cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
EDU-KATA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 23551356     EISSN : 25795015     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is published by the Master Program of Indonesian Language and Literature Education, Postgraduate Program, Islamic University Darul Ulum Lamongan as a medium of information, teaching facilities, and dissemination of research results, theoretical developments, and scientific writings on language, literature and learning. This journal is published twice a year: February and August; first published in February 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 208 Documents
UPAYA MENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI SUPERVISI INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN MODELING TERHADAP GURU PADA SEKOLAH BINAAN DI KABUPATEN GRESIK TAHUN 2023 Shodiqun Shodiqun
EDU-KATA Vol 9 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v9i1.4101

Abstract

Penelitian ini berjudul: “Upaya Meningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling Terhadap Guru Pada Sekolah Binaan Di Kabupaten Gresik Tahun 2023 ”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatan Kinerja Guru Melalui Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling Terhadap Guru Pada Sekolah Binaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling dapat meningkatkan Kinerja Guru pada Sekolah Binaan. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Pengawas Sekolah yang mengalami kesulitan yang sama maka dapat menggunakan Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling sebagai solusinya. (2) Agar penerapan Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling mendapatkan hasil yang maksimal diharapkan Pengawas Sekolah memerlukan persiapan yang matang, dengan cara menguasai dengan baik Supervisi Individual dengan Pendekatan Modeling.
PEMBELAJARAN ASPEK KEBAHASAAN: PROBLEM DAN SOLUSINYA Syamsul Ghufron
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4447

Abstract

Dalam Kurikulum 2006 (KTSP), materi aspek kebahasaan tidak terlihat secara eksplisit baik pada kompetensi dasar (KD), standar kompetensi lulusan (SKL), maupun pada standar kompetensi (SK). Hanya saja pada KD terdapat kata-kata yang mengarah pada materi kebahasaan itu. Kata-kata yang dimaksud terbatas sebagai penjelas/keterangan yang memberikan penjelasan secara lengkap terhadap aspek keterampilan bahasa yang terdapat pada KD. Problem utama yang muncul dalam pembelajaran aspek kebahasaan di sekolah bersumber buku pelajaran yang tidak relevan dengan kurikulum dan juga tidak sesuai dengan tingkat perkembangan kejiwaan siswa. Untuk mengatasi problem tersebut, solusi yang dapat diambil di antaranya: (1) meningkatkan kompetensi guru bahasa Indonesia, (2) menyusun buku ajar kebahasaan berdasarkan kesalahan bahasa siswa, dan (3) mengadakan penelitian tentang perkembangan gramatika bahasa Indonesia anak usia sekolah.
Pengaruh Metode Sugestopedia terhadap Keterampilan Menulis Puisi pada Siswa Kelas V SD Negeri Penjaringansari II/608 Surabaya Qurrotu A'yunin; Syamsul Ghufron; Rudi Umar Susanto; Akhwani Akhwani
EDU-KATA Vol 9 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v9i1.4596

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pembelajaran keterampilan menulis puisi siswa di kelas IV sekolah dasar. adapun tujuan khusus penelitian ini diperinci dalam tiga hal yakni: (1) Mendeskripsikan keterampilan menulis puisi sebelum diterapkan metode sugestopedia, (2) Mendeskripsikan keterampilan menulis puisi sesudah penerapan metode sugestopedia, dan (3) Membuktikan ada tidaknya metode sugestopedia terhadap keterampilan menulis puisi. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan wawancara. instrumen penelitian ini adalah tes dan aspek penilaian keterampilan menulis puisi serta pedoman wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Penjaringansari II/608 Surabaya yag terdiri atas kelas A dan B yang berjumlah 72 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V B yang berjumlah 37 siswa. Teknik pengambilan sampel berupa teknik random sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif yang diwujudkan dalam benuk tabel distribusi frekuensi dan statistik deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri Penjaringansari II/608 Surabaya masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan tiga hal berikut ini. (1) Kemampuan menulis puisi siswa sebelum menggunakan metode sugestopedia tergolong kurang karena nilai rata-rata kelas 59,18. (2) Kemampuan menulis puisi siswa sesudah menggunakan metode sugestopedia tergolong dengan nilai rata-rata 87,35 pada kualifikasi baik. (3) Ada pengaruh yang signifikan penggunaan metode sugestopedia terhadap keterampilan menulis puisi thitung 16,410 > ttabel 2,028. Dengan kata lain, H1 diterima dan H0 ditolak.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI INDONESIA Ah. Zakki Fuad
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Eksistensi dan perkembangan bahasa Arab di Indonesia mengalami transformasi dari waktu ke waktu. Sejak Islam datang bersamaan dengan bahasa Arabsebagai bahasa kitab suci (al-Qur’an) dan bahasa ritual ibadah bagi umat Islam perkembangan bahasa Arab mengalami stagnasi, hal ini disebabkan banyakproblematika dalam proses pemahaman, perkembangan dan pembelajarannya. Problematika tersebut terbagi menjadi tiga aspek: Aspek politik, aspek sosiologis dan aspek metodologis. Problematika pembelajaran bahasa Arab bisa diselesaikan dengan cara merumuskan kebijakan yang berpihak terhadap perkembangan bahasa arab, mempelajari bahasa arab dengan pendekatan continuitas dan integratif serta meningkatkan sumberdaya manusia melalui pendidikan yang profesional sehingga dapat menemukan dan memilih metode yang tepat dalam mengajarkan bahasa Arab sesuai dengan kondisi dan kultur masyarakat Indonesia.
REFLEKSI MANUSIA TERJAJAH DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: KAJIAN POSKOLONIAL sarijan sarijan
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4610

