JURNAL DIVERSITA
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Articles
376 Documents
Pelatihan Kontrol Diri Kepada Kader Remaja Sebagai Upaya Preventif Perilaku Seksual Berisiko
Farah Dzikrina Afifi;
Ilham Nur Alfian
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9515
Faktor-faktor yang mendorong remaja ke dalam perilaku seksual berisiko muncul dari berbagai domain perkembangan remaja. Kurangnya kemampuan kontrol diri terhadap perasaan seksual merupakan salah satu penyebabnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan “MIKAN: Pahami dan Sebarkan” dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menyampaikan kontrol perilaku, kontrol pikiran, dan kontrol keputusan pada kader remaja. Metode penelitian menggunakan pra-eksperimen, yakni one-group-pretest-posttest design degan metode purposive sampling, yaitu 6 anggota Sanggar X yang berusia 12-16 tahun. Peneliti menyusun sendiri alat ukur pengetahuan perilaku seksual berisiko dan kontrol diri. Pelatihan ini terdiri dari 4 sesi yang dilaksanakan dalam satu hari. Analisa data menggunakan paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan “MIKAN: Pahami dan Sebarkan” efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menyampaikan kontrol perilaku, kontrol pikiran, dan kontrol keputusan pada kader remaja.
Pengaruh Kontrol Diri terhadap Nomophobia yang Dimediasi oleh Fear of Missing Out (FOMO) pada Generasi Z di Bandung Raya
Farah Zhafirah;
Engkos Kosasih;
Farhan Zakariyya
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9554
Perkembangan teknologi di era globalisasi mengharuskan hampir segala kegiatan bersinggungan dengan smartphone. Selain kemudahan yang diberikan smartphone, banyak dampak negatif yang mungkin ditimbulkan terutama pada generasi Z yang lahir saat teknologi sedang berkembang pesat. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti tertarik untuk melakukan studi yang bertujuan untuk menguji peran fear of missing out (FOMO) dalam memediasi pengaruh kontrol diri terhadap nomophobia pada Generasi Z di Bandung Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 502 orang Generasi Z yang berusia 18 – 24 tahun di Bandung Raya. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan tiga skala yaitu Brief Self-Control Scale (BSCS) (13 item; α = 0,88), Fear of Missing Out Scale (FOMOs) (7 item; α = 0,79), dan Nomophobia Quistionnaire (NMP-Q) (18 item; α = 0,95). Hasil studi ini menjelaskan bahwa ditemukan (1) pengaruh negatif yang signifikan pada kontrol diri terhadap nomophobia, (2) pengaruh negatif yang signifikan pada kontrol diri terhadap fear of missing out, (FOMO) (3) pengaruh yang signifikan dari fear of missing out (FOMO) terhadap nomophobia, dan (4) fear of missing out dapat memediasi pengaruh kontrol diri terhadap nomophobia secara signifikan pada Generasi Z di Bandung Raya.
Pengembangan Modul Bahan Ajar Berbasis Problem Base Learning Berbantuan Media QR-CODE Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VI SD Negeri 125138 Pematang Siantar
Herlina Hotmadinar Sianipar;
Osco Parmonangan Sijabat;
Melvin Simanjuntak;
Betti Sinaga
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.9689
Adanya tuntutan pada mata pelajaran berbasis sosial salah satunya IPS adalah kemampuan peserta didik tidak bersifat konseptual yang artinya peserta didik akan lebih banyak menghadapi kondisi nyata masalah di kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kondisi, proses pengembangan, karakteristik, evektifitas dan kemenarikan modul bahan ajar PBL berbantuan media Qr Code sebagai sumber belajar yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Penelitian merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan ADDIE. Pendekatan ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch, yang memiliki langkah dalam mengembangkan produk, yaitu Analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Populasi penelitian ini berjumlah 30 orang siswa kelas VI SD Negeri 125138 Pematangsiantar. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat disimpulkan hasil validasi ahli desain didapatkan nilai persentase sebesar 81,30%, dengan memenuhi kriteria “baik”, ahli materi dengan nilai persentase sebesar 92,50% dengan memenuhi kriteria “sangat baik”, ahli bahasa dengan nilai persentase sebesar 88,50% dengan memenuhi kriteria “sangat baik” artinya dari ketiga uji validasi tersebut layak untuk diujikan kepada peserta didik, dan hasil uji coba kelompok kecil dengan hasil persentase sebesar 84%, dengan kesimpulan layak untuk digunakan oleh peserta didik.
