cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : 25496883     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 222 Documents
Korelasi Lingkar Pinggang dan Lingkar Leher terhadap Indeks Massa Tubuh pada Dewasa Muda Giovanni Lawira; Arif Wicaksono; Muhammad In'am Ilmiawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.110-119

Abstract

Obesitas merupakan masalah kesehatan yang prevalensi dan komorbiditasnya terus meningkat di seluruh dunia. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan indikator status gizi namun tidak menggambarkan status gizi orang dengan disabilitas fisik. Lingkar pinggang (LP) dan lingkar leher (LL) berpotensi menjadi alternatif dalam menentukan status gizi orang dengan disabilitas fisik. Oleh karena itu, perlu diketahui korelasi antara LP dan LL terhadap IMT pada orang normal serta nilai LP dan untuk tiap kategori IMT. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui korelasi LP dan LL terhadap IMT pada partisipan dewasa muda. Penelitian analitik observasional dengan pendekatan potong lintang ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura pada bulan Mei 2019. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi yaitu uji Pearson dengan uji alternatif Spearman. Partisipan terdiri dari 20 orang laki-laki dan 40 orang perempuan yang berusia antara 19-23 tahun. Rerata LP dan LL seluruh partisipan, laki-laki dan perempuan adalah 83,60 cm, 84,62 cm dan 83,09 cm; 32,78 cm, 36,86 cm dan 30,74 cm. LP dan LL terhadap IMT memiliki korelasi positif bermakna (p=0,000) pada setiap kategori jenis kelamin dengan kekuatan korelasi sedang hingga sangat kuat (r=0,595~0,984). LP dan LL terhadap IMT pada partisipan dewasa muda memiliki korelasi positif bermakna untuk setiap kelompok jenis kelamin.
Gambaran Kualitas Tidur pada Lansia dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat Robiah Khairani Hasibuan; Jullinar Aulia Hasna
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.187-195

Abstract

Gangguan Tidur merupakan suatu kumpulan kondisi yang dicirikan dengan gangguan dalam jumlah, kualitas atau waktu tidur pada seorang individu. Seorang lansia akan membutuhkan waktu lebih lama untuk masuk tidur (berbaring lama di tempat tidur sebelum tertidur) dan mempunyai lebih sedikit atau lebih pendek waktu tidur nyenyaknya. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya prevalensi dan faktor-faktor yang mempengaruhi gangguan tidur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis dilakukan dengan chi-square. Berdasarkan uji chi-square diketahui terdapat korelasi antara status merokok (p=0,034, OR=1,974, 95%CI=1,048±3,721) dan tingkat kecemasan (p=0,013, OR=0,482, 95%CI=0,270±0,859) dengan kejadian Gangguan Tidur. Penelitian tidak dapat membuktikan adanya korelasi antara jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, penghasilan perbulan, konsumsi kopi, konsumsi alkohol, tekanan darah, indeks massa tubuh, gula darah puasa, kolesterol dan asam urat dengan kejadian Gangguan Tidur.
Analisis Faktor-faktor Kualitas Pelayanan Internal pada Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Bayu Arya; Amy Yayuk Sri Rahayu
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.120-136

Abstract

Rendahnya capaian indikator kinerja pelayanan RSUP Fatmawati mengindikasikan terdapat kendala kualitas pelayanan internal yang diberikan kepada pelanggan. Dibutuhkan informasi untuk menerapkan kualitas pelayanan internal yang sesuai harapan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kualitas pelayanan internal pada faktor orientasi penelitian, kelayakan persepsi, konflik peran dan komunikasi horizontal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan wawancara mendalam, studi dokumentasi, kajian literatur dan observasi. Penetapan responden berasal dari Instalasi Rawat Jalan terdiri dari 1 Kepala Instalasi Rawat Jalan, 1 Koordinator Penunjang dan Administrasi Umum, 1 Koordinator Hubungan Masyarakat dan Promosi Kesehatan, 4 Pegawai, dan 3 Pasien. Fakta di lapangan menyimpulkan bahwa hasil penelitian yang kurang diperhatikan oleh pimpinan menyebabkan pelayanan yang diberikan belum mampu memenuhi harapan pelanggan. Penetapan standar pelayanan yang tidak mampu mendukung performa kualitas pelayanan terkait fasilitas, sarana prasarana, anggaran, teknologi dan kompetensi pegawai menyebabkan pelayanan belum mencapai harapan pelanggan. Dan kualitas pelayanan yang diberikan oleh pegawai internal dirasakan berbeda oleh pelanggan dari yang diinformasikan. Untuk memperbaiki kualitas pelayanan internal maka diperlukan perhatian khusus dari pimpinan untuk menindaklanjuti hasil penelitian agar standar yang diterapkan sesuai dengan harapan pelanggan, memperbaiki fasilitas dan sumber daya untuk meningkatkan pelayanan serta meningkatkan sosialisasi kepada pelanggan terkait media yang dapat diakses pelanggan untuk mengetahui pelayanan yang tersedia.
Determinan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Kota Bekasi, Jawa Barat Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida; Munaya Fauziah; Masyitoh Chusnan; Noor Latifah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.170-176

