cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro
ISSN : -     EISSN : 26227002     DOI : -
Core Subject :
RELE: Rekayasa Elektrikal dan Energi Jurnal Teknik Elektro, diterbitkan oleh Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Indonesia, yang memuat artikel tentang bidang penelitian ilmiah Teknik Elektro, termasuk hasil penelitian ilmiah asli , Jurnal Ilmiah Teknik Elektro menerima naskah di bidang penelitian termasuk bidang keilmuan Energi Terbarukan, Instrumentasi, Tegangan Tinggi, Sistem Kendali.
Arjuna Subject : -
Articles 141 Documents
Penggunaan Arduino Uno Untuk Mengatur Temperatur Pada Oven Evalina, Noorly; Pasaribu, Faisal Irsan; H, Abdul Azis; Sary, Atikah
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.351 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9559

Abstract

Pengolahan makanan yang sehat dan baik dibutuhkan untuk mewujudkan kesehatan yang baik bagi masyarakat, teknologi yang murah dan aman diharapkan dapat mendukung sistem pengolahan makanan yang baik, salah satu pemanfaatan teknologi adalah dengan penggunaan oven listrik otomatis dalam kehidupan sehari-hari, sehingga proses pemanggangan bahan makanan dapat dilakukan secara otomatis, pengendalian temperatur pada oven membutuhkan sistem kontrol yang baik, sistem pengontrolan PID dapat diterapkan pada oven listrik untuk mengatur temperatur yang diberikan pada oven listrik, penelitian menggunakan sumber tegangan PLN 220 volt, heater sebagai elemen pemanas, power supply 12 volt DC digunakan untuk menjalankan beberapa komponen, besarnya temperatur yang akan diatur di masukkan oleh tacticle button ke Arduino Uno, nilai masukan akan diproses oleh Arduino Uno dan ditampilkan di display LCD, Kontroler PID akan mengatur temperatur yang diinginkan dengan mempertahankan nilai set point temperatur yang diinginkan, temperatur pada oven akan terus bertambah sebelum mencapai set point yang diinginkan dan akan berkurang setelah melebihi set point yang diizinkan, pemutus tegangan Solid state relay akan memutus heater jika temperatur pada oven melebihi temperatur yang izinkan, sehingga temperatur oven akan kembali sesuai temperatur yang diizinkan, hasil pengujian membuktikan saat set point diatur 60 oC dan 100 oC, temperatur oven tidak mengalami perubahan temperatur sesuai set point yang diatur.
Sistem Penggerak Pergerakan Meja Radiologi Rahmat, Basuki; Purwaningrum, Dyah; Santoso, Sugeng
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.787 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9531

Abstract

Sistem penggerak yang terdapat pada instrumentasi medis banyak sekali contohnya, salah satunya adalah sistem penggerak pada meja radiologi. Meja radiologi tidak seperti meja pada umumnya tetapi memiliki fungsi tertentu dimana meja radiologi dapat digerakan secara sliding dan tilting.Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem penggerak pada alat simulasi meja radiologi yang dapat digerakan secara sliding dan tilting. Sistem yang dirancang dan dibuat berbahan kayu lapis dan sistem penggeraknya menggunakan motor DC, untuk dimensi yang akan dibuat berdimensi lebar empat puluh centimeter, panjang enampuluh centimeter dan tinggi empatpuluh centimeter. Dari penelitian ini diharapkan dapat dipelajari model sistem penggerak yang yang mudah untuk dikontrol teteapi masih memiliki fungsi yang sama. Metode yang digunakan pada penelitian ini akan dirancang dan dibuat sistem penggerak pergerakan meja radiologi yang dapat digerakan secara sliding dan tilting. Luaran yang dihasilkan dari proses penelitian ini adalah publikasi jurnal nasional terakreditasi bidang teknologi kesehatan dan sistem kontrol meja pasien radiologi fluoroscopy.
Power Bank kWh Meter Automatic Meter Reading Lukman, Fajar Syahbakti; Mubarak, Husni; Hasibuan, Arnawan
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.406 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9560

