cover
Contact Name
Admin
Contact Email
jasc@umsu.ac.id
Phone
061-6622400
Journal Mail Official
jasc@umsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Jl. Kapt. Mukhtar Basri, BA No. 3 Medan 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JASc (Journal of Agribusiness Sciences)
ISSN : -     EISSN : 26146037     DOI : -
"JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES adalah publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun untuk mengkomunikasikan hasil-hasil penelitian ataupun review yang dirancang sebagai sarana komunikasi untuk para ilmuwan/peneliti yang terkait dengan bidang Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian.
Articles 150 Documents
Supply Chain Analysis Of Copra (Empirical Study in North Sumatra and Aceh) Muhammad Buhari Sibuea; Ayu Ayu Lestari; Faiz Faiz Ahmad; Nurhadida Nasution
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 4, No 2 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v4i2.6502

Abstract

The research was conducted in Air Joman, Asahan Regency, because this area is one of the centers for coconut production in North Sumatra. This research is very important because of the economic prospects and the uniqueness of the supply chain which includes the two regions of North Sumatra and Aceh Provinces, where business costs are still affordable and cheap so that it can provide benefits for copra producers. The research objective was to analyze the supply of raw materials and the efficiency of copra marketing. The data obtained was in the form of primary data from copra craftsmen in Air Joman, North Sumatra and Aceh Idi. Secondary data were obtained from related institutions such as the Department of Industry and Trade, the Government of Asahan Regency and other institutions. To analyze the supply of copra raw material and marketing efficiency use by descriptive analysis methods.The results showed that there were two supply chains of raw materials, namely (1) the first supply chain started from coconut farmers in Air Joman then distributed to copra producers / consumers and (2) the second supply chain started from coconut farmers in Aceh Idi then to agents in Aceh Idi then distributed to collectors in Aceh Idi and finally distributed to copra craftsmen / consumers in Air Joman. It can be seen that the flow of raw materials that occurs includes two provinces, namely Asahan, North Sumatra and Aceh Idi Aceh. Even so, it turns out that the cost is cheap and affordable so that it becomes something phenomenal. While the marketing channel has one channel, namely from copra entrepreneurs to be sold directly to the final consumer with an efficiency value of 2.07% which means very efficient.The study recommends that the craftsmen make efforts to process copra into oil and flour so that they do not need to sell them to oil refineries to improve their income. And to make business more efficient by increasing production with better and modern technology.
Pemberdayaan Petani dalam Peningkatan Kinerja Pertanian (Suatu Kajian dengan Pendekatan Teoritis) R Sabrina
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 4, No 2 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v4i2.7781

Abstract

Farmer empowerment counseling in Improving Agricultural Performance is very influential on the economic sector, human resource development, and agriculture. This research discusses about competent human resources in agricultural development. The aim is to find out the benefits of development counseling and to produce human resources as competent agricultural development actors so that they are able to improve performance in agribusiness activities and the agricultural sector. The analytical method used in farmer extension is the communication method. The results show that there are many factors to improve agricultural performance and make competent human resources of farmers. The conclusion is agricultural empowerment counseling as a transfer of agricultural technology innovation to the community with village development efforts.
Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Tandan Buah Segar Di PTPN IV Distrik IV Rouli Octalina Gultom
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7726

Abstract

PTPN IV sebagai salah satu perusahaan perkebunan dalam mengelola lahan yang luas tentunya membutuhkan sumber daya manusia untuk menghasilkan produksi bagi perusahaan namun masalahnya saat ini adalah merosotnya produksi TBS PTPN IV Distrik IV yang dilihat dari capaian hasil kerja dibandingkan dengan rencana produksi kebun tersebut selama periode 3 tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh dari luas lahan, jumlah pohon, jumlah pemakaian pupuk, jumlah penggunaan insektisida dan jumlah tenaga kerja terhadap produksi Tandan Buah Segar (TBS) PTPN IV Distrik IV dengan jumlah sampel sebanyak 45 afdeling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda untuk mengetahui hubungan dan pengaruh masing-masing variabel variabel Luas Lahan (X?), Jumlah Pohon (X?), Pupuk (X?), Insektisida (X?), dan Tenaga Kerja (X?) terhadap produksi Tandan Buah Segar di PTPN IV Distrik IV. Variabel penelitian terlebih dahulu harus memenuhi asumsi klasik kemudian selanjutnya di uji secara serempak dengan uji f dan uji parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanaman (X?), Jumlah Konsumsi Pupuk (X?), Jumlah Insektisida (X?), dan Jumlah Tenaga Kerja (X?) secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi Tandan Buah Segar pada Afdeling tanaman PTPN IV Distrik IV
Household Food Consumption Patterns Of Daily Workers Release People's Oil Palm Plantations Muhammad Thamrin; Nursamsi Nursamsi; Umi Fazri
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7978

