cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Kelekatan Antara Ayah dan Anak pada Masa Pra Sekolah Maf'ula, Himayatul; Oktavianingsih, Eka; Fitroh, Siti Fadjryana
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.70869

Abstract

AbstrakKelekatan antara ayah dan anak masih menjadi salah satu permasalahan yang ada di Indonesia. Padahal membangun kelekatan antara ayah dan anak memiliki dampak yang signifikan di berbagai aspek perkembangan anak. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas dari kelekatan antara ayah dan anak. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kualitas kelekatan antara ayah dan anak pada masa pra sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, data yang didapat dianalisis menggunakan teknik analisis data interactive model Miles & Huberman. Pada penelitian ini melibatkan 3 responden ayah yang memiliki anak usia pra-sekolah (3-6 tahun). Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas kelekatan antara ayah dan anak pada masa pra-sekolah yaitu pendidikan dan pengetahuan, pengalaman, orang tua atau pengasuh, serta pekerjaan ayah. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya. Factors Affecting the Quality of Attachment Between Fathers and Children in the Pre-School PeriodAbstractAttachment between fathers and children is still one of the problems in Indonesia. Even though building attachment between father and child has a significant impact on various aspects of child development. There are several factors that can affect the quality of attachment between fathers and children. Therefore, the purpose of this study is to find out what factors can affect the quality of attachment between fathers and children in the pre-school period. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Data collection techniques through interviews and documentation, the data obtained were analyzed using interactive data analysis techniques Miles & Huberman model. This study involved 3 father respondents who have children of pre-school age (3-6 years). The results of this study are that the factors that influence the quality of attachment between fathers and children in the pre-school period are education and knowledge, experience, parents or caregivers, and father's work. The results of the study can be used as a reference for further research.
Evaluasi Pemanfaatan Media dan Sumber dalam Implementasi Pembelajaran Berdasarkan Usia dan Pengalaman Kerja Pendidik K, Andika Selasri; Zulaeha, Ida; Suminar, Tri
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.81097

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengevaluasi pemanfaatan media dan sumber pembelajaran berdasarkan usia dan pengalaman kerja pendidik di SDN Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif. Selain itu, data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam penggunaan media pembelajaran, mulai dari alat peraga sederhana hingga media berbasis teknologi seperti video pembelajaran. Guru berpengalaman menghadapi kendala dalam menguasai teknologi, sedangkan guru muda lebih inovatif dalam penggunaan media digital. Sumber belajar meliputi buku paket, lingkungan, dan perangkat sederhana, namun keterbatasan fasilitas sekolah seperti minimnya alat bantu teknologi dan akses perpustakaan menjadi hambatan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan wawasan pentingnya evaluasi media dan sumber pembelajaran serta mendorong pelatihan berbasis teknologi untuk meningkatkan kompetensi guru. Temuan baru mengungkap hubungan pengalaman kerja guru dengan efektivitas pemanfaatan media untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.Evaluation of the Use of Media and Resources in Learning Implementation Based on the Age and Work Experience of EducatorsAbstractThis study aims to evaluate the use of media and learning resources based on the age and work experience of educators at SDN Pangkajenne District, Pangkep Regency, South Sulawesi. Using an evaluative qualitative approach, data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed variations in the use of learning media, ranging from simple teaching aids to technology-based media such as learning videos. Experienced teachers face obstacles in mastering technology, while young teachers are more innovative in using digital media. Learning resources include textbooks, the environment, and simple devices, but limited school facilities such as minimal technological aids and library access are obstacles. The contribution of this study is to provide insight into the importance of evaluating media and learning resources and encouraging technology-based training to improve teacher competence. New findings reveal the relationship between teacher work experience and the effectiveness of media utilization to improve student learning motivation.Keywords: learning media, learning resources, evaluation
Rancangan Business Model Canvas untuk Lembaga Pelatihan Kerja Bidang Instruktur Bahri, Efri Syamsul; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.79712

Abstract

AbstrakLembaga Pelatihan Kerja (LPK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, khususnya instruktur sebagai penggerak utama proses pelatihan. Dalam menghadapi dinamika pasar kerja dan perkembangan teknologi, LPK dituntut untuk memiliki model bisnis yang inovatif dan adaptif. Penelitian ini mengkaji rancangan Business Model Canvas (BMC) yang diterapkan pada LPK di bidang instruktur. Dengan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi sembilan elemen utama BMC: Segmen Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran, Hubungan Pelanggan, Arus Pendapatan, Sumber Daya Utama, Aktivitas Utama, Mitra Utama, dan Struktur Biaya.  Rancangan ini diharapkan dapat membantu LPK mengidentifikasi peluang strategis dalam meningkatkan nilai layanan, memperluas jangkauan pelanggan, dan mengelola sumber daya secara efisien. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan BMC dapat membantu LPK dalam menyusun strategi yang sesuai dengan kebutuhan industri, seperti pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kurikulum yang relevan, dan kolaborasi dengan mitra strategis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi LPK dalam meningkatkan daya saing serta mendukung upaya mencetak instruktur berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja. Business Model Canvas Design for Instructor Job Training InstitutionsAbstractJob Training Institutions (LPK) have a strategic role in preparing competent workers, especially instructors, who are the main drivers of the training process. LPK must have an innovative and adaptive business model to face the job market dynamics and technological developments. This study examines the design of the Business Model Canvas (BMC) applied to LPK in the instructor's field. Using qualitative methods, a literature study approach, and descriptive analysis, this study identified nine main elements of BMC: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partners, and Cost Structure. This design is expected to help LPK identify strategic opportunities to increase service value, expand customer reach, and manage resources efficiently. The findings of this study indicate that the application of BMC can help LPK develop strategies that are by industry needs, such as competency-based training, relevant curriculum development, and collaboration with strategic partners. The results of this study are expected to be a reference for LPK in increasing competitiveness and supporting efforts to produce quality instructors who can meet the needs of the job market.
Pengaruh Maket Flood Prevention Terhadap Pengetahuan Mitigasi Bencana di TK Negeri Pembina 01 Kampar Humairah, Humairah; Kurnia, Rita; Novianti, Ria
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.82970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 4-5 tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan maket flood prevention di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini eksperimen kuantitatif dengan desain rancangan penelitian model pra eksperimen one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah 33 anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar, sampel yang digunakan adalah anak kelas B1 dengan jumlah anak 11 anak. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa pengetahuan mitigasi bencana banjir anak sebelum perlakuan dengan persentase 41,67% kemudian diberikan perlakuan meningkat dengan persentase 80,30%. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi dan lembar kerja anak, dan data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 4-5 tahun dilihat dari skor perolehan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data diperoleh thitung 30,47 lebih besar ttabel 1,812 dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa maket flood prevention berpengaruh terhadap pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh maket flood prevention sebelum dan sesudah terhadap pengetahuan mitigasi bencan banjir  anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. The Influence of Flood Prevention Model on Flood Disaster Mitigation Knowledge of 5-6 Year Old Children at Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar RegencyAbstractThis study aims to determine knowledge of flood disaster mitigation for children aged 4-5 years before and after being given treatment for flood prevention at TK Negeri Pembina 01 Kampa, Kampar Regency. This type of research is a quantitative experiment with a pre-experimental research design model, one group pretest posttest design. The research population was 33 children aged 4-5 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency. The sample used was class B1 children with a total of 11 children. Based on the results of the research that has been carried out, the researchers concluded that children's knowledge of flood disaster mitigation before treatment was 41.67%, then given treatment increased by 80.30%. The data collection technique used was through observation, children's worksheets, and primary data, which was carried out directly by the researcher. Data analysis used the t-test. The results of the study showed that there was an increase in flood disaster mitigation knowledge for children aged 4-5 years, seen from the average score obtained before and after treatment. The results of data analysis obtained tcount 30.47 which is greater than ttable 1.812 from this research. It can be concluded that flood prevention has an influence on the knowledge of flood disaster mitigation for children aged 5-6 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency. It can be concluded from this research that there is an influence of pre- and post-preventing floods on the knowledge of disaster flood mitigation in children aged 4-5 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency.
Pengembangan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Krtika IV – 69 Kota Probolinggo Ningrum, Laily Oktavia; Dheasari, Agustiarini Eka
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.83866

Abstract

ABSTRAKKecerdasan interpersonal sangat penting bagi anak usia dini karena berperan dalam perkembangan sosial dan emosional mereka. Namun, metode pembelajaran konvensional sering kali kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media Pop-Up Book dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia 5–6 tahun di TK Kartika IV–69 Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru, serta uji coba pada 30 anak menggunakan desain quasi-experiment. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa Pop-Up Book lebih efektif dibandingkan metode konvensional dan dapat diimplementasikan sebagai media inovatif dalam pendidikan anak usia dini. Development of Pop-Up Book Media to Enhance Interpersonal Intelligence of 5–6-Year-Old Children at TK Kritika IV – 69, Probolinggo City ABSTRACTInterpersonal intelligence is crucial for early childhood development as it plays a key role in social and emotional growth. However, conventional teaching methods are often ineffective in fostering these skills. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of Pop-Up Book media in enhancing the interpersonal intelligence of children aged 5–6 years at TK Kartika IV–69 Kota Probolinggo. The research employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, involving validation by subject matter experts, media experts, and teachers, followed by testing on 30 children using a quasi-experimental design. Data were collected through pre-test and post-test assessments and analyzed using the Mann-Whitney test. The results indicate that the experimental group showed a significantly higher improvement compared to the control group (p = 0.001). These findings suggest that Pop-Up Books are more effective than conventional methods and can be implemented as an innovative educational tool for early childhood learning. 
Stereotip Gen Z dalam Pekerjaan Daring sebagai Tutor Bahasa Asing: Tantangan, Keuntungan, dan Persepsi terhadap Model Kerja Fleksibel Lieztianti, Diajeng; Ahmad, Ahmad; Hardika, Hardika
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84178

