cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
ISSN : 25811800     EISSN : 25974122     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
ELSE adalah jurnal ilmiah tentang pendidikan dan pembelajaran sekolah dasar oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Arjuna Subject : -
Articles 613 Documents
Pemahaman NOS di Era Revolusi Industri 4.0 pada Mahasiswa PGSD dan Guru Sekolah Dasar Anggraeni, Poppy; Widodo, Ari
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.909 KB) | DOI: 10.30651/else.v3i2.3293

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pemahaman NOS di era revolusi industri 4.0 pada mahasiswa PGSD dan guru sekolah dasar di Kota Sumedang. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survey, dengan sampel sebanyak 128 orang. Instrument yang digunakan yaitu angket online (google form).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman NOS di era revolusi industri 4.0 pada mahasiswa PGSD dan guru sekolah dasar di Kota Sumedang memiliki kategori tinggi (69.5%). Pemahaman aspek NOS tertinggi berada pada aspek ethos ilmiah (75.2%) dan pemahaman terendah berada pada aspek sains tidak dapat menjawab semua pertanyaan (62.5%). Pemahahaman NOS pada responden yang berjenis kelamin laki-laki, rentang usia 16 s/d 20 tahun, berstatus mahasiswa PGSD, mahasiswa PGSD yang berasal dari SMA/ MA IPS, mahasiswa PGSD pada semester VII IPA, guru yang mengajar di kelas I, dan guru yang memiliki latar belakang S1 kependidikan seluruhnya memiliki persentase yang lebih tinggi, serta berada pada kategori tinggi.Kata Kunci: NOS, Era Revolusi Industry 4.0Abstract: This study aims to obtain an overview of the understanding of NOS in the era of industrial revolution 4.0 in PGSD students and elementary school teachers in Sumedang City. The method used is the survey method, with a sample of 134 people. The instrument used is an online questionnaire (google form).The results showed that understanding NOS in the industrial revolution era 4.0 in PGSD students and elementary school teachers in Sumedang City had a high category (69.5%). The highest understanding of NOS aspects is in the aspect of scientific ethos (75.2%) and the lowest understanding in the aspect of science cannot answer all questions (62.5%). Understanding of NOS for male respondents, ages 16 to 20 years, has the status of students, PGSD students who come from SMA / MA IPS, PGSD students in level VII of IPA, teachers who teach in class I, and teachers who have backgrounds Education S1 has a higher percentage and is in the high category.Keywords: NOS, Era of Industrial Revolution 4.0
Peningkatan Sikap Demokratis dan Prestasi Belajar Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Group Investigation (GI) pada Tema 8 Kelas IVA SD Muhammadiyah Purwokerto Ujipriyati, Hafidzah Lulus; Muryaningsih, Sri; Bintaro, Tri Yuliansyah
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.234 KB) | DOI: 10.30651/else.v3i2.3117

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sikap demokratis dan prestasi belajar pada tema 8 Daerah Tempat Tinggalku melalui model pembelajaran Group Investigation (GI). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IVA berjumlah 22 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes evaluasi, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas peserta didik, lembar observasi sikap demokratis dan angket sikap demokratis. Hasil angket sikap demokratis pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 3,24 dengan kategori baik dan meningkat ke siklus II sebesar 3,42 dengan kategori sangat baik. Peningkatan ini juga didukung dengan hasil observasi sikap demokratis peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 57% dengan kategori cukup dan pada siklus II memperoleh nilai rata-rata sebesar 81% dengan  kriteria sangat baik. Prestasi belajar peserta didik pada siklus I memperoleh rata-rata sebesar 72,68 dengan persentase ketuntasan sebesar 66% dengan kriteria baik, sedangkan pada siklus II memperoleh rata-rata sebesar 79,69 dengan persentase ketuntasan sebesar 81% dengan kriteria sangat baik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dapat meningkatkan sikap demokratis dan prestasi belajar peserta didik di kelas IVA SD Muhammadiyah Purwokerto.Kata Kunci: Sikap Demokratis, Prestasi  Belajar, Model Pembelajaran Group Investigation (GI)Abstract: This research aimed to improve the students' democratic behavior and learning achievement on theme 8 about Area of My Living Place through Group Investigation learning model. The subjects of this research were 22 fourth graders from Class A. The instruments of this research were evaluation test, observation sheets of teacher's and students' activity, observation sheet and questionnaire of students' democratic behavior. The result of democratic behavior questionnaire in cycle I showed that the average score was 3.24 which belonged to good and improved to 3.42 in cycle II which belonged to very good.  This improvement was also supported by the observation result of students' democratic behavior in cycle I whose average score was 57% which belonged to fair and improved to 81% in cycle II which belonged to very good. The average score of students' learning achievement in cycle I was 72.68 with 66% of completeness that belonged to good and improved to 79.69 with 81% of completeness that belonged to very good. It could be concluded that Group Investigation learning model was able to improve the students' democratic behavior and learning achievement in Class IV A of SD Muhammadiyah Purwokerto.Keywords: Democratic Behavior, Learning Achievement, Group Investigation Learning Model
Efektifitas Penerapan Mind Mapping dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA pada Peserta Didik Sekolah Dasar Saputra, Bagoes Pradana
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3 No 2 (2019): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.611 KB) | DOI: 10.30651/else.v3i2.2632