Abstract

Peningkatan penjualan tenaga listrik adalah salah satu Key Performance Indicator (KPI) PT Perusahaan Listrik Negara. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan akurasi pembacaan kWh meter pelanggan daya besar. Perkembangan teknologi membuat pembacaan kWh meter secara otomatis dari jarak jauh atau Automatic Meter Reading (AMR). Satu hal yang menyebabkan kegagalan pembacaan jarak jauh adalah dikarenakan padamnya kWh meter. Diperlukan alat yang dapat menghidupkan kWh meter yaitu power bank AMR. Power bank AMR berisikan rangkaian inverter untuk mengkonversi arus DC ke AC yang bersumber dari baterai 12 volt. Pengujian dan implementasi dilaksanakan di PLN UP3 Lhokseumawe terhadap 5 pelanggan dengan daya besar. Kesediaan untuk berpartisipasi dalam penelitian telah diambil dalam penelitian ini. Implementasi ke lima pelanggan untuk penarikan data dengan hasil sukses. Waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan data dari lima pelanggan adalah 4-8 menit tiap pelanggan atau rata-rata 5,4 menit. Dibandingkan dengan genset, power bank lebih praktis dan ramah lingkungan.
Intensitas Konsumsi Energi Listrik Dan Analisa Peluang Hemat Energi Pada Gedung A, B Dan M Di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi Desky, Fazri Sunardi; Hardi, Surya; Rohana, Rohana; Harahap, Muchsin
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.608 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9532

Abstract

Kampus UNPAB setiap tahun mengalami kenaikan konsumsi energi listrik setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan audit energi yang dilakukan beberapa tahapan pada pelaksanan audit energi ini. Tahapan tersebut dimulai nilai konsumsi energi listrik, Intensitas Konsumsi Energi Listrik (IKE), mencari analisa PHE dan Sistem Jaringan Distribusi Listrik pada Gedung A, B, M. Intensitas konsumsi energi Cahaya listrik pada Gedung A dengan nilai 525,82 , Gedung B dengan nilai 653,54 dan Gedung M dengan nilai 583,44. Sedangkan untuk Intensitas Konsumsi Energi AC pada Gedung A dengan nilai efesien 59% dan sangat Efesien 41%, Gedung B dengan nilai efesien 50% dan sangat Efesien 26% dan boros 24%. Gedung M dengan nilai efesien 83% dan sangat Efesien 17%. Analisa Peluang Penghematan Energi untuk pencahayaan dengan Total Rp. 823.697, - pada Gedung A, B, dan M mendapat efesiensi sebesar 22% dari yang sebelumnya Rp. 2.936.825,-. Untuk Analisa Peluang Penghematan Energi AC dengan total Rp. 8.720.947, - pada Gedung A, B, dan M mendapat efesiensi sebesar 34% dari yang sebelumnya Rp. 25.886.610,-.
Sistem Pemantauan dan Pengendali Lampu Ruangan Laboratorium Berbasis NodeMCUESP8266 dengan Aplikasi Telegram Bot Pardede, Morlan; Hutajulu, Elferida; Sirait, Regina
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.13 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan pemakaian lampu ruangan laboratorium sehingga dapat menghemat pemakaian daya listrik. Pada penelitian ini telah dilakukan pemantauan dan pengendalian lampu pada tiga ruangan dengan tiga node sensor secara terpusat melalui jaringan WiFi dan internet menggunakan aplikasi Telegram bot. Saat operasi manual lampu dapat dinyala/padamkan dengan meng-click tombol bot lampu pada ponsel atau dengan menekan saklar tombol lampu pada ruangan. Saat operasi otomatis lampu menyala bila ada gerak orang dan akan padam bila tidak ada gerakan selama 50 detik. Penelitian ini menggunakan nodeMCU ESP8266 sebagai pusat pemrosesan dan pengirim informasi ruangan ke cloud Telegram bot, sensor PIR-SR501 mendeteksi gerak orang, sensor arus ACS712 mendeteksi putusnya lampu, saklar tombol untuk menyala/padamkan lampu dari dalam ruangan dan akun Telegram bot untuk sarana komunikasi nodeMCU dengan pemakai. Dari hasil pengujian didapat bahwa jangkauan sensor PIR maksimum 5m dan semakin mengecil jika sudutnya semakin menyimpang. Jarak antara node sensor dengan hotspot maksimum 29m. Waktu delay antara perintah menyalakan lampu dari Telegram bot hingga lampu menyala paling cepat 2 detik. Waktu delay antara perintah menyalakan lampu hingga notifikasi diterima (round trip) rata-rata 5,7 detik dan dipengaruhi konektivitas internet. Delay ini semakin besar jika semakin banyak node sensor yang dilayani Telegram bot.
Rele Analisa Koordinasi Setting Rele Mengurangi Daerah Padam Pada Penyulang PE6 Di PT. PLN (PERSERO) Rayon Kotanopan Roza, Indra; Nasution, Agus Almi
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.738 KB) | DOI: 10.30596/rele.v4i2.9528

