cover
Contact Name
Andista Candra Yusro
Contact Email
andista@ikipppgrimadiun.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mislan_fis03@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK)
ISSN : 24428868     EISSN : 2442904X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) with registered number ISSN 2442-8868 (printed), ISSN 2442-904X(online) is scientific journals which publish articles from the fields of physics and physics education. JPFK will publish in two times issues Volume 1, Numbered: 1-2 are scheduled for publication: March and September.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Kurva histeresis bahan feromagnetik Co0.8Pt0.2 pada tiga daerah domain Hasanah, Irmawati; Rohman, Lutfi; Supripyanto, Edy
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.5236

Abstract

Bahan magnetik alloy  Co0.8Pt0.2, merupakan bahan yang mempunyai konstanta anisotropi dan tahanan korosi yang tinggi sehingga bisa dijadikan pembuatan hardisk dengan kapasitas penyimpanan yang besar pada ukuran nanometer. Ukuran kritis bahan CoPt dianalisis dengan grafik hubungan rapat energi dengan ukuran sisi kubus yang terdapat tiga zona domain, yakni single domain, transisi dan multi domain. Nilai ukuran kritis yang dihasilkan sebesar 20 nm, nilai tersebut dilihat dari titik akhir dari zona single domain yang akan menuju ke zona transisi. Kurva histerisis bahan CoPt ini menghasilkan medan koersivitas yang kecil yaitu seperti halnya magnet dalam golongan soft magnet. Penelitian ini mengkaji sifat magnetik bahan CoPt dalam bentuk nanocube menggunakan kurva histerisis dan ukuran kritis yang dikaji dalam bentuk grafik hubungan rapat energi (KJ/m3) dengan ukuran sisi kubus (nm) yang dilakukan dengan memvariasikan ukuran bahan. Ukuran kritis dapat ditinjau dengan membaginya dalam tiga zona yakni single domain, transisi dan multi domain. Nilai ukuran kritis bahan sebesar 20 nm. Kurva histerisis pada zona single domain dengan sisi kubus 8 nm medan koersivitas bernilai 3,46×10-7 T, pada zona transisi 20 nm medan koersivitas yang dihasilkan sebesar 9,43×10-7 T sedangkan pada multi domain 29 nm medan koersivitas yang dihasilkan bernilai 1,5×10-6 T.Kata Kunci: CoPt, Ukuran Kritis, Kurva histerisis, nanocube, magnetisasi saturasi.
Pengembangan Instrumen Tes Pemecahan Masalah Bagi Mahasiswa Jurusan Fisika Pada Materi Dinamika Partikel Darmawan, Alif; Asa, Berlian Neno; Kurniawan, Fatah; Nukhba, Rania; Albab, Ulul; Parno, Parno
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.5579

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang penting dimiliki oleh semua orang khususnya para mahasiswa yang sedang menempuh studi di jurusan fisika. Hal ini dikarenakan fisika merupakan ilmu yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Sebagai mahasiswa, diperlukan adanya instrument tes yang dapat mengukur kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki agar dapat diukur apakah kemampuan dalam proses pemecahan masalah yang dimiliki telah mencukup atau belum mencapai minimum. Telah banyak instrument tes yang dikembangkan sebagai instrument untuk mengukur kemampuan proses pemecahan masalah, tetapi seluruh instrumen yang ada dapat dikatakan kurang valid untuk mengukur kemampuan yang akan diukur. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan untuk mengembangkan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada materi dinamika partikel. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah instrumen tes dinyatakan 75% hingga 100 % valid oleh validator ahli serta memiliki 81,7% respons positif dari mahasiswa. Instrumen tes ini diharapkan mampu diterapkan dalam penilaian fisika serta dikembangkan pada penelitian-penelitian selanjutnya.
Menyiapkan Peserta Didik untuk Masyarakat 5.0 melalui Creative Responsibility Based Learning Suyidno, Suyidno; M, Abdul Salam; Arifuddin, Muhammad; Misbah, Misbah; Siswanto, Joko
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.6041

