cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran
ISSN : 25499203     EISSN : 25499114     DOI : -
Core Subject : Education,
PEMBELAJAR menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 164 Documents
Dorongan Motivasi Agar Kebiasaan Belajar dalam Mengatasi Problem Malas Belajar Guna, Ahmad Saka Falwa
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v8i2.20440

Abstract

This study aimed to find out how to get rid of laziness to be motivated in learning and also to get used to learning. Eliminating laziness was very difficult to do because of the need for a process to change this attitude, changing a person's attitude requires motivation in him/her so that he/she was motivated to do learning activities independently and when someone was motivated to learn every day without being told by someone made us get used to it in study. The focus of this research was to eliminate laziness to be motivated in learning and also to get used to learning. This research used literature study and analytical studies to build a theoretical framework for this material. The conclusion of eliminating laziness was done in the first way, intention because with intention, it motivated us to complete a task supported by strong motivation. Second, determined when the deadline. Third, made targets and activity arrangements. Fourth, put anything else aside, doing so kept us focused on our previous goals. Fifth, friends, if we had friends who were diligent, they automatically affect us in terms of learning. Sixth, thought about your parents and your future. Seventh, consistent, consistently made us get used to it even if we were still learning without any assignments.
Motivasi Bersekolah Jamaah An-Nadzir Abdurrahman, M. Ali; Widyastuti, Widyastuti
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v8i2.65682

Abstract

The purpose of this research is to find out the school motivation & the impact of education on An-Nadzir congregants who are pursuing undergraduate education. This research uses a qualitative method with a case study approach. The informants in this study were four people with two main respondents and two significant others. Research data collection was carried out on respondents through interview & documentation techniques. The results obtained by the researcher are that both respondents went to school because of external motivation, namely to prevent the parental restriction on them from believing in An-Nadzir Islam and participating in religious activities in the village. The education made the respondents experience the inner conflict of two opposing identities, namely the identity of Jamaah An-Nadzir and the identity of Educated Individuals. One respondent experienced a belief shifting that made him a Jamaah Bebas Individual. Both respondents became volunteer teachers at An-Nadzir schools as a new way of expressing An-Nadzir's Islamic beliefs. Through this role, the respondents intend to change the congregant’s textual views on islam and make them aware of the importance of education. The implication of this research is that pursuing education up to the undergraduate level can change An-Nadzir's Islamic beliefs.
Analisis Relevansi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Terhadap Pengembangan Kompetensi Lulusan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Putri, Naila Fidia; Iftidiani, Diva; Rizkiah, Siti Nur; Andara, Yuriva; Sri Utami, Irma Inesia
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.48269

