cover
Contact Name
Aulia Qisthi
Contact Email
auliaqisthi@ui.ac.id
Phone
+6285860672438
Journal Mail Official
syntaxliterateofficial@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sedang Residence E6 Sumber Cirebon, West Java, Indonesia
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 25410849     EISSN : 25410849     DOI : -
Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia is a peer-reviewed scientific journal that publishes original research and critical studies in various fields of science, including education, social sciences, humanities, economics, and engineering. The journal aims to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to disseminate their findings and insights for the advancement of knowledge and practice in Indonesia and beyond.
Articles 6,234 Documents
Formulasi Gel Kombinasi Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum L.) dan Ekstrak Daun Sirsak (Annona Muricata L.) Sebagai Antibakteri Penyebab Jerawat Arvyna, Hafadhoh; Wibowo , Agung Eru
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.613 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11480

Abstract

Daun sirsak (Annona muricata L.) dan bawang putih (Allium sativum L.) secara tradisional diketahui dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan formulasi dan uji aktivitas antibakteri penyebab jerawat dari sediaan gel kombinasi ekstrak etanol daun sirsak dan bawang putih.Tahapan penelitian ini meliputi determinasi tanaman, pembuatan ekstrak, pemeriksaan ekstrak (organoleptik, pH, uji skrining fitokimia), pengujian aktivitas ekstrak dan formulasi sediaan gel. Formulasi sediaan gel dibuat menggunakan carbophol 940, trietanolamin, metil paraben, propilen glicol, natrium metabisulfit. Tiga Formulasi gel yang dihasilkan (F1, FII, FIII) dievaluasi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar,viskositas, dan aktivitas anti bakteri, serta uji keamanan formulasi terhadap hewan uji. Uji stabilitas pendahuluan dilakukan selama 1 bulan pada suhu kamar (25°) dan suhu panas (40°C). Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa sediaan gel formula III lebih baik dibandingkan formula I dan II. Sediaan gel formula III dengan kombinasi ekstrak daun sirsak dan ekstrak bawang putih (3:1) menunjukkan warna sediaan hijau tua, homogen, viskositas 102000 cps, kemampuan menyebar 2433,71 mm2, pH 5,17, dan mempunyai aktivitas anti mikroba terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter daya hambat 3,33 mm dan aktivitas pada Propionibacterium acnes dengan diameter daya hambat 3,67 mm. Sediaan gel formula III tidak menimbulkan iritasi pada hewan uji.
Derivasi dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia: Hubungan Bentuk dan Maknanya Ruslan, Ruslan; Abd Safa, Najamuddin; Khalik, Muhammad Fihris; Burga, Muhammad Alqadri
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.54 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11482

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan bentuk dan makna derivasi dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian pustaka. Sumber utama yang digunakan adalah kata dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia dari beberapa buku morfologi dan sharaf, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran morfologi, terdapat persamaan pada titik penempatan prefiks, infiks, dan sufiksnya. Sedangkan pada ranah penggunaan konfiks atau klofiks keduanya mempunyai aturan masing-masing. Letak perbedaan keduanya bisa dilihat pada penempatan morfem afiks pada stemnya. Sedangkan pada tataran semantik, kehadiran afiksasi dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia yang berpengaruh pada perubahan dan peningkatan makna yang disebabkan empat hal; (1) adanya afiks yang melekat pada kata dasar; (2) pengaruh gramatikal; (3) proses analogi; dan (4) pengaruh kontekstual. Keempat faktor tersebut menjadi dasar pendistribusian makna baru, sekaligus menjadi indikator utama yang menghubungkan antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia secara derivatif.
Aktivitas Enzim Metabolik Dalam Saliva Sebagai Penanda Biologis Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) Siti Sakdiah; James Perdinan Simanjuntak; Fardiah Tilawati Sitanggang; Ahmad Syarthibi; Tamrin Tamrin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.293 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.11483

