cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati.sudirman@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jcie.piaud@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kindergarten: Journal of Islamic Early Childhood Education
ISSN : 26210339     EISSN : 26210770     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini yang diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan November, memuat artikel hasil Kajian Teori dan Praktik di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Penerapan Permainan Edukatif Puzzle untuk Mengembangkan Aspek Kognitif Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Ripa Natari; Dadan Suryana
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.13102

Abstract

ABSTRAK. Pembelajaran yang dilaksanakan secara daring dikarenakan pandemic covid-19 telah berdampak bagi proses belajar di sekolah. Pembelajaran menjadi mengalami hambatan untuk melakukan pertemuan bersama anak-anak dan guru. Adanya hubungan yang baik antar orang tua dan guru akan sangat membantu proses pembelajaran dalam menerapkan permainan edukatif puzzle untuk mengembangkan aspek kognitif (pengetahuan anak). Metode penelitian menggunakan penelitian kepustakaan atau library research. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder dari berbagai macam literatur yang berhubungan dengan objek penelitian (buku-buku, jurnal, majalah, artikel, website). Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui cara penerapan permainan edukatif puzzle untuk mengembangkan aspek kognitif anak usia dini di masa pandemi covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukatif puzzle dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal dan menyebut lambang bilangan. Dengan batasan covid-19 ini proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan RPPH yang telah dirancang oleh guru, sistem pembelajaran dilaksanakan dengan cara daring seperti whatsapp, zoom dan youtube. Kata Kunci:  permainan edukatif, puzzle, kognitif, covid-19ABSTRACT. Learning carried out online due to the COVID-19 pandemic has had an impact on the learning process in schools. Learning becomes an obstacle to holding meetings with children and teachers. The existence of a good relationship between parents and teachers will greatly assist the learning process in applying educational puzzle games to develop cognitive aspects. The research method uses library research or library research. This study uses secondary data sources from various kinds of literature related to the object of research (books, journals, articles, websites). The purpose of this study was to find out how to apply puzzle educational games to develop cognitive aspects of early childhood during the COVID-19 pandemic. The results showed that educational puzzle games can improve children's cognitive abilities in recognizing and mentioning number symbols. With this covid-19 limitation, the learning process can run well and in accordance with the objectives of the RPPH that has been designed by the teacher, the learning system is carried out online such as, whatsapp, zoom and youtube. Keyword: educational game, puzzle, cognitive, covid-19
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini Perspektif Hadis Anita Oktaviana
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.12544

Abstract

ABSTRAK. Gadget bukan hanya sekedar mempengaruhi kehidupan orang yang sudah dewasa akan tetapi juga berdampak pada kehidupan anak usia dini, baik dalam bertingkah laku maupun dalam pola pikir, hal tersebut dapat menyebabkan kurangnya interaksi anak terhadap teman-teman sebayanya. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Nabi Muhammad saw yang berbunyi: “Jika seseorang umat Islam berteman atau berinteraksi sosial dengan orang lain dan juga bersabar terhadap gangguan mereka maka lebih baik dibandingkan dengan seorang umat Islam yang sama sekali tidak pernah berinteraksi sosial dengan orang lain dan tidak pula memiliki rasa sabar atas gangguan dari mereka mereka”. Tujuan dalam penelitian untuk mendeskripsikan dampak dari gadget terhadap interaksi sosial pada anak usia dini. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Peneliti menggunakan tiga tahapan dalam menganalisis data yakni meliputi reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya gadget sangat berpengaruh terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini karena anak usia dini lebih sering menghabiskan waktunya untuk bermain gadget daripada harus bermain bersama dengan teman-teman  sebayanya.Kata Kunci:  Gadget, interaksi sosial, anak usia dini, hadisABSTRACT. Gadgets not only affect the lives of adults but also have an impact on the lives of early childhood, both in behavior and in thought patterns, this can lead to a lack of interaction between children and their peers. A hadith narrated by the Prophet Muhammad which reads: "If a Muslim makes friends or interacts socially with others and is also patient with their disturbances then it is better than a Muslim who has never interacted socially with others and does not interact socially with others at all. have a sense of patience for the disturbance from them they are". The purpose of this study is to describe the impact of gadgets on social interaction in early childhood. This type of research is field research using qualitative methods. Research data obtained through observation, interviews, and documentation. Researchers used three stages in analyzing the data, which included reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that gadgets greatly affect the ability of social interaction in early childhood because early childhood spends more time playing gadgets than having to play together with their peers.                   Keywords: Gadgets, social interaction, early childhood, hadith
Penggunaan Pasir Warna dalam Mempengaruhi Perkembangan Nilai Agama dan Moral, Kognitif, Bahasa, Fisik-Motorik, dan Sosial-Emosional Usia 4-5 Tahun Khadijah Khadijah; Yusnaili Budianti; Titis Agung Dwi Anjani; Maisarah Maisarah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.12673