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan konsep baru antara refleksi bangsa terjajah terhadap penjajah yang mendeskripsikan 1) perjuangan kedudukan manusia terjajah terhadap penjajah, 2) perjuangan keadilan manusia terjajah terhadap penjajah, dan 3) bentuk kemandirian manusia terjajah terhadap penjajah yang terdapat pada novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dalam kajian poskolonial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode interpretatif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa bentuk perjuangan manusia terjajah terhadap penjajah meliputi perjuangan dalam 1) kebebasan pribadi 2) mengembangkan diri, dan 3) berjuang dalam ruang terbatas. Bentuk perjuangan keadilan manusia terjajah terhadap penjajah meliputi 1) keadilan dalam pendidikan 2) keadilan dalam hukum, dan 3) keadilan dalam status sosial. Bentuk kemandirian manusia terjajah terhadap penjajah meliputi 1) semangat belajar sendiri, 2) jiwa enterpreneur – leadership (pemimpin perusahaan) 3) semangat jatidiri, 4) memiliki kemampuan ahli bahasa, dan 5) jiwa kesetiakawanan yang tinggi.
DIALEK BAHASA JAWA DI KELURAHAN SAMBIKEREP KECAMATAN SAMBIKEREP DI WILAYAH SURABAYA BARAT Roely Ardiansyah
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4611

Abstract

Dialek merupakan seperangkat bentuk ujaran setempat yang berbeda-beda, yang memiliki ciri-ciri umum dan masing-masing lebih mirip sesamanya dibandingkan dengan bentuk ujaran lain dari bahasa yang sama. Berdasarkan fenomena ini, variabel yang digunakan, yakni variabel pendidikan dan variabel usia. Akan tetapi, pendeskripsian perbedaan unsur kebahasaan Jawa di wilayah Surabaya Barat dibatasi pada kajian leksikal dan peta. Pelaksanaan penelitian langsung mewawancarai responden dan menyimak berian informan dengan mencatat dan merekam mengajukan daftar pertanyaan berjumlah 200 glos kosakata Swadesh. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, bentuk leksikal dan peta bahasa Jawa khususnya di Kelurahan Sambikerep Kecamatan Sambikerep. Setelah dilakukan penelitian, data yang diperoleh berupa beda leksikal, yakni lima belas kata. Dengan demikian, pengajian variasi ini dilakukan pemetaan untuk melihat variasi yang muncul di tiap tempat dalam satu Keluruhan yang diamati. Pemetaan ini dapat dilakukan dengan metode berkas isoglos. Peta yang dihasilkan dapat bermanfaat untuk penyuluhan pendidikan sosial, dan dapat pula untuk melokalisasi konsep budaya tertentu yang tercermin dari kosa kata.
PERANTI KOHESI DALAM WACANA “PERATURAN DAERAH KABUPATEN BOJONEGORO NOMOR 9 TAHUN 2010 TENTANG DESA” Mustofa Efendi
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4612

