JURNAL DIVERSITA
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Articles
376 Documents
Meningkatkan Pemahaman Guru Sekolah Inklusi Tentang Pendidikan Inklusif Melalui Psikoedukasi
Natassa R. Tejena;
Nur Ainy Fardana Nawangsari;
I Made Rustika
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v8i2.7514
Sekolah Inklusi merupakan sekolah di mana siswa berkebutuhan khusus belajar di kelas yang sama dengan siswa reguler dan diberi dukungan yang mereka butuhkan untuk berhasil baik dalam kegiatan akademik, sosial, dan ekstra kurikuler. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, sekolah inklusi memerlukan kerjasama seluruh pihak sekolah untuk memodifikasi program pendidikan agar sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Sayangnya, belum semua sekolah inklusi dapat berjalan dengan efektif karena keterbatasan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai pendidikan inklusif sehingga sekolah dapat menerapkan pendidikan inklusif dengan lebih efektif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan metode ceramah, diskusi kasus, dan tanya jawab. Pemahaman guru terhadap pendidikan inklusif diukur menggunakan pretest dan posttest terkait materi pendidikan inklusif. Hasil uji analisis Wilcoxon menunjukkan angka signifikansi 0.012 (p<0.05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan psikoedukasi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa psikoedukasi dapat meningkatkan pemahaman guru tentang pendidikan inklusif.
Perbedaan Motivasi Kerja Pada Guru Sekolah Dasar Antara PNS Dengan Non PNS Di Desa Lamteuba Kecamatan Seulimuem
Firmawati Firmawati;
Zurrahmi Zurrahmi
Jurnal Diversita Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v6i1.7871
Motivasi kerja yang tinggi pada guru akan berdampak positif pada instansi sekolah. Motivasi kerja akan merangsang seorang guru untuk berkarya dan berkreatifitas dalam pekerjaannya. Dengan motivasi kerja yang tinggi, guru akan berusaha untuk mengatasi dan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi  dalam  pelaksanaan  tugas  dan  pekerjaannya.  Sebaliknya, dengan motivasi kerja yang rendah, guru akan mudah menyerah terhadap keadaan apabila mendapatkan kesulitan dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaannya sehingga sulit untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi kerja pada guru Sekolah Dasar antara PNS dengan Non PNS di Desa Lamteuba Kecamatan Seulimuem.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif komparatif. Populasi dalam penelitian ini guru Sekolah Dasar ntara PNS dengan Non PNS di Desa Lamteuba Kecamatan Seulimuem yang diketahui populasi berjumlah 15 guru PNS dan 15 guru non PNS orang, sehingga penelitian ini disebut dengan studi populasi. Berdasarkan tabel hasil perhitungan pengujian diperoleh thitung 4.191 pada derajat kebebasan (df) 28 kemudian dibandingkan dengan ttabel 0,05 = 2,048 maka thitung > ttabel (4,191 > 2,048). Nilai sig (2-tailed) lebih kecil dari nilai kritik 0,05 (0,003 < 0,005), ini menunjukkan bahwa H0 ditolak Ha diterima, selain itu didapat nilai rata-rata kelompok PNS lebih besar dari pada kelompok non PNS 144.53 > 143.20. Jika, dilihat dari nilai rata-rata, maka peningkatan motivasi guru pada PNS lebih tinggi dibanding dengan kelompok Non PNS. Dengan kata lain motivasi kerja tinggi karena ada dorongan dari dalam mapun dorongan dari luar, tanggung jawab yang besar, memiliki tujuan ada umpan balik, jika tidak mempunyai dorongan atau motivasi maka sebaliknya motivasi kerja mereka menjadi rendah.
