cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran
ISSN : 25499203     EISSN : 25499114     DOI : -
Core Subject : Education,
PEMBELAJAR menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
Penurunan Loneliness Menggunakan Layanan Konseling Kelompok Teknik Mindfulness Pada Santri Baru Di Pondok Pesantren Agustina, Feni; Sutja, Akmal; Fitriana, Fitriana
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 9 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i2.77505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness dalam menurunkan tingkat kesepian pada santri baru di Pondok Pesantren PKP Al-Hidayah Kota Jambi. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest. Dilakukan dengan 8 santri yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil angket kesepian. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kesepian dari rata-rata 102,5 (kategori tinggi) menjadi 71,1 (kategori sedang). Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,005 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, konseling kelompok menggunakan teknik mindfulness efektif menurunkan tingkat kesepian santri baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan mindfulness dapat meningkatkan kesadaran emosional, memperkuat interaksi sosial, serta membantu proses adaptasi santri melalui pendekatan yang reflektif dan menenangkan
Hubungan Hardiness Dengan Stres Akademik Dalam Penyusunan Skripsi Mahasiswa Rahmawati, Annisa; Sutja, Akmal; Ramadhoni, Sri Rahmah
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 9 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i2.77449

Abstract

Tekanan yang dialami mahasiswa tingkat akhir dalam penyusunan skripsi kerap muncul dari tuntutan akademik, ekspektasi sosial, keterbatasan waktu, hingga ketidakpastian masa depan, sehingga berpotensi menimbulkan stres akademik. Kondisi ini menuntut adanya ketahanan mental atau hardiness sebagai mekanisme internal yang membantu individu bertahan, beradaptasi, dan tetap produktif menghadapi tantangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat hardiness, tingkat stres akademik, serta hubungan keduanya pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Jambi angkatan 2021. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 158 mahasiswa yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket Google Form, sedangkan analisis data dilakukan dengan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan tingkat hardiness mahasiswa berada pada kategori tinggi (73,42%), begitu pula tingkat stres akademik (63,19%). Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai r = -0,615 yang menunjukkan hubungan negatif signifikan dengan kategori hubungan memadai. Artinya, semakin tinggi hardiness mahasiswa, semakin rendah stres akademik yang dialami dalam penyusunan skripsi. Dengan demikian, hardiness terbukti berperan penting dalam membantu mahasiswa akhir menghadapi tekanan akademik, meningkatkan ketahanan diri, serta mendukung kelancaran penyelesaian skripsi.
Revitalisasi Konsep Kepemimpinan Demokratis Ki Hajar Dewantara dalam Manajemen Konflik untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan suyono, suyono; Roesminingsih, Erny
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 9 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i2.27848

Abstract

Kepemimpinan mempunyai peranan yang penting dalam eksistensi suatu bangsa dan masyarakat.Realitasnya bangsa Indonesia sedang mengalami krisis kepemimipinan. Krisis kepemimpinan disebabkan; (1) model kepemimpinan yang dibangun di masyarakat adalah sesuatu yang salah; (2) situasi di Indonesia sekarang dimana konsep kepemimpinan belum terbangun, sehingga muncul politisi aktor dadakan atau kepemimpinan transaksional. Konsep-konsep mengenai kepemimpinan demokratis bukan monopoli literatur barat, namun dapat ditemukan dengan menggali nilai-nilai kearifan lokal berupa kepemimpinan dan kebijakan hidup untuk dijadikan pegangan para pemimpin. Salah satunya adalah ajaran kepemimpinan demokratis yang digagas oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara. Mengelola konflik diperlukan sebuah terobosan baru. Melalui trilogi yang dimiliki Ki Hajar Dewantara ini seyogyanya mampu diterapkan dalam manajemen konflik sebuah organisasi. Ki Hajar Dewantara menjalankan kepemimpinannya di Taman Siswa menggunakan konsep trilogi kepemimpinan, yaitu Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani Secara tegas dalam pengertian tersebut, seorang pemimpin harus memiliki ketiga sifat tersebut agar dapat menjadi panutan bagi anggotanya.
Pengembangan Media Permainan Monopoli Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Pembelajaran IPAS Materi Wujud Zat dan Perubahannya Ningsih, Aini Amalia; Juhji, Juhji; Supardi, Supardi
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 9 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i2.63682

Abstract

This study aimed to develop and evaluate the effectiveness of a Monopoly-based learning media to enhance the understanding of fourth-grade students in Natural and Social Sciences, specifically on the states of matter and their changes. A Research and Development approach was employed using a systematic development model involving curriculum and needs analysis, media design using Canva, expert validation, and small group and field trials. The findings revealed that the developed media was highly effective, with expert validation scores exceeding 85% in feasibility. Students' understanding significantly improved, as reflected in the increase in average test scores from 44.61 (0% mastery) in the pre-test to 76.71 (63% mastery) in the post-test. These results highlight the potential of Monopoly-based learning media as an alternative instructional tool for improving conceptual understanding. Future research is recommended to adapt this media for other subjects and educational levels to explore its effectiveness further.
PENGARUH PELATIHAN DYNAMIC POSITIONING SYSTEM SIMULATOR TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA NAUTIKA POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG Sunusi, Sahabuddin; Susanto, Rudy; Sunusi, M. Syafril; Sultan, Sultan; Andharwati, Siti Aminah; Arwansah, Arwansah
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.80784

