cover
Contact Name
Otang Kurniaman
Contact Email
otang.kurniaman@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62813-9527-8819
Journal Mail Official
pajar@ejournal.unri.ac.id.
Editorial Address
Gedung B1, FKIP Universitas Riau Kampus Bina Widya Km. 12,5 Simpang Baru Panam Pekanbaru Riau Indonesia 28293
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran)
Published by Universitas Riau
ISSN : 25808435     EISSN : 26141337     DOI : 10.33578
Core Subject : Education,
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) aims to develop and disseminate science and technology through the scientific article of research and study of concepts or theories as an effort to enrich the scientific knowledge in the field of education and teaching. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) covers issues concerning education and teaching at the level of primary, secondary and higher education. This article is based on the results of research and theoretical studies which are equivalent to research supported by various theoretical studies that produce research in the form of educational research, learning research, classroom action research, and development. The fields of science include: Social Sciences Education; Mathematics Education; Language Education; Science Education; Arts and Culture Education; Early Childhood Education; Civics Educational; Religious Education; Physical Education; Education and Teaching; Educational Psychology; Learning Media; Education Management; Educational Technology; Music Education; Economics Education.
Articles 1,268 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS POWERPOINT INTERAKTIF TEMA 1 SUBTEMA 3 PERTUMBUHAN HEWAN UNTUK SISWA KELAS III SD NEGERI 007 TEBING KARIMUN Tisrin Maulina Dewi; Muhiri Muhiri; Julita Sugiarto Simatupang
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pengembangan serta kelayakan media pembelajaran powerpoint interaktif untuk siswa kelas III SDN 007 Tebing Karimun. Jenis penelitian ini adalah penelitan  Research and Develoment (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan kuosioner serta teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) validasi dari ahli materi berdasarkan penilaian kelayakan memperoleh kriteria sangat layak (83%); (2) validasi dari ahli desain memperoleh kriteria sangat layak (100%); (3) Hasil respon guru kelas III terhadap media powerpoint interaktif mendapat kriteria sangat baik (83%); (4) Hasil respon uji coba siswa terhadap kelayakan media yang dilakukan yaitu uji coba lapangan awal dengan kriteria sangat baik (92%), uji coba lapangan kelompok kecil dengan kriteria sangat baik (84%) dan uji coba lapangan kelompok terbatas dengan kriteria sangat baik (86%). Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis powerpoint interaktif tema 1 subtema 3 pertumbuhan hewan untuk siswa kelas III SDN 007 Tebing layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) PADA SISWA KELAS IV SD Sembiring, Anita Br; Simarmata, Ester Julianda; Juliana, Juliana; Silaban, Patri Janson
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8510

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada tema daerah tempat tinggalku dengan menggunakan pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) di kelas IV SD Negeri 044857 Mardingding Kecamatan Mardingding. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik. Pada pretes diperoleh bahwa nilai rata-rata 62.95 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 22.22%. Pada siklus I mengalami peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dengan nilai rata-rata 71.95 dan tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 40.74%. Dan setelah tindakan yang dilakukan dan diberikan postes siklus II maka diperoleh sebanyak 27siswa yang tuntas hasil belajarnya dan 6 orang siswa yang tidak tuntas dengan nilai rata-rata posttes siklus II meningkat meningkat menjadi 81.97 dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 84.61%. Dari hasil yang diperoleh dan disimpulkan bahwa model Inside Outside Circle (IOC) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Negeri 044857 Mardingding Tahun Pembelajaran 2020/2021. Berdasarkan hasil penelitian, maka guru disarankan untuk menggunakan model Inside Outside Circle (IOC) karena terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM OPERASI BILANGAN DENGAN MENGGUNAKAN GOOGLE MEET DI SEKOLAH DASAR Nurul Adcha
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 5, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v5i6.8582

Abstract

Bencana pandemi Covid-19 juga telah menimbulkan dampak pada berbagai bidang, salah satu yang paling dirasakan adalah bidang pendidikan. Mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi, semuanya menjadi terhambat dan tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka karena kerumunan dapat memperluas penyebaran virus Covid-19. Melakukan pembelajaran dengan daring menggunakan google meet. Google meet ini memungkinkan guru dan siswa untuk melakukan panggilan secara audiovisual dalam bentuk klasikal atau dalam jumlah banyak orang. Selain itu, aplikasi ini menyediakan banyak fitur yang dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran secara daring. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Mc. Taggart yaitu  berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi) (dalam Arikunto, 2002). Dua siklus yang memperlihatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata yang meningkat dari 60.45 menjadi 80.45. Dengan jenjang nilai dari 50 sampai dengan 100. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru menggunakan media google meet lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada operasi bilangan matematika.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KETERAMPILAN MENYIMAK UNTUK SISWA KELAS IX SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nur Kharisma; Auzar Auzar; Elvrin Septyanti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8388

