cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Praktik Ramah Lingkungan Pada Masyarakat Baduy Amanda, Shavira Putri; Purwanto, Iwan
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11488

Abstract

Saat ini kondisi lingkungan di Indonesia maupun dunia cukup memprihatinkan sehingga butuh penanganan ekstra agar keadaan lingkungan menjadi lebih baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan penerapan praktik ramah lingkungan di berbagai wilayah. Baduy merupakan salah satu wilayah yang dinilai dapat menerapkan kegiatan praktik ramah lingkungan, hal ini karena kegiatan mereka sehari-hari masih mengikuti aturan adat setempat sehingga memungkinkan adanya praktik ramah lingkungan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan praktik ramah lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat Baduy. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya hasil penelitian diuji keabsahannya dengan menggunakan triangulasi data untuk menguatkan hasil penelitian dan mengurangi potensi kesalahan, yaitu dengan cara analisis jurnal sebelumnya yang terkait dengan penelitian ini. Kemudian hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kegiatan praktik ramah linkgungan yang dilakukan oleh masyarakat Baduy. Kegiatan sehari-hari masyarakat Baduy masih mengikuti aturan ada istiadat setempat, seperti larangan penggunaan alat transportasi, larangan penggunaan listrik, dan kegiatan lainnya yang mendorong terjadinya praktik ramah lingkungan di wilayah ini.
Adaptabilitas Karir Karyawan Organisasi Retail Ditinjau dari Adversity Quotient Sholihah, Maryam; Eryandra, Alvin
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11622

Abstract

Pertumbuhan perekonomian di Indonesia merupakan hal yang bersifat dinamis. Peningkatan perekonomian dapat ditinjau melalui produktivitas pada berbagai industri dan organisasi. Namun saat ini, terjadi penurunan pada jenis industri organisasi retail. Penting bagi organisasi untuk memperhatikan dan menaruh perhatian terhadap efektivitas kinerja karyawan guna mencapai produktivitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh adversity quotient untuk memunculkan dan meningkatkan tingkat adaptabilitas karir yang dimiliki oleh karyawan perusahaan organisasi retail. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 408 responden karyawan perusahaan retail di daerah Jabodetabek. Pengambilan data dilakukan secara online melalui google form dan offline melalui pengisian kuisioner. Pengukuran dilakukan menggunakan skala Adversity Quotient Scale yang diadaptasi dari Matore et al (2020) dengan alpha croanbach sebesar 0.886 untuk mengukur tingkat adversity quotient dan skala Career Adapt-Abilities Scale yang diadaptasi dari Profeli & Savickas (2012) dengan alpha croanbach sebesar 0.862. Hasil analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 22 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara adversity quotient terhadap adaptabilitas karir karyawan organisasi retail (p<0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi adversity quotient yang dimiliki karyawan organisasi retail maka semakin tinggi pula kemampuan adaptabilitas karir yang dimiliki. Selanjutnya, hasil analisis juga menunjukkan peran adversity quotient terhadap adaptabilitas karir karyawan organisasi retail sebesar 4,9%.
Pengaruh Self-Regulated Learning Terhadap Student Engagement Dalam Menghadapi E-Learning Di Masa Pandemi Covid 19 Hafsah, Hafsah; Bismala, Lila; Firmansyah, Nunung Agus; Handayani, Susi; Siregar, Gustina; Andriany, Dewi; Hasibuan, Lailan Safina; Siregar, Hasan Sakti
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11684

Abstract

Student engagement shows how much student involvement is in learning, where this is influenced by self-regulated learning. The aim of this research is to examine the effect of self-regulated learning on student engagement. The sample in this research was 125 respondents, who were students at the Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Management study program taking Production Management classes. The research results show that there is a significant influence between self-regulated learning and student engagement. Students' ability to organize their own learning has a big influence on student engagement. So it is very important to encourage self-regulated learning abilities, especially when dealing with online learning.
Peran Rasa Kesepian Terhadap Kepuasan Hubungan Romantis Pada Dewasa Awal Asmorowati, Bulan Suci; Sulaeman, Budi
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11700

Abstract

Kesepian dalam hubungan romantis terjadi ketika pasangan tidak merasa terhubung secara emosional, tidak memiliki dukungan sosial atau keterbukaan yang memadai di antara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan rasa kesepian terhadap kepuasan hubungan romantis pada dewasa awal. Metode yang digunakan studi kuantitatif dengan analisis regresi, dengan teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur kesepian menggunakan De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS) dan alat ukur kepuasan hubungan yaitu Couple Satisfaction Index (CSI) – 16 Dari 210 responden diketahui bahwa 205 mengalami moderate lonely dan 5 strongly lonely. Sementara itu, pada kepuasan hubungan romantis diperoleh hasil yang menunjukan 126 responden merasa tidak puas dengan hubungan romantis. Analisis hipotesis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan dan ketidakpuasan dalam hubungan romantis tidak berperan signifikan terhadap tingkat rasa kesepian (R Square = 0,001 dan 0,003). Kata Kunci: Dewasa Awal, Kepuasan Hubungan Romantis, Kesepian,
Perilaku Kooperatif Berbagi Air Bersih: Studi Pendahuluan Mengidentifikasi Permasalahan Air Pada Mahasiswa dan Masyarakat di Kota Bandung Purnama, Chandra Yudistira; Srisayekti, Wilis; Fitriana, Efi; Djunaidi, Achmad
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11706