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui penggunaan peranti kohesi dalam wacana “Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 9 Tahun 2010 tentang Desa”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu Semua perangkat desa Gajah Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan objek penelitian ini yaitu peranti kohesi dalam wacana Peraturan Daerah tersebut. Data penelitian ini diperoleh dengan metode dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik baca-tulis. Hasil penelitian ini yaitu peranti kohesi yang digunakan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 9 Tahun 2010 tentang Desa di antaranya meliputi : a. peranti kohesi gramatikal, yang terdiri dari : 1) referensi, 2) substitusi, 3) elipsis, dan 4) konjungsi. b. peranti kohesi leksikal, meliputi : 1) repetisi, 2) sinonimi, 3) antonimi, 4) hiponimi, dan 5) kolokasi.
VARIASI KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Syamsul Ghufron
EDU-KATA Vol 6 No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v6i1.4630

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan variasi kalimat bahasa Indonesia dalam skripsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah tiga skripsi mahasiswa PGSD yang diuji tahun 2019. Adapun datanya berupa semua kalimat yang terdapat pada bagian latar belakang masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 126 kalimat dengan berbagai variasi atau jenis kalimat yakni (1) kalimat lengkap, (2) kalimat elips, (3) kalimat luas, (4) kalimat aktif, (5) kalimat pasif, (6) kalimat normal, (7) kalimat inversi, (8) kalimat berita, (9) kalimat positif, (10) kalimat negatif, (11) kalimat tunggal, dan (12) kalimat majemuk. Jenis kalimat yang paling banyak ditemukan adalah kalimat luas dan kalimat berita, kalimat normal, dan kalimat positif, kalimat majemuk, kalimat lengkap, dan kalimat aktif. Jenis kalimat sederhana, kalimat tanya, dan kalimat perintah tidak ditemukan dalam penelitian ini.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI DI KELAS V SDN SIMOMULYO 1 SURABAYA Nur Haliza; Syamsul Ghufron; Suharmono Kasiyun; Dewi Widiana Rahayu
EDU-KATA Vol 9 No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v9i1.4708

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan peserta didik dalam menulis puisi dan kurang aktifnya peserta didik dalam pembeljaran serta masih berpusatnya pembelajaran pada pendidik. Pada penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) (2) menganalisis puisi peserta didik melalui model pembelajaran Problem Basek Learning (PBL) di kelas V SDN Simomulyo I Surabaya. Subjek pada penelitian ini berupa siswa kelas V SDN Simomulyo I Surabaya dengan jumlah 30 siswa, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Teknik pengambilan data pada penelitian ini berupa observasi. Data pada penelitian ini didapatkan dari hasil puisi yang di tulis pada LKPD menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Hasil dari analisis puisi pada peserta didik kelas V SDN Simomulyo I Surabaya dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dari 10 pantun yang dianalisis, ada 7 pantun yang sesuai dengan aturan penulisan pantun dan ada 3 pantun yang belum sesuai dengan aturan penulisan pantun. Ketidaksesuaian itu terjadi karena hanya terdapat 4 suku kata pada setiap baris pantun. Puisi siswa kelas V SDN Simomulyo I Surabaya sudah menggunakan pencitraan dan bahasa figuratif. Pencitraan yang digunakan dalam puisi siswa meliputi penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pencecapan. Adapun bahasa figuratif atau gaya bahasa yang digunakan siswa meliputi perbandingan, personifikasi, metafora, dan repetisi.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER 1 SMA/MA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Muhammad Nashihul Amin
EDU-KATA Vol 2 No 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/kata.v2i1.4709

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan buku ajar, (2) mendeskripsikan kualitas buku ajar yang dikembangkan, meliputi (a) kelayakan isi, (b) kelayakan penyajian, (c) kelayakan bahasa, (d) kelayakan kegrafikaan, dan (3) mendeskripsikan implementasi buku ajar yang dikembangkan, meliputi (a) aktivitas guru, (b) aktivitas siswa, (c) hasil belajar siswa, (d) faktor-faktor pendukung, serta (e) faktor-faktor penghambat saat buku ajar Bahasa Indonesia kelas X semester 1 SMA/MA dengan pendekatan saintifik yang dikembangkan diimplementasikan di kelas. Data dikumpulkan dengan metode validasi, metode angket, metode observasi, dan metode tes. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam proses pengembangan buku ajar ada tujuh proses pengembangan yang sudah dilakukan, sehingga sudah layak digunakan karena sesuai dengan metode pengembangan yang ditentukan, (2) kualitas buku ajar yang dikembangkan mulai kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikaan adalah sangat berkualitas dan layak digunakan, (3) implementasi buku ajar yang dikembangkan sangat efektif dan layak digunakan.