Abstract

PPOK menjadi permasalahan kesehatan yang semakin mengkhawatirkan pada masyarakat di seluruh dunia. Usaha deteksi dini PPOK terus dikembangkan untuk mencegah perkembangan penyakit. Penggunaan parameter pemeriksaan laboratorium rutin dan sederhana dinilai berpotensi sebagai penanda perkembangan PPOK. Pengujian aktivitas enzim terhadap spesimen darah adalah parameter yang biasa diterapkan untuk diagnosis berbagai penyakit akut dan kronik. Pengujian tersebut belum dilakukan terhadap spesimen saliva dalam analisis rutin. Pengujian terhadap spesimen saliva masih sedikit dipelajari dan belum mendapat pengakuan sebagai parameter uji laboratorium. Sementara itu saliva diketahui memiliki kandungan enzim-enzim yang cukup tinggi dan telah dibuktikan keterkaitannya dengan perubahan kondisi pada penyakit-penyakit lainnya. Pengujian dilakukan untuk menganalisis profil enzim LDH, ALT, AST, GGT dan ALP sebagai penanda biologis untuk deteksi dini PPOK. Penelitian menggunakan desain case control dengan 20 responden PPOK dan 40 kontrol, terdiri dari 20 orang perokok aktif dan 20 orang bukan perokok. Saliva diperiksa aktivitas enzim menggunakan spektrofotometer di laboratorium kimia klinik jurusan TLM Poltekkes Kemenkes Jambi. Data dianalisis menggunakan Anova dan Benferonni. Hasil penelitian mendapatkan bahwa rata rata aktivitas ALT dan GGT signifikan lebih tinggi dibanding kontrol non PPOK perokok dan bukan perokok (p<0.05). Rata rata aktivitas LDH signifikan lebih rendah dibanding kontrol non PPOK perokok dan bukan perokok (p<0.05). Hasil analisis lebih lanjut membuktikan bahwa kelompok yang berbeda signifikan adalah aktivitas GGT dengan PPOK dan non PPOK bukan perokok. Rata-rata aktivitas AST dan ALP tidak berbeda signifikan antara ke 3 kelompok. Kesimpulan aktivitas LDH, ALT terutama GGT dalam saliva berpotensi sebagai penanda biologis untuk deteksi dini diagnosa PPOK.
Effect of Hard Skill, Soft Skill, and Work Environment On the Performance in the Administration Field J. Rumerung, Jeaneta; Bakary, Muhammad K.; Rumimper, Grace J.N.
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.248 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11484

Abstract

The aims of this study were: to analyze the effect of hard skills, soft skills and work environment partially and simultaneously on employee performance and to determine the dominant hard skill and soft skill competencies in employee work activities in government agencies. Theoretical studies and empirical studies are used as study material in this study to discuss research results. Judging from the analytical approach, this research is classified into quantitative research. The research method used in this research is descriptive and verification method. The analysis technique uses descriptive analysis and verification analysis, data processing uses the SPSS program. The results showed that hard skills had a significant effect on employee performance, soft skills had a significant effect on employee performance and the work environment had no significant effect on employee performance. Competence of hard skills and soft skills of employees in the field of administration which is implemented optimally can improve employee performance. The work environment at the regional secretariat offices needs to be organized and regulated efficiently and effectively in order to support the improvement of employee performance.
Cerebral Toxoplasmosis in an Immunocompetent Patient With Confirmed Covid-19 Positive Fradisha, Monica; Nareswari, Dewi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.978 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11485

Abstract

A case of a 30 years-old male patient, diagnosed with cerebral toxoplasmosis, confirmed HIV, with positive COVID-19. Once he came to the emergency department with a chief complaint of left upper and lower limbs weakness progressing for two days. The patient appeared malnourished and was afebrile and assessed to be well hydrated. He was alert but drowsy and had speech difficulty. A focused neurologic examination was performed and revealed a loss of nasolabial fold indicating facial nerve palsy. Neck stiffness was present and there was reduced motoric power in the left upper and lower limb of 2/5, with positive Babinski sign and Chaddock sign. According to brain CT, showed vasogenic cerebral edema and midline shift. Further laboratory exams showed positive IgG antibodies for Toxoplasma, with a titer exceeding 300 IU/ml, positive serum HIV, with CD4 cell count below 200cell/mm3. Complete blood count study highlighted low haemoglobin and elevated white cell count. He tested positive for COVID-19 by nasopharyngeal swab RT-PCR. Chest CT were done and revealed features of viral pneumonia with ground glass opacity appearance. In summary, we present a patient with cerebral involvement of toxoplasmosis possibly facilitated by pre-existing immunodeficiency as an opportunistic infections of HIV, and with COVID-19 complicated as acute infections. This case report reinforces a potential role for other comorbidities, rather than HIV infection as regards SARS-CoV-2 infection outcomes. For better assessment we need to do MRI.
Perancangan Program Pengestimasi Probabilitas Kegagalan Peralatan Penukar Panas Akibat Korosi Seragam Berbasis Deep Neural Network Fatriansyah, Jaka Fajar; Dhaneswara, Donanta; Hanifa, Muthia; Hartoyo, Fernanda; Pradana, Agrin Febrian; Anis, Muhammad; Fauzi, Andrian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.943 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11486

