Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Aplikasi Peta Kendali p sebagai Pengendalian Kualitas Karet di PTPN IX Batujamus/Kerjoarum Khomah, Isti; Rahayu, Endang Siti
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol 1, No 1: January - June 2015
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2008.059 KB) | DOI: 10.18196/agr.113

Abstract

The increasing of global rubber consumption is an opportunity as well as a challenge for Indonesian rubber produsers to increase the quantity and the quality of production. Faced the competition between countries, the quality of rubber products should be enhanced adapted to consumer demand. This study aims to determine whether the quality of the rubber produced in PTPN IX (Persero) Garden Batujamus/Kerjoarum still within the control or not. This study uses time series data, in the form of rubber production data during March 2012 - February 201, that were analyzed descriptively using Control p Chart Analysis. Control p Chart describe the proportion of production damage that can be tolerated as a tool for statistical Control p Chart Application as Quality Control Tools for Rubber Production in PTPN IX Batujamus/Kerjoarum process control. This study shows that the quality of the rubber produced by PTPN IX (Persero) Garden Batujamus/ Kerjoarum is out of the control. The Control p Chart proves that there are still many points that are outside the production control line. The production domination of the third RSS type (RSS 3) cause this problem, so that the profit and the efficiency of the company can be increased if the RSS 3 product can be controlled and be changed with the production of RSS 1.
ANALISIS USAHA INDUSTRI CAPING BAMBU SKALA RUMAH TANGGA DI KABUPATEN MAGETAN Sari, Vella Anggita; Marwanti, Sri; Khomah, Isti
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No1.32-39

Abstract

This study purpose to find out the cost, revenue, profit, profitability, efficiency, and business risk of bamboo caping home industry in Magetan Regency. The basic method used in this research was descriptive. The determination of the sample area was purposive. The determination of respondents was done by purposive sampling. The result of the research shows the average total cost by craftsmen in Magetan Regency is IDRi7,091,977.00/month, blengker IDR 288,513.00/month, halusan-kasaran woven IDR 195,838.00/month, kepangan woven IDR 229,286.00/month and gilikan IDR 6,803,464.00/month. The average revenue by craftmen is IDR 9,217,160.00/month, blengker IDR 382,160.00/month, halusan-kasaran woven IDR 422,750.00/month, kepangan woven IDR 454,400.00/month and gilikan IDR 8,835,000.00/month so that the average profit is IDR 226,912.00/month, blengker IDR 93,647.00/month, halusan-kasaran woven IDR 226,912.00/month, kepangan woven IDR 225,114.00/month and gilikan IDR 2,031,536.00/month. Profitability is 30%, blengker 32,5%, halusan-kasaran woven 115,9%, kepangan woven 98,2%, and gilikan 29,9%. R/C ratio more than 1, that is 1,30 blengker 1,32; halusan-kasaran woven 2,16; kepangan woven 1,98 and gilikan 1,30 mean its efficient. The coefficient variation more than 0,5 that is halusan-kasaran woven 0,51; and kepangan woven 0,55 and the low profit limit (L) is less than 0, so the bamboo caping industry is at risk.
Analisis Faktor-Faktor Marketing Mix (7P) terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Wedangan Lawang Djoendjing di Kota Surakarta Imam, Salafus Asbabun; Setyowati, Nuning; Khomah, Isti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 4, No 4 (2020)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2020.004.04.19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor bauran pemasaran yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian di wedangan Lawang Djoendjing, dan menganalisis variabel yang dominan terhadap keputusan pembelian di wedangan Lawang Djoendjing. Metode dasar penelitian adalah deskriptif dan analitik. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive mengambil lokasi di wedangan Lawang Djoendjing di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Metode penentuan responden dilakukan dengan Convenience sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan SPSS (1) Transformasi Data untuk mengubah data kuisioner likert menjadi data ordinal, (2) Uji Validitas dan Reliabilitas untuk mengetahui apakah butir kuesioner valid dan reliable (3) Analisis Faktor dengan aplikasi SPSS. Hasil analisis faktor menunjukkan presentase total varian 66,363%. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini mampu menjelaskan faktor marketing mix yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada wedangan Lawang Djoendjing 66,363%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 28 variabel, terbentuk 5 faktor inti berdasarkan faktor marketing mix dan menghasilkan 25 variabel yang mempengaruhi terbentuknya faktor baru. Faktor tersebut adalah faktor lingkungan fisik, faktor penampilan, faktor tempat dan harga, faktor desain dan faktor promosi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen pada wedangan Lawang Djoendjing. Variabel yang dominan disetiap faktor antara lain kebersihan ruang makan, iklan media cetak, lokasi penjualan, desain furniture dan informasi mulut ke mulut
Peningkatan Brand Image Kopi Robusta Temanggung Berbasis Indikasi Geografis Pardono, Pardono; Muhammad, Dimas Rahadian Aji; Khomah, Isti; Ihsaniyati, Hanifah; Setyowati, Nuning
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v25i1.16040