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi terhadap khazanah ilmu pengetahuan mengenai penggunaan pasir warna di Raudhatul Athfal, menganalisis pengaruh penggunaan pasir warna terhadap perkembangan nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, fisik-motorik, dan sosial-emosinoal anak usia 4-5 tahun. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen tipe one group pretest-postest. Karena tipe penelitian yang digunakan hanya membutuhkan satu kelompok sampel maka diambil satu rombongan belajar yaitu kelas A1 yang terdiri atas 15 orang anak usia 4-5 tahun di RA Peduli Kasih Laut Dendang. Penelitian dilakukan selama satu minggu dengan cara menerapkan treatment berupa penggunaan pasir warna. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar observasi, teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Temuan pada penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan pasir warna dapat mempengaruhi semua aspek perkembangan anak usia 4-5 tahun di RA Peduli Kasih. Aspek perkembangan yang diukur pada penelitiani, yaitu: nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, fisik-motorik, dan sosial-emosional pada anak usia 4-5 tahun.  Kata Kunci: aspek perkembangan; pasir warna; pendidikan anak usia dini; raudhatul athfalABSTRACT. This study aims to contribute to the scientific knowledge regarding the use of colored sand in Raudhatul Athfal, and to prove the influence of the use of colored sand on the developmental aspects of children aged 4-5 years in Raudhatul Athfal. The research design used was pre-experimental type one group pretest-postest. Because the type of research used only required one sample group, a study group was taken, namely class A1 consisting of 15 children aged 4-5 years at RA Peduli Kasih Laut Dendang. The research instrument used was the observation sheet, and the data analysis technique used was the t-test hypothesis test. The findings in this study prove that the use of colored sand can affect the developmental aspects of children aged 4-5 years in Raudhatul Athfal, especially in RA Peduli Kasih. Developmental aspects measured in this study, namely: religious and moral values, cognitive, language, physical-motor, and social-emotional in children aged 4-5 years.Keyword: developmental aspects; color sand; early childhood education programs; raudhatul athfal
Pemanfaatan Google Classroom dalam Mengoptimalkan Perkuliahan Perencanaan dan Evaluasi AUD di Masa Covid-19 Ulya Rofiah; Erni Munastiwi; Na'imah Na'imah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.12911