Abstract

Pentingnya pengembangan kompetensi pada lulusan mahasiswa PGSD, tentunya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara mengembangkan kompetensi mahasiswa tersebut yakni dengan mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi MBKM terhadap pengembangan kompetensi lulusan mahasiswa PGSD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai 6 orang mahasiswa Universitas Djuanda pada Fakultas Agama Islam dan Ilmu Pendidikan, program studi PGSD yang mengikuti MBKM lintas prodi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya keterkaitan atau relevansi program MBKM terhdap pengembangan kompentensi yang harus dimiliki oleh mahasiswa PGSD. Namun, tentunya dibalik kerelevansian tersebut terdapat kekurangan dalam pengimplementasian program MBKM ini.
Membangun Harmoni Intern dan Ekstern Umat Beragama Dalam Buku Ajar PAI-BP Kelas XI Ramadhani, Atikah Nurshofiyah; Baharudin, Baharudin; Sada, Heru Juabdin; Hasanah, Ida Faridatul; Kuswanto, Riyan Terna
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas peran buku ajar PAI-BP Kelas XI dalam membangun harmoni intern dan ekstern umat beragama di SMK Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan metode studi pustaka dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar PAI-BP telah menekankan pentingnya hidup rukun berdampingan dengan pemeluk agama lain, tetapi efektivitasnya masih bergantung pada metode pengajaran yang digunakan guru. Implementasi pembelajaran PAI-BP di SMK Negeri 2 Bandar Lampung juga mencakup berbagai strategi, seperti pendekatan interkatif, diskusi kelompok, menggunakan media social sebagai media dakwah serta sarana edukasi toleransi dan berbagai kegiatan yang mendukung keberagaman. Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangya pemahaman sebagian siswa terhadap konsep moderasi beragama dan pengaruh eksternal yang dapat menimbulkan intoleransi. Oleh karena itu, diperlukannya penguatan dalam metode pembelajaran dan mengembangkan kurikulum agar nilai-nilai harmoni beragama dapat dipahami dan diterapkan dengan baik oleh peserta didik.
Budaya Organisasi Berbasis Adversity Quotient (AQ) untuk Meningkatkan Etos Kerja Sumber Daya Manusia Muthi'ah, Shafa'; Alfayed, Dody; Lailawati, Siti Mulkaf; Aslamiah, Aslamiah; Cinantya, Celia
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hal-hal yang terkait dengan budaya organisasi berbasis kemampuan memecahkan masalah/Adversity Quotient (AQ) yang berjalan di Sekolah Menengah Atas Swasta ITP Tarjun Kabupaten Kotabaru. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara tidak langsung, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru terkait, serta staff TAS. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan teknik (1) reduksi data; (2) penyajian/display data; (3) verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil peneltian menunjukkan bahwa budaya organisasi Sekolah Menengah Atas Swasta ITP Tarjun menanamkan nilai-nilai karakter spiritual maupun sosial, ilmu pengetahuan, tumbuhnya kreativitas melewati kegiatan workshop pendidik, kegiatan peserta didik praktik P5 dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti karnaval dan kegiatan lainnya. Artinya bahwa program yang dibuat ini menciptakan etos kerja yang lebih kooperatif, inovatif, dan terorganisir, yang berkontribusi pada kinerja keseluruhan organisasi.
Strategi Penangkalan TNI AD Di Wilayah Perbatasan Darat Indonesia-Malaysia Guna Menjaga Kedaulatan NKRI Sukatri, Ardi; Solihin, Achmad; Deksino G, Royke; Siagian, Ferdinand H
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Oktober 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v8i2.66320

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis Strategi penangkalan TNI AD dalam menghadapi ancaman, faktor-faktor yang mempengaruhi dan penerapan strategi penangkalan TNI AD di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia guna menjaga Kedaulatan NKRI. Metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi penangkalan TNI AD belum optimal karena adanya beberapa faktor yang mempengaruhi baik faktor internal dan eksternal. Penerapan Strategi Penangkalan TNI AD yang dilaksanakan diwilayah perbatasan darat RI-Malaysia merupakan pengembangan Strategi penangkalan yang telah dilaksanakan oleh Koops Kodam XXX dengan memanfaatkan kekuatan untuk memperoleh peluang, dan menghadapi ancaman serta meminimalisir kelemahan untuk menghilangkan ancaman. Strategi penangkalan TNI AD yang akan diterapkan adalah mengoptimalkan gelar kekuatan dan kesiapan satgas, melaksanakan operasi Pamtas, pemberdayaan wilayah melalui binter, Latihan militer bersama, kunjungan militer, melaksanakan patroli dan penggunaan pos Pamtas gabungan, serta penggunaan teknologi tepat guna untuk dapat menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan darat RI-Malaysia.
Implementasi Program Sekolah Penggerak Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Adawiyah, Robiyatul; Septuri, Septuri; Wachidah, Nor Rochmatul
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.71165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji bagaimana implementasi program sekolah penggerak dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kinerja guru di SDN 1 Sendang Asih. Program penggerak sekolah diharapkan mampu membawa dampak positif terhadap kinerja para guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program sekolah penggerak mencakup adanya pendampingan yang diberikan kepada kepala sekolah penggerak, kemudian kepala sekolah membuat tim mengadakan pelatihan bagi guru-guru untuk memperkenalkan program sekolah penggerak. Selain itu pada pelatihan guru mengajarkan tentang perencanaan, pelaksanaan, dan pengevaluasian Pembelajaran yang sejalan dengan program Sekolah Penggerak, serta pelatihan bagi guru mengenai cara penyusunan modul ajar berbasis paradigma baru dalam program tersebut, merupakan bagian penting dari implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sekolah Penggerak berperan signifikan dalam peningkatan kinerja guru di SDN 1 Sendang Asih.
Analisis Dinamika Interaksi Guru Dan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Farida, Miftahul; Wahyuni, Fitri; Wibowo, Sigit
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.69393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran matematika di kelas 3 Sekolah Dasar. Fokus penelitian mencakup pola komunikasi, strategi pembelajaran yang diterapkan guru, serta respon siswa terhadap berbagai pendekatan pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih didominasi oleh metode ceramah, sementara penggunaan media pembelajaran interaktif masih terbatas. Diskusi kelompok terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif siswa, tetapi tantangan seperti keterbatasan media digital dan variasi metode pembelajaran masih perlu diatasi. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya interaksi yang dialogis dan inovasi dalam media pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoritis bagi pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif dan inklusif.  
Miskonsepsi Peserta Didik pada Pembelajaran dalam Mengkonstruksi Pengetahuan Lestari, Indah; Suendarti, Mamik; Liberna, Hawa
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v8i2.18980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai penyebab terjadinya miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada pembelajaran Matematika dan IPA dalam mengkonstruksi pengetahuannya. Dalam dunia pendidikan para pendidik sering kali menemukan peserta didik yang memiliki konsep yang berbeda dengan konsep yang diterima oleh pendidik ataupun dari sumber referensi lainnya. Secara umum, penyebab miskonsepsi berasal dari peserta didik sendiri, guru yang mengajar, buku teks, konteks pembelajaran, dan metode pengajar. Hal ini tentu saja berdampak pada pemahaman yang salah akibat dari pengalaman peserta didik dalam mengkonstruksi pengetahuannya dengan konsep yang tidak tepat. Miskonsepsi merupakan hal yang wajar dalam proses pembentukan pengetahuan oleh seseorang yang sedang belajar. Dengan demikian, tidak mudah untuk sungguh-sungguh mengerti penyebab miskonsepsi yang dialami setiap peserta didik dan juga tidak mudah untuk membantu setiap peserta didik secara tepat dalam mengatasi miskonsepsi. Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran, sebaiknya para pendidik dapat memilih bahan pelajaran dan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan cara berpikir peserta didik, mencari atau mengungkap miskonsepsi yang dilakukan peserta didik, mencoba menemukan penyebab miskonsepsi tersebut, dan mencari perlakuan yang sesuai untuk mengatasi kesalahpahaman.
Pengaruh Kedisiplinan Belajar Dan Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Kimia Peserta Didik Lestari, Lisa; Abdullah, Abdullah; Erna, Maria
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 April 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v9i1.67382

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: 1) Pengaruh kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar kimia, 2) Pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar kimia, 3) Pengaruh gabungan kedisiplinan dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar kimia. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan metode ex-post fakto. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 105 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket, dengan instrumen berupa angket yang terdiri dari 16 item pernyataan untuk kedisiplinan belajar dan 19 item pernyataan untuk kemandirian belajar,  sedangkan untuk hasil  belajar kimia diambil dari hasil ujian akhir semester ganjil. Analisis data dilakukan menggunakan adalah analisis  deskriptif, regresi  sederhana dan regresi  berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar kimia kelas XI Medikal SMAN 4 Pekanbaru sebesar 0,133 atau 13,3%. 2)  Kemandirian belajar   terhadap hasil belajar kimia kelas XI Medikal SMAN 4 Pekanbaru sebesar 0,131 atau 13,1%. 3) Terdapat pengaruh antara kedisiplinan dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar kimia kelas XI Medikal SMAN 4 Pekanbaru sebesar 0,147 atau 14,7%. Kesimpulannya, terdapat pengaruh antara kedisiplinan dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar kimia kelas XI Medikal SMAN 4 Pekanbaru.