cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 904 Documents
Utang Subsidi Pupuk oleh Pemerintah: Prosedur Anggaran, Penyebab, dan Alternatif Solusi Harry Ramadhon; Akhmad Solikin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.01.15

Abstract

Dalam kurun waktu 2007–2017, anggaran belanja subsidi pupuk menunjukkan kecenderungan kenaikan rata-rata sebesar 20,45 persen per tahun terutama disalurkan untuk subsektor tanaman pangan. Kenaikan alokasi anggaran subsidi pupuk tahun 2007-2017 berkaitan dengan subsidi harga pupuk yang semakin bertambah dan kurang bayar (utang) subsidi pupuk yang juga bertambah dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab membesarnya utang subsidi pupuk sampai dengan tahun anggaran 2017. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif nonstudi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui in depth interview dan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya utang subsidi pupuk diantaranya adalah penetapan Harga Pokok Penjualan (HPP) pupuk bersubsidi yang tidak tepat, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tidak mengalami kenaikan, kenaikan harga gas dan kurs dalam pembelian gas sebagai komponen terbesar pembentuk HPP. Dengan demikian, pemerintah diharapkan dapat melakukan terobosan baru yang efektif dan efisien terkait kebijakan subsidi pupuk tersebut, misalnya dengan menggunakan kartu tani. Kemungkinan penggunaan kartu tani juga didiskusikan dalam artikel ini.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Volume Penjualan dan Peramalan Volume Penjualan Kopi di Pt Perkebunan Nusantara IX Madelin Christin Libriani Sinaga; Edy Prasetyo; Kustopo Budirahardjo
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.388 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.03.15

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT Perkebunan Nusantara IX, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan kopi di PT Perkebunan Nusantara IX dan meramalkan volume penjualan kopi Desember 2018. Metode penentuan lokasi dilakukan secara sengaja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode data sekunder. Data sekunder yang digunakan adalah data tahun 2014-2017. Metode analisis data dengan analisis regresi berganda dan analisis trend time series. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan harga pokok penjualan dan beban pemasaran memberi pengaruh positif terhadap volume penjualan kopi. Harga produk tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap volume penjualan kopi. Hasil analisis trend time series menunjukkan bahwa volume penjualan kopi metode winters additive sebagai metode peramalan yang paling baik digunakan untuk pola data musiman dengan MAPE 152.
PENERAPAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG BUNGA DI DESA SIDOMULYO KOTA BATU Amir, Nur Ocvanny; Mustikawati, Dewi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.3

Abstract

Desa Sidomulyo Kota Batu merupakan salah satu sentra produksi yang menghasilkan berbagai macam bunga berkualitas. Namun, selama ini pedagang bunga merasa jangkauan pasarnya belum maksimal, sehingga untuk mengatasi hal tersebut beberapa pedagang bunga di desa tersebut mengembangkan penjualannya dengan menerapkan digital marketing. Tujuan dari penelitian ini yaitu  Menganalisis peningkatan pendapatan pedagang bunga setelah menerapkan digital marketing. Analisis data yang digunakan antara lain analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan komparasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pedagang bunga sebelum menerapkan digital marketing sebesar Rp. 2.785.290,00 per bulan, sedangkan sesudah menerapkan digital marketing sebesar Rp. 8.046.000,00 per bulan. Peningkatan pendapatan setelah menerapkan digital marketing sebesar 189%. Hasil sig 1-tailed diperoleh nilai sebesar 0,000 yang menunjukkan lebih kecil (<) dari 0,05, sehingga bahwa hipotesis nol (H0) ditolak, yang berarti bahwa rata-rata pendapatan pedagang bunga yang menerapkan digital marketing lebih tinggi daripada sistem offline
KONTRIBUSI PEREMPUAN TERHADAP PENERIMAAN RUMAHTANGGA MASYARAKAT PULAU KECIL (STUDI KASUS KECAMATAN TELUK AMBON KOTA AMBON) sopamena, junianita fridianova
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.27 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.7

Abstract

Perempuan yang berdiam pesisir menjadi bagian penting bagi rumahtangganya.  Bagian penting perempuan tergambar dari kontribusinya terhadap penerimaan rumahtangga.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan melalui kontribusinya terhadap penerimaan rumahtangga. Penelitian ini berlokasi di Negeri Hatiwe Besar dan Negeri Tawiri Kecamatan Teluk Ambon dengan jumlah responden  yang dipilih secara sengaja 57 petani perempuan di Negeri Tawiri dan 55 petani perempuan di Negeri Hatiwe Besar sehingga jumlah sampel 112 orang petani perempuan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan bertumpu pada tabulasi sederhana serta penggunaan tabel untuk menggambarkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Perempuan turut berperan dalam rumahtangga masyarakat pesisir melalui dua aktivitas penting, yaitu : melakukan aktivitas domestik sebagai ibu rumahtangga dan melakukan aktivitas domestik plus sebagai pekerja yang memberikan kontribusi terhadap penerimaan rumahtangga.  Penerimaan yang dikontribusikan sebagian besar perempuan (72,4 persen) masih di bawah UMR dan 27,6 persen perempuan yang berkontribusi di atas UMR. Kontribusi penerimaan perempuan terutama dimanfaatkan untuk memenuhi pendidikan anak, serta melengkapi kebutuhan pangan melalui hasil panen sendiri, memenuhi kebutuhan sandang, memenuhi kebutuhan papan, dan kebutuhan sehari-hari di luar pangan.
Peranan Model Relasi Kopi Terhadap Pengembangan Perekonomian Petani Kopi di Pedesaan (Literature Review) Syapta Wiguna; Syafruddin Karimi; Endrizal Ridwan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.642 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.11

