cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Perbedaan Orientasi Masa Depan Mahasiswa Tingkat Akhir Penerima KIP-K dan Non KIP-K di Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh Ika Amalia; Ella Suzanna; Nursan Junita; Muhammad Yoga Pratama; Izzatush Shafa Aina
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.8208

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sosial dalam rangka meningkatkan kreativitas dan kemampuan sehingga dapat mencapai tujuannya melalui keterampilannya. Berdasarkan tahapan perkembangannya, mahasiswa yang menempuh pendidikan tingkat akhir digolongkan pada usia dewasa awal yang memiliki tugas perkembangan yang berkaitan dengan masa depan yaitu dalam hal karir, pendidikan, dan pernikahan/ pembentukan keluarga. Tahap perkembangan ini berkaitan dengan orientasi masa depan. Orientasi masa depan seseorang berbeda-beda baik pada mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun non KIP-K. ada yang berfokus pada segi pekerjaan, pendidikan atau pada kehidupan pribadinya. Hal ini membawa kekhasan tersendiri baik pada mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di Program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan orientasi masa depan mahasiswa tingkat akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode komparasi. Adapun metode analisis yang digunakan yaitu uji T- test yang melibatkan 63 mahasiswa. Hasil Analisis penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan Orientasi Masa Depan mahasiswa Tingkat Akhir penerima KIP-K maupun Non KIP-K di program Studi Psikologi Universitas Malikussaleh.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham pada Anak dengan Disabilitas Intelektual Luh Putu Winda Yogantari; Nono Hery Yoenanto; Adjianti Marhaeni
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.8225

Abstract

Kemampuan membaca permulaan menjadi dasar utama untuk memasuki tahap membaca lanjutan, Tapi masih ditemukan anak yang belum mampu membaca seperti pada anak disabilitas intelektual ringan. Kesulitan yang dialami yaitu dalam mengingat semua huruf karena ada permasalahan pada bagian kognitif. Penyesuaian metode dan media dapat mendukung ketercapaian pembelajaran bagi anak dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mnemonik dan Orton-Gillingham dalam kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen subjek tunggal dengan desain A-B-A. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah satu orang. Metode mnemonik digunakan untuk membantu anak dalam mengingat huruf dan metode Orton-Gillingham digunakan karena melibatkan multisensori seperti visual, auditori, kinestetik dan taktil yang cocok untuk anak dengan disabilitas intelektual. Teknik pengumpulan data berupa tes kemampuan membaca permulaan. Temuan dalam penelitian ini adalah adanya peningkatan nilai dari kondisi baseline (A1), intervensi (B), dan baseline (A2). Pada kondisi baseline (A1) nilai rata-rata subjek 29,14. Pada kondisi intervensi meningkat menjadi 89,48. Kemudian, kondisi baseline (A2) nilai rata-rata subjek menjadi 91,19. Berdasarkan hal tersebut, diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan dalam kemampuan membaca permulaan pada anak disabilitas intelektual ringan setelah menggunakan metode mnemonik dan Orton-Gillingham.
Konsep Penerimaan diri Orang Jawa Ditinjau dari konsep Narima ing pandum: Pendekatan Indigenous Psikologi Pratama, Daniel Yoga; Yunanto, Taufik Akbar Rizqi
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.8902

Abstract

Narima ing pandum merupakan istilah populer yang dikenal dalam adat Jawa. Narima ing pandum berisi mengenai nilai sabar, bersyukur, dan menerima. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep penerimaan diri orang Jawa melalui konsep Narima ing pandum. Pendekatan dalam penelitian ini adalah indegenous psychology. Metode sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria 1) Orang Jawa tulen (tidak campur), dan 2) Tinggal di Jawa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah thematic analysis. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 41 orang. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini terbagi menjadi lima tema 1) Pengalaman dan Kondisi yang dimaknai sebagai narimo ing pandum; bersyukur (29,3%) dan mengambil hikmah (14,6%), 2) Perasaaan yang dirasakan ketika menerapkan narimo ing pandum; bersyukur (46,3%) dan merasa lega (26,8%), 3) Dampak yang dirasakan setelah menerapkan narimo ing pandum; menerima keadaan yang mereka hadapi (34,1%) dan merasa lebih kuat dalam menghadapi situasi (29,3%), 4) Konsep penerimaan diri; menerima kondisi (29,3%) dan dapat mengenal diri (24,3%), 5) Proses penerimaan diri; belajar dari pengalaman (31,1%) dan menerima situasi yang dihadapi (29,3%). Implikasi dalam penelitian ini adalah memberikan pemahaman bahwa konsep narima ing pandum lebih dari sedar penerimaan diri, namun juga melibatkan rasa syukur terhadap apa yang sudah dialami.
Resiliensi Ditinjau Dari Regulasi Emosi Pada Mahasiswa Perantauan Mirza, Rina; Hutagalung, Mida Uli; Silalahi, Lamtiar; Petrisely, Welsi; Elvinawanty, Rianda; Hafni, Merri
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.9040

