cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
TAWADHU
ISSN : 25977121     EISSN : 25808826     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Tawadhu merupakan Jurnal Fakultas Tarbiyah IAIIG Cilacap berisi ulasan, hasil pemikiran, ataupun hasil penelitian tentang pendidikan/ Kependidikan baik lingkup Islam maupun umum meliputi: Pesantren, Sekolah/ Madrasah, Pendidikan luar Sekolah maupun Pendidikan kemasyarakatan.
Arjuna Subject : -
Articles 68 Documents
MODEL MANAJEMEN MUTU THE MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD DALAM PENDIDIKAN Utomo, Sandi Aji Wahyu; Al Halim, A. Adibudin
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.263 KB)

Abstract

Tulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui salah satu model sistem standar mutu yang telah dibakukan dan dirumuskan untuk menjamin mutu yang lebih baik. Salah satu model sistem standar mutu tersebut adalah The Malcolm Baldrige National Quality Award. Sistem ini merupakan sebuah sistem penghargaan bagi perusahaan di Amerika Serikat yang mana telah memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh The Malcolm Baldrige National Quality Award. Kriteria penghargaan yang ditetapkan mencakup leadership, strategic planning, customer dan market focus, information dan analisys, human resources focus, process management, dan business result. Setelah sukses dengan sistem penghargaan tersebut, The Malcolm Baldrige National Quality Award diperluas cakupan kategorinya hingga mencakup bidang pendidikan. Kriteria penghargaan tersebut antara lain konsep kualitas yang diarahkan kostumer, kepemimpinan, perbaikan berkelanjutan, partisipasi total, cepat tanggap, rancangan dan pemeliharaan mutu, pandangan jangka panjang, manajemen berdasarkan fakta, pengembangan kemitraan, dan tanggung jawab komunitas.
ESTIMASI KEANDALAN PENILAIAN MUNAQOSAH Lumaurridlo, Lumaurridlo
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.972 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan estimasi pada keandalan atau reliabilitas rubrik penilaian munaqosah yang merupakan bagian dari penilaian kinerja menggunakan teori generalizability (Teori G). Penilaian ini dilakukan dengan menilai presentasi skripsi yang merupakan hasil penelitian mahasiswa serta menguji produk skripsi yang disusun. Pada estimasi ini, menggunakan data 60 mahasiswa (P) dan terdiri dari tiga dosen penguji Munaqosah sebagai rater (R) atau penilai. Tiap rater menilai seluruh aspek yang dinilai sejumlah 5 aspek yaitu 1) metode peneliitian, 2) Kajian dan analisis, 3) Sumber rujukan,  4) Penguasaan materi serta 5) Sikap dan penampilan. Hasil analisis estimasi keandalan menggunakan Teori G menunjukkan Karakteristik instrumen penilaian munaqosah yang mencakup studi G dan  Studi D dapat diketahui. Koefisien G untuk instrumen ini sebesar 0,81. Lebih jauh lagi analisis D Study menghasilkan kesimpulan bahwa untuk mencapai kesepahaman dan kesepakatan yang memenuhi tingkat observasi yang dapat diterima untuk faset yang lebih luas, yaitu >0,70, penilai masih dapat menggunakan 4 aspek saja.
PENDIDIKAN AGAMA DAN MORAL ANAK Muttaqin, Achmad Machrus
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.584 KB)

Abstract

Pendidikan Agama dan Moral untuk anak-anak menjadi sangat penting dalam pusaran globalisasi, tentu hal ini menjadi tanggungjawab semua pihak untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak, terutama orang tua. Pendidikan ini menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi anak-anak yang harus diberikan oleh setiap orang dewasa, jika mereka ingin anak-anak mereka menjadi anak-anak shaleh dalam keluarga mereka. Hal ini juga menjadi tujuan penelitian oleh para ahli pendidikan Islam. Pendidikan anak harus mendasar pada Islam yang bersumber dari al-Qur'an dan hadits terutama tentang keberadaan kewajiban untuk belajar bagi setiap muslim, laki-laki atau perempuan, anak-anak dan orang dewasa. Sementara tujuan pendidikan islam pada anak adalah: merawat jiwa anak-anak untuk menjadi jiwa yang lebih baik (fitrah) dalam Islam dan membawa anak-anak ke kehidupan yang penuh belas kasih sayang, bahagia di dunia dan akhirat.
MAKANAN HIGIENIS DAN BERGIZI DALAM PERSPEKTIF AGAMA ISLAM Munasib, Munasib; Sa’dudin, Ihsan
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.186 KB)

Abstract

Material content of Islamic Education at the University of Health is not only related to pure Islamic material. But ideally it is correlated with facultative-based material and study programs.Food studies in the Nutrition Science Study Program will always be interesting and developing, one of the focuses of the study is about food safety and halalness. Many studies have examined food security using the food science and health sciences approaches, but there are still few studies that discuss food halalness. Therefore an interdisciplinary approach is needed, namely integrating Islamic science approaches (Islamic Education) with health sciences. The purpose of this study is to find a picture of the concept of hygienic and nutritious food in the perspective of Islam.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Mukhlasin, Ahmad
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.401 KB)

Abstract

Kepala atau pimpinan pada lembaga pendidikan, sebagai pribadi yang digunakan memutuskan apa yang benar, atau apa yang paling tepat, dalam suatu situasi tertentu khususnya kebijakan pendidikan itu sendiri. Pada Era Rovolusi Industri 4.0 sekarang ini tentu kebijakannya mengarah padan unsur dan nilai yang ada dibagian itu sendiri. dari mulai kepentingan individu hingga global berikut infrastrukturnya harus dikendalikan dengan baik.Pendidikan yang sejatinya menjadi alat ikhtiar untuk membina peradaban manusia, pada era Revolusi Industri ini harus berperan secara terbuka dan tidak dibatasi oleh kepentingan lokal saja melainkan menjawab target dan sasaran SDGs. Peran yang sangat optimal memang sangat dibutuhkan sehingga perkembangan sang sangat cepat ini tidak terhambat dan salah sasaran. Melalui kebijakan pendidikan yang nantinya mucul harus dirumuskan dengan mudah, cepat dan tetap mengedepankan hakikat manusia yang tentunya menjadi wilayah dalam dunia pendidikan.
RELASI PENDIDIKAN ISLAM MENURUT AL GHAZALI DAN KH MUSTOLIH Fatah, Abdul
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.526 KB)

Abstract

Al-ghazali termasuk ke dalam kelompok sufistik yang banyak menaruh perhatian yang besar terhadap pendidikan, karena pendidikanlah yang banyak menentukan corak kehidupan seseorang dan pemikirannya. Dalam masalah pendidikan al-ghazali lebih cenderung berpaham empirisme. Hal ini antara lain disebabkan karena ia sangat menekankan pengaruh pendidikan terhadap anak didik. Menurutnya seorang anak tergantung kepada orang tua dan anaknya yang mendidiknya.KH Mustolih, beliau orang yang sangat konsen dalam pendidikan. Kalau kita mengacu pada apa yang dikatakan Al-Ghazali, beliau menjelaskan tentang tujuan sistem pendidikan dengan menerangkan tentang berbagai ilmu yang wajib dipelajari oleh murid, yang sesuai dengan kurikulum pengajaran masa kini, metode-metode mengajar yang harus diikuti oleh guru dalam mendidik anak dan dalam menyajikan ilmu pengetahuan kepada murid sehingga menarik minat dan perhatian mereka serta sesuai dengan kecenderungan mereka.
KOMUNIKASI PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF di SD/MI Fatahillah, Fatahillah
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.149 KB)

Abstract

Educator communication to students has an important role in the teaching and learning process, therefore the ability to communicate becomes one of the competencies that must be possessed by an educator. The learning process is essentially a process of communication, the delivery of messages from the introduction to the recipient. The message delivered is in the form of content / teachings which are poured into communication symbols, both verbal (words and writing) and non-verbal. effective, empathic and empathetic communication, is very influential on the message to be conveyed to students, In the use of educator communication strategies with students in SD / MI there are several things that need to be considered in the learning process, namely: recognizing the target of communication, the choice of communication media , assessment of the purpose of communication messages, and the role of educators as communicators in communication with students. The use of effective communication methods can be done by: Informative communication methods, persuasive communication methods, and instructive / coercive communication. Every communication that is established must have obstacles faced, educators need to pay attention or avoid things that interfere with the delivery channel of the message in the form of channel interference and semantics.
STUDI KOMPARASI PENERAPAN METODE ACTIVE LEARNING MODEL READING ALOUD DAN METODE KONVENSIONAL MODEL CERAMAH DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DAN PENGARUHNYA TERHADAP RESPON SISWA KELAS V MI MA’ARIF 01 PAHONJEAN MAJENANG Hasanah, Siti Uswatun
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Tawadhu
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.754 KB)

