cover
Contact Name
Abdul Kadir Jaelani
Contact Email
alanzaelani50@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
alanzaelani50@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25982273     EISSN : 25982281     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal yang berisikan kumpulan hasil pengabdian dosen Universitas di Surakarta dan sekitarnya yang disusun dalam bentuk artikel pengabdian. Jurnal Pengabdian Adi Widya diterbitkan oleh Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan penebitan 2 kali 1 tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 539 Documents
Pengembangan Soal Higher Order Thinking Skills (Hots) Bagi Guru Sekolah Dasar Wicaksono, Anggit Grahito; Jumanto, Jumanto
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.778 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3352

Abstract

Hasil survei TIMSS menunjukkan Indonesia berada di posisi bawah jika dibandingkan dengan beberapa negara di Asia. Upaya yang dapat ditempuh dalam mengatasi permasalahan tersebut adalah adanya pelatihan penyusunan soal HOTS bagi guru. Tujuan yang hendak dicapai dari program pengabdian ini adalah (1) memberikan pemahaman tentang ciri-ciri dan cara pengembangan soal HOTS yang berkualitas baik; (2) memberikan pengalaman langsung dalam mengubah soal biasa menjadi soal HOTS; dan (3) pengembangan soal HOTS bagi guru-guru di SD Djama’atul Ichwan Surakarta. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi: (1) metode pendekatan yang dilakukan mulai tahap survei, perijinan, dan pemberian motivasi bagi guru yang akan mengikuti pelatihan (2) metode pelaksanaan program, meliputi tahap pendahuluan, tahap sosialisasi dan audiensi, tahap pelaksanaan, serta tahap evaluasi akhir. Target luaran yang dihasilkan melebihi target luaran yang diharapkan yaitu jumlah guru yang hadir dan mampu mengembangkan perangkat soal HOTS berjumlah 25 guru meningkat dari 21 guru yang ditargetkan. Hasil kuesioner tanggapan guru terhadap pengabdian yang telah dilakukan menunjukan bahwa materi pelatihan pengembangan soal HOTS sangat diminati dan dibutuhkan guru dalam pengembangan pembelajaran abad 21 dan menunjang era revolusi industri 4.0. Guru merasakan manfaat dari kegiatan pengabdian yang dilaksanakan karena dapat menjadi wawasan keilmuan baru dalam pengembangan kegiatan pembelajaran di sekolah. Luaran yang dihasilkan berupa perangkat soal HOTS sesuai dengan materi yang diampu guru serta implementasinya dalam pembelajaran di kelas, serta publikasi artikel pengabdian dalam jurnal ilmiah.
Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Pangan Lokal Widyastuti, Rosmala; Sunarni, Sunarni
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.103 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3367

Abstract

Kesejahteraan masyarakat dapat didukung dari berbagai aspek. Selain pendidikan dan ekonomi, peran pangan merupakan sumber kebutuhan dalam mencukupi kebutuhan. Program pengabdian ini dimaksudkan mempunyai tujuan mengoptimalisasi pekarangan rumah warga masyarakat dengan penanaman pangan lokal disekitar pekarangan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah Pendampingan dan Pemberdayaan. Kegiatan ini dilakukan selama satu bulan yang terdiri dari satu minggu pelatihan praktek dan tiga minggu pendampingan. Hasil dari program pengabdian ini adalah perolehan pemahaman dari masyarakat yang sebelaumnya belum tahu menjadi faham. Pendampingan yang dilakukan menghasilkan kebiasaan warga dalam menanam tumbuhan disekitar pekarangan rumah. Dari yang hanya dahulunya dibaiarkan kini telah digunakan sebagai sumber kebun terdekat dari dapur. Selain dari itu melalui pengabdian ini juga telah memaksimalkan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan penanaman bahan obat dan jamu.
Bank Desain Sebagai Peningkatan Daya Saing Pasar Rotan Trangsang Sasongko, Supono; Panuwun, Djoko; Wahyuningsih, Ik Endang S.
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.02 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3358

