cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 154 Documents
PENGARUH TERAPI TAMSULOSIN DENGAN DUTASTERID TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN Benign Prostate Hyperplasia di RSUD GUNUNG JATI CIREBON Pandanwangi TW, Siti; Fauzia, Rizki Rahmah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.965 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i2.1510

Abstract

Penyakit pembesaran prostat jinak, disebut juga BPH (Benign Prostate Hyperplasia)  menjadi urutan kedua penyakit tersering, setelah penyakit batu saluran kemih yang sering dijumpai di klinik urologi Indonesia. Secara umum, 5% atau sekitar 5 juta dari jumlah pria di Indonesia sudah masuk ke dalam kelompok usia 60 tahun ke atas, dan dinyatakan bahwa sekitar 2,5 juta pria Indonesia menderita penyakit BPH. Kajian ini bertujuan untuk melihat pengaruh terapi tunggal Tamsulosin, Dutasteride pada pasien pembesaran prostat jinak atau BPH (Benign Prostate Hyperplasia) di RSUD Gunung Jati Cirebon terhadap penurunan kualitas hidupnya.  Populasi dan sampel adalah pasien BPH dengan kriteria usia ? 50 tahun tanpa penyakit penyerta Diabetes Melitus maupun Hipertensi yang berkunjung ke poli Urologi RSUD. Gunung Jati Cirebon dari Bulan Maret 2016 ? Agustus 2016. Diperoleh sampel 14 pasien dengan terapi Tamsulosin, 14 pasien dengan terapi Dutasteride. Data diperoleh dari alat bantu nilai IPSS (International Prostate Symptom Score) dan kriteria penurunan kualitas hidup. Analisa data menggunakan regresi linear untuk melihat pengaruh terapi terhadap penurunan kualitas hidup. Pemberian terapi tunggal Tamsulosin dalam penurunan rata-rata kualitas hidup pasien BPH adalah 3.109 ; Dutasteride adalah 3.276. Artinya penggunaan terapi tamsulosin lebih baik dibanding Dutasterid
EVALUASI IMPLEMENTASI PENGADAAN OBAT BERDASARKAN SISTEM KATALOG ELEKTRONIK (E-CATALOGUE) DI KABUPATEN SINTANG TAHUN 2015 Hermiana, Aida; Robiyanto, Robiyanto; Nurmainah, Nurmainah
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.838 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.294

Abstract

Pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik di Kabupaten Sintang telah berjalan sejak tahun 2013 namun memiliki beberapa permasalahan sehingga perlu dilakukan evaluasi mengenai implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik di Kabupaten Sintang tahun 2015 dimulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan hingga realisasi kebutuhan obat puskesmas. Desain penelitian berupa survey deskriptif dengan metode pengumpulan data primer dengan wawancara mendalam serta pengumpulan data sekunder melalui Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) puskesmas. Informan merupakan petugas pengelola obat di 3 puskesmas di Kabupaten Sintang serta Kepala Seksi Farmasi dan Alat Kesehatan di Dinas Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan proses perencanaan dan pengadaan obat berdasarkan Katalog Elektronik telah berjalan baik dengan persentase 100% dan 90%. Tahun 2015 tidak semua jenis obat dan perbekalan terealisasi namun jenisnya sudah sesuai dengan yang telah dipesan oleh puskesmas. Realisasi kebutuhan obat di Kabupaten Sintang tahun 2015 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan persentase ketersediaan terkecil sebesar 66,67% sedangkan pada tahun 2014 sebesar 36,76%.
UJI IN-VITRO PENGHAMBATAN ENZIM ASETILKOLINESTERASE DAN IDENTIFIKASI FITOKIMIA FRAKSI AKTIF EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) Dina, Shela Puzi; Herowati, Rina; Nurrochmad, Arief
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.129 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2994

Abstract

Asetilkolin adalah neurotransmitter yang berperan dalam pengaturan fungsi kognitif terutama pembentukan memori baru. Hidrolisis berlebihan asetilkolin oleh enzim asetilkolinesterase dapat menyebabkan gangguan pada pembentukan memori. Mengkudu merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia dan telah teruji memiliki kemampuan penghambatan enzim asetilkolinesterase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penghambatan aktivtas enzim acetylcholinesterase fraksi-fraksi dari ekstrak etanol buah mengkudu dan identifikasi senyawa yang terkandung dalam fraksi aktif dari ekstrak etanol buah mengkudu melalui analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Pemisahan senyawa dilakukan melalui dua tahap yaitu ekstraksi menggunakan metode maserasi dan fraksinasi menggunakan kromatografi cair vakum. Pengujian penghambatan enzim asetilkolinesterase dilakukan dengan menggunakan metode Ellman (kolorimetri) pada konsentrasi 1000, 500, 250, 125 µg/mL. Identifikasi senyawa kimia fraksi teraktif dilakukan dengan analisis liquid chromathography-mass spectrometry. Nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi 1, fraksi 2 dan fraksi 3 buah mengkudu secara berturut-turut sebesar 4882,29, 947,99, 1726,99, 18673,82 µg/mL. Fraksi teraktif diduga mengandung asam linolenat, asam linoleat, pinoresinol, metil linoleat dan metil oleat.
Pengaruh Metode Pengeringan terhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Physalis angulata L. Luliana, Sri; Riza, Hafrizal; Iswahyudi, Ilham
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.264 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i1.1231

Abstract

Proses pengeringan diperlukan untuk mempertahankan mutu suatu simplisia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap aktivitas antioksidan daun ciplukan (Physalis angulata L.). Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan terhadap metode pengeringan dengan menggunakan angin, matahari tidak langsung dan oven, serta sampel segar tanpa pengeringan. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Nilai IC50 sampel pengeringan angin, matahari tidak langsung, oven dan segar berturut-turut adalah 46,42 ± 3,37; 34,33 ± 2,24; 77,91 ± 3,44 and 57,63 ± 4,33 ?g/ml. Berdasarkan data hasil penelitian, kami menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (p<0,05) pada nilai aktivitas antioksidan tiap sampel yang dikeringkan dengan metode yang berbeda.
PENETAPAN KADAR AMIODARON HIDROKLORIDA DALAM TABLET MENGGUNAKAN METODE RP HPLC-UV Djalil, Asmiyenti Djaliasrin; Kumala, Rosa; Subagio, Resita
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.304 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i2.2388

Abstract

Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Fase Balik ? Ultra Violet (KCKT FB ? UV) telah dikembangkan untuk menentukan kadar amiodaron hidroklorida dalam tablet. Metode kromatografi cair ini menggunakan kolom Shim-pack CLC-ODS column (C18) untuk pemisahan dengan detektor UV pada panjang gelombang 242 nm. Elusi isokratik dilakukan menggunakan fase gerak campuran methanol : asetonitril : buffer (25 mM KH2PO4 + 3 mM H2SO4 + 3,6 mM trietilamina)  (63:12:25, v/v/v) dengan laju alir 0,8 mL/menit.  Metode analisis divalidasi dengan parameter meliputi limit deteksi, limit kuantitasi, kisaran konsentrasi analisis, presisi, dan akurasi. Hasil validasi menunjukan linearitas yang baik pada kisaran konsentrasi amiodaron hidroklorida 2-10 ?g mL-1. Perolehan kembali yang tinggi dan standar deviasi pengukuran yang rendah menunjukkan bahwa metode ini sesuai untuk analisis rutin amiodaron hidroklorida dalam tablet.
PENGERINGAN EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.) MELALUI MIKROENKAPSULASI DENGAN MALTODEKSTRIN METODE SEMPROT KERING Nining, Nining; Seowandhi, Sundani Nurono; Wikarsa, Saleh
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.954 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.234