Abstract

Kopi memiliki nilai ekonomi yang tinggi sebagai penghasil devisa dan sumber pendapatan petani karena kopi merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia. Kabupaten Temanggung salah satu penghasil kopi di Provinsi Jawa Tengah, terutama pada Kopi Robusta. Kopi Robusta Temanggung memiliki karakteristik dan mutu produk yang khas, unik dan tampil beda yang terindikasi karena faktor geografis. Hal ini dikarenakan adanya asosiasi petani yang tergabung pada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Kopi Robusta Temanggung (MPIG-KRT). MPIG-KRT berkomitmen dalam mengawal mutu kopi sesuai standar. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing petani kopi di Kabupaten Temanggung dengan upaya didorong untuk menjalankan budidaya dan pengolahan pasca panen kopi berbasis Indikasi Geografis (IG) Kopi Robusta Temanggung (KRT). Guna menjaga mutu kopi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat Brand Image Kopi Robusta Temanggung, maka dilakukan program pengabdian terutama bertujuan untuk memberikan pendampingan petani kopi agar dapat 1) menjalankan pengolahan pasca panen berbasis IG dengan introduksi mesin grading, 2) dapat menjalankan digital marketing dengan tujuan memperluas pangsa pasar sehingga mampu meningkatkan hasil penjualan dan keuntungan, dan 3) memiliki pengetahuan tentang merek dan label merek guna membangun brand Kopi Robusta Temanggung. Program pengabdian ini telah dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan yang terdiri dari pelatihan pascapanen, pelatihan digital marketing, dan pelatihan edukasi merek dan desain label merek. Selain itu, dilakukan pula introduksi mesin grading setelah dilakukan pelatihan pascapanen. Kegiatan pengabdian ini telah berhasil dilakukan dilihat adanya introduksi Mesin Grading sehingga petani mitra dapat melakukan proses grading dengan cepat dan bisa menentukan mutu dari grade kopi 1, 2, dan 3. Petani mitra telah memahami pentingnya merek dan desain label yang dapat dilihat dari adanya kemasan produk kopi yang sudah memiliki merek, informasi produk, dan kemasan yang baik untuk menjaga mutu kopi. Petani mitra sudah mulai menggunakan WhatsApps bisnis, Instagram, dan Facebook untuk promosi. Petani mitra juga sudah bisa membuat promosi dengan menggunakan Canva, lalu membuat link pesan Auto Order.
PERBAIKAN KEMASAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UKM MURNI SNACK Kusnandar Kusnandar; Mohamad Harisudin; R. Kunto Adi; Rr. Aulia Qonita; Isti Khomah; Erlyna Wida Riptanti; Nuning Setyowati
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i2.34958