Peningkatan Pemahaman dan Keterampilan Sosial Remaja: Program Intervensi Komunitas
Putra, Ganesha Bayua;
Hartini, Nurul
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v10i1.10052
Remaja yang tidak mampu menyesuaikan diri terhadap konflik-konflik cenderung rentan terhadap perilaku berisiko, secara khusus adalah kenakalan remaja.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sosial remaja kelas XI MIPA 1 SMA ABC Surabaya. Lebih lanjut, terdapat pembentukan kader siswa dan guru BK melalui pelatihan yang diberikan. Adapun analisis permasalahan dilakukan dengan analisis SWOT berdasarkanPerception-Based Needs Assesssments dan Data-Driven Needs Assessments, serta analisis ekologi dengan paradigma Biopsikososial yang dikembangkan oleh Bronfenbrenner. Penelitian ini berbasis intervensi komunitas, yang dianalisis menggunakan metode kuantitatif dan data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikannya intervensi dengan p = 0,000 (<0,05). Selain itu, dengan adanya kader komunitas (22 siswa dan 1 guru BK) dapat memberikan perubahan positif dan membantu mengatasi persoalan yang berkaitan dengan keterampilan sosial di komunitas. Namun, masih terdapat hambatan dalam pelaksanaan pelatihan oleh kader yang telah dibentuk, yakni fasilitator yang tidak menjangkau keseluruhan kelompok saat sesi role play. Kata Kunci: Keterampilan Sosial, Program Intervensi Komunitas, Remaja
Peran Organizational Commitment dalam Perceived Workplace Gender Discrimination dengan Turnover Intention pada Karyawan Perempuan
Trivia Agatha;
Honey Wahyuni Sugiharto Elgeka;
Harijanto Tjahjono
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.10095
Saat ini, partisipasi perempuan dalam pekerjaan semakin meningkat. Namun, perlakuan yang adil belum menyertai peningkatan ini, sehingga tindakan diskriminasi masih biasa. Salah satu dampaknya adalah munculnya niat untuk pergi. Di mana penampilan niat tergantung pada komitmen terhadap organisasi, studi ini memeriksa peran komitmen organisasi sebagai mediator dalam perlakuan diskriminatif di tempat kerja untuk meninggalkan karyawan perempuan. Metode dalam penelitian ini menggunakan survei kuantitatif dengan 76 responden yang diperoleh melalui sampel bola salju. Analisis data dilakukan dengan menggunakan proses Hayes model 4. Hasilnya menunjukkan bahwa komitmen organisasi dapat memediasi hubungan antara perlakuan diskriminatif di tempat kerja dan niat untuk pergi (β = -0.1527; CI = -0.31, -0.04). Dimensi komitmen organisasi yang dapat bertindak sebagai mediator adalah komitmen afektif (β = -0.1288; CI = -0.27, -0.01) dan komitmen normatif (β / -0.1783; CI / -0.35, -0.05). Dengan demikian, disimpulkan bahwa komitmen organisasi dapat mencegah munculnya niat untuk meninggalkan, meskipun mereka tunduk pada perlakuan diskriminatif.