Abstract

Dynamic positioning system simulator merupakan simulator yang dimiliki PIP Semarang dan untuk saat ini merupakan satu-satunya di perguruan tinggi pelayaran di Indonesia. dynamic positioning system simulator merupakan alat simulator yang dikhususkan untuk jenis kapal offshore. Dynamic positioning system simulator dilatihkan kepada taruna yang telah melaksanakan praktek lapangan. Meskipun demikian, masih banyak taruna yang belum memilliki kompetensi yang memadai tentang dynamic positioning system simulator setelah lulus dari PIP Semarang. Salah satu penyebabnya adalah dynamic positioning system simulator hanya diberikan dalam bentuk mata kuliah dan prakteknya satu kali saat kuliah dengan lama waktu maksimal 4 jam per taruna. Oleh karena itu, setelah selesai dan tidak bekerja di kapal offshore, maka pengetahuan taruna bisa hilang tentang dynamic positioning system simulator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) gambaran pelatihan dynamic positioning system simulator taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, (2) gambaran kompetensi taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, (3) besar pengaruh pelatihan dynamic positioning system simulator terhadap kompetensi taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.Jenis penelitian  adalah survei. Lokasi penelitian ini adalah Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Populasi penelitian ini adalah berjumlah 46 orang dan semuanya dijadikan sampel. variabel penelitian yaitu pelatihan dynamic positioning system simulator (X)  dan (2) variabel terikat yaitu kompetensi taruna (Y). Teknik pengumpulan data, yaitu kuesioner, wawancara bebas, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: (1) analisis statistik deskriptif berupa nilai rata-rata atau mean, median, modus, standar deviasi, distribusi frekuensi, dan histogram; serta (2) analisis statistik inferensial dengan menggunakan rumus regresi linier sederhana. Hasil penelitian: (1) tingkat pelatihan dynamic positioning system simulator taruna Nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dari 46 responden, yang menyatakan sangat rendah sebanyak 5 orang atau 10,87 persen, rendah sebanyak 12 orang atau 26,09 persen, sedang sebanyak 18 orang atau 39,13 persen, tinggi sebanyak 7 orang atau 15,22 persen, dan sangat tinggi sebanyak 4 orang atau 8,69 persen; (2) tingkat kompetensi taruna Nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dari 46 responden, yang menyatakan sangat rendah sebanyak 8 orang atau 17,39 persen, rendah sebanyak 15 orang atau 32,61 persen, sedang sebanyak 17 orang atau 36,96 persen, tinggi sebanyak 5 orang atau 10,87 persen, dan sangat tinggi sebanyak 1 orang atau 2,17 persen; dan (3) besarnya pengaruh pelatihan dynamic positioning system simulator terhadap kompetensi taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang diketahui dengan membaca koefisien determinasinya (R2) = 0,495. Nilai R2 tersebut menunjukkan bahwa sumbangan efektif pelatihan dynamic positioning system simulator terhadap pelatihan dynamic positioning system simulator sebesar 49,50 persen. Sementara 50,50 persen karena pengaruh faktor lainnya. Kesimpulan penelitian: (1) pelatihan dynamic positioning system simulator taruna Nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dikategorikan sedang artinya pelatihan dynamic positioning system simulator telah terlaksana dengan baik, akan tetapi masih perlu peningkatan pelatihan yang lebih baik, (2) kompetensi taruna Nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dikategorikan sedang artinya taruna sudah memiliki kompetensi dengan baik setelah mengikuti pelatihan dynamic positioning system simulator, akan tetapi masih perlu pelatihan yang berulang kali agar kompetensi taruna semakin meningkat, dan (3) pelatihan dynamic positioning system simulator berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang dengan besaran 0,495 atau 49,5 persen. Hal ini menemukan bahwa semakin sering diadakan pelatihan dynamic positioning system simulator maka kompetensi taruna nautika Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Analisis Budaya Organisasi dalam Pengambilan Keputusan Husnayati, Ika; Yetri, Yetri; Iqbal, Iqbal
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71347

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi terhadap pengambilan keputusan di SMP Al Kautsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi secara terstruktur. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi di SMP Al Kautsar yang tekanan pada nilai-nilai keagamaan, disiplin, dan kebersamaan memiliki dampak signifikan terhadap pengambilan keputusan, kepala sekolah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif, komunikatif, dan transparan, sehingga keputusan dibuat secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, tenaga kependidikan, siswa dan komite sekolah. Budaya organisasi yang positif mendorong keterbukaan, rasa tanggung jawab, dan sinergi antar anggota sekolah, yang pada akhirnya memperkuat efektivitas manajemen sekolah. Dengan demikian budaya organisasi yang positif dan berbasis partisipasi tidak hanya meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, tetapi juga mendorong efektivitas manajemen sekolah secara keseluruhan, serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis.