cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
PENGARUH PSIKOEDUKASI TERHADAP KECEMASAN MASYARAKAT MENGHADAPI PANDEMI COVID-19 DI KOTA PALEMBANG Ayu Dekawaty; Joko Tri Wahyudi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1176

Abstract

ABSTRAKDunia saat ini sedang mengalami darurat masalah kesehatan yang disebabkan oleh Corona Virus Disease (Covid-19). Jumlah kasus positif dan kematian akibat pandemi Covid-19 semakin meningkat. Keadaan tersebut menjadikan krisis global yang bukan hanya mengancam kesehatan masyarakat secara fisik, namun juga secara mental. Pemberitaan mengenai peningkatan jumlah masyarakat yang terkonfirmasi positif maupun yang meninggal dunia juga memberikan dampak terhadap timbulnya kecemasan di masyarakat. Kapasitas untuk menjadi cemas diperlukan untuk bertahan hidup, tetapi tingkat kecemasan yang berat tidak sejalan dengan kehidupan. Psikoedukasi telah menjadi langkah penting dalam manajemen kecemasan. Penggabungan metode psikoedukasi aktif dan pasif diberikan kepada responden pada penelitian ini. Penelitian dilakukan dengan design quasi experiment. Pemilihan Sampel dilakukan dengan Teknik simple random sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan peneliti sebelumnya dengan jumlah sampel sebanyak 77 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa Psikoedukasi terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan pada masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 dengan nilai p value 0,000. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi Pemerintah, khususnya Perawat Kesehatan Jiwa komunitas dalam pemberian intervensi.Kata kunci: Covid-19, Kecemasan, Psikoedukasi ABSTRACTThe world is currently experiencing a health emergency caused by the Corona Virus Disease (Covid-19). The number of positive cases and deaths due to the Covid-19 pandemic is increasing. This situation has created a global crisis that not only threatens public health physically, but also mentally. The news about the increase in the number of people who were confirmed positive and who died also had an impact on the emergence of anxiety in the community. The capacity to be anxious is necessary for survival, but severe levels of anxiety are incompatible with life. Psychoeducation has become an important step in anxiety management. The combination of active and passive psychoeducation methods was given to respondents in this study. The research was conducted with a quasi-experimental design. Sample selection was done by simple random sampling technique based on the criteria that had been determined by the previous researcher with a total sample of 77 people. The results showed that psychoeducation was proven to be effective in reducing the level of anxiety in the community in the face of the COVID-19 pandemic with a p value of 0.000. The results of this study are expected to be a reference for the Government, especially Community Mental Health Nurses in providing interventions.Keyword: Covid-19, Anxiety, Psychoeducation
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Lubuk Basung Kab. Agam Sri Handayani; Meta Novita; Ika Yulia Darma; Edison ,,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1405

Abstract

Peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator bahwa program JKN semakin dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan laporan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan bulan Desember 2020, jumlah peserta yang terdaftar yaitu secara nasional sebanyak 82.07%. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri pada Pasien Rawat Jalan. Penelitian dilakukan dengan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional pada tanggal 22 November sampai 9 Desember 2022 di Puskesmas Lubuk Basung Kab. Agam Tahun 2021, populasi sebanyak157 orang, dan sampel sebanyak 112 orang, teknik pengambilan sampel accidental sampling dan data di olah secara univariate dan bivariate. Hasil penelitian menunjukkan 46,4% responden memiliki pendidikan tinggi,53,6% responden bekerja,54,5% responden memiliki pendapatan cukup,43,8% responden memiliki pengetahuan baik, 57,1% responden memiliki persepsi positif, 46,4% responden memiliki motivasi tinggi,58,9% responden patuh membayar iuran BPJS. Didapatkan hasil bivariate  ada hubungan pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengetahuan, persepsi, motivasi dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri pada Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Lubuk Basung Kab. Agam Tahun 2021. Kesimpulan dari penelitian ini adanya hubungan pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengetahuan, persepsi, motivasi dengan Kepatuhan Membayar Iuran BPJS Kesehatan Mandiri pada Pasien Rawat Jalan. Disarankan kepada Puskesmas agar lebih meningkatkan pengetahuan, dan motivasi pasien untuk membayar iuran BPJS kesehatan mandiri. 
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALU KECAMATAN TALAMAU KABUPATEN PASAMAN BARAT Siska Sakti Angraini; Vino Rika Nofia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1375

Abstract

Penyakit tuberkulosis dapat dicegah dan disembuhkan, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu minimal enam bulan. Oleh sebab itu, kepatuhan berobat penderita TB sangat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Tb Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Talu Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian   descriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini pasien yang melakukan rawat jalan 6 bulan terakhir ( Januari-Juni ) terdiagnosa 35 penderita TB Paru. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling, jumlah sampel 35 orang. Penelitian   dilakukan pada bulan Desember 2019 sampai Januari 2020 di Puskesmas Talu Pasaman Barat. Data yang terkumpul kemudian di olah secara univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi- square dengan batas kemaknaan (α = 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan  bermakna antara motivasi (P value =0,00) dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan bermakna antara motivasi dengan kepatuhan minum obat pasien TB Paru. Saran yang dapat diberikan kepada tenaga kesehatan yang mengelola program pengobatan dan penanggulangan TB Paru dapat mempertahankan dan meningkatkan  motivasi pasien TB Paru agar senantiasa mengontrol kepatuhan minum obat, supaya tidak terjadi putus obat dan resistensi.
PENGARUH PURSED LIP BREATHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DI KLINIK PERMATA BUNDA KOTA PADANG TAHUN 2021 Rika Yoni; Dian Rahmi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1271

Abstract

Kecemasan adalah rasa takut yang tidak jelas disertai dengan ketidakpastian, ketidakberdayaan, isolasi, dan ketidakamanan. Pandemi virus corona telah menambah kecemasan dan ketidakpastian, terutama pada ibu hamil. Kecemasan yang terjadi pada ibu hamil juga berkaitan dengan depresi post partum karena terjadinya gangguan emosional ibu yang tidak stabil, baik pada sebelum persalinan hingga setelah persalinan. Salah satu cara yang dapat dilakukan ibu hamil agar dapat mengurangi rasa cemasnya yaitu dengan melakukan latihan relaksasi pernafasan (pursed-lip breathing exercise). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pursed lip breathing exercise terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil dalam menghadapi pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan ndi Klinik bersalin Permata Bunda Padang Pada Bulan Agustus sampai September 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experiment dengan pendekatan Two Group Pretes dan Posttes design. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat menggunakan uji statistik t-indenpenden. Hasil penelitian hasil uji statistik dengan menggunakan uji t test independent di dapatkan nilai p value = 0,004 (p≤0,05), maka terdapat pengaruh Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Pandemi Covid -19. 
Faktor - Faktor Yang Berperan Terhadap Beban Kerja Perawat Di RSU GMIM Tonsea Airmadidi Di Era Pandemi Covid 19 Anggi Kardia Worang; A. J. M. Rattu; Theresia Kaunang
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1137

Abstract

Perawat sebagai salah satu bagian dari pemberi pelayanan keperawatan mempunyai periode waktu paling panjang dengan pasien. Banyak juga masalah dari perawat karna penyesuaian diri dengan lingkungan atau teman sekerja. Kurangnya fasilitas di tempat kerja juga membuat para perawat dan bidan merasan bertambah beban dalam pekerjaan mereka, ada juga tugas tugas tambahan yang diberikan kepada perawat dan membuat beban pekerjaan mereka bertambah. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor apa saja yang berperan dengan beban kerja perawat di RSU GMIM Tonsea Airmadidi.Jenis penelitian dalam penelitian  menggunakan metode campuran atau mixed method yang dilaksanakan di RSU GMIM Tonsea Airmadidi pada bulan Februari 2021. Metode kuantitatif menggunakan sampel sebanyak 40 responden yang diwawancarai menggunakan kuesioner dan analisisnya dari univariat, bivariat dan multivarit, sedangkan untuk metode kualitatif hasil wawancara didapat dari 4 informan dan dianalisis menggunakan triangulasi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran kelengkapan fasilitas terhadap beban kerja perawat  dengan nilai signifikan 0,03, peran tugas tambahan terhadap beban kerja perawat  0,023 dan tidak terdapat peran kondisi lingkungan kerja terhadap beban kerja perawat dengan nilai signifikan 1,000 dan variabel yang paling berperan dominan yaitu  kelengkapan fasilitas terhadap beban kerja perawat.Kesimpulannya terdapat menunjukkan bahwa terdapat hubungan peran kelengkapan, peran tugas tambahan terhadap beban kerja perawat, sedangkan tidak terdapat peran kondisi lingkungan kerja terhadap beban kerja perawat  dan variabel yang paling berperan dominan yaitu  kelengkapan fasilitas, sehingga disarankan agar rumah sakit menyediakan kelengkapan fasilitas dalam mendukung pelayanan, melakukan pengkajian terhadap beban kerja perawat menurut Workload Indicator Staffing Needs (WISN) terutama  tugas tambahan yang berdampak pada beban kerja perawat  di Era Pandemi Covid 19 serta kondisi lingkungan kerja di  RSU GMIM Tonsea Airmadidi perlu ditata lebih baik melalui skala prioritas dalam menurunkan beban kerja perawat
FACTOR ASSOCIATED WITH GASTRITIS INCIDENCE IN PEOPLE PULAU TENGAH VILLAGE , KERINCI REGENCY Oktariyani Dasril; Firda Rosalina; Wiya Elsa Fitri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1429