Abstract

Rosela (Hibiscus sabdariffa L.) memiliki banyak aktivitas farmakologi yang telah banyak dilaporkan baik secara in vitro maupun in vivo dan telah banyak diuji secara klinis. Penggunaan ekstrak dalam bentuk serbuk akan lebih praktis dan lebih terukur pemakaiannya sebagai bahan baku farmasi serta memudahkan dalam penyimpanan, pendistribusian, standardisasi zat aktif dan dapat meningkatkan stabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari efek penambahan maltodekstrin terhadap karakteristik fisik serbuk ekstrak kelopak bunga rosela dengan pembentukan mikrokapsul metode semprot kering. Penelitian dilakukan dengan menyiapkan larutan umpan dalam rasio 1:1 (R1); 1:2 (R2); dan 1:4 (R3) dengan kandungan total padatan 10%. Kemudian dilakukan mikroenkapsulasi  metode semprot kering pada suhu inlet 110-115°C, outlet 99-104°C, dan laju alir 200 mL/jam. Mikrokapsul diperoleh dengan struktur morfologi seperti bola. Rata-rata ukuran partikel menurun seiring dengan penambahan maltodekstrin. Penambahan maltodekstrin dapat menurunkan sifat higroskopisitas ekstrak serta meningkatkan kelarutan dalam air dan susut pengeringan. Proses semprot kering serbuk R2 mimiliki nilai efisiensi enkapsulasi 97,73% dan perolehan kembali produk 74,05%. Semua serbuk mikrokapsul memberikan nilai sisa pelarut < 1%.
Analisis Kandungan Nitrit dalam Berbagai Produk Olahan Daging yang Beredar di Daerah Surakarta Secara Spektrofotometeri UV-Vis Yugatama, Adi
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.601 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v6i1.2988

Abstract

Nitrit merupakan bahan pengawet yang banyak digunakan pada produk olahan daging seperti burger, kornet, dan daging asap. Konsumsi nitrit yang berlebih dapat menyebabkan keracunan dan bersifat karsinogenik sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kandungan nitrit dalam beberapa produk olahan daging yang beredar di Surakarta. Sampel yang digunakan adalah 15 produk olahan daging burger, kornet, dan asap yang beredar di Kota Surakarta. Identifikasi senyawa nitrit dilakukan dengan metode griess, sedangkan penetapan kadar dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Identifikasi dengan metode griess menghasilkan warna merah keunguan pada sampel daging sapi burger yang mengandung nitrit. Sampel dengan hasil positif diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 530,50 nm dengan operating time selama 15 menit. Hasil identifikasi nitrit dengan metode griess menunjukkan bahwa semua sampel produk olahan daging positif mengandung nitrit. Kadar nitrit terendah terdapat dalam sampel daging kornet yaitu sebesar 2,46 + 0,08 mg/kg, sedangkan kadar nitrit tertinggi terdapat pada sampel daging burger yaitu sebesar 35,90 + 1,36 mg/kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kadar nitrit untuk semua sampel memenuhi persyaratan yang ditetapkan, kecuali satu sampel daging burger melebihi batas maksimal yang ditetapkan.
PELAYANAN KONSELING PASIEN OLEH APOTEKER DI KOTA MEDAN PATIENT COUNCELING SERVICE BY PHARMACIST IN MEDAN CITY Astuti, Sri Puji; saibi, yardi; Dasuki, Asep
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1276.581 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i1.3630

Abstract

Latar belakang: Konseling apoteker merupakan suatu proses komunikasi dua arah yang sistematik antara apoteker dan pasien untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan obat dan pengobatan. Layanan konseling oleh apoteker ini merupakan salah satu standar layanan klinik yang harus dilakukan oleh seorang apoteker. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan layanan konseling apoteker di kota Medan Sumatra Utara. Metode penelitian: Desain penelitian adalah deskriptif-eksploratif menggunakan teknik survei terhadap apoteker  yang menjadi sampel di kota Medan pada bulan Juli ? Agustus 2015. Data dikumpulkan dengan metode pasien simulasi dan menggunakan alat ukur check list, resep dokter. Data dianalisis dengan statistik deskriptif.  Hasil dan Kesimpulan: Apoteker yang bersedia memberikan layanan konseling atas permintaan pasien simulasi sebesar 66,67% dari 60 orang sampel. Informasi yang banyak disampaikan oleh apoteker adalah nama obat, waktu penggunaan obat, frekuensi, jumlah obat yang diberikan, dan efek samping.  Poin informasi yang disampaikan oleh kurang dari 50% apoteker adalah kontraindikasi, onset obat, rute obat, bentuk sediaan obat, interaksi obat, penyimpanan obat dan pembuangan obat. Secara umum kualitas poin informasi  obat yang disampaikan oleh apoteker sudah baik dan sesuai dengan informasi yang ada dalam literatur. Konseling belum menjadi aktifitas yang dilakukan oleh apoteker secara rutin atas inisiatif sendiri.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN ANTIRETROVIRAL TERHADAP JUMLAH SEL CD4 PASIEN HIV/AIDS RSUD GUNUNGJATI CIREBON Hidayati, Nur Rahmi; Pandanwangi, Siti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29625.03 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v5i2.1509

