cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian
ISSN : 19789726     EISSN : 25410717     DOI : -
Al-Izzah receive article from academics, researchers, and students national and international in the field of Muslim community, education, culture, gender, and any social religious issues. The articles published in the journal Al-Izzah covers scientific research result as a priority research, scientific articles review, and responses or critics to the existing the prior researches. Journal Al Izzah published twice a year by Intitute of Research and Community Development (LP2M) IAIN Kendari and always places Islam and Muslim society in the central focus of academic inquiry. Article submitted in the form of original ideas, based on research result (both library as well as fieldwork), and not yet ever published in journal anywhere. The manuscript submitted to Al-Izzah is independently reviewed by at least two reviewers in the form of "double-blind review". Decision for publication, amendment, or rejection is based upon their reports/recommendation. In certain cases, the editor may submit an article for review to another, third reviewer before making a decision, if necessary.
Arjuna Subject : -
Articles 225 Documents
PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP PADA REMAJA MASYARAKAT BAJO DESA SOROPIA, KONAWE Herman Herman
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 12, No. 2, November 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.139 KB) | DOI: 10.31332/ai.v12i2.642

Abstract

This study aims to investigate the teenagers’ life of Bajo society in Bokori of Soropia, Konawe related to their life skill education. The results reveal that (1) the Bokori community in Soropia Konawe is generally very enthusiastic about the life skill the teenagers in this village. According to them, life education is very important because with these skills, they will be able to support the future and to solve and overcome the problems they face in life. (2) the implementation of life skills education for teenagers in Bokori is good enough. It is seen from the efforts made by parents who accustom their children to work from the early age, teach their children working theory and practice, and motivate them. In the implementation of the life skill education, there are several supportive factors, namely the existence of a network and cooperation with people and institutions that exist in Soropia, and their teachers are professionals. In addition, in the implementation of life skill education, there are also some obstacles, namely financial factors or funding which is the most important factor, lack of facilities and infrastructure, lazy teenagers, and limited time allocation. The efforts undertaken to overcome these obstacle are establishing the relationship and cooperation with the people and institutions that schools and offices, developing tolerance and guidance to teenagers, and maximizing existing activities. Unfortunately, most of teenagers prefer to work as sailorman because of the higher income that a handyman salary
Metode-Metode Pembinaan Akhlak di Pondok Moderen Darussalam Gontor Putri IV Rahmawati Rahmawati
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 9, No. 1, Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.384 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i1.184

