cover
Contact Name
Manpan Drajat
Contact Email
Manpan Drajat
Phone
-
Journal Mail Official
alafkarjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
al-Afkar, Journal For Islamic Studies
ISSN : 26144883     EISSN : 26144905     DOI : -
Core Subject : Social,
al-Afkar, Journal for Islamic Studies is published by Association of Secondment Lecturers (Asosiasi Dosen DPK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Indonesia. Focus of al-Afkar, Journal for Islamic Studies is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic Studies, it covers various issues on the Islamic studies within such number of fields as Islamic Education, Islamic thought, Islamic law, political Islam, and Islamic economics from social and cultural perspectives and content analysis from al-Qur’an and Hadist. In other than forementioned field in Islamic Studies, al-Afkar, Journal for Islamic Studies also accepts articles which cover the topic on the cross section between Islam Studies and other scientific field, such as sociology, law, economics, and others.
Arjuna Subject : -
Articles 1,567 Documents
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Sekolah Menengah Kejuruan Dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan Peserta Didik Di SMKN 7 Baleendah Waska Warta; Iwan Setiawan; Asep Mahpudin; Muhammad Rifai
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.572

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kurikulum Merdeka pada sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam meningkatkan Kompetensi lulusan Peserta Didik di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 7 Baleendah Kabupaten Bandung. Apa hambatan penerapan kebijakan merdeka belajar pada kurikulum SMK, serta 3) Apa upaya yang ditempuh untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Tempat penelitian di laksanakan di SMKN 7 Baleendah Kabupaten Bandung. Pendekatan yang digunakan terhadap masalah penelitian ini adalah pendekatan kualitatif didukung oleh data deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi partisipasi aktif, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan selama penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa: 1) Penerapan kebijakan merdeka belajar pada kurikulum SMK dengan melaksanakan sistem pendidikan pada ranah input, proses, dan output; 2) Hambatan penerapan merdeka belajar dari ketiga SMK meliputi (1) Pemenuhan kompetensi industri memerlukan peningkatan kompetensi guru yang terprogram; (2) Guru belum mempunyai pengalaman lapangan dalam penerapan kompetensi industri; (3) Perubahan standar kompetensi industri yang dinamis memerlukan pengembangan kurikulum yang berkelanjutan dan pemenuhan sarana prasarana yang memadai; (4) Kesulitan memfasilitasi pembelajaran dengan efektif sesuai dengan budaya industri; 3) Upaya untuk mengatasi kendala yang ada dari penerapan merdeka belajar.
Penerapan Manajemen Informasi Pendidikan Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar Esa Kareem Kota Bandung Waska Warta; Tubagus Aditia Albar; Edyana Samsudin
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.573

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1). Memahami penerapan manajemen informasi di SD Esa Kareem 2). Mengetahui proses pembelajaran di SD Esa Kareem. 3). Memahami faktor-faktor pendukung penerapan manajemen informasi di SD Esa Kareem. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dan melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Beberapa temuan survei ini antara lain: (1). Implementasi Manajemen Informasi di SD Esa Kareem yang diwujudkan melalui pemanfaatan aplikasi pengelolaan data dapodik dan teknologi informasi seperti google form dan manajemen basis data komputer yang dapat diolah untuk menghasilkan informasi. (2). Pelaksanaan proses pembelajaran di SD Esa Kareem dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap perencanaan terlebih dahulu dengan melakukan analisis program pembelajaran, tahunan, semester, menyusun summary dan modul, menyusun Rencana Proses Pembelajaran (RPP). Kedua, tahap pelaksanaan aspek metode dan teknik dalam pembelajaran, yakni dengan pembelajaran berdiferensiasi yang bertujuan untuk menajamkan potensi siswa berdasarkan data potensi siswa. Ketiga, tahap penilaian dilaksanakan dengan evaluasi pembelajaran siswa secara harian bahkan bulanan, dengan menerapkan Kriteria Ketuntasan Minimal sebagai indikator kelulusan. (3). Faktor yang mendukung manajemen informasi adanya sistem informasi manajemen seperti sistem dapodik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Manajemen Informasi memiliki pengaruh yang sangat mendukung dalam dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran di SD Esa Kareem.
Implementasi Learning Management System (LMS) Untuk Meningkatkan Kinerja Guru Di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Bandung Saepul Kurniawan; Cahya Syaodih; Syahruna Mubarokah; Dwi Rahayuningsih; Anwar Abu Bakar
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.575

Abstract

Di bidang Pendidikan, kecepatan pun menjadi faktor penting dalam mencapai tujuan, termasuk dalam meningkatkan kinerja guru. SMPN 4 Bandung rata-rata sudah memiliki guru dengan kinerja yang baik, namun untuk menghadapi era digitalisasi ini guru-guru perlu diberikan tantangan baru untuk mempercepat pengelolaan data dan informasi pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu SMPN 4 Bandung mengimplementasikan LMS untuk meningkatkan kinerja guru yang sesuai dengan era digitalisasi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Implementasi Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan kinerja guru di SMPN 4 Bandung 2). Kendala apa saja yang dihadapi oleh pengelola dan guru dalam mengimplementasikan di Learning Management System (LMS) SMPN 4 Bandung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi (dokumen atau teks). Hasil penelitian ini ditemukan bahwa implementasi Learning Management System (LMS) di SMPN 4 Bandung sangat membantu guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan sangat baik. Semua Administrasi guru pun dapat dipantau secara online kapanpun dan dimanapun. Penggunaan LMS ini sangat berpengaruh terhadap kinerja guru, dimana guru dapat dengan maksimal melakukan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi secara realtime sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Laporan guru pun dapat langsung dipantau di LMS oleh wakil kepala sekolah bagian kurikulum.
Manajemen Pendidikan Vokasional Pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Dalam Meningkatkan Partisipasi Warga Belajar Pian Supriatna Sulaeman; Cahya Syaodih; Rizky Maulana Yusali; Muliati Said
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.577

Abstract

Tujuan PKBM adalah sebagai wadah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, atau pun kegiatan belajar untuk mengembangkan diri. Maka dari itu partisipasi warga belajar merupakan hal penting dalam proses belajar, agar tujuan pelaksanaan tercapai sehingga program pendidikan kesetaraan vokasional Paket C berhasil. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan partisipasi warga belajar yakni dengan perencanaan program vokasional Paket C, pelaksanaan program kejuruan vokasional Paket C, dan pengawasan program vokasional Paket C. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik kualitatif, dengan model interaktif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian pertama, perencanaan program dilakukan oleh ketua PKBM dengan menganalisis jumlah siswa, menyusun kurikulum, dan merumuskan kurikulum model pembelajaran terpadu. Kedua, pelaksanaan program meliputi rekrutmen peserta, rekrutmen tutor, dan proses pembelajaran dua kali seminggu, pembelajaran umumnya menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan praktek. Sementara pendanaan dari peserta, pemerintah, pemasaran produk. Ketiga, pengawasan dilakukan oleh pejabat eksternal Kemendiknas dan Ketua PKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi yang dilakukan warga belajar ini berbeda-beda antara warga belajar satu dan yang lainnya.
The Concept of Memayu Hayuning Bawana Perspective of Marcus Aurelius: A Descriptive Analysis Study Nur Muhammad Khoirul Umam; Muhlas
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i3.591

Abstract

It has become an unavoidable thing that modernization also brings negative effects. As a result, westernized behavior, moral decadence and spiritual dryness appear to be increasingly widespread. This needs a way as an antidote to this. One way is to return to the principles of life that are used as a form of local wisdom. The principle of life is Memayu Hayuning Bawana. This Javanese philosophy has a deep meaning that directs humans to their main goal, namely obtaining true happiness. In this study, the philosophical concept of Memayu Hayuning Bawana will be studied through the perspective of a Stoicist figure, Marcus Aurelius. This research is a type of qualitative research with descriptive analysis. There are two types of research data sources, namely primary and secondary. The data collection method is literature research which can be interpreted as an activity to search for relevant themes using several materials such as books, theses, dissertations, articles and so on. After that, the data was analyzed using the model from Miles and Huberman namely reduction, data display, and conclusion. The results of this study indicate that the concept of meayu hayuning bawana is an attempt by the Javanese to protect, care for and beautify life. These efforts can be centered on three values, namely the relationship between humans and nature, God and humans. When the three values ​​are aligned, the peak that will be achieved is a life that is safe and happy in essence.
Assessment Of Determinants Of Islamic Cooperatives's Patronage In Nigeria, A Case Study Of Albirr Islamic Cooperative Abdulkabir Olaitan
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.597

Abstract

This paper aims to assess the determinants of patronage for Islamic cooperatives in Nigeria, with a specific focus on Albirr Islamic Cooperative. The study employs a mixed-methods approach, including both quantitative data analysis and qualitative interviews with members of Albirr. The findings suggest that factors such as trust, social ties, religious affiliation, and economic benefits all contribute to the decision to patronize Islamic cooperatives. Additionally, the study highlights the importance of effective management and communication in maintaining and growing membership for Islamic cooperatives. The paper concludes that a deeper understanding of these determinants can inform strategies for increasing the success and impact of Islamic cooperatives in Nigeria and other similar contexts.
Religious Teachings as the Key to Social Peace and Harmony: An Approach from an Islamic Point of View Asra Aslam; Rafique Anjum; Bilal Ahmad Dar
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.605