Abstract

Model relasi kopi merupakan salah satu pengembangan perdagangan kopi dengan menyederhanakan rantai nilai kopi. Model relasi kopi dipahami sebagai model kerjasama bisnis langsung antara roastery dengan petani kopi berdasarkan kopi dengan profil kualitas premium. Perubahan segmentasi permintaan kopi mendorong roastery untuk mengembangkan kualitas kopi, diantaranya dengan lebih melibatkan peran serta petani kopi. Keterlibatan tersebut memberikan peluang pengembangan kapasitas petani kopi untuk memenuhi kebutuhan pasar sehingga mendapatkan harga kopi yang lebih tinggi dan stabil. Metode penelitian menggunakan studi literatur mengenai peranan model relasi kopi terhadap pengembangan perekonomian petani. Ulasan literatur menunjukkan bahwa model relasi kopi mampu mengembangkan perekonomian petani kopi dan mendapatkan nilai tambah yang lebih tinggi. Selain itu, petani kopi mampu meningkatkan kapasitas yang dibutuhkannya untuk dapat menghasilkan kopi berkualitas sesuai dengan permintaan pasar. Hal yang perlu dibenahi dalam implementasi model relasi kopi adalah pengelolaan dan penguatan organisasi petani kopi.
Analisis Usaha Marning Jagung Skala Rumah Tangga di Kabupaten Magelang Putri Anggraeni; Mei Tri Sundari; Isti Khomah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.486 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.14

Abstract

Sektor pertanian dalam wawasan agribisnis dengan perannya dalam perekonomian nasional menunjukkan keunggulan yang dapat dipertimbangkan dalam pembangunan nasional. Keunggulan tersebut salah satunya adalah tingginya peran agroindustri dalam pembangunan sektor pertanian. Industri pengolahan hasil pertanian merupakan salah satu usaha yang dapat meningkatkan nilai tambah, meningkatkan kualitas hasil, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, meningkatkan keterampilan produsen, dan meningkatkan pendapatan produsen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, efisiensi, risiko, dan nilai tambah dari usaha rumah tangga marning jagung di Kabupaten Magelang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total rata-rata yang dikeluarkan oleh produsen marning jagung di Kabupaten Magelang selama satu bulan sebesar Rp.9.762.778,00. Penerimaan rata-rata yang diperoleh setiap produsen adalah Rp.11.019.200,00 per bulan dan keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp.1.256.422,00  per bulan. Usaha rumah tangga marning jagung yang dijalankan selama ini sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C rasio lebih dari 1 yaitu sebesar 1,12 yang berarti setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan akan memberikan penerimaan sebesar 1,12 kali dari biaya yang telah dikeluarkan. Besarnya nilai koefisien variasi 1,27 dan nilai batas bawah keuntungan adalah minus Rp.1.933.424,00. Hal ini dapat diartikan bahwa usaha marning jagung yang dijalankan di Kabupaten Magelang memiliki risiko usaha. Pengolahan jagung menjadi marning jagung yang dilakukan oleh produsen marning jagung di Kabupaten Magelang memberikan nilai tambah  sebesar Rp 2.038/kg.
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga di Kabupaten Lampung Tengah Lintia Putri Nanda; Jangkung Handoyo Mulyo; Lestari Rahayu Waluyati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.783 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Lampung Tengah dan 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Lampung Tengah. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui ketahanan pangan rumah tangga berdasarkan metode Jonsson dan Toole dan analisis regresi logit ordinal untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Lampung Tengah. Hasil analisis 1) Ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Lampung Tengah kurang dari 50% berada dalam kondisi tahan pangan atau sebesar 38,04%. 2.a) Harga padian, harga konsumsi lainnya dan pendapatan rumah tangga berpengaruh positif, sedangkan harga aneka kacang, harga makanan dan minuman jadi dan jumlah anggota rumah tangga berpengaruh negatif terhadap ketahanan pangan rumah tangga di Kabupaten Lampung Tengah. 2.b). Ketahanan pangan rumah tangga di perkotaan dan pedesaan tidak berbeda, rumah tangga pertanian lebih tahan pangan dibandingkan rumah tangga non pertanian dan rumah tangga yang menerima raskin mememliki peluang untuk tahan pangan lebih besar dibandingkan rumah tangga yang tidak menerima raskin.
Analisis Resiko Produksi Usahatani Bawang Merah pada Musim Kering dan Musim Hujan di Kabupaten Brebes Linda Tri Wira Astuti; Arief Daryanto; Yusman Syaukat; Heny Kuswanti Daryanto
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.791 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.19

