cover
Contact Name
Akhyar Anshori
Contact Email
akhyaransori@umsu.ac.id
Phone
+6282277000285
Journal Mail Official
jurnalinteraksi@umsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU Gedung C Jalan Kapten Mukhtar Basri No 3 Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 25806955     DOI : https://doi.org/10.30596/interaksi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bekerjasama dengan Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APIK PTM) yang terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. Terbit pertama kali pada bulan Januari 2017.
Articles 220 Documents
Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Pematang Johar dalam Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Ecobrick Arifin Saleh; Mujahiddin Mujahiddin; Sigit Hardiyanto
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i2.15449

Abstract

The Central Statistics Agency (BPS) released data on plastic waste in Indonesia that has reached 66 million tonnes per year. In the village of Pematang Johar, to be precise, in Hamlet 15, the Suka Mulia Garbage Bank has been established, which currently has 60 customers. In this waste bank, residents are starting to actively save and manage plastic waste using an ecobrick approach. This study aims to describe and analyze community empowerment communication in Pematang Johar Village in Ecobrick-Based Plastic Waste Management. This research design is qualitative with a descriptive approach. The data in this study consisted of secondary data and primary data, both of which were analyzed using an interactive model as proposed by Miles and Huberman, which consisted of three main things: data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The results of this study found a form of community empowerment communication in ecobrick-based waste management in Pematang Johar Village starting from the dissemination of ecobrick ideas to students reciting the Koran by inviting these students to collect waste from homes and the village environment and teach the practice of making ecobrick every Saturday night. In addition, a form of empowerment communication is also carried out by holding student art performances decorated with ecobrick handicraft.
Representasi Male Gaze Pada Video Klip Ardhito Pramono “Here We Go Again” (Semiotika John Fiske) Noni Mutiara Ardhanic Cahya; Yudha wirawanda
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i2.14392

Abstract

Male Gaze merupakan fenomena yang sedang hangat terjadi di kalangan masyarakat . Para pelaku yang selalu berkuasa dan menindas sosok perempuan, dan perempuan memilih bungkam saat berhadapan dengan pihak yang lebih berkuasa. Hal ini menimbulkan asumsi negatif dan menyebabkan para korban (perempuan) enggan mengadukan tindakan tersebut kepada orang lain. Sehingga pihak yang berkuasa menjadi lebih berani dan dominan dalam suatu hubungan, karena pelaku merasa diri mereka aman. Fenomena tersebut juga terjadi pada video klip “ Here We Go Again” karya Ardhito Pramono. Dimana Ardhito sebagai fanboy sangat terobsesi dan posesif kepada kekasih bayanganya. Tujuan peneliti mengangkat pembahasan ini adalah untuk mengetahui representasi kasus Male Gaze dalam video klip “Here We Go Again”. Peneliti menggunakan teknik analisis dengan menggunakan metode kualitatif dan mengambil teknik analisa semiotika John fiske untuk menyampaikan makna dan kode-kode mendalam pada video klip tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa representasi Male Gaze pada video klip ini terdapat tiga tahapan menurut John Fiske meliputi level realitas, level representasi, dna level ideologi dihubungkan dari penggambaran Male Gaze yang dilakukan, dan disimpulkan bahwa pada video klip ini menghasilkan  ideologi Patriarki berupa kekerasan simbolik dan kekerasan fisik.
Analisis Konten Social Marketing Campaign Dove #RambutAkuKataAku Di Youtube Pada Konsep Body Positivity Aiga Diwani; Ratih Hasanah Sudradjat
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v7i2.13702

Abstract

Berkembangnya isu mengenai standar kecantikan yang tidak realistis memunculkan sebuah gagasan positif yang dinilai dapat menanggulangi isu tersebut yakni body positivity. Dove merupakan brand perawatan rambut dan tubuh yang aktif menyuarakan body positivity melalui campaign-nya selama lebih dari satu dekade. Salah satu campaign Dove Indonesia terkait body positivity adalah campaign #RambutAkuKataAku dimana campaign ini berupaya untuk menciptakan perubahan sikap dan perilaku sosial yang bermanfaat bagi masyarakat yang disebut juga dengan social marketing campaign. Penelitian ini mempelajari bagaimana konten social marketing campaign Dove #RambutAkuKataAku di channel Youtube Dove Indonesia pada konsep body positivity. Peneliti menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan paradigma post-positivisme. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga video campaign Dove #RambutAkuKataAku mengandung kategori aktivitas social marketing campaign dan konsep multidimensi body positivity dengan jumlah score yang berbeda pada pengkodingan, serta setiap video campaign didominasi oleh kategori aktivitas social marketing campaign dan konsep body positivity yang berbeda.Kata Kunci: Analisis Isi Kualitatif, Aktivitas Social Marketing Campaign, Body Positivity
Komunikasi Kelompok dalam Pemberdayaan Pelaku Sapi Sonok di Kabupaten Pamekasan Virdaus, Safira Uzma Putri; Kurniawan, Rio
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i1.17027

Abstract

Sapi sonok yang bisa diartikan sebagai kegiatan merias sapi hingga secantik mungkin dan sapi yang digunakan tentunya sapi berjenis kelamin betina. Budaya ini sudah berjalan selama puluhan tahun di berbagai daerah madura salah satunya adalah Kab. Pamekasan namun sekitar tahun 1997  terjadi kericuhan yang mengakibatkan sapi sonok di ilegalkan oleh pemerintah Kab. Pamekasan. Dengan demikian, munculah seseorang yang menjadi inisator untuk merubah sapi sonok yang awalnya dilombakan menjadi kontes yang akhirnya terbentuk suatu paguyuban sapi sonok yang diketuai sang motivator dengan visi menjaga kearifan lokal, menjalin silaturahmi dan kepentingan bisnis. Penelitian ini dilakukan melalui metode penelitian kualitatif dengan teknik studi kasus, dimana fokus kepada informasi yang sesuai dengan kondisi yang dialami oleh narasumber selaku subjek penelitian. Teori yang digunakan adalah teori mengenai komunikasi kelompok kerja dalam suatu kelompok budaya yang diusung oleh oetzel yaitu Effective Intercurtural Workgroup Communication dengan paradigma teori sistem. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bagaimana  pemberdayaan masyarakat dapat menghasilkan output yang bermanfaat untuk mempermudah paguyuban sapi sonok se Madura, dalam kajian komunikasi kelompok maka kelompok tersebut dapat memenuhi kebutuhan anggotanya.
Media Baru dan Kreatifitas dalam Dunia Digital (Sebuah Analisis Wacana) Suherman, Ansar; Hasrullah, Hasrullah; Cangara, Hafied; Karnay, Sudirman
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v8i2.19313

Abstract

Proses kemajuan dalam teknologi komunikasi dan digitalisasi pengiriman ulang telah muncul sebagai dua prinsip dasar yang mendominasi di "era informasi". Kemunculan teknologi digital telah mengubah prosedur pelaporan secara signifikan dengan memungkinkan konversi dan penyebaran berbagai bentuk informasi. Email, forum diskusi online, blog, dan situs jejaring sosial telah menjadi alat yang sangat diperlukan oleh para jurnalis di Internet dalam melaporkan dan menyebarkan berita. Selain itu, media berita juga telah memanfaatkan teknologi haptic, wearable, dan pencitraan digital 3D. Penelitian ini mengeksplorasi konsep jurnalisme inovasi dan penerapannya pada metodologi pelaporan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses transformasi digital dalam industri media. Jurnalis sering kali mendapatkan keuntungan dari adopsi alat teknologi baru dan canggih karena perubahan signifikan dalam metode pembuatan dan penyebaran berita belakangan ini. Kemajuan teknologi komunikasi dan seluler telah mempercepat evolusi pelaporan. Hal ini menyebabkan munculnya bentuk-bentuk pelaporan baru, seperti jurnalisme inovasi, yang disesuaikan dengan era media baru.
Analisis Resepsi Penonton Terhadap Makna Normalisasi Pelecehan Seksual pada Film Dear David Octavia, Rhesma; Yuwono, Andri Prasetyo
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i1.14608