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Positive Self-Talk Terhadap Stres Kerja Pada Pemasar Kartu Kredit Debit
Ferri Effendi;
Abdul Haris;
Nefi Darmayanti
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v8i2.8083
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepuasan kerja dan positive self-talk terhadap stres kerja pada pemasar kartu kredit bank. Subjek dalam penelitian ini adalah Pemasar Kartu Kredit Bank yang berada di Kota Medan Sumatera Utara dengan jumlah total 100 sampel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, kemudian teknik yang digunakan dalam pengempulan data pada penelitian ini adalah menggunakan pengisian kuesioner, yang disusun melalui skala likert. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah teknik probability sampling, kemudian untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teknik uji regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh terhadap stres kerja dengan nilai koefisien korelasi rx1y sebesar -0.691 dengan p < 0.05, kemudian hasil penelitian juga menunjukkan bahwa positive self- talk juga mempengaruhi stres kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar rx2y -0.378 dengan p < 0.05. hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan positive self-talk secara bersama-sama berpengaruh terhadap stress kerja karyawan, kontribusi keduanya dalam memunculkan stres kerja adalah sebesar 48.2%. dengan demikian dapat diatik kesimpulan bahwa kepuasan kerja dan positive self- talk memiliki pengaruh terhadap stres kerja pada adalah Pemasar Kartu Kredit Bank yang berada di Kota Medan Sumatera Utara.
Kesadaran Hukum Dari Perspektif Psikologi Pada Remaja Kota Medan
Citra Ramadhan;
Khairuddin Khairuddin;
Hasanuddin Hasanuddin;
Fadillah Fauza
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v8i2.8581
Terdapat kesenjangan kesadaran hukum pada remaja di Kota Medan. Dimana diharapkan remaja sebagai generasi masa depan lebih sadar dan taat terhadap hukum yang berlaku tetapi kenyataannya masih banyak remaja yang abai terhadap hukum terkhusus dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu terlihat banyaknya remaja yang terlibat dalam kasus-kasus kriminal seperti begal, tawuran, pencurian, dan lain sebagainya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam dan lebih luas terkait kesadaran hukum dalam perspektif psikologi pada remaja di Kota Medan. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang berfokus pada menggambarkan secara sistematik dan akurat, fakta dan karakteristik mengenai populasi atau bidang tertenu. Luaran penelitian ini yaitu publikasi artikel ilmiah pada Jurnal Sinta 3 (Jurnal Analitika).
Manajemen Komunkasi Pemerintah Kota Padang Sidimpuan dalam Mensukseskan Pembangunan Bidang Agama
Zainal Arifin;
Ahmad Tamrin Sikumbang;
Hasrat Efendi Samosir
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.5957
Penelitian ini termasuk jenis penelitan lapangan dengan lokasi penelitian di Pemerntah kota Padangisdempuan dan sifat penelitian deskrptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan metode dokumentasi. Wawancara ditujukan kepada pihak pemerintah kota Padangsdmpuan yang mewakili sampel secara representatif. Hasil penelitian, yatu 1) manajemen komunkasi yang baik dari pemerintah kota Padang Sidimpuan kepada lintas tokoh agama secara efektif sebab menggunakan komunkasi dialogis dan komunkasi kelompok dalam melakukan interaksi tim utusan Pemko PSP kepada warga setempat yang bertujuan untuk mengayom masyarakat, 2) upaya memelihara keselaran atau keharmonisan untuk membangun nilai agama yang baik yang direalisasikan oleh pemerintah kota Padang Sidimpuan dengan bekerjasama komukasi lintas agama secara dialogis, dialog agama antara tokoh agama, kerja sama dengan Bapeda, Wali Kota, MUI, Kominfo khusus lintas tokoh agama didasarkan atas penyiaran Islam yang santun dan moderat yang mengedepankan toleransi tasamuh maka akan lahir komunkasi lintas agama dengan pendekatan Islam dapat sinergis dapat memelihara nilai-nilai agama di kota Padang Sidimpuan. Memberantas faham Intoleransi serta radikals yang munculnya teroris gerakan jihad anarkis dalam agama.