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji metode-metode yang diterapkan dalam membinaakhlak santriwati di Pondok Moderen Darussalam Gontor Putri 4 di desaLamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan, dan faktor-faktoryang menjadi penghambat dan pendukung dalam upaya pembinaan akhlaksantriwati di Pondok Moderen Darussalam Gontor Putri 4. Dalam penelitianini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan melakukanobservasi, wawancara dan dokumentasi. Data-data yang dikumpulkandianalisis dan dilakukan pengecekan keabsahan data dengan metodetrianggulasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini, dalam pembinaanakhlak santriwati pada Pondok Moderen darusssalam Gontor Putri 4 desaLamomea Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan menggunakanmetode-metode yaitu: metode uswatun hasanah, metode latihan danpembiasaan, metode kedisiplinan dan metode ceramah (ibrah dan muadziah).Selanjutnya, dalam penelitian ini pula mengkaji faktor-faktor penghambat danpendukung dalam pembinaan akhlak ssantriwati pada Pondok ModerenGontor Putri 4. Ditemukan bahwa faktor-faktor penghambat dalampembinaan akhlak adalah kurangnya pemahaman orang tua terhadapa visi danmisi pendidikan Pondok Moderen Darussalam Gontor dan dampak negatifdari perkembanngan teknologi informasi dan media massa. Sedangkan faktorfaktorpendukung adalah adanya kerjasama yang baik dari semua komponenyang ada dalam pondok dan terjalinnya kerja sama yang baik antara Pondokdengan orang tua atau wali santri wati.Kata Kunci: Metode-metode, Pembinaan Akhlak, Pondok ModernGontor Putri IV
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PAI MELALUI STRATEGI INDEKS CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) DI KELAS V SD NEGERI RAPAMBINOPOKA DESA LALOMBONDA KEC. LALONGGASUMEETO KAB. KONAWE Samrin Samrin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.749 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa padabidang studi pendidikan agama Islam melalui strategi indeks card match(mencari pasangan). Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni apakahstrategi indeks card match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswapada bidang studi pendidikan agama Islam di kelas V SD NegeriRapambinopoka Desa Lalomboda Kec.Lalonggasumeeto Kab. Konawe.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukandengan dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari dua kali tatap mukaPeneliti berperan sebagai pengamat terhadap proses pembelajaran bidang studipendidikan agama Islam di kelas V dalam penerapan strategi indeks card match,yang dilaksanakan oleh guru pendidikan agama Islam.Hasil penelitin menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus Ipertemuan pertama persentase aktivitas siswa yang masuk dalam kategorisangat aktif dan aktif sebesar 58% dan siswa yang berada pada kategoricukup aktif dan kurang aktif sebesar 42%. kemudian pad pertemuan ke duamengalami peningkatan dimana siswa yang sangat aktif dan aktif sebesar76% sedangkan untuk siswa yang masuk dalam ketegori cukup aktif dankurang aktif sebesar 24%. Pada siklus II pertemuan pertama siswa yangberada pada kategori sangat aktif dan aktif sebesar 82% dan siswa yangberada pada karegori cukup aktif dan kurang aktif sebesar 18%. Kemudianpada pertemuan ke dua kategori siswa yang sangat aktif dan aktifmeningkat menjadi 94% dan siswa yang berada pada karegori cukup aktifhanya 6%. Sedangkan hasil belajar siswa manunjukkan bahwa siswa yangtuntas kegiatan pembelajarannya pada siklus I sebanyak 12 orang atau 71%dan siswa yang tidak tuntas kegiatan pembelajarannya sebanyak 5 orangatau 29%. Kemudian hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru mengalamipeningkatan pada siklus II dimana siswa yang tuntas kegiatanpembelajarannya sebanyak 15 orang atau 88% dan siswa yang tidak tuntaskegiatan pembelajarannya sebanyak 2 orang atau 12%.Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Strategi, Indeks Card Match.
KONTRIBUSI TRADISI HAROA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER MASYARAKAT BUTON Nurdin Karim
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 12 No. 1 Mei 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.522 KB) | DOI: 10.31332/ai.v12i1.533

Abstract

This study aims to (1) find out how the harmonic tradition exists in Buton society, (2) know the tradition forms of Buton society, and (3) know the character values in the tradition of Buton society. This study uses a descriptive qualitative approach that describes the process of harmonic tradition implementation in Buton society. The data is obtained through observation, interview, and documentation. The data source consists of 15 people consisting of syara Masjid, customary leaders, and village and community leaders. Data analysis is undertaken by using Miles & Huberman analysis model. The results showed that the implementation of the haroa is a hereditary tradition created by Buton society where the implementation is done from house to house, in the mosque, and in other places mutually agreed. The forms of haroa practice can be classified as follows: (a) haroa for the big days of Islam, such as isra'mi'raj, maulid of the Prophet Mauhammad Saw, Sha'ban, ramadhan, lailatul qadar night, feast of Eid fithri and Eid adha (b) haroa for syukuran / selamatan, (c) haroa for death (poalona mate). The character values contained in the tradition of the haroa are religiousity, gratitude, togetherness, love and affection, unity, help, care, deliberation, and tolerance.
PERANAN TOKOH AGAMA DALAM MENINGKATKAN PENGAMALAN AJARAN AGAMA ISLAM PADA MASYARAKAT KULI BANGUNAN DI KEL. ALOLAMA , KEC. MANDONGAN KOTA KENDARI HJ. ETY NUR INAH
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 1, Mei 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.776 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i1.440

Abstract

AbstractThis study tried to analyze the role of religious leaders in improving the Islamic teachings In Public Construction Laborers In Alolama Village, District MandongaKendari. The practice of the teachings of Islam community in the public construction laborers of Alolama is still lacking. This situation is caused by several factors; 1)  Knowledge is still under low level especially religious knowledge, 2) They work a full day's time 3) less of sacred place of worship. There are role of religious leaders in improving the practice of Islamic teachings; 1) enable the Majelis Ta’lim, 2) providing extension of Islamic teaching, 3) activate Youth Muslim organization, 4) providing motivation in carrying out the teachings of religion, and 5) establish agencies TPQ / TPA. The efforts made by religious leaders are the park's Qur'an study, increases the frequency of religious services, carry out the great day of Islam and worked with the other village.Keywords: Religious Leaders, Construction laborers AbstrakPenelitian ini menelusuri tentang Peranan Tokoh Agama Dalam Meningkatkan Pengamalan Ajaran Agama Islam Pada Masyarakat Kuli Bangunan  Di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Pengamalan ajaran agama Islam masyarakat Kuli Bangunan di Kelurahan Alolama masih kurang oleh karena masih ada sebagian   yang belum mengamalkan ajaran-ajaran agama Islam sebagaimana mestinya. Keadaan ini disebabkan oleh beberapa factor antara lain,1) tingkat pengetahuan mereka masih rendah apalagi pengetahuan agama, 2) waktu seharian penuh digunakan bekerja bangunan serta 3) sarana peribadhatan masih kurang. Bentuk-bentuk peran yang dilakukan oleh tokoh agama dalam meningkatkan pengamalan ajaran agama Islam pada masyarakat Kuli Bangunan di Kelurahan Alolama 1) mengaktifkan pengajian Majelis Ta’lim, 2) mengadakan penyuluhan tentang bangaimana mengamalkan ajaran agama Islam, 3) mengaktifkan Remaja Mesjid, 4) memberikan motivasi dalam melaksanakan ajaran agama, serta 5) membentuk lembaga TPQ/TPA, Dan upaya-upaya yang dilakukan oleh tokoh agama adalah membentuk taman pengajian Al-Qur’an, meningkatkan frekuensi agama/ceramah agama, melaksanakan  hari-hari besar Islam dan bekerjasama dengan pemerintah Desa untuk mendatangkan mubaligh dari luar Kelurahan Alolama Kecamatan Mandonga Kota Kendari.Kata Kunci: Tokoh Agama, Kuli Bangunan
KESALAHAN FONOLOGIS DALAM BERBICARA BAHASA ARAB PADA MAHASISWA MATRIKULASI STAIN KENDARI Batmang Batmang
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.731 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.85

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang kesalahan fonologis dalamberbicara bahasa Arab pada mahasiswa matrikulasi STAIN Kendari.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Kesalahanfonologis dalam berbicara bahasa Arab pada mahasiswa Matrikulasi diSTAIN Kendari; 2) Faktor- faktor penyebab terjadinya kesalahan fonologisdalam berbicara bahasa Arab pada mahasiswa Matrikulasi di STAINKendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskriptif dengan teknik analisis isi (content analysis) yaitu analisiskesalahan fonologis di dalam berbicara bahasa Arab.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk tataran padatatanan segmental dapat dilihat bahwa kesalahan fonologis pada bentuktaksonomi struktur lahir yaitu, kesalahan yang paling banyak dilakukanresponden dalam berbicara bahasa Arab adalah bentuk kesalahanpenggantian (substitution) berjumlah 17 kesalahan dengan presentasesebanyak 77,27 %, kesalahan yang sedang adalah penambahan (addition)berjumlah 3 kesalahan dengan presentase sebanyak 9,09%. 2) Bentukkesalahan pada tataran supra segmental dapat dilihat bahwa kesalahanfonologis pada bentuk taksonomi struktur lahir yaitu, kesalahan yangpaling banyak dilakukan responden adalah bentuk kesalahan penghilangan(omission) berjumlah 11 kesalahan dengan presentase sebanyak 68, 75 %,kesalahan yang sedang adalah penambahan (addition) berjumlah 5kesalahan dengan presentase sebanyak 31,25 % sementara pada kesalahanpenggantian (substitution) tidak terdapat kesalahan. 3) Penyebab kesalahanpada tataran segmental dapat dilihat bahwa penyebab kesalahan yangsering terjadi pada responden dalam berbicara bahasa Arab yaitudisebabkan oleh pengaruh bahasa pertama (interlingual) dengan jumlah9 kesalahan dengan presentase sebanyak 56,25 % dam kesalahan yangdisebabkan oleh pengaruh bahasa targt (intralingual) berjumlah7 kesalahan dengan presentase sebanyak 43, 45 %.Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa kesalahan fonologisdalam berbicara bahasa arab, terjadi di akibatkan oleh keterbatasan pararesponden dalam meproduksi ujaran dan masih terpengaruh oleh bahasapertama (interlingual), dan keterbatasan dalam aturan berbicara padabahasa target (intralingual).Kata kunci : Fonologis, Bahasa Arab, interlingual, intralingual
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH ANAK USIA DINI: Studi PadaTK Islam Terpadu Al-Qalam Kendari La Hadisi
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 2, November 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.949 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i2.457

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to determine the planning, implementation and assessment of character-based education in early childhood. From this research it can be seen that the character-based education planning can be done through; the annual program, semester program, making a plan weekly activities (PWA) and plan daily activities (PDA). For the implementation of the Early Childhood Education-based character, the learning process was implemented in three stages, the initial activity, the core activities around the end. In addition to the learning activities, character-based education is also implemented in additional activities that educational visits and sports and arts activities (extracurricular). This character-based education assessment following the vote on the learning process is carried out through four stagesnamely, assessment of daily, monthly assessment, assessment of the semesterand annual reviews. The results showed that the character education children receive in school tends to cause changes in children's behavior at home.Keywords: character-based education, early childhood, a qualitative approach. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanan, implementasi dan penilaian  pendidikan berbasis karakter pada anak usia dini. Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa Perencanaan pendidikan berbasis karakter dapat dilakukan melalui; program tahunan (PROTA), Program semester (PROSEM), pembuatan rencana kegiatan mingguan (RKM) dan rencana kegiatan harian (RKH). Untuk implementasi Pendidikan Anak Usia Dini berbasis karakter, dalam proses pembelajaran dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu kegiatan awal, kegiatan inti/kegiatan main dan kegiatan akhir. Selain dalam kegiatan pembelajaran, pendidikan berbasis karakter juga diimplementasikan dalam kegiatan tambahan yaitu kunjungan pendidikan dan kegiatan porseni (ekstrakulikuler). Penilaian pendidikan berbasis karakter inimengikuti penilaian pada proses pembelajaran yang dilakukan melalui empat tahap, yaitu penilaian harian, penilaian bulanan, penilaian semester dan penilaian tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang diterima anak di sekolah cenderung memberikan dampak perubahan perilaku anak di rumah.Kata kunci : pendidikan berbasis karakter, anak usia dini, pendekatan kualitatif.
EKSPRESI VERBAL PENDERITA APRAXIA WICARA: KASUS GANGGUAN WICARA MURID SDN 2 BATU PUTIH KAB. BOMBANA Batmang Batmang
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 11, No. 1, Mei 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.03 KB) | DOI: 10.31332/ai.v11i1.428

Abstract

AbstractThis study aimed to obtain factual data of the verbal expression of speech apraxia people in order to know the forms of verbal expressions of patients with apraxia speech in terms of aspects of phonological, lexical aspect, and description of non-linguistic abilities. The study was conducted in SD Negeri 2 Batuputih, Southeast Sulawesi with a single subject, a fourth-grade student who suffered speech apraxia. This research was a case study that examined the behavior of language of the speech apraxia patients. The techniques used in data collection are observation, recording, question and answer, and interviews. The instrument used in data collection is, the pictures of objects, field notes, interview guide, and voice recorder. The data analysis was done by using an error analysis and contrastive analysis. The results obtained: (1) in terms of phonological aspects, the speech apraxia patients tended to have difficulty in reciting the phoneme, (2) in terms of lexical aspect, the verbal expressions of the apraxia speech patients are not meaningful at all, what people said just the unmeaning sounds, (3) linguistically speech apraxia patients are unable to express themselves the meaningful words but the non-linguistic one, the observed patients did not show any symptoms of abnormality.Keywords: Apraxia speech, verbal expression, impaired speech AbstrakPenelitian ini betujuan untuk memperoleh data faktual tentang ekspresi verbal penderita apraxia wicara agar dapat mengetahui bentuk-bentuk ekspresi verbal penderita apraxia wicara dalam hal aspek fonologi, aspek leksikal, dan gambaran tentang kemampuan non-linguistiknya. Penelitian dilakukan di SD Negeri 2 Batuputih, Sulawesi Tenggara dengan subjek tunggal seorang murid kelas IV yang menderita apraxia wicara. Penelitian ini mengkaji perilaku berbahasa pada penderita apraxia wicara. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah: observasi, perekaman, tanya-jawab, dan wawancara. Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah, gambar-gambar benda, catatan lapangan, panduan wawancara, dan alat perekam suara. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kesalahan dan analisis kontrastif. Hasil penelitian yang diperoleh: (1) dalam hal aspek fonologi penderita apraxia wicara cenderung mengalami kesulitan dalam melafalkan fonem; (2) dalam hal aspek leksikal, ekspresi verbal penderita apraxia wicara tidak memiliki makna sama sekali, apa yang diucapkan penderita hanyalah bunyi-bunyi yang tidak memiliki arti; (3) secara linguistik penderita apraxia wicara tidak mampu mengekspresikan diri dengan kata-kata yang bermakna tetapi secara non-linguistiknya, penderita yang diteliti tidak menunjukkan adanya gejala abnormalitas.Kata Kunci: Apraxia wicara, ekspresi verbal, gangguan wicara
Studi Etnografi : Etos Kerja Dosen STAIN Kendari Nurdin Karim
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.782 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i2.175

Abstract

Etos kerja merupakan watak khas dalam bekerja yang dimiliki oleh sesuatudengan istilah kelompok masyarakat atau orang. Setiap pekerjaan memilikiindikator yang berbeda dalam menentukan derajat etos kerja yang optimal.Pekerjaan yang berhasil dilaksanakan dan mencapai target yang diharapkanmerupakan cerminan bahwa pekerjanya telah memiliki etos kerja yang baik.Dosen merupakan suatu profesi yang dituntut untuk tidak hanya dilaksanakandengan bekerja keras namun juga berpikir cerdas dan memiliki kompetensi yangmemadai seperti yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005tentang Guru dan Dosen.Tuntutan akan tingginya etos kerja dosen dalammenjalankan pekerjaannya merupakan suatu keniscayaan, mengingat ujungtombak segala kegiatan akademik di perguruan tinggi adalah dosen, meskipunbukan satu-satunya determinan utama. Dosen yang berkecimpun dalam duniaperguruan tinggi memiliki kultur akademik yang dinamis. Kultur tersebuttercermin dalam tri dharma perguruan tinggi yang meliputi tiga aspek yaitu;pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat. Ketigaaspek tersebut merupakan bingkai perilaku akademik yang harus diwujudkandosen dalam menjalankan tugas profesinya sebagai ilmuan, peneliti, danmengabdikan ilmu tersebutdalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmenjelaskan etos kerja dosen STAIN Sultan Qaimuddin Kendari melaluipendekatan “etnografi”.Kata kunci: Etos kerja, dosen, etnografi
MANAJEMEN PENGEMBANGAN MUTU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN SWASTA DALAM PENINGKATAN KEUNGGULAN BERSAING Tuti Indriyani
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 13, No.1, Mei 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.772 KB) | DOI: 10.31332/ai.v13i1.883

Abstract

The objectives of this research are to find the reasons of the Private Vocational High School implementing the mangement of quality development to improve the competitive excellence, the factors of the success of the implementation of management of quality development, and the contributions of management of quality development in impoving the competitive excellence by using case study at three private vocational high school in Jambi of SMK S Yadika Kota Jambi, SMK S Attaufiq Kota Jambi and SMK S Dharma Bhakti 4 Kota Jambi. The results of this study show that the three SMK S show the implementation of management of quality development, therefore, they are able to compete. There is religion contents which is given and solid teamwork and responsibility. The factors of the success are able to improve the competitive excellence are a good management which is supported by qualified human resources, good relationship with the workplace, and well-planned policies. The contributions of quality development management towards the achievement that is achieved by the SMK S in improving the competitive excellence are the existence of the quality assurance which runs the responsibility and right well, management responsibility, determining work standard, and local and global excellence-based education. In conclusion, the implementation of management of quality development at SMKs  has been able to make the school has good quality that can increase the competitive excellence in Jambi province.

Page 3 of 23 | Total Record : 225