Abstract

Bagi mahasiswa perantauan tingkat satu, tujuan utama penelitian berikut ialah untuk mengidentifikasi hubungan diantara regulasi emosi dan resiliensi. Mahasiswa tingkat 1 di Fakultas Farmasi Universitas Sari Mutiara diuji apakah ada korelasi yang baik antara regulasi emosi dan resiliensi. Dengan memakai pendekatan seleksi acak bertingkat yang tidak proporsional, 161 mahasiswa perantauan tahun pertama dari Fakultas Farmasi Universitas Sari Mutiara berpartisipasi dalam penelitian ini. penelitian ini menghimpun data secara kuantitatif dengan memakai ukuran regulasi emosi dan resiliensi. Data dianalisis memakai korelasi Pearson Product Moment dan hitungan dilaksanakan melalui pengujian analisis asumsi yang meliputi menguji normalitas dan menguji linearitas dengan program IBM SPSS Statistics 23. Koefisien korelasi r = 0,281 serta p = 0,000 (p < 0,05) ditemukan dalam analisis data, menandakan yakni dengan arti semakin tinggi regulasi emosi yang dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula resiliensi dalam diri mahasiswa. Sebaliknya semakin rendah regulasi emosi yang dimiliki mahasiswa, maka semakin rendah pula resiliensi dalam diri mahasiswa.
Pembentukan Identitas Diri Remaja Pemain Game Online di Dunia Virtual Pada Masa Pandemi COVID-19 Taufik Akbar Rizqi Yunanto; Steven Harischandra
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9153

Abstract

Remaja merupakan masa seseorang akan mencari dan membentuk identitas dirinya. Dalam membentuk identitas diri remaja perlu beradaptasi di lingkungan sosial yang ada di kehidupan remaja. Kemunculan pandemi COVID-19 membuat remaja memiliki keterbatasan untuk mencari identitas melalui lingkungan sosial akibat pembatasan kegiatan secara tatap muka. Akibat tersebut membuat remaja memiliki lingkungan sosial yang terbatas untuk mengeksplorasi diri sehingga melakukan pelarian bermain game online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dinamika pembentukan identitas diri yang terjadi pada remaja pemain game online di dunia virtual pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan paradigma fenomenologi. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur. Kriteria partisipan yang digunakan yaitu remaja dengan usia 18-22 tahun yang bermain game online lebih dari 3 jam perhari pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembentukan diri seorang remaja melalui proses eksplorasi dan komitmen yang dipengaruhi pengalaman dan relasi yang terjadi di dunia virtual. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa remaja mengalami kesulitan membentuk identitas diri di dunia virtual akibat ketidakpastian dan perbedaan cara menghadapi masalah di dunia nyata dan virtual.
Psikoedukasi Pro lingkungan: Upaya Preventif Meningkatkan Kesadaran Lingkungan (Environmental Awareness) pada Guru Bimbingan Konseling di Kabupaten Banjar Rika Vira Zwagery; Neka Erlyani; Kinanti Ananda Arini Sugma
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9304

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kepedulian seseorang terhadap Kesadaran Lingkungan (Environmental Awareness) melalui metode psikoedukasi pro lingkungan. Psikoedukasi dilakukan kepada guru BK melalui program psikoedukasi prolingkungan terhadap kesadaran lingkungan pada Guru BK di Kab.Banjar. Program ini bertujuan membekali Guru BK meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembentukan perilaku Prolingkungan. Psikoedukasi pro-lingkungan diberikan kepada Guru BK berjumlah 39 orang yang ada di Kab.Banjar dibagi dalam 10 kelompok, pelatihan sebanyak 1 kali pertemuan per kelompok dengan durasi 3 jam/hari menggunakan pendekatan experiential learning. Guru yang mengikuti pelatihan diberikan materi mengenai cara pembentukan perilaku pro lingkungan dengan 3 teknik yaitu Psikoedukasi Perilaku Prolingkungan, Diskusi, Simbolik Modelling dan Token Ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, di dapatkan adanya pengaruh yang bermakna antara pretest dan postest perilaku prolingkungan setelah diberikan Psikoedukasi Prolingkungan terhadap kesadaran lingkungan pada Guru BK di kabupaten Banjar.
Pengaruh Achievement Goal Orientation terhadap Prokrastinasi pada Mahasiswa Tingkat Awal dan Mahasiswa Tingkat Akhir Harnadia Firsya Difa; Meilani Sandjaja
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9314

