cover
Contact Name
Muchamad Suradji
Contact Email
jurnaldarelilmi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaldarelilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
DAR EL-ILMI : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora
ISSN : 23033487     EISSN : 25500953     DOI : -
Core Subject : Education,
DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Terbit pada bulan April dan Oktober setiap tahun. DAR EL-ILMI: Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan, dan Humaniora memuat kajian-kajian ilmiah tentang pemikiran dalam bidang Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora dalam bentuk: 1) Hasil penelitian, 2) Gagasan konseptual, 3) Kajian kepustakaan, dan pengalaman praktis.
Arjuna Subject : -
Articles 240 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MI TARBIYATUL ATHFAL 2 BANGERAN Retno Nuzilatus Shoimah; Adib Fatoni
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4731

Abstract

Abstract Religious character education as a means of forming and developing religious character in students. This research was conducted at MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran. because this elementary school implements religious character education based on school culture. Character education is important to be implemented as early as possible. The results of previous research stated that character education is very important to be carried out in the next generation of the nation. This is because a strong character is one of the foundations for improving the quality of human resources. The quality of human resources is not only seen from an intellectual perspective, but a strong character is also very influential. This study was conducted to analyze the implementation of religious character education through school culture at MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran for the 2021/2022 academic year. This study uses a qualitative type with a descriptive approach. Primary data obtained from interviews with informants, namely principals, teachers, and students. Secondary data were obtained from observations, documentation results, and supporting theories. Data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. Analysis of research data was carried out by (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, and (4) drawing conclusions and verification. The results of the research analysis show that religious character education through school culture at MI Tarbiyatul Athfal 2 would certainly be better if the culture could be applied maximally to students so that they can proceed towards development and growth towards their respective natures, with a simple example namely shake hands with the teacher before entering the class. The relationship between school culture and culture outside of school is also very influential on the success of student learning which is driven by the function of school culture, which is a place for students to get formal education in order to create a young and quality generation. There are several results that have been achieved in inculcating religious character in the MI Tarbiyatul Athfal 2 school, namely politeness in language, manners in behavior and politeness in dress It is hoped that the results of this study can be an inspiration for teachers and schools in carrying out character education through culture school. Keywords : Religious Character, Education, School Culture Abstrak Pendidikan karakter religius sebagai sarana pembentukan dan pengembangan karakter religius pada siswa. Penelitian ini dilakukan di MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran. karena sekolah dasar ini menerapkan pendidikan karakter religius yang didasari dengan budaya sekolah. Pendidikan karakter penting untuk dilaksanakan sedini mungkin. Hasil pene litian terdahulu menyatakan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk dilakukan pada generasi penerus bangsa. Hal ini karena karakter yang kuat menjadi salah satu dasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia tidak hanya dilihat dari segi intelektual saja, namun karakter yang tangguh juga sangat memengaruhi. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganasilis Implemestasi Pendidikan Karakter Religius Melalui Budaya Sekolah Di MI Tarbiyatul Athfal 2 Bangeran Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dengan informan, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Data sekunder diperoleh dari hasil observasi, hasil dokumentasi, dan teori yang mendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi data penelitian dilakukan dengan (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, serta (4) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter religius melalui budaya sekolah di MI Tarbiyatul Athfal 2 tentunya akan lebih baik jika budaya tersebut dapat diterapkan secara maksimal ke dalam diri peserta didik agar mereka dapat berproses menuju perkembangan dan pertumbuhan menuju fitrahnya masing-masing, dengan contoh sederhana yakni melakukan jabat tangan dengan guru sebelum memasuki kelas. Hubungan antara budaya sekolah dengan budaya luar sekolah pun sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran peserta didik yang didorong oleh fungsi Budaya sekolah, yang mana merupakan tempat bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan secara formal demi menciptakan generasi muda dan berkualitas. Ada beberapa hasil yang telah tercapai dalam penanaman karakter religius di sekolah MI Tarbiyatul Athfal 2, yakni sopan santun dalam berbahasa, sopan santun dalam berperilaku dan sopan santun dalam berpakaian Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi guru dan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan karakter melalui budaya sekolah. Kata Kunci : Karakter Religius, Pendidikan, Budaya Sekolah
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF KH. ABDURRAHMAN WAHID Oktaviani Bella Kurniawati; Mahbub Junaidi
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4581

Abstract

Penelitian ini menjelaskan bahwa pemikiran Gus Dur dalam dunia pendidikan sangatlah Relevan khususnya pendidikan di Indonesia, sedangkan pada pendidikan sekarang ini lebih berkonsep pada kebebasan dalam belajar sesuai minat belajar. Oleh karena itu penulis menuliskan pemikiran Gus Dur bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui pengertian pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. (2) untuk mengetahui tujuan pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. (3) untuk mengetahui kurikulum pendidikan agama Islam perspektif KH. Abdurrahman Wahid. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Library Research. Hasil dari penelitian ini adalah: bahwa konsep pendidikan Islam menurut Gus Dur konsep pendidikan yang didasarkan pada keyakinan keagamaan dan bertujuan untuk membimbing atau menghantarkan peserta didik menjadi manusia yang utuh, dan bebas dari belenggu penindasan. Terdapat tiga tujuan pendidikan Islam dalam perspektif Gus Dur yaitu pendidikan Islam berbasis modernisme, pendidikan Islam berbasis pembebasan dan pendidikan Islam berbasis kebhinekaan. Selain itu kurikulum pendidikan Islam menurut Gus Dur sebagai proses pengembangan keilmuan dan tekonologi, serta ketrampilan tidak hanya dalam cakupan yang kecil, tetapi lebih jauh lagi terhadap proses perkembangan dan perubahan.
PENERAPAN METODE STORY TELLING MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENGEMBANGKAN SPIRITUALITAS SISWA MI MIFTAHUL ULUM Siti Rahayu Nasichatu Muslimatin; Zuli Kasmawanto
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bercerita pendidikan sejarah untuk mengembangkan spiritualitas anak usia dini di TK ABA III Rewwin, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data penelitian. Adapun analisis data menggunakan tahapan reduksi data display data dan penarikan kesimpulan.
PENGEMBANGAN DAYA CIPTA ANAK MELALUI AREA BALOK PADA ANAK KELOMPOK B DI TK PGRI PEMBINA KOTA BIMA TAHUN AJARAN 2022/2023 edajubaedah1234 eda Jubaedah; Hurin Innihayatus Sa'adah; Saddam S.Pd., M.Pd
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4759

Abstract

The purpose of this study is to develop children's inventiveness in improving children's abilities in congestive aspects following predictable patterns. That is, the level of congestive development of children is in line with the level of development of children's mental age so that in developing children's inventiveness it is necessary to pay attention to the following: Adequate facilities, stimulating environment, encouragement and sufficient time The block area is a very important block game for a child's cognitive development in various areas including language, social skills, knowledge, mathematics, motor and moderate internal abilities learn. Block area tools are blocks of various sizes, puzzles, cubes, cardboard files, traffic signs and so on. The results of the study obtained an illustration that teachers are very engaged in developing children's inventiveness through the beam area in the students of the Bima City Supervisory PGRI Kindergarten for the 2022/2023 academic year. This research method uses qualitative descriptive research because it aims to explain the development of children's inventiveness through the beam area in group B at TK PGRI Pembina Kota Bima. Thus, learning activities in developing children's inventiveness through the beam area in Group B students at the Bima City Supervisory PGRI Kindergarten in 2022/2023 can be concluded to be successful. Keywords : Beam Area Inventiveness
PANDANGAN EKONOMI ISLAM TERHADAP FINTECH PEER TO PEER LENDING PADA GENERASI Z Intan Ayu
Dar el-Ilmi : jurnal studi keagamaan, pendidikan dan humaniora Vol 10 No 1 (2023): April
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i1.4768

Abstract

This study aims to analyze how the practice of developing Peer to Peer Lending-based technology systems in generation Z according to the view of Islamic economics, especially as payment transactions. In this study the authors designed a research design with a qualitative approach using the interview method with Z generation informants in Karangtaruna Kediren Village who had been married for research data collection. The results of this study indicate that there is a generation Z view in Karangtaruna Kediren Village towards the development of a financial technology system based on fintech lending. Members of Karangtaruna Desa Kediren continue to take advantage of the development of the fintech lending-based financial technology system for the convenience of borrowing money even though it applies usury. Whereas the practice of online loans that apply a total payment of more than the initial principal amount of the loan is not justified from an Islamic economic perspective. Keywords: Fintech lending, Islamic economics
DINAMIKA KONTEKSTUALISASI MUSTAHIQ ZAKAT Mubin, Muhammad Ufuqul; Najah, Ahmadun
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i2.4800

Abstract

Kajian dalam tulisan ini mendeskripsikan dinamika kontekstualisasi mustahiq zakat, mustahiq zakat telah dijelaskan dalam al-Qur’an surat al-Taubah (9) : 60. Bahwa mustahiq zakat itu mencakup delapan golongan, yaitu faqir, miskin, ‘amil, mu'allaf, riqab, gharim, sabilillah dan ibn al-sabil. Akan tetapi terjadi dinamika pemaknaan kontekstualisasi mustahiq zakat delapan golongan mustahiq zakat, mengikuti perkembangan zaman. Shari'at Islam sebagaimana di tegaskan oleh ahli usul, akan selalu dinamis, sesuai untuk setiap saat dan tempat (al-Shari’ah al-Islamiyyah Salihun Li Kulli Zaman wa Makan). Oleh karena itu dalam menetapkan hukum Islam selalu dituntut adanya kontekstualisasi terhadap perubahan zaman, kondisi, situasi dan lingkungan yang ada. Dinamika kontekstualisasi mustahiq zakat yang terjadi sesuai dengan maqasid al-shari’ah dengan memperhatikan pada pemeliharaan kemaslahatan manusia untuk menggapai mereka kepada kebahagiaan dunia dan akhirat dengan cara memberikan kemanfaatan dan menolak kesulitan kepada mereka. Dalam rangka pemeliharaan kemasla­hatan manusia, teori perubahan (elastisitas) hukum lantaran situasi dan kondisi yang berubah dan berbeda, para ahli hukum Islam sudah telah menyatakan bahwa letak kekuatan hukum Islam terlatak pada sifatnya yang akomodatif terha­dap perubahan zaman dan peralihan tempat.
URGENSI BAHASA ARAB DALAM TINJAUAN ILMU TANZILIYAH Hakim, Luqman; Manzilah, Farah Diana; Kholil, Ahmad
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i2.4889

Abstract

Arabic is the language of communication for Muslims. Arabic is the language of the Qur'an which has many features. Therefore, to understand the contents of the Qur'an, humans need to master Arabic well. In the Qur'an it has been explained about Islamic scientific orientation including tanziliyah science. To understand the knowledge contained in the Qur'an, Arabic appears as a tool and means for humans to understand it. The purpose of this study is to find out how the urgency of Arabic is in Islamic scientific orientation in terms of the tanziliyah aspect. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis method. This study uses two data sources. That includes primary and secondary data. The analysis technique and also data collection in this study is to use a documentation study. The results of this study indicate that Arabic has a very important urgency in reviewing the tanziliyah aspect. Mastery of Arabic in the orientation of tanziliyah knowledge is very important in the implementation of worship to Allah SWT.
PENGEMBANGAN E-MODUL PENDIDIKAN PANCASILA MENGINTEGRASIKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA KELAS IV SEKOLAH DASAR M.Pd, Yulianti; Ngui, Heni Hardianti; Ladamay, Iskandar
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i2.4893

Abstract

The purpose of this study was to determine the feasibility and practicality of the Pancasila Education E-Module on constitutional material and norms in class IV elementary school society by integrating Pancasila student profiles. The development research model used is the ADDIE model which consists of five stages, namely: Analysis, Development, Design, Implementation, and Evaluation. The subjects of this research were class IV students at SD Negeri Sukun 3 Malang. The instruments used were material expert validation sheets, media expert validation sheets, linguist validation sheets to test the e-module validity, and teacher and student response sheets for practicality tests. The results of the study obtained the validation results of material experts with a percentage of 82.69% who had very valid criteria, media experts with a percentage of 86.36% who had very valid criteria, and linguists with a percentage of 83.33% who had very valid criteria. For the teacher's response questionnaire, it obtained a percentage of 81.66% with very practical criteria, the average student response questionnaire obtained a percentage of 87.82% with very practical criteria. Based on these results, e-modules can be used in learning activities because they meet the criteria of being very valid and very practical.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB KUNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ARAB PEGON DI MI MIFTAHUL ULUM KARANGPILANG SURABAYA Huda, M Masrur; Fatichin, Khusnul; Anam, Choirul; Khotimah, Khusnul
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i2.4899

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran kitab kuning dalam meningkatkan kemampuan membaca bahasa Arab pegon di MI Miftahul Ulum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan, pertama pelaksanaan pembelajaran buku kuning untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Arab pegon di MI Miftahul Ulum Karangpilang Surabaya dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu persiapan atau pengenalan, pelaksanaan dan penyelesaian atau penutupan. Kedua, dampak dari pelaksanaan pembelajaran buku kuning untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Arab pegon di MI Miftahul Ulum Karangpilang Surabaya yaitu siswa semakin meningkat kemampuannya dalam membaca pegon bahasa Arab, dengan adanya kajian buku kuning dalam pelaksanaan pembelajaran dimana guru menekankan siswa untuk dapat membaca dengan lancar makna pegon bahasa Arab. Ketiga, faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran buku kuning untuk meningkatkan kemampuan membaca bahasa Arab pegon di MI Miftahul Ulum Karangpilang Surabaya, peneliti menemukan bahwa terdapat beberapa faktor pendukung, yaitu adanya guru yang memiliki kemampuan membaca buku kuning, sarana dan prasarana yang memadai serta adanya program buku kuning dalam kurikulum berbasis pesantren di madrasah. Kemudian untuk hal-hal yang menjadi kendala yaitu kurangnya waktu dan pertemuan, ada siswa yang tidak lancar membaca bahasa Arab pegon karena tidak lancar membaca Alquran atau membaca tulisan Arab dan ada dua siswa pindahan yang baru masuk yang belum terbiasa dengan tulisan pegon Arab.
POLA KECENDERUNGAN MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MEMAHAMI HADIS Muhid, Muhid; Muthoharoh, Isnaini Lu'lu' Atim; Nurita, Andris
Dar el-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora Vol 10 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/darelilmi.v10i2.4924

Abstract

The scope of the mosque with all its problems is not a new thing which is the subject of discussion among the people. Including the issue of the Friday call to prayer with the facilities and infrastructure used to support the course of worship activities. Among the many scholars' who responded to this matter, there is the contemporary muhaddith Muhammad Nashiruddin al-Albani who specifically gave birth to a paper entitled al-Ajwibah an-Nafi'ah in the style of As'ilah Masjid al-Jami'ah. With good credibility and capability, al-Albani is not always silent from various accusations related to his inconsistency in presenting various arguments. Qualitative research based on literature and the application of the rules of al-Tamyi>z Bayna al-Wasilah al-Mutaghayyirah wa al-Hadf al-Tha>bit is expected to reveal in detail the pattern of al-Albani's tendency to understand a hadith. The results of this study indicate that al-Albani's tips and enthusiasm in grounding and voicing the sunnah sometimes tend to be textual in addressing a number of hadiths mainly related to mosque issues. So that this pattern of understanding gives birth to a number of conclusions that seem lateral and not in line with the pace of development of the times.