cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Determinasi Pendidikan Pasca Nikah dalam Meningkatkan Resolusi Konflik dan Ketahanan Keluarga Zulmi, Achmadan Nizarul; Fauziah, Puji Yanti
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1) pengaruh tingkat pemahaman pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, (2) pengaruh penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik, dan (3) pengaruh tingkat pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah terhadap resolusi konflik alumni Klinik Nikah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model survei. Populasi sejumlah 180 dengan jumlah sampel penelitian sejumlah 124 alumni Klinik Nikah Indonesia di Indonesia. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan tujuan sampel lebih terukur dan terarah. divalidasi menggunakan validitas isi dan konstruk, serta reliabilitas diukur dengan Cronbach’s Alpha. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pemahaman pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 2.686, signifikansi 0,008; koefisien regresi = 0,246); (2) penerapan pendidikan pasca nikah berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik (t hitung = 4.038, signifikansi 0,000; koefisien regresi = 0,369); (3) pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara simultan berpengaruh terhadap resolusi konflik (F hitung = 25.557, signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil analisis, pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah secara parsial maupun simultan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap resolusi konflik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pemahaman dan penerapan pendidikan pasca nikah, maka kemampuan pasangan dalam menyelesaikan konflik juga semakin meningkat
Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Ular Tangga Sandi di Museum Sandi Yogyakarta Saputra, Sulaeman Fityan; Shofwan, Imam
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.87724

Abstract

Inovasi dalam pembentukan media pembelajaran menjadi salah satu prioritas utama sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas pendidikan di berbagai lingkup pendidikan, baik lembaga formal, informal, maupun non formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses media pembelajaran sejarah melalui permainan ular tangga sandi di Museum Sandi melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah seorang Edukator Museum, Mentor Junior Edukator Museum Sandi MSIB Batch 6, dua orang peserta magang Junior Edukator Museum Sandi MSIB Batch 6, dan tiga orang pengunjung Museum. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dilakukan dengan menetapkan tujuan pembelajaran, sumber atau bahan ajar, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan merancang penilaian hasil belajar; (2) Pelaksanaan media pembelajaran melalui permainan ular tangga diawali dengan pemberian edukasi terlebih dahulu, dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan museum dan diakhiri pengunjung dapat bermain ular tangga sandi sebelum atau sesudah berkunjung ke Museum. (3) Evaluasi yang digunakan adalah evaluasi formatif dengan ketercapaian aspek yang dinilai yaitu kemampuan penguasaan pemahaman materi dan aspek komunikasi dalam menjawab pertanyaan saat permainan. Kontribusi dari penelitian ini adalah diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis game dalam konteks pendidikan.
Internalisasi Nilai Kepemimpinan Kewirausahaan dalam Pengelolaan UMKM Kuliner Buleun, Cut; Astuti, Sri; Sitorus , Onny Fitriana
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.88060

Abstract

Kepemimpinan entrepreneurial adalah jenis kepemimpinan baru dan modern yang merupakan kombinasi dari kualitas kepemimpinan dan semangat entrepreneurial. Penelitian ini mengkaji kepemimpinan kewirausahaan (entrepreneurial leadership) yang diterapkan oleh kepala warung bakso titoti wonogiri cabang pasar minggu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis 9 indikator entrepreneurial leadership, kolaborasi tim, visi, inovasi, pemecahan masalah, gigih, mengambil risiko, beradaptasi dengan perubahan, mengetahui kebutuhan dan ketegasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan kepala warung, wakil kepala warung dan 3 karyawan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa Penerapan kesembilan indikator tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan informan berkontribusi positif terhadap keberhasilan dan keberlanjutan usaha warung di masa depan. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya.
Penerapan CHSE melalui Pendekatan Community-Based Tourism Desa Wisata Pagerwangi Shania Nurul Fazri; Sudiapermana, Elih; Kamarubiani, Nike; Sulistiono, Eko
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89059

