter yang mempunyai nilai kerjasama, kepedulian, kerja keras, gotong royong dan toleransi (2) belajar kesenian dari gamelan, tarian dan lagu jawa melalui harmonisasi bersatu melalui seni membentuk warga negara yang mempunyai nilai karakter peduli, kerjasama, gotong royong dan nasionalisme
Strategi Implementasi Profil Pelajar Pancasila Berbasis Literasi Sekolah Di Ma Al Islamiyah Uteran Geger Madiun Najibuddiin, Azwan; Sutrisno, Sutrisno; Sunarto, Sunarto
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i2.6145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui strategi perencanaan implementasi profil pelajar Pancasila berbasis literasi sekolah di MA Al Islamiyah Uteran Geger Madiun. 2) Untuk mengetahui strategi pelaksanakan implementasi profil pelajar Pancasila berbasis literasi sekolah di MA Al Islamiyah Uteran Geger Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di MA Al Islamiyah Uteran Geger Madiun dengan jumlah siswanya mencapai 115 siswa dengan rincian 63 siswa laki-laki dan 52 siswa perempuan. Adapun penelitian ini, dalam pengumpulan data dengan menggunakan prosedur wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) strategi perencanaan implementasi profil pelajar Pancasila berbasis literasi sekolah di MA Al Islamiyah Uteran diwujudkan melalui 4 penyusunan program yaitu: pembuatan program pembiasaan, penyisipan nilai karakter dalam KBM, program pondok dan pembuatan program ekstrakurikuler. 2) Strategi pelaksanakan implementasi profil pelajar Pancasila berbasis literasi sekolah di MA Al Islamiyah diwujudkan melalui pelaksanaan program pembiasaan, penyisipan nilai karakter dalam KBM, program pondok dan pelaksanaan program ekstrakurikuler.
Penggunaan Literasi Informasi untuk Pengembangan Watak Kewarganegaraan: Interaksi antara Pendidikan Kewarganegaraan , Teknologi dan Bahasa Hidayah, Yayuk; Kurniawan, Itok Dwi; Ginusti, Gallis Nawang
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 8 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v8i1.6466

Abstract

Studies on civic disposition recently have been carried out with an emphasis on building moral character. However, very few have explored the use of information literacy for fostering civic disposition that examines the interaction between citizenship education, technology, and language. The goal of this research is to discover how to promote civic disposition which focuses on the interaction between citizenship education,  technology, and language in the Citizenship Education course. This study used a descriptive qualitative method, which was located at Yogyakarta State University. Data were collected through interviews, observation, documentation, and literature readings. The research conclusions indicate that fostering civic disposition through information literacy in Citizenship education courses enables students to 1) strengthen their critical thinking skills, 2) learn about civic affairs prudently and effectively, and 3) become self-reliant (independent) members of society. The development of civic disposition through information literacy in Citizenship education courses at Yogyakarta State University is considered as good. through this article, the researchers conclude that fostering students’ Civic Disposition in Citizenship Education courses through information literacy is a form of habituation to smart and good citizenship.