Abstract

ABSTRAK. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang meliputi analisis data menggunakan persentase dengan metode survey yang dilaksanakan secara online. Pengumpulan data primer yang digunakan dalam penelitian, dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner secara online kepada satu kelas perkuliahan mahasiwa perencanaan dan evaluasi AUD yang terdiri dari dua angkatan yaitu semester 2 (4) dan mahasiswa semester 4 (42) dengan jumlah total mahasiswa sebanya 46 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui pengisian berbagai pertanyaan yang telah dibagian kepada seluruh responden dalam bentuk google form, dan selanjutnya data yang telah terkumpul akan di analisis untuk dideskripsikan. komponen yang terdapat dalam koesioner tersebut terdiri adari 15 pertanyaan dengan menggunakan opsi jawaban sangat tidak setuju, tidak setuju, kurang setuju, setuju, dan sangat setuju. Adapun indikator dari koesioner tersebut memiliki 4 indikator yaitu sebagai berikut: 1)Respons mahasiswa dalam kemudahan mengakses aplikasi google classroom, 2)Pemahaman materi perkuliahan perencanaan dan evaluasi AUD dengan menggunakan google classroom, 3)Keefektifan penggunaan google classroom dalam perkuliahan daring, 4)Kemudahan google classroom dalam pengumpulan tugas matakuliah perencanaan dan evaluasi AUD. Dengan hasil analisis yang diperoleh mahasiswa memberikan tanggapan yang rata-rata dikategorikan dalam persentase kriteria sangat positifterhadap pemanfaatan google classroom dalam mengotimalkan proses belajar mengajar pada mata kuliah perencanaan dan evaluasi AUD dimasa Covid-19.  Kata Kunci: Pemanfatan, google classroom, perencanaandan evaluasi AUDABSTRACT. This research is a quantitative research that includes data analysis using percentages with a survey method conducted online. The primary data collection used in this study was carried out by distributing online questionnaires to a class of AUD planning and evaluation student lectures consisting of two batches, namely semester 2 (4) and semester 4 (42) students with a total number of 46 students. . The data that has been obtained in this study through filling out various questions that have been distributed to all respondents in the form of a google form, and then the data that has been collected will be analyzed for description. The components contained in the questionnaire consist of 15 questions using the answer options strongly disagree, disagree, disagree, agree, and strongly agree. The indicators of the questionnaire have 4 indicators, namely as follows: 1) Student responses in the ease of accessing the Google classroom application, 2) Understanding of AUD planning and evaluation lecture materials using Google classroom, 3) Effective use of Google classroom in online lectures, 4) Ease google classroom in collecting AUD planning and evaluation course assignments. With the results of the analysis obtained, students gave responses that were, on average, categorized in the percentage of very positive criteria for the use of google classroom in optimizing the teaching and learning process in AUD planning and evaluation courses during the Covid-19 period.Keyword: Utilization, google classroom, planning and evaluation AUD
Penggunaan Media Animasi dalam Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini Asyiful Munar; Suyadi Suyadi
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.13207

Abstract

ABSTRAK. Tujuan penelitian agar mengetahui tindakan pendidik dalam memanfaatkan media animasi untuk peningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini dan mengetahui dampak lanjut dari memanfaatkan media animasi untuk peningkatan kemampuan menyimak anak selama pembelajaran berlangsung. Teknik yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah TK IT Baitusshalihin yang terletak di Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh angkatan B2. Setelah dilakukan eksplorasi, peneliti menarik kesimpulan bahwa latihan instruktur dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui media animasi, berdasarkan persepsi dari Siklus I, tidak semuanya terlaksana. Perlu adanya tidakan lanjutan di Siklus II. Siklus I mendapat skor 3,22 dikategorikan kepada “Baik”, selanjutnya di Siklus II terjadi peningkatan yang mengagumkan, khususnya mendapatkan skor 3,66 dengan klasifikasi “sangat baik”. Media animasi yang dipilih sebagai media untuk meningkatkan kemampuan menyimak diharapkan dapat terus berkembang. Berdasarkan pada Siklus I nilai skor kriteria 52,08% dean keterangannya mulai berkembang (MB), Sehingga perlu adanya upaya pada Siklus II. Pada siklus II maka skor kriteria mengalami peningkatan sebesar 78,75% dengan keterangan berkembang sangat baik (BSB) dan sudah kepada kriteria penggunaan media animasi untuk meningkatkan kemampuan menyimak pada anak diketogorikan berhasil. Kata Kunci: kemampuan menyimak, media animasi, anak usia dini.  ABSTRACT. Given the importance of listening skills for children, thus the task of educators in schools in creating / improving listening skills should use more interesting techniques or media. The purpose of the study was to find out the actions of educators in utilizing animation media to improve early childhood listening skills and to find out the further impact of using animated media to improve children's listening skills during learning. The subject is IT Baitusshalihin Kindergarten located in Ulee Kareng District, Banda Aceh, batch B2. After exploration, the researcher concluded that the instructor's training in improving children's listening skills through animation media, based on the perception of Cycle I, was not all implemented. Further action is needed in Cycle II. Cycle I got a score of 3.22 which was categorized as "Good", then in Cycle II there was an amazing increase, especially getting a score of 3.66 with the classification of "Very good". The animation media chosen as a medium to improve listening skills is expected to continue to grow. Based on Cycle I, the criteria score is 52.08% and the description is starting to grow (MB), so there needs to be an effort in Cycle II. In the second cycle, the criterion score increased by 78.75% with a very good description (BSB) and the criteria for using animation media to improve listening skills in children were categorized as successful.Keywords: Listening Ability, Animation Media, Early Childhood.
Pengembangan Media Gogeo dalam Pengenalan Bentuk Geometri Anak Miratul Hayati; Luthfi Hikmawati
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.12587

