cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
DIKLUS: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah
ISSN : 0854896X     EISSN : 26859637     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 148 Documents
Pengembangan Program Upgrading Dengan Pendekatan Design Thinking Process Untuk Meningkatkan Keterampilan Berorganisasi Mahasiswa Susanto, Shobri Firman; Hazin, Mufarrihul; Santoso, Rizky Putra; Nusantara, Widya; Habibie, Ramadhan Kurnia
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.78056

Abstract

AbstrakOrganisasi memainkan peran penting dalam memberikan keterampilan yang berharga untuk kesuksesan akademik dan karier mahasiswa. Hal ini menjadi pokok peneliti dengan tujuan penelitian adalah mengetahui urgensi berorganisasi serta mengembangkan program upgrading dengan pendekatan design thinking guna meningkatkan keterampilan berorganisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA. Metode yang digunakan adalah RnD teori dari Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan softskill tidak hanya ditafsirkan melalui kemampuan menulis tetapi kemampuan non teknis. Salah satunya mengikuti organisasi, dengan mengikutinya selain mendapatkan pengalaman dalam bidang sosial mahasiswa juga mendapatkan wawasan baru mengenai rasa tanggung jawab dan manajemen waktu yang baik. Sedangkan, untuk menjaga semangat berorganisasi ialah dengan memberi reward dan apresiasi begitu pun dengan diadakannya program upgrading untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kepercayaan terhadap organisasi. Maka peneliti melakukan pengembangan program upgrading berupa modul dengan pendekatan design thinking. Hasil uji kelayakan produk menunjukkan pengembangan berada pada kualifikasi "Sangat Baik" dan "Valid" dengan persentase kelayakan 91,11%. Sehingga dari penilaian disimpulkan bahwa pengembangan program upgrading dengan pendekatan design thinking "Sangat Baik" untuk meningkatkan keterampilan berorganisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA. Development of an Upgrading Program using a Design Thinking Process Approach to Improve Student Organizational Skills AbstractOrganizing is important in providing valuable skills for students' academic and career success. The main point of the research with the aim of knowing the urgency of organizing and developing an upgrading program with a design thinking approach to improve the organizational skills of students of the Faculty of Education UNESA. The method used is RnD theory from Borg and Gall. The results showed that soft skills are not only interpreted through writing skills but non-technical abilities. One of them is joining the organization, by following it in addition to gaining experience in the social field, students also get new insights into a sense of responsibility and good time management. Meanwhile, to maintain the spirit of organization is by giving rewards and appreciation as well as by holding an upgrading program to improve the quality of human resources and trust in the organization. So, the researchers developed an upgrading program in the form of a module with a design thinking approach. The results of the product feasibility test show that the development is in the "Very Good" and "Valid" qualifications with a feasibility percentage of 91.11%. So, from the assessment it is concluded that the development of an upgrading program with a design thinking approach is "Very Good" to improve the organizational skills of students of the Faculty of Education UNESA 
Evaluasi Program Diklat Pemberdayaan Masyarakat di Politeknik Penerbangan Makassar Sanjaya, Rahmat Dwi; Roreng, Petrus P; Buku, Atus
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.76849

Abstract

AbstrakArtikel bertujuan mengevaluasi context, input, process, dan product program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Tahun 2023 di Politeknik Penerbangan Makassar. Artikel menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis evaluasi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumen. Tahapan analisis data: pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Proses validasi menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian adalah: (1) evaluasi context menunjukkan program DPM mampu  mengakomodir kebutuhan masyarakat serta perumusan tujuan program dilaksanakan dengan baik; (2) evaluasi input menunjukkan SDM, metode, fasilitas, kurikulum, dan pembiayaan disusun dan direncanakan berdasarkan tujuan program sehingga mampu mendukung tercapainya tujuan; (3) evaluasi prosess menunjukkan kesesuaian implementasi program dengan rencana, kemampuan SDM instruktur memiliki kompetensi yang baik untuk transfer pengetahuan dan keterampilan, serta metode yang digunakan menyesuaikan dengan materi, dan (4) evaluasi product menunjukkan tujuan program tercapai dengan baik serta dampak positif berupa peningkatan kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh lulusan. Evaluation of the Community Empowerment Training Program at Makassar Aviation Polytechnic AbstractThe article aims to evaluate the context, input, process, and product of the 2023 Community Empowerment Training (DPM) program at Makassar Aviation Polytechnic. The article uses a qualitative approach with a type of evaluation. Data collection techniques use interviews, observation, and document study"”data analysis stages: data collection, condensation, data presentation, and concluding/verification. The validation process uses triangulation of techniques and sources. The results of the research are: (1) context evaluation shows that the DPM program can accommodate community needs and the formulation of program objectives is implemented well; (2) input evaluation shows that human resources, methods, facilities, curriculum, and financing are prepared and planned based on program objectives so that they can support the achievement of objectives; (3) process evaluation shows the suitability of the program implementation with the plan, the ability of instructor human resources to have good competence for transferring knowledge and skills, and the methods used adapt to the material, and (4) product evaluation shows that the program objectives are achieved well and have a positive impact in the form of improvement. self-confidence demonstrated by graduates. 
Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Potens Lokal Pada Pembelajaran Keterampilan Siswa Pendidikan Kesetaraan Paket C Kota Palembang Shomedran, Shomedran; Nurrizalia, Mega; Nengsih, Yanti Karmila
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.76955

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran berbentuk video animasi pada pembelajaran keterampilan berbasis potensi lokal siswa Paket C yang dilihat dari kevalidan dan kepraktisannya. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE dengan 5 (lima) tahap (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation), namun penelitian ini dilakukan 4 (empat) tahapan saja yakni sampai pada impletantation. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, dan observasi. Hasil pengembangan media pembelajaran berbentuk video animasi menunjukkan persentase sebesar 77,5% dengan kategori valid untuk ahli Bahasa Indonesia, kemudian validasi ahli materi memperoleh skor sebesar 100% yang artinya sangat baik dan valid, selanjutnya hasil validasi ahli media memperoleh skor sebesar 97,5% yang artinya juga sangat baik dan valid, dari tiga validator diperoleh skor rata-rata sebesar 91,66% yang artinya produk valid. Selanjutnya hasil uji coba produk untuk one to one diperoleh skor sebesar 98,33%, artinya produk sangat praktis, kemudian hasil uji coba small group memperoleh skor 99%, artinya sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dikatakan bahwa produk yang dihasilkan berada pada kategori valid dan sangat praktis untuk digunakan oleh siswa Paket C dalam menunjang proses pembelajaran khususnya pada pembelajaran keterampilan berbasis potensi lokal. Development of Local Potential-Based Animation Video Media in Learning Skills for Equivalent Education Package C Students Palembang City Abstract: The aim of this research is to develop learning media in the form of animated videos for learning skills based on the local potential of Package C students as seen from their validity and practicality. The type of this research is development research with the ADDIE development model with 5 (five) stages (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), but this research was carried out in only 4 (four) stages, namely up to implementation. Data collection was carried out using questionnaires, interviews and observations. The results of developing learning media in the form of animated videos show a percentage of 77.5% with a valid category for Indonesian language experts, then material expert validation gets a score of 100%, which means very good and valid, then media expert validation results get a score of 97.5% which means it is also very good and valid, from the three validators an average score of 91.66% was obtained, which means the product is valid. Furthermore, the product trial results for one to one obtained a score of 98.33%, meaning the product was very practical, then the small group trial results obtained a score of 99%, meaning it was very practical. Based on these results, it can be said that the product produced is in the valid category and is very practical for use by Package C students to support the learning process, especially in learning skills based on local potential.
Rancangan Business Model Canvas untuk Lembaga Pelatihan Kerja Bidang Instruktur Bahri, Efri Syamsul; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.79712