Abstract

This research aims to find out how the food consumption patterns of households of daily workers off people's palm oil plantations based on income levels in Desa Perdagangan II Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun. The data analysis method used is a quantitative and qualitative descriptive method with a method of tabulation and interpretation of data. The results showed that food consumption patterns in low income groups with total expenditure of Rp 1,098,572 or 94.5% while in the moderate income group with a total expenditure of Rp 1,455,946 or 84.3%. This means that the group of freelance daily workers with low incomes spend more on food consumption while the group with moderate income is more to non-food consumption.
Efisiensi Teknis Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Kabupaten Gunungkidul Riris Nadia Syafrilia Gurning; Dian Retno Intan; Sakral Hasby Puarada
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7790

Abstract

Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat pedesaan melalui pemberian dana bantuan penguatan modal dalam bentuk Bantuan Langsung Masyarakat (BLM-PUAP) Rp. 100 juta/Gapoktan. Penyaluran dana ke petani harus melalui Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA). Program PUAP dilaksanakan pemerintah guna mengatasi masalah utama petani dalam sulitnya mengakses permodalan dan lemahnya modal petani skala mikro. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efisiensi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini dilakuka pada 65 LKMA penerima dana PUAP. Penentuan sampel berdasarkan LKMA yang telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) januari maret 2018. Metode penelitian menggunakan pendekatan analisis DEA (Data Envelopment Analysis) dengan asumsi constant return to scale (CRS) dan variable return to scale (VRS) dengan menggunakan orientasi output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKMA di Kabupaten Gunungkidul sebagian besar pengelolaannya beroperasi belum efisien. Dari hasil asumsi CRS tersebut menghasilkan 13 LKMA (20%) yang telah beroperasi secara efisien dan 52 LKMA (80%) yang belum beroperasi secara efisien atau inefisien. Hasil perhitungan efisiensi LKMA dengan asumsi VRS tersebut menghasilkan 20 LKMA (30,8%) yang telah beroperasi secara efisien dan 45 LKMA (69,2%) yang belum beroperasi secara efisien atau inefisien.
Analysis Of Consumer Preferences To Local Aglaonema In Deli Serdang District Jopianus Tumanggor; Iskandarini Iskandarini; Rahmanta Rahmanta
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7613

Abstract

The trend of ornamental plants during the Covid-19 pandemic has led to high public demand, especially for imported Aglaonema types because they are considered to have striking colors and patterns that are more attractive than local Aglaonema. Knowledge of consumer preferences or tastes is one of the solutions in developing local Aglaonema products so that they are not less competitive. This study aims to analyze consumer preferences for local aglaonema seen from the relative importance of attributes and the combination of attributes that consumers prefer the most. The location of the research was determined purposively, namely in Deli Serdang district. Determination of the sample is done by purposive sampling with 100 respondents. The types of data used in this study are primary data and secondary data. The analysis uses conjoint analysis. The results showed that the level of consumer interest in local aglaonema attributes ranging from the highest to the lowest was the attribute price, leaf color, leaf shape, leaf motif, plant appearance, leaf texture, and leaf size. Meanwhile, the combination of attributes that consumers like the most is a combination of red and green leaf color, lanceolate leaf shape, batik leaf motif, small leaf size, thick leaf texture, compact leaf arrangement and low price.
Farmers Adoption Level On The Use Of Living Supports On Pepper Plants (Piper nigrum L.) In Pemali District Bangka Regency Arie Hapsani Hasan Basri
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7894

Abstract

Adoption is the acceptance of an innovation in farming that is influenced by many factors. This research discussed the level of farmer adoption and the factors that influence farmers in the use of living supports on pepper plants. The research was conducted in Pemali District, Bangka Regency from March to May 2021. Data collection methods were observation and interview methods using questionnaires that had been tested for validity and reliability, with data analysis methods using likert scale and multiple regression tests. The result showed the level of farmer adoption level on the use of living supports on pepper plants is high with a percentage 75,25%, for regression analysis it has a regression equation that is Y= - 0,573 0,129X1 + 0,124X2 + 0,623X3 + 0,203X4. Further test using t-count shows that the characteristics of innovation factor has a very significant influence and access to information media factor has a significant influence with the t-count value greater than t-table.
Pengaruh Fluktuasi-Inflasi Terhadap Ketahanan Pangan di Provinsi Banten Hoirun Anisah; Magdalena Magdalena; Novi Ramadani Pratiwi; Putrianti Nurul Amaliah; Rani Septiyani; Rosdiana Rosdiana; Siti Komariah; Siti Nur Allisa; Rida Oktorida Khastini
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7038

