Articles
Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kopi Gayo
Kamaruddin, Kamaruddin;
Karimi, Syafruddin;
Ridwan, Endrizal
JURNAL STIE SEMARANG Vol 13 No 3 (2021): VOLUME 13 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33747/stiesmg.v13i3.558
Abstrak. Penelitian ini mengkaji bagaimana dampak pandemic COVID-19 terhadap kesejahteraan rumah tangga petani kopi di saat pandemi COVID-19. Dan bagaimana dampak dari bantuan pemerintah terhadap kesejahteraan petani kopi di tengah pandemi COVID-19. penelitian ini dilakukan di Desa Suri Musara dan Desa Cane Baru Kecamatan Pantan Cuaca. Metodoligi dalam penelitian ini menggunakan mix method yaitu dengan menggunakan analisis kualitatif dengan melakukan wawancara kepada rumah tangga petani kopi berkaitan dengan dampak pandemi COVID-19 terhadap kesejahteraan rumah tangganya. Dan analisis selanjutnya menggunakan analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis SEM (Persamaan Struktural) dengan menggunakan aplikasi Stata 14.2 yaitu menganalisis bantuan pemerintah terhadap kesejahteraan petani kopi. Dalam penelitian ini peneliti menemukan semua rumah tangga petani kopi mengalami dampak pandemi COVID-19 disebabkan anjloknya harga jual kopi. Dan ditengah pandemi COVID-19 ini bantuan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan petani kopi Gayo di Sesa Suri Musara dan Cane Baru Kecamatan Pantan Cuaca. Abstract. This research aims to examine the impact of the COVID-19 pandemic on the welfare of coffee farmer households during the pandemic and also the impact of government support on the welfare of coffee farmers in the midst of the COVID-19 pandemic. This research was conducted in Suri Musara Village and Cane Baru Village, Pantan Cuaca District. The method of this research was a mix method which uses a qualitative and a quantitative analysis. The qualitative analysis was conducted by the interviews with coffee farmer households regarding the impact of the COVID-19 pandemic on the welfare of their household. Furthermore, the quantitative analysis was conducted by using SEM (Structural Equation Modeling) analysis using the Stata 14.2 application that analyzes government support to the welfare of coffee farmers. The finding of this study shows that all of the coffee farmer households experienced the impact of the COVID-19 pandemic due to the drop of selling prices of the coffee. Moreover, the government financial support during the COVID-19 has a positive and significant impact on the welfare of coffee farmers in the villages of Suri Musara and Cane Baru, Pantan Cuaca District.
The heavy metal genre in an Islamic city of Padang: struggle and promotion
Endrizal Ridwan;
Bardi Rahmawan
ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education Vol 6, No 1 (2021): Attarbiyah: Journal of Islamic Culture and Education
Publisher : IAIN Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18326/attarbiyah.v6i1.1-14
A qualitative research was conducted on how heavy metal survived and competed with other genres in a sacred city of Padang Indonesia, where metal and religion seemed to be unmatched. This research aims at understanding why heavy metal showed no significant progress despite its long existence in the city. An interview of five musicians from the five most popular metal bands in the city revealed that the metal music genre had struggled to survive for two reasons: the stigma of its negative influence on society and the failure of metal musicians in proving that metal symbols and lifestyle were irrelevant to the arts of metals. A SWOT analysis suggests that the metalheads need to utilize their subcultural capital by modifying their music using religious lyrics within the scene and by following social norms outside the scene.
Dampak Skema Relasi Kopi Sebagai Pengembangan Perekonomian Petani Kopi di Pedesaan
Syapta Wiguna;
Syafruddin Karimi;
Endrizal Ridwan
Agriekonomika Vol 8, No 1: April 2019
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriekonomika.v8i1.5027
Perkembangan segmentasi permintaan kopi melalui relasi kopi membuat petani kopi memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan perbaikan penghidupan. Relasi kopi menyederhanakan rantai distribusi kopi sehingga petani kopi memperoleh peluang pendapatan dan pengembangan kapasitas yang lebih baik. Relasi kopi juga mendorong terbentuknya perantara yang bisa memenuhi kualitas kopi yang sesuai dengan permintaan pasar. Perantara tersebut diantaranya bisa berupa organisasi petani seperti koperasi. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan pelaku ekonomi kopi diantaranya, petani dan pengelola koperasi. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa skema relasi kopi mampu meningkatkan perekonomian petani kopi dan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi. Selain itu, petani kopi mampu meningkatkan kapasitas yang dibutuhkannya untuk dapat menghasilkan kopi berkualitas sesuai dengan permintaan pasar. Hal yang perlu dibenahi dalam implementasi model relasi kopi adalah pengelolaan dan penguatan organisasi petani kopi.