Abstract

Film merupakan bagian dalam komunikasi massa yang tugasnya mengirim dan menerima pesan dan biasanya berisi gambaran realitas sosial. Penelitian ini terkait khalayak aktif dalam memaknai media (film) sehingga tentunya masing-masing khalayak akan mempunyai makna dan persepsi yang berbeda-beda. Film Dear David merupakan film drama fantasi romantis remaja yang mengusung tema isu anak remaja salah satunya berupa pelecehan seksual, terjadi kontroversional sejak rilisnya film ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui resepsi penonton terhadap makna normalisasi pelecehan seksual. Pemahaman bagaimana khalayak menafsirkan isi teks media. Penelitian ini memilih analisis resepsi milik S. Hall model encoding dan decoding dengan teori pendukung uses and effect. Hasil penelitian menunjukan dari lima scene dalam film Dear David yang mengarah kepada seksualitas, empat scene didominasi oleh dominant hegemonic position, sedangkan satu scene terakhir didominasi oleh opposition position. Penelitian ini menghasilkan dua sisi pada khalayak, pertama sisi positif berupa ajaran untuk bertanggung jawab atas diri sendiri, dapat bersikap berani atas keadilan, jujur, peran orang tua dalam menghadapi masalah anak, menjaga privasi dan meminta maaf apabila salah. Sedangkan sisi negatif dari film ini dapat memunculkan sikap normalisasi terhadap pelecehan seksual untuk generasi muda dengan catatan jika penonton tersebut tidak dapat menangkap pesan baiknya.
Analisis Penerapan Prinsip-Prinsip Human Relations Studi Kasus PT Mumtaz Ceria Edukasi Nazila, Meli Firdausi
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v8i2.18751

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi penerapan prinsip-prinsip human relations pada PT Mumtaz Ceria Edukasi, Brebes, Jawa Tengah. Hal ini dapat mencerminkan bagaimana komunikasi organisasi terjalin pada perusahaan tersebut. Pendekatan penelitian secara kualitatif deskriptif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam pada key informan yaitu pemimpin sekaligus pemilik perusahaan dan HRD Generalist. Teori yang digunakan adalah teori hubungan antar manusia oleh Elton Mayo dan prinsip-prinsip human relations oleh Keith Devis. Hasilnya dari delapan prinsip human relations terdapat satu prinsip yang belum optimal. Pada prinsip identitas lokal (local identity), pegawai belum sepenuhnya mendapatkan kepuasan kerja karena tidak mencapai target pekerjaan. Hal ini disebabkan individu kurang mendalami peran pekerjaannya. Tujuh prinsip lain yang terlaksana dengan baik adalah kepentingan individu,  saling menerima, kepentingan bersama, keterbukaan komunikasi, partisipasi pegawai, keputusan lokal , dan standar moral yang tinggi. Simpulan dari penelitian adalah pelaksanaan komunikasi organisasi yang tercermin dalam penerapan prinsip-prinsip human relations tersebut menjadi langkah utama untuk pimpinan dan HRD untuk membangun hubungan yang baik antar individu perusahaan.Kata kunci: Prinsip-Prinsip Human Relations, Komunikasi, Organisasi
Representasi Bullying Dalam Film Animasi Jepang ‘A Silent Voice’ Ramadhani, Fathanah Tri; Alfando, Johantan; Sary, Kezia Arum; Rifayanti, Rina; Nurliah, Nurliah
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i2.17300