Abstract

Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan Generasi Z (1997–2012), telah memengaruhi dunia pendidikan, termasuk dalam praktik pengajaran bahasa asing secara daring. Generasi ini dikenal memiliki keterampilan teknologi yang tinggi serta preferensi terhadap fleksibilitas kerja, menjadikan profesi tutor bahasa asing daring sebagai pilihan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan, keuntungan, dan persepsi terhadap profesi tersebut melalui metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis sepuluh artikel terbitan 2015–2025 yang diperoleh dari platform Google Scholar, Elsevier, dan ScienceDirect. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Gen Z memiliki keunggulan dalam fleksibilitas waktu dan pemanfaatan teknologi, mereka menghadapi hambatan dalam membangun hubungan interpersonal dengan siswa, menjaga keseimbangan kehidupan kerja, serta mempertahankan motivasi peserta didik. Teknologi memang membuka peluang pedagogis baru, tetapi keterbatasan dalam komunikasi dan interaksi tetap menjadi kendala utama. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyoroti dinamika identitas profesional tutor Gen Z dalam konteks pengajaran bahasa asing daring, yaitu topik yang masih jarang dibahas dalam literatur akademik dan merekomendasikan pengembangan pelatihan terstruktur dalam keterampilan komunikasi dan manajemen waktu guna mendukung efektivitas kerja mereka.
Strategi Pendanaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kalimantan Barat Az Zahra, Ummu Latifa; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84024

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk menggambarkan: 1) permasalahan pendanaan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat sebelumnya, 2) pengelolaan pendanaan masyarakat pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat, 3) strategi pengelolaan pendanaan masyarakat hingga survive pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kalimantan Barat yaitu: PKBM Gemilang, PKBM Bubor Paddas, dan PKBM Prokindo. Informan pada penelitian ini adalah ketua PKBM, pengelola PKBM dan masyarakat yang terlibat.  Teknik pengumpulan data  yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data pada penelitian ini, peneliti menggunakan uji kredibilitas dan uji depenability. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini melalui pengumpulan data, kondensasi, penyajian data perkasus, dan pada tahap terakhir peneliti melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) permasalahan pendanaan masyarakat yang terjadi pada PKBM Kalimantan Barat sebelumnya sangat beragam. Permasalahan tersebut meliputi terbatasnya dana pemerintah, perubahan kebijakan dan pergantian kepemimpinan, hubungan yang kurang baik dengan pemerintah serta sulitnya persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Meskipun demikian, PKBM telah berupaya mengatasi permasalahan tersebut. Upaya yang dilakukan adalah yaitu: mengupayakan dana luar, pengelola memberikan dana hibah, melakukan upaya inovatif serta membangun usaha bersama masyarakat, 2) pengelolaan pendanaan masyarakat pada PKBM Kalimantan Barat telah berjalan. Namun pada prioritas penerima dan pelaksanaan penerimaan dana masyarakat belum optimal. Selanjutnya, adanya pengelolaan pengembangan pendanaan masyarakat telah memberikan manfaat pada semua PKBM baik dibidang sosial, ekonomi dan pendidikan. 3) strategi pengelolaan pendanaan masyarakat hingga survive pada PKBM Kalimantan Barat telah berjalan namun belum optimal. Strategi ini meliputi: pengembangan partisipasi masyarakat, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kerjasama dan kemitraan, special event. Pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi partisipasi masyarakat belum berjalan optimal. Kemudian, pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui aplikasi fundaraising dan internet banking juga belum optimal. Selanjutnya, kerjasama dan kemitraan bersama pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), swasta belum optimal.
Determinasi Pendidikan Pasca Nikah dalam Meningkatkan Resolusi Konflik dan Ketahanan Keluarga Zulmi, Achmadan Nizarul; Fauziah, Puji Yanti
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) pengaruh tingkat pemahaman pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, (2) pengaruh penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, dan (3) pengaruh tingkat pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik alumni Klinik Nikah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model survei. Populasi sejumlah 180 dengan jumlah sampel penelitian sejumlah 124 alumni Klinik Nikah Indonesia di Indonesia. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan tujuan sampel lebih terukur dan terarah. divalidasi menggunakan validitas isi dan konstruk, serta reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemahaman pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 2.686, signifikansi 0,008; koefisien regresi = 0,246); (2) penerapan pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 4.038, signifikansi 0,000; koefisien regresi = 0,369); (3) pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara simultan berpengaruh terhadap resolusi konflik (F hitung = 25.557, signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil analisis, pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara parsial maupun simultan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah, maka kemampuan pasangan dalam menyelesaikan konflik juga semakin meningkat

Page 1 of 1 | Total Record : 8