Abstract

This research was motivated by the high incidence of gastritis at the Jujun Inpatient Health Center in 2020was 924 cases. Gastritis can strike anyone.. The aims of this study was to determine the factors associated with the incidence of gastritis in people in Pulau Tengah Vilaage, Kabupaten Kerinci. This type of analytic research with cross-sectional design. The population of all people aged 20-44 years in Pulau Tengah Vilage is 90 people. Sampling using a to saturated sampling technique. Data collection was conducted manually from July-September 2021. The data were analyzed univariate and bivariate using the Chi-Square test with a significance level of 95% = 0,05. The result showed that as many as 54,4% respondents had gastritis. More than half of respondents are 52,2% have a poor eating habits, 56,7% respondents often consumed NSAID, and 56,6% respondents had poor coffee habits. The results showed that there was a relationship between eating habits and the incidence of gastritis with a p value = 0,003. There is a relationship between NSAID consumption and the incidence of gastritis with a p value = 0,000. There is a relationship between coffee consumption and the incidence of gastritis with a p value = 0,000. Factors of eating habits, consumption of NSAIDs, and coffe consumption are associated with the incidence of gastritis. As a result most people in Pulau Tengah vilaage faced gastritis. It is hoped that the community in Pulau Tengah Village should be able to maintain good consumption patterns to prevent gastritis
STATUS GIZI BAYI (6-12 bulan) DITINJAU DARI BERAT BADAN LAHIR DI POSYANDU BOUGENVILE I WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS Etri Yanti; Emira Apriyeni; Dwi Christina Rahayuningrum; Ibrahim Ibrahim; Debi Ayu K
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1388

Abstract

ABSTRAKPenderita gizi kurang didunia mencapai 104 juta anak dan keadaan gizi kurang masih menjadi penyebab sepertiga dari seluruh penyebab kematian anak di seluruh dunia(World Health Organization (WHO) 2012).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Berat Badan Lahir dengan Status Gizi Bayi (6-24 bln) di Posyandu Bougenvil 1 di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Padang Tahun2020. Penelitian ini deskriptif analitik  dengan desain cross sectional yang telah dilaksanakan di Posyandu Bougenvil 1. Teknik pengambilan sampel accidental sampling dengan jumlah sampel 30 balita. Data dikumpulkan dengan wawancara dan observasi buku KMS, dianalisa menggunakan analisa dengan uji statistik Chi-square. Hasil  penelitian dapat dilihat bahwa gizi bayi pada kategori sedang 33,3%dan  BBLRsebanyak 76,7%.Hasi uji bivariat p-value 0,025 (p<0,05), terdapat ada hubungan antara berat badan bayi dengan status gizi bayi. Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan berat badan lahir dengan status gizi di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Tahun 2020. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi masukkan bagi puskesmas Andalas Padang dalam upaya peningkatan penyuluhan pada ibu hamil untuk meningkatkan asupan nutrisinya dan pemberian ASI ekslusif padi bayi . Kata Kunci         : Bayi, Berat Badan Lahir, Status gizi ABSTRACTMalnutrition sufferers in the world reach 104 million children and malnutrition is still the cause of one third of all causes of child mortality worldwide (World Health Organization (WHO) 2012). The purpose of this study was to determine the relationship between birth weight and infant nutritional status (6 -24 months) at the Bougenvil 1 Posyandu in the Andalas Padang Health Center Work Area in 2020. This research is descriptive analytic with a cross sectional design that has been carried out at Posyandu Bougenvil 1. The sampling technique was accidental sampling with a sample of 30 children under five. Data were collected by interview and observation of KMS books, analyzed using Chi-square statistical test. The results showed that the nutrition of infants in the moderate category was 33.3% and LBW was 76.7%. Bivariate test results p-value 0.025 (p<0.05), there is a relationship between the baby's weight with the nutritional status of infants. The conclusion of the study is that there is a relationship between birth weight and nutritional status in the Posyandu in the Work Area of the Health Center in 2020. It is hoped that the results of this study will be input for the Andalas Padang Health Center in an effort to increase counseling for pregnant women to increase their nutritional intake and provide exclusive breastfeeding for infants. Keywords : Baby, birth weight, nutritional status
PENGARUH KOMPRES ES UNTUK MENGURANGI NYERI SAAT PENYUNTIKAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI Siti Aisyah Nur; Putri Minas Sari; Honesty Diana Morika; Indah Komala Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1437