Abstract

Penelitian ini meneliti representasi bullying dalam film animasi Jepang 'A Silent Voice.' Penelitian yang dilakukan menggunakan analisis semiotika, khususnya pendekatan Roland Barthes, untuk mengkaji representasi film tentang bullying. Pendahuluan memfokuskan prevalensi penindasan di masyarakat kontemporer, menekankan dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental korban. Studi ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa film dapat menjadi media yang efektif dalam mengatasi dan mengurangi perilaku bullying. Bagian metodologi menguraikan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis datanya meliputi analisis semiotika dengan menggunakan kerangka Roland Barthes, dengan fokus pada aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil dan pembahasan memperlihatkan adegan-adegan dari film, menganalisis representasi bullying secara verbal, fisik, dan mental. Setiap adegan didekonstruksi melalui lensa denotatif dan konotatif, mengungkap lapisan makna dan mitos yang mendasari perilaku tersebut. Kesimpulannya mengumpulkan temuan-temuan, menekankan potensi film untuk merepresentasikan bullying melalui pendekatan representasi reflektif, intensional, dan konstruksionis, sesuai dengan teori representasi Stuart Hall. Studi ini membantu untuk memahami bagaimana film, seperti 'A Silent Voice,' dapat menggambarkan dan mengatasi masalah sosial seperti bullying.
Peran Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton dalam Mengkampanyekan Slogan “Moderasi Beragama” Pangibi, Abdul Azis; Suherman, Ansar; Hidayatullah, Muhammad
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i1.15596

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki pluralitas keagamaan. Oleh karena itu Perlu adanya elemen yang dapat mengkampanyekan slogan moderasi beragama agar kerukunan keberagaman agama dapat terjalin dengan baik. Dalam hal ini Indonesia memiliki Kementerian Agama yang menaungi urusan-urusan keagamaan. Dalam mengkampanyekan slogan moderasi beragama, perlu adanya peran humas Kantor Kementerian Agama agar kampanye moderasi beragama dapat terencana dengan baik. Kantor Kementerian Agama juga ikut serta dalam mengkampanyekan slogan moderasi beragama. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton dalam mengkampanyekan slogan moderasi beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengkampanyekan slogan moderasi beragama, Humas Kantor Kementerian Agama menggunakan dua peran utama, yakni sebagai manajer dan teknisi. Dengan menggunakan dua peran tersebut, Humas Kantor Kementerian Agama dapat mengkampanyekan slogan moderasi beragama dengan baik. Namun terdapat beberapa hambatan yakni kurangnya koordinasi antara humas dengan bagian lain dan tersuspendnya website Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton. Namun hambatan tersebut dapat diatasi dengan saling berkoordinasi dengan kolaborasi. 
Komunikasi Pemasaran melalui Storytelling Media Sosial Instagram Live Klinik Kopi Yogyakarta Putri, Nabila Cahyani; Christin, Maylanny
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v8i2.19747

Abstract

Dengan perkembangan dunia bisnis yang semakin meningkat, fenomena coffee shop menjadi salah satu industri bisnis yang menuai banyak pesaing. Dengan berbagai teknik melalui adanya storytelling menjadi suatu  pendekatan  dalam  pemasaran.  Salah  satu  industri  bisnis  pada  bidang  coffee  shop  yang  menuai konsep storytelling yaitu Klinik Kopi. Hal ini dapat digunakan sebagai pemasaran digital dengan bantuan media sosial Instagram live yang menjadi tolak ukur guna mampu  membantu penjualan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi bagaimana komunikasi pemasaran berbasis storytelling yang digunakan oleh  Klinik  Kopi  dalam  mengembangkan  bisnisnya  melalui  media  sosial  Instagram  live.  Penelitian  ini dilakukan  dengan  menggunakan  metode  kualitatif  di  mana  informasi  dikumpulkan  melalui  wawancara, observasi  dan  dokumentasi  kepada  informan  yang  dipilih.  Hasil  penelitian ini memaparkan  komunikasi pemasaran  yang  dilakukan  melalui  teknik  storytelling  menggunakan  media  Instagram  live  oleh  Klinik Kopi yang dikaitkan dengan teori yang digunakan.