Abstract

Meningkatnya standar keamanan dan ketatnya persaingan antar perusahaan meningkatkan kebutuhan bagi suatu perusahan untuk mengendalikan kegagalan pada peralatan. Inspeksi secara teratur dilakukan sebagai bagian dari rangkaian pemeliharaan dan manajemen integritas peralatan. Dalam merencanakan dan melakukan inspeksi, diperlukan strategi yang tepat agar inspeksi yang dilakukan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan. Risk-based inspection merupakan teknik pengambilan keputusan dalam perencanaan pemeliharaan yang berdasar pada risiko. Pada saat ini, penggunaan metode-metode kecerdasan buatan untuk kegiatan penilaian risiko, pemodelan konsekuensi, dan perencanaan pemeliharaan telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu program yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan untuk melakukan penilaian salah satu komponen risiko yaitu probabilitas kegagalan (Probability of Failure, PoF) pada bagian cangkang dalam peralatan penukar panas menggunakan deep learning. Model ini dapat membantu operator yang bekerja di bidang minyak dan gas untuk menentukan tingkatan risiko sehingga inspeksi dapat dilakukan dengan lebih efisien dan terarah. Penelitian ini menghasilkan sebuah program dan disain program pembelajaran mesin berbasis deep learning yang digunakan untuk memprediksi risiko kegagalan akibat korosi seragam pada peralatan sisi dalam cangkang peralatan penukar panas cangkang dan buluh (shell-and-tube heat exchanger) berdasarkan standar API 581 dengan akurasi sebesar 89% yang didapatkan dengan parameter-parameter diantaranya learning rate sebesar 0.001, epoch sebesar 150, random state sebesar 60, tiga hidden layer, dan test size sebesar 0.2.
Intensitas Komunikasi Interpersonal Orang Tua dengan Anak Perempuan Temperamental Firmansyah, Juwandy; Kusumastuti, Frida
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.408 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan intensitas komunikasi interpersonal orang tua pada anak perempuan temperamental. Fokus dalam penelitian ini adalah menguraikan upaya – upaya komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh orang tua pada anak perempuan yang memilik perilaku temperamen dalam menciptakan hubungan yang harmonis guna saling memahami satu sama lain serta menekan munculnya perilaku temperamen pada anak. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. Wawancara secara mendalam (In-Depth Interview) digunakan sebagai sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian mendapatkan bahwa: intensitas komunikasi yang dilakukan oleh orang pada anak perempuan temperamental termasuk kedalam kategori cukup sering. Dibuktikan dari frekuensi dalam berkomunikasi yang dilakukan cukup sering, cukup fokus ketika berkomunikasi, konsistensi komunikasi yang cukup teratur, isi atau pesan dalam komunikasinya yang sangat beragam dan luas, dan kemampuan dalam berkomunikasi yang terbilang mampu. Waktu yang banyak dimanfaatkan orang tua untuk berkomunikasi adalah waktu sore hingg malam. Ditemui juga bahwa komunikasi yang dilakukan orang tua lebih dominan pada ibu. Kemudian komunikasi interpersonal serta pemahaman orang tua akan komunikasi dan perilaku temperamen berbeda beradasar tingkat pendidikan dan usia. Hambatan yang ditemui dalam berkomunikasi adalah: kesibukan orang tua, perilaku pendiam pada anak, mood swing, dam perilaku temperamen dari anak itu sendiri.
Pengembangan Model Alat Evaluasi Menggunakan Aplikasi Quizizz Pada Pembelajaran IPA Siswa Kelas IV SD Negeri Panunggangan 5 Reskyono, Tahta; Hidayat, Sholeh; Rumanta, Maman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.352 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11488

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan cara yang paling umum dalam menggunakan model perangkat aplikasi quizizz, menganalisis tingkat validitas dan kepraktisan model perangkat evaluasi menggunakan aplikasi quizizz dalam pembelajaran IPA kelas IV SD Negeri Panunggangan 5. Tahapan pengambilan data dengan melakukan penelitian pendahuluan, pengembangan produk awal, n validasi produk, uji coba, dan membuat produk akhir. Jenis data dalam penelitian ini dikelompokkan menjadi data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan observasi. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan angket. Berdasarkan dari hasil penelitian produk pada model alat evaluasi ini telah melewati tahap validasi dari ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, serta didukung oleh tanggapan siswa. Tahap validasi atau persetujuan yang diujikan pada ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa produk model alat evaluasi ini dinyatakan sangat valid. Hasil yang diperoleh dari ahli materi adalah 97,1% dan hasil dari ahli media adalah 94%. Selain dinyatakan sangat valid oleh para ahli, produk dari model alat evaluasi ini dinyatakan sangat praktis yang sudah didukung dari guru kelas IV dan siswa dengan perolehan 96,6% dan 93,43%.
Kunjungan Kasus Tuberkulosis Kelenjar dan Gizi Buruk Pada An. A Dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Marcellina, Cindy; Rudi, Rudi; Clara Agatha, Priscilla; Lestari, Dewi Indah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.511 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11490