Abstract

Keterbatasan sumber daya manusia yang yang terlatih dalam penerapan protokol CHSE, infrastruktur yang masih belum memadai, serta rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata menjadi masalah utama yang ada di desa wisata Pagerwangi Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, penurunan jumlah pengunjung dapat mengurangi pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan objek wisata desa melalui integrasi program CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) dan pendekatan Community-Based Tourism (CBT). Studi kasus dilakukan di Desa Pager Wangi, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan pemuda penggerak pariwisata lokal sebagai subjek utama pelatihan dan implementasi teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method dengan data kualitatif dari observasi dan wawancara serta data kuantitatif dari survei kepuasan dan partisipasi masyarakat.  Dalam penelitian ini yang menjadi atau termasuk ke dalam populasi sebagai subjek dari penelitian yaitu peserta kegiatan pelatihan berjumlah 15 orang yang merupakan pengurus Karang Taruna Desa Pager Wangi, serta masyarakat lokal yang menjadi wisatawan berjumlah 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep CHSE dan CBT, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai post-test secara signifikan yaitu skor rata-rata naik dari 14,4 menjadi 17,2. Peningkatan nilai pos-test yang siginifikan menunjukkan bahwa metode pengajaran yang diterapkan dalam intervensi ini berhasil 2) selain itu sebanyak 88% wisatawan menilai positif penerapan CHSE terutama dalam aspek kebersihan mencapai angka 92% dan akses infromasi digital mencapai angka 81%. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan CHSE memberikan rasa aman dan kenyamanan yang tinggi, didukung oleh akses informasi digital yang baik 3) keterlibatan masyarakat masih menjadi hambatan dalam pelaksanaan strategi berkelanjutan ini. Integrasi antara CHSE dan CBT terbukti dapat menjadi pendekatan strategis dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas di era pasca pandemi. Kata Kunci: CHSE, community-based tourism, pariwisata desa
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam Penelitian Akademik: Pemetaan Tren dan Analisis Bibliometrik Lima Dekade Terakhir Puspita, Mareta; Sujarwo, Sujarwo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89061

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji tren global dalam studi mengenai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari tahun 1972 hingga 2024 dengan pendekatan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus, dan dilakukan pemetaan lanskap keilmuan melalui analisis kinerja dan pemetaan sains, termasuk analisis kolaborasi penulis, sitasi bersama, dan kemunculan kata kunci. Sebanyak 224 publikasi dari 177 sumber dengan melibatkan 565 penulis dianalisis. Hasilnya menunjukkan peningkatan jumlah publikasi secara konsisten, dengan lonjakan signifikan dalam dekade terakhir yang mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap PKBM sebagai instrumen pembelajaran sepanjang hayat, pemberdayaan komunitas, dan pembangunan berkelanjutan. Amerika Serikat dan Indonesia menjadi kontributor paling produktif, dengan Universitas Pendidikan Indonesia dan University of Malaya sebagai institusi terdepan. Secara tematik, penelitian banyak berfokus pada pembelajaran sepanjang hayat, partisipasi masyarakat, dan pendidikan nonformal, dengan topik-topik baru seperti komunikasi kesehatan dan teknologi pembelajaran digital mulai berkembang. Jaringan kolaborasi menunjukkan kemitraan internasional yang terus berkembang, meskipun kolaborasi di wilayah Global South masih terbatas. Studi ini memberikan wawasan penting bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dengan menyoroti kontribusi berdampak, kesenjangan penelitian, dan arah pengembangan PKBM di masa depan. Kata Kunci:  pusat kegiatan belajar masyarakat, pendidikan nonformal, pembelajaran sepanjang hayat, bibliometrik, pengembangan pendidikan Community Learning Centers in Academic Research: Trend Mapping and Bibliometric Analysis of the Last Five Decades Abstract This study examines global trends in research on Community Learning Centers (PKBM) from 1972 to 2024 using a bibliometric analysis approach. Data was obtained from the Scopus database, and a scientific landscape mapping was conducted through performance analysis and science mapping, including author collaboration analysis, co-citation analysis, and keyword emergence analysis. A total of 224 publications from 177 sources involving 565 authors were analyzed. The results show a consistent increase in the number of publications, with a significant surge in the last decade reflecting growing global attention to PKBM as a tool for lifelong learning, community empowerment, and sustainable development. The United States and Indonesia are the most productive contributors, with the University of Education Indonesia and the University of Malaya leading the way. Thematically, research has focused heavily on lifelong learning, community participation, and non-formal education, with emerging topics such as health communication and digital learning technologies beginning to gain traction. Collaboration networks indicate growing international partnerships, though collaboration within the Global South remains limited. This study provides important insights for researchers, practitioners, and policymakers by highlighting impactful contributions, research gaps, and future directions for PKBM development. Keywords: community learning center, non-formal education, lifelong learning, bibliometric , educational development
Implementasi Pelatihan Tutor Berjenjang Berbasis Kompetensi di PKBM Al Insan Syifa Nurul Hasanah; Sukmana, Cucu; Ardiwinata, Jajat S; Sodikin
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89186