Abstract

UKM Murni Snack adalah UKM di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah yang bergerak di bidang makanan ringan. UKM ini kurang memiliki daya saing, karena kondisi dari tahun ke tahun relatif sama. Padahal persaingan usaha makanan, semakin hari semakin ketat. UKM ini memiliki permasalahan antara lain label kemasan yang masih sederhana, kemasan produk masih biasa, dan keadaan UKM belum bisa berkembang. Pengabdian masyarakat ini menggunakan beberapa metode yaitu sosialisasi kegiatan; introduksi label, kemasan dan hand sealer; pelatihan kewirausahaan serta kegiatan pendampingan. Tim pengabdi melakukan kegiatan yang terdiri dari perbaikan label kemasan, mengintroduksikan jenis kemasan yang bersifat marketable dengan menggunakan kemasan standing pouch, mengintroduksikan alat berupa hand sealer, dan kegiatan pelatihan kewirausahaan. Kegiatan pengabdian masyarakat sudah dapat memberikan perbaikan kondisi UKM, pengetahuan UKM meningkat dan pemasaran menjadi lebih baik.
Aplikasi Peta Kendali p sebagai Pengendalian Kualitas Karet di PTPN IX Batujamus/Kerjoarum Isti Khomah; Endang Siti Rahayu
AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol 1, No 1: January - June 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2008.059 KB) | DOI: 10.18196/agr.113

Abstract

The increasing of global rubber consumption is an opportunity as well as a challenge for Indonesian rubber produsers to increase the quantity and the quality of production. Faced the competition between countries, the quality of rubber products should be enhanced adapted to consumer demand. This study aims to determine whether the quality of the rubber produced in PTPN IX (Persero) Garden Batujamus/Kerjoarum still within the control or not. This study uses time series data, in the form of rubber production data during March 2012 - February 201, that were analyzed descriptively using Control p Chart Analysis. Control p Chart describe the proportion of production damage that can be tolerated as a tool for statistical Control p Chart Application as Quality Control Tools for Rubber Production in PTPN IX Batujamus/Kerjoarum process control. This study shows that the quality of the rubber produced by PTPN IX (Persero) Garden Batujamus/ Kerjoarum is out of the control. The Control p Chart proves that there are still many points that are outside the production control line. The production domination of the third RSS type (RSS 3) cause this problem, so that the profit and the efficiency of the company can be increased if the RSS 3 product can be controlled and be changed with the production of RSS 1.
Pengaruh Green Marketing dan Pengetahuan terhadap Keputusan Pembelian Kopi Starbucks di Pulau Jawa Rosyhana Damastuti; Nuning Setyowati; Isti Khomah
Tirtayasa Ekonomika Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jte.v16i2.11714

Abstract

Green marketing berkaitan dengan dalam pemasaran produknya mempertimbangkan masalah lingkungan yang ada. Salah satu caranya dengan menggunakan tumbler atau reusable cup dalam pembelian kopi Starbucks. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah sampah yang dikhawatirkan dapat menganggu lingkungan. Variabel green marketing dengan pengetahuan digunakan untuk mengetahui keputusan pembelian, pengetahuan ini berkaitan dengan pengetahuan konsumen mengenai segala informasi produk tersebut. Data pada penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara bersama-sama kesadaran lingkungan, fitur produk hijau, harga produk hijau, promosi produk hijau, dan pengetahuan terhadap keputusan pembelian kopi Starbucks di Pulau Jawa. Sedangkan secara sendiri-sendiri terdapat pengaruh secara signifikan antara kesadaran lingkungan, fitur produk hijau, harga produk hijau, promosi produk hijau, dan pengetahuan terhadap keputusan pembelian kopi Starbucks di Pulau Jawa.
QUALITY CONTROL OF EDEL COCOA (COCOA PRECIOUS) AT PT. PERKEBUNAN NUSANTARA XII (PERSERO) BANJARSARI GARDEN JEMBER REGENCY Dwi Putri Jeng Ivo Nurun Nisa'; Mohamad Harisudin; Isti Khomah
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 5, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v5i2.8931