Abstract

Inflasi adalah keadaan meningkatnya harga secara terus menerus yang disebabkan oleh beberapa faktor. sedangkan, fluktuasi adalah tidak stabilnya harga.Fluktuasi dan Inflasi merupakan problem dari aspek ekonomi yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten. Di Provinsi Banten, seringkali terjadi Fluktuasi dan Inflasi terhadap bahan pangan pokok. Hal ini biasanya terjadi ketika menjelang hari raya. Bahan pangan masyarakat Banten seperti beras, cabai, bawang, daging mengalami kelangkaan komoditas menjelang hari raya, sehingga mengakibatkan peningkatan harga barang komoditas. Dari adanya Fluktuasi dan Inflasi dapat berpengaruh terhadap faktor-faktor lainnya, seperti bertambahnya kerawanan pangan dan lain sebagainya. Jurnal ini membahas mengenai dampak yang terjadi saat terjadinya fluktuasi dan inflasi harga barang di Provinsi Banten dan juga membahas bagaimana penanganan dalam mengatasi penyakit ekonomi ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan harga beberapa komoditas pangan selama periode tahun 2020-2021 menunjukkan kecenderungan meningkat. Dibahas pula mengenai dampak yang berfokus terhadap ketahanan pangan di Provinsi Banten.
Peningkatan Daya Saing Kopi Arabika Melalui Nilai Tambah Dan Kerjasama Stake Holder Di Aceh Suyanti Kasimin; Bagio Bagio; Ira Manyamsari
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7940

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis peningkatan daya saing melalui peningkatan nilai tambah dan kerjasama antara stake holder dalam pengembangan agribisnis kopi arabika organic di Aceh. Jumlah sampel penelitian meliputi 68 stake holder meliputi Petani Kopi, Pedagang Perantara, Eksportir, Koperasi, Tokoh masyarakat, Aparat Dinas Perkebunan, Pakar dan Konsumen Kopi yang ada di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Dengan memakai alat analisis daya saing Berlian Porter (1990) dan Nilai Tambah Hayami (1987) didapat bahwa dari 5 ukuran daya saing Berlian Porter ada 3 faktor yang dominan yaitu kualitas kopi yang diberikan pemasok, tingkat permintaan, dan strategi pesaing eksportir kopi di pasar internasional. Sedang 2 faktor lainnya kurang dominan yaitu factor regulasi pemerintah dan iklim bisnis. Dari 4 proses pengolahan kopi arabika setelah panen, maka nilai tambah yang paling tinggi dicapai pada nilai tambah pada produk akhir yaitu pada produk kopi special, dan yang paling murah adalah pada produk kopi gelondongan. Hal ini menyebabkan rendahnya motivasi petani dalam bekerjasama dengan stake holder lainnya untuk meningkatkan mutu produk kopinya. Kendala lain dalam melakukan kerjasama antar stake holder adalah kurangnya modal kerja petani dan pedagang pengumpul, serta kesulitan memenuhi standar ekspor kopi. Agar daya saing meningkat maka diperlukan peningkatan modal kerja dan share keuntungan bagi petani dan pedagang perantara.
Pemasaran dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Tani Jeruk Siam (Citrusnobilis) di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat Rias Tampani Lubis; Rahmanta Rahmanta; Tavi Supriana
JASc (Journal of Agribusiness Sciences) Vol 5, No 1 (2021): "JASc" JOURNAL OF AGRIBUSINESS SCIENCES
Publisher : JASc (Journal of Agribusiness Sciences)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jasc.v5i1.7516

Abstract

Jeruk merupakan salah satu komoditas hortikultura yang layak untuk dikembangkan, karena usaha tani jeruk memberikan keuntungan yang tinggi, sehingga dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan petani. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah saluran pemasaran dan factor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan petani di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat. Dengan menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif dari sampel data sekunder dan data primer yang diambil langsung dari petani dan pedagang dengan jumlah populasi sebanyak 46 yang di proporsikan 36 petani, 5 agen dan 5 pedagang eceran. Pengujian dilakukan dengan uji F untuk serempak dan uji T untuk pengujian secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan Hanya terdapat dua saluran pemasaran yakni saluran tingkat satu (one level channel) dan saluran tingkat dua (two level channel) dengan marjin sebesar 62,19% antara petani dan agen sedangkan 27,81% antara agen dengan pedagang eceran, kemudian produksi, harga, modal, sewa lahan dan upah tenaga kerja, secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan petani dan secara parsial variabel produksi, harga, dan modal terdapat pengaruh terhadap pendapatan petani namun secara parsial tidak terdapat pengaruh antara sewa lahan dan upah tenaga kerja terhadap pendapatan petani jeruk Siam di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat

Page 7 of 15 | Total Record : 150