Abstract

Desa Trangsang, kecamatan Gatak, kabupaten Sukohajo, merupakan sentra industry mebel dan berbagai jenis produk kerajian berbahan dasar rotan. Produk kreatif mebel rotan merupakan produksi industry rumah tangga di wilayah tersebut saat ini semakin meningkat permintaan dengan berbagai bentuk. Desain-desain bentuk produk rotan yang dikerjakan berasal dari buyer dengan membawa mock-up atau contoh produksi dengan skala 1:1. Melalui contoh produk tersebut para pengrajin tinggal mencontohnya saja. Hal ini dirasa sangat merugikan para pengrajin yang berakibat tidak bisa mengembangkan desain mereka sendiri. Untuk mendukung tercapainya tujuan berupa terbentuknya kluster pengrajin rotan maka melalui program pengabdian masyarakat ini akan menciptakan desa pengrajin yang memiliki bank desain sendiri.
Pengembangan Potensi Perempuan Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan Dalam Peningkatan Dan Inovasi Perekonomian Desa Suksmawati, Herlina; Indriastuti, Yudiana
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.687 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3362

Abstract

Persaingan home industry produk Wingko Babat menuntut kelompok perempuan di Desa Baturono, Sukodadi, Kabupaten Lamongan mengembangkan cita rasa produk Wingko Babat dengan alternatif bahan dasar berbeda. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan dalam upaya inovasi perekonomian desa, perempuan desa Baturono menggunakan singkong sebagai bahan dasar Wingko Babat, sebagai upaya memanfaatkan komoditas desa tersebut. Disisi lain, mereka juga berani berupaya mengembangkan kreatifitas peningkatan rasa dengan variasi rasa yang dianggap akan dapat menarik konsumen segala usia, seperti halnya rasa durian, pandan, nangka dan strawberry sebagai bentuk inovasi terhadap olahan produk Wingko Babat. Selain itu, di era digital perempuan desa tidak hanya terbatas melakukan pekerjaan yang berorientasi pada produksi semata. Pelatihan pemanfaatan media online sebagai sarana promosi dan pemasaran layaknya industri produk makanan di perkotaan, diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka dan memberikan pemasukan atau penghasilan keluarga.
Tahap –Tahap Bimbingan Untuk Mengatasi Kesulitan Belajar kusumaningtyas, lydia ersta; Koesdyantho, A. Roedy
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.361 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3353

Abstract

Judul Pengabdian ini adalah “: Mengenal Multiple Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”Khalayak sasaran dalam program pengabdian ini adalah Masyarakat Non Produktif yaitu guru dan orang tua peserta didik TK Lakshmi 7 Surakarta. Mereka perlu diberi tambahan pengetahuan dikarenakan guru TK Lakshmi 7 tidak berlatar belakang S1 Pendidikan,  melainkan guru TK Lakshmi 7 hanya dari SMK,         Sedangkan Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Ceramah/penyuluhan, diskusi dan pelatihan..Sebagai evaluasinya dipergunakan angket dan observasi  untuk menjajaki cara mengimplementasi mereka dilapangan setelah ada penyuluhan.            Hasil dari pengabdian ini orang tua dan guru dapat memahami pentingnya Multiple Intelligence untuk mengembangkan bakat sdan minat anak. Sedangkan dari hasil penyebaran angket didapat hasil sebagai berikut  77,8% (21 Orang tua dan guru) dapat memahami Multiple Intelligence.Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa pelaksanaan pengabdian Mengenal Multip\Intelligences untuk mengembang– kan  Bakat dan Minat Anak”pada orang tua peserta didik dan guru TK Lakshmi 7 Turisari Surakarta berhasil. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil pelatihan yang diikuti oleh 27 orang , 24 orang (88,89%)  diantaranya sdh memahmi baik teori maupun prakteknya sedangkan yang 3 orang (11,11%) kurang menguasai dikarenakan tidak rutin hadir dalam pertemuan
Pengembangan UKM Batik Desa Pilang Melalui Pemasaran Online Riani, Asri Laksmi; Kurniadi, Edi; Cholil, Mohammad; Susan Dwi Cahyaningrum, Atmaji,
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.052 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i2.3368