Abstract

Kewajiban mahasiswa adalah menyelesaikan tugas-tugas. Namun banyak ditemukan mahasiswa melakukan prokrastinasi dalam menyelesaikan tugas jika dilakukan secara terus menerus dapat merugikan mahasiswa seperti menurunnya ipk dan terhambat untuk mencapai tujuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan dengan desain regresi linear karena peneliti ingin mengetahui pengaruh achievement goal orientation terhadap prokrastinasi pada mahasiswa tingkat awal dan akhir. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 133 mahasiswa dengan 67 mahasiswa tingkat akhir dan 66 mahasiswa tingkat awal. Penelitian ini menunjukkan bahwa achievement goal orientationberpengaruh secara signifikan terhadap prokrastinasi pada mahasiswa tingkat awal dan mahasiswa tingkat akhir. Namun terdapat perbedaan besaran pengaruh achievement goal orientation terhadap prokrastinasi mahasiswa tingkat awal dan juga mahasiswa tingkat akhir. Dalam penelitian ini achievement goal orientationmemberikan pengaruh yang lebih rendah terhadap prokrastinasi mahasiswa tingkat akhir dibandingkan mahasiswa tingkat awal dikarenakan terdapat faktor lain yang mempengaruhi prokrastinasi selain achievement goal orientation
Fenomena Korean Wave: Remaja dalam Pusaran Gelombang Budaya Korea Dewi Ayu Hidayati; Fitri Kalla
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9335

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor pendorong, perilaku konsumsi, dan dampak menggemari Korean Wave bagi remaja Tanggerang. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pengolahan data melalui reduksi, penyajian, verifikasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu ada dua faktor pendorong para remaja Tanggerang menggemari Korean Wave, yaitu faktor internal berasal dari sikap, pengamatan, persepsi para remaja terhadap Korean Wave sementara faktor eksternal didapatkan dari keluarga, lingkungan dan teman sepermainan, serta media massa. Bentuk perilaku konsumsi para remaja penggemar Korean Wave yaitu berlangganan platform musik, mengoleksi merchandise, mendatangi acara pertemuan sesama komunitas, mendatangi konser grup band idola serta mengonsumsi produk-produk Korea. Dampak yang ditimbulkan dari menggemari Korean wave yaitu dampak positif berupa rajin menabung, mampu mengatur keuangan, mengasah hobi, meningkatkan kemampuan berbahasa asing, lebih gemar membaca, memberikan motivasi serta hiburan, mendapatkan banyak teman dan melakukan kegiatan berwirausaha. Sedangkan dampak negatif yaitu konsumtif, membuang waktu, tidak fokus belajar, sulit bersosialisasi, terganggu kesehatan fisik dan psikologi, dan terjadi perundungan.
Stres Akademik pada Mahasiswa yang Mengerjakan Skripsi di Indonesia Ditinjau dari Academic Help-seeking dan Resiliensi Akademik Nabila Marfuatunnisa; Meilani Sandjaja
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh academic help-seeking dan resiliensi akademik terhadap stres akademik pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Indonesia. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan skripsi di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain regresi berganda. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalh teknik snowball. Alat ukur untuk variabel stres akademik pada penelitian ini menggunakan skala Student-Life Stress Inventory (SLSI) yang dikembangkan oleh Gadzella (1994) yang telah dimodifikasi sehingga item yang digunakan pada penelitian ini dengan total 23 item menggunakan 5 skala likert. Skala untuk variabel academic help-seeking pada penelitian ini menggunakan skala yang dikembangkan oleh Karabenick (2003) dengan total 13 item menggunakan 6 skala likert dan untuk variabel resiliensi akademik menggunakan skala Academic Resilience Scale (ARS-30) yang dikembangkan oleh Cassidy (2016) dengan 30 item menggunakan 5 skala likert. Hasil uji hipotesis yang menggunakan regresi berganda pada penelitian ini nilai r² = 0.329. Dengan demikian dapat dikatakan academic help-seeking dan resiliensi akademik secara bersama-sama mempengaruhi stres akademik mahasiswa sebesar 32,9%.
Pengaruh Social Comparison Dan Adiksi Tiktok Terhadap Self Esteem Pada Remaja Immanuel Alexander Yulianto; Stefani Virlia
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9365

Abstract

Media sosial Tiktok semakin diminati oleh remaja, sehingga remaja sering kali melakukan social comparison yang pada akhirnya berpotensi berpengaruh pada self esteem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai apakah ada pengaruh social comparison dan juga adiksi Tiktok pada Self-esteem remaja. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif desain korelasional dengan 182 remaja (18-21 tahun) sebagai subjek penelitian. Pengambilan data dilakukan melalui survei dengan kuesioner online dengan teknik purposive sampling. Variabel social comparison dan adiksi Tiktok memiliki pengaruh terhadap self esteem dengan nilai p dibawah 0,05 dengan kontribusi sebesar 8,7%, sehingga menunjukkan bahwa hipotesis diterima.