Abstract

Scientific creativity and responsibility are among the main competencies in the society 5.0, but they are not trained in school. Therefore, this study wants to produce a valid Creative Responsibility Based Learning (CRBL) to prepare students for society 5.0. This research is part of the educational research design using the Tessmer model, but data collection is still at the stage of self-evaluation and expert validation. CRBL's instructional goals are science process skills, responsibility, and scientific creativity; and other impact is the competence of society 5.0. The design of CRBL phase includes: generating creative responsibility, organizing creative learning needs, guiding group investigations, actualizing creative responsibilities, evaluating and reflecting. Students can explore creative and imaginative ideas, design creative products, and create technology products. In addition, the three validators agreed that CRBL was valid to prepare them for society 5.0.
Pengaruh Pembelajaran Online Berbasis Zoom Cloud Meeting Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Fisika Universitas Flores Liu, An Nisaa Al Mu'min; Ilyas, Ilyas
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.7303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  pembelajaran online berbasis zoom cloud meeting terhadap hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Flores. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Dengan desain penelitian one shot case study. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika yang memprogram mata kuliah pengantar fisika zat padat yang berjumlah 27 orang. Teknik pengambilan data dengan teknik tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan uji t satu sampel dengan bantuan software SPSS. Dari hasil analisis diketahui ada pengaruh pembelajaran online berbasis zoom cloud meeting terhadap hasil belajar. Hal ini dibuktikan dari nilai t hitungnya 6,136 dengan derajat kebebasannya 26 dan nilai signifikansi (2-tailed) 0,00. Jika bandingkan signifikansinya 0,00 < 0,05, maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Untuk nilai t hitung 6,136 > t tabel 2,059 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima
Pengembangan four-tier diagnostic test untuk mengetahui pemahaman konsep peserta didik pada materi gerak lurus Erwinsyah, Heru; Muhassin, Mohammad; Asyhari, Ardian
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.5125

Abstract

Conceptual understanding is important in learning that is closely related to cognitive abilities. The objective of this research was to develop a test instrumen namely four-tier multiple choice in order to describe concept of understanding, misunderstood the concept, misconception, and eror in appreciating linear displacement subject. Research design used was Resarch and Development (R&D) that followed the development model of Plomp consisting of three phase: preliminary research, development and prototyping phase,and assessment phase. The research was conducted at SMAN 16 Bandar Lampung. Data collcting technique used was test and questionnaire. The test was managed namely four-tier diagnostic test. analysis result of expert review at whole was within the percentage of 86% and wa proper categorization to be used as a test to measure students’ concept of under standing on linear displacement subject. The result of analysis on the research data showed that the percentage of students’ understanding level using four-tier multiple choice categorized into: 59% of understanding concept, 19% of misunder the concept, 15,33% of misconception, and 6,67% of eror.
Kemampuan Metakognitif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Ditinjau Dari Jenis Kelamin Pada Materi Listrik Statis Hartin, Alvionica; Djudin, Tomo; Nurussaniah, Nurussaniah
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.5472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan metakognitif siswa di dalam menyelesaikan soal pada materi listrik statis, mengetahui bagaimana kemampuan metakognitif siswa berdasarkan jenis kelamin. Metode yang digunkan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Bentuk penelitian adalah survei, instrumen adalah angket kemampuan metakognitif dan soal tes essai listrik statis. Sampel penelitian adalah siswa kelas XII MAN 1 Singkawang berjumlah 25 orang siswa laki-laki dan 30 orang siswa perempuan. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan statisik deskriptif dan uji t indenpendent sampel menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rata-rata kemampuan metakognitif pada aspek perencanaan sebesar 76,59%, aspek monitoring sebesar 73,09% dan evaluasi sebesar 67,64%. Terdapat perbedaan antara kemampuan metakognitif siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan nilai  (thitung = 2,236 > ttabel = 2,005).
Development of Computer Based Diagnostic Test for Student Misconception on Material Temperature and Heat Abbas, Muhammad Luqman Hakim
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v6i1.5153

Abstract

Misconception diagnostic tests are rarely carried out by lecturers in lectures because of the length of time needed to make test instruments and data analysis to be able to provide immediate feedback. The purpose of this study was to produce a Computer Based Diagnostic Test Misconception program for students in physics on temperature and heat. The research design used was the modified Borg and Gall Research and Development (R & D). This research was conducted at Tulungagung IAIN by involving 10 students of educations Physics The instrument for data collection is in the form of a validator questionnaire, and a product development trial questionnaire. The research data includes quantitative data in the form of evaluating validators and questionnaires from the trial results, as well as qualitative data in the form of comments and suggestions given by validators and students. The results show that the development program is feasible to use based on expert validation with very feasible categories and supported by student responses / comments in good categories. The computer based diagnostic test misception program produced has four main parts, namely diagnostic tests, diagnostic test results, discussion of questions, and remedial in the form of remedial material. The results of the analysis of effectiveness tests can be concluded that computer based diagnostic test misconseption programs can improve students' conceptual understanding and be able to reduce student misconceptions in temperature and heat material.

Page 1 of 1 | Total Record : 7