Abstract

Peralatan proteksi pada jaringan tegangan menengah 20 kV berperan memutuskan gangguan yang dapat berakibat meluasnya daerah padam. Besar arus gangguan di pengaruhi setting peralatan proteksi di jaringan sehingga selektif pada daerah yang terkena gangguan. Koordinasi peralatan proteksi sangat dibutuhkan agar gangguan tidak meluas dan merugikan konsumen. PT. PLN (Persero) Rayon Kotanopan disuplai Gardu Induk Padang Sidempuan penyulang PE6. Besar reaktansi sumber penyulang PE6 adalah 0,2278 ohm, reaktansi trafo daya adalah 7.92 ohm dan impedansi 18,8094+j28,7535 ohm. Penyulang PE6 panjangnya mencapai 107 Kms, terdapat tiga peralatan proteksi utama di jaringan tegangan menegah yaitu, GH Pintu Padang, Recloser Perbangunan dan Recloser Maga. Kendala yang dihadapi ketiga peralatan proteksi tersebut adalah belum bisa berkoordinasi secara maksimal, sehingga gangguan yang terjadi pada jaringan tegangan menengah tidak bisa diback up oleh peralatan proteksi , sehingga daerah padam menjadi semakin luas. Besar arus gangguan tiga fasa 274,88 sampai dengan 8745,91 ampere, dua fasa 238,05 sampai dengan 7574,18 ampere, satu fasa ketanah 107,38 sampai dengan 285,65 ampere. Besar setting penyulang PE6 OCR 200 Amper menggunakan kurva standart Invers dengan Time Multiple Settingnya 0,09 sedangkan arus instantnya disetting 600 amper, setting Ground Fault Relai (GFR) arus setting 20 amper, menggunakan kurva standart invers Time Multiple settingnya 0,09 sedangkan arus instannya disettting 60 Amper. Dampak diperoleh hasil perhitungan arus gangguan hubung singkat dan setting peralatan proteksi yaitu: akan memudahkan petugas menentukan titik lokasi gangguan berdasarkan jenis gangguan dan arus gangguan yang muncul pada layar peralatan proteksi. Setting peralatan proteksi berkaitan dengan koordinasi antar peralatan proteksi bekerja sesuai dengan syarat-syarat baik antar peralatan proteksi membuat pelayanan penyaluran tenaga listrik tetap prima, mengamankan daerah kerjanya sehingga pemadaman akibat gangguan bisa diminimalisir. Recloser Maga dan recloser. Perbangunan yang tadinya jarang bekerja sekarang telah bekerja sesuai fungsinya mengamankan gangguan di wilayahnya.
Evaluasi Kondisi Belitan Generator Transformers (GT) Dengan Sweep Frequency Response Analysis Sapto Nisworo; Arnawan Hasibuan; Muhammad Daud
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.38 KB) | DOI: 10.30596/rele.v5i1.10790

Abstract

Abstrak Pengaruh gaya elektromagnetig yang besar dan terus-menerus, berkibat belitan transformator daya cenderung mengalami perubahan. Mencegah terjadinya gerakan belitan transformator daya berkembang yang mengarah pada kerusakan utama sangat penting, oleh karena itu pendeteksian dan perawatan transformator perlu dilakukan secara rutin agar transformator dapat beroperasi dengan handal. Metode Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) dikembangkan untuk mendiagnosis kondisi mekanik belitan transformator Metode pendeteksian kondisi belitan transformator diperoleh hasil yang akurat. Hasil yang diperoleh semua kondisi belitan dalam keadaan baik tanpa perlu adanya perbaikan.Kata kunci : Belitan Transformator, SFRAAbstract The influence of the large and continuous electromagnetic force causes the winding of the power transformer to tend to change. It is very important to prevent the winding movement of the power transformer from developing which leads to main damage, therefore it is necessary to detect and maintain the transformer regularly so that the transformer can operate reliably. Sweep Frequency Response Analysis (SFRA) method was developed to diagnose the mechanical condition of the transformer winding. The method of detecting the condition of the transformer winding obtained accurate results. The results obtained are all winding conditions are in good condition without the need for repair.Keywords : Transformer Winding, SFRA
Analisis Potensi Energi Baru dan Terbarukan Di Sumatera Utara Sampai Tahun 2028 Menggunakan Software LEAP Sri Ulina; Syafruddin Hasan; Eddy Warman; Yoga Tri Nugraha
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.352 KB) | DOI: 10.30596/rele.v5i1.10786