Abstract

Respon terapi ARV ditunjukkan salahsatunya dengan perbaikan jumlah sel CD4. Kepatuhan pasien merupakan hal kritis untuk mendapatkan kemanfaatan dari terapi ARV. Tujuan penelitian ini mengetahui karakteristik pasien dan pengobatan, perubahan jumlah sel CD4, tingkat kepatuhan pasien dan hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat Anti Retroviral terhadap perubahan jumlah sel CD4 pada pasien HIV/AIDS di Klinik Seroja RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian observasional, melibatkan 75 pasien. Data diperoleh dari rekam medik dan hasil kuesioner Morisky Modified Scale (MMS). Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien berdasarkan usia terbanyak kisaran usia 31-40 tahun 48 orang (64 %), jenis kelamin laki-laki 42 orang (56 %), tingkat pendidikan SMA 38 orang (50,7%), pekerjaan swasta 45 orang (60 %). Karakteristik pengobatan terbanyak menggunakan kombinasi Tenofovir + Lamivudin + Evafirenz sebanyak 34 orang (45.3%). Perubahan jumlah sel CD4 terjadi kenaikan pada 54 orang (72%) dan penurunan pada 21 orang (28%) selama 1 tahun terakhir. Tingkat kepatuhan pasien terbanyak yaitu tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 33 orang (44%). Ada hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan obat Anti Retroviral (ARV) terhadap perubahan jumlah sel CD4 pada pasien HIV/AIDS di Klinik Seroja RSUD Gunung Jati Kota Cirebon, dilihat dari nilai p value 0,000 (p < 0,05).
Uji Aktivitas Penangkapan Radikal Bebas Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium (Burm.f) Merr.) Menggunakan Metode DPPH (1,1-Difenil-2-Pikrilhidrazil) dengan Variasi Suhu Pengeringan farida, fitri; guntarti, any
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.377 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v4i2.3362

Abstract

Mangkokan leaves contains flavonoids that are known as natural antioxidant source. The aim of this study is to find the effect of drying temperature variations towards free radical scavenging activity of mangkokan leaves. Mangkokan leaves macerated with 96% ethanol and dried at 40oC, 50oC, and 60oC. Then were macerated with ethanol 96%. Antioxidant activity tested by DPPH method and quercetin was used as positive control. Dry shrinkage with temperatures at 40oC, 50oC, and 60oC were: (9.25 ± 0.276)%; (8.76 ± 0.348)% and (7.97 ± 0.372)%, respectively. Water content at 40oC, 50oC and 60oC were: (5.13 ± 0.575)%; (4.53 ± 0.512)% and (4.04 ± 0.575)%, respectively. The antioxidant potency of 96% ethanolic mangkokan leaves by ES50 value at drying temperatures 40oC, 50oC, 60oC and quercetin were (1.75 ± 0.058); (2.39 ± 0,089); (5.38 ± 0,078) mg/ml and (9.16x10-4 ± 4.36x10-5) mg/ml. Ethanolic extract of mangkokan leaves which dried at 40oC has biggest radical DPPH scavenging activity but much weaker than quercetin.  

Page 3 of 16 | Total Record : 154