Abstract

ABSTRAK. Pengenalan bentuk geometri dan pemikiran spasial sering diabaikan dalam pendidikan awal serta pengembangan profesional guru anak usia dini, karena dianggap tidak memiliki peran penting dalam praktik pendidikan matematika awal, selain itu, pembelajaran cenderung berfokus pada angka (numbering) sehingga geometri menjadi salah satu domain matematika paling sedikit dipahami oleh guru. Hal ini berimbas kepada penggunaan media yang digunakan guru baru terkesan seadanya dalam mengenalkan bentuk geometri pada anak. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan media GoGeo sebagai media pengenalan bentuk geometri bagi anak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Subjek dalam penelitian anak didik kelompok A TK Al-Barokah Tangerang yang berjumlah 12 orang. Kelayakan media GoGeo berdasarkan pada hasil penilaian oleh ahli materi, ahli media, kepala sekolah dan guru serta anak didik kelompok A sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen berupa angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media GoGeo melalui serangkaian uji coba dan validasi ahli dinyatakan layak, didukung oleh penilaian ahli materi, penilaian ahli media dengan kategori layak, penilaian kepala sekolah dan guru dengan kategori sangat layak. Uji coba one to one mendapatkan persentase skor 88,89% dan uji coba small group mendapatkan persentase skor 93,33% termasuk dalam kategori sangat layak sehingga, terdapat peningkatan dalam kemampuan pengenalan geometri pada anak kelompok A di TK Al-Barokah Tangerang rata-rata persentase pada uji coba one to one sebesar 77,77% dan pada uji coba small group sebesar 86,15%. Kata Kunci:  GoGeo, Media, Geometri                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       ABSTRACT. The introduction of geometric shapes and spatial thinking is often overlooked in early education and in the professional development of early childhood teachers, because it is considered not to have an important role in the practice of early mathematics education, in addition, learning tends to focus on numbers (numbering). So that geometry is one of the domains of mathematics that is least understood by teachers. This has an impact on the use of media used by new teachers to seem modest in introducing geometric shapes to children. The research aims to develop GoGeo media as a medium for recognizing geometric shapes for children. This research uses development research (R&D). The subjects in this study were 12 students of group A TK Al-Barokah Tangerang, totaling 12 people. The feasibility of GoGeo media is based on the results of assessments by material experts, media experts, school principals and teachers and students of group A as trial subjects. Data were collected using instruments in the form of questionnaires, interviews, observation and documentation. The data analysis used was qualitative data analysis and quantitative data analysis. The results showed that GoGeo media through a series of trials and expert validations was declared feasible. This is supported by the assessment of material experts, the assessment of media experts with a decent category, the assessment of principals and teachers in the very feasible category, the one to one trial getting a percentage score of 88.89% and the small group trial getting a percentage score of 93.33% including in the very decent category. Thus, there was an increase in the ability to recognize geometry in group A children at TK Al-Barokah Tangerang, after using GoGeo learning media with an average percentage in the one to one trial of 77.77% and in the small group trial of 86.15 %. Keyword: Gogeo, Medium, Geomethry
Analisis Buku Cerita Bergambar “Banjir Di Desaku” Media Pengetahuan Personal Safety Bencana Banjir pada Anak Usia Dini Rita Kurnia
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.14266

Abstract

ABSTRAKFaktor yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini ialah lingkungan yang bersih dan sehat menjadi hak yang wajib dinikmati anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya, salah satunya adalah lingkungan yang terbebas dari banjir. Terbebasnya dari bencana banjir, anak akan terhindar dari berbagai macam penyakit dan dapat menikmati waktu bermain di alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis buku cerita bergambar “Banjir di Desaku” terhadap pengetahuan personal safety bencana banjir pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif qualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan analisis dokumen dari buku paket siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pengetahuan personal safety bencana banjir pada buku cerita bergambar terkait bagaimana anak-anak melindungi diri dari bahaya bencana yang mengancam, mengetahui tentang bencana banjir dan dampaknya, mengetahui orang-orang yang dapat menolongnya ketika terjadi bencana banjir, dan mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat terjadi bencana banjir untuk membuat diri tetap aman dari ancaman bahaya yang datang.  Kata Kunci: Buku cerita bergambar, pengetahuan personal safety ABSTRACTFactors that support the growth and development of early childhood are a clean and healthy environment which is a right that must be enjoyed by children during their growth and development period, one of which is an environment free from flooding. Free from flood disasters, children will be protected from various diseases and can enjoy playing time in nature. This study aims to analyze the picture story book "Flood in my Village" on personal knowledge of flood disaster safety in early childhood. This research uses qualitative research with qualitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out by analyzing documents from student textbooks. Based on the results of research conducted by personal knowledge of flood disaster safety in picture story books related to how children protect themselves from the dangers of threatening disasters, knowing about flood disasters and their impacts, knowing people who can help them when a flood occurs, and knowing what actions to take. must be done during a flood disaster to keep yourself safe from the threat of danger that comes.Keyword: Picture story, personal safety knowledge
Model Pembelajaran Tematik Menggunakan Metode Bernyanyi Dengan Gerakan Dalam Perkembangan Motorik Kasar Dan Kognitif AUD Nurkamelia Mukhtar AH; Zulfadhly Mukhtar
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.14600

Abstract

ABSTRAK. Pembelajaran tematik merupakan model pembelajaran terpadu berdasarkan tema-tema yang disesuaikan dengan tema pelajaran dan karakter perkembangan anak usia dini. Hal ini relevan dengan cara kerja otak anak, sehingga untuk bisa menstimulasi semangat, mampu mengekspresikan perasaan bahagia, merasa terhibur dibutuhkan metode yang tepat agar anak mampu menyerap informasi dengan lebih mudah, salah satunya metode bernyanyi dengan gerakan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa bagaimana implementasi model pembelajaran tematik menggunakan metode bernyanyi dengan gerakan dalam perkembangan motorik kasar dan kognitif AUD. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap program pembelajaran tematik menggunakan metode bernyanyi dengan gerakan di KB FUN Islamic School Purwerejo. Temuan hasil penelitian ini: KB FIS Purwerejo dalam proses pembelajaran tematik menggunakan berbagai macam metode salah satunya mengimplementasikan metode bernyanyi dengan gerakan pada sentra seni/kreativitas. Hasil metode bernyanyi dengan gerakan dalam perkembangan motorikc kasar AUD; anak mampu melompat, mampu melangkah, mampu menggerakkan tangan dan kaki, mampu menggerakan kepala dan gerakan tubuh dengan lincah dan luluasa sesuai koordinasi mata dan gerakan tubuh. Pada perkembangan kognitif AUD mampu menerima pesan-pesan positif dan menunjukkan reaksi diri. dan mengenal konsep warna serta bentuk.Kata Kunci:  Tematik, Metode Bernyanyi, Motorik Kasar dan KognitifABSTRACT. Thematic learning is an integrated learning model based on themes adapted from the lesson and the character of early childhood development. This is relevant to the way the child's brain works, thus to enable stimulating the spirit, expressing feelings of happiness, feeling entertained, it is necessary the right method and therefore the children are able to absorb information more easily, one of which is the method of singing with movement. The present study was conducted to analyze how the implementation of the thematic learning model using the singing method with movement in the gross motor skills and cognitive development of Early childhood. Conducted through a qualitative method with a case study approach to the thematic learning program, this research-based paper uses the singing with movement method at KB FUN Islamic School Purwerejo. The findings of the present study: In the thematic learning process, KB FIS Purwerejo employs various methods, one of which is implementing the singing method with movement at the art/creativity center. The results of the singing method with movement in gross motoric development of Early childhood; the children are able to jump, to step, to move the hands and feet, to move the head and they are able to demonstrate body movements agile and flexible according to eyes coordination and body movements. In cognitive development of Early childhood, they are able to receive positive messages and show self-reaction and recognize the concept of color and shape. Keywords: Thematic Learning Method of Singing, Gross Motoric and Cognitive
Pengaruh Permainan Tradisional Terompah Panjang terhadap Kemampuan Motorik Kasar pada Anak Usia 4-5 Tahun Azlin Atika Putri; Reswita Reswita; Yelda Andespa
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v4i2.12506