Abstract

This study aims to find out how the application of active learning methods of reading aloud models and conventional methods of lecture models in learning Arabic and their influence on learning outcomes of fifth grade students in MI Ma'arif 01 Pahonjean. With this research, it is expected to provide new input to all parties involved in the world of education in general and Arabic Language Education in particular. In connection with the theme of the adopted writer, the authors hope to know the learning model with the application of active learning methods aloud reading models and conventional methods of modeling lecture in the teaching-learning process, so that the application can create a spirit of learning, the creation of student motivation, and can compare between the two methods.This research is a quantitative descriptive research by taking the object of research in MI Ma'arif 01 Pahonjean. Data collection is done by interviews, questionnaires, and documentation. The sample of this study was class V. Data on student results were analyzed using the Independent Sample Test and questionnaire responses of students were analyzed using descriptive analysis.Based on the results of the study it can be concluded that: (1) There is no difference between the classes using the active learning method aloud reading model and the conventional method of lecture model with a significance level of P <0.05; (2) there are differences there are differences in responses from class V students of MI Ma'arif 01 Pahonjean regarding the two methods, with an average percentage of active learning methods reading aloud model of 79.8% and the average percentage of conventional methods of lecture models of 54%.
KONSEP PENDIDIKAN MENURUT AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DALAM PENDIDIKAN DI INDONESIA Arista, Rizki Noura
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 2 (2019): INTEROPRABILITAS TEORI PENDIDIKAN ULAMA SALAF DALAM KONTEKS PERADABAN OTOMASI
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.018 KB)

Abstract

Islamic education is a means for the formation of people who are able to know their Lord and serve Him. In al-Ghazali's view it was stated that humans who were educated in the education process to be smart, but immoral, that person was categorized as a fool, whose life would be difficult.In general, this study aims to determine the concept of Islamic religious education according to Imam Al-Ghazali, The specific purpose of this study is to find out al-Ghazali's thoughts about science, and to know al-Ghazali's thoughts about the concept of Islamic education. To answer the purpose of this research in this literature research method used qualitative data analysis techniques namely reflective thinking data analysis, namely data analysis techniques with the process of thinking back and forth. In addition, to analyze existing data, the author also uses a comparative method, which examines the factors with the situation or phenomenon under investigation and compares one factor to another.The findings of this study show that science is a source of happiness in the world and the hereafter. With science will make humans become noble and honorable beings compared to other creatures. While al-Ghazali's thoughts on the concept of Islamic education are: 1) educational goals according to al-Ghazali must lead to the realization of religious and moral goals, 2) educators not only teach the sciences, but more importantly also shape the character and personality of their students with morals and Islamic teachings, 3) students intend to seek knowledge solely to worship Allah SWT, 4) methods and media used in the learning process, according to al-Ghazali must be seen psychologically, sociologically, and pragmatically in the framework success of the learning process.
TEORI PENDIDIKAN AZZARNUJI DAN EKSISTENSINYA DI ERA DIGITAL Utomo, Sandi Aji Wahyu
Jurnal Tawadhu Vol 3, No 2 (2019): INTEROPRABILITAS TEORI PENDIDIKAN ULAMA SALAF DALAM KONTEKS PERADABAN OTOMASI
Publisher : IAIIG Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.492 KB)

Abstract

Pendidikan sebagai benteng pertama dengan adanya perubahan pun tidak jauh dari kata masalah. Kini guru justru tidak lagi mendidik, lebih kepada menggugurkan kewajiban mengajar. Banyak perihal adab dan akhlak yang sangat jauh dari kata cukup bagi peserta didik. Era digital era media sosial berdampak menghalalkan integritas sebagai pendidik demi sebuah konten dan ketenaran semata. Salah satu tokoh Islam pada abad 12 M, Az-Zarnuji melalui Kitabnya Ta’limul Muta’allim yang mana didalamnya sarat dengan akhlak atau nilai-nilai etik dan estetik dalam proses pembelajaran. Kitab ini telah dijadikan referensi bagi santri di sebagian besar pondok pesantren di nusantara. Adapun nilai akhlak tersebut tampak pada pemikiran Az-Zarnuji tentang relasi dan interaksi guru dengan murid, murid dengan murid, bahkan murid dengan lingkungan sekitar. Pemikiran Az-Zarnuji seharusnya dapat dimaksimalkan dan diterapkan di era pendidikan kekinian, karena melalui kitabnya tersebut sangat berhasil membentuk akhlak dan adab para santri pada gurunya di pesantren. Tidak akan berani para santri untuk menunjukkan perangai yang dapat dikatakan berani pada gurunya. Oleh karenanya pendidikan di pesantren lebih mengedepankan adab daripada menuntut ilmu. Pada penulisan kali ini akan mengkaji teori pendidikan akhlak Az-Zarnuji dan eksistensinya pada era digital.