cover
Contact Name
melly andriani
Contact Email
melly.andriani@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
melly.andriani@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
el-Ibtidaiy: Journal of Primary Education
ISSN : 26203251     EISSN : 26156121     DOI : -
el-Ibtidaiy : Journal of Primary Education (e-ISSN 2615-6121/p-ISSN 2620-3251) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yakni pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAGIAN TUBUH TUMBUHAN DAN FUNGSINYA DALAM PEMBELAJARAN IPA MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS 4 MI MUHAMMADIYAH PK BLIMBING TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Fauzan Abidin, Ahmad
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37869

Abstract

Salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan dewasa ini yaitu berkurangnya minat belajar peserta didik. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya kualitas hasil dari pendidikan tersebut yang disebabkan oleh kurangnya perhatian guru dalam penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor berkurangnya kemampuan memahami peserta didik. Masalah dalam penelitian ini berfokus pada apakah penerapan metode yang berbeda, yaitu Problem Based Learing dapat meningkatkan kemampuan memahami peserta didik dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di Kelas 4 MI Muhammadiyah Program Khusus Blimbing tahun pelajaran 2024/2025. Obyek dari penelitian ini adalah peserta didik di kelas 4 yang berjumlah 22. Desain penelitian menggunakan desain dari Kemmis dan Mc Taggart dengan dilakukan dua kali siklus tindakan. Teknik pengolahan data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verivikasi. Sedangkan indikator capaian keberhasilan penelitian ini adalah 85% peserta didik berhasil memperoleh nilai diatas kriteria ketuntasan minimal. Hasil dari penelitian ini meninjukkan bahwa upaya meningkatkan kemampuan memahami peserta didik berhasil dilakukan denganl 90% peserta didik mencapai nilai diatas kriteria ketuntasan minimal. Penerapan metode Problem Based Learning juga membuat suasana kelas menjadi lebih hidup dan menjadikan peserta didik lebih aktif, berani berpendapat, percaya diri, memiliki rasa penasaran serta ketekunan yang tinggi.
STRATEGI GURU DALAM MELKASANAKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERORIENTASI BERORIENTASI PADA KETERAMPILAN ABAD 21 -, Samkhi; Hendracipta, Nana
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran berorientasi pada keterampilan abad 21 dengan memfasilitasi peserta didik mulai dari kesiapan, gaya belajar dan juga minat peserta didik. Dengan memaksimalkan diferensiasi konten, proses dan juga produk. Penelitian dilakukan oleh peneliti menggunakan metode jenis deskriptif dalam pendekatan kualitatif  Pendekatan Kualitatif adalah penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena-fenomena, peristiwa, aktivitas sosial secara alamiah. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini guru telah melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yang berorientasi pada keterampilan abad 21 baik itu diferensiasi konten, proses maupun produk. Yang dilakukan pada perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad 21 dan juga proses pembelajaran yang mengedepankan empat aspek tentang pembelajaran berdiferensiasi yakni diferensiasi konten, proses, produk dan juga linkungan belajar. Dengan penilaian terhadap keterampilan abad 21 yakni keterampilan 4C ( berfikir kritis, komunikasi , kolaborasi dan kreativitas).
PERBEDAAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK FASE A YANG BERTEMPAT TINGGAL DI RUMAH SENDIRI DENGAN YANG BERTEMPAT TINGGAL DI PANTI ASUHAN Zahirah, Adinda Ayuning; Giwangsa, Sendi Fauzi; Somantri, Mubarok
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37886

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan lingkungan tempat tinggal peserta didik Sekolah Dasar terhadap hasil belajarnya di kelas, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Anak yang tinggal di rumah sendiri cenderung memperoleh pengasuhan dan perhatian yang berbeda dibandingkan dengan anak yang tinggal di panti asuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar Pendidikan Pancasila antara peserta didik yang tinggal di rumah sendiri dan yang tinggal di panti asuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Subjek penelitian terdiri atas 23 peserta didik yang terbagi dalam dua kelompok tempat tinggal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi nilai STS dan kuesioner tempat tinggal. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji perbedaan Mann-Whitney U, serta perhitungan effect size dengan rumus rank biserial correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar peserta didik yang tinggal di rumah sendiri dan yang tinggal di panti asuhan, dengan hasil perhitungan uji Mann-Whitney U yaitu 0.031. Dan nilai effect size menunjukkan hasil 0.684, bahwa perbedaan tersebut berada dalam kategori besar, yang menandakan bahwa perbedaan tempat tinggal memberikan pengaruh nyata terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat menjadi acuan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik dari berbagai macam latar belakang tempat tinggalnya.
Media Fun Thinkers Book dalam Pembelajaran Matematika pada Materi Operasi Hitung Bilangan Cacah di Madrasah Ibtidaiyah Herawati, Herawati; Rahman, Fatur; Hariyani, Mimi
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.36438