Abstract

Hipertensi (tekanan darah tinggi) biasa dijumpai pada perempuan hamil. Hipertensi yang diperberat oleh kehamilan ditandai paling tidak dengan peningkatan sebesar 15 mmHg untuk tekanan diastolik atau 30 mmHg untuk tekanan sistolik. Hipertensi berat dapat menyebabkan kematian pada wanita, baik dalam keadaan hamil maupun tidak. Penelitian ini dilaksanakan di RSIA Sayang Bunda, Pondok Ungu, Kota Bekasi pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah Ibu yang pernah melahirkan selama tahun 2019. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu wanita umur subur dan pernah melahirkan. Hasil kriteria inklusi didapatkan sampel sebanyak 194 responden. Umur, riwayat keluarga, pekerjaan, dan paritas memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi (OR=1,957; 5,119; 2,636; 2,025). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat keluarga merupakan determinan kejadian hipertensi pada ibu hamil (OR=5,733).Ibu yang memiliki riwayat keluarga hipertensi, perlu menjaga perilaku hidup sehat supaya tidak memiliki kecenderungan untuk menderita hipertensi ketika hamil. Hal ini dikarenakan riwayat keluarga merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dimodifikasi, oleh karena itu ibu perlu melakukan perubahan pada faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti gaya hidup dan pola makan.
Aktivitas Antimikroba Perasan Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) terhadap Candida albicans dan Pseudomonas aeruginosa Ernawati Ernawati; Nur Jannah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.137-144

Abstract

Daun kirinyuh (Chromolaena odorata) mengandung fenol, flavonoid, tannin, alkaloid dan saponin yang berpotensi sebagai senyawa antimikroba. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antimikroba daun kirinyuh terhadap Candida albicans dan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium, pengujian antimikroba melalui metode difusi agar dengan kontrol positif (K+) menggunakan amoxilin untuk Pseudomonas aerugynosa dan ketokonazol untuk Candida albicans, aquades sebagai kontrol negatif (K-), dan perasan daun kirinyuh konsentrasi 100%, 80%, 60%, 40%, dan 20%. Bahan-bahan yang digunakan adalah isolat Candida albicans dan Pseudomonas aeruginosa, media MHA, aquades, amoxilin dan ketokonazol. Data diameter zona hambat yang dihasilkan setelah inkubasi 24 jam dianalisis secara deskriptif dengan mengklasifikasikan respon hambat sangat kuat (> 20-30 mm), kuat (10-20 mm), sedang (5-10 mm), lemah (< 5 mm). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata zona hambat Candida albicans pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100% adalah 10,3 mm, 11,03 mm, 11,66 mm, 12,83 mm, dan 13,82 mm, sedangkan untuk Pseudomonas aeruginosa 7,33 mm, 12,46 mm, 13,73 mm, 14,26 mm, dan 15,63 mm.  Hasil analisis data berdasarkan kategori respon hambat pertumbuhan termasuk kategori kuat dan sedang khusus pada konsentrasi 20% pada Pseudomonas aeruginosa.  Kesimpulan perasan daun kirinyuh memiliki aktivitas antimikroba terhadap pertumbuhan Candida albicans dan Pseudomonas aeruginosa..
Gambaran Radiologi Foto Toraks Pasien TB Paru Resistan Obat dengan dan Tanpa DM Tipe 2 di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Muhammad Fachri; Reza Ahmad Fauzi; Risky Akaputra
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.177-186

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan faktor risiko perkembangan TB aktif. DM adalah penyakit tidak menular yang bersifat kronis dan akan melemahkan sistem kekebalan tubuh, penderitanya memiliki kemungkinan 3 kali lebih tinggi untuk menderita TB aktif. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji gambaran radiologi foto toraks pasien TB paru resistan obat disertai DM tipe 2 dibandingkan dengan pasien TB paru resisten obat tanpa DM tipe 2 di RSIJ Sukapura periode September 2018 – September 2019. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif dengan rancangan penelitian cross sectional (potong lintang). Teknik pengambilan sampel adalah total sampling serta menggunakan data sekunder. Jumlah sampel sebanyak 9 pasien, 5 pasien perempuan dan 4 pasien laki-laki. 4 pasien dengan DM dan 5 pasien bukan DM. Infiltrat adalah gambaran yang banyak ditemukan pada pasien DM dan bukan DM. Pada pasien DM kavitas dan fibrosis merupakan gambaran yang sering ditemukan setelah infiltrat. Pada pasien bukan DM nodul merupakan gambaran yang sering ditemukan setelah infiltrat. Pada penelitian ini menunjukkan hasil tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pasien DM maupun bukan DM.
Pra Tes Informasi, Edukasi dan Komunikasi Melalui Media Video Pencegahan COVID-19 pada Mahasiswa Kesehatan dan Non Kesehatan Yudhi Adrianto; Nurmalia Lusida; Safitri Widayanti Putri; Cindy Prastika; Rohana Uly Siregar; Hadi Pratomo
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.145-160

Abstract

Coronavirus-19 (Covid-19) dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO pada tanggal 12 Maret 2020 dan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/104/2020, Covid-19 telah ditetapkan sebagai penyakit yang berpotensi wabah di Indonesia. Tujuan umum dari penelitian ini adalah Pre-Testing Information, Education and Communication (IEC) Fokus Covid-19 melalui media video yang telah diedarkan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dengan komponen metode penelitian kualitatif trianggulasi sumber dari variabel attraction, comprehension, acceptability, self-involvement, dan persuasion. Subjek penelitian terdiri dari 9 informan dengan latar belakang mahasiswa kesehatan dan non-kesehatan. Media video yang diteliti berasal dari Kemenkes RI dengan durasi 1 menit 1 detik berjudul “Jaga Diri dan Keluarga anda Dari Virus Corona (Covid-19) dengan Germas. Hasil wawancara mendalam dengan 9 informan menunjukkan bahwa secara umum video edukasi ini sudah memenuhi aspek pretesting media komunikasi yang meliputi attraction, comprehension, acceptability, self-involvement, dan persuasion. Analisis triangulasi sumber menghasilkan bahwa video edukasi tersebut terbukti dapat mempengaruhi masyarakat dalam mengubah pengetahuan, sikap dan perilaku untuk penanggulangan dan pencegahan pandemic virus Covid-19. Pentingnya menjaga jarak atau social and physical distancing merupakan komponen yang sebaiknya ditambahkan dalam media edukasi, selain itu pentingnya cuci tangan menggunakan sabun dan penggunaan alat pelindung diri seperti masker harus lebih ditekankan sebagai bahan evaluasi komponen media edukasi.
Efektifitas Terapi Akupresur Terhadap Dismenore pada Remaja Arini Purnama Sari; Arifah Usman
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.196-202

Abstract

Dismenore adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang sedang merasakan kram perut dan umumnya muncul saat menstruasi. Akupresur adalah terapi komplementer tradisional yang berasal dari Tiongkok yang dapat  digunakan untuk meminimalisir nyeri dismenore menggunakan jari tangan dengan cara penekanan pada titik meridian tertentu (titik akupunktur). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur terhadap nyeri dismenore yang terjadi pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMA sebanyak 60 Orang. Sampel penelitian memenuhi kriteria sebanyak 42 orang. Pengumpulan data dilakukan bulan Juni-Oktober 2020 menggunakan data primer dan sekunder. Data diambil dengan menggunakan kuesioner intensitas nyeri numeric VAS (Visual Analog Scale) dengan Skala intensitas (0-10). Terapi akupresur dilakukan pada titik penekanan LI 4 (hegu) dan ST 36 bilateral sebanyak 30 kali selama 3 hari berturut-turut pada saat mentruasi. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian terdapat penurunan kualitas nyeri dismenore yaitu sebelum terapi yaitu 2,67 dan SD 0,687, Sedangkan setelah terapi akupresur selama 3 hari berturut-turut hasil rata-rata intensitas nyeri dismenore adalah 1,19  dan SD 0,552.  Hasil uji wilcoxon diperoleh penurunan rata-rata intensitas nyeri dismenore hari I yaitu 0,22, hari ke 2 yaitu 0,43 dan hari ke 3 yaitu 0,83 dengan nilai P velue = 0,00 yang artinya terapi akupresur pada titik LI 4 (Hegu) dan ST 36 bilateral efektif menurunkan dismenore pada remaja.
Pola Penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta Pada Bulan Maret-Juli 2020 Secara Spasial Ina Rahayu Ginting; Martya Rahmaniati Makful; Manendra Muhtar
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.161-169

Abstract

Berbagai negara di dunia termasuk Indonesia tengah menghadapi pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2).Penyebaran COVID-19 di Indonesia salah satunya di Provinsi DKI Jakarta terjadi dengan pesat. DKI Jakarta merupakan wilayah padat penduduk, sehingga risiko penyebaran COVID-19 juga tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebaran kasus COVID-19 di DKI Jakarta pada bulan Maret-Juli 2020 terjadi secara acak atau kejadian di suatu wilayah dipengaruhi oleh kasus wilayah-wilayah tetangganya dengan menggunakan analisis spasial Global Moran’s Index dan LISA (Local Indicators of Spatial Autocorrelation). Hasil analisis spasial pola distribusi COVID-19 di DKI Jakarta pada bulan Maret-Juli 2020 menunjukkan daerah dengan konsentrasi kasus yang tinggi, terutama di bagian Jakarta Utara serta titik lainnya tersebar di Jakarat Barat dan Jakarta Pusat. Daerah/ kelurahan yang memiliki kuadran high-high terdapat pada kelurahan-kelurahan di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat, daerah/ kelurahan dengan kuadran low-low, banyak berada di  Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Pola spasial COVID-19 di DKI Jakarta dapat menjadi pertimbangan untuk penyusunan kebijakan pencegahan dan pengendalian COVID-19. Various countries in the world including Indonesia are currently still facing the Coronavirus Disease (COVID-19) pandemic caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). The spread of COVID-19 in Indonesia is very fast, including in DKI Jakarta. DKI Jakarta is a densely populated area, therefore the risk of COVID-19 spread is very high. This study aims to see that the spread of COVID-19 cases in DKI Jakarta in March-July 2020 occurred randomly or events in an area were influenced by cases in neighboring areas using the Global Moran's Index and LISA (Local Indicators of Spatial Autocorrelation) spatial analysis.The results of the spatial analysis showed that the areas with the high-high concentration of cases are mostly located in North Jakarta, with West Jakarta and Central Jakarta also having several areas with high cases. Areas with high-high quadrants are found in North Jakarta, Central Jakarta, and West Jakarta, areas with low-low quadrants are mostly in South Jakarta and East Jakarta.The spatial pattern of COVID-19 in DKI Jakarta can be a consideration for the formulation of policies for the prevention and control of COVID-19.
Analisis Faktor Rekam Medis yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Kartini Jakarta Erny Asih; Dina Aslamiyah; Suherman Suherman; Fini Fajrini; Dadang Herdiansyah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.203-209

Abstract

Anemia pada kehamilan adalah keadaan ibu dengan Hb < 11gr% pada trimester pertama dan ketiga, kurang dari 10,5 gr% pada trimester kedua. Anemia pada kehamilan memiliki efek berbahaya pada janin dan ibu hamil. Dari kejadian anemia tahun 2017 di Rumah Sakit Kartini, sebanyak 315 ibu hamil yang mengalami anemia, 105 diantaranya mengalami abortus, 32 diantaranya mengalami prematur, 23 diantaranya mengalami partus lama, 46 mengalami infeksi postpartum, dan 109 responden pernah transfusi darah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RS Kartini Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Populasinya adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan dengan sampel sebanyak 97 responden. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat (Chi Square). Berdasarkan hasil analisis, didapatkan 35,1% ibu hamil mengalami anemia dan 64,9% tidak anemia. Uji Chi Square menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan yaitu usia ibu (p = 0,017), paritas (p = 0,033), usia kehamilan (p = 0,046), pendidikan (p = 0,003), dan tidak ada hubungan yang signifikan yaitu status gizi (p = 0,407), dan tempat tinggal (p = 0,719). Ada hubungan bermakna antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, dan pendidikan yang mempengaruhi ibu selama kehamilan dengan kejadian anemia gizi besi. Selalu konsumsi makanan tinggi zat besi dan sebaiknya selama kehamilan terutama untuk wanita usia 20-35 tahun.