Abstract

ABSTRAKBayi yang tidak pernah mendapatkan imunisasi, akan lebih berisiko tertular dan mengalami sakit yang lebih parah. Pada saat melakukan imunisasi campak bayi sering rewel karena nyeri setelah dilakukan imunisasi. Kompres dingin mampu menahan implus dari nyeri dapat diatur atau dihambat oleh mekanisme pertahan yang ada di sepanjang sistem saraf pusat. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengaruh Kompres Es Mengurangi Nyeri Saat Penyuntikan Imunisasi Campak Pada Bayi Di Wilayah Puskesmas Sungai Tutung kabupaten Kerinci provinsi Jambi. Jenis penelitian ini adalah true eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah rancangan  posttest only control design. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020 di puskesmas sungai tuntung kabupaten Kerinci provinsi Jambi, dengan sampel 20 orang responden, teknik pengambilan sampelnya teknik random sampling.Teknik pengolahan data, coding, data entry, tabulating, cleaning serta analisa data analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata nyeri yang dirasakan responden yang diberikan kompres es yaitu 4 dengan nyeri sedang dan standar deviasi 1,05, sedangkan rata-rata nyeri yang dirasakan tanpa kompres es yaitu 6,9 dengan standar deviasi 1,37. Ada Pengaruh Kompres Es Untuk Mengurangi Nyeri Saat Penyuntikan Imunisasi Campak Di Wilayah Puskesmas Sungai Tutung dengan nilai p value 0,001. Kesimpulan adanya pengaruh kompres es terhadap penurunan nyeri pada bayi setelah imunsasi. Terapi kompres es dapat mengurangi nyeri dan merileksasikan menjadi lebih tenang dan nyaman. Disarankan Puskesmas menyediakan es untuk  mengompres bayi yang melakukan imunisasi. Kata Kunci : terapi kompres es batu, imunisasi, nyeri  ABSTRACTBabies who never get immunized, will be more at risk of contracting and experiencing more severe illness. At the time of immunization against measles, babies are often fussy because of pain after immunization. Cold compresses are able to withstand impulses from pain can be regulated or inhibited by defense mechanisms that exist throughout the central nervous system. The purpose of the study was to determine the effect of ice compresses on reducing pain when injecting measles immunization in infants in the Sungai Tutung Community Health Center. This type of research is an experiment with the design used is the Posttest Design. This research was conducted in November 2020 at the Sungai Tuntung Public Health Center, with a sample of 20 respondents, the sampling technique was random sampling technique. Data processing techniques, coding, data entry, tabulating, cleaning and data analysis were univariate analysis and bivariate analysis with the T-Test test. . The results showed that the average pain felt by respondents who were given ice packs was 4 with moderate pain and a standard deviation of 1.05, while the average pain felt without ice packs was 6.9 with a standard deviation of 1.37. There is an Effect of Ice Compress to Reduce Pain When Injecting Measles Immunization in the Sungai Tutung Community Health Center with a p value of 0.001. The conclusion is that there is an effect of ice packs on reducing pain in infants after immunization. Ice compress therapy can reduce pain and relax to be more calm and comfortable. It is recommended that the Puskesmas provide ice to compress babies who are immunized. Keywords: ice cube compress therapy, immunization, pain
EFEKTIVITAS FIVE FINGER HYPNOTIS DALAM MENGATASI KECEMASAN PADA IBU HAMIL DI MASA PANDEMI COVID 19 DI KLINIK PERMATA BUNDA KOTA PADANG TAHUN 2021 Dian Rahmi; Rikayoni Rikayoni
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1272