INEQUALITY AND WELFARE OF THE DISPLACED HOUSEHOLDS DUE TO THE CONSTRUCTION OF KOTO PANJANG DAM
Fery Andrianus;
Syafruddin Karimi;
Werry Darta Taifur;
Endrizal Ridwan
Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya Vol 21, No 1 (2019): (June)
Publisher : Universitas Andalas
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (25.308 KB)
|
DOI: 10.25077/jantro.v21.n1.p93-101.2019
Displacement due to the construction of the Koto Panjang dam has an impact on household welfare. The displaced households experienced a very poor economic condition at the beginning of the displacement period. This study seeks answers to two questions: how the current welfare of the households is and how the relationship between welfare and income inequality of those households is. The study was conducted on 12 villages which are the locations of involuntary resettlement programs with a total sample of 360 households. The study used Gini index to measure income inequality and Subjective Welfare Indicator to compare household welfare. The results showed that in general, the average household income in Koto Panjang was higher than the Provincial Minimum Wage, but it was not evenly distributed in all villages. The result also showed a negative relationship between welfare and income inequality, but it cannot be used for further analysis because the correlation value is very low.
Perspektif masyarakat di Kota Padang terhadap rencana kebijakan redenominasi mata uang rupiah
Marshely Zulhaisa;
Syafruddin Karimi;
Endrizal Ridwan
e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah Vol. 10 No. 1 (2021): e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Konsentrasi Pembangunan Regional dan Publik, Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22437/pdpd.v10i1.12510
This study aims to examine the perceptions of the people in the city of Padang on the plan to redenominate the rupiah currency and see how the redenomination's impact the economy. The data used are primary by distributing questionnaires to the community according to sub-districts in Padang City, where the data are grouped based on the highest level of education attained. The data analysis method in this research is qualitative by using descriptive analysis of the frequency and descriptive analysis of cross-tabulations (crosstabulation). From the results of this study, it was found that some people did not agree with the redenomination policy because they did not understand this policy. From the results of the crosstabulation descriptive analysis, it can be seen that there is a relationship between the level of education and the perception of the impact of redenomination on the exchange rate and consumption patterns. Meanwhile, there is no relationship between education level and knowledge of redenomination, opinion on redenomination policy, and perceptions about the impact of redenomination on inflation and savings. Keywords: Community perspective, Redenomination, Sanering, Inflation, Exchange rate
PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP DAMPAK IMPLEMENTASI EKONOMI DIGITAL PADA UMKM
Rahmad Rahmadan;
Indrawari Indrawari;
Endrizal Ridwan
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31869/mi.v15i1.2384
Implementasi Ekonomi digital sebagai dampak dari revolusi industri 4.0 dan Pandemi Covid-19 yang terjadi memberikan peluang dan tantangan pada sektor ekonomi. UMKM merupakan salahsatu yang harus diperhatikan karena murupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap dampak implementasi ekonomi digital pada UMKM. Apakah implementasi ekonomi digital pada UMKM dapat menjadi salah satu alternatif untuk menghadapi kondisi tersebut? Implementasi Ekonomi Digital pada penelitian ini berupa pemanfaatan TIK dalam bentuk Digital Capital yang merupakan akumulasi pemanfaatan kopetensi digital dengan teknologi digital. Penelitian ini difokuskan kepada UMKM pada sektor kuliner di kota Padang yang telah beroperasi sebelum Covid-19 melanda Indonesia dan menjadikan minuman olahan kopi sebagai produk utamanya. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan Software StataMP 15. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa implementasi ekonomi digital berupa pemanfaatan TIK dalam bentuk Digital Capital berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM serta tidak terpengaruh oleh pandemic Covid-19 yang terjadi.
Peranan Model Relasi Kopi Terhadap Pengembangan Perekonomian Petani Kopi di Pedesaan (Literature Review)
Syapta Wiguna;
Syafruddin Karimi;
Endrizal Ridwan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 3, No 4 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.642 KB)
|
DOI: 10.21776/ub.jepa.2019.003.04.11
Model relasi kopi merupakan salah satu pengembangan perdagangan kopi dengan menyederhanakan rantai nilai kopi. Model relasi kopi dipahami sebagai model kerjasama bisnis langsung antara roastery dengan petani kopi berdasarkan kopi dengan profil kualitas premium. Perubahan segmentasi permintaan kopi mendorong roastery untuk mengembangkan kualitas kopi, diantaranya dengan lebih melibatkan peran serta petani kopi. Keterlibatan tersebut memberikan peluang pengembangan kapasitas petani kopi untuk memenuhi kebutuhan pasar sehingga mendapatkan harga kopi yang lebih tinggi dan stabil. Metode penelitian menggunakan studi literatur mengenai peranan model relasi kopi terhadap pengembangan perekonomian petani. Ulasan literatur menunjukkan bahwa model relasi kopi mampu mengembangkan perekonomian petani kopi dan mendapatkan nilai tambah yang lebih tinggi. Selain itu, petani kopi mampu meningkatkan kapasitas yang dibutuhkannya untuk dapat menghasilkan kopi berkualitas sesuai dengan permintaan pasar. Hal yang perlu dibenahi dalam implementasi model relasi kopi adalah pengelolaan dan penguatan organisasi petani kopi.