Abstract

Abstrak Energi dibutuhkan untuk menunjang aktivitas kegiatan manusia selama ini. Kebutuhan akan energi dari tahun ke tahun terus meningkat. Pemakaian energi yang ada selama ini hanya berasal dari energi fosil seperti batu bara dan minyak bumi. Cadangan energi fosil ini akan berkurang setiap tahunnya. Untuk mengatasi permasalahan ini diperlukan suatu sumber potensi energi alternatif yang dapat menggantikan energi fosil tersebut yaitu energi baru dan terbarukan. Potensi energi baru dan terbarukan menjadi salah satu sumber alternatif penyediaan dan ketahanan energi di Provinsi Sumatera Utara. Untuk menjamin ketahanan energi baru dan terbarukan supaya berjalan secara berkelanjutan, maka perlu menganalisis potensi energi baru dan terbarukan di Sumatera Utara sampai tahun 2028 dengan menggunakan software LEAP. Hasil yang diperoleh adalah potensi energi baru dan terbarukan di Sumatera Utara pada tahun 2028 yang sangat mempunyai potensi yaitu energi air, energi angin dan energi biomass. Energi air memiliki pertumbuhan potensi sebesar 3,7 juta megawatt-hours pada tahun 2028. Sedangkan, energi angin memiliki potensi sebesar 2,6 juta megawatt-hours dan energi biomass memiliki pertumbuhan potensi sebesar 27,0 juta megawatt-hours pada tahun 2028.Kata kunci : Potensi, Energi Baru dan Terbarukan, LEAPAbstract Energy is needed to support human activities so far. The need for energy from year to year continues to increase. The current use of energy only comes from fossil energy such as coal and oil. This fossil energy reserve will decrease every year. To overcome this problem, a potential alternative energy source that can replace fossil energy is needed, namely new and renewable energy. The potential for new and renewable energy is one of the alternative sources of energy supply and security in North Sumatra Province. To ensure the resilience of new and renewable energy to run in a sustainable manner, it is necessary to analyze the potential of new and renewable energy in North Sumatra until 2028 using LEAP software. The results obtained are the potential for new and renewable energy in North Sumatra in 2028 which has great potential, namely water energy, wind energy and biomass energy. Hydro energy has a potential growth of 3.7 million megawatt-hours in 2028. Meanwhile, wind energy has a potential growth of 2.6 million megawatt-hours and biomass energy has a potential growth of 27.0 million megawatt-hours in 2028.Keywords : Potential, Renewable Energy, LEAP
Purified Oil Machine Sebagai Alat Untuk Maintenance Minyak Trafo Togar Timoteus Gultom; Suhelmi Suhelmi
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.924 KB) | DOI: 10.30596/rele.v5i1.10792

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas penggunaan Purified Oil Machine sebagai alat ntuk perawatan dan pemeliharaan oil trafo tegangan tinggi. Pemakaian suatu transformator distribusi yang memakan waktu akan menurunkan kinerja suatu transformator, hal ini juga akan menurunkan tegangan tembus (dielectric strength) transformator tersebut, sehingga tidak optimalnya pesuplayan listrik ke suatu jaringan industri. Dengan menggunakan Purified Oil Machine ini hal tersebut bisa diatasi. Purified Oil Machine yaitu suatu alat yang digunakan untuk mengoptimalkan pemakaian transformator distribusi. Alat ini digunakan untuk menaikkan tegangan tembus (dielectric strength) suatu transformator sehingga kinerja dan masa operasi suatu transformator distribusi bisa lebih lama dan bagus serta untuk mengoptimal dan meminimalisasi biaya operasional suatu perusahaan. Berdasarkan hasil analisa percobaan yang diambil dalam penulisan ini terlihat terjadinya peningkatan tegangan tembus oil transformator sebelum dipurifier dari 36,10 KV / 2,5 mm menjadi 67,16 KV / 2,5 mm setelah dipurifier.Kata kunci : Purifier, Oil Machine, Maintenance, Minyak TrafoAbstract This study discusses the use of the Purified Oil Machine as a tool for maintenance and maintenance of high voltage transformer oil. The use of a distribution transformer that takes time will reduce a transformer, this will also reduce the breakdown voltage (dielectric strength) of the transformer so that electricity is not optimal for an industrial network. By using this Purified Oil Machine this problem can be overcome. A purified Oil Machine is a tool used to optimize the use of distribution transformers. This tool is used to increase the breakdown voltage (dielectric strength) of a transformer so that the performance and operating life of a distribution transformer can be longer and better and to optimize and minimize the operating costs of a company. Based on the experiments taken in this paper, it can be seen that there is an increase in the breakdown voltage of transformer oil before being purified from 36.10 kV / 2.5 mm to 67.16 kV / 2.5 mm after being purified.Keywords : Purifier, Machine Oil, Maintance, Transformer Oil
Optimalisasi Tracking Sistem Otomatis Untuk Menghasilkan Energi Maksimal Pada Panel Surya Menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) Tukiman Tukiman; Suwarno Suwarno; M. Fitra Zambak
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.85 KB) | DOI: 10.30596/rele.v5i1.10782