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran mind mapping dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada peserta didik sekolah dasar dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional seperti yang saat ini diterapkan. Rumusan masalah yang diajukan penulis yaitu apakah penerapan mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Mind mapping adalah satu teknik mencatat yang mengembangkan gaya belajar visual yang sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau menemukan alternatif jawaban karena merupakan teknik mencatat yang kreatif, efektif dan praktis. Mind mapping bertujuan membuat materi pelajaran terpola secara visual dan grafis yang akhirnya dapat membantu merekam, memperkuat, dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari. Mind mapping memadukan dan mengembangkan potensi kerja otak yang terdapat di dalam diri seseorang. Jenis penelitian ini berupa penelitian meta analisis, jadi penulis menggabungkan dari beberapa hasil penelitian yang dilakukan orang lain dengan masalah yang sama kemudian menarik kesimpulan. Subyek dari penelitian ini yaitu peserta didik sekolah dasar (SD). Analisis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil penelitian meta analisis ini menunjukkan penerapan metode pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.Kata Kunci: Efektifitas, Mind Mapping, IPAAbstract: This research was conducted to determine the effectiveness of mind mapping learning methods in improving the learning outcomes of science in elementary school students compared to conventional learning methods as currently applied. The formulation of the problem presented by the author is whether the application of mind mapping can improve learning outcomes of elementary school students. Mind mapping is a note-taking technique that develops a visual learning style that is very well used for students' initial knowledge or finding alternative answers because it is a creative, effective and practical note-taking technique. Mind Mapping aims to make subject matter patterned visually and graphically which ultimately can help record, strengthen, and recall information that has been learned. Mind Mapping integrates and develops the potential of the brain's work within a person. This type of research is in the form of meta-analytic research, so the authors combine the results of several studies conducted by others with the same problem and then draw conclusions. The subjects of this study were elementary school students. Analysis of the data used in the form of quantitative data and qualitative data. The results of this meta-analysis show that the application of mind mapping learning methods can improve student learning outcomes.Keywords: Effectiveness, Mind Mapping, Natural Sciences
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sebagai Wujud Inovasi Sumber Belajar di Sekolah Dasar Aka, Kukuh Andri
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2a (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.59 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2a.1041

Abstract

Pada dunia pendidikan Indonesia, globalisasi memberi dampak keharusan perubahan pada cara mengajar guru yang dulunya bersifat tradisional berbasis paper menjadi kini berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Fungsi TIK bagi guru antara lain, pertama, TIK dapat digunakan untuk membantu pekerjaan administratif (Word processor & Kebutuhan Wajib Tingkat Dasar, Spreadsheet). Kedua, TIK dapat digunakan untuk membantu mengemas bahan ajar (Multimedia). Ketiga, TIK dapat digunakan untuk membantu proses manajemen pembelajaran. Keempat, TIK dapat digunakan untuk dukungan teknis dan meningkatkan pengetahuan agar dapat mewujudkan self running creation (antivirus, tools, jaringan, , internet, dll). Beberapa jenis sumber dan media pembelajaran berbasis TIK yang dapat dimanfaatkan guru di sekolah dasar, antara lain adalah Komputer atau laptop, LCD (Liquid Crystal Display), Smart Television, Jaringan Internet, E-mail (electronic mail), Presentasi Power Point, CD pembelajaran, dan Smart phone. Untuk meningkatkan kemampuan kemampuan dalam memanfaatkan TIK, guru perlu terus melatih dan mebiasakan sesering mungkin pembelajarannya berbasis pada TIK, disamping itu, guru perlu mengikuti pelatihan-pelatihan guna meningkatkan pengetahuannya di bidang TIK ini.Kata Kunci: teknologi informasi dan komunikasi, sumber belajar, sekolah dasar
Model Permainan Tradisional “Boy-Boyan” Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak SD Saleh, Yopa Taufik; Nugraha, Mohammad Fahmi; Nurfitriani, Meiliana
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.691 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1062

Abstract

Baru-baru ini berbagai permasalahan sosial anak kerap muncul diantaranya: anak tidak mampu bergaul dengan luwes, selalu ingin diperhatikan atau memilih-milih teman, ingin menang sendiri, sok berkuasa, tidak mau menuggu giliran bila sedang bermain bersama, agresif dengan cara menyerang orang atau anak lain, merebut mainan atau barang orang lain, merusak barang teman lain, dan ketidakmampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Fenomena munculnya berbagai permasalahan sosial tersebut mendorong penulis untuk melakukan kajian pustaka yang terfokus pada peningkatan perkembangan sosial anak sekolah dasar melalui penerapan model permainan tradisional “boy-boyan” dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Sehingga berbagai permasalahan sosial anak yang muncul bisa teratasi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau studi literatur. Hasil yang diperoleh dari kajian pustaka ini adalah implikasi dari implementasi model permainan tradisional “boy-boyan” pada pembelajaran dapat meningkatkan indikator-indikator perkembangan sosial seperti adanya inisiatif untuk beraktivitas dengan teman sebaya, bergabung dalam permainan, memelihara peran dalam bermain, mengatasi konflik dalam bermain serta mengingatkan kembali perminan tradisional “boy-boyan” ke dunia pendidikan di zaman modern ini.Kata Kunci : Permainan Tradisional “Boy-boyan”, Perkembangan Sosial, Anak Sekolah Dasar.
Strategi, Model, Media dan Teknologi Pembelajaran di Sekolah Dasar Anjarini, Titi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.057 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1156

Abstract

 Pada   dasarnya   peran strategi,   model,   media   dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar dalam pembelajaran khususnya di Sekolah Dasar sangatlah berperan penting, kerena dengan adanya strategi, model, media dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar maka akan dapat merangsang minat, perasaan dan kinerja siswa untuk dapat melakukan kegiatan baik di dalam kelas maupun di luar kelas yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami  oleh  siswa.  Dalam  makalah  ini  dijelaskan  tentang strategi, model, media dan teknologi pembelajaran di sekolah dasar.Kata Kunci: strategi, model, media dan teknologi pembelajaran 
Penerapan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Mirnawati, Lilik Binti; Putro Pribowo, Fitroh Setyo
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.016 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1136

Abstract

Kemampuan berbicara seseorang berpengaruh besar terhadap kemampuan orang tersebut dalam menjalin komunikasi dengan lingkungan. Berbicara merupakan cara berkomunikasi untuk bertukar pendapat dan ide. Maka peningkatan ketrampilan berbicara haruslah terus diasah agar mampu membangun jaringan sosial dan kemampuan memecahkan masalah (Problem Solving). Hasil observasi kemampuan berbicara mahasiswa Pendidikan Guru SD (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) pada matakuliah Kajian bahasa Indonesia SD cenderung rendah yaitu sejumlah 58% mahasiswa ada pada kategori pasif. Berkomunikasi membutuhkan koordinasi antara semua indra dan gerakan fisik komunikan. Model pembelajaran yang memadukan unsur gerak fisik dan koordinasi semua indra adalah model pembelajaran SAVI. Penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa menggunakan model Pembelajaran SAVI dan 2) untuk mendeskripsikan model SAVI dalam matakuliah Kajian Bahasa Indonesia SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa. Persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 1 yaitu 87,5%. Sedangkan persentase pelaksanaan pembelajaran diakhir pertemuan siklus I pertemuan 2 yaitu 93,75%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pada pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran SAVI sebanyak 6,25%. Peningkatan kemampuan berbicara Mahasiswa  menggunakan model SAVI dapat meningkat dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil penilaian kemampuan berbicara Mahasiswa  pada setiap siklusnya. Berdasarkan hasil pembelajaran mulai dari siklus I pertemuan 1 dan pertemuan 2 terjadi peningkatan persentase kemampuan berbicara Mahasiswa  sebanyak 14,64%.Kata Kunci : Kemampuan Berbicara, Model Pembelajaran SAVI
Menghadapi Generasi Visual; Literasi Visual Untuk Menstimulasi Kemampuan Berpikir Dalam Proses Pembelajaran P.B, Siti Nurannisaa
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2a (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.634 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2a.1043