Abstract

AbstrakLembaga Pelatihan Kerja (LPK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, khususnya instruktur sebagai penggerak utama proses pelatihan. Dalam menghadapi dinamika pasar kerja dan perkembangan teknologi, LPK dituntut untuk memiliki model bisnis yang inovatif dan adaptif. Penelitian ini mengkaji rancangan Business Model Canvas (BMC) yang diterapkan pada LPK di bidang instruktur. Dengan metode kualitatif dan pendekatan studi literatur dan analisis deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi sembilan elemen utama BMC: Segmen Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran, Hubungan Pelanggan, Arus Pendapatan, Sumber Daya Utama, Aktivitas Utama, Mitra Utama, dan Struktur Biaya.  Rancangan ini diharapkan dapat membantu LPK mengidentifikasi peluang strategis dalam meningkatkan nilai layanan, memperluas jangkauan pelanggan, dan mengelola sumber daya secara efisien. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan BMC dapat membantu LPK dalam menyusun strategi yang sesuai dengan kebutuhan industri, seperti pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kurikulum yang relevan, dan kolaborasi dengan mitra strategis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi LPK dalam meningkatkan daya saing serta mendukung upaya mencetak instruktur berkualitas yang mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja. Business Model Canvas Design for Instructor Job Training InstitutionsAbstractJob Training Institutions (LPK) have a strategic role in preparing competent workers, especially instructors, who are the main drivers of the training process. LPK must have an innovative and adaptive business model to face the job market dynamics and technological developments. This study examines the design of the Business Model Canvas (BMC) applied to LPK in the instructor's field. Using qualitative methods, a literature study approach, and descriptive analysis, this study identified nine main elements of BMC: Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partners, and Cost Structure. This design is expected to help LPK identify strategic opportunities to increase service value, expand customer reach, and manage resources efficiently. The findings of this study indicate that the application of BMC can help LPK develop strategies that are by industry needs, such as competency-based training, relevant curriculum development, and collaboration with strategic partners. The results of this study are expected to be a reference for LPK in increasing competitiveness and supporting efforts to produce quality instructors who can meet the needs of the job market.
Pengaruh Maket Flood Prevention Terhadap Pengetahuan Mitigasi Bencana di TK Negeri Pembina 01 Kampar Humairah, Humairah; Kurnia, Rita; Novianti, Ria
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.82970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 4-5 tahun sebelum dan sesudah diberikan perlakuan maket flood prevention di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. Jenis penelitian ini eksperimen kuantitatif dengan desain rancangan penelitian model pra eksperimen one group pretest posttest design. Populasi penelitian adalah 33 anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar, sampel yang digunakan adalah anak kelas B1 dengan jumlah anak 11 anak. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa pengetahuan mitigasi bencana banjir anak sebelum perlakuan dengan persentase 41,67% kemudian diberikan perlakuan meningkat dengan persentase 80,30%. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui observasi dan lembar kerja anak, dan data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 4-5 tahun dilihat dari skor perolehan rata-rata sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis data diperoleh thitung 30,47 lebih besar ttabel 1,812 dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa maket flood prevention berpengaruh terhadap pengetahuan mitigasi bencana banjir anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh maket flood prevention sebelum dan sesudah terhadap pengetahuan mitigasi bencan banjir  anak usia 4-5 tahun di TK Negeri Pembina 01 Kampa Kabupaten Kampar. The Influence of Flood Prevention Model on Flood Disaster Mitigation Knowledge of 5-6 Year Old Children at Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar RegencyAbstractThis study aims to determine knowledge of flood disaster mitigation for children aged 4-5 years before and after being given treatment for flood prevention at TK Negeri Pembina 01 Kampa, Kampar Regency. This type of research is a quantitative experiment with a pre-experimental research design model, one group pretest posttest design. The research population was 33 children aged 4-5 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency. The sample used was class B1 children with a total of 11 children. Based on the results of the research that has been carried out, the researchers concluded that children's knowledge of flood disaster mitigation before treatment was 41.67%, then given treatment increased by 80.30%. The data collection technique used was through observation, children's worksheets, and primary data, which was carried out directly by the researcher. Data analysis used the t-test. The results of the study showed that there was an increase in flood disaster mitigation knowledge for children aged 4-5 years, seen from the average score obtained before and after treatment. The results of data analysis obtained tcount 30.47 which is greater than ttable 1.812 from this research. It can be concluded that flood prevention has an influence on the knowledge of flood disaster mitigation for children aged 5-6 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency. It can be concluded from this research that there is an influence of pre- and post-preventing floods on the knowledge of disaster flood mitigation in children aged 4-5 years at the Pembina 01 Kampa State Kindergarten, Kampar Regency.
Persepsi Guru terhadap Pelatihan Manajemen Lembaga untuk Meningkatkan Daya Saing TK Swasta Hayati, Nur; Arifiyanti, Nurul; Cholimah, Nur; Prayitno, Prayitno
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.81646