Abstract

Tujuan dari penelitian di bidang psikologi lingkungan ini adalah mengidentifikasi permasalahan air bersih yang terjadi di Kota Bandung, serta upaya yang perlu dilakukan untuk mengatasinya. Studi pertama menggunakan metode survey pertanyaan terbuka kepada 113 mahasiswa. Studi 2 menggunakan metode survey pertanyaan tertutup dan pertanyaan terbuka kepada 198 mahasiswa. Studi 3 menggunakan metode FGD kepada 5 orang mahasiswa dan 6 orang warga masyarakat. Hasil penelitian menunjukan, terdapat 3 masalah lingkungan yang perlu segera diselesaikan yaitu permasalahan banjir, sulit mendapatkan air bersih dan sampah. Terkait permasalahan air bersih, diperoleh hasil bahwa warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih ketika musim kemarau, kalaupun ada kuantitas dan kualitas air bersih tersebut sangat mengkhawatirkan. Faktor penyebab permasalahan air bersih ini belum teratasi antara lain kurangnya perilaku yang pro terhadap lingkungan dalam bentuk kesadaran dan kepedulian untuk menjaga lingkungan sehingga berdampak pada ketersediaan air bersih. Selain itu sistem tata kelola pendistribusian air bersih yang kurang baik dari pemerintah menjadi penyebab warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Turnover Intention ditinjau dari Work Family Conflict pada Karyawati/ Pegawai Wanita Universitas Prima Indonesia Hartini, Sri; Cempaka, Rosari Ratna; Lufthiansyah, Muhammad Fariz; Sekali, Otniel Karo; Elvinawanty, Rianda; Simatupang, Mahisar
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11717

Abstract

Tujuannya studi ini ialah untuk mengenali ada tidaknya hubungan sebab akibat antara masalah pekerjaan-keluarga dengan keinginan untuk keluar dari organisasi tempat seseorang bekerja. Untuk keperluan studi ini, 146 pegawai perempuan Universitas Prima Indonesia dipilih melalui penggunaan metode seleksi purposif. Periset memakai alat ukur Turnover Intention yang terdiri dari 31 item dan skala pengukuran Work Family Conflict yang terdiri dari 32 item. Untuk keperluan analisis data studi ini dipakai metode korelasi Pearson Product Moment. Temuan studi yang diperoleh melalui uji linieritas dan normalitas memakai IBM SPSS Statistics 25 mengungkapkan yakni konflik pekerjaan-keluarga berkorelasi positif bersignifikan dengan niat berpindah. Karena tingkat signifikansi sejumlah 0,000 (p < 0,05) dan koefisien korelasi sejumlah 0,552, maka bisa menyimpulkan yakni keinginan pekerja perempuan untuk meninggalkan jabatannya saat ini meningkat ketika tingkat konflik pekerjaan-keluarga meningkat, dan menurun ketika tingkat konflik pekerjaan-keluarga menurun.
Kompetensi Interkultural dan Homesickness di Kalangan Mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Savira, Julia; Widiasih, Puti Archianti
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11783

Abstract

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang terpilih untuk merasakan keragaman budaya, suku, bahasa, hingga agama selama satu semester. Keanekaragaman yang ada seringkali menjadi hambatan dalam proses penyesuaian diri hingga berpotensi menimbulkan homesickness pada para mahasiswa. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memiliki kompetensi interkultural yang baik agar dapat melakukan penyesuaian diri secara lebih efektif di lingkungan yang baru sehingga terhindar dari perasaan homesickness. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi interkultural terhadap homesickness. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kompetensi Interkultural yang dikembangkan oleh Tresnawaty (2023) dan Skala Homesickness yang telah diadaptasi oleh Firdaus (2022). Dengan melibatkan subjek sebanyak 108 orang mahasiswa, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukan terdapat pengaruh negatif kompetensi interkultural terhadap homesickness pada mahasiswa PMM (B = -0.336, p = 0.016) dengan nilai regresi sebesar 5.3%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kompetensi interkultural pada mahasiswa, maka semakin rendah homesickness yang dirasakannya. Dan sebaliknya, semakin rendah kompetensi interkultural yang dimiliki mahasiswa, maka homesickness yang dirasakan akan semakin tinggi.
Merajut Ikatan yang Kuat: Tinjauan atas Dampak Modul Pelatihan H.E.R.O. terhadap Keterikatan Kerja Rahmawati, Kuncoro Dewi; Aji , Imanuel Deny Krisna
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11809

