cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
FAKTOR PREDISPOSISI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS KECAMATAN JATINEGARA Legina Anggraeni; Mella Yuria RA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1107

Abstract

Angka Kematian Ibu di dunia masih didominasi pada negara-negara berkembang salah satunya adalah Indonesia. Indonesia menjadi Negara diurutan ketiga pada regional Asia Tenggara untuk angka Kematian Ibu sendiri. Penyebab kematian ibu masih didominasi oleh perdarahan, preeklamsi, dan infeksi. Salah satu yang dapat menyebabkan infeksi adalah kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin. Ketuban pecah dini merupakan robeknya selaput ketuban pada saat persalinan belum dimulai dan hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko dari penyebab ketuban pecah dini. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang untuk kasus (case) dan 50 orang untuk kelompok kontrol. Lokasi penelitian berada di Puskesmas Kecamatan Jatinegara dan metode pengambilan data dilakukan menggunakan data sekunder dengan memanfaatkan rekam medis yang dimiliki. Hasil peneltian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia, paritas dan tingkat pendidikan ibu terhadap kejadian ketuban pecah dini. Sedangkan untuk variabel lama waktu bekerja tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian KPD. Hasil multivariat didapatkan bahwa variabel usia dan paritas lebih dominan untuk menyababkan terjadinya KPD. Untuk mencegah terjadinya KPD pada ibu perlu dilakukan peningkatan pemahaman tentang penyebab dan dampak saat terjadinya KPD. Tenaga kesehatan juga memiliki peran untuk melakukan deteksi dini komplikasi selama masa kehamilan dan persalinan  
Hubungan antara Health Belief Model dengan Kepatuhan Penggunaan APD pada Perawat Morgen Ekaputra Pangaila; Fatimawali Fatimawali; Wulan Kaunang
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1100

Abstract

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dalam hirarki pengendalian bahaya merupakan pilihan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan antara konstruk Health Belief Model dengan kepatuhan penggunaan APD pada perawat. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 140 orang. Jumlah sampel 70 perawat diambil dengan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui google form. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square dan analisis multivariat dengan menggunakan regresi logistik. Dari hasil uji chi square didapati hasil persepsi kerentanan p=0,078, persepsi keparahan p=0,014, persepsi manfaat p=0,181, persepsi hambatan p=0,555, efikasi diri p=0,002 dan stimulus untuk bertindak p=0,002. Untuk hasil uji regresi logistik didapati hasil variabel stimulus untuk bertindak memiliki OR paling besar yaitu 2,465. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu, variabel yang memiliki hubungan yang signifikan yaitu persepsi keparahan, efikasi diri dan stimulus untuk bertindak, sedangkan variabel yang tidak memiliki hubungan yang signifikan yaitu persepsi kerentanan, persepsi manfaat dan persepsi hambatan. Variabel independen yang memiliki pengaruh paling besar yaitu stimulus untuk bertindak. Pimpinan rumah sakit diharapkan selalu mengingatkan tentang aturan penggunaan APD di kalangan para perawat.
Sifat Kombinasi Ekstrak Etanol 90% Batang Sereh (Cymbopogon citratus) dengan Kulit Buah Delima (Punica granatum L.) Terhadap Bakteri Klebsiella pneumoniae Suci Ahda Novitri; Neng Fisheri Kurniati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1254

Abstract

Bakteri Klebsiella pneumoniae merupakan salah satu bakteri patogen yang menginfeksi manusia. Peningkatan prevalensi infeksi akan berpotensi terjadinya resistensi terhadap antibiotik sehingga dibutuhkan mencari alternatif lain sebagai antibakteri dari bahan alam. Bahan alam yang digunakan pada penelitian ini adalah batang sereh dan kulit buah delima. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak uji (ekstrak etanol 90% batang sereh dan kulit buah delima) terhadap Klebsiella pneumoniae, serta pengaruhnya jika dikombinasikan. Penentuan nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Mikroba (KBM) ekstrak uji terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae menggunakan metode mikrodilusi. Penentuan diameter hambat ekstrak uji terhadap bakteri uji menggunakan metode difusi agar. Kemudian pengujian kombinasi ekstrak uji dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar pita kertas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% batang sereh dan kulit buah delima memiliki aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae dengan nilai KHM secara berurutan adalah 4096 µg/mL dan 256 µg/mL dan nilai KBM kedua ekstrak uji adalah >4096 µg/mL. Kombinasi ekstrak uji terhadap bakteri  Klebsiella pneumoniae menunjukkan sifat sinergis. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak uji memiliki aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae dan memiliki sifat sinergis jika dikombinasikan.
PEKERJAAN IBU DAN PRAKTEK PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) DI DAERAH PERKOTAAN SAAT PANDEMI COVID 19 Agrina Agrina; Humairah Sari Putri; Yulia Nuraini
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 12, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v12i2.1347

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan. Salah satu fakor penyebab rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif adalah pekerjaan ibu. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pekerjaan ibu termasuk durasi dalam bekerja dengan praktek pemberian ASI. Desain penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 156 orang ibu yang memiliki bayi diatas 6 bulan sampai 2 tahun yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di 2 wilayah kerja puskesmas di kota Pekanbaru Riau. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner tentang pekerjaan (jenis dan durasi) dan status menyusui.  Data dianalisa menggunakan analisa uji Chi-Square. Mayoritas responden memberikan ASI kepada bayinya 97 orang (62,2%),  pendidikan responden berada pada level pendidikan menengah sebanyak 80 orang (51,3%), 81 orang (51,9%) pekerjaan ibu mayoritas pekerja diluar rumah sedangkan ibu bekerja kebanyakan adalah karyawan sebanyak 45 orang (48,8%) dengan jam kerja adalah 7 jam. Ibu yang bekerja lebih dan sama 7 jam memiliki kecendrungan memberikan ASI non eklusif. Terdapat hubungan signifikan antara pekerjaan ibu dengan status menyusui. Perlu dipertimbangkan bagi ibu yang bekerja lebih 7 jam untuk diberi kesempatan untuk bisa memberikan ASI kepada bayinya melalui kebijakan tempat ibu bekerja agar ibu sukses memberikan ASI eklusif kepada bayinya. Kata kunci: Pekerjaan ibu; ASI eksklusif;praktek
THE RELATIONSHIP OF INDIVIDUAL CHARACTERISTIC WITH THE INCIDENCE OF PULMONARY TUBERCULOSIS IN ADULTS IN THE COASTAL AREA OF WEST SUMATERA IN 2022 Annisa Novita Sary; Oktariyani Dasril; Eliza Trisnadewi; Edison Edison; Gusliani Eka Putri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1400

Abstract

ABSTRACTTuberculosis (TB) is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and TB is the highest infectious killer in the world. In 2019, 1.4 million people died from TB. The results of the preliminary study of residents living in coastal areas obtained that the health of the home environment was still some who did not meet the requirements of a healthy home. Based on the report of the West Sumatra Provincial Health Office in 2018, TB cases were found with a Crude Death Rate (CDR) of 42.8%. The highest prevalence of TB cases in West Sumatra was found in Padang City with a total of 6,464 cases in 2018. Followed by Pesisir Selatan Regency with 3,176 cases. The purpose of this study was to determine the relationship between individual characteristics and the incidence of pulmonary tuberculosis in adults in the coastal areas of West Sumatra Province. The research method is analytic observational with a case control study design. The sample in this study amounted to 200 consisting of 100 cases and 100 controls. The dependent variable is the incidence of pulmonary TB and the independent variable is individual characteristics consisting of age, gender, type of work, and level of education. Primary data were collected using a questionnaire and analyzed by univariate and bivariate with chi-square test, with 95% confidence level, p<0.05. The results of statistical tests with chi-square showed that there was a relationship between type of work (p-value=0.028) and education level (p-value=0.031) with the incidence of pulmonary TB. Meanwhile, age and gender did not have a relationship with the incidence of pulmonary TB with p>0.05. It can be concluded that occupation and level of education pose a significant risk to the incidence of Pulmonary TB in Adults in the Coastal Region of West Sumatra in 2022. One way that can be done is the need for an active role from health workers in the form of counseling about pulmonary TB disease to the community in order to improve endurance, apply and increase vigilance by taking into account the factors that cause pulmonary TB. 
PEDOMAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF PADA BAYI DI MASA PANDEMI SARS-CoV-2 (COVID-19): Studi Literatur Lintas Negara Melia Roza; Helen Andriani
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1352

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 telah menimbulkan pertanyaan tentang manajemen ibu hamil dan bayi baru lahir, khususnya terkait pedoman pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif yang dianjurkan organisasi kesehatan dunia (WHO). Pada masa awal pandemi ini, praktik menyusui ditantang oleh ketakutan di antara orang tua dan petugas kesehatan yang terkadang mengakibatkan pemisahan ibu dan bayi. Penelitian ini meninjau pedoman menyusui di masa pendemi Covid-19 dari berbagai Negara dan membandingkannya dengan pedoman menyusui yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua Negara di dunia menerapkan pedoman menyusui sesuai instruksi dan rekomendasi dari WHO. Selain itu, pedoman yang dikeluarkan oleh sebagian besar lembaga internasional dan badan nasional, merekomendasikan rawat inap dan menyusui langsung. Saat dunia menghadapi gelombang ketiga pandemi Covid-19, lebih banyak informasi dikumpulkan, terutama mengenai kemungkinan penularan virus melalui menyusui, sehingga memungkinkan instruksi dan rekomendasi yang lebih pasti tentang praktik menyusui di dunia.Kata kunci: COVID-19; menyusui; pedoman
PENGARUH TERAPI PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP ANSIETY RATE PADA PASIEN PRE-OPERASI DENGAN GENERAL ANASTESI ERA PANDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT SITI RAHMAH PADANG Anisa Febristi; Nurhamidah Rahman; Nopan Saputra
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1290

Abstract

Pembedahan adalah segala tindakan pengobatan yang dilakukan oleh dokter dengan memasukkan peralatan khusus ke dalam tubuh pasien dengan cara membuka yang akan dirawat.Masalah sering muncul dimana kurangnya persiapan mental pasien yang akan menjalani operasi besar sehingga tingkat kecemasan pasien semakin meningkat.Masa Pandemi Covid-19 stigma masyarakat yang mempengaruhi masyarakat untuk menunda rencana operasi masa pandemi COVID-19.Metode: Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Dalam penelitian ini digunakan eksperimen semu dengan metode one group pretest post-test design.Pertama, akan dilakukan pengukuran pre-test dengan menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS) lalu diberikan intervensi Progressive Muscle Relaxation Therapy menggunakan buku kerja klien menggunakan beberapa sesi yang akan diamati, setelah itu dilakukan (post-test) menggunakan kuesioner sama.Lebih dari separuh (73,3%) pasien pra operasi yang merasakan kecemasan ringan dan sebanyak (26,7%) merasakan kecemasan sedang dalam keadaan pre-test sebelum diberikan intervensi terapi Relaksasi Otot Progresif. Tingkat kecemasan minimum adalah 18 dan tingkat kecemasan maksimum adalah 22. Setelah diberikan intervensi terapi Relaksasi Otot Progresif. (100%) mengungkapkan tidak merasa cemas dengan distribusi rentang Max-Min, nilainya antara 7-14 dengan distribusi yang berbeda, namun dalam hal pengkategorian kuesioner HARS, semua skor dinilai tidak ada kecemasan.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil Uji Statistik menunjukkan bahwa pValue < (P = 0,000) terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi Musckle Relaxation Progressive Therapy pada Pra Operasi Umum pasien anestesi Umum Masa Pandemi Covid-19 Di RS Siti Rahmah Padang.
HUBUNGAN KUALITAS SEDIAAN BAKTERI TAHAN ASAM (BTA) TERHADAP HASIL DIAGNOSIS PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT YOS SUDARSO PADANG Niken .,; Ika Yulia Darma; Hendra Yulia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1378

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi ditemuakan pasien dengan suspek tuberkulosis melakukan pemeriksaan dahak, namun yang diberikan adalah sampel saliva, sehingga kualitas sediaan BTA jadi jelek dan menyebabkan hasil negatif palsu. Pasien dianjurkan memberikan sampel baru berupa mukopurulen sehingga didapatkankan sediaan BTA yang lebih baik dan didapatkan hasil yang sebenarnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kualitas sediaan BTA terhadap hasil diagnosis pasien tuberkulosis paru di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.Metode: Desain penelitian berupa cross sectional. Sampel adalah sampel dahak dari pasien sebanyak 60 sampel. Analisis univariat dilakukan untuk melihat distribusi frekuensi dari masing masing variabel. Analisis bivariat adalah analisis statistik yang digunakan dalam mencari hubungan antara kualitas sediaan BTA terhadap hasil diagnosa pasien tuberkulosis paru di R.S Yos Sudarso Padang. Analisis ini bertujuan untuk mencari hubungan antar variabel dengan uji statistik analis korelasi chi square. Hasil: Hasil penelitian menyebutkan p value adalah 0.000 yang  artinya < 0,05 , jadi disimpulkan ada hubungan berarti antara kualitas sediaan BTA dengan hasil diagnosa pasien tuberculosis paru. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian, hasil diagnosa pasien sebanyak 33 positif tuberkulosis, lalu kualitas sediaan BTA terbaik ada pada dimensi ukuran dan kerataan Kata kunci : Diagnosis, Tuberkulosis Paru, Bakteri Tahan Asam ABSTRACT Background:Based on observations, it was found that patients with suspected TB did sputum examination, but saliva samples were given, so that the quality of the smear preparations was poor and caused false negative results. Patients are advised to give a new sample in the form of mucopurulent so that a better AFB preparation is obtained and the actual results are obtained. Methods: This study aims to determine the quality of acid proof bacteria preparations on the results of the diagnosis of pulmonary tuberculosis patients at Yos Sudarso Hospital, Padang. The research design was cross sectional. Samples were sputum samples from 60 patients. Univariate analysis was conducted to see the frequency distribution of each variable. Bivariate analysis is a statistical analysis used to find the relationship between the quality of acid proof bacteria preparations and the diagnosis of pulmonary TB patients at Yos Sudarso Hospital, Padang. This analysis aims to find the relationship between variables with the statistical test of chi square correlation analysisResults:The results of the study stated that the p value was 0.000, which means <0.05, so it was concluded that there was a significant relationship between the quality of acid proof bacteria preparations and the diagnosis of pulmonary tuberculosis patients.Conclusion:The conclusion of the study, the results of the patient's diagnosis were 33 positive for TB, then the best quality of acid proof bacteria preparations was in the dimensions of size and flatness Keywords : Diagnosis, Pulmonary Tuberculosis, Acid Proof Bacteria
EFEKTIVITAS PELATIHAN KARTU SKOR POEDJI ROCHYATI DALAM MENDETEKSI KOMPLIKASI OBSTETRI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIANTAN TENGAH KOTA PONTIANAK Elsa Noftalina
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1114

Abstract

WHO memperkirakan AKI di dunia pada tahun 2017 yaitu sebesar 211 per kelahiran hidup. Penyebab kematian ibu terbanyak masih di dominasi oleh perdarahan, preeklampsi dan infeksi. Kematian ini dapat dicegah dengan cara deteksi dini ibu hamil beresiko oleh tenaga kesehatan dan masyarakat serta penanganan yang adekuat di fasilitas kesehatan, salah satunya dengan cara pengisian Kartu skor Poedji Rochjati (KSPR). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan pengisian kartu skor Poedji Rochjati dalam mendeteksi dini komplikasi obstetri terhadap peningakatan pengetahuan dan sikap kader wilayah kerja Puskesmas Siantan Tengah Kota Pontianak. Desain penelitian menggunakan One Grup Pretest Postest. Penelitian dilakukan di Puskesms Siantan Tengah Kota Pontianak tanggal 3 s.d 6 Desember 2020. Populasi dan sampel penelitian adalah kader aktif Posyandu yaitu sebanyak 30 orang. Hasi uji statistik pada data pengetahuan yang menggunakan Uji wilcoxon menunjukkan bahwa mean Pre test = 51,07±16,024 dan post test = 67,47±18,553 dengan nilai p = 0,000 sedangkan hasil uji statistik data Sikap uji Paired T Test menunjukkan bahwa mean pre test = 29,40±2,541 dan post test = 30,77±2,873 dengan nilai p= 0,008. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pelatihan yang diberikan mempunyai pengaruh signfikan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader pada pengisian KSPR untuk mendeteksi dini komplikasi obstetri.
EFEKTIFITAS PENGUNAAN E-COMIC (DIGITAL STORY MAKER)TERHADAP PENGETAHUAN, DAN TINDAKAN TENTANG KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK KELAS IV & V Devi Eka Safitri; Nia Aprilia; Bri Novrika
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 13, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v13i1.1355

Abstract

Menyikat gigi dengan benar sangat penting dilakukan oleh setiap anak untuk menghindari terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Dimana masalah kesehatan mulut dan gigi ini merupakan masalah yang hampir dialami oleh setengah dari populasi penduduk dunia. Masalah kesehatan gigi dan mulut ini sering diabaikan oleh anak disesabkan karena banyak factor salah satunya anak belum pernah mendapatkan pembelajaran yang menarik dengan mengunakan media yang menarik. Terlebih lagi di SDN.17 belum ada pembelajaran dengan mengunakan media komik Digital (story maker). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pengunaan media komik Digital (Story-Maker) terhadap pengetahuan dan tindakan anak terhadap kesehatan gigi dan mulut.Penelitian ini mengunakan pendekatan quantitative quasi ekperiment pre-post group desing. Populasi dalam penelitian ini adalah anak yang ada di SDN.17 Kota Jambi. Dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Dengan mengunakan metode total sampling. Analisa dilakukan dengan mengunakan Uji parametric dengan mengunakan sampel paired T-test. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan efektifitas mengunakan media comic terhadap pngetahuan dan tindakan murid terhadap kesehatan gigi dan mulu. Secara signifikan (p=0,000). Diharapkan tenaga guru dapat memberikan pengembangan pembelajaran dengan mengunakan media  dengan mengunakan media Komik digital (Digital story-maker) pada siswa sekolah dasar.