Abstract

Pembelajaran yang menarik merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa dan memberikan pengalaman yang menyenangkan dalam proses pembelajaran. ketika pembelajaran yang dilakukan tidak menarik dapat membuat peserta didik bosan dan tidak memperhatikan pembelajaran, sehingga masih ada yang belum dapat memahami pelajaran yang telah dipelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Fun Thinkers Book Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas I Pada Materi Operasi Hitung Bilangan di MIN 26 Aceh Besar. Jenis penelitian ini eksperimen quasi dengan teknik pengumpulan data tes. Analisis data menggunakan uji t Independent Sampel Test. Populasi penelitian yaitu seluruh Peserta didik kelas I di MIN 26 Aceh Besar, yang terbagi menjadi 2 kelas, kelas IA menjadi kelas kontrol dan kelas IB menjadi kelas eksperimen. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t Independent Sampel Test diperoleh nilai signifikan (2- tailed) 0,007 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima Ho ditolak. Dengan demikian terdapat pengaruh media Fun Thinkers book terhadap hasil belajar peserta didik kelas I pada materi operasi hitung bilangan cacah di MIN 26 Aceh Besar
Problem Based Learning di MI: Telaah Literatur Tentang Perancangan Masalah Kontekstual dan Peran Guru sebagai Fasilitator Tuni'mah, Nurul Khofifah; Amalia, Risma Luhmatul; Orchidea, Hanifah Anom; Habibah, Khoiria Milaumil; Fauziah, Laily Aprilia Nur; Suttrisno, Suttrisno
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37449

Abstract

Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dalam Madrasah Ibtidaiyah (MI) muncul sebagai metode strategi untuk menghadapi tantangan pendidikan di era ke-21, khususnya dalam mengembangkan berpikir kritis dan mandiri sejak usia dini. Meskipun demikian, penerapan PBL dalam MI masih mengalami tantangan dalam menyusun masalah kontekstual yang sesuai dengan karakter peserta didik serta mengoptimalkan peran guru sebagai fasilitator. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji literatur terbaru tentang prinsip-prinsip penyusunan masalah kontekstual dalam PBL dan menganalisis perubahan peran guru MI dalam mendukung proses pembelajaran berbasis masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menelusuri jurnal elektronik melalui  Google Scholar  dan studi dokumentasi di perpustakaan.Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa penyusunan masalah yang nyata, berdasarkan kebijaksanaan lokal, dan mengintegrasikan nilai-nilai Islam memiliki dampak signifikan terhadap keberhasilan PBL. Selain itu, guru MI perlu bertransformasi dari posisi sebagai pengajar menjadi fasilitator yang adaptif, reflektif, dan penuh empati. Kesimpulannya, keberhasilan PBL di MI sangat bergantung pada masalah desain bersama serta kompetensi fasilitasi yang dimiliki guru. Implikasi dari studi ini menekankan pentingnya pelatihan guru yang berkelanjutan serta pengembangan materi ajar kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik MI.
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Peserta Didik Kelas V SD Negeri 1 Arjawinangun Safitri, Liviana
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37934

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru kelas V SD Negeri 1 Arjawinangun, kesulitan belajar matematika peserta didik, dan peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan subyek penelitian yaitu guru dan peserta didik kelas V SD Negeri 1 Arjawinangun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing sangat penting dalam membantu peserta didik mengatasi kesulitan belajar matematika. Guru membantu peserta didik mengatasi kesulitan pada aspek konsep matematika, rumus konsep matematika, dan soal pemecahan masalah konsep matematika. Dengan demikian, peserta didik mampu memahami konsep matematika, menerapkan rumus konsep matematika, dan menyelesaikan soal pemecahan masalah konsep matematika. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan belajar matematika peserta didik kelas V SD Negeri 1 Arjawinangun. Guru dapat membantu peserta didik meningkatkan kemampuan matematika dengan menerapkan perannya sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing.Kata kunci: Peran Guru; Fasilitator; Motivator; pembimbing; Kesulitan Belajar Matematika.
Peningkatan Keterampilan Membaca Melalui Penggunaan Media Kartu Kata Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I SDN 2 Lemahabang Munaffaroh, Mufasihatul Mufasihatul
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.38165