Abstract

ABSTRAK. Dalam penelitian ini terdapat masalah mengenai perkembangan motorik kasar pada anak usia 4-5 tahun, permasalahan tersebut adalah lemahnya koordinasi gerak, pandangan mata dan gerakan tangan, jari tangan, dan kaki secara serempak pada tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terompah panjang terhadap kemampuan motorik kasar pada anak usia 4-5 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen One Group Pretest Posttests Design. Penelitian ini menggunakan satu kelas sebagai sampel. Jumlah populasi yang diambil 12 anak, maka keseluruhan populasi dijadikan sampel penelitiannya yaitu 12 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Rerata hasil pretest sebelum dilakukan treatment (perlakuan) tentang permainan terompah panjang adalah 14,50 dengan kategori belum berkembang, dan rerata hasil posttests setelah dilakukan treatment (perlakuan) tentang permainan terompah panjang adalah 23,50 dengan kategori berkembang sesuai harapan. Berdasarkan analisis hasil menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu sebelum dan sesudah perlakuan dilakukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional terompah panjang terhadap kemampuang motorik kasar anak setelah dilakukan treatment (perlakuan).Kata Kunci: terompah panjang, kemampuan motorik kasar. ABSTRACT. In this study there are problems regarding gross motor development in children aged 4-5 years, the problem is the weak coordination of movement (eye sight) and the simultaneous movement of the hands, fingers, and feet at the destination. This study aims to determine the effect of traditional long-winded play on gross motor skills in children aged 4-5 years. The research design used was pre-experimental One Group Pretest Posttests Design. This study uses one class as a sample. The total population that researchers took amounted to 12 children, so the entire population was sampled as 12 children. Data collection is done through pretest, posttest. Data analysis techniques using t-test. The average pretest results before treatment (treatment) about the long trumpet game is 14.50 with the category not yet developed, and the average results of posttests after treatment (treatment) about the long trumpet game is 23.50 with the category developing according to expectations. Based on the analysis of the results showed a significant difference that is before and after the treatment is done. From the results of this study it can be concluded that there is an influence of traditional long-traction games on children's gross motor abilities after treatment. Keyword: long jump, rough motor ability
Pembelajaran Online Anak Usia Dini Menggunakan Grup WhatsApp di Masa Covid-19 Maila D.H. Rahiem; Veda Ria Perdana
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 5, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kjiece.v5i1.16509

Abstract

The purpose of this study was to describe how online learning utilizing WhatsApp (WA) groups for early childhood (ECE) was planned, implemented, and assessed during the COVID-19 period.  This study employed a descriptive qualitative approach. The data gathering took place in an Islamic kindergarten in Tangerang, Banten, between January and April 2021. The researchers conducted interviews with three teachers and observed group B's learning activities with seventeen students. The data were examined thematically using Saldaña's two-cycle codification model. The data demonstrates that: 1) teachers planned and communicatde activity plans weekly to parents via the WA group; 2) learning occured synchronously via video calls in the WA group for 30 minutes/day/study group from Monday to Thursday using teaching methods such as demonstrations, storytelling, experiments, assignments, and questions and answers; and 3) learning also occured asynchronously via teachers sending learning videos to children to study at home with their parents. 4) Daily and weekly checklist assessments, work appraisals, and anecdotes were used to assess learning.; 5) Children took an active role in their learning, and teachers assessed their performance to be good.; and 6) parental involvement in learning is critical to learning success. Early childhood online learning via WA groups continues to be a popular alternative due to its relative ease, affordability, and practicality.Keyword: Early childhood education (ECE), distance learning, digital technology, kindergarten

Page 7 of 15 | Total Record : 142