cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
ISSN : 2597520X     EISSN : 25975218     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
Penerapan Asesmen Diagnostik dalam Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fathonah, Siti; Alfitri Prayoga, Yanda
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2d413t49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan asesmen diagnotik pada pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi Teks Anekdot kelas X di SMA Negeri 2 Tarakan. Asesmen diagnostik dipilih karena asesmen ini mengalami kemunduran intensitas penerapannya di SMA Negeri 2 Tarakan yang sebelumnya dilakukan setiap pergantian materi kini hanya dilakukan pada saat pergantian semester saja. Adapun penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi Teks Anekdot di kelas X SMA N 1 Tarakan sebenarnya dapat menjadi alternatif peningkatan hasil belajar siswa, namun kembali lagi efektivitasnya bergantung pada kesesuaian dengan karakteristik siswa yang diajar. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest-posttest control group. Sementara sumber data dikumpulkan melalui tes hasil belajar peserta didik dan angket wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asesmen diagnotik pada pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi Teks Anekdot kelas X di SMA Negeri 2 Tarakan sudah tidak efektif lagi karena secara signifikan hasil perhitungan nilai rata-rata peserta didik tidak menunjukkan peningkatan apapun walaupun sedikit lebih baik dari hasil belajar dan motivasi siswa dengan metode pembelajaran konvensional. Siswa yang diajar dengan model ARIAS menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep Teks Negosiasi dan lebih percaya diri dalam bernegosiasi.   Kata Kunci: Asesmen Diagnostik, Efektivitas, Pembelajaran Berdiferensiasi, Teks Anekdot  
Analisis Semiotika Makna Ekokritisisme pada Lirik Lagu “Guna Manusia” Karya Barasuara Feleryo Akbar Pradana; Edi Nugroho, Antonius
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/6f393996

Abstract

Penelitian ini mengkaji makna ekokritisisme dalam lirik lagu Guna Manusia karya Barasuara menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure. Penelitian ini berfokus pada identifikasi hubungan antara penanda (signifier) dan petanda (signified) dalam merepresentasikan persoalan ekologis yang terdapat dalam lirik lagu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif interpretative dengan pendekatan semiotika yang didukung perspektif ekokritisisme. Sumber data penelitian berupa lirik lagu Guna Manusia dalam album Pikiran dan Perjalanan yang dirilis pada tahun 2018. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis teks dengan membagi lirik ke dalam beberapa bait, kemudian menafsirkan tanda berupa kata, frasa, dan ungkapan yang berkaitan dengan makna ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut merepresentasikan berbagai persoalan ekologis, seperti penurunan permukaan tanah, pemanasan global, kerusakan lingkungan, dan berkurangnya ruang hidup manusia akibat aktivitas manusia yang tidak terkendali. Melalui penggunaan diksi metaforis dan simbolik, lagu ini menggambarkan relasi manusia dengan alam yang semakin tidak seimbang. Penelitian ini menunjukkan bahwa lirik lagu tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetis, tetapi juga sebagai media kritik ekologis dan refleksi sosial terhadap krisis lingkungan. Kata kunci: Barasuara, Ekokritisisme, Guna Manusia, Lirik Lagu, Semiotika Ferdinand de Saussure,
Makna Kebahagiaan dalam Kesederhanaan pada Film Keluarga Cemara: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Putri Diah Nur Asrikah; Ratna Herawati, Tri
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/s37t9q83

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kebahagiaan dalam kesederhanaan pada film Keluarga Cemara melalui kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Fokus penelitian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan manusia yang dialami tokoh Abah, Emak, Euis, dan Ara berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow, yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan aktualisasi diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data utama berupa dialog, adegan, dan perilaku tokoh dalam film. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan cara menonton film secara berulang, mencatat dialog, dan mengidentifikasi adegan yang relevan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebahagiaan dalam film tidak ditentukan oleh kekayaan materi, melainkan melalui kebersamaan, kasih sayang, rasa syukur, dan dukungan antaranggota keluarga. Tokoh-tokoh dalam film tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar hingga kebutuhan aktualisasi diri meskipun hidup dalam keterbatasan ekonomi. Pemenuhan kebutuhan sosial menjadi aspek yang paling dominan karena hubungan emosional dalam keluarga menjadi sumber utama kebahagiaan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa film dapat menjadi media pembelajaran yang mengandung nilai-nilai humanistik dan karakter dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA. Kata Kunci: Abraham Maslow, Film Keluarga Cemara, Kebahagiaan, Kesederhanaan,  Psikologi Humanistik  
Transformasi Novel Wandering Witch: The Journey of Elaina ke Dalam Film Digital Fajar Permana, Ahmad; Ratna Herawati, Tri
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/q439x158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi novel Wandering Witch: The Journey of Elaina karya Jougi Shiraishi ke dalam film animasi Wandering Witch: The Journey of Elaina yang disutradarai oleh Toshiyuki Kubooka melalui kajian ekranisasi. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi unsur-unsur struktural serta bentuk penciutan, penambahan, dan perubahan variasi yang terjadi dalam proses alih wahana dari novel ke film. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa novel Wandering Witch: The Journey of Elaina dan film animasi Wandering Witch: The Journey of Elaina. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan membaca, menyimak, mencatat, dan dokumentasi terhadap data yang berkaitan dengan proses ekranisasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasikan, membandingkan, dan mendeskripsikan data berdasarkan aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi. Keabsahan data diperoleh melalui peningkatan ketekunan dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 207 data ekranisasi yang terdiri atas 109 perubahan variasi, 72 penambahan, dan 26 penciutan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses ekranisasi tidak hanya mempertahankan unsur-unsur penting dalam novel, tetapi juga menghadirkan berbagai perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan penceritaan dalam media film. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa proses ekranisasi menyebabkan terjadinya penciutan, penambahan, dan perubahan variasi sebagai konsekuensi dari perbedaan karakteristik media, tanpa menghilangkan substansi utama cerita yang diadaptasi.   Kata Kunci: Ekranisasi, Film Animasi, Novel, Transformasi, Wandering Witch: The Journey of Elaina
Pola Penyusunan Frasa Adjektiva dalam Novel Voice Karya Ghyna Amanda Nanda Putri Salsabillah; Zakaria, Jelita; Elyusra; Gunawan, Hafiz; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/mh2q4d42

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya frasa adjektiva dalam membangun deskripsi naratif yang ekspresif untuk menggambarkan kondisi psikologis dan suasana dalam novel. Fokus penelitian ini adalah kajian sintaksis terhadap bentuk dan urutan unsur pembentuk frasa adjektiva. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi serta mendeskripsikan pola penyusunan frasa adjektiva yang digunakan dalam novel Voice karya Ghyna Amanda. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kutipan teks yang mengandung frasa adjektiva, dengan sumber data novel Voice karya Ghyna Amanda (192 halaman). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dengan metode baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 308 data frasa adjektiva yang terbagi ke dalam empat pola, yaitu: 1) Adverbia + Adjektiva (Adv + A) sebanyak 235 data; 2) Adjektiva + Nomina (A + N) sebanyak 42 data; 3) Adjektiva + Adjektiva (A + A) sebanyak 21 data; dan 4) Adjektiva + Adverbia (A + Adv) sebanyak 10 data. Pola Adv + A menjadi yang paling dominan, mencerminkan gaya bahasa pengarang yang menekankan pada intensitas emosi dan derajat sifat tokoh. Penulis menyarankan peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian komparatif pada genre novel yang berbeda.   Kata Kunci: Frasa Adjektiva, Novel, Sintaksis Web
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Erni Kusumawati; Hakim, Man; Yunita, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/eced2f28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri 03 Tebat Karai Kabupaten Kepahiang Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca permulaan secara individual berdasarkan enam indikator, yaitu mengenal dan membaca huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat, membaca teks sederhana, dan pemahaman isi bacaan. Setiap indikator diberi skor 1–4 sehingga skor maksimal adalah 24. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah skor seluruh siswa sebesar 415, rata-rata skor 20,75, dan rata-rata nilai 86,46. Sebanyak 12 siswa (60%) berada pada kategori Sangat Baik, enam siswa (30%) pada kategori Baik, dan dua siswa (10%) pada kategori Cukup. Tidak terdapat siswa pada kategori Perlu Pembinaan. Dengan demikian, 90% siswa berada pada kategori Baik dan Sangat Baik. Secara umum kemampuan membaca permulaan siswa berada pada kategori Baik, meskipun dua siswa masih memerlukan bimbingan dan latihan membaca lebih intensif.   Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Literasi, Membaca Permulaan, Sekolah Dasar

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 8 No. 3 (2025): urnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 8 No 2 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 8 No 1 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 1 (2023): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 6 No 2 (2023): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 6 No 1 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 1 (2021): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 4 No 1 (2020): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 3 No 2 (2020): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 3 No 1 (2019): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 2 No 2 (2019): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 2 No 1 (2018): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajaran) Vol 1 No 2 (2018): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) More Issue