Pengalaman Penerimaan Diri Anak terhadap Kematian Kedua Orangtua secara Mendadak
Cika Humaira;
Tyas Anastasya Pratiwi;
Shinta Priyangga Sesarwati;
Ganesha Bayua Putra;
Hana Dian Ramadanthi;
Fitria Anjani Djatmiko;
Endang Retno Surjaningrum
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.6519
Penelitian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman serta menyampaikan gambaran tentang proses penerimaan diri pada anak yang mengalami kematian orang tua secara mendadak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus instrumental beserta model analisis data miles and huberman. Teknik pemantapan kredibilitas yang digunakan adalah metode membercheck. Partisipan yang masuk kriteria dalam penelitian ini yaitu anak yang memiliki pengalaman dalam menghadapi kematian kedua orangtua yang meninggal secara mendadak dan mengalami peristiwa tersebut pada usia anak-anak (6-12 tahun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap anak sebagai individu yang menghadapi peristiwa kematian kedua orangtua memiliki tahapan penerimaannya tersendiri, meskipun dinamika yang dilalui sesuai dengan yang disampaikan oleh Kubler-Ross. Ditemukan bahwa terdapat respon yang terjadi akibat kematian orang tua pada remaja dan dewasa muda yang berjenis kelamin laki-laki. Respon remaja laki-laki yaitu grieving akibat kematian orang tua dan pada dewasa muda akan merasakan kesedihan yang lebih intens, dan tekanan pribadi yang lebih besar. Namun ada perbedaan dengan remaja laki-laki di panti asuhan yang memiliki resiliensi dan dapat mengurangi rasa cemas dan depresi akibat kematian orang tua.
Program Komunikasi BNN Kabupaten Batu Bara dalam Pencegahan dan Peredaran Narkoba Berbasis Nilai Kearifan Lokal
Hasan Sazali;
Mailin Mailin;
Aidil Rizki Rangkuti
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.6754
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis terkait Komunikasi Kebijakan Publik BNN Kabupaten Batu Bara dalam Penanggulangan Peredaran Narkoba di Kawasan Pesisir Berbasis Nilai Agama dan Kearifan LokalJenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara (interview) dan dokumentasi (documentation). Hasil penelitian ini menunjukkan Komunikasi Kebijakan Publik yang dilakukan pihak BNN Kabupaten Batu Bara yaitu dengan menerapkan berbagai pelaksanaan kegiatan sesuai dengan peraturan dan SOP yang telah ditetapkan. Selain itu juga menjalin hubungan baik atau bersinergi dengan berbagai pihak baik dengan pemerintah Kabupaten Batu Bara, Instansi Vertikal, pihak swasta, dan kelompok masyarakat umum lainnya guna kelancaran pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap narkotika. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan kegiatan penanggulangan peredaran Narkoba ini di karenakan letak wilayah pesisir, faktor lingkungan, dan juga termasuk faktor dari Narkoba itu sendiri. Peran Nilai Agama dan Kearifan Lokal dalam penanggulangan peredaran Narkoba di daerah pesisir sangatlah perlu ditingkatkan, karena dengan mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah – ibadah keagamaan, dan juga melakukan aktifitas – aktifitas berkaitan dengan kearifan lokal maka seseorang akan selalu menghabiskan waktu dengan berbagai hal positif ini dan tidak akan ada waktu dan keinginan untuk melakukan penyalahgunaan Narkoba.