Abstract

AbstrakPeningkatan daya saing lembaga pendidikan menjadi kebutuhan mendesak, terutama bagi sekolah swasta yang harus bersaing dengan minimnya bantuan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap pelatihan manajemen lembaga di TK ABA. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima partisipan yang telah mengikuti pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memperoleh pengetahuan strategi promosi, perubahan keyakinan dalam pengelolaan lembaga, strategi mengimplementasikan manajemen, dan faktor pendukung dan penghambat manajemen lembaga. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya pelatihan berkelanjutan dan dukungan eksternal untuk memperkuat manajemen sekolah, sehingga daya saing lembaga dapat terus ditingkatkan.Teachers' Perceptions of Institutional Management Training to Improve Private School CompetitivenessAbstractIncreasing the competitiveness of educational institutions is an urgent need, especially for private schools that have to compete with minimal government assistance. This study aims to explore teachers' perceptions of institutional management training at ABA Kindergarten. Using a case study approach, data were collected through in-depth interviews with five participants who had attended the training. The results showed that teachers gained knowledge of promotion strategies, changes in beliefs in institutional management, strategies for implementing management, and supporting and inhibiting factors for institutional management. The implications of this study highlight the importance of ongoing training and external support to strengthen school management, so that institutional competitiveness can continue to be improved.
Pengembangan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5 – 6 Tahun di TK Krtika IV – 69 Kota Probolinggo Ningrum, Laily Oktavia; Dheasari, Agustiarini Eka
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.83866

Abstract

ABSTRAKKecerdasan interpersonal sangat penting bagi anak usia dini karena berperan dalam perkembangan sosial dan emosional mereka. Namun, metode pembelajaran konvensional sering kali kurang efektif dalam mengembangkan keterampilan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media Pop-Up Book dalam meningkatkan kecerdasan interpersonal anak usia 5–6 tahun di TK Kartika IV–69 Kota Probolinggo. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, melibatkan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru, serta uji coba pada 30 anak menggunakan desain quasi-experiment. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa Pop-Up Book lebih efektif dibandingkan metode konvensional dan dapat diimplementasikan sebagai media inovatif dalam pendidikan anak usia dini. Development of Pop-Up Book Media to Enhance Interpersonal Intelligence of 5–6-Year-Old Children at TK Kritika IV – 69, Probolinggo City ABSTRACTInterpersonal intelligence is crucial for early childhood development as it plays a key role in social and emotional growth. However, conventional teaching methods are often ineffective in fostering these skills. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of Pop-Up Book media in enhancing the interpersonal intelligence of children aged 5–6 years at TK Kartika IV–69 Kota Probolinggo. The research employs a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, involving validation by subject matter experts, media experts, and teachers, followed by testing on 30 children using a quasi-experimental design. Data were collected through pre-test and post-test assessments and analyzed using the Mann-Whitney test. The results indicate that the experimental group showed a significantly higher improvement compared to the control group (p = 0.001). These findings suggest that Pop-Up Books are more effective than conventional methods and can be implemented as an innovative educational tool for early childhood learning. 
Stereotip Gen Z dalam Pekerjaan Daring sebagai Tutor Bahasa Asing: Tantangan, Keuntungan, dan Persepsi terhadap Model Kerja Fleksibel Lieztianti, Diajeng; Ahmad, Ahmad; Hardika, Hardika
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84178