Abstract

Dewasa ini banyak pegawai yang cenderung kurang memiliki keterikatan kerja ( work engagemen) yang mengakibatkan turunnya kinerja dan memberi efek negatif bagi perusahaan. Tak terkecuali pada Coffee Shop X, dimana pegawainya memiliki nilai keterikatan kerja yang rendah, sehingga membuat kinerja perusahaan dalam memberikan pelayanan yang prima mengalami penurunan. Guna mengatasinya, dilakukan upaya pelatihan HERO yang merupakan pembekalan Modal Psikologis (Psychological Capital) yang diharapkan dapat meningkatkan keterikatan kerja pegawai. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan bagi seluruh pegawai Coffee Shop X. Untuk mengukur perubahan sikap, digunakan skala adaptasi Utrecht Keterikatan kerja Scale (Schaufeli, Bakker & Salanova, 2006), yang kemudian diuji dengan uji beda menggunakan Paired T-Test. Berdasarkan uji statistik dengan Paired T-Test. Dalam tabel Statistik Uji, terlihat bahwa nilai Signifikansi (2-tailed) adalah 0,000, yang lebih kecil dari α. Ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kondisi sebelum dan setelah pelatihan dilakukan terkait peningkatan keterikatan kerja. Perubahan dalam sikap peserta pelatihan dari pra-tes ke pasca-tes menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Sebanyak 60% peserta mengalami peningkatan dua tingkat, sementara 27% mengalami peningkatan satu tingkat. Terdapat juga 13% peserta yang tidak mengalami peningkatan. Data ini menunjukkan adanya perubahan sikap yang cukup mencolok, dan dapat disimpulkan bahwa pelatihan berhasil cukup baik dalam meningkatkan keterikatan kerja pada karyawan.
Analisis Moderasi-Mediasi dalam Hubungan antara Symmetrical Internal Communication dan Voice Behavior pada Karyawan Hanifah, Ghina; Salendu, Alice
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11820

Abstract

Menunjang produktivitas karyawan senantiasa menjadi agenda penting yang perlu menjadi perhatian HR, salah satunya adalah mendorong munculnya voice behavior. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran positive emotional culture sebagai mediator dan procedural justice climate sebagai moderator dalam hubungan antara symmetrical internal communication dan voice behavior. Sampel penelitian adalah karyawan aktif dengan masa kerja minimal satu tahun dan memiliki atasan. Analisis data menggunakan Hayes’ PROCESS model 4 dan 14 dengan perangkat lunak SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa symmetrical internal communication berhubungan secara positif signifikan dengan voice behavior, namun peran mediasi positive emotional culture dalam hubungan antar keduanya tidak terbukti. Akan tetapi, terdapat peran moderasi yang signifikan, di mana symmetrical internal communication dan employee voice behavior melalui positive emotional culture bergantung kepada tingkat procedural justice climate yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung antara symmetrical internal communication dan voice behavior tanpa adanya efek mediasi, serta terdapat hubungan tidak langsung antara symmetrical internal communication dan employee voice behavior melalui positive emotional culture di organisasi yang bergantung kepada persepsi karyawan terhadap tingkat procedural justice climate. Penelitian ini memberikan landasan bagi organisasi agar dapat membangun membangun komunikasi internal dan iklim keadilan prosedural, yang pada akhirnya dapat berdampak pada voice behavior karyawan.
Mediating Role of Self-Efficacy on the effect of social support and Employee Burnout when Working from Home (WFH) Solicha; Murniasih, Farhanah; Febriyani, Lavirni Salma
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11837

Abstract

Working from home (WFH) is considered beneficial in increasing productivity as it reduces the need to travel. However, WFH also has potential risks to mental health, such as burnout. This study aims to analyze the mediating role of self-efficacy in the relationship between social support and burnout in employees who do WFH. This research design uses quantitative, with a sample of 255 respondents who are dominated by women aged 18-30 years. The sampling technique used purposive sampling. Data collection used three questionnaires consisting of General Self-Efficacy Scale (Schwarzer & Jerusalem, 1995), Maslach Burnout Inventory General Survey (Maslach et al., 1996) and Social Support Scale adapted by Prijayanti (2015). Data analysis was conducted using Hayess' PROCESS Mediation Model. The results show that social support significantly affects burnout and self-efficacy significantly mediates the relationship between social support and burnout in employees working WFH. This finding confirms the importance of self-efficacy as a key mechanism that enables individuals to utilize existing social support to reduce the risk of burnout in WFH settings.