Abstract

Pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi merupakan strategi pengembangan profesional yang dirancang untuk meningkatkan mutu layanan pembelajaran pendidikan kesetaraan di PKBM. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan pelatihan tutor berjenjang berbasis kompetensi di PKBM Al Insan, Sumedang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui analisis kebutuhan, pemetaan standar kompetensi, dan penyusunan kurikulum yang adaptif terhadap konteks lokal. Pelaksanaan dilaksanakan dalam tiga jenjang yaitu jenjang dasar, menengah, dan lanjutan dengan menggunakan metode partisipatif seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, microteaching, dan praktik lapangan. Faktor pendukung meliputi dukungan manajemen, keterlibatan tutor senior, dan kemitraan eksternal, sedangkan hambatan mencakup keterbatasan sarana, jadwal padat, dan variasi kemampuan awal peserta. Rekomendasi meliputi penguatan analisis kebutuhan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan pendampingan pasca pelatihan yang berkelanjutan.
Efektivitas Program Pembelajaran Diferensiasi untuk Guru Taman Kanak-kanak Achmad Dardiri; Nur Cholimah; Arif Wijayanto; Nurul Arifiyanti; Fatiya Hanif Al Afada; Muthia Dara Putri Anugraheni
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i2.85141

Abstract

Abstrak Studi ini mengevaluasi dampak program pembelajaran berdiferensiasi pada pengetahuan dan kesiapan perencanaan guru taman kanak-kanak dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Desain pra pasca satu kelompok diterapkan pada 26 guru dari 24 sekolah. Pengukuran mencakup tes pengetahuan tentang diferensiasi dan penilaian kualitas rancangan modul ajar melalui rubrik yang menilai keselarasan tujuan dan asesmen serta diferensiasi konten proses dan produk. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 213,6 menjadi 227,8 setara peningkatan relatif 4,89 persen. Peningkatan kualitas rancangan tampak pada sebagian besar indikator namun integrasi hasil asesmen diagnostik ke langkah pembelajaran masih menantang bagi sebagian peserta. Temuan menunjukkan asosiasi positif pelatihan dengan kompetensi perencanaan guru dan merekomendasikan dukungan lanjutan untuk penguatan integrasi asesmen. Kata kunci: pembelajaran berdiferensiasi, kurikulum merdeka, taman kanak-kanak   Effectiveness of Differentiated Learning Training for Kindergarten Teachers   Abstract This study evaluates the impact of a differentiated instruction program on kindergarten teachers’ knowledge and lesson planning readiness within the Merdeka Curriculum context. A one‑group pretest–posttest design was applied to 26 teachers from 24 schools. Measures included a knowledge test on differentiation and a rubric‑based appraisal of lesson module quality assessing goal–assessment alignment and differentiation of content, process, and product. Mean knowledge scores increased from 213.6 to 227.8, a relative gain of 4.89 percent. Improvements in planning quality were observed on most indicators, although integrating diagnostic assessment results into instructional steps remained challenging for some participants. Findings indicate a positive association between the training and teachers’ planning competence and suggest the need for continued support to strengthen assessment integration. Keywords: differentiation, independent curriculum, learning
Analisis Kinerja Tenaga Kependidikan Berdasarkan Kompetensi, Pengalaman, dan Budaya Kerja di Pendidikan Tinggi Saraswati, Ari; Sujarwo, Sujarwo
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.84007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Apakah kompetensi mempengaruhi kinerja tenaga kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta, 2) Apakah pengalaman kerja mempengaruhi kinerja tenaga kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta, 3) Apakah budaya kerja mempengaruhi kinerja tenaga kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta, dan 4) Apakah kompetensi, pengalaman kerja, dan budaya kerja secara bersama-sama mempengaruhi kinerja tenaga kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan data yang digunakan sahih. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Secara parsial kompetensi memiliki besar pengaruh koefisien regresi sebesar -0,033 terhadap kinerja, kemudian besar pengaruh koefisien regresi pengalaman kerja sebesar -0,045 terhadap kinerja, dan budaya kerja memiliki besar pengaruh Koefisien regresi -0,072 terhadap kinerja. Secara simultan faktor budaya memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja, karena nilai koefisien regresinya memiliki nilai absolut paling besar (-0,072). Kata kunci: budaya kerja, kinerja, kompetensi, pengalaman kerja Analyzing the Performance of Educational Staff through Competence, Work Experience, and Work Culture in Higher Education Abstract This study aims to determine: 1) The effect of competence on the performance of educational staff at Yogyakarta State University, 2) The effect of work experience on the performance of educational staff at Yogyakarta State University, 3) The effect of work culture on the performance of educational staff at Yogyakarta State University, and 4) The effect of competence, work experience, and work culture on the performance of educational staff at Yogyakarta State University.This research uses a quantitative correlational approach. Validity and reliability tests were employed to assess the validity of the data. The data analysis technique used in this study is multiple regression analysis. Partially, competence has a regression coefficient influence of -0.033 on performance, work experience has a regression coefficient influence of -0.045 on performance, and work culture has a regression coefficient influence of -0.072 on performance. Simultaneously, the work culture factor has the most significant influence on performance, as its regression coefficient has the largest absolute value (-0.072). Keywords: work culture, performance, competency, work experience
Resiliensi Keluarga Terdampak Pasca Penutupan Lokalisasi di Indonesia: Tinjauan Systematic Literature Review Rahma, Rezka Arina; Rasyad, Ach; Wahyuni, Sri; Sri Redjeki, Endang; Haidar, Muslim
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.89311