Abstract

Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan Generasi Z (1997–2012), telah memengaruhi dunia pendidikan, termasuk dalam praktik pengajaran bahasa asing secara daring. Generasi ini dikenal memiliki keterampilan teknologi yang tinggi serta preferensi terhadap fleksibilitas kerja, menjadikan profesi tutor bahasa asing daring sebagai pilihan yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tantangan, keuntungan, dan persepsi terhadap profesi tersebut melalui metode penelitian kepustakaan dengan menganalisis sepuluh artikel terbitan 2015–2025 yang diperoleh dari platform Google Scholar, Elsevier, dan ScienceDirect. Temuan menunjukkan bahwa meskipun Gen Z memiliki keunggulan dalam fleksibilitas waktu dan pemanfaatan teknologi, mereka menghadapi hambatan dalam membangun hubungan interpersonal dengan siswa, menjaga keseimbangan kehidupan kerja, serta mempertahankan motivasi peserta didik. Teknologi memang membuka peluang pedagogis baru, tetapi keterbatasan dalam komunikasi dan interaksi tetap menjadi kendala utama. Studi ini memberikan kontribusi dengan menyoroti dinamika identitas profesional tutor Gen Z dalam konteks pengajaran bahasa asing daring, yaitu topik yang masih jarang dibahas dalam literatur akademik dan merekomendasikan pengembangan pelatihan terstruktur dalam keterampilan komunikasi dan manajemen waktu guna mendukung efektivitas kerja mereka.
Strategi Pendanaan Masyarakat dalam Pengelolaan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat di Kalimantan Barat Az Zahra, Ummu Latifa; Tohani, Entoh
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i1.84024

Abstract

Penelitian ini bertujuan adalah untuk menggambarkan: 1) permasalahan pendanaan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat sebelumnya, 2) pengelolaan pendanaan masyarakat pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat, 3) strategi pengelolaan pendanaan masyarakat hingga survive pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kalimantan Barat yaitu: PKBM Gemilang, PKBM Bubor Paddas, dan PKBM Prokindo. Informan pada penelitian ini adalah ketua PKBM, pengelola PKBM dan masyarakat yang terlibat.  Teknik pengumpulan data  yang dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data pada penelitian ini, peneliti menggunakan uji kredibilitas dan uji depenability. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini melalui pengumpulan data, kondensasi, penyajian data perkasus, dan pada tahap terakhir peneliti melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan: 1) permasalahan pendanaan masyarakat yang terjadi pada PKBM Kalimantan Barat sebelumnya sangat beragam. Permasalahan tersebut meliputi terbatasnya dana pemerintah, perubahan kebijakan dan pergantian kepemimpinan, hubungan yang kurang baik dengan pemerintah serta sulitnya persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Meskipun demikian, PKBM telah berupaya mengatasi permasalahan tersebut. Upaya yang dilakukan adalah yaitu: mengupayakan dana luar, pengelola memberikan dana hibah, melakukan upaya inovatif serta membangun usaha bersama masyarakat, 2) pengelolaan pendanaan masyarakat pada PKBM Kalimantan Barat telah berjalan. Namun pada prioritas penerima dan pelaksanaan penerimaan dana masyarakat belum optimal. Selanjutnya, adanya pengelolaan pengembangan pendanaan masyarakat telah memberikan manfaat pada semua PKBM baik dibidang sosial, ekonomi dan pendidikan. 3) strategi pengelolaan pendanaan masyarakat hingga survive pada PKBM Kalimantan Barat telah berjalan namun belum optimal. Strategi ini meliputi: pengembangan partisipasi masyarakat, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kerjasama dan kemitraan, special event. Pada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi partisipasi masyarakat belum berjalan optimal. Kemudian, pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) melalui aplikasi fundaraising dan internet banking juga belum optimal. Selanjutnya, kerjasama dan kemitraan bersama pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), swasta belum optimal.
Pengaruh Kegiatan Funcooking Terhadap Kreativitas Anak Usia 5-6 Pratiwi, Nanda; Mastuinda; Eriani, Eva; Muthie, Imam
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v9i1.85508

Abstract

The current development of learning requires teachers to implement more creative and varied instructional approaches. However, in reality, many learning activities are still applied in a monotonous and unvaried manner, which can indirectly hinder children's creativity. This study aims to examine the effect of funcooking activities on the creativity of children aged 5–6 years. The research employed a quantitative approach with an experimental method, using two learning groups: an experimental group and a control group. Data were collected through observation to assess the development of children's creativity. The study was conducted in three stages: pretest, treatment, and posttest. The experimental group received the funcooking treatment, while the control group followed conventional learning. The results showed a significant increase in children's creativity between the pretest and posttest after the treatment was given. Therefore, funcooking activities are highly suitable for implementation both in schools and at home