Abstract

Persalinan pada ibu hamil akan mengakibatkan berbagai masalah psikologis bagi ibu hamil, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil jika tidak ditangani secara serius akan berdampak pada efek fisik dan psikis, baik pada ibu maupun pada janin. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat mengurangi kecemasan adalah hipnosis lima jari, dimana terapi ini dapat menurunkan ketegangan otot, membantu memfokuskan perhatian dan mengurangi rasa takut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas terapi hipnosis lima jari terhadap kecemasan ibu hamil.Metode dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental Design menggunakan model desain One Group Pretest Postest. Penelitian ini dilakukan di Klinik Permata Bunda. Yang bertujuan untuk mengetahui keefektifan sebelum dan sesudah terapi hipnosis lima jari pada kecemasan ibu hamil.Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling sebanyak 15 orang. Alat ukur menggunakan angket kecemasan Hamilton Anxiety Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas terapi hipnotis lima jari terhadap kecemasan ibu pre partum menghasilkan nilai p = 0,001.Disarankan kepada pihak klinik untuk dapat memberikan informasi tentang tindakan terapi hipnotis lima jari dan dapat melatih ibu hamil yang akan melahirkan agar ibu dapat mengetahui manfaat dan cara yang tepat untuk menghilangkan kecemasan pada saat persalinan  
PENGARUH LATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIULAK MUKAI KABUPATEN KERINCI Vino Rika Nofia; Meldafia Idaman; Andika Herlina; Idelni Idelni
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1406

Abstract

ABSTRAKPenggunaan terapi farmakologis dengan menggunakan obat kimia seringmenimbulkan efek samping, mahal danpenggunaan seumur hidup bagi penderitahipertensi. Sedangkan terapi nonfarmakologi diyakini rendah efeksamping, mudah dan murah. Terapi relaksasi otot progresif merupakan salah satu upaya penanganan penderita hipertensi secara nonfarmakologis yaitu terapi yang terpusat pada suatu aktivitas otot untuk menurunkan ketegangan pada otot dengan melakukan teknin relaksasi agar rileks.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darahpada pasien hipertensi Di Wilayah KerjaPuskesmasSiulak Mukai Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experimental dengan rancangan equivalent two groups design, Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 16 September 2021, dengan populasi adalah semua penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Mukai dan sampel yaitu 10 orang untuk kelompok kontrol dan 10 orang untuk kelompok intervensi diambil dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi. Data dianalisa dengan komputerisasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan Uji Independen Sample T-Test. Hasil penelitian didapatkan rerata tekanan darah kelompok kontrol adalah 158/100 mmHg, rerata tekanan darah kelompok intervensi adalah 137/ 88.00 mmHg. Hasil Uji Independen Sample T-Test didapatkanp-valuesistolik = 0,030 dan diastolik = 0,040. Berdasarkan hasil penelitian makadapat disimpulkan bahwa ada perbedaan rerata tekanan darah antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi pemberian latihan otot progresif pada penderita hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Siulak Mukai Kabupaten Kerinci Tahun 2021. Dukungan dari pihak puskesmas dengan mengadakan penyuluhan dan demonstrasi terapi non farmakologis Latihan Otot Progresif sebagai alternatif pengobatan hipertensi.Kata Kunci: Hipertensi; Latihan Otot Progresif ABSTRACTUsed of pharmacological therapy using chemical drugs often causes side effects, expensive and lifelong use for people with hypertension. While non-pharmacological therapy is believed to be low in side effects, easy and inexpensive. Progressive muscle relaxation therapy is one of the non-pharmacological therapy to treat hypertension patients, that is therapy that centered on a muscle activity to reduce muscle tension by doing relaxation techniques to relax. The purpose of this study was to determine the effect of progressive muscle relaxation exercises toward Loweringblood pressure in hypertensive patients in the Work Area of the Siulak Mukai Public Health Center, Kerinci Regency in 2021. The type of this research is Quasy Experimental with equivalent two groups design. This research was conducted on 9 to 16September 2021, with the population being all people with hypertension in the Siulak Mukai Health Center Working Area and a sample of 10 people for the control group and 10 people for the intervention group taken by accidental sampling technique. Data was collected through observation sheets. The data was analyzed by computerization, then analyzed univariately and bivariately with the Independent Sample T-Test. The results showed that the average blood pressure of the control group was pre test 158/100 mmHg,  the average blood pressure of the intervention group 137/88.00 mmHg. Independent Sample T-Test Results obtained p-value systolic = 0.030 and diastolic = 0.040. Based on the results of the study, it can be concluded that there is a difference in the average blood pressure between the control group and the intervention group providing progressive muscle relaxation exercisesin patients with hypertension in the Siulak Mukai Health Center Work Area, Kerinci Regency in 2021. Support from the health center by holding non-pharmacological therapy counseling and demonstration for Progressive Muscle Exercise as alternative treatment of hypertension.Keywords        : Hypertension; Progressive Muscle Exercise