Abstract

Program pengabdian dilakukan pada sentra UKM Batik di desa Pilang Kabupaten Sragen. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk pengembangan UKM dalam peningkatan pangsa pasar melalui aspek pemasaran online. UKM Batik desa Pilang memiliki masalah pada jumlah permintaan yang stagnan, padahal kapasitas produksi masih belum beroperasi dengan maksimal. Dari hasil diskusi antara tim pengabdian dan masyarakat dapat diindikasikan bahwa UKM masih belum memaksimalkan media promosi dan periklanan.Metode pengabdian yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan pengetahuan dan praktik pemasaran multichanel dengan menggunakan sosial media. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1. Meningkatnya pemahaman dan kreatifitas UKM Batik dalam pemanfaatan sosial media sebagai media promosi, 2. UKM Batik mampu mengelola berbagai media promosi berbasis online.
PENGUATAN KECERDASAN DIGITAL PEMUDA SEBAGAI BENTUK KETERLIBATAN DALAM TOTAL DIPLOMASI INDONESIA Damayanti, Christy; Murdani, Andika Drajat
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.606 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3296

Abstract

The digital age encourages the flow of information to move quickly and shift the pattern of international relations. This has influenced the development of the total diplomacy scheme in supporting the achievement of Indonesia's diplomacy goals. In this program, we take international relations students of Slamet Riyadi University as activity partners.International Relations students should be able to engage in total diplomacy positively. They will be provided with digital intelligence according to the positive character of the nation is needed, so that they are able to contribute in growing Indonesia's positive image in the international eyes. This community service program would like to support Indonesia's efforts to collaborate digital media in a total diplomacy scheme with student youth agents, through "Strengthening Youth Digital Intelligence as a Form of Its Contribution to Indonesian Total Diplomacy." They were given socialization, training and assistance in creating content related to diplomacy. The series of activities lasted for six months, starting from the exploration to the distribution of video content made by them which was adjusted to the Indonesian diplomacy mission. Keyword : digital intelligence, Indonesia, total diplomacy, youth
PELATIHAN PEMASARAN PRODUK BERBASIS DIGITAL DI KELURAHAN GEBANG, MASARAN, SRAGEN Dewi, Septiana Novita; Haryanto, Aris Tri; Wariati, Ambar
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.37 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3552

Abstract

Pengabdian ini merupakan pengabdian lanjutan dari proses pengabdian sebelumnyam bahwa di Kelurahan Desa Gebang memiliki potensi untuk ditingkatkan UMKM makanan ringan.  Dengan adanya peningkatan UMKM di Kelurahan Gebang, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungannya. Akan tetapi dalam pemasaran produk UMKM masyarakat di Kelurahan Gebang belum diimbangi dengan adanya pemanfaatan alat tekhnologi, sehingga proses pemasaran belum optimal. Hal ini disebabkan karena rata-rata pelaku UMKM memiliki usia yang tidak muda lagi, sehingga perlu pendampingan yang lebih ekstra. Pada saat era milineal ini, semua disajikan secara praktis dan efisien yaitu dengan memanfaatkan tekhnologi informasi. Seperti pemasaran melalui akun facebook, Instagram, website, twitter dan lain-lain. Hal ini bertujuan bahwa dengan menggunakan tekhnologi informasi, semua informasi produk dapat tersampaikan secara luas, baik tingkat nasional maupun internasional. Permasalahan yang utama ketika UMKM tidak memanfaatkan tekhnologi informasi dengan baik adalah mereka hanya bisa menjual produknya secara lokal dan jenis-jenis produk yang dijual tidak tersampaikan secara luas. Dalam mensiatasi kompetensi bisnis di era digital diharapkan seluruh UMKM memahami dan menggunakan digital marketing dengan baik, agar mereka mampu bersaing dengan baik hingga mencapai keunggulan k;ompetitif lebih maksimal. Materi yang diberikan kepada UMKM di Kelurahan Desa Gebang adalah tujuh konsep pemasran ampuh dengan metode digital, diantaranya adalah Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Pembuatan Konten, Mobile Marketing, Email Marketing, Affiliate Marketing, Pemasaran Media SosialUMKM, Digital Marketing, Kelurahan Gebang
MEWUJUDKAN PEREMPUAN TANGGUH BENCANA MELALUI PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPABUMI DI PIMPINAN CABANG NASYIATUL AISYIYAH KLATEN SELATAN Dewi, Ratih Puspita; Handitcianawati, Wiwin; Hermawan, Roby
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.115 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3320