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan nyata yang terjadi di SDN 2 Lemah Abang, yaitu rendahnya keterampilan membaca siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Keterampilan membaca merupakan salah satu dari empat aspek berbahasa yang paling krusial. Membaca dapat diibaratkan sebagai jendela dunia semakin baik keterampilan membaca seseorang, semakin luas ilmu pengetahuan dan wawasan yang dimilikinya, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada nilai akademik. Sebaliknya, siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca cenderung memiliki wawasan yang terbatas dan nilai akademik yang rendah. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi sangat penting untuk dilakukan guna meningkatkan keterampilan membaca siswa dan membantu mereka meraih potensi akademis terbaiknya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 1 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 2 Lemahabang dengan menggunakan media kartu kata.Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus yang didasarkan pada temuan awal, yaitu adanya 15 siswa dari total 32 siswa kelas 1A yang mengalami keterlambatan membaca. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Siklus 1 dilaksanakan pada tanggal 31 Mei, sedangkan Siklus 2 pada 4 Juni, dengan jeda waktu empat hari. Selama proses penelitian, peneliti berperan sebagai guru, dan wali kelas 1A bertindak sebagai observer. Instrumen penelitian menggunakan RPP/modul ajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, tes membaca, serta dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif untuk data hasil observasi yang telah diperoleh dan masing-masing indikator dianalisis secara kualitatif deskriptif dan teknik kuantitatif untuk perolehan data dalam mengukur ketuntasan membaca siswa akan dianalisis secara kuantitatif. Disimpulkan bahwa media kartu kata berhasil meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas 1A. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil tes keterampilan membaca di siklus 2, di mana seluruh siswa mencapai nilai minimum 75 dengan skor antara 75-100.
Menganalisa Kesalahan Siswa SD dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Pecahan dengan Metode Saintifik Diana, Wa Ode; Ishabu, La Suha; Pattimukay, Nessy
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.37734

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi berbagai jenis kesalahan dan alasan di baliknya di antara siswa kelas V di SDN 64 Galunggung ketika mereka mengerjakan soal pecahan matematika menggunakan konten pecahan dengan menggunakan metode ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi prosedur dokumentasi, wawancara, dan penilaian. Peneliti menemukan bahwa siswa melakukan empat jenis kesalahan yang berbeda: kesalahan konseptualisasi, kesalahan pemecahan masalah, kesalahan prinsip, dan kesalahan kecerobohan. Baik variabel internal (pemahaman konseptual yang buruk, dorongan belajar yang rendah, dan ketidakakuratan) maupun eksternal (strategi pengajaran dan lingkungan belajar) berkontribusi terhadap kesalahan-kesalahan ini. Diyakini bahwa hasil-hasil ini akan membantu para pendidik dalam menciptakan kelas-kelas yang dapat mengurangi kesalahan siswa.Kata kunci: Analisis, Kesalahan, Soal cerita, Pecahan, Saintifik
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Permainan Interaktif Digital di Kelas II SD Sudarwan, Sabrina
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.38037

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas II C SD Maitreyawira Palembang, di mana hanya 43% yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Penelitian membuktikan efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan permainan interaktif digital dalam meningkatkan hasil belajar matematika. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 43% pada pra-siklus menjadi 68% pada siklus I, dan 89% pada siklus II. Selain peningkatan aspek kognitif, pembelajaran ini juga memunculkan motivasi, partisipasi aktif, dan keterampilan kolaborasi peserta didik. Dengan demikian, penerapan model PBL berbantuan permainan interaktif digital layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika di sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar IT Humairoh 2 Pekanbaru Hadijah, Nur; -, Herlina; Syarif, Syarifuddin; -, Susiba
el-Ibtidaiy:Journal of Primary Education Vol 8, No 2 (2025): el-ibtidaiy
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ejpe.v8i2.38240

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan kerjasama siswa melalui penerapan Model Pembelajaran reciprocal teaching pada mata pelajaran IPAS kelas V Sekolah Dasar IT Humairoh 2 Pekanbaru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan kerjasama siswa, Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru dan siswa kelas V Sekolah Dasar IT Humairoh 2 Pekanbaru yang berjumlah 19 orang yang terdiri dari 9 orang siswa laki-laki dan 10 orang siswa perempuan. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah penerapanmodel pembelajaran reciprocal teaching untuk meningkatkan kemampuan kerjasama siswa. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, tiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data bahwa penerapan model pembelajaran reciprocal teaching untuk meningkatkan kemampuan kerjasama siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V yang dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini dapat diketahui dari sebelum tindakan kemampuan kerjasama siswa hanya mencapai 59% yang berada pada rentang <75% dengan kategori Kurang. Setelah dilakukan tindakan kelas pada siklus I, kemampuan kerjasama siswa meningkat menjadi 46% yang berada pada rentang 41-60% dengan kategori kurang. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi 82% yang berada pada rentang 80- 100% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa kemampuan kerjasama siswa pada penerapan model pembelajaran reciprocal teaching untuk meningkatkan kemampuan kerjasama pada mata pelajaran IPAS di Kelas V Sekolah Dasar IT Humairoh 2 Pekanbaru.