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi Mycobacterium tuberculosis. TB dapat terjadi pulmonal dan ekstra pulmonal. Menurut WHO, TB secara global mengakibatkan mortalitas sebanyak 1,3 juta penderita. Kasus TB sebesar 217 per 100.000 penduduk. Indonesia merupakan negara ketiga dunia dari jumlah total pasien TB. Menurut RISKESDAS 2018, provinsi Banten sebesar 0,90%. Komplikasi akut dan kronik dapat terjadi pada TB. Jika tidak diobati segera bahkan dapat terjadi kematian. An.A berusia 1 tahun 11 bulan datang ke Puskesmas Sindang Jaya untuk kontrol dan meminta rujukan ke RSU Dinda yang telah terdiagnosis Tuberkulosis sejak 3 bulan yang lalu. Keluhan awal yang dialami pasien berupa benjolan. Pasien mengeluh adanya gejala berat badan yang tidak meningkat selama pengobatan TB, batuk terus menerus, dan nafsu makan yang menurun. Berdasarkan anamnesis, pemeriksan fisik dan pemeriksaan penunjang didapatkan diagnosis Tuberkulosis Kelenjar dan Gizi Buruk. Tujuan pada penelitian ini yakni tercapainya pengobatan TB kelenjar pada An. A diagnostik holistik didapatkan melalui analisis masalah dengan menggunakan pendekatan kedokteran keluarga dan konsep Mandala of Health. Tatalaksana secara komprehensif dilakukan dan didapatkan keluhan pasien mulai membaik. Edukasi dilakukan dan didapatkan pemahaman keluarga mengenai penyakit serta pencegahannya. Kunjungan kedokteran keluarga telah membantu An. A dalam mengontrol pengobatan TB serta mengendalikan komplikasinya yaitu gizi buruk. Kunjungan yang dilakukan telah memberikan hasil berupa meningkatnya pengetahuan keluarga pasien tentang pola hidup bersih dan sehat, penyakit serta komplikasi yang dialami An. A. Juga mampu memperbaiki keluhan batuk terus menerus, dan nafsu makan sehingga terjadinya peningkatan pada data antropometri yaitu berat badan, tinggi badan, serta lingkar lengan atas.
Implementasi Sanitasi Tempat-Tempat Umum (Studi Kasus: Wisata Alam Sebapo Kabupaten Muaro Jambi) Mekarisce, Arnild Augina; Rodhiyah, Zuli; Samsidar, Samsidar
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.623 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11491

Abstract

Tempat Wisata Alam Sebapo merupakan tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan yaitu sebanyak 2.798 kunjungan pada tahun 2020. Namun, hasil survei pendahuluan diketahui pengimplementasian standar STTU belum optimal seperti masih cukup banyak sampah bertebaran di berbagai titik, jarak antar tempat sampah yang terlalu jauh, bak penampungan air yang kotor, dan beberapa toilet dalam keadaan kotor, sehingga kondisi ini menyebabkan lingkungan rentan menjadi mata rantai penularan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana implementasi STTU di Tempat Wisata Alam Sebapo Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluasi di Wisata Alam Sebapo. Informan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 7 informan. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen pada April-Oktober 2022, keabsahan data secara triangulasi sumber dan teknik, dan dianalis dengan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan SDM dan sarana prasarana Puskesmas Pondok Meja sudah sesuai standar namun Wisata Alam Sebapo belum pernah diinspeksi sanitasi. Dari hasil inspeksi sanitasi diketahui bahwa fasilitas sanitasi di wisata alam sebapo masih kurang dari segi kuantitas dan kualitas, didapatkan bahwa penilaian inspeksi sanitasi sebesar 51,76%. Diharapkan segera disahkannya peraturan daerah tentang STTU, serta pengelola tempat wisata bersinergi dengan Dinas Kesehatan dalam mengimplementasikan standar STTU dengan optimal.

Filter by Year

2016 2026