Pengaruh Meaningful Work Terhadap Intensi Turnover Melalui Mediasi Kepuasan Kerja
Eka Putri Wulandari;
Rahmi Lubis;
Suryani Hardjo
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.10283
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran kepuasan kerja dalam memediasi pengaruh meaningful work terhadap intensi turnover pada karyawan PT. JNE Cabang Medan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan structural equation modeling (SEM) dengan program JASP versi 16. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 248 karyawan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala intensi turnover, skala kepuasan kerja, dan skala meaningful work. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja signifikan memediasi pengaruh meaningful work terhadap intensi turnover. Disamping itu, berdasarkan analisis data yang dilakukan bahwa diperoleh hasil lainnya berupa: (1) meaningful work berpengaruh positif terhadap intensi turnover, dengan nilai koefisien jalur -0,437 dengan nilai p < 0.001. (2) meaningful work berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja dilihat dari nilai koefisien jalur 0,669 dengan nilai p < 0.001. (3) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap intensi turnover, dengan nilai koefisien jalur -0,431 dengan nilai p < 0.001. (4) Pengaruh tidak langsung kepuasan kerja terhadap intensi turnover, melalui meaningful work adalah -0,289. Diketahui kepuasan kerja signifikan memediasi hubungan antara meaningful work dan intensi turnover, dengan nilai p < 0.001.
Gambaran Ide Bunuh Diri pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua
Zuhra, Asmaur Ridhana;
Mukhtar, Desvi Yanti;
Nasution, Indri Kemala
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.10509
Penelitian ini ingin melihat gambaran ide bunuh diri pada remaja korban perceraian orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Teknik pengambilan sampel non-probability sampling dengan incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ide bunuh diri pada 3 responden penelitian. Penyebab munculnya ide bunuh diri karena perceraian yang memberikan tekanan hidup sehingga menyebabkan ketidakstabilan diri dan mengakhiri hidup. Ketiga responden memiliki keinginan kuat disertai dengan rencana untuk bunuh diri (active suicide), setelah mendengarkan keputusan bercerai, mereka merasa tidak memiliki tujuan hidup. Ketiganya juga sudah merencanakan tehnik bunuh diri (preparation) responden I (mengikuti tawuran), responden II (meminum racun), dan responden III (menyayat tangan). Keinginan untuk bunuh diri terus muncul, hanya saja tidak disertai rencana, memikirkan kematikan membuat pikiran lebih tenang dan nyaman (passive suicidal desire). Berdasarkan hasil penelitian penyangkalan dan penghindaran terhadap masalah menjadi salah satu faktor penyebab bunuh diri. Pikiran untuk mengakhiri hidup semakin diperkuat dengan munculnya keputusasaan, ketidakberdayaan, kesepian, dan rasa kehilangan sebagai faktor risiko. Faktor protektif dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga, religiusitas, optimisme dan strategi koping yang adaptif, yang paling utama adalah dukungan yang diberikan dari teman sebaya.
Persepsi Guru Madrasah Terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Fiqih: : Studi di MTsN 4 Malang, MAN 2 Malang
Rasmuin, Rasmuin;
Dwi Anggraini, Reni;
Khoirul Umam, Rizal;
Huzaini, Ahmad
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v10i1.10609
Pendidikan merupakan kebutuhan utama manusia yang harus dicukupi sepanjang hidupnya, dengan adanya pendidikan diharapkan manusia bisa berkembang maju. Pendidikan memegang peranan utama dalam suatu negara untuk mencerdaskan generasi bangsa. Namun banyak sekali problematika kebijakan pendidikan di Indonesia yang masih terjadi. Seperti Kebijakan Pendidikan di Indonesia yang seringkali berganti seiring dengan bergantinya Menteri Pendidikan. Hal itu menyebabkan seringkali pendidikan di Indonesia belum mencapai titik kematangan dan sudah diganti dengan kurikum yang baru seperti kebijakan kurikulum k-13 yang sudah diganti dengan kebijakan kurikulum merdeka belajar. Hal itu yang mendasari banyaknya persepsi yang berkembang di lingkungan guru, terdapat beberapa persepsi baik positif maupun negative. Banyak guru yang kurang dapat menerapkan kurikulum baru dikarenakan terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara kurikulum lama dengan baru. Oleh karena itu perlu adanya Upaya-upaya yang harus dilakukan untuk dapat menerapkan kurikulum merdeka dengan baik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan dan menjelaskan bagaimana persepsi guru serta persepsi mengenai fungsinya dalam proses implementasi juga kendala atau dampak dari implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Fiqih di MTsN 4 Malang dan MAN 2 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Data yang dianalisis adalah dengan mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat persepsi positif dan negatif juga terdapat kendala atau dampak dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Fiqih di MTsN 4 Malang dan MAN 2 Malang.