Abstract

This research aims to (1) knowing the defects of the edel cocoa beans (2) knowing the defects of the edel cocoa beans in the Banjarsari garden were still within the control limit or not (3) knowing the dominant defects, and (4) analyzing the causes and proposed actions to improve the defects of the edel cocoa beans in PTPN XII (Persero) Kebun Banjarsari. The basic method of research is descriptive analytical. The method of determining key informants and respondents was carried out by purposive sampling. The results showed that (1) The defects of the edel cocoa beans consisted of 2753.2 kg of prongkol beans, 2143.2 kg of broken beans, 1898.47 kg of black skin seeds, 1667.34 kg of cocoa beans, moldy seeds (moldy) as much as 34.193 kg, and insect seeds as much as 0.69 kg. (2) Chart analysis found that the quality tolerance limits of edel cocoa beans varied for 5 years, Deviation of defects in edel cocoa occurred in the 9th month (September 2015) and the 53rd month (August 2019). (3) Pareto diagram analysis, the dominant defects in edel cocoa beans are prongkol, crushed beans and black skin beans. (4) The Fishbone diagram identifies the factors that cause edel cocoa bean defects are method, human, material, environment. Proposed remedial action for each of the factors must be implemented immediately to overcome the dominant damage problem. The recommendation given is to hold routine training at least once a month, the company to take alternative actions by planting diversified cover crops, improving cleanliness regularly, performing sanitation and cleaning weeds around the garden area.
Analisis Usaha Marning Jagung Skala Rumah Tangga di Kabupaten Magelang Putri Anggraeni; Mei Tri Sundari; Isti Khomah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.486 KB) | DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.14

Abstract

Sektor pertanian dalam wawasan agribisnis dengan perannya dalam perekonomian nasional menunjukkan keunggulan yang dapat dipertimbangkan dalam pembangunan nasional. Keunggulan tersebut salah satunya adalah tingginya peran agroindustri dalam pembangunan sektor pertanian. Industri pengolahan hasil pertanian merupakan salah satu usaha yang dapat meningkatkan nilai tambah, meningkatkan kualitas hasil, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, meningkatkan keterampilan produsen, dan meningkatkan pendapatan produsen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, keuntungan, efisiensi, risiko, dan nilai tambah dari usaha rumah tangga marning jagung di Kabupaten Magelang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total rata-rata yang dikeluarkan oleh produsen marning jagung di Kabupaten Magelang selama satu bulan sebesar Rp.9.762.778,00. Penerimaan rata-rata yang diperoleh setiap produsen adalah Rp.11.019.200,00 per bulan dan keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp.1.256.422,00  per bulan. Usaha rumah tangga marning jagung yang dijalankan selama ini sudah efisien yang ditunjukkan dengan R/C rasio lebih dari 1 yaitu sebesar 1,12 yang berarti setiap Rp 1,00 biaya yang dikeluarkan akan memberikan penerimaan sebesar 1,12 kali dari biaya yang telah dikeluarkan. Besarnya nilai koefisien variasi 1,27 dan nilai batas bawah keuntungan adalah minus Rp.1.933.424,00. Hal ini dapat diartikan bahwa usaha marning jagung yang dijalankan di Kabupaten Magelang memiliki risiko usaha. Pengolahan jagung menjadi marning jagung yang dilakukan oleh produsen marning jagung di Kabupaten Magelang memberikan nilai tambah  sebesar Rp 2.038/kg.
ANALISIS PERILAKU DAN PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN PRODUK MADU DI PROVINSI JAWA TENGAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 Umma Rizqi Marfu’ah; Darsono Darsono; Isti Khomah
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 16, No 1 (2023): jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v16i1.20161

Abstract

 The COVID-19 pandemic has made people realize the importance of maintaining a healthy body. A healthy body with a good immune system is believed to reduce the risk of transmission of covid 19. One product that is believed to have health benefits is honey, so it is needed and much sought after during the pandemic. This study aims to find out the attributes of honey products that are consumer preferences, and to find out the attributes that consumers consider the most in purchasing honey products in Central Java during the Covid-19 pandemic. The basic method used is the descriptive method. The research location was chosen purposively, namely in Central Java Province. Sampling was done by using accidental sampling of as many as 100 respondents. Data analysis used descriptive analysis, the Chi-Square method, and Fishbein Multi-attribute. The results showed that the attributes that become consumer preferences are brands that have been registered and have legal protection, medium volume (250ml-500ml), glass bottle packaging, high price (>Rp50,000.00/250ml packaging), and thick viscosity level. The attributes that consumers consider the most in their decision to purchase honey products in Central Java during the Covid-19 pandemic, respectively, are the level of viscosity, packaging, price, brand, and volume