Abstract

Penutupan lokalisasi di Indonesia bertujuan memberantas prostitusi dan meningkatkan kesejahteraan sosial, namun menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan psikologis bagi keluarga terdampak. Penelitian ini bertujuan menganalisis resiliensi keluarga pasca-penutupan lokalisasi melalui pendekatan systematic literature review (SLR). Data diperoleh dari 30 artikel ilmiah terbitan 2010–2024 dengan kata kunci “resiliensi keluarga”, “penutupan lokalisasi”, “pekerja seks komersial”, dan “sosial ekonomi”. Hasil menunjukkan bahwa keluarga terdampak menghadapi tantangan kehilangan pekerjaan, stigma sosial, dan tekanan psikologis, tetapi tetap menunjukkan resiliensi dalam tiga aspek utama: (1) ekonomi, dengan diversifikasi pekerjaan dan pemanfaatan bantuan pemerintah/LSM; (2) sosial, dengan membangun kembali relasi masyarakat dan mengurangi stigma; serta (3) psikologis, dengan memperkuat identitas baru, spiritualitas, dan optimisme. Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan lokal untuk mendukung kesejahteraan keluarga terdampak. Kata Kunci: resiliensi keluarga, lokalisasi, pemberdayaan Family Resilience After the Closure of Localizations in Indonesia: A Systematic Literature Review Abstract The closure of prostitution localizations in Indonesia was intended to eradicate prostitution and improve social welfare; however, it has brought significant social, economic, and psychological impacts on affected families. This study aims to analyze family resilience in the aftermath of localization closures through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were obtained from 30 scholarly articles published between 2010 and 2024 using the keywords “family resilience,” “localization closure,” “commercial sex workers,” and “socioeconomic.” The findings reveal that affected families face challenges such as job loss, social stigma, and psychological distress, yet they continue to demonstrate resilience in three key aspects: (1) economic, through job diversification and the utilization of government/NGO assistance; (2) social, by rebuilding community relations and reducing stigma; and (3) psychological, by strengthening new identities, spirituality, and optimism. These findings highlight the importance of inclusive, sustainable, and locally grounded policies to support the well-being of affected families. Keywords: family resilience, localization, empowerment
Peran Sekolah Perempuan dalam Meningkatkan Literasi Digital bagi Ibu Rumah Tangga di Percut Sei Tuan Nainggolan, Elizon; Ndraha, Ewi Darman; Irwan, Mahfuzi
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i2.73577

Abstract

Abstrak Penelitian Ini Bertujuan Untuk Mengetahui Peran Sekolah Perempuan Dalam Meningkatkan Literasi Digital Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Tanjung Rejo Precut Sei Tuan, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran sekolah perempuan dalam meningkatkan literasi digital bagi ibu rumah tangga di Desa Tanjung Rejo Precut Sei Tuan terdiri dari dua kegiatan program pelatihan meliputi pemberian pelatihan pemanfaatan media sosial sebagai alat untuk mengembangkan usaha bisnis dan pelatihan wirausaha berbasis digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan melibatkan langsung ketua sekolah perempuan dan satu warga belajar sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwasanya peran sekolah perempuan dalam meningkatkan literasi digital bagi ibu rumah tangga memberikan dampak yang positif terhadap meningkatkannya literasi digital dikalangan ibu rumah tangga  yang dapat dibuktikan dengan ibu rumah tangga memiliki pemahaman yang baik tentang digital dan berhasil membuka usaha kecil di rumah serta mereka memiliki platform marketplace sendiri yang memudahkan mereka melakukan pemasaran karya-karya yang mereka miliki. Kata Kunci: literasi digital, sekolah perempuan, ibu rumah tangga   The Role of Sekolah Perempuan in Improving Digital Literacy for Housewives in Percut Sei Tuan   Abstract This study aims to determine the role of Sekolah Perempuan in improving digital literacy for housewives in Tanjung Rejo Village, Precut Sei Tuan, North Sumatra. The results showed that the role of women's schools in improving digital literacy for housewives in the village of Tanjung Rejo Precut Sei Tuan consisted of two training program activities including providing training on the use of social media as a tool for developing business ventures and digital-based entrepreneurial training. The method used in this research is descriptive qualitative research method. Data collection techniques used through interviews, observations, and documentation studies by directly involving the head of the women's school and one learning community as research subjects. The results concluded that the role of women's schools in improving digital literacy for housewives has a positive impact on improving digital literacy among housewives, which can be proven by housewives having a good understanding of digital and successfully opening small businesses at home and they have their own marketplace platform that makes it easier for them to market their works. Keywords: digital literacy, sekolah perempuan, housewife