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan prosedur pengembangan dan bentuk instrumen tes keterampilan menyimak untuk siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama yang dihasilkan. Penelitian ini berbasis daring menggunakan google formulir. Pengembangan menggunakan model ADDIE. Pengembangan dilakukan beberapa tahap, yaitu: (1) analisis kebutuhan (Analysis), (2) desain produk (Design), (3) pengembangan produk awal (Development), (4) uji coba produk awal (Implementation), (5) revisi produk awal (Evaluation), (6) uji coba produk revisi, (7) revisi produk revisi. Uji coba dilakukan kepada siswa kelas IX SMP/MTs dengan tekni accidental sampling. Pengembangan ini menghasilkan tes berbasis google form  yang terdiri dati biodata untuk peserta tes, rekaman cerpen sebagai bahan simakan berdurasi 11 menit , 25 soal (22 pilihan ganda dan 3 jawaban singkat) lengkap dengan kunci jawaban berjumlah 951 kata, memiliki skor yang berbeda pada setiap soal, dan rubrik penilaian tes keterampilan menyimak. Uji coba produk awal diperoleh responden sebanyak 20 orang. Revisi yang peneliti lakukan, yaitu (1) merevisi soal dan petunjuk pengerjaan soal, (2) mengganti beberapa komponen penilaian yang kurang baik, dan (3) mengganti beberapa pilihan kata yang kurang tepat. Revisi yang peneliti lakukan, yaitu (1) merevisi durasi instrumen tes keterampilan menyimak, (2) merevisi soal dan petunjuk pengerjaan soal, dan (3) mengganti beberapa pilihan kata yang kurang tepat.
PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMP NEGERI 1 ENDE SELATAN KECAMATAN ENDE SELATAN KABUPATEN ENDE Ainun Jariyah; Veronika Praja Sinta Mbia Wae; Yulius Dala Ngapa
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bimbingan belajar siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan, hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan, dan pengaruh bimbingan belajar terhadap hasil belajar IPA siswa di SMP Negeri 1 Ende Selatan. Penelitian ini merupakan  penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian  ini adalah siswa SMP Negeri 1 Ende Selatan dan sampel penelitian  adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX berjumlah 68 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dari sampel penelitian berupa skor bimbingan belajar dan nilai belajar IPA semester I tahun ajaran 2020/2021. Analisis data dilakukan dengan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan belajar memiliki pengaruh yang positif dan  signifikan dengan  hasil belajar IPA pada siswa kelas VII, VII, dan IX di SMP Negeri 1 Ende Selatan tahun ajaran 2020/2021, yaitu diperoleh nilai rxy= 0.509 dan thitung= 5.589>ttabel=1.667 pada α = 5%.
ANALYZING EXPRESSIVE SPEECH ACTS OF THE MAIN CHARACTER IN THE JOKER MOVIE Shevira Selsibilla; Novitri Novitri; Erni Erni
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8549

Abstract

This research aimed to find out the types of expressive speech acts and the context of the expressive speech acts uttered by the main character in the Joker movie. The design of the research was descriptive qualitative research. The data source was the Joker Movie directed by Todd Phillips. The movie was released in 2019 and its duration was about 1 hour 55 minutes. The data of this research were utterances included as expressive speech acts. The data were collected by watching, observing, and writing down the utterances indicated as expressive speech acts found in the movie. The data were analyzed by using formal and informal methods. The data were presented by using a table (Formal method) and description (Informal method). The contexts of the utterances were analyzed by using SPEAKING model. The results of the analysis showed that there were six classifications of expressive speech acts uttered by the main character in the Joker Movie. The total number of expressive speech acts found in the movie was 27 utterances covering 7 utterances of greeting, 6 utterances of agreeing, 5 utterances of thanking, 4 utterances of apologizing, 3 utterances of wishing, and 2 utterances of exclamation. The researcher found that the expressive speech act of greeting was the most frequently used by the main character. It showed that the main character liked to express his salutation when he met someone.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIIA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI MTS MUHAMMADIYAH TRUCUK KLATEN TAHUN PELAJARAN 2021/2022 Wiyata, Sri
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 5, No 6 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v5i6.8569