The Relationship between Environmental Belief and Pro-Environmental Behavior of Emerging Adults
Maybelline Friska;
Anita Novianty
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.6990
Masalah lingkungan hidup yang sedang dihadapi manusia secara global memberikan dampak buruk terhadap kesejahteraan alam, hewan dan manusia. Perilaku masyarakat terhadap lingkungan merupakan salah satu penyebab masalah lingkungan hidup saat ini, dan masalah lingkungan dapat dikurangi melalui meningkatnya perilaku pro-lingkungan. Keyakinan lingkungan atau cara pandang manusia terhadap lingkungan dapat menjadi salah satu faktor yang menjadi determinan perilaku pro-lingkungan. Usia dewasa awal adalah masa perkembangan di mana individu membentuk cara pandang mengenai dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan keyakinan lingkungan dengan perilaku pro-lingkungan pada dewasa awal. Hipotesis penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif antara keyakinan lingkungan dengan perilaku pro-lingkungan dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan survei dalam bentuk kuesioner untuk mengumpulkan data secara daring menggunakan kuesioner. Kuesioner mencakup dua alat ukur, yaitu skala New Ecological Paradigm (NEP) untuk mengukur keyakinan lingkungan dan skala General Ecological Behavior (GEB) untuk mengukur perilaku pro-lingkungan. Partisipan penelitian ini adalah warga negara Indonesia berusia 18 sampai 25 tahun berjumlah 380. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara keyakinan lingkungan dengan perilaku pro-lingkungan dewasa awal. Temuan penelitian ini dapat membantu memahami peran kaum muda yaitu dewasa awal dalam mempromosikan perilaku pro-lingkungan.
Kepemimpinan Transformasional dan Komitmen Organisasi: Peran Moderasi Budaya Organisasi
Eugene Dearuli Marissanti Tindaon;
Arum Etikariena Hidayat
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.7222
Optimalisasi kinerja dapat ditingkatkan melalui komitmen organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasi dengan peran moderator budaya organisasi. Penelitian dilakukan pada bulan November hingga Desember 2020 terhadap 101 karyawan industri perbankan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan penelitian cross sectional dengan teknik sample availability. Skala Kuisioner Kepemimpinan Multifaktor (2004), Skala Instrumen Penilaian Budaya Organisasi (1988), Skala Komitmen Organisasi (1993) digunakan sebagai instrumen penelitian. Macro Hayes Model 1 SPSS versi 28.0 diaplikasikan sebagai metode analisis untuk menguji peran moderator. Untuk mendeteksi bias, penelitian ini menggunakan tes faktor tunggal Harman. Hasil analisis Model 1 menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh positif dan signifikan terhadap hubungan kepemimpinan transformasional dengan komitmen organisasional (b = 0,1824, t (101) = 1,9254, p > 0,005 Budaya organisasi berpengaruh positif terhadap organisasi Komitmen (b = 0,4335, t (101) = 4,4803, p < 0,005 Tidak terdapat pengaruh negatif hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan komitmen organisasi yang dimoderatori oleh budaya organisasi (b = -0,0089, t (101) = - 0,768, p > 0,005.
Self Compassion dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Resiliensi Anak Bungsu yang Merantau
Ratih Ratnasari;
Siti Muthia Dinni
Jurnal Diversita Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/diversita.v9i1.7337
Kemampuan menyesuaikan diri dalam berbagai situasi yang tidak menyenangkan sangat dibutuhkan dalam kehidupan, terutama bagi anak bungsuyang identik dengan anak yang manja dan memiliki ketergantungan yang cukup tinggi kepada orang terdekatnya. Kemampuan resiliensi dapat mengurangi berbagai dampak psikologis yang dirasakan oleh anak bungsu ketika harus tinggal jauh dari keluarganya, oleh karenanya tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari self compassion dan dukungan sosial teman sebaya terhadap resiliensi anak bungsu yang merantau. Subjek penelitian ini adalah 110 mahasiswa di Yogyakarta yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala Self Compassion, skala Dukungan Sosial Teman Sebaya, dan skala Resiliensi. Data dianalisis dengan analisis regresi berganda metode stepwise. Hasil menunjukkan ada peran dari Self Compassion dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap resilensi anak bungsuyang merantau F = 41,458 sig = 0,000 (p<0,05).. Semakin tinggi Self Compassion dan Dukungan Sosial Teman Sebaya maka semakin tinggi juga Resiliensi yang dimiliki oleh anak bungsu yang merantau.