Abstract

Gempabumi (earthquake) merupakan suatu fenomena alami yang terjadi pada kulit bumi berupa bergoncangnya atau bergetarnya bumi karena adanya pergerakan pada lapisan batuan secara tiba-tiba disebabkan karena lempeng tektonik. International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (2010) menyebutkan bahwa perempuan dan anak pada umumnyamerupakan korban utama dalam bencana alam, hal ini dikarenakan korban yang tewas lebih tinggi pada perempuan dan anak perempuan, penyebabnya karena kendala budaya berupa mobilitas perempuan, kurangnya ketrampilan yang dimiliki perempuan dibandingkan dengan laki-laki, serta kekuatan fisik perempuan yang lebih kecil dibandingkan dengan laki-laki. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meminimalkan resiko jatuhnya korban perempuan dalam bencana gempabumi dengan upaya meningkatkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempabumi. Metode pelaksanaannya dengan melakukan sosialisasi  kesiapsiagaan  bencana  gempabumi  di  Pimpinan  Cabang  Nasyiatul  Aisyiyah Klaten Selatan. Target luaran dari kegiatan ini adalah (1) menumbuhkan kesadaran kepada kaum perempuan terhadap pentingnya pemahaman mitigasi bencana gempabumi baik sebelum,  saat  tanggap  darurat  maupun  pasca  bencana,  (2)  menumbuhkan  kewaspadaan bahwa bencana gempabumi dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga kaum perempuan harus siap  bencana  kapan  saja  dan  dimana  saja,  dan  (3)  meningkatkan  kesiapsiagaan  kaumperempuan terhadap bencana gempabumi sehingga mengurangi resiko terjadinya korban bencana dari pihak perempuan.Kata kunci: gempabumi, perempuan, kesiapsiagaan
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MESIN PERAJANG GRUBI SEMI OTOMATIS DENGAN PISAU TIPE INSERT CUTTER SYSTEM SEBAGAI MEDIA PENCACAH UNTUK UMKM DI KABUPATEN KARANGANYAR Haikal, Haikal; Supriyanto, Agung; Cholis, Nur; Imam Malik, Yoga; Setiyawan, Aris
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.504 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v4i1.3547

Abstract

Umbi merupakan jenis tumbuhan yang sering diolah dan dikonsumsi oleh masyarakat di Indonesia. Dengan perkembangan jaman hingga saat ini, olahan ketela rambat semakin banyak, salah satunya adalah grubi. Kabupaten karanganyar tepatnya di tawangmangu banyak UMKM yang memproduksi grubi atau walangan. Pembuatan grubi dilakukan dengan cara sederhana, yaitu dengan dirajang manual menggunakan pisau. Tujuan dari perancangan mesin ini adalah untuk menghasilkan desain mesin perajang grubi semi otomatis dengan pendorong pegas.Tahapan dalam perancangan mesin perajang grubi semi otomatis ini terdiri dari ide perancangan, pengumpulan data dan bahan, perancangan desain, perhitungan komponen, pemotongan, perakitan, pengujian dan analisa mesin. Hasil perhitungan mesin perajang grubi semi otomatis menunjukkan bahwa kapasitas perajangan berkisar 30 kg/jam. Mekanisme pencacah menggunakan insert cutter system sebagai media pencacah dengan dimensi pelat dudukan pisau 45x170x5 mm. Hasil perajangan yang optimal diperoleh antara 90% sampai 95% pada sudut mata pisau 3° dengan jumlah cutter  penyayat sebanyak 83 buah.