Abstract

Permasalahan yang melatarbelakangi dari penelitian ini adalah  bagaimana upaya meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas VII A dengan model Rroblem Based Learning (PBL) di MTS Muhammadiyah Trucuk Klaten Tahun Pelajaran 2021/2022.  Metode  dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action research).  Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di MTS  Muhammadiyah Trucuk Klaten. Adapun waktu penelitian ini direncanakan selama 6 bulan. Waktu penelitian dimulai dari  Maret  hingga Oktober 2021 Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIA yang berjumlah 30 orang.  Adapun Langkah – langkah  dari penelitian tindakan : perencanaan, pelaksanaan, pengumpulan data, dan refleksi pada masing – masing langkah menggunakan dua siklus. Hasil penelitian pada pra siklus dapat menunjukkan tingkat keaktifan peserta didik rata rata 62%. Sedangkan pada siklus I  rata-rata keaktifan peserta didik dari indikator 1 sampai dengan 12 mencapai 74 % Pada  siklus II keaktifan peserta didik dengan rata-rata 73%.  Dengan demikian disimpulkan bahwa adanya peningkatan terhadap keaktifan peserta didik dalam pembelajaran pada materi perumusan dan pengesahan UUD NRI 1945 di MTS Muhammadiyah Trucuk Klaten.
IMPLEMENTASI SUPERVISI AKADEMIK UNTUK MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA MASA PANDEMI COVID-19 Siti Mukroni
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8643

Abstract

Berdasarkan pengamatan sementara di SMA Negeri 2 Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, ditemukan fenomena antara lain; Adanya sebagian guru yang belum melengkapi perangkat pembelajarannya, seperti Rencana  Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan sebagainya. Adanya sebagian guru yang tidak menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditentukan, hal ini terlihat adanya guru yang meninggalkan sekolah ketika jam mengajar. Kurangnya inisiatif guru dalam mengembangkan model atau metode pembelajaran yang lebih menarik bagi anak. Kurangnya kreatifitas guru dalam penyediaan media dan sumber belajar yang bervariasi, termasuk menggunakan aplikasi pembelajaran online. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) berlokasi di SMA Negeri 2 Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi, yang ditujukan pada guru-guru. Adapun alasan  utamanya adalah dari hasil pengamatan dan  informasi dari guru, bahwa kinerja guru pada masa pandemi tergolong kurang. Tempat penelitian adalah di SMA Negeri 2 Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2021. Jumlah sampel yang ditetapkan dalam penelitian ini adalah 26 orang guru. Dari uraian pengolahan data dan pembahasan didapatkan kesimpulan bahwa kinerja guru didapatkan pada siklus I sebesar 60% dengan kategori baik dan pada siklus II meningkat menjadi 91% dengan kategori baik. Artinya bahwa Kegiatan Supervisi dapat Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Negeri 2 Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi dikatakan berhasil.
PENGARUH PENGALAMAN KERJA DAN KERJA TIM TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI SEKECAMATAN BANGKO KABUPATEN ROKAN HILIR Hafrizal Hafrizal; Fadly Azhar; Erni Erni
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8646

Abstract

Pentingnya kinerja seorang guru akan memberikan dampak yang signifikan terhadap tujuan pada suatu sekolah dalam meningkatkan output dari pendidikan yang telah diberikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner yang diberikan kepada 104 orang guru yang dipilih secara acak sebagai sampel menggunakan metode simple random sampling. Penelitian dilakukan yaitu responden memberikan tanggapan terhadap kuesioner dalam bentuk skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda dan pengolahan data menggunakan program Statistical Package for Social Science (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian pengalaman kerja memberi pengaruh terhadap kinerja guru, artinya semakin baik pengalaman kerja maka akan semakin baik kinerja guru dalam menjalankan tugasnya. Hal ini berarti bahwa pengalaman kerja merupakan variabel penting untuk diperhatikan agar kinerja guru  bisa meningkat. Dengan meningkatnya kinerja guru tentu akan berdampak pada pencapaian tujuan yang ditentukan sebelumnya, banyak pekerjaan dan perencanaan sekolah yang tercapai dan yang selesai tepat waktu. Kerja tim sangat erat kaitannya terhadap kinerja guru, artinya semakin tinggi kerja tim akan menunjang kinerja guru yang lebih baik. Oleh karena itu kerja tim merupakan hal penting untuk diperhatikan di dalam meningkatkan kinerja guru.
ANALISIS PENERAPAN 3S (SALAM, SAPA, SENYUM) PESERTA DIDIK SD NEGERI 6 PEKANBARU Asha Yuli Andiska; Zairul Antosa; Guslinda Guslinda
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8278

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sikap peduli sosial di SD Negeri 6 Pekanbaru, di tinjau dari sikap salam, sapa, senyum yang diterapkan oleh siswa di lingkungan sekolah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas tinggi yaitu IV dan V. Adapun teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi dan wawancara. Observasi dan wawancara yang dilakukan bersifat tidak tersruktur, sehingga tidak menggunakan instrument yang baku hanya berpedoman pada indikator dan sikap salam, sapa, senyum. Untuk wawancara, peneliti mengambil 30 peserta didik, yaitu 15 peserta didik kelas IV dan 15 peserta didik kelas V. Hasil dari data yang diperoleh, menunjukkan bahwa sebagian peserta didik sudah mempunyai kepedulian sosial yang cukup tinggi terhadap lingkungannya, hal ini ditunjukkan dengan beberapa perilaku sosial yang mereka lakukan dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan apapun.

Page 73 of 127 | Total Record : 1268