Abstract

Usahatani bawang merah, sebagaimana terjadi pada semua komoditi pertanian, selalu dihadapkan pada risiko. Risiko yang sering dihadapi oleh petani bawang merah adalah risiko produksi yang merupakan variasi output yang disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca yang tidak menentu dan serangan hama dan penyakit (seperti penyakit layu). Produktivitas tanaman yang rendah dengan serangan hama dan penyakit yang semakin meningkat umumnya terjadi pada pertanaman bawang merah di luar musim atau off-season.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pertanian bawang merah dan pengaruh penggunaan input pertanian bawang merah terhadap risiko produksi. Metode yang digunakan adalah metode survei. Lokasi ditentukan secara sengaja, dengan jumlah sampel 380 petani yang diperoleh secara ramdom sampling. Metode yang digunakan adalah analisis koefisien variasi (CV) dan analisis regresi linier berganda dengan metode heteroskedastik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko produksi usahatani bawang merah pada musim kemarau lebih tinggi daripada usahatani bawang merah pada musim hujan. Risiko produksi pertanian bawang merah pada musim kering dipengaruhi oleh benih dan adhesive, dan pertanian bawang merah pada musim hujan dipengaruhi oleh Tenaga kerja wanita dalam keluarga, Pupuk Phonska dan NPK Mutiara
Efisiensi Alokatif Usahatani Padi Pada Lahan Gambut di Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau Nazeb, Ahmad; Darwanto, Dwidjono Hadi; Suryantini, Any
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.02.5

Abstract

Padi adalah komoditas pangan di Indonesia yang strategis untuk usahatani padi yang memberikan tambahan pendapatan untuk petani. Usahatani dapat meningkat jika penggunaan faktor – faktor produksi sudah efisien. Penelitian bertujuan untuk (1) Menentukan faktor – faktor mempengaruhi produksi usahatani padi dilahan gambut Kabupaten Pelalawan. (2) Menentukan efisiensi alokatif faktor produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan. Jumlah responden sebanyak 50 petani dengan pengambilan sampel secara sengaja dengan lokasinya berada di Desa pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten pelalawan, Provinsi Riau. Alat analisis yang digunakan adalah Fungsi Produksi Cobb-Douglass metode Ordinary Least Square (OLS) uji asumsi klasik dan untuk mengetahui tujuan kedua yaitu analisis efisiensi alokatif faktor-faktor produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan sudah efisien secara alokatif. Efisiensi penggunaan input terjadi apabila petani mampu megupayakan sesuatu agar nilai produk marginal (NPM) untuk suatu input samadengan harga input. Hasil penelitian menunjukkan beberapa variabel dengan pemanfaatan luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk tsp, herbisida, insektisida, tenaga kerja dan faktor sosial dan berpengaruh positif terhadap produksi usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan adalah Luas lahan, benih dan pupuk urea. Hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan pemanfaatan penggunaan benih dan penggunaan pupuk urea belum efisien dalam usahatani padi lahan gambut di Kabupaten Pelalawan, petani harus lebih bijak dalam menanggapi hal itu agar mencapai hasil yang maksimal dari usahatani padi di lahan gambut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.
Efektivitas Penggunaan Instagram Melalui Dua Tahap Analisis pada Zanana dan Oifyoo Maharani, Anastasya; Ardiansah, Irfan; Pujianto, Totok
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.02.1

Abstract

Penggunaan media sosial dalam pemasaran suatu barang atau jasa sedang marak dilakukan oleh para pelaku usaha mulai dari usaha yang berskala kecil sampai besar. Zanana dan Oifyoo merupakan salah satu dari usaha kecil dan menengah yang sudah melakukan pemasaran produknya melalui media sosial Instagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media sosial Instagram sebagai media pemasaran online pada Zanana dan Oifyoo. Zanana mempunyai tim marketing khusus untuk mengelola akun Instagram, sedangkan akun Instagram Oifyoo dikelola langsung oleh pemiliknya. Analisis efektivitas penggunaan Instagram sangat dibutuhkan guna meningkatkan usaha baik dari segi pemasaran, penjualan, ataupun branding yang disesuaikan dengan karakteristik konsumen saat ini. Tahapan penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara mendalam untuk data primer dan data dari laman Instagram Zanana dan Oifyoo untuk data sekunder. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah media analysis dan network analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Zanana lebih unggul dalam efektivitas penggunaan Instagram dari segi media analysis dan network analysis dibandingkan dengan Oifyoo.