Abstract

Berbagi macam literatur pendidikan menunjukkan bahwa penggunaan visual dalam proses pembelajaran menghasilkan tingkat belajar yang lebih optimal. Visual memiliki peran penting dalam membangun proses kognitif seseorang. Visual membuat pembelajar lebih mudah memahami konsep dan meningkatkan ingatan serta pemanggilan informasi. Premis dasar dari penelitian ini adalah konsep literasi visual, yang didefinisikan sebagai kemampuan untuk menafsirkan gambar sekaligus menghasilkan gambar untuk mengkomunikasikan ide dan konsep. Makalah ini memberikan pengantar tentang penggunaan literasi visual dan kajian mengenai pembutan instruksi yang menggabungkan berbagai komponen visual. Visual sebagai modalitas yang mendominasi sumber belajar perlu diperdalam lebih lanjut tentang bagaimana penggunaannya dalam proses pembelajaran. Pembuatan instruksional visual, dapat memudahkan pembelajar untuk mengidentifikasi, menseleksi, mengorganisasikan, atau membuat integrasi, kesimpulan atas sesuatu yang dipelajari. Tujuan kajian literatur ini adalah untuk merangsang minat dalam menggunakan perangkat visual dalam proses pembelajaran pengajaran dan pengembangan kemampuan literasi visual pembelajar. Seseorang perlu menggunakan keterampilan berpikir kritis, eksplorasi dan refleksi. Salah satu strategi untuk melatih keterampilan berpikir tersebut adalah mengaktifkan proses kognitif dari visual yang digunakan. Diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang visual, bagaimana penggunaan visual dapat membantu proses perkembangan kemampuan berpikir dalam pembelajaran.Kata Kunci: berpikir, literasi, pembelajaran, visual.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Dengan Menggunakan Media Gambar Berseri Setiawan, Fajar
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 1 (2017): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.642 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i1.867

Abstract

Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis karangan setelah kegiatan pembelajaran digunakan media gambar berseri. Subjek penelitian ini adalah iswa kelas IV SDN Randegansari Driyorejo Gresik. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas yang pelaksanaannya melalui empat tahapan, yakni (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengamatan, dan (4) tahap refleksi. Data yang akan dikumpulkan dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes, dengan instrumen berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, butir soal tes hasil belajar tentang keterampilan dalam menulis karangan, dan lembar catatan penelitian. Secara empiris, hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan media gambar berseri membuat hasil belajar tentang keterampilan dalam menulis karangan yang diperoleh siswa mengalami peningkatan secara klasikal, yakni pada siklus I dengan persentase 76%, meningkat di siklus II menjadi 91%. Selain itu, pelaksanaan pembelajaran juga mengalami peningkatan secara berkesinambungan, serta kendala yang ditemui dapat diatasi dengan baik. Dengan begitu, maka dapat ditarik simpulan jika keterampilan siswa dalam menulis karangan siswa ditingkatkan dengan penggunaan media gambar berseri. Kata Kunci: Gambar Berseri, Menulis Karangan
Piagam Debest: Integrasi Komitmen Tripusat Pendidikan Untuk Penguatan Pendidikan Karakter di SD Muhammadiyah 24 Surabaya Arif, Achmad Zainuri; Setiyowati, Arin
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1 No 2b (2017): DESEMBER
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.357 KB) | DOI: 10.30651/else.v1i2b.1154

Abstract

Tantangan pendidikan di era millenial menjadi sangat kompleks. Kemajuan teknologi, gempuran budaya asing serta erosi kearifan lokal sebagai karakter bangsa Indonesia perlu direspon dengan baik. Untuk itu diperlukan kolaborasi dari berbagai komponen pendidikan dalam menghadapi kompleksitas tantangan masa depan pendidikan tersebut. Sebagai tripusat pendidikan, peranan keluarga, sekolah dan masyarakat harus mampu dikomunikasikan dengan baik agar dapat menjadi perisai dalam membentengi generasi muda dalam menghadapi gempuran budaya yang tidak sesuai dengan karakter bangsa. Pola komunikasi yang baik bagi ketiga komponen utama pendidikan tersebut dikonsep secara matang sehingga pola integrasi komitmen dalam penguatan pendidikan karakter dapat berjalan efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan integrasi komitmen tripusat pendidikan yang sudah diinisiasi dan dilaksanakan SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, pendekatan kualitatif-studi kasus SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Hasil penelitian bahwa melalui Piagam DE BEST sebagai bentuk integrasi komitmen tripusat pendidikan dalam menopang pendidikan karakter yang menjadi visi dari SD Muhammadiyah 24 Surabaya sudah berjalan efektif. Kata Kunci : TriPusat Pendidikan, Pendidikan Karakter, SD Muhammadiyah 24 Surabaya   

Page 7 of 62 | Total Record : 613