Gambaran Adversity Quotient Pada Mahasiswa Psikologi Unjani Cimahi
Chandra Yudistira Purnama
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i2.10691
Adversity Quotient (AQ) merupakan tolok ukur standar yang digunakan untuk mendapatkan gambaran derajat kemampuan seseorang ketika menghadapi permasalahan dan mampu bertahan terhadap kesulitan hidup serta tantangan yang dialami. Kemampuan menghadapi hambatan tersebut sebagai suatu proses untuk mengembangkan diri, potensi, dan mencapai tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengelompokkan profil AQ mahasiswa Fakultas Psikologi UNJANI pada tipe quitter, camper, dan climber. Sampel yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi UNJANI sebanyak 330 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan skala Adversity Quotient (AQ) sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 227 (68,79%) orang memiliki AQ sedang atau bertipe camper, 39 (11,82%) orang memiliki AQ tinggi atau tipe climber, dan 64 (19,39%) orang memiliki AQ rendah atau tipe quitter. Secara umum mahasiswa fakultas Psikologi UNJANI adalah memiliki tipe camper. Berdasarkan distribusi frekuensi skor sampel penelitian pada tiap dimensi AQ, seluruh dimensi yaitu dimensi control, dimensi origin & ownership, dimensi reach dan dimensi endurance berada pada kategori sedang, hal ini mendukung secara keseluruhan bahwa gambaran umum mahasiswa fakultas Psikologi UNJANI bertipe camper.
Pengaruh Musik Gamelan Jawa Terhadap Peningkatan Pain Tolerance Pada Mahasiswa
Yarman, Christopher Natanael;
Maharani, Dyah Ayu;
Cynthia, Eva;
Liliana, Eunike Lydia;
Mambo, Gabriella Marcy;
Shindhunata, Vivian Kho;
Abidin, Fitri Ariyanti
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11315
Musik relaksasi merupakan salah satu cara untuk menurunkan rasa sakit. Salah satu jenis musik khas Indonesia yang dapat memunculkan efek relaksasi adalah musik gamelan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek musik gamelan Jawa terhadap peningkatan toleransi rasa sakit pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain pre-post-test design. Peneliti menggunakan alat algometer untuk mengukur rasa sakit. Tiga puluh mahasiswa yang berpartisipasi dalam studi ini dibagi secara acak ke dalam 2 grup, dengan 15 mahasiswa pada kelompok kontrol dan 15 mahasiswa pada kelompok eksperimen. Data dianalisis menggunakan tes Mann-Whitney U yang diolah menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics ver. 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik gamelan Jawa dapat meningkatkan toleransi rasa sakit pada mahasiswa dimana terdapat peningkatan pada hasil selisih posttest dengan pretest kelompok eksperimen sedangkan terdapat penurunan pada hasil selisih posttest dengan pretest pada kelompok kontrol. Hasil penelitian menyarankan penggunaan musik gamelan Jawa untuk mengurangi rasa sakit pada individu. Relaxation music is a method for reducing pain. One type of unique Indonesian music that can induce a relaxation effect is gamelan music. This research aims to investigate the impact of Java gamelan music on enhancing pain tolerance in college students. The study adopts an experimental approach with a pre-post-test design. We used an algometer to measure pain. Thirty college students who participated in the study randomly assigned to two groups: 15 students in the control group and 15 students in the experimental group. Data were analyzed using the Mann-Whitney U test with IBM SPSS Statistics ver. 22 software. The results indicate that Java gamelan music can enhance pain tolerance in college students where there is some improvement between the posttest and pretest difference in the experiment group while there is some degradation between the posttest and pretest difference in the control group. These findings suggest the potential use of Java gamelan music for reducing individual pain.