Abstract

"Islam" is derived from the Arabic root "Salema," which implies peace, submission, purity, and obedience. Islam is frequently regarded as a religion that prioritizes the use of violence in its missionary efforts. A body of literature and media depicting Islam as a violent faith has contributed to the stereotype. The Qur’an, the major source of Islamic teaching, depicts a human as being both eager to collaborate and prone to dispute, with a preference for conflict resolution through peaceful means. In the Qur’an,ic worldview, the three levels of peace are conceptualized using three terms: as-silmu, as-shulhu, and al-amanu. The purpose of this article is to investigate how the Qur’an, encourages Muslims to engage in religious tolerance and harmony with people of other religions in order to bring about a true manifestation of peace and brotherhood in diversity, as well as respect for each other's rights as places of worship based on their common humanity. As a result, the study describes the Qur’an,ic principles, hadith, and opinions of other scholars for maintaining religious harmony and peaceful coexistence among societies, such as human equality, mutual understanding, tolerance, dispute resolution, cooperation, and religious and intellectual freedom. This report also emphasises the function of educational groups in raising public knowledge about the importance of maintaining societal peace and harmony.
Islamic Eschatological Discourses: Comparing Between The Conceptions Of Badiuzzaman And Al-Attas Jafar Paramboor
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i4.609

Abstract

The idea of what is after life has been remarkably discussed in all religions since their inceptions. The doctrine of the last things is known as eschatology. The word originated in the West and initially referred to Jewish, Christian, and Muslim ideas regarding the end of time, the afterlife, the Last Judgment, the messianic era, and the theodicy (the justification of God's justice) dilemma. The phrase has been used by religious historians to describe overlapping themes and ideas in nonliterate peoples' religions, ancient Mediterranean and Middle Eastern societies, and Eastern civilizations. There are eschatological archetypes in many secular liberation movements as well. The present paper aims to present a metaphysical and theological understanding of the Islamic idea of eschatology, comparing between two contemporary scholars, i.e., Badiuzzaman Said Nursi and al-Attas. In the works of both, it is noticed that the conceptions and terminologies related to the end of this world and beginning of the other world have been discussed. Initially, the paper introduces the concept of eschatology in THE WORDS of Badiuzzaman, followed by the explanation by al-Attas. After presenting the two scholastic narrations, they are compared looking to different dimensions including their content, articulative methodologies, and linguistic aspects. A meticulous analysis of all these dimensions showed that the two scholars have similar understanding of the Islamic idea of eschatology, whereas both differ, to a great extent, in presenting it through their respective works. The paper argues that both scholastic narrations have contributed significantly to the understanding of the hereafter world.
Impediments To Muslim Girl-Child Education In Ghana: The Case Of Nima In The Greater Accra Region Mustapha Abdullah Kuyateh
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i3.610

Abstract

Girl child education is a significant contributory factor to economic development and a key to sustainable development. In an era of globalization, the education of the girl child is considered a strategic investment in human and intellectual capital. However, the contextual realities for girl children and the state of their education in Nima are daunting, such that Young-Muslim girls who are supposed to be in school are either sent off in marriages or made to help in business activities at the expense of schooling. Analyses of the Ghana Education Service (GES) Report (2005) indicates that GES is much interested in the high enrolment in the basic schools but silent on the retention and sustainability of these laudable programs (GES 2005). Also, in spite of the ongoing efforts lots of girls are still out of the classrooms and gender parity remains a far cry nationally and especially in some parts of Ghana (GES 2008). What accounts for these persistent imbalances? Of course, the ongoing efforts are necessary but are they sufficient? What are the impediments and how might they be overcome? This research work explores these questions through a case study of Nima in the Greater Accra Region of Ghana.
Perencanaan Strategi Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar Di SDN Rawagempol Kulon I Cilamaya Wetan Hanafiah; Aan Puspita; Fitriah Yuliasari; Nani Suryani; Wahyu Rananda Saputra
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v6i2.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan strategi pendidikan yang dilakukan sekolah jenjang SD yaitu di SDN Rawagempol Kulon I Cilamaya Wetan dalam merumuskan kegiatan pada RKJM ( Rencana Kerja Jangka Menengah ) agar terselenggaranya pelayanan pendidikan yang dapat memenuhi ketentuan dari PP 19 tahun 2007 tentang Standar Nasional Pendidikan dengan pemenuhan 8 standar nasional pendidikan yaitu standar isi, standar kompetensi lulusan, standar proses, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar, pengelolaan, standar sarana dan prasarana, standar penilaian dan standar pembiayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif pendekatan deskriptif yang mendeskripsikan terkait masalah yang dibahas. Dengan metode ini diharapkan mendapatkan informasi atau data deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan perencanaan strategi pendidikan SDN Rawagempol Kulon I Cilamaya Wetan telah tertuang dalam RKJM ( Rencana Kerja Jangka Menengah ) sebagai acuan dalam proses pendidikan. RKJM adalah acuan tercapainya 8 standar nasional pendidikan dengan target pencapaian pada tahun 2023 walau banyak tantangan yang dihadapi dalam pencapaian 8 standar tersebut. Juga hasil evaluasi diri secara detail dan rinci upaya yang diperoleh dari hasil raport mutu sekolah untuk setiap standar nasional pendidikan

Page 33 of 157 | Total Record : 1567