Abstract

Abstrak Solar sel adalah pengubah energi matahari menjadi tenaga listrik. Dalam sistem solar sel mempunyai tiga pengembangan teknologi untuk mengoptimalkan kinerjanya, yaitu teknologi bahan penyusun Photovoltaic (PV), teknologi charging melalui kecerdasan solar charger controller dan baterai, serta sistem kendali posisi untuk meningkatkan efisiensi penangkapan intensitas cahaya matahari. Posisi matahari yang selalu berubah terhadap permukaan bumi mengakibatkan solar sel hanya akan bekerja optimal pada siang hari saja. Untuk mengoptimalkan kinerja solar sel dapat dilakukan dengan pengaturan posisi permukaan solar sel selalu tegak lurus terhadap arah datangnya matahari sehingga meningkatkan perolehan energi listrik. Penelitian ini membahas tentang sistem kendali posisi untuk menggerakkan solar sel secara akurat pada sumbu Timur-Barat sesuai pergeseran matahari menggunakan motor DC serta smart relay SR3B101BD dengan input analog untuk mengendalikan motor dalam mencapai posisi yang diinginkan. Sistem membutuhkan pendeteksi perubahan intensitas cahaya matahari, dalam rancangan ini digunakan 2 LDR (Light dependent resistance) untuk menghasilkan error dan akan diproses dalam pemrograman FBD. Data analog yang dikeluarkan oleh LDR diubah ke data digital terlebih dahulu untuk dihitung untuk menentukan perputaran kanan dan kiri. Dari hasil menunjukkan bahwa kendali posisi otomatis solar sel mampu menggerakkan solar sel dengan resolusi 280? untuk Timur-Barat dan meningkatkan kinerja 0,34A (10,3 %) untuk arus serta setelah dikurangi konsumsi daya motor meningkatkan energi sebesar 31,276 Wh (9,58 %) dengan lama pengambilan data selama 8 jam pukul 08.00 sd 16.00 WIB.Kata kunci : Solar Sel, Smart Relay, Kendali PosisiAbstract Solar cells the converter of solar energy into electrical power. The solar cell system has three technological developments to optimize its performance, namely Photovoltaic (PV) building material technology, charging technology through intelligent solar charger controllers and batteries, and a position control system to increase the efficiency of capturing sunlight intensity. The position of the sun which is always changing with respect to the earth's surface causes solar cells to only work optimally during the day. To optimize the performance of solar cells, it can be done by setting the surface position of the solar cells to always be perpendicular to the direction of the sun, thereby increasing the acquisition of electrical energy. This study discusses the position control system to move the solar cell accurately on the East-West axis according to the sun's shift using a DC motor and a SR3B101BD smart relay with analog input to control the motor in achieving the desired position. The system requires detecting changes in sunlight intensity, in this design 2 LDR (Light dependent resistance) are used to generate errors and will be processed in FBD programming. Analog data issued by the LDR is converted to digital data first to be calculated to determine the right and left rotation. The results show that the automatic position control of the solar cell is able to drive the solar cell with a resolution of 280? for East-West and increase the performance of 0.34A (10.3%) for current and after deducting motor power consumption it increases energy by 31,276 Wh (9.58%) with the length of data collection for 8 hours from 08.00 to 16.00 pm.Keywords : Solar Cell, Smart Relay, Position Control

Page 7 of 15 | Total Record : 141


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue