cover
Contact Name
Ragil Yovander, S.I.Kom
Contact Email
ragil.yovander@gmail.com
Phone
+6281275449559
Journal Mail Official
jmp@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Kampus Pattimura Program Studi Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau Lt.2 Gobah-Pekanbaru Telp: 0761-855697
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan)
Published by Universitas Riau
ISSN : 23385278     EISSN : 27453685     DOI : -
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) (p-ISSN: 2338-5278) adalah Artikel ilmiah hasil penelitian yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Magister Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau. Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) berisi publikasi tentang ulasan, hasil pemikiran, dan penelitian tentang manajemen pendidikan yang meliputi: 1. Pengelolaan kurikulum, 2. Pengelolaan lulusan, 3. Pengelolaan proses pembelajaran, 4. Pengelolaan sarana dan prasarana, 5. Pengelolaan pendidikan, 6. Pengelolaan pembiayaan, 7. Pengelolaan penilaian, dan 8. Pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
KONTRIBUSI SELF EFFICACY DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA GURU BK DI SMP KOTA PEKANBARU Hera Yuliarnita; Daeng Ayub Natuna; Azhar Azhar
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.193-205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis kontribusi self efficacy dan kecerdasan emosional terhadap kinerja guru BK. Populasi dari penelitian ini adalah Guru SMP Negeri Kota Pekanbaru yang berjumlah 82 orang dan semua diteliti. Jenis data dari penelitian ini adalah data primer dan data skunder untuk yang diperoleh dari guru dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Pengolahan data untuk analisis statistik deskriptif dalam penelitian ini menggunakan program Microsoft Excel dan SPSS versi 23 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa adanya kontribusi yang signifikan antara variabel self efficacy (X1) dan kecerdasan emosional (X2) terhadap kinerja guru BK (Y) di SMP kota Pekanbaru
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH, PELATIHAN, DAN SELF EFFICACY GURU BIMBINGAN KONSELING SMA KOTA PEKANBARU Arfiyanti Agustina; Gimin Gimin; Rr. Sri Kartikowati
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.148-161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh (1) supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru bimbingan konseling, (2) pelatihan terhadap kinerja guru  bimbingan konseling, (3) self efficacy terhadap kinerja guru bimbingan konseling, dan (4) supervisi kepala sekolah, pelatihan, dan self efficacy secara bersama-sama terhadap kinerja guru bimbingan konseling SMA Kota Pekanbaru. Penelitian  ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling. Pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dengan menggunakan teknik sampling random. Jumah sampel berjumlah 71 orang guru. Analisis data yang digunakan  yaitu analisis deskriptif, analisis statistik infrensial dan pengujian hioptesis.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan : (1) supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 40,7%, (2) pelatihan terhadap kinerja guru sebesar 38,9%, (3) self efficacy terhadap kinerja guru sebesar 57,7%, (4) supervisi kepala sekolah, pelatihan dan self efficacy terhadap kinerja guru sebesar 28,5%. Variabel self efficacy memberikan sumbangan efektif terbesar di antara ketiga variabel bebas tersebut terhadap kinerja guru bimbingan konseling SMA Kota Pekanbaru. Hal ini berarti bahwa baik tidaknya kinerja guru bimbingan konseling SMA Kota pekanbaru dapat dipengaruhi oleh supervisi kepala sekolah, pelatihan, dan self efficacy.
PENGARUH LITERASI DIGITAL DAN OPTIMISME TERHADAP KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SMP KOTA PEKANBARU Heri Jusnani; Isjoni Isjoni; Daeng Ayub Natuna
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.206-215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan optimisme terhadap kepemimpinan visioner kepala SMP di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan regresi yang dilaksanakan di Kota Pekanbaru. Sampel penelitian adalah 105 orang kepala sekolah dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian diperoleh pengaruh yang signifikan antara literasi digital terhadap kepemimpinan visioner, antara optimisme terhadap kepemimpinan visioner serta pengaruh yang signifikan antara literasi digital dan optimisme secara bersama-sama terhadap kepemimpinan visioner. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin baik literasi digital kepala SMP di Kota Pekanbaru maka kepemimpinan visioner akan semakin baik, demikian juga semakin baik optimisme kepala SMP di Kota Pekanbaru maka kepemimpinan visioner akan semakin baik, demikian juga bila bersama-sama. Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk memperbaiki dan meningkatkan kompetensi literasi digital dan optimisme kepala sekolah sehingga kepemimpinan visioner kepala sekolah akan berpengaruh nyata terhadap perkembangan pendidikan di sekolah.
KEBIJAKAN SEKOLAH ADIWIYATA SEBAGAI PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 2 DAYUN KABUPATEN SIAK Er Azmawaty AR; Sumarno Sumarno; Miharty Miharty
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.1.p.96-107

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1). Untuk menganalisis Pelaksanaan kebijakan sekolah adiwiyata di SMP Negeri 2 Dayun. (2). Untuk menganalisis keberhasilan pendidikan karakter melalui kebijakan sekolah adiwiyata di SMP Negeri 2 Dayun. Metode Penelitian menggunakan kualitatif. Hasil Penelitian adalah Kebijakan Sekolah Adiwiyata Sebagai Penerapan Pendidikan Karakter Di SMP Negeri 2 Dayun Kabupaten Siak sesungguhnya dapat berjalan dengan baik sesuai tujuan karena dilakukan melalui tahap-tahap pengembangan pendidikan karakter yang telah dicanangkan kementerian pendidikan nasional (2010), yaitu melalui tahap pengetahuan, tahap pelaksanaan, dan tahap habituasi (pembiasaan). Dalam hal ini sekolah telah melakukan penyempurnaan visi misi sekolah berbudaya lingkungan, mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup dengan pembelajaran dikelas, dan membentuk program kerja berbasis partisipatif sehingga menjadi kebiasaan bagi peserta didik.Nilai-nilai karakter yang dikembangkan oleh SMP Negeri 2 Dayun melalui kebijakan sekolah Adiwiyata pada dasarnya merupakan keberhasilan dari tahap-tahap pengembangan pendidikan karakter yang dilakukan oleh sekolah, yaitu melalui tahap pengetahuan (knowing), pelaksanaan (acting), dan kebiasaan (habit). Dalam hal ini sekolah melakukan tahap pelaksanaan dengan memberdayakan program Adiwiyata sebagai basis dalam membentuk nilai karakter yang kemudian dilakukan sekolah secara konsisten dan berkesinambungan sehingga dapat melatih peserta didik untuk terbiasa dalam melakukan perbuatan moral (moral acting).
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KEJENUHAN KERJA (BURNOUT) TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI YAYASAN PENDIDIKAN CENDANA Bambang Rudyanto; Hasnah Faizah AR; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.162-172

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu Pengaruh Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja (Burnout) Terhadap Motivasi Kerja Guru di Yayasan Pendidikan Cendana. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Jenis penelitian kuantitatif dengan populasi sebanyak 59 orang. Pengambilan sampel dilakukkan dengan cara proporsional random sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 52 orang. Teknik analisa data yang dilakukan dalam dua tahap yakni secara deskriptif dan inferensial. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan analisis regresi, koefisien regresi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif antara beban kerja terhadap motivasi kerja guru sebesar 30,4%. Terdapat pengaruh yang negatif antara kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja guru sebesar 22,2%, serta terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variabel beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja sebesar 45,7%. Dengan demikian, pengaruh variabel beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap motivasi kerja tersebut berada pada tafsiran sedang.
PENINGKATAN DISIPLIN GURU DALAM KEHADIRAN MENGAJAR MENERAPKAN SISTEM REWARD AND PUNISHMENT DI SEKOLAH Mahmuddin Mahmuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.216-224

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (School Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui penerapan sistem reward and punishment di SMP Negeri 1 Satu Atap Sungai Mandau. Subjek penelitian ini adalah 7 orang guru SMP Negeri 1 Satu Atap Sungai Mandau. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rewarx and punishmet dapat meningkatkan kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas, dimana pada pelaksanaan pembelajaran pra-siklus pada pertemuan pertama semua Guru hadir tepat waktu, karena merupakan hari pertama sekolah untuk tahun pelajaran 2020/2021. Pelaksanaan pembelajaran pada siklus I ada 5 orang Guru yang terlambat masuk mengajar di kelas, dan setelah pelaksanaan pembelajaran pada siklus II kedisiplinan guru dalam kehadiran mengajar di kelas mencapai 85% berdasarkan tanggapan responden (guru) mengenai penerapan sistem reward and punishment, sedangkan berdasarkan hasil observasi 74 % guru yang masih terlambat kurang dari 5 menit, karena lokasi yang sulit terjangkau.
KONTRIBUSI SARANA PRASARANA DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SEKOLAH YAYASAN PENDIDIKAN CENDANA RIAU Adi Romadona; Fadly Azhar; Mahdum Mahdum
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.108-122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalis kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat antara Sarana Prasarana Dan Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Motivasi Guru Di Sekolah Yayasan Pendidikan Cendana. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Pengumpulan data menggunakan angket. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 68 orang guru dan semuanya diteliti sebagai responden (sensus). Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif (regresi linier berganda) dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Melalui Koefisien determinasi (R2) diketahui secara simultan variabel-variabel pada Sarana prasarana dan lingkungan kerja non fisik  mampu menjelaskan kontribusi terhadap variabel motivasi kerja guru sebesar 69,1 %.  Sedangkan sisanya sebesar 30,9 %, dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Untuk nilai R sebesar 0,831 dapat diinterpretasikan bahwa koefisien korelasi antara variabel pada Sarana prasarana sekolah dan lingkungan kerja non fisik terhadap motivasi kerja guru adalah sangat kuat. Sementara Sarana prasarana secara parsial berkontribusi terhadap motivasi kerja guru dengan nilai koefisien Beta (standardized coefficient) sebesar 0,524 dan uji pengaruh 0,274. Hal ini berarti terdapat kontribusi sarana prasarana secara parsial terhadap motivasi kerja guru di Sekolah Yayasan pendidikan Cendana Riau sebesar 27,4%. Lingkungan kerja non fisik secara parsial berkontribusi terhadap motivasi kerja guru dengan nilai koefisien Beta (standardized coefficient) sebesar 0,425 dan uji pengaruh sebesar 0,181. Hal ini berarti terdapat kontribusi sarana prasarana secara parsial terhadap motivasi kerja guru di Sekolah Yayasan pendidikan Cendana Riau sebesar 18,1 %.
PENGARUH BUDAYA KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KOMITMEN GURU MATEMATIKA SMP KOTA DUMAI Ernizalina Ernizalina; Zulkarnain Zulkarnain; Daviq Chairilsyah
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.173-181

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen guru matematika SMP Kota Dumai. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dan metode Survey dengan teknik korelasional (correlational resarch). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan 77 responden dari 96 guru Matematika yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert yang terdiri dari lima pilihan jawaban yaitu selalu, sering, kadang-kadang, jarang, dan tidak pernah. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan dari analisis data diketahui bahwa, terdapat pengaruh budaya kerja dan motivasi kerja terhadap komitmen guru Matematika SMP Kota Dumai, baik sebagian maupun secara bersama-sama. Penelitian ini diharapkan berguna untuk perbaikan komitmen Kota Dumai dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
PENGARUH PERILAKU GURU DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI LINGKUNGAN YAYASAN PENDIDIKAN CENDANA PEKANBARU Afridezi Afridezi; Fadly Azhar; Suarman Suarman
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.123-134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu seberapa besar Pengaruh Perilaku Guru dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di Lingkungan Yayasan Pendidikan Cendana Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain survey yang menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Populasi dari penelitian ini adalah guru-guru di lingkungan Yayasan Pendidikan Cendana Pekanbaru yang berjumlah 68 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan proporsional ramdom sampling dengan jumlah sampel 59 orang.Teknik analisa data yang digunakan ada dua tahap yaitu: analisis deskriptif dan inferensial. Sebelumnya dilakukan uji prasyaratan analisis yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji linieritas. Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data dapat disimpulkan bahwa Pertama perilaku guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru di Yayasan Pendidikan Cendana. Besarnya pengaruh antara perilaku guru terhadap kinerja guru sebesar 51,5%. Kedua motivasi kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja guru di Yayasan Pendidikan Cendana. Besarnya pengaruh antara motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 43,6%. Ketiga Besarnya pengaruh variabel perilaku guru dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru adalah sebesar 61,6%. Dengan demikian, Pengaruh variabel perilaku guru dan motivasi kerja terhadap kinerja guru tersebut berada pada tafsiran sedang. Kinerja guru menunjukkan hubungan positif dengan perilaku guru untuk meningkatkan kinerja guru perlu adanya pemberian arahan. Kinerja guru dapat ditingkatkan melalui perilaku guru yang suportif, partisipatif dilakukan dengan disiplin, pembawaan yang ramah. Pemberian motivasi kerja terhadap guru hendaknya menggunakan teori-teori pemberian motivasi kerja yang tepat dan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang sesuai dengan kondisi sekolah, karena pemberian motivasi berpengaruh terhadap kualitas pelayanan pendidikan yang diberikan guru terhadap peserta didik, warga sekolah serta masyarakat.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI METODE KERJA KELOMPOK DI SDN 011 TANJUNG PENYEMBAL KOTA DUMAI TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Firman Edi
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.9.2.p.182-192

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, diketahui persentase guru di SDN 011 Tanjung Penyembal Kota Dumai yang memiliki keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran kecil sekali yaitu hanya 24,4%. Artinya sebanyal 75,6% guru di SDN 011 Tanjung Penyembal Kota Dumai kurang memiliki keterampilan dalam menggunakan media pembelajaran dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan pengawas di SDN 011 Tanjung Penyembal Kota Dumai dalam meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran adalah dengan melakukan kegiatan kerja kelompok. Sesuai dengan rumusan masalah dan hipotesis tindakan tersebut maka tujuan dalam penelitian ini adalah “untuk mengetahui peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran melalui kerja kelompok di SDN 011 Tanjung Penyembal Kota Dumai. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Sekolah model Kurt Lewin. Konsep pokok PTS menurut Kurt Lewin terdiri dari empat komponen, yaitu: perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observating), dan refleksi (reflecting). Hubungan keempat komponen itu dipandang sebagai satu siklus. Kesimpulan penelitian tersebut berdasarkan temuan penelitian bahwa pada pra siklus rata-rata keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran hanya 24,4%. Setelah dilaksanakan kerja kelompok pada siklus I, keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran meningkat sebanyak 58,6%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan dalam melaksanakan kerja kelompok pada siklus II, keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran semakin meningkat sebanyak 84,8%. Dengan demikian hipotesis tindakan dalam penelitian ini diterima yaitu “Ada peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan media pembelajaran melalui kerja kelompok di SDN 011 Tanjung Penyembal Kota Dumai.