Pengaruh Penerapan Sanksi Terhadap Pengembalian Kredit Macet Pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Di Kabupaten Pesisir Selatan
Melta Dwi Jayanti;
Endrizal Ridwan;
Hefrizal Handra
JURNAL AGRICA Vol 15, No 1 (2022): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/agrica.v15i1.5257
Kredit mikro merupakan pinjaman yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin untuk melanjutkan usahanya. Sejak tahun 2008, Pemerintah menyalurkan bantuan kredit mikro melalui Program Pengembangan Agribisnis Pedesaan (PUAP) yang dikelola oleh Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA). Dalam penyelenggaraan kredit ini masih ditemukan banyaknya kredit macet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sanksi terhadap pengembalian kredit macet pada Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Kabupaten Pesisir Selatan. Objek penelitian ini adalah LKMA di Kabupaten Pesisir Selatan yang didirikan pada tahun 2011 - 2015 sebanyak 70 LKMA. Evaluasi pengaruh sanksi terhadap pengembalian kredit LKMA ini dilakukan dengan metode Propensity Score Matching (PSM) berdasarkan faktor - faktor yang signifikan mempengaruhi keputusan LKMA untuk menerapkan sanksi. Faktor - faktor yang siginifikan mempengaruhi keputusan LKMA diperoleh dari hasil regresi logistik. Selanjutnya pencocokan dilakukan dengan metoda Nearest Neighbor Matching (NNM). Outcome yang dibandingkan yaitu jumlah tunggakan dan lama tunggakan kredit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi berpengaruh positif terhadap pengembalian kredit LKMA yang dilihat dari sisi lama tunggakan karena semakin lama petani menunggak maka sanksi yang dibebankan akan semakin besar, sehingga petani akan mengupayakan pengembalian kredit dalam waktu yang lebih cepat. Sedangkan dilihat dari segi jumlah tunggakan, sanksi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembalian kredit macet.
Pengeluaran Pemerintah dan Pengangguran di Sumatera Barat
Vivi Afryani;
Endrizal Ridwan;
Neng Kamarni
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 5, No 3 (2023): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/JEE.v5i3.28957
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap tingkat pengangguran serta implikasi kebijakan yang dapat mengurangi pengangguran di Sumatera Barat. Tahun 2020 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sumatera Barat berada di urutan ke 8 dari 34 provinsi di Indonesia yang sebelumnya berada di urutan ke 12. Meningkatnya pengangguran di Sumatera Barat sebagai imbas dari pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan data sekunder pooled data atau data panel terhadap Pengangguran dan Pengeluaran Pemerintah di 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat periode 2011-2020. Pengangguran sebagai variabel dependen, dan Pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan sebagai variabel independen. Sementara itu, variabel yang menjadi kontrol adalah pendapatan perkapita, pertumbuhan ekonomi dan tingkat kemiskinan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan tidak memiliki dampak terhadap tingkat pengangguran di provinsi Sumatera Barat. Rekomendasi kebijakan bagi pemerintah adalah alokasi pengeluaran pemerintah lebih difokuskan untuk kemajuan ekonomi, dikarenakan pertumbuhan ekonomi dapat menurunkan tingkat pengangguran di provinsi Sumatera Barat.
CAN FOREIGN DIRECT INVESTMENT REDUCE UNEMPLOYMENT IN HOME COUNTRIES? ANALYSIS FOR ASEAN COUNTRY
Elsa Widia;
Endrizal Ridwan;
Fajri Muharja
Maqdis: Jurnal Kajian Ekonomi Islam Vol 4, No 2 (2019): Juli - Desember 2019
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/maqdis.v4i2.521
Direct Foreign Investment (FDI) has been considered as one of the important strategies in long-term economic evelopment. FDI is seen not only as a capital transfer but also has an important effect on increasing the host economy. FDI then became popular in many countries, so it was interesting to analyze the effects produced, both positive and negative. This research focuses on countries in the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) with the aim of conducting empirical studies on opportunities for employment creation by FDI. However, due to limited data in several countries, this study only involved Indonesia, Singapore, Malaysia and Thailand. The type of data used in this study is annual data covering from 1980-2017. Using estimation Vector Error Correction Model (VECM) allows to see short-term and long-term effects. The test results prove that the influence between variables is more visible in the long run.